by M Arif Rahmat | Feb 5, 2022 | News
Webinar Strategi Branding untuk UMKM yang diselenggarakan Nextup.id menjadi bagian dari deretan webinar training bisnis. Melalui webinar ini, Nextup menghadirkan narasumber DR. Anak Agung Sri Mahyuni, SE., M.Agb., yang merupakan Master Mentor Sigap UMKM. Webinar diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa, 28 Desember 2021.
Pentingnya Strategi Branding untuk UMKM
Pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk tumbuh semakin besar dan mengembangkan bisnisnya menjadi lebih naik kelas. Ada banyak upaya bisa dilakukan untuk mencapai hal ini, dan salah satunya adalah dengan menjalankan proses branding. Sehingga produk atau brand produk yang dimiliki dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Branding ternyata butuh kesabaran, ketekunan, keuletan, dan lain sebagainya. Sebab prosesnya terjal dan banyak pelaku bisnis gagal di tengah jalan. Bagi bisnis besar, kegagalan tidak akan berdampak terlalu signifikan. Namun, akan menjadi sebaliknya bagi pelaku UMKM yang umumnya memiliki modal yang masih minim.
Melalui Webinar Strategi Branding untuk UMKM, Nextup.id mencoba memberikan pendampingan kepada UMKM di Indonesia agar bisa melakukan branding secara efektif. Webinar yang digelar pada 21 Desember 2021 ini menghadirkan narasumber Ibu Sri Mahyuni.
Oleh Ibu Sri Mahyuni dijelaskan, bahwa menyusun strategi branding dengan tepat merupakan hal penting. Setiap pelaku bisnis, termasuk UMKM memiliki kebutuhan untuk menyusun strategi branding tersebut. Alasannya adalah:
1. Produk Mudah Diingat Masyarakat
Branding adalah bagian dari kegiatan pemasaran yang bertujuan membuat brand dikenal luas dan diingat masyarakat. Saat branding dilakukan dengan benar maka brand akan mudah diingat. Sehingga saat mereka butuh produk tersebut mereka langsung ingat brand ini dan kemudian melakukan pembelian.
2. Menjadikan Produk sebagai Pilihan Utama Masyarakat
Branding membantu produk diingat oleh masyarakat luas dan dalam jangka panjang. Kemudian dinilai punya kualitas paling baik diantara produk sejenis dari brand lain. Hal ini akan menjadikan produk sebagai pilihan utama, sehingga penjualan lebih stabil dan bisa terus ditingkatkan.
3. Menstabilkan Sekaligus Meningkatkan Penjualan
Brand yang sudah diingat oleh masyarakat luas kemudian juga menjadi pilihan utama. Maka akan membantu menstabilkan omset penjualan, sebab produk akan terus laku dan terus dicari oleh masyarakat. Sehingga jika ingin omset stabil dan terus meningkat maka UMKM perlu melakukan branding.
4. Memberi Efisiensi Biaya
Kegiatan branding di tahap awal memang membutuhkan biaya, sebab promosi apapun tentu butuh biaya. Termasuk promosi organik di media sosial yang setidaknya butuh modal kuota. Namun, saat branding sukses dilakukan maka biaya promosi bisa dihemat. Sebab masyarakat terus melakukan order meskipun pelaku UMKM tidak menjalankan iklan.
5. Menjaring Konsumen Loyal Sebanyak Mungkin
Branding bagi pelaku UMKM akan membantu menjaring konsumen loyal sebanyak mungkin. Sebab brand sudah dikenal luas, diingat, dan menjadi pilihan utama mereka. Sekali mereka membeli dan puas dengan produknya maka akan melakukan order terus menerus.
Hal ini terjadi tidak hanya di satu konsumen melainkan banyak, selama kualitas sejalan dengan apa yang disampaikan selama proses branding dilakukan. Jadi. branding ini juga proses untuk menyampaikan keunggulan produk tanpa ada klaim berlebihan ataupun klaim fiktif.
UMKM memiliki resiko tinggi untuk kalah dalam persaingan, apalagi jika berhadapan dengan kompetitor yang lebih besar skalanya. Melakukan strategi branding memberi solusi agar pelaku UMKM memiliki pasar potensial dan dalam skala yang besar sekaligus luas. Sehingga mereka bisa bertahan dan bahkan bisa mengembangkan bisnisnya.

Cara Melakukan Branding untuk Pelaku UMKM
Sebagaimana yang dijelaskan di awal, proses branding tidaklah mudah dan kadang melakukan kesalahan. Sehingga hasilnya kurang efektif atau malah tidak memberi hasil sama sekali. Maka mengikuti pelatihan terkait strategi branding untuk UMKM merupakan hal yang sangat penting.
Kemudian dalam Webinar Strategi Branding untuk UMKM, Ibu Sri Mahyuni menjelaskan berbagai cara branding yang bisa dan perlu dilakukan oleh pelaku UMKM. Diantaranya adalah:
1. Membangun Identitas yang Orisinil
Strategi branding yang pertama adalah membangun identitas yang sifatnya orisinil, atau asli sekaligus unik. Sehingga pelaku UMKM tidak dianjurkan untuk tidak meniru mentah-mentah kompetitor terkait identitas. Mulai dari brand atau merek produk, logo, desain kemasan, dan lain-lain.
Sebaiknya memiliki ciri khas dan dibuat sendiri, sehingga hasilnya lebih orisinil. Orisinalitas inilah yang akan membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk yang punya jati diri. Kemudian bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, karena memang bukan produk imitasi atau hasil menjiplak.
2. Membuat dan Menonjolkan Ciri Khas
Di tengah persaingan usaha, branding akan lebih sukses jika produk punya ciri khas. Maka strategi branding yang kedua adalah membuat dan menonjolkan ciri khas dari produk yang disediakan. Apakah menonjolkan kualitas rasa dan tampilan untuk produk makanan. Atau dari bahan baku, desain kemasan, atau lainya?

3. Memaksimalkan Media Sosial
Branding di era digital tentu perlu mengandalkan internet, dan salah satunya lewat media sosial. Sebab media sosial adalah media yang paling banyak digunakan masyarakat era sekarang. Nyaris tidak ada orang yang tidak memiliki akun di salah satu media sosial, khususnya media sosial yang populer.
Media sosial juga menjadi media untuk branding yang sifatnya gratis, cukup bermodalkan kuota dan kreativitas dalam membuat konten untuk diposting. Perlu membuat akun di media sosial agar lebih dikenal luas dan membangun hubungan baik dengan konsumen.
4. Memperhatikan Konten Promosi
Berikutnya adalah terkait konten, baik yang akan diposting di media sosial maupun yang dinaikan menjadi iklan berbayar. Konten ini perlu dibuat sebaik mungkin dan disesuaikan dengan karakter target pasar. Sekaligus punya kualitas dan memiliki magnet yang menarik orang untuk membaca atau melihat konten tersebut.
5. Memperhatikan Beberapa Detail Kecil
Strategi branding untuk UMKM yang terakhir adalah selalu memperhatikan detail kecil dan sederhana. Sebab dari detail kecil inilah pelaku UMKM bisa menemukan celah untuk meyakinkan konsumen menyukai produk dan melakukan pembelian. Detail ini sebaiknya tidak diremehkan, karena jika ditangani dengan baik.
Maka dampak positifnya sangat besar dan tentunya menguntungkan. Misalnya desain logo, nama brand produk, warna pada kemasan, tampilan produk, dan lain sebagainya. Detail kecil ini akan menyempurnakan kualitas produk agar tampil profesional dan kredibel di mata konsumen. Jadi, jangan asal bagus lalu mengatasinya secara ala kadarnya.
Strategi branding yang dijalankan dengan tepat akan membantu pelaku UMKM sukses memperkenalkan produk dan membuat masyarakat luas mengingat brand produk tersebut. Strategi ini perlu diterapkan dan kemudian dilakukan secara kontinyu, karena semua butuh proses. Apalagi untuk branding yang tujuannya punya dampak positif jangka panjang.
Melalui Webinar Strategi Branding untuk UMKM, semua peserta yang juga memiliki usaha di sektor UMKM bisa belajar banyak hal. Sebab branding sendiri juga termasuk proses promosi yang lebih kuat dampak positifnya. Membantu proses branding secara efektif dan efisien, maka bisa bermitra dengan Nextup.id yang membantu memperbesar UMKM yang dimiliki.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
]
by M Arif Rahmat | Feb 1, 2022 | Articles
Berbisnis di era digital tentu harus memahami apa itu digital marketing. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti berbagai pelatihan digital marketing untuk UMKM yang bisa ditemukan secara mudah. Kenali digital marketing-pengertian dan cara memulainya!
Apa Itu Digital Marketing?
Pertama-tama, Anda harus memahami pengertian digital marketing. Istilah ini digunakan untuk sebuah aktifitas promosi suatu produk dengan memanfaatkan media digital dan juga internet. Aktifitas yang satu ini banyak dimanfaatkan para pebisnis baik pemula hingga yang sudah expert.
Tujuannya tidak lain untuk mengenalkan produk sehingga bisa diketahui masyarakat luas. Selanjutnya, diharapkan mendapatkan konsumen yang tertarik dengan produk yang ditawarkan. Kini, strategi promosi yang satu ini bukan hal asing lagi di kalangan pebisnis.
Hal ini bisa Anda lihat dengan banyaknya konten menarik yang disuguhkan. Para pebisnis beradu konten menarik guna menarik perhatian pembaca yang potensial. Langkah ini menjadi salah satu cara untuk bisa meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis yang dilakukan.
Jenis-Jenis Digital Marketing
Untuk bisa memahami digital marketing, Anda juga bisa mengikuti kursus bisnis digital. Di dalamnya tentu akan dijelaskan terkait jenis digital marketing. Secara umum, jenis-jenisnya terdiri dari:
- Email Marketing– Anda bisa meng-update informasi terkait produk yang ditawarkan melalui email secara langsung.
- Online Advertising- salah satu jenis promosi yang bisa dilakukan dengan cara berbayar dalam kurun waktu tertentu.
- Search Engine Marketing– salah satu mesin pencarian yang akan membuat perusahaan Anda lebih mudah ditemukan, SEM bisa dinikmati secara maksimal dengan berbayar.
- Social Media Marketing– memanfaatkan berbagai media sosial yang beragam guna mempromosikan produk/jasa suatu perusahaan.
- Video Marketing– jenis digital marketing yang mengedepankan testimony dari pelanggan melalui suguhan video.
- Website– banyak digunakan guna bisnis yang dilakukan mendapatkan jangkauan yang lebih puas dan melakukan promosi dengan lebih hemat.
Kelebihan Digital Marketing
Dengan mengikuti training bisnis, Anda akan menemukan berbagai kelebihan digital marketing. Strategi promosi yang satu ini senantiasa dimanfaatkan berbagai perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya. Adapun kelebihan yang bisa Anda temukan antara lain:
- Proses penyebaran yang bisa dilakukan dalam waktu lebih cepat dengan ukuran relatime yang tepat dan akurat.
- Memudahkan perusahaan untuk melakukan evaluasi terkait pemasaran yang dilakukan.
- Memungkinkan perusahaan untuk memiliki jangkauan yang lebih luas, sehingga akan terlalu sulit untuk dikembangkan.
- Digital marketing merupakan strategi promosi yang murah dan bisa menghemat pengeluaran perusahaan.
- Eksistensi dalam dunia maya bisa membuat brand Anda lebih mudah dibangun dan masih banyak lagi kelebihan lainnya.

Cara untuk Memulai Digital Marketing
Untuk bisa memulai digital marketing dengan baik, Anda bisa mengikuti pelatihan UMKM digital yang umumnya akan menyajikan beragam tips untuk menerapkan digital marketing secara tepat.
Pelatihan untuk UMKM banyak ditemukan, baik via online ataupun offline. Anda bisa menyesuaikan dengan waktu luang yang dimiliki. Secara umum, digital marketing bisa dimulai dengan langkah berikut:
1. Mempersiapkan Alat yang Dibutuhkan
Pertama-tama, Anda tentu akan membutuhkan sebuah alat untuk melakukan digital marketing. Dalam hal ini yang harus dipersiapkan alat berupa website, media sosial, konten, dan semacamnya. Satu hal lagi yang sangat penting adalah koneksi internet yang bagus dan stabil.
Dengan persiapan yang matang, maka Anda pun bisa mengawali digital marketing untuk bisnis Anda secara lebih mudah dan lancar. Pastikan semua alat dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
2. Menyajikan Konten yang Menarik
Selanjutnya, jika alat yang akan digunakan sudah tersedia, Anda harus menghiasinya dengan konten menarik. Sajikan konten yang mampu menjawab apa yang dibutuhkan para pembaca.
Konten yang disuguhkan bisa disematkan foto ataupun video agar lebih menarik. Namun, pastikan konten tidak melenceng dari tema yang diusung suatu perusahaan. Senantiasa menyajikan konten yang selaras dengan produk yang akan ditawarkan.
Baca Juga:
5 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online
Kembangkan Usaha Dengan Penerapan Digital Marketing
3. Membangun Berbagai Aset Media Sosial
Jangan lupa untuk memanfaatkan berbagai media sosial yang ada sebagai asset untuk marketing perusahaan. Hingga kini, jumlah media sosial semakin banyak dan rata-rata bisa diaplikasikan dengan mudah.
Cobalah untuk mengunggah konten yang berkaitan dengan produk secara berkala. Banyak media sosial yang bisa digunakan, mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya. Saat ini, apapun bisa dilakukan dengan mudah, selanjutnya bergantung pada tekad Anda untuk melakukannya.
4. Menyuguhkan Konten Marketing Secara Berkala
Selain konten yang berisi informasi umum, website yang Anda bangun bisa diisi dengan konten marketing. Tidak hanya itu, content marketing bisa disuguhkan di berbagai media sosial yang Anda miliki.
Lakukan promosi secara berkala dengan kesungguhan yang penuh kesabaran. Senantiasa mengetahui kata yang khusus digunakan untuk marketing, sehingga bisa lebih maksimal untuk menarik pembaca yang potensial.
5. Menggunakan SEO
Pastikan untuk bisa menerapkan SEO, sehingga perusahaan Anda lebih mudah dikenal banyak orang. Hal ini bisa Anda dapatkan dengan kursus ataupun mengikuti training wirausaha. SEO tentunya akan dikenalkan meskipun hanya sekilas. Pada dasarnya, alat yang satu ini sangat penting guna mengembangkan website yang Anda bangun.

6. Menggunakan Google Adsense
Tidak hanya itu, lengkapi dengan Google Adsense yang bisa digunakan secara berbayar. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Jika memang memberikan dampak yang baik untuk bisnis Anda, bisa digunakan dengan jangka yang lebih panjang.
Selain Google Adsense, Anda juga bisa menggunakan Facebook Adsense yang akan sangat bermanfaat untuk bisnis Anda. Namun, keduanya bisa Anda gunakan dengan berbayar. Jadi, pastikan untuk bisa memanfaatkan sebaik mungkin, sehingga uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia.
7. Membangun Aset Video
Selain itu, untuk bisa menerapkan digital marketing, Anda bisa membangun sebuah asset berupa video. Banyak platform yang bisa Anda manfaatkan, misalnya menyajikan video di kanal YouTube, memanfaatkan TikTok untuk menyajikan video promosi Anda, dan sebagainya.
Alternatifnya, Anda bisa mengikuti berbagai pelatihan UMKM 2022 yang bisa ditemukan secara mudah. Dalam pelatihan tersebut tentu akan dikenalkan terkait digital marketing yang sangat bagus untuk mengembangkan bisnis Anda.
Salah satu pelatihan UMKM yang bisa Anda temukan yakni di nextup.id. Laman tersebut akan menyajikan informasi yang lengkap guna memberikan layanan terkait pelatihan bagi pemilik usaha kecil.
Sebuah program yang akan memberikan layanan berupa pembinaan dan juga pendampingan untuk UMKM yang membutuhkan guna meningkatkan perekonomian di Indonesia. Hal ini dikenal dengan istilah mentoring dan coaching.
Layanan menarik ini sangat disayangkan jika harus dilewatkan begitu saja. Anda pun bisa bergabung mengikuti pelatihan dan raih manfaat yang bagus untuk bisnis yang dijajaki. Raih manfaatnya dan terapkan sebijak mungkin pada bisnis Anda.
Demikianlah ulasan terkait digital marketing-pengertian hingga langkah-langkah untuk memulainya. Pastikan Anda bisa melakukannya dengan penuh teliti dan kesungguhan. Pada dasarnya, ketekunan akan membuahkan hasil yang manis.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by M Arif Rahmat | Jan 30, 2022 | Articles
Dengan digalakkannya gerakan ekonomi kreatif oleh pemerintah, kini banyak masyarakat yang memutuskan berwirausaha. Beruntung dengan kemajuan teknologi, sudah banyak kursus bisnis digital yang bisa Anda ikuti.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, bagi para pebisnis pemula dengan modal minim bisa mengikuti pelatihan UMKM 2022 sebagai bekal dan panduan memulai usaha.
Selain mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil baik online maupun offline, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal agar usaha yang Anda jalankan bisa bertahan dan berkembang. Berikut ini kami rangkumkan, beberapa tips jitu bagi Anda yang berencana memulai usaha sendiri dengan modal kecil atau minim.
5 Tips Penting Memulai Usaha dengan Modal Kecil
Dalam memulai usaha, hal pertama yang harus Anda punya ialah perencanaan juga modal. Namun, perencanaan yang matang serta modal yang besar saja, tidak akan membuat bisnis atau usaha Anda berjalan bahkan berkembang. Harus ada aksi nyata dan juga pengelolaan yang baik agar semua berjalan sesuai rencana.
Pelatihan UMKM bisa menjadi salah satu solusi agar Anda bisa memantapkan persiapan dalam menjalankan usaha.Dengan mengikuti training wirausaha, Anda bisa belajar banyak mengenai teknik pembukuan keuangan, produksi hingga pemasaran. Sebagai bekal tambahan, Anda bisa mencoba terapkan tips mendirikan usaha bermodal kecil yang akan kami berikan.
1. Putuskan Jenis Usaha yang Akan Dijalankan
Seperti penjelasan yang sudah disampaikan di atas, Anda perlu melakukan perencanaan sebelum memulai usaha.
Salah satu rencana awal yang paling penting ialah menentukan jenis usaha. Selain menyesuaikan modal yang ada, pastikan jenis usaha tersebut sudah Anda pahami sebelumnya. Akan lebih baik, jika usaha yang Anda jalankan sesuai hobi atau kebutuhan lingkungan sekitar.
Sebagai contoh, Anda bisa membuka jasa catering harian jika hobi masak, open order aneka kue via media sosial, atau membuka warung kelontong karena di lingkungan sekitar belum ada atau masih jarang.

2. Hitung Kebutuhan Modal Keseluruhan
Setelah menentukan jenis usaha, Anda harus membuat estimasi kebutuhan modal keseluruhan. Ini diperlukan agar tidak over budget dan bisa mencari alternatif solusi agar usaha dapat segera dimulai.
Tentunya dengan perencanaan awal yang beralih menjadi rencana perkembangan, jika jumlah modal yang dimiliki saat ini belum mencukupi. Jangan terburu-buru mencari pinjaman untuk tambahan modal, sementara Anda belum melihat bagaimana reaksi pasar akan bisnis yang Anda jalankan. Pergunakan dengan semaksimal mungkin modal yang sudah ada, agar bisnis bisa segera berjalan.
3. Memanfaatkan Barang yang Ada dan Masih Layak Guna
Salah satu cara menekan pengeluaran dan mencukupkan modal usaha, ialah dengan memanfaatkan barang yang sudah ada.Misalnya saja, Anda ingin membuka usaha kue kering. Sementara oven yang dimiliki saat ini baru oven tangkring.Tidak perlu memaksakan diri membeli oven gas baru untuk bisa memproduksi dalam jumlah banyak dalam satu waktu.
Benar memang, hal itu bisa menekan biaya produksi. Namun karena usaha baru dimulai maka bisa menggunakan yang ada dulu, jika respon pasar bagus bisa mulai upgrade peralatan menggunakan sebagian hasil keuntungan.
4. Analisa Pasar
Penting bagi para pebisnis pemula untuk melakukan analisa pasar sebelum memulai usahanya. Hal ini akan sangat berhubungan dengan kemampuan menyediakan permintaan pasar, jenis produk dan juga strategi pemasaran.
Dalam training bisnis, poin ini akan selalu muncul sebagai materi yang harus dipahami. Sebab, analisa pasar bisa menjadi kunci keberhasilan usaha Anda untuk bertahan di tengah persaingan. Seiring perkembangan teknologi, pemasaran pun jauh lebih efektif dan mudah dilakukan. Bagi Anda yang masih menjalankan usaha secara offline, bisa mulai mempertimbangkan membuka secara online juga.
Ini untuk memperluas jangkauan pasar dari usaha Anda. Bukan hanya untuk usaha yang sudah dikenal saja, justru yang masih kecil atau sekelas UMKM harus mulai memanfaatkannya.
Pelatihan UMKM digital yang juga sudah bisa Anda ikuti dengan mudah, akan memberikan banyak ilmu mengenai pengembangan bisnis via online.
Mulai dari pelatihan digital marketing untuk UMKM, tips manajemen keuangan sampai dengan kreasi produk yang bisa memaksimalkan hasil keuntungan usaha.Masih banyak orang yang menganggap pelatihan atau kursus kewirausahaan semacam ini hanya buang waktu atau sekedar mengedepankan teori.
Padahal, jika Anda bisa memahami maka ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Pelatihan memang memberikan teori, tetapi juga panduan agar Anda bisa dengan mudah mengaplikasikan.Ketika pengaplikasiannya sudah benar, tinggal menunggu seberapa keras dan gigih Anda dalam menjalankan usaha.

5. Lokasi Usaha
Poin terkhir ialah pilih lokasi usaha yang strategis. Ini berlaku bagi Anda yang memulai usaha secara offline. Hanya saja, jika Anda belum memiliki tempat sendiri, tentu akan memerlukan budget yang besar guna membeli ataupun menyewa tempat usaha.
Salah satu solusinya, Anda bisa memanfaatkan teras rumah untuk lokasi usaha sementara. Namun, agar usaha bisa produktif maka harus didukung dengan layanan delivery. Artinya, selain offline Anda juga harus membuka layanan online.
Dengan begiti, meski lokasi usaha belum cukup strategis, tetapi mampu menjangkau pasar yang luas. Tidak dapat dipungkiri jika saat ini teknologi memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan.
Tidak terkecuali dalam bidang usaha apapun jenisnya. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengimbangi perkembangam teknologi tersebut agar tidak tertinggal dan tersingkir dari persaingan bisnis yang ada.
Jika membutuhkan pelatihan sekaligus pendampingan UMKM baik bagi perorangan maupun industri, Anda bisa mendaftar di nextup.id. Platform terkemuka dan terpercaya yang menyediakan layanan pendampingan juga pembinaan atau pelatihan untuk UMKM. Setiap UMKM yang mendaftar akan diseleksi dan bagi yag terpilih akan dimasukkan sebagai peserta webinar online.
Dengan mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Nextup.id, Anda tidak hanya memperoleh materi tapi juga pelatihan pengaplikasian secara nyata. Para peserta akan diberikan informasi terkait betapa pentingnya peran UMKM bagi perekonomian negara ini.
Anda akan mendapatkan berbagai tips jitu terkait mencapai peluang keberhasilan, meningkatkan hasil keuntungan, memperluas jaringan, juga pemasaran dan pengelolaan keuangan. Melalui program pendampingan dan pelatihan ini diharapkan dapat memaksimalkan produktivitas UMKM di Indonesia.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberdayakan potensi dari setiap individu yang terbentur modal untuk bisa memulai usaha. Dari program pelatihan UMKM digital ini, juga bisa meningkatkan kualitas skill para pelaku usaha, memantapkan passion mereka atas suatu bidang agar bisa menjadi ide usaha yang potensial.
Anda akan menjadi peserta selama satu bulan dan menerima sertifikat usai menyelesaikan keseluruhan materi pelatihan. Di sini Anda juga akan dibantu memahami dan mengaplikasikan digital marketing, untuk bisa mencapai kesuksesan.
Termasuk dalam membangun atau mengkoordinir tim yang solid dalam usaha Anda. Jadi, jangan ragu lagi segera mendaftar dan ikuti kursus bisnis digital di nextup.id. Bangun usaha Anda dengan modal minimal, tetapi mampu memberi keuntungan yang maksimal.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
hor]
by adminnextup | Jan 25, 2022 | News
Nextup.id membuka program pelatihan untuk UMKM dalam format digital, yang digelar secara daring. Program yang disediakan bertepatan dengan pandemi Covid-19 di Indonesia sehingga pelatihan dibuat online menggunakan aplikasi Zoom. Tersedia webinar yang terbagi menjadi beberapa kelas untuk membahas sejumlah materi pelatihan.
Salah satunya adalah Webinar Series: Financial Literacy Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Sesuai dengan namanya, webinar ini merupakan hasil kolaborasi antara Nextup.id dengan BSI atau Bank Syariah Indonesia. Membahas mengenai literasi keuangan untuk memberi dampingan kepada pelaku UMKM.

Webinar Financial Literacy
Webinar Financial Literacy merupakan bagian dari Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM yang digagas oleh Nextup. Program ini seperti yang disampaikan di muka merupakan program pelatihan untuk UMKM yang terbagi menjadi beberapa sesi. Setiap sesi dibagi lagi menjadi beberapa kelas, untuk menampung seluruh peserta webinar.
Webinar Financial Literacy diadakan pada hari Rabu, 1 September 2021 secara online menggunakan aplikasi Zoom. Pada webinar ini menghadirkan narasumber Ibu Abidah Syauqina, SE. M.Sc. yang merupakan CEO dan CoFounder dari Teman Bisnis App. Lewat pengalamannya mendirikan dan mengelola usaha, tentunya memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan usaha yang bisa dibagikan kepada peserta webinar.
Ibu Abidah membuka webinar dengan menjelaskan bahwa setiap usaha, apapun bentuknya, Baik usaha profit maupun nonprofit seperti yayasan amal dan sejenisnya. Pada dasarnya akan membutuhkan keterampilan untuk melakukan pengelolaan. Semua pengelolaan ini kemudian bermuara pada pengelolaan keuangan usaha.
Sehingga pelaku UMKM sangat penting untuk mengetahui bagaimana mengelola keuangan dari usaha yang sedang dijalankan. Pengelolaan keuangan yang baik membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi usahanya seperti apa. Sekaligus bisa lebih mudah menentukan arah kedepan untuk mendapatkan lebih banyak pencapaian.
Pada webinar kali ini yang termasuk ke dalam bentuk pelatihan untuk UMKM agar bisa Go Digital, akan membahas mengenai materi pengelolaan keuangan. Disampaikan bahwa materi disampaikan dengan menggunakan 3 outline. Mencakup konsep dasar manajemen keuangan untuk bisnis, manajemen kas maupun modal kerja, dan juga membuat laporan keuangan.

Pengelolaan Keuangan Usaha
Pengelolaan keuangan usaha atau manajemen keuangan usaha dijelaskan oleh Ibu Abidah merupakan seluruh uang yang dimiliki atau terdapat di sebuah usaha. Dana ini bisa dalam bentuk dana tunai yang terdapat di tempat usaha maupun yang ditempatkan di bank. Seperti modal usaha, piutang, beban hutang, tagihan-tagihan, persediaan, dan lain-lain.
Komponen dalam keuangan usaha mencakup banyak hal, tidak selalu dalam bentuk uang tunai saja. Sebab persediaan barang maupun bahan baku juga bisa diuangkan dan masuk ke dalam laporan keuangan. Pelaku UMKM perlu memahami bagaimana menyusun laporan keuangan, tentunya yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Secara sederhana, pengelolaan keuangan usaha adalah tata cara untuk mengatur keuangan usaha. Mulai dari perencanaan sampai kepada penggunaan dana di usaha untuk berbagai keperluan yang menunjang operasional usaha tersebut. Fungsinya tentu beragam mencakup perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian, dan penyimpanan dana.
Berbekal catatan keuangan yang disusun maka peserta pelatihan untuk UMKM bisa mengetahui sudahkah usaha yang dimiliki mencapai target? Atau, apakah perlu mengontrol pengeluaran karena diketahui sudah berlebihan? Selain itu, bisa membantu pelaku UMKM untuk mengetahui berapa dana yang mengendap, berapa yang bisa digunakan, dan berapa yang bisa disimpan.
Manfaat Pengelolaan Keuangan Usaha yang Baik bagi UMKM
Mengikuti webinar mengenai Financial Literacy dari nextup.id memberi ilmu yang berharga untuk bisa melek tata kelola keuangan usaha. Ilmu atau pemahaman tentang hal ini memberi manfaat sangat besar, diantaranya adalah:
1. Paham Tata Kelola Modal Usaha
Setiap kegiatan usaha baru bisa dilakukan dengan adanya modal, besaran modal di setiap usaha berbeda-beda. Maka perlu dikelola dengan baik agar modal yang tersedia cukup untuk memenuhi kegiatan operasional usaha. Pengelolaan modal menjadi lebih mudah pada saat pelaku UMKM paham bagaimana caranya.
Lewat webinar ini Bu Abidah menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari pemahaman tentang Financial Literacy adalah untuk mengelola modal usaha dengan benar. Sehingga dari modal sekian bisa menghasilkan sekian yang mencegah pelaku usaha mengalami kerugian.
2. Mengerti Bagaimana Menyusun Catatan Arus Kas
Dalam kegiatan usaha dijamin akan terjadi arus keluar masuk uang dan dalam dunia literasi keuangan disebut arus kas. Arus kas harus seimbang, diusahakan antara pemasukan dan pengeluaran dalam kondisi sama. Atau diusahakan pemasukan lebih besar yang menunjukkan usaha dalam kondisi profit.
Supaya bisa mengetahui kondisi ini secara pasti maka pelaku usaha perlu mengikuti pelatihan untuk UMKM yang menjelaskan tentang tata cara menyusun arus kas. Sehingga setiap harinya bisa mengecek sudah keluar uang berapa dan sudah mendapatkan uang berapa saja.
3. Bisa Menyusun Laporan Keuangan
Lewat pengetahuan tentang literasi keuangan, pelaku UMKM juga bisa menyusun laporan keuangan. Meskipun usaha masih berskala kecil namun laporan keuangan harus dicoba untuk disusun sesuai aturan yang ada. Meskipun sederhana. Tujuannya agar memiliki gambaran mengenai kondisi keuangan dari tahun ke tahun.

4. Meningkatkan Efisiensi Biaya
Mampu mengelola keuangan usaha dengan baik juga membantu pelaku UMKM maupun usaha dengan skala lebih besar meningkatkan efisiensi. Efisiensi dari segi biaya, sebab setiap hari mengetahui sudah keluar dana berapa. Sekaligus tahu kapan harus menghemat pengeluaran usaha dan kapan bisa memenuhi kebutuhan usaha yang tertunda.
5. Memahami Betul Kondisi Terkini dari Usaha yang Dijalankan
Tidak adanya laporan keuangan dan catatan keuangan membuat pelaku usaha mudah sekali keliru menafsirkan kondisi usaha yang dijalankan. Bisa jadi usaha selalu ramai dan jumlah uang yang masuk tinggi. Namun, keuntungannya nihil.
Bisa disebabkan karena biaya pengeluarannya juga tinggi dan pemasukan tidak memenuhi. Jika terjadi dalam jangka panjang maka usaha bisa gulung tikar, maka webinar tentang literasi keuangan usaha ini bermanfaat. Sebab membantu peserta yang merupakan pengusaha untuk mengetahui betul kondisi keuangan usahanya.
6. Kemudahan untuk Melakukan Perencanaan
Pelatihan untuk UMKM dari Nextup.id satu ini juga membantu para pelaku UMKM untuk melakukan perencanaan. Yakni menyusun rencana untuk mempersiapkan jalannya usaha seperti apa. Sebab pelaku usaha ini sudah tahu, apakah usaha tersebut siap untuk berinovasi dengan produk baru? Siap untuk berekspansi?
Semua bisa ditentukan dan direncanakan setelah mengetahui kondisi keuangan usaha tersebut. Sehingga keputusan apapun yang disusun pemilik usaha dijamin tepat. Minim resiko usaha menjadi rugi besar dan bangkrut di bagian akhir. Sebab kondisi keuangan mendukung setiap rencana baru yang telah disusun.
Semua materi sudah disampaikan oleh Ibu Abidah, dan kemudian berlanjut ke sesi penyampaian materi promosi produk dari BSI. Pada sesi ini dijelaskan mengenai produk-produk BSI yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. Sesi terakhir pelatihan untuk UMKM ini adalah tanya jawab, baik mengenai topik Financial Literacy maupun produk dari BSI.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by M Arif Rahmat | Jan 24, 2022 | News
Nextup.id yang merupakan penyedia layanan pelatihan UMKM digital memberikan pelatihan secara konsisten. Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM merupakan salah satu dari beberapa program pelatihan yang diselenggarakan. Program ini sendiri diadakan bertepatan dengan pandemi Covid-19 sehingga pelatihan dilakukan secara daring.
Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM terbagi menjadi beberapa kelas yang menyampaikan beberapa materi. Salah satu materi penting di pelatihan ini adalah Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Sesuai dengan namanya, materi ini fokus membahas tentang Business Model dan merupakan kerjasama antara Nextup.id dengan BSI (Bank Syariah Indonesia).
Webinar Business Model Pendampingan UMKM
Webinar dengan tajuk Business Model Pendampingan UMKM merupakan bagian dari Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM. Webinar ini diadakan pada Senin 30 Agustus 2021 yang terbagi menjadi tiga kelas. menghadirkan narasumber Muhamad Muhaimin, S.IP, MA yang meruupakan master G-Coach
Webinar dibuka oleh moderator, yakni Sella Septi Ekasari yang merupakan 1st Puteri Pendidikan Provinsi Banten. Dalam pembukaannya, Sella menjelaskan mengenai pentingnya pemahaman Business Model bagi pelaku UMKM dan termasuk materi penting yang jangan sampai dilewatkan dalam rangkaian kelas pelatihan UMKM digital.

Apa Itu Business Model?
Usai pembukaan oleh moderator, kelas pun dimulai dengan penyampaian materi dari narasumber. Pertama, beliau mengucapkan terima kasih atas kesediaan para peserta webinar yang bersedia meluangkan waktu untuk mengikuti kelas dengan materi Business Model.
Kemudian, Business Model menjadi materi penting dalam menjalankan kegiatan usaha. Berfungsi sebagai dashboard yang menjelaskan bisnis atau usaha yang dijalankan oleh pelakunya. Fungsi ini membuatnya menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan dengan baik karena merupakan “wajah” dari usaha yang dimiliki.
Bapak Muhaimin kemudian juga menjelaskan mengenai The Business Model Canvas yang merupakan strategi dalam manajemen sebuah bisnis yang terdiri dari 9 elemen. Sembilan elemen yang dimaksudkan dalam pelatihan UMKM digital ini adalah:
1. Segmentasi Konsumen
Yakni proses menentukan konsumen yang disasar atau dituju, katakanlah sebagai penentuan target pasar. Yakni dengan memperhatikan beberapa kebiasaan dari konsumen secara umum. Misalnya dari segi hobi, kisaran penghasilan bulanannya berapa, kebiasaan belanjanya apakah online, retail, atau grosir, dan lain sebagainya.
2. Hubungan Konsumen (Customer Relationship)
Adalah proses untuk mendapatkan hubungan atau komunikasi dengan konsumen. Ada banyak cara bisa dilakukan untuk membangun komunikasi ini. Misalnya melalui pembuatan website, media sosial dengan mengadakan program giveaway, menjadi sponsor suatu event seperti bazar maupun pameran, dan lain-lain.
3. Saluran (Channel)
Channel merupakan cara pelaku UMKM menjangkau konsumen dan tidak terbatas pada distribusi namun juga hal lain yang membuat pelaku usaha bisa terhubung dengan konsumen. Contoh dari saluran atau channel ini misalnya channel digital seperti email, blog pribadi, dan lain sebagainya.
Sehingga para peserta pelatihan UMKM digital bisa memilih channel yang sekarang paling sesuai. Disesuaikan dengan karakter konsumen yang sudah ditentukan di komponen paling awal tadi. Sebab tidak semua konsumen cocok didekati dengan media online.
4. Sumber Pendapatan (Revenue Streams)
Merupakan proses untuk mendorong terjadinya penjualan produk dari usaha yang dijalankan. Misalnya saja menyediakan produk yang dijual di lokasi strategis dengan konsumen, menyediakan metode pembayaran transaksi yang beragam, dan bisa menyesuaikan dengan lokasi usaha atau jualan.

5. Sumber Daya (Key Resource)
Adalah proses menentukan siapa yang berperan untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumen. Bisa dari warehouse, pelayan, penjaga meja kasir, dan sebagainya. Tidak hanya dari SDM atau tenaga kerja, key resource juga bisa dari semua aset perusahaan seperti hak paten, merek, dan lain-lain.
6. Hubungan Konsumen (Customer Relationship)
Merupakan proses dimana pelaku usaha perlu membangun komunikasi dan hubungan dengan konsumen. Bisa dengan menghadapi atau melayani konsumen secara langsung. Bisa juga dengan merekrut karyawan khusus yang di training untuk melayani konsumen tersebut.
7. Aktivitas yang Dijalankan Key Activities)
Merupakan aktivitas operasional yang dijalankan sebuah perusahaan untuk bisa mendapatkan konsumen dan pendapatan. Aktivitas ini bisa dengan berjualan di marketplace, berjualan di media sosial, membagikan info promosi di website dan media sosial, dan lain sebagainya.
8. Kerjasama (Key Partnership)
Adalah proses menentukan siapa yang akan diajak bekerjasama. Misalnya mencari vendor untuk menjadi partner menyediakan bahan baku usaha. Pemilihannya tentu saja mempertimbangkan banyak aspek. Mulai dari kualitas bahan baku, kisaran harganya, dan lain sebagainya yang harus disesuaikan kondisi dan kebutuhan.
9. Struktur Biaya
Struktur biaya adalah segala bentuk biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan usaha dimana jenisnya sangat beragam. Misalnya biaya sewa, biaya gaji karyawan, biaya untuk marketing atau pemasaran, dan lain sebagainya. Biaya ini dijelaskan oleh narasumber aka berbeda-beda antara satu pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya.
Oleh Bapak Muhaimin, kemudian menghimbau seluruh peserta untuk menggunakan buku catatan. Sebab akan dibuat proses pembuatan Business Model Canvas sesuai yang ditampilkan contohnya pada layar. Sehingga para peserta bisa mengisi setiap komponen sesuai dengan karakter usaha yang dijalankan.
Baca Juga: 9 Langkah Jitu Memulai Bisnis
Satu per satu komponen di dalam Business Model Canvas dijelaskan secara mendetail. Salah satunya mengenai Core Business yang mengacu pada fokus utama dari usaha yang dijalankan. Misalnya menentukan apakah mendirikan atau merintis usaha retail, grosir, atau bentuk lainnya. Idealnya pelaku usaha perlu memilih salah satu jangan sampai dicampur-aduk karena bisa kehilangan fokus dan hasilnya kurang maksimal.

Keuntungan Paham Tentang Business Model Canvas
Mengikuti pelatihan UMKM digital dengan tema Business Model Canvas membantu memahami betul apa itu Business Model dengan teknik atau teori Canvas tersebut. Dimana ketika diterapkan oleh para pelaku usaha, seperti pelaku UMKM maka ada banyak keuntungan bisa didapatkan. Misalnya:
- Lebih mudah mengenal konsumen karena dimulai dengan mengenal konsumen secara umum dan menentukan konsumen mana yang akan dijadikan target utama.
- Bisa menjalin hubungan baik dan berkomunikasi secara intens dengan konsumen sehingga memperbesar peluang untuk bisa memiliki banyak pelanggan loyal.
- Fokus dalam menggunakan media promosi yang tepat karena sesuai dengan karakter konsumen yang menjadi target pasar.
- Memberi efektivitas untuk menjangkau pasar yang luas memakai sejumlah media promosi secara optimal.
Webinar Business Model Canvas kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung selama 30 menit. Pertanyaan demi pertanyaan mulai diajukan para peserta kelas dan dijelaskan secara mendalam oleh narasumber. Bagi peserta yang kebetulan belum sempat mengikuti pelatihan UMKM digital ini secara langsung maka bisa memutar video rekamannya di channel Youtube Nextup.id.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat