News | Nextup ID - Page 11
Tips Sukses Membangun Tim Bisnis

Tips Sukses Membangun Tim Bisnis

Nextup.id menjalankan program pelatihan bagi pemilik usaha kecil yang diberi tajuk Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM. Pelatihan ini sendiri bertepatan dengan pandemi Covid-19 sehingga digelar secara online. Penyelenggaraannya dalam bentuk webinar dan menggunakan aplikasi Zoom.

Salah satu webinar dalam program tersebut adalah Webinar Tim Sukses Membangun Tim yang merupakan kelas atau materi tambahan dari webinar series. Pada webinar ini akan fokus pada pemahaman mengenai tata cara mengelola karyawan di usaha. Mulai dari pengaturan penempatan agar sesuai karakter karyawan tersebut.

Webinar Tips Membangun Tim

Webinar dengan materi Tips Membangun Tim digelar secara online lewat aplikasi Zoom, yakni pada Rabu, 15 September 2021. Menghadirkan narasumber M Arif Rahmat yang akrab disapa dengan sebutan Coach Rahmat. Coach Rahmat sendiri merupakan Certified Life Coach yang sudah berkecimpung di dunia coaching di tanah air dan sudah bersertifikasi.

Webinar dibuka oleh moderator, yakni Inna Dinovita,S.Tp yang diketahui merupakan founder dari 4woffice.com. Moderator membuka webinar dengan menyampaikan sekilas mengenai materi pelatihan bagi pemilik usaha kecil yang akan dibahas dan dipimpin oleh Coach Rahmat.

Sesi webinar tambahan ini tentu menjadi angin segar bagi peserta pelatihan. Sebab setiap peserta bisa mendapatkan ilmu tambahan selain dari materi-materi yang sudah dibahas. Mulai dari Product Validation, islamic Business Ethic, dan lain sebagainya. Adapun materi bonus ini merupakan hasil dari permintaan sejumlah peserta.

Coach Rahmat menjelaskan bahwa banyak peserta yang menanyakan mengenai bagaimana tata kelola karyawan. Sebab banyak diantara para peserta yang pusing kenapa karyawannya keluar masuk. Ditambahkan juga oleh Coach Rahmat bahwa belajar tentang teori membangun tim hanya sebentar, tidak sampai satu jam.

Hanya saja yang lama dan memakan waktu adalah prakteknya dan juga kesabaran untuk mencapai tujuan. Yakni merekrut partner dan membangun tim yang solid sekaligus berada di dalam satu frekuensi. Sehingga para pelaku UMKM diharapkan bersabar sampai bisa mendapatkan partner yang benar-benar cocok saat membangun tim.

Bisnis Seperti Apa yang Butuh Tim?

Coach Rahmat menjelaskan bahwa bentuk bisnis atau usaha sangat beragam. Ada usaha yang memang membutuhkan tim ada juga yang bisa dilakukan sendirian. Misalnya pada saat memperhatikan tukang bakso keliling di depan rumah. Terlihat pedagang bakso mendorong sendiri gerobaknya untuk berjualan tanpa memiliki tim dan hal ini berlangsung bertahun-tahun.

Melalui webinar pelatihan bagi pemilik usaha kecil ini diterangkan bahwa niat pelaku UMKM sebenarnya apa dulu? Jika berniat menjadi pedagang maka sah saja tidak membangun tim atau merekrut karyawan. Namun, jika niatnya menjadi pengusaha atau entrepreneur yang menjaring banyak SDM (karyawan) berkualitas.

Maka pelaku UMKM perlu ilmu dalam membangun tim usaha yang sukses. Saat merekrut karyawan, seorang pelaku usaha yang sebenarnya memiliki dua tangan. Kemudian bisa sekejap memiliki enam tangan, karena pekerjaan yang beragam bisa diserahkan kepada karyawan yang sudah direkrut. Hal ini memberi efisiensi baik dari segi waktu, biaya, dan tenaga.

Pelaku usaha yang merekrut tim juga memiliki lebih dari satu kepala. Artinya, pelaku usaha memiliki banyak orang yang bisa menyampaikan ide-ide brilian dalam menjalankan usahanya. Lewat proses membangun tim pelaku usaha mendapatkan banyak sekali manfaat.

Alasan Pengusaha Perlu Membangun Tim

Coach Rahmat melalui pelatihan bagi pemilik usaha kecil juga menjelaskan sejumlah manfaat yang didapatkan oleh pengusaha jika membangun tim. Diantaranya adalah:

1. Memiliki Lebih Banyak Waktu

Pelaku usaha yang sudah memiliki tim yang kuat akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan banyak hal. Baik digunakan untuk mengurus usaha yang bersangkutan maupun untuk mengurus urusan pribadi. Misalnya memutuskan untuk  bersantai di rumah, pergi berlibur, ikut training, dan lain-lain.

2. Memiliki Lebih Banyak Ide

Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, tim yang direkrut adalah “kepala tambahan” dalam usaha yang dijalankan. Sehingga usaha ini kemudian memiliki banyak ide-ide baru yang jika diterapkan akan sesuai dengan kebutuhan usaha. Baik agar bisa bertahan maupun terus berkembang.

3. Menciptakan Profit Lebih Besar

Merekrut tim dalam usaha adalah membangun sebuah sistem berbentuk siklus. Punya tim yang handal akan memberi produk berkualitas bagi konsumen. Sehingga jumlah konsumen terus bertambah dan kemudian memberikan profit lebih besar. Profit ini kemudian bisa terus berkembang seiring berjalannya waktu.

4. Bisnis Tetap Berjalan Tanpa Turun Langsung ke Lapangan

Punya tim yang kuat dan satu frekuensi sebagai hasil dari keikutsertaan dalam pelatihan bagi pemilik usaha kecil. Akan membantu pelaku usaha untuk bisa memiliki orang kepercayaan. Sehingga usaha tetap berjalan tanpa harus membuat pimpinan turun tangan langsung ke lapangan.

Kiat-Kiat Membangun Tim Usaha

Kapan pelaku UMKM perlu memulai membangun tim? Ada banyak faktor yang menunjukkannya mulai dari tugas pemilik usaha yang semakin banyak dan sukar untuk ditangani sendiri. Kemudian juga ketika profit usaha yang dijalankan sudah besar dan cukup untuk menggaji karyawan. Sekaligus muncul keinginan untuk mengembangkan usaha.

Jika berada di salah satu atau semua kondisi tersebut, maka sudah saatnya pelaku usaha perlu membangun tim. Bagaimana caranya? Berikut cara-cara yang disampaikan oleh Coach Rahmat:

1. Merekrut Karyawan yang Tepat

Langkah pertama dalam membangun tim usaha yang tepat adalah merekrut karyawan yang tepat juga. Pelaku usaha perlu mencari tahu kebutuhan usahanya butuh karyawan dengan keahlian apa, jumlahnya berapa, dan sebagainya. Setiap usaha memerlukan tim dengan karakter  berbeda maka perlu mengecek kebutuhan usaha sendiri.

2. Melakukan Training kepada Karyawan

Sukses membangun tim yang mendorong kemajuan usaha perlu membangun karyawan yang terlatih dan punya skill khusus dan terus dikembangkan. Maka tugas pelaku usaha adalah melakukan training atau pelatihan. Supaya karyawan memiliki ilmu dan keterampilan yang sesuai kebutuhan usaha.

3. Membangun Organisasi

Tips membangun tim kuat berikutnya di dalam pelatihan bagi pemilik usaha kecil adalah membangun organisasi. Yakni membagi seluruh tim yang direkrut untuk menduduki jabatan tertentu. Sehingga setiap anggota tim memiliki anggota sub tim yang dipimpin oleh karyawan yang memang pantas dan punya karakter kuat.

4. Memiliki Leadership yang Kuat

Membangun tim yang kuat tentu membutuhkan pemimpin yang tepat, dalam hal ini adalah pelaku atau pemilik usaha. Maka pemilik usaha perlu membangun karakter leadership. Bisa dengan terus mengembangkan diri baik secara formal maupun non formal lewat kursus, pelatihan, seminar-seminar, dan lain-lain.

Membangun tim yang kuat akan membantu usaha yang dimiliki bisa terus berkembang. Sebab tim yang kuat ini ibarat sebuah siklus, dimana pelaku usaha merekrut kemudian mentraining, tim kemudian melayani konsumen dengan baik, dan selanjutnya memberi profit bagi usaha itu sendiri.

Sesi terakhir usai Coach Rahmat menyampaikan materi adalah sesi tanya jawab. Moderator menyampaikan pertanyaan yang diajukan oleh peserta webinar dan dijawab langsung oleh narasumber. Jawaban-jawaban ini tentu saja termasuk materi bonus di dalam webinar pelatihan bagi pemilik usaha kecil dalam Tips Membangun Tim.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, pelatihan leadership, training leadership, kursus kepemimpinan, pelatihan kepemimpinan, program pengembangan leadership, pelatihan leadership untuk manajer, pelatihan kepemimpinan untuk supervisor, leadership training Indonesia

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Tips Agar Produk Kita Diterima oleh Market

Tips Agar Produk Kita Diterima oleh Market

Nextup.id merupakan salah satu penyedia layanan pelatihan UMKM 2021 yang kemudian mencetuskan program pelatihan berbasis daring. Salah satunya adalah dengan menggelar webinar series yang terdiri dari beberapa kelas dan menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di dunia bisnis.

Memasuki kuartal terakhir di tahun 2021, Nextup menjalin kerjasama dengan BSI (Bank Syariah Indonesia). Kerjasama atau kolaborasi ini menghadirkan webinar series yang masuk ke dalam Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021. Salah satu seriesnya adalah mengambil tema Product Validation.

Webinar Product Validation sendiri terbagi menjadi tiga sesi kelas, yakni Kelas A, Kelas B, dan juga Kelas C. Kelas A sendiri digelar secara daring melalui aplikasi Zoom pada 26 Agustus 2021. Menghadirkan narasumber Lukman Setiawan yang merupakan Coach Business Systemized.

Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021

Nextup.id merupakan perusahaan training, coaching, and consulting yang fokus utamanya adalah mendorong UMKM di tanah air naik kelas dengan mengadakan pelatihan UMKM 2021. Diharapkan UMKM bisa Go Digital dan bisa terus tumbuh. Pada tahun 2021, Nextup.id menghadirkan Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021.

Para peserta yang mengikuti program ini nantinya akan berhak mendapatkan sertifikat, dampingan selama 1 bulan penuh, sekaligus bantuan pendanaan dari BSI. Program ini kemudian terbagi menjadi beberapa tahap, dan salah satunya adalah tahap penyampaian materi Product Validation yang kemudian diadakan secara online.

Pada webinar ini akan dijelaskan mengenai apa itu Product Validation, seberapa penting hal ini dipahami oleh pelaku UMKM, dan bagaimana menerapkannya. Materi ini menjadi salah satu materi penting yang membantu pelaku UMKM untuk fokus pada kualitas produk. Tidak ada menghadirkan produk tanpa memiliki nilai ekstra.

Apa Itu Product Validation?

Moderator webinar Product Validation membuka acara dengan memberi beberapa kata sambutan. Kemudian menjelaskan secara singkat mengenai pengertian dari Product Validation. Jadi, Product Validation merupakan memeriksa apakah produk yang dikembangkan sudah benar, sudah sesuai spesifikasi, atau sudah mencapai tujuan tertentu?

Pengetahuan tentang materi Product Validation sangatlah penting, karena kebanyakan pelaku UMKM dalam membahas produk hanya fokus pada hal teknis. Padahal ada banyak hal perlu dipertimbangkan agar bisa sukses merilis produk ke pasaran. Maka penting untuk merilis bisnis dengan memperhatikan semua aspek yang sudah disebutkan.

Pelaku UMKM dalam pelatihan UMKM 2021 dari Nextup terbantu untuk memahami  betul apa itu Product Validation dan bagaimana penerapan atau implementasinya. Pemahaman ini membantu pelaku UMKM menghadirkan produk yang tidak hanya menarik melainkan juga bermanfaat sekaligus mendukung pencapaian tujuan usaha.

Product Validation Adalah Hal Penting

Oleh narasumber, yakni Lukman Setiawan membuka penyampaian materi dengan menjelaskan bahwa materi Product Validation adalah hal penting. Materi sepenting ini menurut beliau perlu didapatkan dengan sebaik mungkin. Maka diharapkan semua peserta bisa menikmati penyajian materi secara Sersan. Yakni serius tapi santai.

Product Validation merupakan proses untuk menentukan produk dengan tepat dan menyiapkannya dengan baik. Sehingga bisa membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan pasar dengan teknik yang tepat. Yakni fokus pada produk yang unggul sehingga produk ini sendiri bisa mempromosikan usaha secara maksimal.

Bapak Lukman menjelaskan bahwa kebanyakan pelaku UMKM memiliki teknik menjalankan usaha seperti pedagang. Yakni hanya fokus untuk menjual produk dan mendapati produk tersebut laku di pasaran. Padahal dalam dunia usaha yang sebenarnya, manajemen produksi sangatlah penting.

Mencakup empat tahapan yang membantu menentukan produk yang berkualitas dan bernilai tinggi. Tahapan tersebut dimulai dari proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses pengarahan, dan proses pengendalian. Jika dilakukan dengan baik maka peserta pelatihan UMKM 2021 bisa menghadirkan produk yang mampu menyelesaikan masalah dan sesuai dengan standar.

Produk yang Sesuai untuk Pasar

Pengetahuan tentang Product Validation akan membantu pelaku UMKM menghadirkan produk yang tepat. Suatu produk dikatakan tepat, apabila:

1. Sesuai dengan Permintaan Pasar

Syarat yang pertama dari produk usaha yang tepat dan siap untuk diluncurkan ke pasar adalah sesuai permintaan pasar itu sendiri. Artinya, pelaku UMKM perlu melakukan survei, mengumpulkan data, dan menganalisis kebutuhan pasar. Kira-kira masyarakat saat ini sedang membutuhkan apa?

Produk yang banyak dibutuhkan adalah produk yang sesuai dengan permintaan pasar. Sehingga pelaku UMKM bisa menghadirkan produk yang mampu mengikuti kebutuhan atau permintaan pasar saat ini. Lebih baik lagi jika mampu menghadirkan produk yang dicari oleh seluruh lapisan masyarakat.

2. Produk Mampu Memuaskan Kebutuhan Pasar

Produk yang baik tidak hanya bisa mengikuti permintaan pasar melainkan juga memuaskan kebutuhan pasar. Misalnya saat pandemi, kebutuhan masker dan hand sanitizer meningkat. Dalam berbagai pelatihan UMKM 2021 banyak dianjurkan untuk menyediakan produk jenis ini.

Namun, untuk bisa bertahan pelaku UMKM juga perlu memberi  keunggulan pada produk supaya bisa memuaskan kebutuhan pasar tersebut. Misalnya menyediakan masker yang bersih, berkualitas, dan sesuai dengan standar WHO. Sehingga tidak asal menyediakan produk melainkan juga menyediakan produk yang memuaskan konsumen.

3. Konsumen Memahami Value Produk dengan Baik

Jika sukses menyediakan produk sesuai permintaan dan mampu memuaskan kebutuhan pasar. Maka konsumen seketika akan menyadari value atau nilai lebih dari produk yang disediakan. Meskipun dibandingkan dengan produk serupa dari kompetitor.

Manfaat Product Validation bagi UMKM

Pemahaman dan penerapan ilmu tentang Product Validation disampaikan juga memberikan banyak sekali manfaat bagi pelaku UMKM. Manfaat tersebut antara lain:

1. Menyediakan Produk yang Unggul

Pemahaman Product Validation akan membantu pelaku UMKM tidak hanya menyediakan produk dan mendapatkan profit. Melainkan mampu menyediakan produk yang unggul, mampu menyelesaikan masalah konsumen, dan selalu dicari. Sehingga bisa memenangkan persaingan lewat kualitas produk yang nyata.

2. Mendapatkan Konsumen Loyal

Jika produk yang dimiliki memiliki keunggulan dan dengan mudah disadari oleh konsumen. Maka akan sukses menggaet lebih banyak konsumen sekaligus memiliki konsumen loyal yang selalu membeli produk yang disediakan. Konsumen loyal adalah aset p

3. Menghemat Biaya Promosi

Biaya promosi bisa ditekan dengan menerapkan Product Validation. Sebab jika kualitas produk sudah terbukti unggul. Maka akan tercipta promosi dari mulut ke mulut, yakni dari satu konsumen ke konsumen lainnya. Sehingga pelaku UMKM tidak perlu boros untuk melakukan promosi lagi.

4. Mampu Menyuplai Produk Secara Kontinyu

Pengetahuan tentang Product Validation membantu UMKM memiliki banyak konsumen setia yang selalu membeli produk. Sehingga bisa terus menyuplai produk kepada masyarakat dan dalam jangka panjang. Sebab kualitas produk sudah terjamin dan punya pasar yang setia.

Product Validation adalah ilmu yang penting untuk dipahami dan diterapkan oleh pelaku UMKM di tanah air. Sehingga meskipun memiliki usaha skala kecil sanggup menyediakan produk unggulan dan dicari oleh pasar. Peserta webinar diharapkan bisa memetik manfaat dari materi pelatihan UMKM 2021 satu ini.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Webinar Islamic Business Ethic bagi Pelaku UMKM

Webinar Islamic Business Ethic bagi Pelaku UMKM

Nextup.id menjalin kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia atau BSI menggelar Program Mentoring and Coaching Sinergi untuk UMKM 2021 yang juga merupakan training wirausaha. Melalui program ini Nextup bersama BSI menggelar sejumlah webinar series yang terdiri dari enam pokok materi utama.

Salah satu materinya adalah tentang Islamic Business Ethic atau Etika Bisnis dalam Islam. Islam merupakan agama atau keyakinan yang dipeluk oleh sebagian besar penduduk di Indonesia. Agama Islam kemudian memiliki penjelasan dan panduan yang jelas dan mendasar mengenai berbagai persoalan, salah satunya persoalan bisnis.

Harapannya dengan webinar satu ini para pelaku UMKM mampu menerapkan etika berbisnis yang sesuai dengan ketentuan dalam agama Islam. Sehingga bisa mendirikan usaha yang berkah dan dijamin tidak melenceng dari ketentuan yang diatur di dalam agama atau syariat agama Islam. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Islamic Business Ethic ini?

Program Mentoring dan Coaching Tahun 2021

Sebelum membahas mengenai training wirausaha dengan materi Islamic Business Ethic, maka bisa berkenalan dulu dengan Nextup.id. Nextup.id dikenal sebagai perusahaan yang menyediakan jasa training, coaching, dan juga consulting. Sehingga membantu pelaku usaha mengikuti dan mengadakan training.

Sekaligus mendapatkan pendampingan dari ahlinya dan juga mendapatkan layanan konsultasi terkait usaha atau bisnis. Nextup.id memiliki tujuan utama membantu para pelaku UMKM untuk bisa Go Digital yang efektif memperluas pasar dan meningkatkan profit usaha. Mencapai tujuan tersebut, di tahun 2021 Nextup menjalin kerjasama dengan BSI.

Melalui jaminan kerjasama ini terbentuk acara-acara webinar yang mengusung materi penting untuk memperkuat posisi UMKM dan membantu mereka tumbuh semakin besar. Program ini sendiri berlangsung di tengah pandemi dan ketika kebijakan PPKM dilaksanakan, maka kelasnya diadakan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Apa Itu Islamic Business Ethic?

Materi penting di dalam Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021 salah satunya adalah Islamic Business Ethic. Webinar ini terbagi menjadi tiga sesi kelas, yakni Kelas A, B, dan juga Kelas C. Diadakan pada Senin, 16 Agustus 2021 memakai aplikasi Zoom. Adapun narasumbernya adalah Nashr Akbar, M.Ec yang merupakan Dosen Institut Tazkia.

Webinar dimulai dengan pembukaan dari moderator, dimana pada Kelas B dipimpin oleh Reni Armaidah, S.E yang merupakan pemilik atau owner dari Jajan’s. Ibu Reni menjelaskan bahwa dalam melaksanakan kegiatan usaha setiap pengusaha bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Namun dalam prakteknya, proses mendapatkan keuntungan ini harus ada etikanya. Sehingga para pelaku UMKM perlu mengikuti training wirausaha tentang Islamic Business Ethic. Supaya bisa mengetahui apa saja etika yang perlu dipahami dan ditaati dalam mengelola kegiatan usaha agar tidak menyalahi etika dalam agama Islam.

Penyampaian materi kemudian dimulai oleh bapak Nashr Akbar, yang menjelaskan bahwa penyampaian materi tentang Etika Bisnis dalam Islam akan berlangsung kurang lebih 1 jam. Dijelaskan bahwa Etika Bisnis dalam Islam merupakan proses menjalankan bisnis yang disesuaikan atau mengikuti panduan syariah Islam.

Etika dalam menjalankan bisnis agar sesuai dalam Islam didasarkan pada hadis yang berbunyi

“Janganlah seseorang yang berjualan di pasar kami ini, kecuali ia telah mendalami ilmu agama.” Atsar (Hr. At Tirmidzi).

Sehingga dalam Islam diketahui ada aturan untuk seseorang bisa menjalankan suatu usaha, yakni paham tentang ilmu agamanya. Sehingga bisa tahu apa saja yang halal dan apa saja yang haram dalam menjalankan kegiatan usaha. Setiap umat muslim tentu wajib memahami tentang ketentuan ini agar usaha yang dijalankan lebih berkah.

Dalam Islam kegiatan usaha diatur dengan jelas karena memang akan berhubungan langsung dengan amal ibadah pelakunya. Segala hal yang dilakukan seorang muslim di dunia maka akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Maka dalam menjalankan usaha harus mengikuti panduan syariah agar bisa lolos proses hisab nanti ketika di akhirat.

Bisnis syariah, disampaikan juga oleh Bapak Nashr memiliki sejumlah karakteristik yang khas. Yaitu:

Berlandaskan nilai-nilai Islam, sehingga semua kegiatan usaha nantinya disesuaikan dengan ketentuan dalam agama Islam.

  • Aspek material dan spiritual, sehingga dalam menggeluti usaha tidak hanya membahas perkara dunia saja melainkan juga perkara spiritual. Yakni termasuk bentuk ibadah di dalamnya.
  • Mengutamakan keberkahan, kebermanfaatan, dan juga kemaslahatan.
  • Terdapat tanggung jawab sosial.

Tujuan Bisnis dengan Mengikuti Etika Islam

Oleh Bapak Nashr juga disampaikan bahwa dengan menerapkan Islamic Business Ethic maka pelaku UMKM yang sudah aktif mengikuti training wirausaha bisa memahami tujuan usahanya. Sebab dalam agama Islam sendiri kegiatan usaha atau bisnis diatur sedemikian rupa untuk mencapai beberapa tujuan berikut ini:

1. Mendapat Keuntungan Tanpa Membebani Orang Lain

Dalam Islam, setiap pelaku usaha diperbolehkan untuk mendapatkan keuntungan. Namun dengan catatan tidak membebani orang lain, misalnya memberikan harga yang terlalu tinggi. Hal ini tidak diperbolehkan di dalam Islam, sehingga persentase keuntungan penjualan harus diperhitungkan sebaik mungkin agar harga ini tidak menjadi beban.

2. Memperoleh Harta untuk Berjuang di Jalan Allah

Tujuan kedua dalam penerapan Islamic Business Ethic dalam training wirausaha dari Nextup.id adalah untuk memperoleh harga yang bisa digunakan berjuang di jalan Allah.

Harta dari keuntungan usaha ini dijamin halal dan bisa digunakan untuk menunaikan sejumlah kebaikan. Misalnya sedekah, membayar zakat, menolong fakir miskin dan anak yatim, dan lain sebagainya.

3. Membumikan Nilai-Nilai Islam

Bagi pelaku UMKM yang mengikuti webinar kemudian bisa paham pentingnya menerapkan etika bisnis sesuai syariah. Tujuannya adalah untuk membumikan nilai-nilai Islam agar lebih dikenal luas oleh masyarakat.

Sekaligus membuat nilai-nilai ini diterapkan oleh seluruh pelaku usaha, sehingga nilai-nilai Islam semakin familiar. Hal ini membantu pelaku UMKM berbagi kebaikan dan mendapatkan berkah, sebab mampu menjadikan nila-nilai Islam diterapkan oleh seluruh umat.

4. Berbisnis di Kategori Fi Sabilillah

Usaha yang dijalankan jika mengikuti etika bisnis dalam Islam adalah bisnis atau usaha di kategori Fi Sabilillah. Yakni usaha yang diperbolehkan oleh Allah dan menjadi jalan untuk berjuang. Menolong lebih banyak umat untuk hidup layak karena mampu memenuhi kebutuhannya tanpa merasa terbebani.

5. Memberikan Peluang Pekerjaan

Kegiatan usaha penting dan dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Bahkan disebutkan bahwa dengan berdagang maka seorang muslim mendapatkan 7 dari 9 pintu rezeki. Lewat usaha ini, pelaku UMKM juga bisa membuka peluang atau lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Usaha yang dijalankan mengikuti etika Islam akan lebih mudah berkembang karena tidak hanya fokus pada keuntungan pribadi namun juga memberi manfaat pada umat atau masyarakat luas. Semakin besar usahanya maka semakin mudah membangun lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Melalui webinar series dengan tema islamic Business Ethic, diharapkan pelaku UMKM yang menjadi peserta training wirausaha mampu menerapkan etika dalam agama Islam. Sehingga mampu mendapatkan keuntungan yang berkah karena tidak membebani orang lain sekaligus menciptakan kondisi pasar yang sehat.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

 

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Pentingnya Pendampingan Usaha Untuk UMKM

Pentingnya Pendampingan Usaha Untuk UMKM

Nextup.id menggelar pelatihan UMKM daring melalui Webinar Series: Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Sesuai dengan tajuk webinarnya, keberhasilan penyelenggaraannya adalah hasil kerjasama antara Nextup dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Melalui webinar ini terdapat tiga sesi kelas dengan mentor dan moderator berbeda sekaligus dengan jadwal yang berbeda juga. Sehingga para pelaku UMKM bisa memilih kelas yang jadwalnya paling sesuai. Sebagai salah satu program pendampingan webinar ini tentu saja sangat tepat untuk diikuti oleh para pelaku UMKM. Simak informasinya di bawah ini.

Alasan UMKM Butuh Pendampingan

Era digital seperti sekarang memberi peluang sangat besar bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang dengan pesat. Adanya pemanfaatan berbagai platform untuk mengadakan kelas-kelas dan pelatihan online. Memberi kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pendampingan.

Salah satu program pendampingan yang bisa diikuti adalah pelatihan UMKM berbentuk webinar hasil kerjasama Nextup dengan BSI. Melalui Webinar Series: Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Para pelaku UMKM bisa mendapatkan pendampingan untuk bisa sukses dengan usaha yang dijalankan.

Oleh Nextup, webinar ini dihadirkan dalam 3 kelas berbeda. Berikut detail penjelasan kelas-kelas tersebut:

  • Kelas A

Kelas A pada Webinar Series: Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI digelar pada 30 Agustus 2021 lalu. Kelas dimulai pada pukul 11.00 – 13.00 WIB secara daring. Adapun narasumbernya adalah Rully Rustiawan yang merupakan Branch Manager Bank Syariah Indonesia Kantor Caban Fatmawati 1 Jakarta.

  • Kelas B

Kelas B di dalam rangkaian program Webinar Series: Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI digelar pada Selasa, 31 Agustus 2021 mulai pukul 11.00 sampai 13.00 WIB. Pembicara atau narasumber di kelas B ini adalah Nurfi Majidi yang merupakan Branch Manager Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jakarta Barat.

  • Kelas C

Sedangkan pada kelas C diselenggarakan pada Rabu, 1 September 2021 pada pukul 11.00 sampai 13.00 WIB. Webinar satu ini menghadirkan narasumber Zulhaidar yang merupakan Branch Manager Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Wahid Hasyim Jakarta.

Pilihan kelas yang beragam memudahkan para pelaku UMKM untuk menyesuaikan dengan jadwal yang dimiliki. Sehingga bisa mengikuti pelatihan UMKM daring yang digelar oleh Nextup.id dan BSI tersebut. Mengikuti webinar pendampingan seperti ini tentu sangatlah penting, berikut beberapa alasan kenapa perlu join ke dalamnya:

Membantu UMKM Bertahan di Situasi Sulit

Program pendampingan yang diselenggarakan oleh Nextup dengan BSI bisa membantu pelaku UMKM untuk bertahan di situasi sulit. Salah satu contohnya adalah bisa bertahan di tengah pandemi yang membuat banyak pelaku usaha gulung tikar.

Pandemi yang memperburuk kondisi perekonomian menjadi ancaman bagi pelaku UMKM untuk menyusut karena kesulitan bertahan. Lewat program pendampingan maka pelaku UMKM bisa diberi solusi untuk bertahan. Baik dengan mengajukan pinjaman berbunga ringan maupun mendapatkan materi-materi aplikatif untuk memperkuat usaha.

1. Belajar Tata Kelola Usaha dari Ahlinya

Alasan kedua kenapa perlu mengikuti webinar program pendampingan UMKM ini adalah bisa belajar tata kelola usaha. Umumnya pelaku UMKM mengandalkan modal nekat untuk mendirikan usaha. Efeknya tentu ada lebih banyak resiko bisa dihadapi dengan modal nekat seperti ini.

Sehingga ilmu tentang tata kelola seperti keuangan, SDM, dan sebagainya masih minim. Mengikuti pelatihan UMKM seperti ini memberi tambahan ilmu dan wawasan agar bisa mengelola usaha dengan baik dan benar. Hal ini akan membantu usaha bisa bertahan dan terus berkembang.

2. Kemudahan Melakukan Inovasi

Sebuah UMKM memiliki peluang untuk menjadi usaha skala besar dengan penjualan yang pasarnya luas. Salah satu solusi untuk mencapainya adalah dengan melakukan inovasi produk. Inovasi ini akan lebih mudah dilakukan jika memiliki bekal ilmu yang cukup, maka mengikuti program pendampingan sangat penting.

Manfaat Mengikuti Program Pendampingan UMKM

Bergabung dalam salah satu kelas webinar dari Nextup.id dan BSI memang tepat untuk dilakukan karena sejumlah alasan yang sudah dijelaskan. Tidak hanya sampai disitu saja, bergabung dalam program ini sekaligus memberi lebih banyak manfaat bagi pelaku UMKM. Manfaat yang dimaksudkan antara lain:

1. Mendapat Pembelajaran yang Nyata

Mengikuti program pendampingan UMKM membantu mendapatkan pembelajaran secara nyata. Sebab selama mengikuti kelas maka bisa mendapatkan ilmu dan wawasan dari para narasumber. Ilmu ini nyata dan aplikatif, sehingga memberi pengalaman yang lebih berkesan.

2. Membantu Memperluas Jaringan Usaha

Mengikuti webinar pendampingan UMKM akan membantu pelakunya untuk memperluas jaringan. Sebab dalam webinar seperti ini maka bisa berkenalan dengan lebih banyak pelaku UMKM. Sekaligus bisa mengenal banyak mitra yang bisa diajak bekerjasama dan digaet menjadi investor.

3. Mendapatkan Solusi atas Masalah Usaha yang Dialami

Mengikuti pelatihan UMKM bersama Nextup dan BSI membantu mendapatkan solusi atas masalah usaha yang dialami. Misalnya saja dalam masalah modal, maka pelaku UMKM bisa mempertimbangkan produk-produk keuangan dari BSI. Sekaligus bisa memanfaatkan sejumlah produk lain dalam program pendampingan tersebut.

4. Terbantu untuk Mengembangkan Usaha

Pelaku UMKM membutuhkan pendampingan intensif dengan salah satu tujuan untuk mengembangkan UMKM tersebut. Tidak sedikit UMKM yang bisa menjadi perusahaan besar dan membuka lapangan pekerjaan yang luas dan beragam. Supaya jumlah pelaku UMKM dengan nasib seperti ini bertambah.

Maka mereka membutuhkan pendampingan yang intensif, dan pendampingan ini bisa didapatkan dari webinar-webinar yang diselenggarakan oleh Nextup. Pendampingan yang diberikan akan membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan solusi agar bisa mengembangkan usahanya secara efektif dan efisien (lebih cepat).

5. Membangun Jiwa Kepemimpinan

Pelaku UMKM juga mendapatkan kemudahan untuk membangun jiwa dan keterampilan menjadi pemimpin. Sejatinya pelaku UMKM adalah pemimpin untuk usaha yang dijalankan. Apa saja yang ingin dicapai dan kebijakan apa saja yang dibuat akan menentukan nasib usaha dan seluruh karyawan di dalamnya.

Supaya semakin bijak dalam menentukan langkah dan membangun kebijakan. Maka bisa mengikuti program pendampingan dari Nextup. Sebab disini pelaku UMKM akan terbantu untuk belajar menjadi pemimpin yang baik bagi usaha dan seluruh karyawannya.

6. Meningkatkan Profit Usaha

Salah satu PR yang dimiliki pelaku UMKM adalah mendapatkan profit yang lebih baik. Bersama program pendampingan dari Nextup, para peserta yang merupakan pelaku UMKM akan mendapatkan solusi.

Pasca mengikuti kelas-kelas yang disediakan maka mereka bisa lebih cakap dalam melakukan promosi dan menjaga kualitas produk. Hal ini akan membantu mendapatkan pasar lebih luas sehingga omset meningkat dan profit pun bisa bertambah dari bulan-bulan sebelumnya.

Manfaat besar mengikuti Webinar Series: Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI membuatnya perlu dimanfaatkan dengan baik. Webinar ini sendiri merupakan bagian dari Program Mentoring dan Coaching UMKM Sinergi 2021 dari Nextup.id dan bekerjasama dengan BSI. Jika memerlukan rekomendasi pelatihan UMKM maka webinar ini adalah jawabannya.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Pahami Strategi Marketing ini Sebelum Memulai Jualan!

Pahami Strategi Marketing ini Sebelum Memulai Jualan!

PT Nextup Kolegia bekerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sukses menyelenggarakan Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021. Gelaran program ini mendapatkan antusiasme yang cukup besar dari para pelaku UMKM. Hal ini terbukti dari adanya lebih dari 600 UMKM yang turut mendaftar untuk ikut berpartisipasi dalam program UMKM Sinergi. Dari hasil seleksi, terpilih 150 UMKM yang berkesempatan menjadi peserta dalam program tersebut. Peserta yang lolos dibagi ke dalam tiga kelas kecil untuk lebih mengoptimalkan program pendampingan dan pembinaan UMKM.

Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021

Program mentoring dan coaching untuk UMKM Sinergi 2021 diselenggarakan selama dua bulan yaitu bulan Agustus hingga September 2021 dengan sejumlah materi yang dibekalkan kepada para peserta melalui webinar online di aplikasi Zoom. Salah satu materi yang disampaikan adalah Strategi Marketing bersama M. Arif Rahmat sebagai narasumber serta Septiyani Haryono dan Reni Armaidah, SE selaku moderator.

Webinar Strategi Marketing merupakan materi pertama yang disampaikan dalam program pembinaan dan pendampingan UMKM Sinergi. Webinar tersebut diadakan pada tanggal 12-13 Agustus 2021 selama dua jam untuk masing-masing kelas melalui aplikasi Zoom. Selain penyampaian materi oleh narasumber, dalam webinar tersebut peserta juga diberikan kesempatan untuk mengerjakan latihan atau tugas dari narasumber serta sesi tanya jawab.

Pada awal webinar, Arif memberikan sebuah ungkapan sederhana yaitu “Kesuksesan itu ketika kesempatan bertemu dengan persiapan”. Arif menjelaskan bahwa tidak ada yang mengetahui kapan datangnya kesempatan itu namun melakukan persiapan bisa dimulai dari sekarang, sedini mungkin. Dengan membuat persiapan semaksimal mungkin maka ketika kesempatan tiba, ini bisa memperbesar peluang untuk meraih kesuksesan atau keberhasilan.

Memahami Pentingnya Peran Marketing Dalam Sebuah Bisnis

Dalam bisnis atau usaha, salah satu yang perlu dipersiapkan adalah marketing atau pemasaran. Marketing memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah bisnis atau usaha. Marketing ini merupakan ujung tombak untuk segala jenis bisnis dan usaha. Lantas apa itu marketing? Marketing adalah suatu sistem kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai target pasar sesuai dengan tujuan bisnis atau perusahaan.

Marketing tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan sehingga bisa menaikkan omset bisnis. Marketing juga dibutuhkan untuk menemukan ide, mengembangkan ide, serta mencari pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar dan perilaku konsumen. Perlu diketahui bahwa perilaku konsumen akan selalu mengalami perubahan sehingga bisnis atau usaha membutuhkan ide ataupun strategi marketing yang tepat untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut. Selain itu, juga perlu dipahami bahwa setiap produk itu memiliki target pasar masing-masing.

Selama ini, banyak pelaku usaha maupun pemilik bisnis yang menggunakan prinsip ‘asal ramai’ dengan memberondongkan anak panah tanpa arah sasaran yang jelas padahal dalam bisnis yang dibutuhkan hanya satu anak panah yang tepat sasaran. Inilah mengapa dalam marketing atau pemasaran dibutuhkan tiga komponen utama yang harus dijalankan sebagai bagian dari rangkaian strategi marketing. Tiga komponen tersebut adalah STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Ketiga komponen tersebut merupakan rangkaian yang harus dilakukan dalam pemasaran dan memiliki pengaruh besar terhadap citra perusahaan serta elemen bisnis lainnya.

SEGMENTING

Segmenting atau yang lebih dikenal dengan segmentasi pasar merupakan kegiatan untuk mengklasifikasikan pasar ke dalam kelompok-kelompok dengan berbagai kategori atau karakteristik. Pelaku usaha dan pemilik bisnis perlu melakukan segmentasi pasar ini karena memang sangat sulit untuk bisa memasarkan produk ke pasar yang masih heterogen baik dari segi kebutuhan maupun keinginan yang variatif. Adanya segmentasi pasar, ini bisa membuat pasar lebih homogen dalam kelompok tertentu yang lebih spesifik.

Secara singkat bisa disimpulkan bahwa segmentasi merupakan proses membagi pasar ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil atau spesifik berdasarkan pada karakteristik yang memiliki nilai. Melalui segmentasi pasar maka kegiatan pemasaran bisa dilakukan sesuai dengan rencana dan memperoleh hasil yang lebih maksimal dalam memberikan kepuasan bagi konsumen.

Tujuan dari segmentasi pasar, antara lain:

  • Meningkatkan pelayanan segmen tersebut dengan baik
  • Memiliki keunggulan kompetitif terbesar
  • Mempermudah melakukan pemilihan target pasar sebagai dalam menentukan positioning
  • Melakukan diferensiasi marketing termasuk proses, layanan, dan membangun brand
  • Memiliki kesamaan dalam pola, kebiasaan membeli, cara penggunaan, kebutuhan, motif pembelian, tujuan sikap terhadap produk, dan lainnya
  • Kegiatan pemasaran akan lebih ekonomis apabila dikelompokkan ke dalam beberapa komunitas
  • Memberi peluang laba yang maksimal

Dalam segmentasi pasar terdapat beberapa variabel yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Pendekatan Statis, secara tidak langsung mempengaruhi keputusan membeli.
  • Pendekatan ini dibagi dalam dua segmentasi yaitu segmentasi geografis (populasi, jaringan trans, tipe, pola pertumbuhan, peraturan, sebaran, iklan, persaingan, dll) dan segmentasi demografis (umur, kelamin, mobilitas, pekerjaan, keluarga, penghasilan, status sosial, pendidikan, dll).
  • Pendekatan Dinamis, secara langsung berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
  • Pendekatan ini juga dibagi dalam 2 segmentasi yaitu segmentasi psikografis (gaya hidup, kepribadian, pengalaman, opini, kepentingan, dll) dan segmentasi behavioral (respon terhadap produk, sikap, dan penggunaan).
  • Pendekatan Unit, ini merupakan unit terkecil (kelompok atau individu yang biasanya berbasis internet marketing)

TARGETING

Targeting merupakan kegiatan menetapkan target pasar yang ingin dijadikan sasaran. Sederhananya, ini merupakan proses pengelompokkan yang dipilih oleh pelaku usaha sebagai calon pelanggan setelah segmentasi.

Terdapat empat strategi yang bisa dipilih dalam targeting, yaitu:

  • undifferentiated targeting strategy, dibutuhkan untuk pasar besar dengan kebutuhan serupa
  • differentiated targeting strategy, untuk perusahaan yang memproduksi berbagai produk dengan ciri-ciri berbeda
  • concentrated targeting strategy, perusahaan hanya fokus pada penawaran jenis produk tertentu dalam satu segmen yang potensial
  • custom targeting strategy, pendekatan konsumen yang bersifat individual

POSITIONING

Positioning bisa diartikan sebagai aktivitas penempatan produk dalam menghadapi persaingan. Positioning ini dilakukan untuk mempengaruhi segmen pasar yang dipilih dalam memandang produk yang ditawarkan. Pendekatan marketing ini bertujuan untuk membuat konsumen selalu ingat terhadap suatu produk berdasarkan perbedaan, keuntungan, ataupun manfaatnya.

Beberapa strategi yang dapat digunakan untuk menetapkan positioning:

  • Memposisikan produknya pada atribut spesifik
  • Produk yang hanya diposisikan pada kebutuhan dipenuhi atau manfaat yang diberikan
  • Produk dapat diposisikan menurut peristiwa penggunaan
  • Memposisikan produk untuk kelas pengguna tertentu

Cara mudah menentukan positioning:

  • Temukan niche atau ceruk pasar, dan kelompok target konsumen yang potensial untuk dibidik
  • Temukan kelebihan atau kekuatan produk
  • Bila belum ada kelebihan yang berarti pada produk maka ciptakan segera
  • Mengkomunikasikan positioning Anda

Selain memberikan penjelasan secara teoritis, pemateri juga memberikan contoh dan studi kasus supaya para peserta bisa lebih memahami materi yang dibahas. Selain penyampaian materi, workshop juga diisi dengan latihan atau penugasan untuk memudahkan peserta memahami serta menerapkan materi-materi yang dibahas. Dan webinar ditutup dengan sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bertanya dan berinteraksi lebih mendalam dengan narasumber yang ahli di bidangnya.

Melalui program mentoring dan coaching sinergi untuk UMKM diharapkan para pelaku UMKM bisa menemukan solusi atas masalah dalam usaha yang dikelolanya. Nextup ID juga berencana untuk menggelar sejumlah webinar training bisnis dan kewirausahaan terutama bagi para pelaku UMKM untuk membawa bisnisnya naik kelas ke level berikutnya dan bisa go digital.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, cara jualan agar laris manis, cara jualan biar laris, cara jualan biar cepat laku, cara jualan biar laris manis, cara jualan cepat laku, cara jualan cod, cara jualan di fb, cara jualan di ig, cara jualan di online, cara jualan hijab

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Kembangkan Usaha dengan Penerapan Digital Marketing

Kembangkan Usaha dengan Penerapan Digital Marketing

Nextup.id menjalin kerjasama dengan berbaga pihak untuk menggelar pelatihan UMKM digital. Salah satu acara yang merupakan hasil kolaborasi Nextup ID dengan BSi adalah Webinar Series: Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi.

Melalui webinar ini, para pelaku UMKM di seluruh Indonesia bisa mendapatkan ilmu mengenai digital marketing. Yakni untuk mendatangkan pengunjung, konversi, dan juga engagement dari sejumlah media pemasaran digital. Lalu, seperti apa webinarnya dan apa saja yang didapatkan dari acara tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Tentang Webinar Digital Marketing

Nextup.id merupakan platform training, coaching, dan juga consulting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan usaha yang dimiliki. Platform ini kemudian dalam menyediakan layanannya dengan bekerjasama dengan instansi perbankan. Salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia atau BSI yang kemudian bersama-sama menyelenggarakan  program pendampingan.

Salah satunya adala webinar Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi 2021 yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2021 lalu. Dalam webinar ini, Nextup.id menyediakan tiga pilihan kelas digital marketing. Jadwalnya adalah:

  • Kelas A

Kelas A dalam webinar series ini digelar pada Senin, 23 Agustus 2021 secara daring. Dimulai pada pukul 09.00 sampai 11.00 WIB dan bisa diikuti oleh siapa saja dan dimana saja. Adapun narasumber atau mentor di dalam webinar ini adalah M Arif Rahmat yang merupakan Certified Life Coach.

  • Kelas B

Kelas B dalam webinar series dari Nextup ini diselenggarakan pada Selasa, 24 Agustus 2021. Menghadirkan narasumber yang sama dengan kelas A yang dijelaskan sebelumnya. Acara dimulai pada pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

  • Kelas C

Pada kelas C, Nextup menyelenggarakannya pada Rabu 25 Agustus 2021 pada pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Narasumber dalam webinar ini juga M Arif Rahmat yang merupakan Certified Life Coach.

Pilihan kelas pelatihan UMKM digital tersebut tentu bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan juga disesuaikan dengan jadwal agenda. Kemudian acara berlangsung interaktif berkat dukungan para moderator yang profesional dan berpengalaman di setiap kelas. Sehingga para peserta bisa bertanya banyak hal sepanjang sesi tanya jawab.

Kelebihan Digital Marketing untuk UMKM

Melalui webinar Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi 2021 maka setiap pelaku UMKM bisa mengenal dan menguasai digital marketing. Digital marketing sendiri adalah proses pemasaran secara online dengan memanfaatkan perangkat dan media digital. Seperti media sosial, website, marketplace, dan lain sebagainya.

Acara webinar ini terselenggara dengan lancar dan diikuti oleh banyak pelaku UMKM yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Penyelenggaraan secara daring membantu setiap pelaku UMKM dimanapun mereka berada untuk bisa bergabung dalam kelas. Setelah membuka acara, narasumber kemudian menjelaskan materi inti.

Yakni menjelaskan tentang apa itu digital marketing dan kelebihan digital marketing ini untuk UMKM. Secara umum, kelebihannya antara lain:

1. Efektif Mendatangkan Pelanggan

Digital marketing bagi pelaku UMKM akan membantu mendatangkan pelanggan secara efektif. Kelebihan ini didapatkan dari karakter digital marketing yang mampu menjangkau pasar yang luas. Ditambah lagi masyarakat era sekarang lebih sering berinteraksi dan berselancar di dunia maya (internet).

2. Jangkauan Konsumen Lebih Luas

Digital marketing yang mengandalkan internet memberi karakter internet itu sendiri. Misalnya tidak ada batasan waktu maupun batasan geografis, sehingga iklan bisa diakses konsumen kapan saja dan dimana saja. Jangkauannya kemudian lebih luas dan membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produknya sampai keluar negeri.

3. Memudahkan Interaksi dengan Konsumen

Mengikuti pelatihan UMKM digital dari Nextup.id membantu menggunakan media promosi digital. Kelebihannya sendiri adalah bisa membantu berinteraksi dengan konsumen secara real time. Misalnya saling membalas komentar di postingan media sosial, mengirimkan email balasan, dan lain sebagainya.

4. Menghemat Biaya Promosi

Tahukah Anda, bahwa dengan digital marketing maka biaya untuk promosi lebih hemat? Sebab biaya untuk melakukan promosi online lebih hemat bahkan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp 50 ribu. Banyaknya pilihan media membuat biaya promosi lebih mudah untuk disesuaikan dan dikontrol.

5. Mudah untuk Dilakukan

Digital marketing atau pemasaran secara online sangat mudah untuk dilakukan. Misalnya memasang dan menaikkan iklan di Instagram maupun Facebook, maka pengaturanya memakan waktu beberapa menit saja. Selebihnya, pelaku UMKM tinggal duduk manis menunggu konsumen yang terjaring oleh konten iklan tersebut.

Strategi Digital Marketing untuk UMKM

Supaya bisa menikmati semua kelebihan digital marketing tersebut, maka peserta webinar dianjurkan untuk membangun strategi yang tepat. Dalam digital marketing ada banyak strategi bisa dijalankan dan berikut beberapa pilihannya:

1. Promosi di Media Sosial

Strategi digital marketing yang pertama disampaikan oleh M Arif Rahmat adalah promosi lewat media sosial. Khususnya media sosial populer seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Media sosial sangat ideal karena jumlah penggunanya sangat tinggi.

Selain itu tersedia juga fitur-fitur promosi seperti iklan berbayar dan analitik yang memudahkan pelaku usaha mengetahui efek konten promosi yang dibagikan. Fitur ini diprediksi akan terus berkembang dan semakin menguntungkan pelaku UMKM untuk sukses ketika memanfaatkannya dengan baik.

2. Promosi di Website

Strategi digital marketing yang kedua adalah promosi lewat website, yakni dengan membangun website domain berbayar. Kemudian dikelola sebaik mungkin agar selalu update konten dan menyediakan fitur komunikasi real time. Semakin tinggi jumlah pengunjung website maka sejalan dengan kenaikan omset penjualan.

3. Promosi di Marketplace

Siapa yang tidak kenal dengan marketplace? Dalam pelatihan UMKM digital para peserta akan dibantu untuk mengenal marketplace secara mendalam. Seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan lain sebagainya. Marketplace membantu menjaring lebih banyak konsumen dan memberi kepraktisan layanan belanja para konsumen.

Sehingga promosi dengan marketplace akan membantu memperluas pasar. Apalagi masyarakat saat ini lebih menyukai marketplace untuk berbelanja online karena ada jaminan perlindungan dan keamanan.

4. Promosi di WhatsApp

Strategi digital marketing yang terakhir adalah promosi dengan WhatsApp yang sudah hadir dalam versi bisnis. Ada banyak fitur bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk maupun nama usaha kepada seluruh kontak yang dimiliki.

WhatsApp kemudian bisa dihubungkan ke media digital marketing lain seperti di website dan media sosial. Sehingga mendorong konsumen untuk menghubungi kontak dan bisa diprospek untuk melakukan order sekaligus berpotensi menjadi konsumen setia.

Materi webinar disampaikan sampai tuntas dan acara berlanjut ke sesi tanya jawab, pada sesi ini banyak pelaku UMKM yang antusias. Menyampaikan sejumlah pertanyaan yang memang membantu mereka untuk mengaplikasikan digital marketing dengan segera. Jika terlewat dalam webinar ini, maka bisa mengikuti webinar selanjutnya.

Sebab Nextup.id memang berkomitmen untuk menyediakan layanan training, coaching, dan juga consulting bagi pelaku usaha agar sukses dan terus berkembang. Jadi, silahkan menantikan program-program pendampingan dan pelatihan UMKM digital selanjutnya.

Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.