by M Arif Rahmat | Jan 12, 2022 | News
PT Nextup Kolegia bekerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sukses menyelenggarakan Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021. Gelaran program ini mendapatkan antusiasme yang cukup besar dari para pelaku UMKM. Hal ini terbukti dari adanya lebih dari 600 UMKM yang turut mendaftar untuk ikut berpartisipasi dalam program UMKM Sinergi. Dari hasil seleksi, terpilih 150 UMKM yang berkesempatan menjadi peserta dalam program tersebut. Peserta yang lolos dibagi ke dalam tiga kelas kecil untuk lebih mengoptimalkan program pendampingan dan pembinaan UMKM.

Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM 2021
Program mentoring dan coaching untuk UMKM Sinergi 2021 diselenggarakan selama dua bulan yaitu bulan Agustus hingga September 2021 dengan sejumlah materi yang dibekalkan kepada para peserta melalui webinar online di aplikasi Zoom. Salah satu materi yang disampaikan adalah Strategi Marketing bersama M. Arif Rahmat sebagai narasumber serta Septiyani Haryono dan Reni Armaidah, SE selaku moderator.
Webinar Strategi Marketing merupakan materi pertama yang disampaikan dalam program pembinaan dan pendampingan UMKM Sinergi. Webinar tersebut diadakan pada tanggal 12-13 Agustus 2021 selama dua jam untuk masing-masing kelas melalui aplikasi Zoom. Selain penyampaian materi oleh narasumber, dalam webinar tersebut peserta juga diberikan kesempatan untuk mengerjakan latihan atau tugas dari narasumber serta sesi tanya jawab.
Pada awal webinar, Arif memberikan sebuah ungkapan sederhana yaitu “Kesuksesan itu ketika kesempatan bertemu dengan persiapan”. Arif menjelaskan bahwa tidak ada yang mengetahui kapan datangnya kesempatan itu namun melakukan persiapan bisa dimulai dari sekarang, sedini mungkin. Dengan membuat persiapan semaksimal mungkin maka ketika kesempatan tiba, ini bisa memperbesar peluang untuk meraih kesuksesan atau keberhasilan.

Memahami Pentingnya Peran Marketing Dalam Sebuah Bisnis
Dalam bisnis atau usaha, salah satu yang perlu dipersiapkan adalah marketing atau pemasaran. Marketing memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah bisnis atau usaha. Marketing ini merupakan ujung tombak untuk segala jenis bisnis dan usaha. Lantas apa itu marketing? Marketing adalah suatu sistem kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai target pasar sesuai dengan tujuan bisnis atau perusahaan.
Marketing tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan sehingga bisa menaikkan omset bisnis. Marketing juga dibutuhkan untuk menemukan ide, mengembangkan ide, serta mencari pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar dan perilaku konsumen. Perlu diketahui bahwa perilaku konsumen akan selalu mengalami perubahan sehingga bisnis atau usaha membutuhkan ide ataupun strategi marketing yang tepat untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut. Selain itu, juga perlu dipahami bahwa setiap produk itu memiliki target pasar masing-masing.
Selama ini, banyak pelaku usaha maupun pemilik bisnis yang menggunakan prinsip ‘asal ramai’ dengan memberondongkan anak panah tanpa arah sasaran yang jelas padahal dalam bisnis yang dibutuhkan hanya satu anak panah yang tepat sasaran. Inilah mengapa dalam marketing atau pemasaran dibutuhkan tiga komponen utama yang harus dijalankan sebagai bagian dari rangkaian strategi marketing. Tiga komponen tersebut adalah STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Ketiga komponen tersebut merupakan rangkaian yang harus dilakukan dalam pemasaran dan memiliki pengaruh besar terhadap citra perusahaan serta elemen bisnis lainnya.
SEGMENTING
Segmenting atau yang lebih dikenal dengan segmentasi pasar merupakan kegiatan untuk mengklasifikasikan pasar ke dalam kelompok-kelompok dengan berbagai kategori atau karakteristik. Pelaku usaha dan pemilik bisnis perlu melakukan segmentasi pasar ini karena memang sangat sulit untuk bisa memasarkan produk ke pasar yang masih heterogen baik dari segi kebutuhan maupun keinginan yang variatif. Adanya segmentasi pasar, ini bisa membuat pasar lebih homogen dalam kelompok tertentu yang lebih spesifik.
Secara singkat bisa disimpulkan bahwa segmentasi merupakan proses membagi pasar ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil atau spesifik berdasarkan pada karakteristik yang memiliki nilai. Melalui segmentasi pasar maka kegiatan pemasaran bisa dilakukan sesuai dengan rencana dan memperoleh hasil yang lebih maksimal dalam memberikan kepuasan bagi konsumen.
Tujuan dari segmentasi pasar, antara lain:
- Meningkatkan pelayanan segmen tersebut dengan baik
- Memiliki keunggulan kompetitif terbesar
- Mempermudah melakukan pemilihan target pasar sebagai dalam menentukan positioning
- Melakukan diferensiasi marketing termasuk proses, layanan, dan membangun brand
- Memiliki kesamaan dalam pola, kebiasaan membeli, cara penggunaan, kebutuhan, motif pembelian, tujuan sikap terhadap produk, dan lainnya
- Kegiatan pemasaran akan lebih ekonomis apabila dikelompokkan ke dalam beberapa komunitas
- Memberi peluang laba yang maksimal
Dalam segmentasi pasar terdapat beberapa variabel yang harus diperhatikan, yaitu:
- Pendekatan Statis, secara tidak langsung mempengaruhi keputusan membeli.
- Pendekatan ini dibagi dalam dua segmentasi yaitu segmentasi geografis (populasi, jaringan trans, tipe, pola pertumbuhan, peraturan, sebaran, iklan, persaingan, dll) dan segmentasi demografis (umur, kelamin, mobilitas, pekerjaan, keluarga, penghasilan, status sosial, pendidikan, dll).
- Pendekatan Dinamis, secara langsung berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
- Pendekatan ini juga dibagi dalam 2 segmentasi yaitu segmentasi psikografis (gaya hidup, kepribadian, pengalaman, opini, kepentingan, dll) dan segmentasi behavioral (respon terhadap produk, sikap, dan penggunaan).
- Pendekatan Unit, ini merupakan unit terkecil (kelompok atau individu yang biasanya berbasis internet marketing)

TARGETING
Targeting merupakan kegiatan menetapkan target pasar yang ingin dijadikan sasaran. Sederhananya, ini merupakan proses pengelompokkan yang dipilih oleh pelaku usaha sebagai calon pelanggan setelah segmentasi.
Terdapat empat strategi yang bisa dipilih dalam targeting, yaitu:
- undifferentiated targeting strategy, dibutuhkan untuk pasar besar dengan kebutuhan serupa
- differentiated targeting strategy, untuk perusahaan yang memproduksi berbagai produk dengan ciri-ciri berbeda
- concentrated targeting strategy, perusahaan hanya fokus pada penawaran jenis produk tertentu dalam satu segmen yang potensial
- custom targeting strategy, pendekatan konsumen yang bersifat individual
POSITIONING
Positioning bisa diartikan sebagai aktivitas penempatan produk dalam menghadapi persaingan. Positioning ini dilakukan untuk mempengaruhi segmen pasar yang dipilih dalam memandang produk yang ditawarkan. Pendekatan marketing ini bertujuan untuk membuat konsumen selalu ingat terhadap suatu produk berdasarkan perbedaan, keuntungan, ataupun manfaatnya.

Beberapa strategi yang dapat digunakan untuk menetapkan positioning:
- Memposisikan produknya pada atribut spesifik
- Produk yang hanya diposisikan pada kebutuhan dipenuhi atau manfaat yang diberikan
- Produk dapat diposisikan menurut peristiwa penggunaan
- Memposisikan produk untuk kelas pengguna tertentu
Cara mudah menentukan positioning:
- Temukan niche atau ceruk pasar, dan kelompok target konsumen yang potensial untuk dibidik
- Temukan kelebihan atau kekuatan produk
- Bila belum ada kelebihan yang berarti pada produk maka ciptakan segera
- Mengkomunikasikan positioning Anda
Selain memberikan penjelasan secara teoritis, pemateri juga memberikan contoh dan studi kasus supaya para peserta bisa lebih memahami materi yang dibahas. Selain penyampaian materi, workshop juga diisi dengan latihan atau penugasan untuk memudahkan peserta memahami serta menerapkan materi-materi yang dibahas. Dan webinar ditutup dengan sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bertanya dan berinteraksi lebih mendalam dengan narasumber yang ahli di bidangnya.
Melalui program mentoring dan coaching sinergi untuk UMKM diharapkan para pelaku UMKM bisa menemukan solusi atas masalah dalam usaha yang dikelolanya. Nextup ID juga berencana untuk menggelar sejumlah webinar training bisnis dan kewirausahaan terutama bagi para pelaku UMKM untuk membawa bisnisnya naik kelas ke level berikutnya dan bisa go digital.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, cara jualan agar laris manis, cara jualan biar laris, cara jualan biar cepat laku, cara jualan biar laris manis, cara jualan cepat laku, cara jualan cod, cara jualan di fb, cara jualan di ig, cara jualan di online, cara jualan hijab
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by M Arif Rahmat | Jan 10, 2022 | News
Nextup.id menjalin kerjasama dengan berbaga pihak untuk menggelar pelatihan UMKM digital. Salah satu acara yang merupakan hasil kolaborasi Nextup ID dengan BSi adalah Webinar Series: Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi.
Melalui webinar ini, para pelaku UMKM di seluruh Indonesia bisa mendapatkan ilmu mengenai digital marketing. Yakni untuk mendatangkan pengunjung, konversi, dan juga engagement dari sejumlah media pemasaran digital. Lalu, seperti apa webinarnya dan apa saja yang didapatkan dari acara tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Tentang Webinar Digital Marketing
Nextup.id merupakan platform training, coaching, dan juga consulting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan usaha yang dimiliki. Platform ini kemudian dalam menyediakan layanannya dengan bekerjasama dengan instansi perbankan. Salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia atau BSI yang kemudian bersama-sama menyelenggarakan program pendampingan.
Salah satunya adala webinar Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi 2021 yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2021 lalu. Dalam webinar ini, Nextup.id menyediakan tiga pilihan kelas digital marketing. Jadwalnya adalah:
Kelas A dalam webinar series ini digelar pada Senin, 23 Agustus 2021 secara daring. Dimulai pada pukul 09.00 sampai 11.00 WIB dan bisa diikuti oleh siapa saja dan dimana saja. Adapun narasumber atau mentor di dalam webinar ini adalah M Arif Rahmat yang merupakan Certified Life Coach.
Kelas B dalam webinar series dari Nextup ini diselenggarakan pada Selasa, 24 Agustus 2021. Menghadirkan narasumber yang sama dengan kelas A yang dijelaskan sebelumnya. Acara dimulai pada pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB.
Pada kelas C, Nextup menyelenggarakannya pada Rabu 25 Agustus 2021 pada pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Narasumber dalam webinar ini juga M Arif Rahmat yang merupakan Certified Life Coach.
Pilihan kelas pelatihan UMKM digital tersebut tentu bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan juga disesuaikan dengan jadwal agenda. Kemudian acara berlangsung interaktif berkat dukungan para moderator yang profesional dan berpengalaman di setiap kelas. Sehingga para peserta bisa bertanya banyak hal sepanjang sesi tanya jawab.

Kelebihan Digital Marketing untuk UMKM
Melalui webinar Digital Marketing Optimization Pendampingan UMKM Sinergi 2021 maka setiap pelaku UMKM bisa mengenal dan menguasai digital marketing. Digital marketing sendiri adalah proses pemasaran secara online dengan memanfaatkan perangkat dan media digital. Seperti media sosial, website, marketplace, dan lain sebagainya.
Acara webinar ini terselenggara dengan lancar dan diikuti oleh banyak pelaku UMKM yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Penyelenggaraan secara daring membantu setiap pelaku UMKM dimanapun mereka berada untuk bisa bergabung dalam kelas. Setelah membuka acara, narasumber kemudian menjelaskan materi inti.
Yakni menjelaskan tentang apa itu digital marketing dan kelebihan digital marketing ini untuk UMKM. Secara umum, kelebihannya antara lain:
1. Efektif Mendatangkan Pelanggan
Digital marketing bagi pelaku UMKM akan membantu mendatangkan pelanggan secara efektif. Kelebihan ini didapatkan dari karakter digital marketing yang mampu menjangkau pasar yang luas. Ditambah lagi masyarakat era sekarang lebih sering berinteraksi dan berselancar di dunia maya (internet).
2. Jangkauan Konsumen Lebih Luas
Digital marketing yang mengandalkan internet memberi karakter internet itu sendiri. Misalnya tidak ada batasan waktu maupun batasan geografis, sehingga iklan bisa diakses konsumen kapan saja dan dimana saja. Jangkauannya kemudian lebih luas dan membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produknya sampai keluar negeri.
3. Memudahkan Interaksi dengan Konsumen
Mengikuti pelatihan UMKM digital dari Nextup.id membantu menggunakan media promosi digital. Kelebihannya sendiri adalah bisa membantu berinteraksi dengan konsumen secara real time. Misalnya saling membalas komentar di postingan media sosial, mengirimkan email balasan, dan lain sebagainya.
4. Menghemat Biaya Promosi
Tahukah Anda, bahwa dengan digital marketing maka biaya untuk promosi lebih hemat? Sebab biaya untuk melakukan promosi online lebih hemat bahkan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp 50 ribu. Banyaknya pilihan media membuat biaya promosi lebih mudah untuk disesuaikan dan dikontrol.
5. Mudah untuk Dilakukan
Digital marketing atau pemasaran secara online sangat mudah untuk dilakukan. Misalnya memasang dan menaikkan iklan di Instagram maupun Facebook, maka pengaturanya memakan waktu beberapa menit saja. Selebihnya, pelaku UMKM tinggal duduk manis menunggu konsumen yang terjaring oleh konten iklan tersebut.

Strategi Digital Marketing untuk UMKM
Supaya bisa menikmati semua kelebihan digital marketing tersebut, maka peserta webinar dianjurkan untuk membangun strategi yang tepat. Dalam digital marketing ada banyak strategi bisa dijalankan dan berikut beberapa pilihannya:
1. Promosi di Media Sosial
Strategi digital marketing yang pertama disampaikan oleh M Arif Rahmat adalah promosi lewat media sosial. Khususnya media sosial populer seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Media sosial sangat ideal karena jumlah penggunanya sangat tinggi.
Selain itu tersedia juga fitur-fitur promosi seperti iklan berbayar dan analitik yang memudahkan pelaku usaha mengetahui efek konten promosi yang dibagikan. Fitur ini diprediksi akan terus berkembang dan semakin menguntungkan pelaku UMKM untuk sukses ketika memanfaatkannya dengan baik.
2. Promosi di Website
Strategi digital marketing yang kedua adalah promosi lewat website, yakni dengan membangun website domain berbayar. Kemudian dikelola sebaik mungkin agar selalu update konten dan menyediakan fitur komunikasi real time. Semakin tinggi jumlah pengunjung website maka sejalan dengan kenaikan omset penjualan.
3. Promosi di Marketplace
Siapa yang tidak kenal dengan marketplace? Dalam pelatihan UMKM digital para peserta akan dibantu untuk mengenal marketplace secara mendalam. Seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan lain sebagainya. Marketplace membantu menjaring lebih banyak konsumen dan memberi kepraktisan layanan belanja para konsumen.
Sehingga promosi dengan marketplace akan membantu memperluas pasar. Apalagi masyarakat saat ini lebih menyukai marketplace untuk berbelanja online karena ada jaminan perlindungan dan keamanan.
4. Promosi di WhatsApp
Strategi digital marketing yang terakhir adalah promosi dengan WhatsApp yang sudah hadir dalam versi bisnis. Ada banyak fitur bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk maupun nama usaha kepada seluruh kontak yang dimiliki.
WhatsApp kemudian bisa dihubungkan ke media digital marketing lain seperti di website dan media sosial. Sehingga mendorong konsumen untuk menghubungi kontak dan bisa diprospek untuk melakukan order sekaligus berpotensi menjadi konsumen setia.
Materi webinar disampaikan sampai tuntas dan acara berlanjut ke sesi tanya jawab, pada sesi ini banyak pelaku UMKM yang antusias. Menyampaikan sejumlah pertanyaan yang memang membantu mereka untuk mengaplikasikan digital marketing dengan segera. Jika terlewat dalam webinar ini, maka bisa mengikuti webinar selanjutnya.
Sebab Nextup.id memang berkomitmen untuk menyediakan layanan training, coaching, dan juga consulting bagi pelaku usaha agar sukses dan terus berkembang. Jadi, silahkan menantikan program-program pendampingan dan pelatihan UMKM digital selanjutnya.
Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Jan 1, 2022 | Articles
Sukses mendirikan usaha di era digital seperti sekarang tentu butuh website, maka wajib ikut pelatihan bagi pemilik usaha kecil nextup.id. Pelatihan khusus usaha kecil biasanya didesain menyediakan materi yang berhubungan dengan digital marketing atau pemasaran online. Salah satu pokok materinya adalah website mencakup pemahaman apa itu website dan cara membuatnya.
Membahas mengenai website, maka selain membahas tentang platform juga akan membahas mengenai dua pondasi penting. Yaitu domain dan juga hosting, dimana keduanya perlu ditentukan di awal sebelum memilih platform. Lalu, apa sebenarnya domain dan hosting? Sekaligus, apa perbedaan keduanya? Berikut informasinya.

Pengertian Domain
Membangun website adalah hal penting bagi usaha di era sekarang, sebab membantu membangun kredibilitas dan menjaring lebih banyak pelanggan. Pembuatan website tentu bukan seperti membuat mie instan apalagi menggunakan sentuhan sihir. Ada proses dalam pembuatannya dan ada sejumlah istilah dalam proses tersebut.
Istilah yang paling jamak dipelajari di awal adalah hosting dan domain, dimana keduanya menjadi pondasi utama dan mendasar dari berdirinya sebuah website. Keduanya sekilas tampak sama karena selalu disandingkan. Padahal sejatinya berbeda dan perbedaan keduanya cukup jelas yang bisa dipahami lewat pelatihan bagi pemilik usaha kecil nextup.id.
Domain adalah alamat URL atau alamat website dalam bentuk link yang menunjukan alamat website. Domain biasanya berbentuk nama perusahaan dan disusul dengan ekstensi domain. MIsalnya ekstensi .com, .co.id, .wix.com, .go.id, dan lain sebagainya. Domain ini sifatnya berbayar dan biayanya disesuaikan dengan ekstensi yang digunakan.
Ekstensi yang populer atau umum digunakan karena lebih dikenal umumnya paling mahal. Misalnya ekstensi .com biasanya lebih mahal dibandingkan ekstensi .store maupun ekstensi jenis lainnya. Namun, memilih ekstensi populer bisa mendongkrak kredibilitas dan memudahkan website untuk diakses oleh banyak orang.

Pengertian Hosting
Hosting adalah ruang penyimpanan yang dipakai untuk menyimpan segala bentuk data dan file dari website. Jika dianalogikan, domain adalah alamat rumah sementara hosting merupakan lahan dimana alamat rumah tersebut berdiri. Domain dan hosting kemudian saling berhubungan satu sama lain.
Tanpa hosting, domain tidak akan bisa difungsikan atau dimanfaatkan. Begitu juga sebaliknya. Kepemilikan hosting memungkinkan pemilik website untuk menyimpan seluruh informasi terkait website. Misalnya data pelanggan, data gambar, data traffic, dan lain sebagainya. Dimana ruang penyimpanan pada hosting memiliki kapasitas tertentu.
Sama seperti luas lahan dimana sebuah rumah dibangun, luasnya terbatas tidak sampai seluruh permukaan bumi menjadi area dimana rumah didirikan. Hanya sepetak tanah, maka hosting nantinya perlu diatur dengan teliti agar kapasitasnya bisa sesuai kebutuhan. Lebih detail lagi tentang keduanya bisa mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil.
Perbedaan Antara Domain dan Hosting
Hosting dan domain kemudian sering disalah artikan sebagai satu hal yang sama, padahal sebenarnya berbeda. Domain bukanlah hosting dan hosting bukanlah domain. Supaya lebih mudah memahami pengertian dan perbedaan keduanya. Berikut adalah detail perbedaan antara domain dengan hosting pada website:
1. Fungsi
Jika membahas mengenai website akan menjurus pada hosting, domain, kemudian ke server. Ketiganya punya hubungan erat dan saling melengkapi satu sama lain, meskipun begitu ketiganya berbeda. Dilihat dari segi fungsi, domain, hosting, dan juga server punya perbedaan mencolok.
Hosting untuk website disebut web hosting yang berfungsi sebagai ruang penyimpanan data. Yakni data dari seluruh aktivitas yang terjadi di dalam website yang dibangun. Seiring berjalannya waktu semua data ini tersimpan rapi dan memenuhi kapasitas ruang penyimpanan.
Jika sudah penuh, pemilik website perlu mengupgrade ruang penyimpanan atau web hosting tersebut. Apalagi dalam dunia digital marketing, data dalam skala besar atau big data yang tersimpan di web hosting adalah harta yang berharga. Maka bisa memilih kapasitas yang besar jika dirasa perusahaan sudah cukup kuat dan traffic di website terbilang tinggi.
Sedangkan fungsi dari domain, ketika dibahas di dalam suatu pelatihan bagi pemilik usaha kecil dijelaskan berfungsi sebagai alamat. Alamat inilah yang nantinya dibagikan kepada pihak eksternal untuk mampir. Melihat informasi usaha, produk, dan lain sebagainya.
2. Bentuk
Perbedaan kedua dari hosting dan juga domain adalah dari segi bentuk atau tampilan fisik. Domain punya tampilan fisik karena bisa dilihat oleh mata, sebenarnya bukan tampilan fisik melainkan dalam bentuk link menyerupai teks. Jadi misalnya di website cnnindonesia.com maka ini disebut domain yang bisa dilihat, diakses, dan ditanamkan ke berbagai media.
Berbeda dengan hosting, hosting meskipun merupakan ruang penyimpanan pada dasarnya tidak memiliki fisik dan tidak terlihat. Hosting dalam sebuah website tidak memiliki wujud dan kapasitas penyimpanannya sangat besar. Biasanya semakin besar kapasitasnya maka semakin besar biaya untuk membelinya.
Berbeda dengan hosting pada komputer, biasanya memiliki bentuk fisik. Misalnya seperti harddisk, RAM, prosesor, dan sebagainya. Semua memiliki fisik dan kemudian bisa dilihat oleh mata. Meskipun web hosting tidak memiliki fisik namun fungsinya ada dan menunjang domain.

3. Kegunaan dan Tugas
Web hosting dan domain juga memiliki perbedaan dari segi kegunaan dan tugas. Web hosting yang merupakan ruang penyimpanan memiliki fungsi untuk menyimpan seluruh data dari website. Baik ketika website pertama kali dibangun maupun setelah website dirilis ke publik dan menerima traffic.
Saat mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil maka akan diketahui juga bahwa web hosting berperan penting dalam menunjang tampilan website. Sebab memungkinkan website memiliki teks, gambar, video, termasuk juga dokumen yang bisa diunggah pengguna dan diunduh oleh pengunjung website.
Web hosting juga memastikan website bekerja dengan baik dan stabil, bisa diakses dengan seluruh fiturnya bisa digunakan sesuai kebutuhan pengunjung. Sementara domain berfungsi sebagai alamat website dimana domain berguna sebagai anak kunci untuk masuk ke web hosting. Web hosting tidak bisa diakses tanpa domain.

4. Pengembangan Server Hosting dan Domain
Dilihat dari segi pengembangan selama memiliki website atau mengelola website. Maka dijumpai juga perbedaan antara hosting dengan domain. Domain memiliki kinerja yang perlu didukung oleh server, dan server ini sekaligus mendukung hosting. Sementara hosting dan domain akan menentukan kinerja website.
Website yang memiliki domain bagus akan lebih sering diakses orang. Misalnya domain seperti .com atau mungkin .co.id untuk website di Indonesia. Semakin bagus domainnya maka semakin membutuhkan hosting dengan kapasitas besar. Supaya proses akses atau loading website lancar.
Melalui penjelasan di atas, maka tentunya bisa lebih mudah memahami apa itu hosting dan domain. Sekaligus bisa memahami apa saja yang membedakan keduanya. Meskipun berbeda namun keduanya tidak dapat dipisahkan, saling melengkapi.
Tanpa domain maka hosting tidak akan bisa diakses atau dikunjungi. Sebaliknya, domain tanpa hosting tidak akan memberikan tampilan website yang bisa dilihat dan diakses fitur-fiturnya. Supaya semakin paham tentang keduanya, silahkan mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil dari lembaga training terpercaya. Nextup ID salah satu lembaga training untuk pemilik usaha UMKM yang rutin menyelenggarakan pelatihan bisnis.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Dec 28, 2021 | Articles
Jika aktif mengikuti pelatihan UMKM digital maka akan mengetahui betul pentingnya kegiatan promosi untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan. Dulunya, promosi dan segala bentuk pengembangan usaha mengandalkan hal-hal yang bersifat teknis. Misalnya mengandalkan harga produk, kualitas layanan, strategi pemasaran, dan sebagainya.
Namun seiring berjalannya waktu ketika revolusi industri 4.0 mulai berkembang. Hal-hal yang sifatnya teknis ini kemudian menjadi kurang maksimal dalam mendukung kegiatan promosi dan pengembangan usaha. Hal ini kemudian membuat pelaku usaha memilih teknik customer centric, dimana memusatkan perhatian pada pelanggan. Salah satunya dengan teknik story telling.

Pengertian Story Telling
UMKM di masa dulu lebih banyak berjualan di tepi jalan yang kemudian akrab disebut sebagai pelaku usaha kaki lima. Namun di era digital seperti sekarang pelaku UMKM kemudian kebanyakan berfokus pada usaha berbasis online. Banyak yang menjual produknya secara online baik itu melalui media sosial, marketplace, website, dan lain-lain.
Supaya pelaku UMKM ini bisa dekat atau membangun kedekatan dengan pelanggan dan mendapatkan kepercayaan mereka untuk menjadi pelanggan loyal. Banyak yang kemudian menerapkan teknik story telling. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan teknik story telling tersebut?
Story telling dalam usaha adalah metode untuk menyampaikan pesan atau informasi dengan lebih menarik untuk mengubah perasaan audiens. Audiens dalam kegiatan usaha ini adalah para konsumen. Teknik story telling dalam berbagai pelatihan UMKM digital dari Nextup.id misalnya, juga dijelaskan sebagai teknik pemasaran secara psikologi.
Lewat teknik ini, pelaku usaha bisa melakukan pendekatan secara psikologis kepada pelanggan. Yakni fokus kepada perasaan mereka untuk lebih menyukai dan lebih memilih produk yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Sehingga dalam teknik ini, seorang content creator maupun content writing perlu menyampaikan informasi yang menyentuh pelanggan.
Kisah inspiratif, kisah perjuangan, dan sebagainya yang relevan dengan produk kemudian menjadi bentuk-bentuk dari story telling. Meskipun ada istilah story atau cerita, namun dalam story telling tidak lantas menyusun cerita yang panjang seperti cerpen maupun novel. Biasanya dibuang ringkas, padat, jelas, dan punya efek menyentuh perasaan pelanggan.

Tips Sukses Jualan dengan Story Telling
Meskipun terdengar mudah, pembuatan story telling ternyata tidak bisa dikatakan mudah. Sebab prinsip dasarnya mirip dengan membuat cerpen atau novel dalam versi dibuat sangat singkat sekaligus menyentuh. Bagi pelaku UMKM, teknik ini sangat direkomendasikan untuk bisa mendapatkan perhatian publik dan mendapatkan hati mereka.
Supaya sukses dengan teknik story telling, pastikan ikut pelatihan UMKM digital seperti yang diselenggarakan Nextup.id. Kemudian lakukan juga beberapa tips berikut ini:
1. Gunakan Nama atau Judul Story Telling yang Tepat
Tips jualan yang pertama menggunakan teknik story telling adalah menentukan judul dari cerita tersebut, bisa disebut nama. Judul ini berisi nama usaha yang dijalankan maupun brand produk yang diusung atau dirilis ke pasaran.
Sebaiknya menggunakan nama atau judul yang tepat, yakni yang singkat, menarik, dan mudah diingat. Misalnya saja seseorang ingin menjual sepatu dan awalnya ingin memakai judul “Sepatu Bagus dari Yorim”.
Nama ini terlalu panjang, bisa dipersingkat menjadi “Sepatu Yorim”. Efeknya lebih menyentuh, mudah diingat, dan memiliki makna yang terkesan lebih dalam. Jadi usahakan tidak memakai nama atau judul yang kelewat panjang dan justru menjadi kurang fokus.
2. Menggunakan Gaya Cerita yang Menarik
Gaya bercerita menjadi fokus berikutnya yang perlu ditentukan dalam membuat story telling yang menarik. Mulailah dulu menentukan tema yang dekat dengan keseharian atau masalah dari pelanggan. Kemudian buat solusi dari produk yang disediakan.
Ceritakan kondisi yang menyentuh perasaan pelanggan dan berhubungan dengan keseharian mereka. Sehingga terasa sangat relevan dan lebih ampuh menyentuh perasaan pelanggan. Gunakan video lalu isi dengan suara sebagai pembaca alur cerita, hal ini akan membuat video lebih menyentuh dan mudah dipahami.
3. Berusaha Mendapatkan Kepuasan Pelanggan
Story telling melalui sejumlah pelatihan UMKM digital juga dijelaskan akan lebih efektif jika pelaku UMKM fokus kepada kepuasan pelanggan. Pelaku UMKM bisa bercerita pengalaman sendiri menangani konsumen dengan segala karakternya yang khas.
Entah itu pemarah, jutek, susah dihubungi, dan lain-lain. Kemudian ada di suatu titik, pelaku usaha bisa meyakinkan pelanggan tersebut. Ceritakan hal ini dan bisa menjadi story telling dengan kekuatan hebat mendatangkan lebih banyak pelanggan baik.

4. Sesuaikan dengan Karakter Pelanggan
Kembali ke gaya bercerita, kali ini akan membahas kepada tema dan gaya bahasa yang digunakan. Usahakan memilih tema dan gaya bahasa yang sesuai karakter pelanggan. Jika remaja pilih tema khas kehidupan remaja dan memakai bahasa khas dalam keseharian mereka. Hal ini akan lebih mudah menyentuh perasaan pelanggan.
5. Buat Tim Marketing Bahagia
Banyak pelaku UMKM mencoba untuk fokus membahagiakan tim marketing atau karyawan yang dimiliki. Hal ini ternyata cukup penting dalam membangun story telling. Sebab, konon saat karyawan bahagia maka mereka lebih kreatif dan punya ide-ide menarik termasuk ide cerita story telling yang efektif.
6. Hindari Klaim Palsu dan Berlebihan
Di berbagai pelatihan UMKM digital juga dijelaskan bahwa story telling yang baik dan menarik adalah tetap mengedepankan kejujuran. Yakni berkaitan dengan manfaat produk dan kelebihan yang dimiliki. Memang normalnya pelaku UMKM manapun akan berusaha tampil lebih unggul dari kompetitor.
Hanya saja memilih melakukan klaim palsu akan menjadi boomerang. Story telling yang baik adalah menyampaikan keunggulan produk dan perusahaan secara jujur. Sehingga bisa dibuktikan langsung oleh para pelanggan, dan kemudian memberi efek positif dalam jangka panjang.
7. Membuat Iklan Sekuel
Story telling dalam kegiatan usaha juga bisa lebih menarik dan efektif jika dibuat sekuel. Jadi, misalnya saja membuat iklan yang memainkan perasaan pelanggan dan dibuat ada 3 episode atau lebih. Satu iklan ditayangkan dulu, kemudian selang beberapa minggu atau bulan baru episode kedua dan seterusnya.
Teknik ini akan lebih mudah mendapatkan perhatian pelanggan sekaligus memenangkan hati mereka. Jadi, bisa diterapkan dan cocok untuk story telling yang cukup panjang.
8. Memanfaatkan Website dan Media Sosial
Story telling tentunya butuh media untuk dipublikasikan dan menyentuh hati lebih banyak pelanggan. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan media sosial untuk memposting video maupun gambar berisi story telling yang sudah dipersiapkan.
Kemudian imbangi juga dengan mempublikasikannya di website resmi. Sehingga ada lebih banyak orang mengetahui story telling tersebut, tersentuh, dan kemudian menjadi pelanggan loyal.

Contoh Story Telling
Salah satu contoh story telling adalah yang disampaikan brand Zappos di akun media sosialnya. Pada postingan tersebut, brand sepatu ini menceritakan kisah ada pelanggannya yang komplain pada sepatu yang diterimanya.
Tim Zappos kemudian merespon dengan cepat dengan mengirimkan sepatu baru sebagai gantinya. Pelanggan pun merasa puas dan mengucapkan terima kasih, pengalaman ini kemudian dipublikasikan Zappos dan kemudian bisa memenangkan hati lebih banyak pelanggan sampai sekarang.
Contoh tersebut menjelaskan bahwa membuat story telling tidak harus dari cerita imajinasi, melainkan dari pengalaman pribadi perusahaan. Supaya lebih mudah lagi menemukan ide-ide story telling ada baiknya ikut pelatihan UMKM digital Nextup.id.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat.
by adminnextup | Dec 26, 2021 | News
Nextup yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia sukses menggelar program mentoring dan coaching UMKM Sinergi 2021. Gelaran program tersebut mendapatkan antusias cukup besar dari para pelaku UMKM. Ada lebih dari 600 UMKM yang mendaftar secara gratis dalam program pembinaan dan pendampingan tersebut. Dan akhirnya terpilih 150 peserta yang lolos seleksi. UMKM yang lolos seleksi tersebut berkesempatan untuk mengikuti sejumlah rangkaian program UMKM Sinergi.
Program UMKM Sinergi 2021 yang diselenggarakan selama dua bulan yaitu pada bulan Agustus hingga September 2021 tersebut memiliki serangkaian kegiatan webinar yang diikuti oleh para peserta. Salah satu materi webinar yang dibekalkan kepada para peserta dalam program tersebut adalah Coaching for Business Owner. Webinar coaching bisnis bertajuk “Collaboration for Success” tersebut diselenggarakan pada hari Selasa, 28 September 2021 pada pukul 13.00-15.00 WIB. Webinar diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Webinar coaching bisnis ini melibatkan beberapa coach profesional yang berpengalaman di bidangnya seperti Coach Widi, Coach James, Coach Florence, Coach Joe, Coach Rini, serta Coach Lusi. Masing-masing coach akan menangani beberapa pelaku UMKM secara face to face melalui private room sehingga interaksi yang terjadi bisa lebih mendalam. Dalam sesi coaching tersebut, para coach bisa menggali berbagai permasalahan usaha dan menemukan goal dari pelaku UMKM tersebut.
Pada pembukaan kegiatan webinar coaching bisnis, Coach Widi menjelaskan bahwa ada beberapa upaya yang bisa dilakukan dalam pemeberdayaan UMKM supaya naik kelas. Salah satunya adalah melalui coaching atau pendampingan. Coaching ini bisa diberikan bagi pelaku UMKM yang sudah memiliki pemahaman terhadap dunia usaha namun masih memerlukan bantuan dan tataran praktis yang diharpkan bisa menjadikan UMKM memiliki kualitas yang lebih baik.
Tentunya sebelum menyampaikan beberapa poin penting terkait coaching bisnis tentang “Collaboration for Success” atau kolaborasi untuk kesuksesan, peserta juga diberikan penjelasan terlebih dahulu tentang apa itu coaching, apa yang menjadi parameter coaching, dan mengapa coaching ini diperlukan bagi para pengusaha termasuk pelaku UMKM.
Perbedaan Coaching, Mentoring dan Conseling
Selama ini, masih banyak orang menganggap bahwa coaching, mentoring, dan conseling merupakan kegiatan yang sama. Padahal ketiganya memiliki pengertian dan tujuan yang berbeda. Inilah mengapa penting untuk dipahami terlebih dahulu apa sebenarnya coaching itu sendiri. Mengutip dari International Coach Federation, coaching merupakan hubungan kemitraan antara coach dan individu yang dijalin melalui proses kreatif untuk memaksimalkan potensi personal dan profesional dirinya.
Ada beberapa alasan pentingnya coaching bagi business owner atau pemilik bisnis, antara lain:
- Bisa membantu pemilik usaha untuk mengembangkan bisnisnya lebih cepat
- Memudahkan dalam proses peningkatan profit atau keuntungan bisnis
- Membantu dalam pengembangan tim
- Membantu mengembangkan kemampuan kepemimpinan
- Membantu pemilik bisnis dalam menemukan passion yang sesuai
Selain itu juga dijelaskan beberapa parameter coaching bisnis, yaitu:
- Tujuan yang ingin dicapai oleh pemilik usaha
- Jangka waktu pelaksaan coaching
- Tolak ukur sebagai bagian dari capaian
- Area-area pengembangan
- Faktor-faktor lain yang mempengaruhi pencapaian

Kolaborasi untuk Kesuksesan
Kaitannya dengan tema coaching bisnis dalam program mentoring dan coaching UMKM Sinergi 2021 yaitu Collaboration for Success, Coach Widi juga menyampaikan bahwa memasuki era industri 4.0 ini para pelaku UMKM harus mulai menyadari pentingnya menjalin kolaborasi. Dengan kolaborasi tersebut maka bisa menghasilkan sesuatu yang lebih impectfull dalam kegiatan sehari-hari.
Melalui kolaborasi yang terbangun, maka akan ada banyak kemungkinan untuk bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan lebih besar. Nantinya, dengan kolaborasi, UMKM bisa tumbuh naik kelas bahkan berkesempatan untuk go internasional. Tentunya, coaching sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha yang ingin berkolaborasi supaya memberikan hasil yang sesuai dengan goal atau tujuan.
Kolaborasi merupakan cara yang sangat efektif untuk semua pelaku bisnis, terutama pelaku UMKM terlepas industri dan jenis bisnis apa yang dimiliki. Adanya koneksi dengan pihak lain, ini akan lebih memungkinkan untuk pengemabngan bisnis ke level berikutnya. Sebagian pemilik usaha terutama yang baru merintis seringkali beranggapan bahwa pihak lain sebagai pesaing sehingga apapun yang diciptakan oleh kompetitor ini akan memnimbulkan kecemasan tersendiri. Hal ini tentu bisa menyulitkan pengembangan usaha. Padahal dalam menjalankan usaha atau bisnis, meminta saran ataupun bantuan kepada pihak lain menjadi hal yang sangat wajar dilakukan. Inilah mengapa perlu membangun kolaborasi bisnis.

Ada beberapa alasan mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan untuk melakukan kolaborasi bisnis:
- Bisa mendapatkan inspirasi baru
Melalui kolaborasi, pelaku usaha bisa mendapatkan berbagai wawasan baru dari pihak yang berkolaborasi dengannya. Ini akan membantu meningkatkan cara berpikir sehingga menghasilkan kreativitas, mendapatkan cara pandang yang baru, dan akhirnya bisa membantu menyelesaikan masalah dengan lebih efektif.
- Membantu memperluas jaringan
Menjadi sukses dalam bisnis dibutuhkan konsistensi dalam membangun koneksi dengan banyak pebisnis lainnya terutama dengan siapapun yang berpotensi untuk berkolaborasi. Dengan kolaborasi yang dibangun, ini akan memperluas jaringan dengan pihak lain yang mungkin belum dikenal sebelumnya berkat adanya rekan kolaborasi.
- Kolaborasi menjadi proses pembelajaran
Kolaborasi bisnis membuka peluang besar untuk belajar berbagai hal baru. Setiap interaksi dengan orang-orang baru akan mejadi pembelajaran baru. Misalnya, kolaborasi yang melibatkan dua orang profesional maka ini akan membawa dua perspektif, keahlian, dan keunggulan yang berbeda. Proses ini akan memberikan kesempatan untuk mempelajari sesuatu.
- Menyelesaikan masalah lebih efektif
Dalam menjalankan bisnis pastinya akan muncul berbagai masalah. Ketika masalah tersebut terasa sulit untuk diselesaikan oleh satu orang maka dengan menjalin kolaborasi hal ini memperbesar peluang untuk bisa menyelesaikan permasalahan bisnis lebih efektif. Bahkan bisa memunculkan solusi-solusi baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.
Meskipun kolaborasi bisnis memberikan banyak manfaat dalam merain keberhasilan, tentu tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Inilah mengapa pelaku usaha memerlukan proses coaching. Melalui coaching tersebut maka akan bisa digali potensi yang ada pada pelaku usaha serta kolaborasi seperti apa yang diinginkannya. Program coaching of business owner diharapkan bisa memberikan pengembangan aspek usaha UMKM dari sisi pelaku UMKM itu sendiri. Bagaimanapun setiap usaha membutuhkan pelaku yang penuh komitmen konsisten dan penuh semangat dalam memajukan usahanya ke level yang lebih baik. Setiap pelaku UMKM membutuhkan target, tujuan, serta coach untuk membuat usahanya naik kelas.
Antusiasme para peserta yang ikut dalam kegiatan coaching cukup besar karena ini bisa menjadi kesempatan untuk bertanya dan berinteraksi lebih mendalam dengan para coach profesional yang ahli dalam bidangnya masing-masing. Diharapkan melalui kegiatan coaching tersebut bisa membantu para UMKM untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi dalam menjalankan usahanya. Selain mentoring dan coaching, Nextup juga menyelenggarakan berbagai sesi webinar training bisnis dan kewirausahaan bagi pelaku UMKM ataupun lainnya untuk membawa bisnis naik kelas ke level berikutnya.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat.