by M Arif Rahmat | Jan 3, 2022 | Articles
Promosi secara digital merupakan cara yang dinilai efektif untuk mempromosikan produk di era saat ini. Sebaliknya, promosi yang dilakukan secara konvensional dinilai tidak terlalu efektif. Pernyataan ini bisa kita lihat selama pandemi Covid-19, kegiatan berjualan secara serentak banyak beralih ke pemasaran digital atau yang biasa disebut digital marketing.
Merujuk pada data Digital Reports Indonesia Dataportal.com pada tahun 2021 ini, sebanyak 96,3% orang menggunakan ponsel untuk kebutuhan media social dan 78,2% menggunakannya untuk berbelanja online. Fakta ini banyak dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mereka aktif memasarkan produknya secara online di media sosial dan platform lain.
Promosi digital marketing adalah promosi yang kelihatannya mudah, namun ternyata cukup sulit. Anda tidak bisa sembarang dalam mempromosikan produk Anda. Diperlukan banyak strategi agar produk Anda tepat sasaran dan dikenal khalayak luas. Oleh karena itu, selama pandemi ini, banyak sekali kita temui pelatihan UMKM digital di berbagai platform media sosial.
Perlu Anda ketahui bahwa pelatihan UMKM merupakan pelatihan penting yang bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Pasalnya pelatihan UMKM ini dapat membantu para pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya secara digital.

Inilah 7 Tips Membuat Konten Viral Bagi Pelaku UMKM
Pelatihan UMKM digital biasanya berisi pembelajaran seputar bisnis dan bagaimana mempromosikan secara digital. Pada pelatihan UMKM ini terdapat pula cara membuat konten yang menarik agar pelanggan tertarik dengan produk yang Anda jual.
Pembuatan konten yang menarik saja ternyata tidak cukup untuk mempromosikan produk UMKM Anda. Dibutuhkan strategi membuat konten yang tepat agar konten Anda menjadi viral sehingga produk yang dipasarkan dikenal banyak orang. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami akan membahas 7 tips membuat konten viral bagi pelaku UMKM maupun pelaku bisnis lainnya. Silakan disimak ulasan berikut!
1. Pastikan Konten Anda Bermanfaat dan Mudah Dipraktikan
Tips membuat konten viral yang pertama adalah pastikan konten Anda bermanfaat untuk banyak orang serta mudah dipraktikan (actionable). Hal ini dikarenakan, konten yang bermanfaat mampu menjawab permasalahan dan keluhan para konsumen.
Sebelum membuat konten viral yang bermanfaat, tentunya Anda diwajibkan untuk meriset kebutuhan para konsumen. Jika Anda ingin mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen maka hal paling mudah adalah dengan memposisikan diri Anda sebagai konsumen tersebut.
Carilah permasalahan dan keluhan yang sedang dialami para konsumen UMKM Anda. Setelah banyak meriset apa yang dibutuhkan konsumen, jangan lupa untuk membuat konten yang mudah dipraktikan.
2. Konsisten Membuat Konten yang Berkualitas
Disadari atau tidak, banyak sekali pelaku bisnis maupun pelaku UMKM yang fokus pada kampanye iklan saja. Sebagian dari mereka hanya memposting produknya begitu saja tanpa adanya strategi. Padahal, jika kita perhatikan yang seharusnya yang diutamakan adalah konten yang berkualitas.
Jika konten Anda berkualitas dan bermanfaat bagi banyak orang maka hanya tinggal menunggu waktu saja untuk viral. Namun, perlu digarisbawahi bahwa Anda harus konsisten dalam membuat konten berkualitas.

3. Buat Konten Dengan Topik yang Sedang Hangat (Trend)
Salah satu peluang besar konten Anda menjadi viral adalah dengan memanfaatkan topik yang sedang hangat dibicarakan atau trending. Hal ini dikarenakan topik yang sedang trending pasti akan banyak dibicarakan dan berseliweran di mana-mana.
Satu hal yang perlu Anda garisbawahi dan diingat adalah sesuaikan topik trending yang relevan dengan bisnis Anda. Misalnya, bisnis Anda bergerak di bidang kuliner maka gunakanlah topik yang sedang tren dalam dunia kuliner.
Memanfaatkan topik yang sedang tren, selain akan menarik pelanggan, konten yang sesuai tren juga akan membuat produk Anda memiliki ciri khas dan memperlihatkan keunggulannya. Hal ini tentunya akan membuat konsumen mengingat produk Anda.
4. Buatlah Konten yang Menggugah Emosional
Emosi dalam konten berperan penting untuk membuat konten Anda berpotensi viral. Bisa dibayangkan jika konten yang Anda buat datar dan tidak ada emosi apapun, maka dapat dipastikan orang yang melihat juga biasa saja bahkan tidak ada respon sama sekali.
Ciri konten yang menggugah emosional adalah melibatkan beragam perasaan baik itu marah, sedih, bahagia, menyeramkan, dan kocak. Dari beragam macam emosional tersebut manfaatkanlah dengan cara membuat konten yang baik.
Konten yang memiliki emosional di dalamnya akan mudah menarik perhatian banyak orang. Sehingga, tidak menutup kemungkinan jika para pembaca akan membagikannya di berbagai platform media sosial. Tentunya, konten yang Anda buat akan viral.
5. Pastikan konten Anda Mudah Diingat dan to the point
Akhir-akhir ini pernahkah Anda memperhatikan perkembangan pengguna internet dan media sosial? Kami yakin sebagian pembaca artikel ini pernah memperhatikannya.
Disadari atau tidak pengguna internet saat ini semakin hari, semakin memiliki perhatian rentang perhatian yang sangat pendek. Mereka menyukai informasi yang dikemas dengan pendek, menarik, dan mudah dicerna. Oleh karena itu, penting sekali Anda memperhatikan proses pembuatan konten yang mudah dicerna dan tidak berbelit-belit alias to the point.
Konten yang langsung pada intinya (to the point) membuat para pembaca merasa tidak membuang waktunya dengan percuma. Hal ini pastinya membuat mereka senang karena selain mendapat informasi baru, mereka juga tidak kehilangan banyak waktu.

6. Buat konten yang mengandung cerita
Siapa sih yang tidak menyukai cerita? Dapat dipastikan jika semua orang menyukainya. Mengemas konten dengan menyelipkan cerita akan membuat para konsumen atau pembaca tertarik sehingga kemungkinan besar mereka akan membagikan konten tersebut.
Membuat konten dengan mengandung cerita, bisa Anda lakukan dengan membuat narasi cerita terlebih dahulu. Anda bisa mengemas informasi deskripsi yang membosankan menjadi sebuah cerita yang menarik untuk dilihat.
Konten yang mengandung cerita atau narasi storytelling juga banyak dibahas pada saat pelatihan UMKM baik pelatihan UMKM digital maupun secara langsung. Tentu saja, pembahasan ini didasarkan berbagai riset yang ada.
7. Cobalah Untuk Memakai Jasa Influencer
Nah, tips terakhir ini merupakan tips yang sudah banyak dipraktikan oleh para pelaku bisnis maupun pelaku UMKM. Pada beberapa pelatihan UMKM baik itu pelatihan UMKM digital maupun pelatihan UMKM secara langsung pasti pernah membahas tentang memakai jasa influencer dalam mempromosikan produknya.
Hal ini dikuatkan dengan adanya strategi partnership dalam bisnis. Sebab, tidak mungkin Anda mampu menjangkau banyak konsumen yang cukup besar hanya dengan menggunakan saluran media sendiri. Berkolaborasi mempromosikan produk Anda dengan para influencer dapat berpotensi konten Anda menjadi viral. Apalagi jika influencer tersebut memiliki jumlah pengikut tetap yang aktif.
Demikianlah pembahasan mengenai tips membuat konten viral bagi para pelaku UMKM. Jadi sudah siapkah untuk membuat konten viral yang berkualitas? Cobalah ke-7 tips tersebut dan bersiaplah konten Anda menjadi viral, tentunya produk Anda akan banyak yang melihat dan mungkin saja tertarik untuk order.
Bagi Anda pelaku usaha ataupun pelaku UMKM yang ingin terus belajar dan mengikuti pelatihan UMKM digital, silakan bergabung bersama Nextup ID. Nextup sendiri merupakan perusahaan yang menghubungkan antara coach, mentor dan trainer dalam sebuah pelatihan maupun pendampingan pelaku usaha atau pelaku UMKM. Selamat mencoba!
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Referensi:
https://whello.id/tips-digital-marketing/tips-membuat-konten-viral-di-media-sosial/
https://www.ekrut.com/media/tips-agar-konten-yang-kamu-buat-menjadi-viral-apa-saja-sih
https://www.qubisa.com/article/membuat-konten-viral#showContent
https://merchant.id/content/7-tips-untuk-membuat-konten-viral-di-media-sosial/
https://www.idntimes.com/business/economy/m-faris-z/tips-membuat-konten-media-sosial-bagi-pelaku-umkm-c1c2/5
by M Arif Rahmat | Jan 2, 2022 | Articles
Pada masa sekarang nyaris tidak ada pelaku bisnis yang tidak punya website, demi memilikinya, banyak yang mencoba mengikuti kursus bisnis digital. Lewat kursus ini akan diulas mengenai pentingnya website bagi sebuah bisnis sekaligus belajar bagaimana membuatnya.
Membuat website bagi orang awam sekilas ribet, memusingkan, dan membutuhkan waktu lama. Maka banyak diantaranya yang menggunakan jasa profesional. Pilihan ini tidak salah memang. Hanya saja, jika bisa membuat sendiri terutama di awal bisnis dimana penghasilan belum stabil. Maka perlu dijadikan utama. Lalu, bagaimana caranya?

Tentang Website
Sebelum mempelajari bagaimana membuat website bisnis dengan cepat dan mudah. Maka pahami dulu tentang website itu sendiri. Dalam kursus bisnis digital seperti nextup.id tentunya materi dasar ini menjadi materi awal. Jadi, website bisa disebut sebagai rumah virtual sebuah bisnis atau katakanlah perusahaan yang menyediakan informasi lengkap.
Informasi ini secara umum berisi detail informasi produk yang disediakan, kontak untuk konsultasi maupun pemesanan, tentang bisnis yang bersangkutan, konten edukasi dan hiburan di artikel maupun halaman lainnya, dan lain sebagainya. Isi konten website disesuaikan kebutuhan bisnis biasanya disesuaikan dengan visi dan misi yang dimiliki.
Website ini kemudian menjadi bagian dari marketing digital atau pemasaran digital. Sehingga memudahkan calon konsumen potensial menemukan produk dan siapa yang memproduksinya di internet. Hal ini bisa mendukung branding dan meningkatkan kredibilitas, apalagi jika website didesain secara profesional.
Manfaat Website bagi Sebuah Bisnis
Dalam kursus bisnis digital, website disampaikan sebagai aset penting dari bisnis di era digital seperti sekarang. Memiliki website memberi lebih banyak manfaat menguntungkan bagi bisnis dibanding tidak memilikinya. Manfaat tersebut mencakup:
Manfaat website yang pertama dan utama adalah sumber informasi, bagi siapa? Tentunya bagi konsumen. Saat seseorang mendapatkan penawaran produk biasanya akan mencari tahu dulu produk tersebut. Misalnya diproduksi perusahaan mana, lokasi dimana, reputasi bagaimana, dan lain-lain. Informasi ini disajikan di website.
Bisnis yang punya website menjadi bisnis yang lebih kredibel sebab rekam jejaknya bisa ditemukan di internet. Hal ini memudahkan siapa saja mendapatkan informasi tentang bisnis tersebut mulai dari sejarah, lokasi, reputasi, produk, dan lain sebagainya.
Memiliki website membantu bisnis memperluas pangsa pasar karena website sifatnya online. Tidak memiliki batasan waktu dan kondisi geografis. Siapa saja, dimana saja, dan sedang terhubung ke internet bisa mengaksesnya. Setiap pengakses menjadi konsumen potensial.
Website dalam sebuah kursus bisnis digital disebut sebagai media untuk menerima order. Sehingga disediakan fitur untuk belanja dan melakukan pemesanan. Ada yang dibuat menyediakan fitur keranjang, penghitung ongkos kirim, dan sebagainya. Ada juga yang hanya disediakan tombol ke kontak CS lewat WhatsApp.
Website bagi sebuah bisnis juga bisa menjadi media edukasi untuk memperkenalkan produk dan konten-konten yang relevan. Sehingga masyarakat lebih kenal dengan produknya, kelebihannya, dan informasi penting lain yang bisa mendorong mereka untuk membeli produk tersebut.

Cara Cepat Membuat Website
Membuat website dikenal butuh waktu lama, padahal sebenarnya tidak demikian. Proses pembuatan website mudah dan cepat. Adapun yang membuat lama adalah menentukan layout atau tampilan website itu sendiri. Namun, bisa mencoba tampil sederhana dulu di awal dan seiring berjalannya waktu bisa diperbaiki supaya lebih menarik dan profesional.
Berikut adalah langkah-langkah membuat website dengan cepat menggunakan layanan WordPress yang sifatnya gratis:
1. Menentukan Jenis Website
Langkah pertama adalah menentukan jenis website terlebih dahulu untuk memudahkan penentuan detail lain. Misalnya menentukan domain dan platform. Jenis website sangat beragam mulai dari website toko online, website portfolio, personal blog, forum, dan juga portal berita.
Hal ini penting untuk menentukan tampilan dan aspek apapun dari website di tahap selanjutnya. Misalnya saja dengan membandingkan tampilan dan fitur dari situs berita seperti cnnindonesia.com dengan situs popbela.com. Keduanya memiliki jenis berbeda dan punya tampilan maupun fitur yang berbeda juga.
2. Memilih Platform
Tahap kedua dalam pembuatan website dengan cepat adalah menentukan platform atau tempat untuk membangun website. Jika ikut kursus bisnis digital dijamin paham beberapa pilihannya. Platform ini dalam dunia IT disebut dengan istilah CMS atau Content Management System.
Pilihannya beragam seperti WordPress, Blogspot, Wix, Shopify, Drupal, dan lain sebagainya. Saat ini, platform yang paling banyak digunakan di dunia termasuk juga di Indonesia adalah WordPress. Namun, setiap pebisnis bisa memilih platform mana saja yang sekiranya mudah dipelajari, digunakan, dan mendukung tampilan seperti keinginan.
3. Menentukan Web Hosting dan Domain
Tahap berikutnya adalah menentukan atau membuat web hosting dan domain. Domain adalah alamat URL yang akan digunakan untuk mengakses website. Secara sederhana, URL ini adalah link yang menjadi alamat website. Contohnya seperti www.nextup.id, kemudian ada www.kampungkaleng.com, dan sebagainya.
Sementara web hosting merupakan ruang di dalam sebuah server yang dapat disewa untuk menyimpan file yang dibutuhkan oleh website. Keduanya perlu ditentukan sejak awal karena menjadi pondasi dasar dari website bisnis. Pemilihan domain bisa mengikuti nama perusahaan agar lebih selaras dan profesional.

Tampilan cpanel
1. Instal WordPress
Tahap berikutnya adalah menginstal WordPress di perangkat komputer yang digunakan. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke website melalui namadomain.com/cpanel
- Buka Softaculous App Installer.
- Klik tombol Install Now yang tampil di layar perangkat.
- Pilih domain yang ingin diinstall dengan WordPress dan sudah ditentukan di tahap sebelumnya tadi.
- Mengatur detail nama dan deskripsi website sesuai kebutuhan.
- Atur username dan password WordPress.
- Tunggu proses instalasi hingga selesai.

2. Melakukan Pengaturan Website
Setelah selesai melakukan instalasi WordPress di perangkat maka tinggal login ke dashboard website yang alamat atau domainnya sudah ditentukan saat instalasi dilakukan. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke dashboard melalui “namadomainkamu.com/wp-admin/”
- Masukkan username dan password
- Tunggu sampai loading selesai, maka telah masuk ke halaman beranda admin atau dashboard.
Setelah berhasil login, dalam kursus bisnis digital akan dijelaskan juga mengenai proses pengaturannya. Mulai dari tampilan sampai instal sejumlah plugin yang dibutuhkan untuk menghadirkan menu-menu dan tampilan tertentu. Silahkan mulai melakukan pengaturan dengan memilih pilihan menu di sisi sebelah kiri dashboard admin.

Jika ingin memposting artikel, maka tinggal klik menu Post. Apabila ingin membuat halaman website, mulai dari halaman utama kemudian sub menu tertentu seperti Tentang Kami, Produk, dan lain-lain maka pilih menu Pages. Begitu seterusnya sampai seluruh tampilan website sudah sesuai harapan.
Lima langkah di atas merupakan langkah-langkah cepat dalam membuat website. Dijamin mudah dipraktekan, apalagi sifat WordPress sendiri memang ramah bagi pengguna. Sehingga bisa segera dipraktekan terutama yang ingin segera mengeksekusi ilmu dari kursus bisnis digital yang diikuti. Nextup ID adalah salah satu plaform pelatihan bisnis yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan keilmuan bisnis yang dimiliki.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Jan 1, 2022 | Articles
Sukses mendirikan usaha di era digital seperti sekarang tentu butuh website, maka wajib ikut pelatihan bagi pemilik usaha kecil nextup.id. Pelatihan khusus usaha kecil biasanya didesain menyediakan materi yang berhubungan dengan digital marketing atau pemasaran online. Salah satu pokok materinya adalah website mencakup pemahaman apa itu website dan cara membuatnya.
Membahas mengenai website, maka selain membahas tentang platform juga akan membahas mengenai dua pondasi penting. Yaitu domain dan juga hosting, dimana keduanya perlu ditentukan di awal sebelum memilih platform. Lalu, apa sebenarnya domain dan hosting? Sekaligus, apa perbedaan keduanya? Berikut informasinya.

Pengertian Domain
Membangun website adalah hal penting bagi usaha di era sekarang, sebab membantu membangun kredibilitas dan menjaring lebih banyak pelanggan. Pembuatan website tentu bukan seperti membuat mie instan apalagi menggunakan sentuhan sihir. Ada proses dalam pembuatannya dan ada sejumlah istilah dalam proses tersebut.
Istilah yang paling jamak dipelajari di awal adalah hosting dan domain, dimana keduanya menjadi pondasi utama dan mendasar dari berdirinya sebuah website. Keduanya sekilas tampak sama karena selalu disandingkan. Padahal sejatinya berbeda dan perbedaan keduanya cukup jelas yang bisa dipahami lewat pelatihan bagi pemilik usaha kecil nextup.id.
Domain adalah alamat URL atau alamat website dalam bentuk link yang menunjukan alamat website. Domain biasanya berbentuk nama perusahaan dan disusul dengan ekstensi domain. MIsalnya ekstensi .com, .co.id, .wix.com, .go.id, dan lain sebagainya. Domain ini sifatnya berbayar dan biayanya disesuaikan dengan ekstensi yang digunakan.
Ekstensi yang populer atau umum digunakan karena lebih dikenal umumnya paling mahal. Misalnya ekstensi .com biasanya lebih mahal dibandingkan ekstensi .store maupun ekstensi jenis lainnya. Namun, memilih ekstensi populer bisa mendongkrak kredibilitas dan memudahkan website untuk diakses oleh banyak orang.

Pengertian Hosting
Hosting adalah ruang penyimpanan yang dipakai untuk menyimpan segala bentuk data dan file dari website. Jika dianalogikan, domain adalah alamat rumah sementara hosting merupakan lahan dimana alamat rumah tersebut berdiri. Domain dan hosting kemudian saling berhubungan satu sama lain.
Tanpa hosting, domain tidak akan bisa difungsikan atau dimanfaatkan. Begitu juga sebaliknya. Kepemilikan hosting memungkinkan pemilik website untuk menyimpan seluruh informasi terkait website. Misalnya data pelanggan, data gambar, data traffic, dan lain sebagainya. Dimana ruang penyimpanan pada hosting memiliki kapasitas tertentu.
Sama seperti luas lahan dimana sebuah rumah dibangun, luasnya terbatas tidak sampai seluruh permukaan bumi menjadi area dimana rumah didirikan. Hanya sepetak tanah, maka hosting nantinya perlu diatur dengan teliti agar kapasitasnya bisa sesuai kebutuhan. Lebih detail lagi tentang keduanya bisa mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil.
Perbedaan Antara Domain dan Hosting
Hosting dan domain kemudian sering disalah artikan sebagai satu hal yang sama, padahal sebenarnya berbeda. Domain bukanlah hosting dan hosting bukanlah domain. Supaya lebih mudah memahami pengertian dan perbedaan keduanya. Berikut adalah detail perbedaan antara domain dengan hosting pada website:
1. Fungsi
Jika membahas mengenai website akan menjurus pada hosting, domain, kemudian ke server. Ketiganya punya hubungan erat dan saling melengkapi satu sama lain, meskipun begitu ketiganya berbeda. Dilihat dari segi fungsi, domain, hosting, dan juga server punya perbedaan mencolok.
Hosting untuk website disebut web hosting yang berfungsi sebagai ruang penyimpanan data. Yakni data dari seluruh aktivitas yang terjadi di dalam website yang dibangun. Seiring berjalannya waktu semua data ini tersimpan rapi dan memenuhi kapasitas ruang penyimpanan.
Jika sudah penuh, pemilik website perlu mengupgrade ruang penyimpanan atau web hosting tersebut. Apalagi dalam dunia digital marketing, data dalam skala besar atau big data yang tersimpan di web hosting adalah harta yang berharga. Maka bisa memilih kapasitas yang besar jika dirasa perusahaan sudah cukup kuat dan traffic di website terbilang tinggi.
Sedangkan fungsi dari domain, ketika dibahas di dalam suatu pelatihan bagi pemilik usaha kecil dijelaskan berfungsi sebagai alamat. Alamat inilah yang nantinya dibagikan kepada pihak eksternal untuk mampir. Melihat informasi usaha, produk, dan lain sebagainya.
2. Bentuk
Perbedaan kedua dari hosting dan juga domain adalah dari segi bentuk atau tampilan fisik. Domain punya tampilan fisik karena bisa dilihat oleh mata, sebenarnya bukan tampilan fisik melainkan dalam bentuk link menyerupai teks. Jadi misalnya di website cnnindonesia.com maka ini disebut domain yang bisa dilihat, diakses, dan ditanamkan ke berbagai media.
Berbeda dengan hosting, hosting meskipun merupakan ruang penyimpanan pada dasarnya tidak memiliki fisik dan tidak terlihat. Hosting dalam sebuah website tidak memiliki wujud dan kapasitas penyimpanannya sangat besar. Biasanya semakin besar kapasitasnya maka semakin besar biaya untuk membelinya.
Berbeda dengan hosting pada komputer, biasanya memiliki bentuk fisik. Misalnya seperti harddisk, RAM, prosesor, dan sebagainya. Semua memiliki fisik dan kemudian bisa dilihat oleh mata. Meskipun web hosting tidak memiliki fisik namun fungsinya ada dan menunjang domain.

3. Kegunaan dan Tugas
Web hosting dan domain juga memiliki perbedaan dari segi kegunaan dan tugas. Web hosting yang merupakan ruang penyimpanan memiliki fungsi untuk menyimpan seluruh data dari website. Baik ketika website pertama kali dibangun maupun setelah website dirilis ke publik dan menerima traffic.
Saat mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil maka akan diketahui juga bahwa web hosting berperan penting dalam menunjang tampilan website. Sebab memungkinkan website memiliki teks, gambar, video, termasuk juga dokumen yang bisa diunggah pengguna dan diunduh oleh pengunjung website.
Web hosting juga memastikan website bekerja dengan baik dan stabil, bisa diakses dengan seluruh fiturnya bisa digunakan sesuai kebutuhan pengunjung. Sementara domain berfungsi sebagai alamat website dimana domain berguna sebagai anak kunci untuk masuk ke web hosting. Web hosting tidak bisa diakses tanpa domain.

4. Pengembangan Server Hosting dan Domain
Dilihat dari segi pengembangan selama memiliki website atau mengelola website. Maka dijumpai juga perbedaan antara hosting dengan domain. Domain memiliki kinerja yang perlu didukung oleh server, dan server ini sekaligus mendukung hosting. Sementara hosting dan domain akan menentukan kinerja website.
Website yang memiliki domain bagus akan lebih sering diakses orang. Misalnya domain seperti .com atau mungkin .co.id untuk website di Indonesia. Semakin bagus domainnya maka semakin membutuhkan hosting dengan kapasitas besar. Supaya proses akses atau loading website lancar.
Melalui penjelasan di atas, maka tentunya bisa lebih mudah memahami apa itu hosting dan domain. Sekaligus bisa memahami apa saja yang membedakan keduanya. Meskipun berbeda namun keduanya tidak dapat dipisahkan, saling melengkapi.
Tanpa domain maka hosting tidak akan bisa diakses atau dikunjungi. Sebaliknya, domain tanpa hosting tidak akan memberikan tampilan website yang bisa dilihat dan diakses fitur-fiturnya. Supaya semakin paham tentang keduanya, silahkan mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil dari lembaga training terpercaya. Nextup ID salah satu lembaga training untuk pemilik usaha UMKM yang rutin menyelenggarakan pelatihan bisnis.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Dec 31, 2021 | Articles
Zaman sekarang pemasaran lebih dominan dilakukan secara online, maka perlu mencoba mengikuti pelatihan digital marketing untuk UMKM. Lewat pelatihan semacam ini nantinya akan dibantu belajar pemasaran secara digital yang dikenal dengan istilah digital marketing. Seperti pelatihan digital marketing dari nextup.id.
Dalam dunia digital marketing ada banyak media online bisa dipilih dan dipelajari sampai matang. Mulai dari mesin pencari, website, marketplace, media sosial seperti Facebook dan Instagram, kemudian aplikasi pesan instan khususnya Whatsapp. WhatsApp menjadi aplikasi pesan instan yang banyak digunakan, dan cocok digunakan sebagai media digital marketing.

Apa Itu WhatsApp Marketing?
WhatsApp merupakan sebuah aplikasi perpesanan online yang digunakan untuk berkomunikasi dan saling mengirimkan file dalam bentuk video maupun gambar. Aplikasi WhatsApp kini menjadi bagian atau milik dari Facebook, menyatu juga dengan Instagram. Jauh sebelumnya, jumlah pengguna WhatsApp sudah tinggi dan sekarang semakin tinggi lagi.
Sebagai aplikasi perpesanan online yang digunakan banyak orang dan ditunjang dengan sejumlah fitur menarik. Sekaligus sudah tersedia versi WhatsApp Business maka muncul istilah WhatsApp Marketing. WhatsApp Marketing adalah kegiatan promosi online menggunakan aplikasi WhatsApp dan memberdayakan berbagai fitur di dalamnya.
Jika mengikuti pelatihan digital marketing untuk UMKM nextup.id dijamin akan ada materi khusus yang membahas WhatsApp Marketing. Sebab teknik ini sudah digunakan sejak beberapa tahun belakangan dan terbukti efektif. Jadi, inilah alasan kenapa beberapa kontak di WhatsApp yang dimiliki sering jualan lewat fitur tertentu di dalamnya.
Di bawah ini merupakan fitur-fitur whatsapp yang bisa kita maksimalkan untuk penjualan:
WhatsApp Group
Fitur pertama yang sering digunakan untuk kebutuhan promosi lewa WhatsApp adalah WhatsApp Group. Lewat fitur ini pelaku bisnis atau penjual bisa membangun grup yang terdiri atas beberapa kontak. Lewat grup ini kegiatan marketing dilakukan mulai dari share informasi produk, info promo, konten edukasi yang relevan, dan lain-lain.
WhatsApp Broadcast
Fitur kedua yang umum digunakan dalam WhatsApp Marketing adalah WhatsApp Broadcast. Yakni fitur dari WhatsApp yang memungkinkan pengguna mengirimkan pesan yang sama atau satu pesan kepada banyak kontak. Lewat fitur ini, pelaku bisnis bisa membagikan informasi produk, promo, dan lain sebagainya dengan praktis dan cepat.
WhatsApp Story
Fitur ketiga yang juga umum atau sering digunakan untuk promosi adalah WhatsApp Story. Fitur ini pertama kali diperkenalkan oleh Facebook, kemudian merambah ke Instagram, dan diterapkan pula di WhatsApp. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengupdate kegiatannya atau produk jualannya dalam kurun waktu 24 jam.
Semua orang yang kontaknya disimpan di perangkat bisa melihat update status story tersebut. Bagi pengguna dengan tujuan bisnis, fitur ini bisa dimanfaatkan untuk menawarkan produk yang dijual baik itu barang maupun jasa. Siapa saja yang melihat dan tertarik atau merasa butuh, maka bisa langsung order dengan membalas story tersebut.

Keunggulannya Dibanding Media Promosi Lain
Dalam kegiatan pelatihan digital marketing untuk UMKM dan saat membahas WhatsApp Marketing. Selain dijelaskan bagaimana melakukan promosi dengan aplikasi ini, juga dijelaskan keunggulannya. Keunggulan ini yang menjadi alasan kenapa WhatsApp perlu digunakan untuk kegiatan promosi online. Keunggulan tersebut adalah:
1. Jumlah Pengguna Banyak dan Dikenal Luas
WhatsApp adalah aplikasi perpesanan online yang sudah dikenal luas dan digunakan banyak orang. Menggunakannya untuk promosi memudahkan proses menemukan konsumen atau pelanggan.
2. Fitur Beragam
WhatsApp cocok digunakan untuk kebutuhan promosi karena fiturnya beragam seperti yang dijelaskan sebelumnya. Fitur ini memungkinkan pelaku bisnis untuk melakukan promosi secara kreatif dan variatif. Sehingga bisa terkesan profesional dan fokus pada bisnis yang dijalankan.
3. Mudah untuk Digunakan
Fitur dan segala sistem pengaturan di dalam WhatsApp sangat user friendly. Hal ini membuat WhatsApp mudah untuk dipelajari dan digunakan selayaknya sudah memakainya bertahun-tahun. Sehingga bisa melakukan promosi dengan efektif dan intens untuk menjaring lebih banyak konsumen.
4. Membuat ShortLink
WhatsApp dijelaskan dalam berbagai pelatihan digital marketing untuk UMKM memiliki fitur shortlink. Sehingga ada link khusus yang bisa diarahkan ke kontak dan disetting agar punya pesan instan yang personal.
Setiap orang yang mengklik shortlink secara otomatis bisa punya teks dalam pesan dan tinggal dikirim. Kemudian shortlink ini membuat WhatsApp bisa dihubungkan ke media sosial yang membantu menjaring lebih banyak konsumen.
5. Memasang Tombol Call To Action
WhatsApp juga menghadirkan fitur tombol call to action yang bisa di instal ke website seperti Wordpres. Kemudian ditampilkan di seluruh halaman dan membuat pengunjung bisa langsung terhubung ke kontak bisnis di WhatsApp. Hal ini mendorong terjadinya order dengan cepat.

Cara Melakukan WhatsApp Marketing
Jika sudah paham apa itu WhatsApp Marketing dan keunggulannya, maka selanjutnya adalah melakukan promosi dengan WhatsApp. Berikut tata cara menjalankannya:
1. Mengumpulkan Kontak
Langkah pertama adalah mengumpulkan kontak karena WhatsApp Marketing sifatnya hanya bisa dilakukan pada kontak yang saling menyimpan. Disimpan oleh pelaku bisnis dan para pelanggan. Kontak ini bisa didapatkan dari media sosial dan dari keikutsertaan di ajang pameran. Sehingga bisa berbagi kartu nama berisi kontak WhatsApp dan akun media sosial.
2. Meminta Saling Menyimpan Kontak
Supaya jumlah kontak semakin banyak, pastikan sudah meminta kesediaan mereka untuk menyimpan kontak Anda. Sehingga seluruh konten marketing nantinya bisa dibagikan kepada mereka yang bisa menjadi konsumen potensial.
3. Tawarkan Konten yang Relevan
WhatsApp punya interaksi lebih intens dibanding Instagram dan Facebook, sebab chat yang dikirimkan bisa langsung mendapat respon. Entah sekedar dilihat dan dibaca saja atau langsung mengirimkan balasan. Supaya efektif dan tidak dianggap spam kirimkan konten relevan dengan produk. Pengirimannya jangan setiap hari, melainkan 2 kali saja dalam seminggu.
4. Update Produk di WhatsApp Story
Manfaatkan WhatsApp Story untuk menjaring konsumen dan interaksi. Tawarkan produk yang dijual setiap hari, usahakan story jangan terlalu panjang. Posting konten yang menarik baik dari segi desain visual, penggunaan kata-kata, dan lain-lain.

5. Membuat Grup Jualan
Selanjutnya adalah membuat grup jualan, jika ikut pelatihan digital marketing untuk UMKM akan dijelaskan lebih detail. Jadi, grup ini berisi seluruh kontak konsumen potensial digunakan untuk promosi.
6. Pasang ShortLink ke Media Lain
WhatsApp ShortLink sebaiknya dipasang di media lain, khususnya di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Letakan di bio untuk memudahkan konsumen menghubungi kontak dan melakukan konsultasi atau langsung order.
7. Membalas Chat dengan Cepat
Jika ada chat masuk baik dari website, media sosial, atau media lain dimana shortlink ditanam. Usahakan memberikan balasan secepatnya untuk menunjukan profesionalitas. Jika dalam jam sibuk, silahkan aktifkan pesan otomatis untuk membalas setiap chat yang masuk secara instan.
Melalui penjelasan tersebut, tentunya bisa diketahui bahwa melakukan WhatsApp Marketing tidaklah sulit. Supaya profesional gunakan WhatsApp Business yang fiturnya lebih kompleks. Selain itu, selalu ikuti pelatihan digital marketing untuk UMKM dari Nextup ID supaya bisa belajar digital marketing dari ahlinya. Belajar secara otodidak memang bisa, namun lebih maksimal jika lewat kelas-kelas profesional.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat.
by M Arif Rahmat | Dec 30, 2021 | Articles
Media sosial kini umum digunakan untuk jualan, jika ingin mengikuti langkah ini bisa ikut dulu pelatihan UMKM digital. Lewat pelatihan ini, para pelaku UMKM atau usaha kecil menengah bisa belajar digital marketing secara mendalam dan didampingi oleh ahlinya. Saat ini semakin banyak lembaga pelatihan yang menawarkan materi digital marketing.
Para pelaku usaha bisa memilih salah satu yang dirasa kelasnya paling menarik dan biayanya juga sesuai jangkauan. Sehingga bisa belajar digital marketing dengan benar lewat mentor yang sudah ahli dan berpengalaman. Lewat pelatihan ini pula, para pelaku bisnis bisa mengenal kegiatan jualan di media sosial.

Jualan di Media Sosial
Media sosial adalah media online yang dibuat khusus untuk menunjang kegiatan bersosialisasi secara online. Media sosial seiring berjalannya waktu semakin banyak jenisnya. Jika dulu masyarakat hanya mengenal Facebook. maka kini ada Instagram, Twitter, TikTok, Google Plus, dan lain sebagainya.
Beberapa media sosial sangat populer dengan jumlah pengguna yang tinggi dan sering menjadi media yang menyuguhkan konten viral. Media-media sosial seperti inilah yang sering dibahas di dalam pelatihan UMKM digital. Sebab sangat potensial untuk digunakan dalam jualan dan melakukan promosi dengan tujuan branding.
Banyaknya pengguna dan tersedianya sejumlah fitur di media sosial membuatnya ideal untuk kebutuhan promosi. Konten yang diposting di akun tidak hanya bisa kegiatan pribadi yang dianggap menarik dan layak di-share. Bagi akun jualan, konten terkait produk dan konten lain yang relevan dengan produk bisa diposting.
Sehingga pengguna media sosial bisa mengetahui produk yang dijual tersebut, dan jika konten cukup menarik maka mereka bisa menjadi followers. Siapa saja yang merasa tertarik dan membutuhkan produk dalam postingan akan menghubungi kontak yang dicantumkan. Penjualan produk pun terjadi. Jika dikalikan per hari, maka omsetnya bisa lumayan.
Jualan di media sosial ternyata sama efektifnya jualan di marketplace atau media jualan online lainnya. Sehingga media ini sering dimaksimalkan untuk kebutuhan jualan maupun untuk branding produk. Hal ini tidak terlepas dari keunggulan media sosial untuk jualan, seperti:
Jualan di media sosial dalam pelatihan UMKM digital dianjurkan untuk dijadikan pilihan utama. Sebab jualan di media ini sifatnya gratis, bahkan untuk jualan di akun bisnis seperti Instagram Bisnis. Sehingga pelaku UMKM dengan modal minim bisa tampil profesional di media sosial dengan modal hanya kuota dan kreativitas.
- Dikenal dan Digunakan Masyarakat Luas
Media sosial adalah media online yang paling banyak digunakan dan paling utama dikunjungi meskipun saat baru bangun tidur. Hal ini membuat media sosial efektif mendorong penjualan produk. Sebab apa yang diposting akan mudah dilihat target pasar dan kemudian terbentuk order.
Media sosial jenis apapun biasanya didesain ramah untuk pengguna, termasuk pengguna pemula. Semua fiturnya mudah dilihat dan disediakan banyak pilihan bahasa. Sehingga untuk jualan di media sosial dijamin mudah dipelajari dan mudah untuk dipraktekan.
- Membangun Interaksi dengan Konsumen
Media sosial adalah media untuk bersosialisasi, ada banyak fitur disediakan untuk mendukung kegiatan ini. Mulai dari fitur like, share, komentar, pesan pribadi, dan sebagainya. Sehingga jualan di media sosial membantu menjalin kedekatan dengan konsumen dan membuat mereka menjadi pelanggan setia.
- Jangkauan Pasar yang Luas
Media sosial digunakan banyak orang, dalam satu negara jumlah penggunanya bisa puluhan sampai ratusan juta orang. Semua pengguna kemudian menjadi konsumen potensial. Sehingga jualan di media sosial membantu mendapatkan pasar yang luas.

Cara Jualan di Media Sosial
Media sosial dengan potensinya yang tinggi dalam mendongkrak omset penjualan, membuatnya menjadi materi menarik dalam berbagai pelatihan UMKM digital. Usai mengikuti pelatihan, para pelaku bisnis akan langsung melancarkan strategi digital marketing di media sosial tertentu yang dianggap potensial.
Supaya sukses dan bisa meraih omset tinggi sekaligus punya pelanggan tetap atau pelanggan setia. Maka lakukan kegiatan jualan di media sosial dengan cara-cara berikut ini:
1. Pilih Media Sosial yang Sesuai
Cara pertama adalah memilih media sosial yang tepat. Pada awal merintis bisnis jualan di media sosial tentunya tidak mungkin bisa mengelola banyak media sekaligus. Sehingga perlu dipilih yang sekiranya paling sesuai dengan produk dan mudah untuk dikelola.
Biasanya perlu melihat target pasar, misalnya saja target pasarnya adalah anak muda. Maka bisa memaksimalkan jualan di Instagram dan TikTok, sementara jika pelanggannya ibu rumah tangga misalnya bisa mengutamakan Facebook dan instagram. Bisa juga hanya memilih satu media sosial saja, supaya bisa konsisten dan mengelolanya dengan profesional.
2. Posting Konten Variatif dan Relevan
Postingan adalah kekuatan utama di dalam media sosial sebab semakin menarik semakin membuat produk terlihat berkualitas. Hal ini akan mendorong lebih banyak orang tertarik untuk membelinya. Jadi, usahakan posting konten yang menarik, variatif, dan relevan.
Disebut relevan, karena postingan di akun jualan tentu tidak bisa hanya produk saja. Perlu diselingi dengan konten lain, baik itu hiburan, edukasi, maupun permainan. Berikan konten variatif agar terkesan akun dikelola pelaku bisnis profesional. Dalam pelatihan UMKM digital hal seperti ini tentunya dibahas sampai tuntas.
3. Lengkapi dengan Kalimat Menarik
Postingan di media sosial tentunya tidak cukup hanya gambar atau ide. Lengkapi juga dengan kalimat yang menarik dan mengundang siapa saja untuk melakukan aksi. Yakni menghubungi kontak, baik untuk tanya-tanya maupun untuk langsung melakukan pembelian produk.

4. Desain Visual Perlu Dimaksimalkan
Masyarakat Indonesia cenderung lebih menyukai konten visual, maka desain perlu dibuat menarik dan berkualitas. Yakni punya resolusi tinggi dan dibuat dengan konsep unik dan menarik. Desain yang luar biasa bisa mendatangkan banyak followers dan kemudian menjadi pelanggan setia.
5. Membangun Interaksi
Media sosial dalam digital marketing menjadi media yang membantu membangun interaksi. Baik komunikasi intens maupun hubungan baik dengan semua konsumen. Maka lakukan interaksi, misalnya saling membalas komentar, kemudian juga secepatnya membalas pesan yang masuk.
6. Mudahkan Konsumen Menghubungi dan Melakukan Order
Jualan di media sosial, dalam pembelajaran di sebuah pelatihan UMKM digital juga akan dianjurkan untuk memberi kemudahan pada konsumen. Yakni kemudahan untuk menghubungi kontak dan melakukan order.
Jadi cantumkan kontak di setiap postingan, bio, profil, dan sebagainya. Tanamkan link yang terhubung ke kontak WhatsApp untuk memudahkan siapa saja yang tertarik pada produk untuk langsung menghubungi admin atau CS.

7. Naikan Iklan
Media sosial tertentu menyediakan fasilitas iklan berbayar atau ads, sifatnya yang berbayar mendukung jangkauan pasar yang lebih luas. Jika ada dana atau modal bisa memanfaatkannya. Menaikan iklan di media sosial bisa memperluas pasar, menambah followers, dan meningkatkan omset penjualan.
Cara jualan di media sosial memang bergantung pada konten, semakin menarik semakin baik. Posting perlu diatur jangan terlalu sering, maksimal sehari 3 kali atau kurang yang terpenting konsisten sekaligus bervariasi. Supaya bisa optimal jualan di media sosial usahakan ikut pelatihan UMKM digital nextup.id untuk bisa belajar lebih mendalam.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat.