Blog | Nextup ID - Page 34
Yuk, Mulai Jualan Online!

Yuk, Mulai Jualan Online!

Berbisnis di era digital tentu harus memahami apa itu digital marketing. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti berbagai pelatihan digital marketing untuk UMKM yang bisa ditemukan secara mudah. Kenali digital marketing-pengertian dan cara memulainya!

Apa Itu Digital Marketing?

Pertama-tama, Anda harus memahami pengertian digital marketing. Istilah ini digunakan untuk sebuah aktifitas promosi suatu produk dengan memanfaatkan media digital dan juga internet. Aktifitas yang satu ini banyak dimanfaatkan para pebisnis baik pemula hingga yang sudah expert.

Tujuannya tidak lain untuk mengenalkan produk sehingga bisa diketahui masyarakat luas. Selanjutnya, diharapkan mendapatkan konsumen yang tertarik dengan produk yang ditawarkan. Kini, strategi promosi yang satu ini bukan hal asing lagi di kalangan pebisnis.

Hal ini bisa Anda lihat dengan banyaknya konten menarik yang disuguhkan. Para pebisnis beradu konten menarik guna menarik perhatian pembaca yang potensial. Langkah ini menjadi salah satu cara untuk bisa meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis yang dilakukan.

Jenis-Jenis Digital Marketing

Untuk bisa memahami digital marketing, Anda juga bisa mengikuti kursus bisnis digital. Di dalamnya tentu akan dijelaskan terkait jenis digital marketing. Secara umum, jenis-jenisnya terdiri dari:

  • Email Marketing– Anda bisa meng-update informasi terkait produk yang ditawarkan melalui email secara langsung.
  • Online Advertising- salah satu jenis promosi yang bisa dilakukan dengan cara berbayar dalam kurun waktu tertentu.
  • Search Engine Marketing– salah satu mesin pencarian yang akan membuat perusahaan Anda lebih mudah ditemukan, SEM bisa dinikmati secara maksimal dengan berbayar.
  • Social Media Marketing– memanfaatkan berbagai media sosial yang beragam guna mempromosikan produk/jasa suatu perusahaan.
  • Video Marketing– jenis digital marketing yang mengedepankan testimony dari pelanggan melalui suguhan video.
  • Website– banyak digunakan guna bisnis yang dilakukan mendapatkan jangkauan yang lebih puas dan melakukan promosi dengan lebih hemat.

Kelebihan Digital Marketing

Dengan mengikuti training bisnis, Anda akan menemukan berbagai kelebihan digital marketing. Strategi promosi yang satu ini senantiasa dimanfaatkan berbagai perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya. Adapun kelebihan yang bisa Anda temukan antara lain:

  • Proses penyebaran yang bisa dilakukan dalam waktu lebih cepat dengan ukuran relatime yang tepat dan akurat.
  • Memudahkan perusahaan untuk melakukan evaluasi terkait pemasaran yang dilakukan.
  • Memungkinkan perusahaan untuk memiliki jangkauan yang lebih luas, sehingga akan terlalu sulit untuk dikembangkan.
  • Digital marketing merupakan strategi promosi yang murah dan bisa menghemat pengeluaran perusahaan.
  • Eksistensi dalam dunia maya bisa membuat brand Anda lebih mudah dibangun dan masih banyak lagi kelebihan lainnya.

Cara untuk Memulai Digital Marketing

Untuk bisa memulai digital marketing dengan baik, Anda bisa mengikuti pelatihan UMKM digital yang umumnya akan menyajikan beragam tips untuk menerapkan digital marketing secara tepat.

Pelatihan untuk UMKM banyak ditemukan, baik via online ataupun offline. Anda bisa menyesuaikan dengan waktu luang yang dimiliki. Secara umum, digital marketing bisa dimulai dengan langkah berikut:

1.   Mempersiapkan Alat yang Dibutuhkan

Pertama-tama, Anda tentu akan membutuhkan sebuah alat untuk melakukan digital marketing. Dalam hal ini yang harus dipersiapkan alat berupa website, media sosial, konten, dan semacamnya. Satu hal lagi yang sangat penting adalah koneksi internet yang bagus dan stabil.

Dengan persiapan yang matang, maka Anda pun bisa mengawali digital marketing untuk bisnis Anda secara lebih mudah dan lancar. Pastikan semua alat dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

2.   Menyajikan Konten yang Menarik

Selanjutnya, jika alat yang akan digunakan sudah tersedia, Anda harus menghiasinya dengan konten menarik.  Sajikan konten yang mampu menjawab apa yang dibutuhkan para pembaca.

Konten yang disuguhkan bisa disematkan foto ataupun video agar lebih menarik. Namun, pastikan konten tidak melenceng dari tema yang diusung suatu perusahaan. Senantiasa menyajikan konten yang selaras dengan produk yang akan ditawarkan.

Baca Juga:

5 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online

Kembangkan Usaha Dengan Penerapan Digital Marketing

3.   Membangun Berbagai Aset Media Sosial

Jangan lupa untuk memanfaatkan berbagai media sosial yang ada sebagai asset untuk marketing perusahaan. Hingga kini, jumlah media sosial semakin banyak dan rata-rata bisa diaplikasikan dengan mudah.

Cobalah untuk mengunggah konten yang berkaitan dengan produk secara berkala. Banyak media sosial yang bisa digunakan, mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya. Saat ini, apapun bisa dilakukan dengan mudah, selanjutnya bergantung pada tekad Anda untuk melakukannya.

4.   Menyuguhkan Konten Marketing Secara Berkala

Selain konten yang berisi informasi umum, website yang Anda bangun bisa diisi dengan konten marketing. Tidak hanya itu, content marketing bisa disuguhkan di berbagai media sosial yang Anda miliki.

Lakukan promosi secara berkala dengan kesungguhan yang penuh kesabaran. Senantiasa mengetahui kata yang khusus digunakan untuk marketing, sehingga bisa lebih maksimal untuk menarik pembaca yang potensial.

5.   Menggunakan SEO

Pastikan untuk bisa menerapkan SEO, sehingga perusahaan Anda lebih mudah dikenal banyak orang. Hal ini bisa Anda dapatkan dengan kursus ataupun mengikuti training wirausaha. SEO tentunya akan dikenalkan meskipun hanya sekilas. Pada dasarnya, alat yang satu ini sangat penting guna mengembangkan website yang Anda bangun.

6.   Menggunakan Google Adsense

Tidak hanya itu, lengkapi dengan Google Adsense yang bisa digunakan secara berbayar. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Jika memang memberikan dampak yang baik untuk bisnis Anda, bisa digunakan dengan jangka yang lebih panjang.

Selain Google Adsense, Anda juga bisa menggunakan Facebook Adsense yang akan sangat bermanfaat untuk bisnis Anda. Namun, keduanya bisa Anda gunakan dengan berbayar. Jadi, pastikan untuk bisa memanfaatkan sebaik mungkin, sehingga uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia.

7.   Membangun Aset Video

Selain itu, untuk bisa menerapkan digital marketing, Anda bisa membangun sebuah asset berupa video. Banyak platform yang bisa Anda manfaatkan, misalnya menyajikan video di kanal YouTube, memanfaatkan TikTok untuk menyajikan video promosi Anda, dan sebagainya.

Alternatifnya, Anda bisa mengikuti berbagai pelatihan UMKM 2022 yang bisa ditemukan secara mudah. Dalam pelatihan tersebut tentu akan dikenalkan terkait digital marketing yang sangat bagus untuk mengembangkan bisnis Anda.

Salah satu pelatihan UMKM yang bisa Anda temukan yakni di nextup.id. Laman tersebut akan menyajikan informasi yang lengkap guna memberikan layanan terkait pelatihan bagi pemilik usaha kecil.

Sebuah program yang akan memberikan layanan berupa pembinaan dan juga pendampingan untuk UMKM yang membutuhkan guna meningkatkan perekonomian di Indonesia. Hal ini dikenal dengan istilah mentoring dan coaching.

Layanan menarik ini sangat disayangkan jika harus dilewatkan begitu saja. Anda pun bisa bergabung mengikuti pelatihan dan raih manfaat yang bagus untuk bisnis yang dijajaki. Raih manfaatnya dan terapkan sebijak mungkin pada bisnis Anda.

Demikianlah ulasan terkait digital marketing-pengertian hingga langkah-langkah untuk memulainya. Pastikan Anda bisa melakukannya dengan penuh teliti dan kesungguhan. Pada dasarnya, ketekunan akan membuahkan hasil yang manis.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Tips Memulai Usaha Dengan Modal Minim

Tips Memulai Usaha Dengan Modal Minim

Dengan digalakkannya gerakan ekonomi kreatif oleh pemerintah, kini banyak masyarakat yang memutuskan berwirausaha. Beruntung dengan kemajuan teknologi, sudah banyak kursus bisnis digital yang bisa Anda ikuti.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bagi para pebisnis pemula dengan modal minim bisa mengikuti pelatihan UMKM 2022 sebagai bekal dan panduan memulai usaha.

Selain mengikuti pelatihan bagi pemilik usaha kecil baik online maupun offline, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal agar usaha yang Anda jalankan bisa bertahan dan berkembang. Berikut ini kami rangkumkan, beberapa tips jitu bagi Anda yang berencana memulai usaha sendiri dengan modal kecil atau minim.

5 Tips Penting Memulai Usaha dengan Modal Kecil

Dalam memulai usaha, hal pertama yang harus Anda punya ialah perencanaan juga modal. Namun, perencanaan yang matang serta modal yang besar saja, tidak akan membuat bisnis atau usaha Anda berjalan bahkan berkembang. Harus ada aksi nyata dan juga pengelolaan yang baik agar semua berjalan sesuai rencana.

Pelatihan UMKM bisa menjadi salah satu solusi agar Anda bisa memantapkan persiapan dalam menjalankan usaha.Dengan mengikuti training wirausaha, Anda bisa belajar banyak mengenai teknik pembukuan keuangan, produksi hingga pemasaran. Sebagai bekal tambahan, Anda bisa mencoba terapkan tips mendirikan usaha bermodal kecil yang akan kami berikan.

1. Putuskan Jenis Usaha yang Akan Dijalankan

Seperti penjelasan yang sudah disampaikan di atas, Anda perlu melakukan perencanaan sebelum memulai usaha.

Salah satu rencana awal yang paling penting ialah menentukan jenis usaha. Selain menyesuaikan modal yang ada, pastikan jenis usaha tersebut sudah Anda pahami sebelumnya. Akan lebih baik, jika usaha yang Anda jalankan sesuai hobi atau kebutuhan lingkungan sekitar.

Sebagai contoh, Anda bisa membuka jasa catering harian jika hobi masak, open order aneka kue via media sosial, atau membuka warung kelontong karena di lingkungan sekitar belum ada atau masih jarang.

2. Hitung Kebutuhan Modal Keseluruhan

Setelah menentukan jenis usaha, Anda harus membuat estimasi kebutuhan modal keseluruhan. Ini diperlukan agar tidak over budget dan bisa mencari alternatif solusi agar usaha dapat segera dimulai.

Tentunya dengan perencanaan awal yang beralih menjadi rencana perkembangan, jika jumlah modal yang dimiliki saat ini belum mencukupi. Jangan terburu-buru mencari pinjaman untuk tambahan modal, sementara Anda belum melihat bagaimana reaksi pasar akan bisnis yang Anda jalankan. Pergunakan dengan semaksimal mungkin modal yang sudah ada, agar bisnis bisa segera berjalan.

3. Memanfaatkan Barang yang Ada dan Masih Layak Guna

Salah satu cara menekan pengeluaran dan mencukupkan modal usaha, ialah dengan memanfaatkan barang yang sudah ada.Misalnya saja, Anda ingin membuka usaha kue kering. Sementara oven yang dimiliki saat ini baru oven tangkring.Tidak perlu memaksakan diri membeli oven gas baru untuk bisa memproduksi dalam jumlah banyak dalam satu waktu.

Benar memang, hal itu bisa menekan biaya produksi. Namun karena usaha baru dimulai maka bisa menggunakan yang ada dulu, jika respon pasar bagus bisa mulai upgrade peralatan menggunakan sebagian hasil keuntungan.

4. Analisa Pasar

Penting bagi para pebisnis pemula untuk melakukan analisa pasar sebelum memulai usahanya. Hal ini akan sangat berhubungan dengan kemampuan menyediakan permintaan pasar, jenis produk dan juga strategi pemasaran.

Dalam training bisnis, poin ini akan selalu muncul sebagai materi yang harus dipahami. Sebab, analisa pasar bisa menjadi kunci keberhasilan usaha Anda untuk bertahan di tengah persaingan. Seiring perkembangan teknologi, pemasaran pun jauh lebih efektif dan mudah dilakukan. Bagi Anda yang masih menjalankan usaha secara offline, bisa mulai mempertimbangkan membuka secara online juga.

Ini untuk memperluas jangkauan pasar dari usaha Anda. Bukan hanya untuk usaha yang sudah dikenal saja, justru yang masih kecil atau sekelas UMKM harus mulai memanfaatkannya.

Pelatihan UMKM digital yang juga sudah bisa Anda ikuti dengan mudah, akan memberikan banyak ilmu mengenai pengembangan bisnis via online.

Mulai dari pelatihan digital marketing untuk UMKM, tips manajemen keuangan sampai dengan kreasi produk yang bisa memaksimalkan hasil keuntungan usaha.Masih banyak orang yang menganggap pelatihan atau kursus kewirausahaan semacam ini hanya buang waktu atau sekedar mengedepankan teori.

Padahal, jika Anda bisa memahami maka ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Pelatihan memang memberikan teori, tetapi juga panduan agar Anda bisa dengan mudah mengaplikasikan.Ketika pengaplikasiannya sudah benar, tinggal menunggu seberapa keras dan gigih Anda dalam menjalankan usaha.

5. Lokasi Usaha

Poin terkhir ialah pilih lokasi usaha yang strategis. Ini berlaku bagi Anda yang memulai usaha secara offline. Hanya saja, jika Anda belum memiliki tempat sendiri, tentu akan memerlukan budget yang besar guna membeli ataupun menyewa tempat usaha.

Salah satu solusinya, Anda bisa memanfaatkan teras rumah untuk lokasi usaha sementara. Namun, agar usaha bisa produktif maka harus didukung dengan layanan delivery. Artinya, selain offline Anda juga harus membuka layanan online.

Dengan begiti, meski lokasi usaha belum cukup strategis, tetapi mampu menjangkau pasar yang luas. Tidak dapat dipungkiri jika saat ini teknologi memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan.

Tidak terkecuali dalam bidang usaha apapun jenisnya. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengimbangi perkembangam teknologi tersebut agar tidak tertinggal dan tersingkir dari persaingan bisnis yang ada.

Jika membutuhkan pelatihan sekaligus pendampingan UMKM baik bagi perorangan maupun industri, Anda bisa mendaftar di nextup.id. Platform terkemuka dan terpercaya yang menyediakan layanan pendampingan juga pembinaan atau pelatihan untuk UMKM. Setiap UMKM yang mendaftar akan diseleksi dan bagi yag terpilih akan dimasukkan sebagai peserta webinar online.

Dengan mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Nextup.id, Anda tidak hanya memperoleh materi tapi juga pelatihan pengaplikasian secara nyata. Para peserta akan diberikan informasi terkait betapa pentingnya peran UMKM bagi perekonomian negara ini.

Anda akan mendapatkan berbagai tips jitu terkait mencapai peluang keberhasilan, meningkatkan hasil keuntungan, memperluas jaringan, juga pemasaran dan pengelolaan keuangan. Melalui program pendampingan dan pelatihan ini  diharapkan dapat memaksimalkan produktivitas UMKM di Indonesia.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberdayakan potensi dari setiap individu yang terbentur modal untuk bisa memulai usaha. Dari program pelatihan UMKM digital ini, juga bisa meningkatkan kualitas skill para pelaku usaha, memantapkan passion mereka atas suatu bidang agar bisa menjadi ide usaha yang potensial.

Anda akan menjadi peserta selama satu bulan dan menerima sertifikat usai menyelesaikan keseluruhan materi pelatihan. Di sini Anda juga akan dibantu memahami dan mengaplikasikan digital marketing, untuk bisa mencapai kesuksesan.

Termasuk dalam membangun atau mengkoordinir tim yang solid dalam usaha Anda. Jadi, jangan ragu lagi segera mendaftar dan ikuti kursus bisnis digital di nextup.id. Bangun usaha Anda dengan modal minimal, tetapi mampu memberi keuntungan yang maksimal.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
hor]

5 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online

5 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online

Jika Anda siap untuk bertanggung jawab atas nasib Anda sendiri, tetapi tidak memiliki modal untuk membeli waralaba atau membuka etalase, pertimbangkan untuk memulai bisnis online. Saat toko Anda online, Anda dapat menjangkau jutaan pelanggan alih-alih siapa pun yang kebetulan sedang berselancar – plus, Anda tidak perlu membayar untuk ruang toko. Namun, seperti halnya bisnis apa pun, Anda memerlukan produk yang sangat baik dan rencana pemasaran yang solid.

Cara Memulai Bisnis Online

  1. Lakukan riset pasar
  2. Pilih model bisnis online Anda
  3. Bangun situs web Anda
  4. Isi situs Anda dengan salinan yang dioptimalkan dengan kata kunci atau keyword
  5. Luncurkan saluran media sosial

Langkah 1. Lakukan Riset Pasar

Munculkan ide bisnis online

Jika Anda membaca ini, kemungkinan Anda sudah mendapatkan ide untuk bisnis online Anda. Namun, jika Anda masih membutuhkan inspirasi, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencoba mencari kebutuhan.

Contoh Riset Pemasaran Pada Usaha Kecil

Tanyakan kepada keluarga, teman, rekan, dan forum apakah ada layanan, produk, atau konten yang ingin mereka akses di internet, tetapi belum dapat menemukannya.

Demikian pula, Anda harus memikirkan pengalaman Anda sendiri. Pernahkah Anda mencari sesuatu secara online, tetapi tidak menemukan hasil yang cukup baik?

Teliti dan uji pasar

Sebelum berkomitmen untuk menginvestasikan waktu dan uang ke dalam ide Anda, Anda pasti ingin tahu bahwa ide itu berpotensi untuk sukses.

Untuk membantu menyempurnakan ide Anda dan memahami potensinya untuk berhasil dengan baik, lakukan teknik riset pasar berikut:

  • Lakukan Analisis Pesaing

Teliti semua bisnis yang dapat dianggap sebagai pesaing. Catat bagaimana mereka bekerja, apa yang mereka lakukan, seberapa baik mereka melakukannya, dan siapa pelanggan mereka.

Ini akan memberi Anda gambaran tentang siapa target pelanggan Anda – dan akan membuat Anda berpikir tentang bagaimana Anda bisa melakukan sesuatu lebih baik daripada pesaing Anda.

  • Tentukan audiens target Anda

Memahami pengguna internet mana yang harus Anda targetkan akan membantu Anda membuat keputusan penting tentang cara kerja, tampilan, dan nuansa situs web Anda. Apakah mereka memiliki usia, golongan pendapatan, jenis kelamin, profesi, minat, atau hobi tertentu?

  • Carilah umpan balik tentang ide Anda

Tanyakan kepada anggota klien target Anda apa pendapat mereka tentang ide Anda, apakah mereka akan mengunjungi situs Anda, dan bagaimana Anda dapat meningkatkannya.

Anda dapat bertanya kepada orang yang Anda kenal (meskipun mereka harus orang yang benar-benar jujur ​​dalam memberikan umpan balik), atau menjalankan grup fokus dan/atau kuesioner online.

Langkah 2. Pilih model bisnis online Anda

Setelah menetapkan apa yang akan menjadi bisnis online Anda, sekarang Anda dapat memikirkan bagaimana Anda akan menghasilkan uang darinya.

Business Model Canvas

Business Model Canvas

Jika Anda memulai toko online atau menjual produk atau layanan jasa di situs Anda, Anda akan beroperasi pada model bisnis e-niaga, menghasilkan pendapatan dari penjualan.

Namun, jika situs web Anda memiliki tujuan yang berbeda – misalnya, untuk menyediakan hiburan di tempat atau sumber informasi kepada pengunjung – ada tiga cara utama untuk memonetisasinya:

Periklanan, bisnis membayar Anda untuk beriklan di situs Anda (biasanya melalui iklan visual atau konten bersponsor). Semakin banyak lalu lintas yang Anda tarik, semakin banyak Anda dapat menagih klien. Konten di situs web semacam itu cenderung gratis untuk diakses pelanggan.

Berlangganan, situs-situs ini cenderung bebas iklan, dan sebagai gantinya menghasilkan uang dengan meminta pelanggan membayar biaya satu kali atau biaya berlangganan reguler untuk mengakses layanan online atau konten situs web.

Premium, Model bisnis ini melibatkan pemberian akses kepada pelanggan ke versi dasar layanan online Anda secara gratis, tetapi meminta mereka membayar fitur dan hak istimewa premium tambahan.

Model yang paling sesuai untuk Anda akan bergantung pada apa yang dilakukan bisnis online Anda, dan apa yang ingin Anda capai dengannya – meskipun Anda tentu saja dapat mendasarkan situs Anda pada kombinasi ini.

Baca Juga: Kembangkan Usaha Anda dengan Digital Marketing

Langkah 3: Bangun Situs Web Anda

Jangan anda  membayangkan ini sebagai upaya teknologi besar-besaran, membangun situs web sebenarnya bisa sangat sederhana.

Plus, itu tidak mungkin merobek isi kantong Anda – nama domain cenderung berharga kurang dari Rp. 150.000,00 per tahun, sementara banyak pembuat situs web dapat dibayar dengan langganan bulanan yang dapat dikelola.

Ada tiga cara utama untuk memulai dan menjalankan situs web:

Bangun sendiri. Tentu saja, ini adalah kerja keras, dan Anda memerlukan semua pengetahuan pengkodean yang tepat – tetapi ini akan menghemat uang dan memastikan Anda tetap mengontrol situs web Anda sepenuhnya.

Gunakan alat pembuat situs web. Mudah digunakan, banyak dari alat ini akan membawa Anda melalui seluruh proses pembuatan situs web, mulai dari mendaftarkan nama domain hingga merancang tata letak situs Anda menggunakan template atau alat seret dan lepas.

Pekerjakan seorang pengembang. Ini adalah pilihan yang baik jika Anda menginginkan bimbingan seorang ahli, meskipun itu mungkin berarti Anda harus bergantung pada mereka untuk perbaikan setiap kali terjadi kesalahan atau perlu diubah. Biaya bervariasi – pengembang top akan mahal, tetapi Anda mungkin menemukan siswa atau lulusan yang bersedia mengenakan tarif rendah sebagai imbalan atas pengalamannya.

Langkah 4. Isi situs Anda dengan salinan yang dioptimalkan

Baik tujuan situs web Anda adalah untuk menyediakan konten hiburan atau informasi kepada pengguna, berbagi informasi tentang bisnis offline Anda, menjual produk, atau melakukan hal lain, salinan tertulis di situs Anda harus:

  • Ditulis dengan baik, tanpa kesalahan yang tidak profesional
  • Jelaskan dengan sederhana dan lugas, dan timbulkan minat pada apa yang Anda lakukan atau jual
  • Jawab apa yang menjadi pertanyaan klien yang telah datang ke situs web Anda/halaman khusus ini untuk mencari tahu
  • Sepenuhnya optimasikan kata kunci untuk SEO
  • Ini harus berlaku untuk konten tertulis apa pun yang mungkin Anda miliki, mulai dari halaman ‘tentang kami’ hingga informasi produk hingga artikel.

Baca Juga: Mengapa SEO Penting Dalam Bisnis Digital

Langkah 5: Buat Channel Media Sosial

 Saat ini, hampir tidak mungkin untuk menjalankan bisnis – dalam ukuran apa pun – untuk tidak memiliki media sosial apa pun.

Pada dasarnya alat pemasaran gratis, media sosial memiliki jutaan pengguna harian di seluruh dunia. Artinya, ada banyak peluang untuk menampilkan bisnis Anda di hadapan calon pelanggan di platform ini.

Tentu saja, Anda tidak harus meluncurkan di setiap platform. Tetapi ada baiknya mencoba semuanya untuk melihat apa yang paling cocok untuk Anda, dan kemudian menginvestasikan lebih banyak waktu untuk hal-hal yang paling menarik keterlibatan (seperti pengikut, suka, komentar, bagikan, dll).

Untuk memulai, pikirkan tentang mencoba yang berikut ini di profil media sosial Anda:

  • Jalankan kompetisi kecil-kecilan sesuai kondisi Anda. Ini adalah cara yang bagus untuk membuat orang terlibat secara aktif dengan merek Anda.
  • Bayar untuk iklan. Platform seperti Facebook, Twitter, dan Instagram memungkinkan bisnis membayar agar iklan mereka muncul di umpan pelanggan target.
  • Bagikan tautan ke situs web, produk, dan posting blog Anda secara teratur.
  • Buat tagar yang mewakili merek atau produk Anda, dan minta pengikut untuk membagikan dan berkontribusi padanya.
  • Posting secara teratur, memastikan nada Anda dan citra apa pun yang Anda bagikan kohesif dengan merek Anda secara keseluruhan.
  • Tanggapi dengan cepat setiap pertanyaan atau pesan dari calon pelanggan.
  • Minta pelanggan untuk membagikan ulasan dan penilaian tentang bisnis atau produk Anda di profil mereka.
  • Letakkan tautan ke profil media sosial Anda di situs web Anda.

Sekarang sudah ada langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk memulai bisnis online Anda sendiri, inilah saatnya untuk benar-benar melakukannya. Dengan kata lain, inilah saatnya untuk mulai membangun situs web Anda sendiri.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Pengelolaan Keuangan Usaha Kunci Sukses Sebuah Bisnis

Pengelolaan Keuangan Usaha Kunci Sukses Sebuah Bisnis

Nextup.id membuka program pelatihan untuk UMKM dalam format digital, yang digelar secara daring. Program yang disediakan bertepatan dengan pandemi Covid-19 di Indonesia sehingga pelatihan dibuat online menggunakan aplikasi Zoom. Tersedia webinar yang terbagi menjadi beberapa kelas untuk membahas sejumlah materi pelatihan.

Salah satunya adalah Webinar Series: Financial Literacy Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Sesuai dengan namanya, webinar ini merupakan hasil kolaborasi antara Nextup.id dengan BSI atau Bank Syariah Indonesia. Membahas mengenai literasi keuangan untuk memberi dampingan kepada pelaku UMKM.

Webinar Financial Literacy

Webinar Financial Literacy merupakan bagian dari Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM yang digagas oleh Nextup. Program ini seperti yang disampaikan di muka merupakan program pelatihan untuk UMKM yang terbagi menjadi beberapa sesi. Setiap sesi dibagi lagi menjadi beberapa kelas, untuk menampung seluruh peserta webinar.

Webinar Financial Literacy diadakan pada hari Rabu, 1 September 2021 secara online menggunakan aplikasi Zoom. Pada webinar ini menghadirkan narasumber Ibu Abidah Syauqina, SE. M.Sc. yang merupakan CEO dan CoFounder dari Teman Bisnis App. Lewat pengalamannya mendirikan dan mengelola usaha, tentunya memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan usaha yang bisa dibagikan kepada peserta webinar.

Ibu Abidah membuka webinar dengan menjelaskan bahwa setiap usaha, apapun bentuknya, Baik usaha profit maupun nonprofit seperti yayasan amal dan sejenisnya. Pada dasarnya akan membutuhkan keterampilan untuk melakukan pengelolaan. Semua pengelolaan ini kemudian bermuara pada pengelolaan keuangan usaha.

Sehingga pelaku UMKM sangat penting untuk mengetahui bagaimana mengelola keuangan dari usaha yang sedang dijalankan. Pengelolaan keuangan yang baik membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi usahanya seperti apa. Sekaligus bisa lebih mudah menentukan arah kedepan untuk mendapatkan lebih banyak pencapaian.

Pada webinar kali ini yang termasuk ke dalam bentuk pelatihan untuk UMKM agar bisa Go Digital, akan membahas mengenai materi pengelolaan keuangan. Disampaikan bahwa materi disampaikan dengan menggunakan 3 outline. Mencakup konsep dasar manajemen keuangan untuk bisnis, manajemen kas maupun modal kerja, dan juga membuat laporan keuangan.

Pengelolaan Keuangan Usaha

Pengelolaan keuangan usaha atau manajemen keuangan usaha dijelaskan oleh Ibu Abidah merupakan seluruh uang yang dimiliki atau terdapat di sebuah usaha. Dana ini bisa dalam bentuk dana tunai yang terdapat di tempat usaha maupun yang ditempatkan di bank. Seperti modal usaha, piutang, beban hutang, tagihan-tagihan, persediaan, dan lain-lain.

Komponen dalam keuangan usaha mencakup banyak hal, tidak selalu dalam bentuk uang tunai saja. Sebab persediaan barang maupun bahan baku juga bisa diuangkan dan masuk ke dalam laporan keuangan. Pelaku UMKM perlu memahami bagaimana menyusun laporan keuangan, tentunya yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Secara sederhana, pengelolaan keuangan usaha adalah tata cara untuk mengatur keuangan usaha. Mulai dari perencanaan sampai kepada penggunaan dana di usaha untuk berbagai keperluan yang menunjang operasional usaha tersebut. Fungsinya tentu beragam mencakup perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian, dan penyimpanan dana.

Berbekal catatan keuangan yang disusun maka peserta pelatihan untuk UMKM bisa mengetahui sudahkah usaha yang dimiliki mencapai target? Atau, apakah perlu mengontrol pengeluaran karena diketahui sudah berlebihan? Selain itu, bisa membantu pelaku UMKM untuk mengetahui berapa dana yang mengendap, berapa yang bisa digunakan, dan berapa yang bisa disimpan.

Manfaat Pengelolaan Keuangan Usaha yang Baik bagi UMKM

Mengikuti webinar mengenai Financial Literacy dari nextup.id memberi ilmu yang berharga untuk bisa melek tata kelola keuangan usaha. Ilmu atau pemahaman tentang hal ini memberi manfaat sangat besar, diantaranya adalah:

1. Paham Tata Kelola Modal Usaha

Setiap kegiatan usaha baru bisa dilakukan dengan adanya modal, besaran modal di setiap usaha berbeda-beda. Maka perlu dikelola dengan baik agar modal yang tersedia cukup untuk memenuhi kegiatan operasional usaha. Pengelolaan modal menjadi lebih mudah pada saat pelaku UMKM paham bagaimana caranya.

Lewat webinar ini Bu Abidah menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari pemahaman tentang Financial Literacy adalah untuk mengelola modal usaha dengan benar. Sehingga dari modal sekian bisa menghasilkan sekian yang mencegah pelaku usaha mengalami kerugian.

2. Mengerti Bagaimana Menyusun Catatan Arus Kas

Dalam kegiatan usaha dijamin akan terjadi arus keluar masuk uang dan dalam dunia literasi keuangan disebut arus kas. Arus kas harus seimbang, diusahakan antara pemasukan dan pengeluaran dalam kondisi sama. Atau diusahakan pemasukan lebih besar yang menunjukkan usaha dalam kondisi profit.

Supaya bisa mengetahui kondisi ini secara pasti maka pelaku usaha perlu mengikuti pelatihan untuk UMKM yang menjelaskan tentang tata cara menyusun arus kas. Sehingga setiap harinya bisa mengecek sudah keluar uang berapa dan sudah mendapatkan uang berapa saja.

3. Bisa Menyusun Laporan Keuangan

Lewat pengetahuan tentang literasi keuangan, pelaku UMKM juga bisa menyusun laporan keuangan. Meskipun usaha masih berskala kecil namun laporan keuangan harus dicoba untuk disusun sesuai aturan yang ada. Meskipun sederhana. Tujuannya agar memiliki gambaran mengenai kondisi keuangan dari tahun ke tahun.

4. Meningkatkan Efisiensi Biaya

Mampu mengelola keuangan usaha dengan baik juga membantu pelaku UMKM maupun usaha dengan skala lebih besar meningkatkan efisiensi. Efisiensi dari segi biaya, sebab setiap hari mengetahui sudah keluar dana berapa. Sekaligus tahu kapan harus menghemat pengeluaran usaha dan kapan bisa memenuhi kebutuhan usaha yang tertunda.

5. Memahami Betul Kondisi Terkini dari Usaha yang Dijalankan

Tidak adanya laporan keuangan dan catatan keuangan membuat pelaku usaha mudah sekali keliru menafsirkan kondisi usaha yang dijalankan. Bisa jadi usaha selalu ramai dan jumlah uang yang masuk tinggi. Namun, keuntungannya nihil.

Bisa disebabkan karena biaya pengeluarannya juga tinggi dan pemasukan tidak memenuhi. Jika terjadi dalam jangka panjang maka usaha bisa gulung tikar, maka webinar tentang literasi keuangan usaha ini bermanfaat. Sebab membantu peserta yang merupakan pengusaha untuk mengetahui betul kondisi keuangan usahanya.

6. Kemudahan untuk Melakukan Perencanaan

Pelatihan untuk UMKM dari Nextup.id satu ini juga membantu para pelaku UMKM untuk melakukan perencanaan. Yakni menyusun rencana untuk mempersiapkan jalannya usaha seperti apa. Sebab pelaku usaha ini sudah tahu, apakah usaha tersebut siap untuk berinovasi dengan produk baru? Siap untuk berekspansi?

Semua bisa ditentukan dan direncanakan setelah mengetahui kondisi keuangan usaha tersebut. Sehingga keputusan apapun yang disusun pemilik usaha dijamin tepat. Minim resiko usaha menjadi rugi besar dan bangkrut di bagian akhir. Sebab kondisi keuangan mendukung setiap rencana baru yang telah disusun.

Semua materi sudah disampaikan oleh Ibu Abidah, dan kemudian berlanjut ke sesi penyampaian materi promosi produk dari BSI. Pada sesi ini dijelaskan mengenai produk-produk BSI yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. Sesi terakhir pelatihan untuk UMKM ini adalah tanya jawab, baik mengenai topik Financial Literacy maupun produk dari BSI.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

 

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Memahami Business Model Canvas

Memahami Business Model Canvas

Nextup.id yang merupakan penyedia layanan pelatihan UMKM digital memberikan pelatihan secara konsisten. Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM merupakan salah satu dari beberapa program pelatihan yang diselenggarakan. Program ini sendiri diadakan bertepatan dengan pandemi Covid-19 sehingga pelatihan dilakukan secara daring.

Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM terbagi menjadi beberapa kelas yang menyampaikan beberapa materi. Salah satu materi penting di pelatihan ini adalah Business Model Pendampingan UMKM Sinergi Nextup dan BSI. Sesuai dengan namanya, materi ini fokus membahas tentang Business Model dan merupakan kerjasama antara Nextup.id dengan BSI (Bank Syariah Indonesia).

Webinar Business Model Pendampingan UMKM

Webinar dengan tajuk Business Model Pendampingan UMKM merupakan bagian dari Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM. Webinar ini diadakan pada Senin 30 Agustus 2021 yang terbagi menjadi tiga kelas. menghadirkan narasumber Muhamad Muhaimin, S.IP, MA yang meruupakan master G-Coach

Webinar dibuka oleh moderator, yakni Sella Septi Ekasari yang merupakan 1st Puteri Pendidikan Provinsi Banten. Dalam pembukaannya, Sella menjelaskan mengenai pentingnya pemahaman Business Model bagi pelaku UMKM dan termasuk materi penting yang jangan sampai dilewatkan dalam rangkaian kelas pelatihan UMKM digital.

Apa Itu Business Model?

Usai pembukaan oleh moderator, kelas pun dimulai dengan penyampaian materi dari narasumber. Pertama, beliau mengucapkan terima kasih atas kesediaan para peserta webinar yang bersedia meluangkan waktu untuk mengikuti kelas dengan materi Business Model.

Kemudian, Business Model menjadi materi penting dalam menjalankan kegiatan usaha. Berfungsi sebagai dashboard yang menjelaskan bisnis atau usaha yang dijalankan oleh pelakunya. Fungsi ini membuatnya menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan dengan baik karena merupakan “wajah” dari usaha yang dimiliki.

Bapak Muhaimin kemudian juga menjelaskan mengenai The Business Model Canvas yang merupakan strategi dalam manajemen sebuah bisnis yang terdiri dari 9 elemen. Sembilan elemen yang dimaksudkan dalam pelatihan UMKM digital ini adalah:

1. Segmentasi Konsumen

Yakni proses menentukan konsumen yang disasar atau dituju, katakanlah sebagai penentuan target pasar. Yakni dengan memperhatikan beberapa kebiasaan dari konsumen secara umum. Misalnya dari segi hobi, kisaran penghasilan bulanannya berapa, kebiasaan belanjanya apakah online, retail, atau grosir, dan lain sebagainya.

2. Hubungan Konsumen (Customer Relationship)

Adalah proses untuk mendapatkan hubungan atau komunikasi dengan konsumen. Ada banyak cara bisa dilakukan untuk membangun komunikasi ini. Misalnya melalui pembuatan website, media sosial dengan mengadakan program giveaway, menjadi sponsor suatu event seperti bazar maupun pameran, dan lain-lain.

3. Saluran (Channel)

Channel merupakan cara pelaku UMKM menjangkau konsumen dan tidak terbatas pada distribusi  namun juga hal lain yang membuat pelaku usaha bisa terhubung dengan konsumen. Contoh dari saluran atau channel ini misalnya channel digital seperti email, blog pribadi, dan lain sebagainya.

Sehingga para peserta pelatihan UMKM digital bisa memilih channel yang sekarang paling sesuai. Disesuaikan dengan karakter konsumen yang sudah ditentukan di komponen paling awal tadi. Sebab tidak semua konsumen cocok didekati dengan media online.

4. Sumber Pendapatan (Revenue Streams)

Merupakan proses untuk mendorong terjadinya penjualan produk dari usaha yang dijalankan. Misalnya saja menyediakan produk yang dijual di lokasi strategis dengan konsumen, menyediakan metode pembayaran transaksi yang beragam, dan bisa menyesuaikan dengan lokasi usaha atau jualan.

5. Sumber Daya (Key Resource)

Adalah proses menentukan siapa yang berperan untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumen. Bisa dari warehouse, pelayan, penjaga meja kasir, dan sebagainya. Tidak hanya dari SDM atau tenaga kerja, key resource juga bisa dari semua aset perusahaan seperti hak paten, merek, dan lain-lain.

6. Hubungan Konsumen (Customer Relationship)

Merupakan proses dimana pelaku usaha perlu membangun komunikasi dan hubungan dengan konsumen. Bisa dengan menghadapi atau melayani konsumen secara langsung. Bisa juga dengan merekrut karyawan khusus yang di training untuk melayani konsumen tersebut.

7. Aktivitas yang Dijalankan Key Activities)

Merupakan aktivitas operasional yang dijalankan sebuah perusahaan untuk bisa mendapatkan konsumen dan pendapatan. Aktivitas ini bisa dengan berjualan di marketplace, berjualan di media sosial, membagikan info promosi di website dan media sosial, dan lain sebagainya.

8. Kerjasama (Key Partnership)

Adalah proses menentukan siapa yang akan diajak bekerjasama. Misalnya mencari vendor untuk menjadi partner menyediakan bahan baku usaha. Pemilihannya tentu saja mempertimbangkan banyak aspek. Mulai dari kualitas bahan baku, kisaran harganya, dan lain sebagainya yang harus disesuaikan kondisi dan kebutuhan.

9. Struktur Biaya

Struktur biaya adalah segala bentuk biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan usaha dimana jenisnya sangat beragam. Misalnya biaya sewa, biaya gaji karyawan, biaya untuk marketing atau pemasaran, dan lain sebagainya. Biaya ini dijelaskan oleh narasumber aka berbeda-beda antara satu pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya.

Oleh Bapak Muhaimin, kemudian menghimbau seluruh peserta untuk menggunakan buku catatan. Sebab akan dibuat proses pembuatan Business Model Canvas sesuai yang ditampilkan contohnya pada layar. Sehingga para peserta bisa mengisi setiap komponen sesuai dengan karakter usaha yang dijalankan.

Baca Juga: 9 Langkah Jitu Memulai Bisnis

Satu per satu komponen di dalam Business Model Canvas dijelaskan secara mendetail. Salah satunya mengenai Core Business yang mengacu pada fokus utama dari usaha yang dijalankan. Misalnya menentukan apakah mendirikan atau merintis usaha retail, grosir, atau bentuk lainnya. Idealnya pelaku usaha perlu memilih salah satu jangan sampai dicampur-aduk karena bisa kehilangan fokus dan hasilnya kurang maksimal.

Keuntungan Paham Tentang Business Model Canvas

Mengikuti pelatihan UMKM digital dengan tema Business Model Canvas membantu memahami betul apa itu Business Model dengan teknik atau teori Canvas tersebut. Dimana ketika diterapkan oleh para pelaku usaha, seperti pelaku UMKM maka ada banyak keuntungan bisa didapatkan. Misalnya:

  • Lebih mudah mengenal konsumen karena dimulai dengan mengenal konsumen secara umum dan menentukan konsumen mana yang akan dijadikan target utama.
  • Bisa menjalin hubungan baik dan berkomunikasi secara intens dengan konsumen sehingga memperbesar peluang untuk bisa memiliki banyak pelanggan loyal.
  • Fokus dalam menggunakan media promosi yang tepat karena sesuai dengan karakter konsumen yang menjadi target pasar.
  • Memberi efektivitas untuk menjangkau pasar yang luas memakai sejumlah media promosi secara optimal.

Webinar Business Model Canvas kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung selama 30 menit. Pertanyaan demi pertanyaan mulai diajukan para peserta kelas dan dijelaskan secara mendalam oleh narasumber. Bagi peserta yang kebetulan belum sempat mengikuti pelatihan UMKM digital ini secara langsung maka bisa memutar video rekamannya di channel Youtube Nextup.id.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Tips Sukses Membangun Tim Bisnis

Tips Sukses Membangun Tim Bisnis

Nextup.id menjalankan program pelatihan bagi pemilik usaha kecil yang diberi tajuk Program Mentoring dan Coaching Sinergi untuk UMKM. Pelatihan ini sendiri bertepatan dengan pandemi Covid-19 sehingga digelar secara online. Penyelenggaraannya dalam bentuk webinar dan menggunakan aplikasi Zoom.

Salah satu webinar dalam program tersebut adalah Webinar Tim Sukses Membangun Tim yang merupakan kelas atau materi tambahan dari webinar series. Pada webinar ini akan fokus pada pemahaman mengenai tata cara mengelola karyawan di usaha. Mulai dari pengaturan penempatan agar sesuai karakter karyawan tersebut.

Webinar Tips Membangun Tim

Webinar dengan materi Tips Membangun Tim digelar secara online lewat aplikasi Zoom, yakni pada Rabu, 15 September 2021. Menghadirkan narasumber M Arif Rahmat yang akrab disapa dengan sebutan Coach Rahmat. Coach Rahmat sendiri merupakan Certified Life Coach yang sudah berkecimpung di dunia coaching di tanah air dan sudah bersertifikasi.

Webinar dibuka oleh moderator, yakni Inna Dinovita,S.Tp yang diketahui merupakan founder dari 4woffice.com. Moderator membuka webinar dengan menyampaikan sekilas mengenai materi pelatihan bagi pemilik usaha kecil yang akan dibahas dan dipimpin oleh Coach Rahmat.

Sesi webinar tambahan ini tentu menjadi angin segar bagi peserta pelatihan. Sebab setiap peserta bisa mendapatkan ilmu tambahan selain dari materi-materi yang sudah dibahas. Mulai dari Product Validation, islamic Business Ethic, dan lain sebagainya. Adapun materi bonus ini merupakan hasil dari permintaan sejumlah peserta.

Coach Rahmat menjelaskan bahwa banyak peserta yang menanyakan mengenai bagaimana tata kelola karyawan. Sebab banyak diantara para peserta yang pusing kenapa karyawannya keluar masuk. Ditambahkan juga oleh Coach Rahmat bahwa belajar tentang teori membangun tim hanya sebentar, tidak sampai satu jam.

Hanya saja yang lama dan memakan waktu adalah prakteknya dan juga kesabaran untuk mencapai tujuan. Yakni merekrut partner dan membangun tim yang solid sekaligus berada di dalam satu frekuensi. Sehingga para pelaku UMKM diharapkan bersabar sampai bisa mendapatkan partner yang benar-benar cocok saat membangun tim.

Bisnis Seperti Apa yang Butuh Tim?

Coach Rahmat menjelaskan bahwa bentuk bisnis atau usaha sangat beragam. Ada usaha yang memang membutuhkan tim ada juga yang bisa dilakukan sendirian. Misalnya pada saat memperhatikan tukang bakso keliling di depan rumah. Terlihat pedagang bakso mendorong sendiri gerobaknya untuk berjualan tanpa memiliki tim dan hal ini berlangsung bertahun-tahun.

Melalui webinar pelatihan bagi pemilik usaha kecil ini diterangkan bahwa niat pelaku UMKM sebenarnya apa dulu? Jika berniat menjadi pedagang maka sah saja tidak membangun tim atau merekrut karyawan. Namun, jika niatnya menjadi pengusaha atau entrepreneur yang menjaring banyak SDM (karyawan) berkualitas.

Maka pelaku UMKM perlu ilmu dalam membangun tim usaha yang sukses. Saat merekrut karyawan, seorang pelaku usaha yang sebenarnya memiliki dua tangan. Kemudian bisa sekejap memiliki enam tangan, karena pekerjaan yang beragam bisa diserahkan kepada karyawan yang sudah direkrut. Hal ini memberi efisiensi baik dari segi waktu, biaya, dan tenaga.

Pelaku usaha yang merekrut tim juga memiliki lebih dari satu kepala. Artinya, pelaku usaha memiliki banyak orang yang bisa menyampaikan ide-ide brilian dalam menjalankan usahanya. Lewat proses membangun tim pelaku usaha mendapatkan banyak sekali manfaat.

Alasan Pengusaha Perlu Membangun Tim

Coach Rahmat melalui pelatihan bagi pemilik usaha kecil juga menjelaskan sejumlah manfaat yang didapatkan oleh pengusaha jika membangun tim. Diantaranya adalah:

1. Memiliki Lebih Banyak Waktu

Pelaku usaha yang sudah memiliki tim yang kuat akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan banyak hal. Baik digunakan untuk mengurus usaha yang bersangkutan maupun untuk mengurus urusan pribadi. Misalnya memutuskan untuk  bersantai di rumah, pergi berlibur, ikut training, dan lain-lain.

2. Memiliki Lebih Banyak Ide

Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, tim yang direkrut adalah “kepala tambahan” dalam usaha yang dijalankan. Sehingga usaha ini kemudian memiliki banyak ide-ide baru yang jika diterapkan akan sesuai dengan kebutuhan usaha. Baik agar bisa bertahan maupun terus berkembang.

3. Menciptakan Profit Lebih Besar

Merekrut tim dalam usaha adalah membangun sebuah sistem berbentuk siklus. Punya tim yang handal akan memberi produk berkualitas bagi konsumen. Sehingga jumlah konsumen terus bertambah dan kemudian memberikan profit lebih besar. Profit ini kemudian bisa terus berkembang seiring berjalannya waktu.

4. Bisnis Tetap Berjalan Tanpa Turun Langsung ke Lapangan

Punya tim yang kuat dan satu frekuensi sebagai hasil dari keikutsertaan dalam pelatihan bagi pemilik usaha kecil. Akan membantu pelaku usaha untuk bisa memiliki orang kepercayaan. Sehingga usaha tetap berjalan tanpa harus membuat pimpinan turun tangan langsung ke lapangan.

Kiat-Kiat Membangun Tim Usaha

Kapan pelaku UMKM perlu memulai membangun tim? Ada banyak faktor yang menunjukkannya mulai dari tugas pemilik usaha yang semakin banyak dan sukar untuk ditangani sendiri. Kemudian juga ketika profit usaha yang dijalankan sudah besar dan cukup untuk menggaji karyawan. Sekaligus muncul keinginan untuk mengembangkan usaha.

Jika berada di salah satu atau semua kondisi tersebut, maka sudah saatnya pelaku usaha perlu membangun tim. Bagaimana caranya? Berikut cara-cara yang disampaikan oleh Coach Rahmat:

1. Merekrut Karyawan yang Tepat

Langkah pertama dalam membangun tim usaha yang tepat adalah merekrut karyawan yang tepat juga. Pelaku usaha perlu mencari tahu kebutuhan usahanya butuh karyawan dengan keahlian apa, jumlahnya berapa, dan sebagainya. Setiap usaha memerlukan tim dengan karakter  berbeda maka perlu mengecek kebutuhan usaha sendiri.

2. Melakukan Training kepada Karyawan

Sukses membangun tim yang mendorong kemajuan usaha perlu membangun karyawan yang terlatih dan punya skill khusus dan terus dikembangkan. Maka tugas pelaku usaha adalah melakukan training atau pelatihan. Supaya karyawan memiliki ilmu dan keterampilan yang sesuai kebutuhan usaha.

3. Membangun Organisasi

Tips membangun tim kuat berikutnya di dalam pelatihan bagi pemilik usaha kecil adalah membangun organisasi. Yakni membagi seluruh tim yang direkrut untuk menduduki jabatan tertentu. Sehingga setiap anggota tim memiliki anggota sub tim yang dipimpin oleh karyawan yang memang pantas dan punya karakter kuat.

4. Memiliki Leadership yang Kuat

Membangun tim yang kuat tentu membutuhkan pemimpin yang tepat, dalam hal ini adalah pelaku atau pemilik usaha. Maka pemilik usaha perlu membangun karakter leadership. Bisa dengan terus mengembangkan diri baik secara formal maupun non formal lewat kursus, pelatihan, seminar-seminar, dan lain-lain.

Membangun tim yang kuat akan membantu usaha yang dimiliki bisa terus berkembang. Sebab tim yang kuat ini ibarat sebuah siklus, dimana pelaku usaha merekrut kemudian mentraining, tim kemudian melayani konsumen dengan baik, dan selanjutnya memberi profit bagi usaha itu sendiri.

Sesi terakhir usai Coach Rahmat menyampaikan materi adalah sesi tanya jawab. Moderator menyampaikan pertanyaan yang diajukan oleh peserta webinar dan dijawab langsung oleh narasumber. Jawaban-jawaban ini tentu saja termasuk materi bonus di dalam webinar pelatihan bagi pemilik usaha kecil dalam Tips Membangun Tim.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm, pelatihan leadership, training leadership, kursus kepemimpinan, pelatihan kepemimpinan, program pengembangan leadership, pelatihan leadership untuk manajer, pelatihan kepemimpinan untuk supervisor, leadership training Indonesia

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat