M Arif Rahmat | Nextup ID - Page 3
Pelatihan Digital Marketing di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pelatihan Digital Marketing di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Mengenyam pendidikan tinggi memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri secara optimal agar mereka memiliki sikap, pengetahuan, skill dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bisa survive dalam menghadapi tantangan global. Upaya pengembangan diri tersebut didapatkan baik secara akademik maupun non akademik. Sehingga mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya guna tinggi. Untuk dapat mengembangkan diri secara optimal tentu perlu adanya dukungan dari pihak perguruan tinggi misalnya dengan mengadakan beberapa pelatihan.

Pelatihan selama berstatus mahasiswa dapat menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Mengikuti pelatihan merupakan salah satu modal berharga dalam proses pengembangan diri mahasiswa. Apalagi, setelah lulus kuliah mahasiswa langsung dihadapkan dengan dunia nyata yang begitu keras dan kompetitif. Maka, mahasiswa perlu memperkaya diri melalui berbagai kegiatan positif.

 Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Harus Memiliki Skill Digital Marketing

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah adalah memiliki pemahaman terkait dengan ekonomi pemasaran. Pemahaman yang mendalam terkait ekonomi pemasaran dapat membuat mahasiswa  Jurusan Ekonomi Syariah survive di dunia kerja. Baik menjadi pekerja pada sebuah perusahaan, maupun membuka peluang bisnis secara pribadi. Perkembangan teknologi digital  yang begitu pesat, membuat seseorang harus selalu  beradaptasi  dan mengikuti pembaharuan  jaman. Seseorang harus selalu siap mempelajari hal baru agar tidak terasingkan dan tertinggal. Contohnya adalah dalam hal skill digital marketing. Dengan munculnya berbagai platform digital yang dapat digunakan sebagai alat marketing dan mempromosikan produk. Dalam memanfaatkannya sangat sekali dibutuhkan skill dalam mengembangkannya sehingga memiliki daya tarik. Daya tarik inilah yang dapat membuat seseorang yakin untuk membeli dan melakukan pemesanan pada produk yang dipasarkan. Keahlian dalam menentukan strategi pemasaran melalui digital akan lebih efektif dalam menggaet konsumen dan sangat efektif dalam mempengaruhi perilaku konsumen. Pertumbuhan  penggunaan digital di kalangan masyarakat sangat tinggi, hampir setiap orang memiliki smartphone yang terhubung dengan internet dan platform digital . Ini adalah hal yang sangat mungkin untuk dikembangkan dalam dunia pemasaran. Sehingga ini menjadi skill yang bisa dipahami mahasiswa  Jurusan Ekonomi Syariah. Kemampuan ini juga dapat membuat mereka mandiri secara finansial, misalnya dengan memiliki produk sendiri dan menjualnya di pasar digital. Bahkan jika tidak memiliki produk sendiri, dapat menawarkan layanan kepada pengusaha sebagai mitra dalam melakukan pemasaran.

Di era digitalisasi, mahasiswa harus siap memahami digital secara kompleks. Tidak hanya dari sisi konsumtif, hal ini juga bisa menjadi peluang bisnis jika memiliki keahlian di bidang digital marketing. Digital marketing muncul sebagai salah satu sektor yang paling menjanjikan dan menjadi incaran para investor karena perkembangan internet yang begitu kuat hingga menjangkau setiap pelosok. Dengan bantuan pemasaran digital, perusahaan dapat mengidentifikasi secara akurat dalam menargetkan kebutuhan pasar dan memberikan informasi terkini dan tidak terbatas. Dan tentunya dengan mengeluarkan biaya yang sangat minim.

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pentingnya Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI) Bagi Mahasiswa

Pertumbuhan dunia teknologi terlihat sangat luar biasa dari waktu ke waktu. Semakin banyak teknologi berkualitas yang dikembangkan, yang tentunya menimbulkan tuntutan yang semakin tinggi. Perlu dipahami bahwa tuntutan yang terus meningkat tentu membuat persaingan di dunia industri semakin ketat. Dalam hal ini tentunya sangat penting  untuk benar-benar mengetahui betapa pentingnya kompetensi yang maksimal. Dengan potensi diri yang sebesar-besarnya, hal ini tentu saja dapat menghasilkan daya saing yang baik bagi setiap orang. Perlu diketahui bahwa kompetensi merupakan salah satu aspek terpenting yang dilihat oleh perusahaan. Memiliki keahlian yang benar-benar ditekuni secara maksimal dapat membantu untuk lebih mudah menangkap peluang untuk diterima di bidang pekerjaan yang diinginkan. Dengan kualifikasi maksimal, setiap perusahaan berhak menerima sebagai karyawan. Jadi, tentunya peningkatan karir yang bisa diraih terkadang jauh lebih baik. Hal ini menjadi isu mutlak untuk mendorong kualitas hidup yang akan dimiliki setiap orang nantinya. Tentu saja, sertifikat itu sendiri pada dasarnya adalah sesuatu yang mutlak diperlukan untuk semua orang. Dengan sertifikat terkait keahlian, otomatis kualitas setiap individu dapat meningkat. Ini adalah suatu keharusan bagi yang ingin memasuki dunia industri.

Harus dipahami bahwa kompetensi itu sendiri pada prinsipnya tidak dapat ditunjukkan hanya melalui keterampilan yang telah terbukti. Pada prinsipnya, keterampilan baru dapat ditunjukkan setelah diterima di bidang profesional yang semula dilamar. Itulah mengapa penting bagi setiap orang saat ini untuk memiliki akses ke sertifikat yang akan membantu. Karena dalam rangka sertifikat khusus, bukti-bukti berikut dapat digunakan untuk menunjukkan kompetensi. Itulah mengapa penting bahwa setiap orang saat ini memiliki sertifikat yang membuktikan kelayakan mereka. Lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

Tentu saja, perusahaan mempertimbangkan beberapa faktor penting saat merekrut pencari kerja. Setiap tahun harus ada banyak pencari kerja potensial yang saat ini tersedia dan bersaing satu sama lain. Tentu saja, ini adalah salah satu syarat mutlak yang sangat  diperlukan untuk memiliki kualifikasi yang valid. Karena dengan adanya persaingan kerja yang semakin banyak memicu kemungkinan diterima untuk pekerjaan yang kemungkinan besar akan lebih sulit. Dengan demikian, sekarang  perlu memastikan untuk menjadikan aksi tersebut sebagai salah satu pendukung . Perlu dicatat bahwa mendapatkan sertifikat kualifikasi dapat membuat seseorang lebih mudah diterima dalam suatu pekerjaan. Hal ini tentunya karena sertifikat kompetensi merupakan sertifikat yang dapat dijadikan sebagai salah satu sudut pandang perusahaan. Dengan cara ini, perusahaan secara alami membuat keputusan yang tepat dengan menerima calon pencari kerja yang tepat. Jadi ijazah adalah salah satu faktor yang membantu untuk lebih mudah diterima dalam pekerjaan. Karena kelayakan dibuktikan dalam bentuk sertifikat dan ini adalah salah satu faktor pendukung yang tentunya wajib. Menunjukkan bahwa seseorang itu  kompeten dalam bidang pekerjaan tertentu

Pada dasarnya, seseorang  akan mendapat perhatian lebih dengan keahlian yang dimiliki di setiap perusahaan. Perlu dipahami bahwa kompetensi itu sendiri pada dasarnya memiliki unsur-unsur yaitu keterampilan, sikap dan juga keterampilan yang dimiliki. Berkat keahlian yang mumpuni, jauh lebih mudah bagi perusahaan untuk memilih karyawan yang tepat. Bahwa tidak harus kembali ke pelatihan setelah  dipekerjakan karena  akan dianggap kompeten di bidangnya. Ini adalah salah satu hal yang paling penting dan tentunya para pencari kerja saat ini perlu mempertimbangkan hal ini. Dengan adanya sertifikat hak milik sendiri, tentunya memudahkan setiap orang untuk mengajukan permohonan. Karena perusahaan akan melihat kompetensi sebagai salah satu nilai yang bahkan dimiliki oleh setiap orang. Dari sini dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya sertifikat yang menunjukkan kualifikasi penting.

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pelatihan Digital Marketing Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Kegiatan pelatihan ini adalah bentuk kerjasama yang dilakukan Universitas Negeri Islam K.H. Abdurrahman Wahid dan PT Nextup Kolegia Indonesia. Sebagai  perguruan tinggi ternama di kota Pekalongan Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid menyadari pentingnya memberikan pelatihan kepada anak didiknya. Dengan harapan mahasiswa tidak hanya unggul dalam  bidang akademik akan tetapi memiliki bekal berupa  skill dan keterampilan sehingga siap masuk dan bersaing  dalam dunia kerja maupun bisnis setelah lulus nanti.  Dengan itulah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid  menyelenggarakan Seminar Bisnis Pelatihan Digital Marketing. Kegiatan pelatihan ini adalah sebagai bentuk “Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI)” yang akan didapatkan oleh Mahasiswa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Jurusan Ekonomi Syariah, sebagai kualifikasi kelulusan. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang training, mentoring dan coaching  PT Nextup Kolegia Indonesia sendiri memang tidak hanya melakukan pendampingan dan pelatihan yang berfokus pada pelaku usaha saja. Tetapi, PT Nextup Kolegia Indonesia juga  menyadari bahwa mahasiswa pun perlu mendapatkan bimbingan. Karena pada dasarnya mindset seorang pebisnis harus dapat dibentuk sebelum orang itu memulai dan merintis sebuah bisnis. Mindset bisnis yang sudah terbentuk membuat seseorang memiliki keberanian untuk dapat mengembangkan kreativitas diri dengan rasa percaya diri yang tinggi dalam menggapai jati diri sesuai dengan keinginan yang dapat direalisasikan. Melalui kreativitas yang tinggi seseorang dapat mengeksplorasikan kreasi untuk membuat gagasan dalam menciptakan terobosan baru.

Tahapan Kegiatan Pelatihan Digital Marketing

Seminar Bisnis Pelatihan Digital Marketing  Sebagai Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI) Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 15 Maret 2023 melalui 3 sesi, yaitu sebagai berikut:

  • Sei 1 : Penyampaian dan Pemaparan Materi
  • Sesi II : Praktik Langsung Pembuatan Channel Marketing
  • Sesi III : Sesi Tanya Jawab Peserta

Tujuan Kegiatan Pelatihan Digital Marketing

Dengan terselenggaranya Seminar Bisnis Pelatihan Digital Marketing  Sebagai Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI)  Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan diharapkan:

  • Mahasiswa akan memiliki Sertifikasi Kompetensi Pendampingan Ijazah (SKPI) sebagai kualifikasi kelulusan.
  • Mempersiapkan untuk dapat bersaing didunia kerja dan akan dapat dengan mudah diterima oleh perusahaan yang mereka ingin karena memiliki skill dan keterampilan digital marketing.
  • Meningkatkan soft skill seperti kreativitas, berpikir kritis, dan komunikatif di setiap individu.
  • Mengetahui berbagai usaha yang dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan dalam bisnis, sehingga akan lebih mudah untuk dapat menemukan passionnya dalam dunia bisnis.
  • Mengetahui cara cerdas dalam pembuatan marketing plan untuk memulai dan menjalankan usaha di era global.
  • Terbekali dengan berbagai materi yang diberikan yaitu mengenai marketing plan, personal branding, dan pemanfaatan digital untuk mencari keuntungan guna menjadi pengusaha muda yang sukses di masa depan.

Dalam penyampaian materi  pada kegiatan pelatihan ini  tentunya diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk dapat membuka wawasan dan menambah ilmu mengenai dunia marketing dengan memanfaatkan dunia digital. Dengan itu pada pembukaan materi mahasiswa  diberikan pengertian terkait dengan digital marketing, yang dimana dapat memberikan informasi dan pemahaman yang cukup untuk pemula yang ingin menekuni lebih dalam seputar digital marketing. Materi selanjutnya dilanjutkan dengan memberikan 3 kunci bisnis online dalam melakukan pemasaran. Dilanjutkan dengan pengenalan platform yang dapat digunakan untuk memasarkan produk. Mahasiswa  juga diberikan materi mengenai bagaimana cara memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, strategi marketing dan bagaimana cara membuat konten untuk menarik konsumen. Pemateri juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk dapat menumbuhkan mindset seorang pebisnis.

Dalam mengukur pemahaman mahasiswa mengenai materi yang sudah disampaikan pada sesi berikutnya mahasiswa  diarahkan untuk membuat sebuah website secara praktik langsung. Menariknya sebagian mahasiswa yang ikut serta memang sudah memiliki usaha sampingan berupa produk makanan maupun jasa, yang dimana dalam praktiknya mentor dan trainer sangat mudah untuk mengarahkan mahasiswa untuk membuat kanal pemasaran sesuai dengan jenis produk maupun jasa  yang dipasarkan. Mahasiswa pun sangat antusias dalam pembuatan website karena dengan memiliki toko online berarti mereka memiliki tempat untuk lebih memperkenalkan produknya kepada konsumen .

Pada sesi tanya jawab peserta sangat aktif mengajukan pertanyaan kepada mentor dan trainer. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang sharing mengenai kendala dan pengalaman mereka dalam merintis usaha sampingan yang mereka jalankan selama menjadi seorang mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Pelatihan Digital Marketing UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan

Serah Terima Plakat Penghargaan

Sebelum kegiatan ditutup pihak penyelenggara Seminar Bisnis Pelatihan Digital Marketing  Sebagai Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI) Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan memberikan plakat kepada Bapak M. Arif Rahmat, SHI secara simbolis sebagai perwakilan dari PT Nextup Kolegia Indonesia. Serah terima plakat ini sebagai ucapan terimakasih dan penghargaan kepada PT. Nextup Kolegia Indonesia dalam membantu memberikan pelatihan kepada mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai bentuk  Sertifikasi Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI). Dengan adanya kerjasama ini diharapkan PT. Nextup Kolegia Indonesia dan Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dapat menjalin hubungan baik dalam meningkatkan pengembnagan diri dan menumbuhkan jiwa entrepreneur pada mahasiswa untuk dapat siap membangun ekonomi bangsa.

Pelatihan dan pendampingan adalah cara yang optimal untuk mendapatkan skil maupun keterampilan tertentu. Tentunya untuk mendapatkan output yang sesuai diperlukan mentor yang sudah kompeten. Pada setiap kesempatan yang ada PT Nextup Kolegia Indonesia selalu memberikan performa yang optimal dalam memberikan pelayanannya. Dapat dilihat dari beberapa instansi maupun perusahaan yang sudah memberikan kepercayaannya kepada PT Nextup kolegia untuk bekerjasama. Terdiri dari beberapa praktisi dan profesional yang ahli dibidangnya. Dengan itu PT Nextup Kolegia Indonesia selalu membuka peluang untuk dapat bekerjasama dalam menyelenggarakan pelatihan maupun pendampingan baik secara daring maupun luring.

Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Cara Membuat Business Plan untuk Usaha

Cara Membuat Business Plan untuk Usaha

Memang benar, membuat sebuah business plan atau rencana bisnis tidaklah wajib dilakukan bagi pelaku bisnis dan usaha sebelum memulai usaha. Namun, rencana bisnis tersebut ternyata memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Ketika Anda mulai menulis sebuah rencana bisnis maka tanpa disadari Anda akan mengetahui seberapa besar keinginan dan kesiapan Anda untuk membuka bisnis tersebut.

Rencana bisnis ini berperan sebagai pedoman strategis yang memudahkan Anda dalam mengambil langkah-langkah spesifik supaya ide bisnis yang dijalankan berhasil dan tujuan bisnis pun terwujud. Inilah mengapa seorang pelaku usaha atau bisnis hendaknya memahami bagaimana cara membuat business plan yang baik supaya bisnis yang dijalankan pun berhasil.

Pengertian Business Plan

Sebelum membahas tentang bagaimana cara membuat business plan atau rencana bisnis yang baik, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah apa itu rencana bisnis. Rencana bisnis merupakan kegiatan penting yang harus Anda siapkan sebelum memulai sebuah bisnis atau usaha. Dalam rencana bisnis tersebut, Anda akan menjelaskan secara terperinci tentang konsep bisnis Anda, keuangan, rencana pemasaran, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan bisnis tersebut.

Dengan membuat rencana bisnis tersebut, Anda akan memiliki persiapan yang lebih matang sehingga diharapkan bisa mencapai kesuksesan dengan lebih mudah.

Cara Membuat Business Plan - Nextup ID

Cara Membuat Business Plan – Nextup ID

Tujuan Membuat Business Plan

Perencanaan dalam bisnis atau usaha menjadi hal yang sangat penting supaya bisnis bisa berjalan dengan baik dan mencapai kesuksesan. Berikut ini beberapa tujuan mengapa penting membuat sebuah business plan:

1. Memastikan Bisnis Berjalan Sesuai dengan Visi dan Misi

Adanya rencana bisnis ini ditujukan untuk memastikan bahwa bisnis yang nantinya dijalankan bisa berjalan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditentukan dari awal. Dengan membuat rencana bisnis, maka ini juga akan memudahkan Anda untuk meninjau kembali terhadap kegiatan bisnis yang dilakukan secara berkala sebagai bahan analisa dan evaluasi.

2. Memperhitungkan Sumber Daya

Tujuan lain dari pembuatan rencana bisnis adalah supaya pelaku usaha bisa mengetahui berapa jumlah sumber daya yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional bisnis, termasuk jumlah SDM serta keahlian yang diperlukan. Dengan mengetahui jumlah sumber daya yang dibutuhkan maka ini akan memudahkan Anda dalam menentukan jumlah biaya yang diperlukan untuk memenuhi sumber daya tersebut.

3. Membuat Kisaran Profit Bisnis

Perencanaan bisnis juga berguna untuk membuat kisaran atau perkiraan profit bisnis bisa tercapai sesuai target, termasuk menyusun strategi yang tepat dalam mencapai target profit sesuai dengan gambaran waktu yang direncanakan.

4. Mengevaluasi Rencana Bisnis Selanjutnya

Dalam menjalankan bisnis bisa terjadi keberhasilan maupun kegagalan. Bila Anda tidak membuat rencana bisnis sebelumnya maka Anda kesulitan untuk mengevaluasi di mana kelebihan dan kekurangan dari bisnis yang Anda jalankan. Inilah mengapa perencanaan bisnis ini berperan penting dalam suatu usaha atau bisnis. Anda akan lebih mudah untuk melakukan evaluasi sehingga bisnis yang dijalankan ataupun dikembangkan bisa lebih dioptimalkan untuk mencapai kesuksesan yang maksimal.

Cara Membuat Business Plan - Nextup ID

Cara Membuat Business Plan – Nextup ID

Tipe-Tipe Business Plan

Dalam membuat rencana bisnis atau business plan bisa disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan. Berikut ini beberapa tipe rencana bisnis yang perlu Anda ketahui untuk memilih tipe mana yang tepat untuk jenis usaha Anda:

1. Perencanaan Operasional

Tipe business plan ini merupakan perencanaan bisnis yang menggambarkan dengan jelas tentang bagaimana sebuah perusahaan berjalan. Misalnya, SOP perusahaan. Bila hasil yang diberikan ternyata kurang efektif, Anda bisa mengganti perencanaan ini.

2. Perencanaan Strategi

Tipe rencana bisnis ini terdiri dari langkah-langkah strategis yang disusun untuk mencapai tujuan bisnis. Jenis perencanaan bisnis ini dinilai sangat penting karena bisa menentukan keputusan untuk jangka panjang seperti visi misi perusahaan, nilai perusahaan, dan lainnya.

3. Perencanaan Taktis

Tipe rencana bisnis ini berguna untuk merealisasikan strategi usaha yang telah direncanakan sebelumnya. Salah satu contohnya adalah rencana strategi pemasaran.

4. Perencanaan Jangka Panjang

Jenis rencana bisnis ini bertujuan untuk merencanakan usaha dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Perencanaan bisnis ini berguna untuk memproyeksikan keberhasilan dari sebuah perusahaan dalam skala yang lebih besar.

Cara Membuat Business Plan - Nextup ID

Cara Membuat Business Plan – Nextup ID

Cara Membuat Business Plan yang Baik

Untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis, pelaku usaha dan bisnis hendaknya memahami bagaimana menyusun dan membuat business plan yang baik. Berikut ini beberapa langkah mudah dalam membuat rencana bisnis:

1. Mengenali Bisnis

Langkah awal dalam membuat business plan adalah dengan mempelajari dan memahami secara menyeluruh tentang bentuk, potensi, serta berbagai tantangan yang ada pada bisnis tersebut. Anda bisa menggunakan teknik analisis SWOT dalam tahap ini. Tahapan ini sangat penting untuk bisa membangun bisnis Anda sesuai dengan keinginan serta nantinya bisa memberikan keuntungan yang optimal. Mengenali bisnis Anda lebih mendalam akan membantu Anda untuk menemukan langkah seperti apa yang tepat ke depannya dan memahami setiap risiko yang bisa saja terjadi.

2. Menentukan Arah

Setiap pelaku bisnis dan usaha hendaknya memiliki pandangan yang terarah tentang tujuan dan sasaran bisnisnya. Arah yang jelas ini akan memudahkan Anda dalam merancang alur rencana bisnis Anda. Inilah mengapa penting untuk membuat tujuan dan sasaran bisnis yang jelas dan terarah supaya bisa tercapai dengan lebih mudah.

Cara Membuat Business Plan - Nextup ID

Cara Membuat Business Plan – Nextup ID

3. Menentukan Target Bisnis

Setiap bisnis tentu memiliki targetnya masing-masing. hanya saja, terkadang pelaku bisnis kurang memahami target dari bisnisnya sehingga bisnis tidak mampu berjalan dengan baik. Dalam membuat rencana bisnis sangat penting untuk menentukan target bisnis yang tepat Ini akan memudahkan Anda dalam menyesuaikan konten rencana bisnis dengan baik. Target ini nantinya bisa menjadi pemacu Anda dalam menjalankan bisnis.

4. Menuliskan Rencana Bisnis

Ketika Anda sudah memahami ketiga langkah di atas maka selanjutnya Anda bisa langsung menuliskan rencana bisnis Ada. Beberapa hal yang perlu ditulis dalam sebuah business plan antara lain:

  • Visi dan misi perusahaan
  • Gambaran umum bisnis
  • Target pasar
  • Rincian produk
  • Rencana pemasaran
  • Biaya operasional
  • Perhitungan Break Even Point
  • Profitabilitas
  • Analisa Persaingan dan Strategi

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan rencana bisnis yang perlu Anda pahami sebelum Anda memulai sebuah usaha atau bisnis. Mengingat peran business plan yang sangat penting sebagai pedoman strategis demi keberlangsungan hidup bisnis, inilah mengapa sebagai pelaku bisnis dan usaha hendaknya Anda mulai mempersiapkan diri.

Bila Anda ingin mengetahui lebih tuntas tentang bagaimana cara membuat business plan serta apa saja yang perlu dipersiapkan, Anda bisa bergabung dalam webinar ataupun kelas bisnis bersama nextup.id. Selain itu, Anda pun berkesempatan untuk berkonsultasi ataupun mendapatkan pendampingan dari mentor pribadi untuk menemukan solusi atas permasalahan bisnis Anda. Membuat rencana bisnis yang baik tentu akan memberikan dampak yang baik pula bagi bisnis Anda nantinya.

kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga

pendampingan usaha, pendampingan bisnis, pelatihan usaha, kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis, pelatihan umkm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Pahami Langkah Cermat Pengelolaan Dana Pensiun

Pahami Langkah Cermat Pengelolaan Dana Pensiun

Siapapun pastinya ingin menikmati masa tuanya dengan menyenangkan tanpa terbebani masalah keuangan. Inilah mengapa siapapun hendaknya mempersiapkan diri secara finansial dengan menyiapkan dana pensiun sehingga nantinya tak membebani anak cucu. Namun, ketika berbicara tentang dana pensiun, sebagian orang mungkin beranggapan bahwa ini hanya ditujukan bagi para pegawai kantoran, PNS, ataupun TNI/POLRI. Apakah benar demikian? Hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk mempersiapkan dana pensiun? Serta bagaimana pengelolaan dana pensiun yang tepat supaya hari tua merasa tenang dan nyaman?

Apa Itu Dana Pensiun?

Untuk lebih memahami bagaimana cara mengelola dana pensiun maka Anda perlu pahami terlebih dahulu sebenarnya apa itu dana pensiun. Dana pensiun merupakan dana yang sengaja dikumpulkan secara khusus untuk memberikan manfaat keuangan ketika seseorang mencapai masa pensiun, cacat, ataupun meninggal dunia. tak jarang orang melupakan penyusunan keuangan jangka panjang termasuk menyiapkan dana pensiun dalam daftar target keuangannya. Kebanyakan memprioritaskan keuangan mereka untuk kesiapan dana membeli rumah, kendaraan, dana pendidikan anak, dana darurat, hingga investasi. Padahal, siapapun perlu dan penting untuk mempersiapkan keuangan di masa tuanya.

Bagi mereka yang bekerja sebagai abdi negara seperti TNI/Polri ataupun PNS tentu tak perlu khawatir karena adanya fasilitas tunjangan pensiun setiap bulannya setelah masa purnabakti. Kondisi ini berbeda bagi yang bekerja sebagai pegawai swasta maupun pelaku usaha. Tidak semua perusahaan menyediakan fasilitas tunjangan pensiun bagi para karyawannya. Bila hal ini yang terjadi maka setiap individu hendaknya mempersiapkan dana pensiun secara mandiri sehingga nantinya ketika sudah tak lagi bekerja, Anda memiliki tabungan atau dana untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun - Nextup ID

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID

Mengapa Perlu Dana Pensiun?

Tujuan utama menyiapkan dana pensiun adalah supaya Anda bisa mandiri secara finansial di masa tua. Di saat Anda sudah tak produktif lagi bekerja maka Anda akan kehilangan sumber pendapatan. Di sisi lain, anak-anak Anda sudah berkeluarga dan tentu akan lebih fokus pada kebutuhan keluarga masing-masing. belum lagi adanya risiko yang mungkin muncul ketika di masa tua. Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda perlu mempersiapkan dana pensiun dengan bijak dan baik:

1. Biaya Berobat Mahal dan Lansia Rentan Terserang Penyakit Kritis

Ketika memasuki masa tua biasanya tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh yang kian melemah. Di sisi lain, biaya pengobatan kian hari justru kian mahal. Inilah mengapa penting untuk mempersiapkan sejumlah dana untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan di masa tua yang seringkali tak terduga.

2. Kebutuhan Hidup bisa Meningkat saat Usia Melampaui Angka Harapan Hidup

Siapapun pastinya tidak akan mengetahui kapan akan berpulang. Usia harapan hidup di Indonesia umumnya adalah 71,5 tahun. Lalu bagaimana bila usia Anda nanti melampaui rata-rata usia harapan hidup? Kebutuhan Anda di masa tua tentu akan meningkat. Lalu, bagaimana bila Anda meninggal dunia di masa-masa produktif? Bagaimana keluarga Anda yang ditinggalkan memenuhi kebutuhan hidupnya? Risiko-risiko tersebut berpotensi terjadi di masa tua sehingga sangat penting untuk membuat perencanaan yang matang tentang persiapan dana pensiun.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun - Nextup ID

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID

Hal-Hal yang Dibutuhkan untuk Mempersiapkan Dana Pensiun

Memiliki masa pensiun yang nyaman pastinya sangat menyenangkan. Inilah mengapa penting bagi Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya sejak awal. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menyiapkan dana pensiun di saat usia produktif:

1. Tentukan Waktu Pensiun

Langkah pertama yang perlu diperhatikan ketika ingin menyiapkan dana pensiun adalah menentukan umur berapa Anda akan berhenti bekerja atau pensiun. Umumnya, seseorang akan pensiun di usia 60 tahun. Dengan menentukan waktu pensiun Anda, ini akan memudahkan dalam memulai mempersiapkan tabungan hari tua.

2. Konsisten Menabung

Mempersiapkan dana pensiun bukanlah hal yang mudah. Setelah menentukan waktu masa pensiun Anda maka selanjutnya Anda perlu konsisten dalam menabung. Misalnya, Anda mulai menyisihkan 5-10% dari penghasilan tiap bulan untuk tabungan dana pensiun.

3. Membuat Anggaran

Dalam menyiapkan dana pensiun, Anda juga perlu membuat anggaran belanja yang aman untuk nanti di masa pensiun. Cara paling sederhana untuk menghitung anggaran belanja adalah menambahkan pengeluaran saat ini dengan angka inflasi yang bisa saja terjadi nanti saat masa pensiun.

4. Lebih Fokus pada Kesehatan Fisik

Salah satu risiko yang sangat mungkin terjadi ketika memasuki masa lansia adalah lebih rentan terhadap penyakit kritis. Inilah mengapa selain mempersiapkan dana pensiun, Anda juga perlu menginvestasikan waktu dan keuangan Anda untuk menjaga kesehatan fisik supaya nantinya fisik Anda tetap sehat di masa tua. Apalagi biaya kesehatan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu yang tidak sedikit. Bila perlu Anda juga hendaknya mempersiapkan asuransi hari tua yang mencakup asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun - Nextup ID

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID

Pengelolaan Dana Pensiun supaya Tenang di Hari Tua

Nominal dana pensiun bisa membuat banyak orang tergiur untuk menggunakannya. Namun, pastikan Anda bisa memahami pengelolaan dana pensiun dengan tepat sehingga dana yang Anda miliki tidak habis begitu saja untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Berikut ini tips mengelola dana pensiun yang baik:

1. Membuat Rencana Keuangan

Langkah pertama dalam mengelola dana pensiun adalah dengan membuat perencanaan keuangan yang matang baik jangka pendek maupun jangka panjang. Anda bisa memanfaatkan konsultan keuangan profesional, aplikasi keuangan, ataupun dengan merencanakannya sendiri. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengelola dana pensiun Anda tiap bulannya.

2. Utamakan untuk Melunasi Utang

Bila sebelum masa pensiun Anda memiliki utang ataupun cicilan kredit maka pastikan Anda melunasi utang-utang tersebut supaya Anda tidak terbebani di masa-masa tua Anda. Jangan sampai masalah hutang ini menjadi kendala keuangan Anda di masa tua. Tentunya, Anda sebaiknya menghindari utang menumpuk sebelum masa pensiun supaya Anda bisa terbebas dari penagihan ketika masa pensiun tiba.

3. Sisihkan Dana untuk Investasi

Anda perlu memperhitungkan segala kemungkinan yang bisa terjadi ketika Anda memasuki masa pensiun. Dana pensiun yang Anda miliki tak hanya perlu untuk mencukupi kebutuhan keseharian ataupun untuk dana-dana darurat lainnya. Anda sebaiknya juga menyisihkan dana untuk berinvestasi untuk menjaga kondisi keuangan tetap sehat. Beberapa investasi mandiri seperti reksadana, emas, ataupun saham bisa menjadi pilihan yang cukup menarik.

4. Kurangi Belanja berdasar Keinginan

Tentu saja setiap orang berhak untuk berbelanja dengan dana yang telah dihimpunnya selama ini. Hanya saja, Anda tentu harus tetap bijak dalam membelanjakannya. Kurangi kebiasaan berbelanja hanya berdasarkan keinginan.

Mengelola keuangan bukan hanya ketika usia produktif. Bahkan, pengelolaan dana pensiun hendaknya benar-benar diperhatikan supaya masa tua bisa berlangsung dengan tenang dan nyaman. Bila Anda membutuhkan bantuan profesional terkait pengelolaan keuangan, bisnis, atau lainnya, Anda bisa menghubungi nextup.id. Ada banyak kelas dan webinar bisnis dengan berbagai tema yang bisa Anda ikuti. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pendampingan dari mentor pribadi untuk membantu Anda mempersiapkan masa depan.

masa persiapan pensiun, persiapan pensiun, mpp pensiun, masa persiapan pensiun pns, persiapan pensiun karyawan swasta, persiapan masa pensiun, masa persiapan pensiun swasta, mpp masa persiapan pensiun, persiapan pensiun pns, mempersiapkan masa pensiun, mpp pns, masa persiapan pensiun karyawan swasta, masa persiapan pensiun adalah, perencanaan dan persiapan menghadapi masa pensiun, persiapan menjelang pensiun, masa pra pensiun, mempersiapkan pensiun, persiapan pensiun sejak dini, masa persiapan pensiun tni, masa mpp pns, masa persiapan pensiun bumn, persiapan menghadapi masa pensiun, pns yang mempersiapkan masa pensiun dibebaskan dari jabatan selama, peraturan tentang masa persiapan pensiun pns, aturan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun pns guru, persiapan pensiun ppt, peraturan masa persiapan pensiun swasta, masa persiapan pensiun asn

Pelatihan masa persiapan pensiun, Program persiapan pensiun, Pelatihan pensiun perusahaan, Pensiun karyawan, Pelatihan finansial untuk pensiun, Persiapan pensiun komprehensif, Manajemen keuangan pensiun, Pelatihan psikologis masa pensiun, Program kesehatan pensiun, Kesiapan pensiun karyawan, Pelatihan transisi pensiun, Konsultasi persiapan pensiun, Perencanaan pensiun perusahaan, Tips sukses menghadapi pensiun, Program pensiun karyawan

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Pentingnya Mindset dan Character Building bagi Pengusaha

Pentingnya Mindset dan Character Building bagi Pengusaha

Apakah yang dimaksud dengan pengusaha? Jenis profesi ini semakin populer, bahkan di kalangan muda. Tidak adanya tuntutan dari atasan atau jobdesk ketat, membuat banyak orang tertarik membuka usaha sendiri hingga mempekerjakan karyawan. Tentu, rata-rata harus menyiapkan sekian besar modal, baik materiil maupun non-material. Tapi, apakah hal tersebut sudah cukup untuk menjadi seorang pengusaha?

Apa yang disebut Dengan Pengusaha?

Menurut KBBI, yang dimaksud pengusaha yaitu orang yang mengusahakan (perdagangan, industry dan sebagainya); orang yang berusaha di bidang perdagangan; saudagar; usahawan. Para ahli juga menjelaskan pengertian pengusaha dengan berbagai definisi, diantaranya:

  • Pengusaha adalah orang yang mendirikan sebuah perusahaan dengan cara-cara yang inovatif, sehingga dapat memberikan keuntungan bagi orang banyak, terutama orang-orang yang menjalankan usaha tersebut. (Andrew J. Dubrin)
  • Pengusaha adalah sosok inti dalam perusahaan yang memiliki peran penting yaitu mengambil keputusan yang bermanfaat bagi orang banyak. (Arif F. Hadipranata)
  • Pengusaha adalah seseorang yang mampu memanfaatkan peluang serta menerapkan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan memberikan keuntungan bagi orang banyak. (Thomas W. Zimmerer)
  • Pengusaha adalah orang yang mau mengambil resiko demi tercapai tujuannya dan mendapatkan keuntungan. (Kasmir)

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa definisi pengusaha mencakup beberapa poin yaitu:

  • Mendirikan usaha
  • Memiliki usaha atau produk untuk diperdagangkan
  • Mengambil keputusan yang menguntungkan
  • Memecahkan masalah
  • Kreatif dan inovatif
  • Berani mengambil resiko
Training Kewirausahaan - Nextup ID

Training Kewirausahaan – Nextup ID

Membangun karakter dan mindset pengusaha

Setiap orang bisa memiliki usaha, tetapi tidak semua mampu bertahan sebagai pengusaha. Hal ini karena adanya banyak tantangan yang harus dihadapi. Modal terbatas, penjualan rendah, kehilangan konsumen hingga tertipu klien adalah beberapa masalah yang bisa muncul selama menjalankan sebuah usaha. Disinilah, seorang pengusaha harus benar-benar telah menyiapkan diri dengan memiliki karakter dan mindset atau pola pikir yang tepat.

Posisi pengusaha berbeda dengan karyawan. Tugas dan peranannnya jauh lebih kompleks. Tanpa karakter dan mindset yang kuat, seorang pengusaha akan lebih mudah menyerah saat menghadapi tantangan. Padahal kedua hal tersebut merupakan pondasi awal membangun sebuah usaha, selain ketersediaan modal dan ketrampilan menciptakan produk atau jasa untuk diperdagangkan. Ia tak mampu melihat peluang, mengambil resiko, membuat keputusan dan memberikan keuntungan baik diri sendiri maupun orang-orang yang terlibat dalam usahanya.

Training Kewirausahaan - Nextup ID

Training Kewirausahaan – Nextup ID

Mindset yang Harus di Miliki Oleh Setiap Pengusaha

Mindset atau pola pikir adalah sekumpulan pemikiran yang terbentuk dari pengalaman dan keyakinan serta berpengaruh pada bagaimana seseorang menentukan sikap, perilaku, pandangan dan juga masa depannya. Harus dipahami bahwa setiap orang memiliki mindset berbeda-beda. Hal ini karena ragam pengalaman yang dialami, umumnya bersumber dari lingkungan, orang-orang sekitar, pengetahuan, bahan bacaan hingga peristiwa dalam kehidupan.

Sebagian orang bertanya apakah mindset dapat dirubah? Jawabannya, bisa, tapi prosesnya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Pola pikir seseorang terbentuk dan tersimpan di alam bawah sadar. Jadi, untuk merubahnya terkadang dibutuhkan semacam pemicu yang kuat, seperti kesadaran diri, peristiwa dan bantuan dari orang yang berkompeten semisal psikolog. Perubahan tersebut tentunya diharapkan dapat menjadikan seseorang memiliki kehidupan yang lebih baik. Nah, untuk menjadi pengusaha sukses, seseorang harus memiliki beberapa mindset berikut:

1. Visi dan misi besar

Sebuah usaha dijalankan tentu dengan tujuan. Salah satunya mencapai keuntungan sebesar-besarnya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain yang terlibat di dalamnya. Untuk itu, diperlukan visi misi yang sesuai. Susun sejak awal berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, dari yang jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang. Visi misi tersebut akan menjadi kekuatan pengusaha dalam menjalankan usahanya serta panduan bagaimana menyikapi dan menyelesaikan sebuah tantangan.

2. Berani mengambil resiko

Mindset ini sangat sesuai dengan pengertian pengusaha menurut Kasmir. Keberanian mengambil resiko dan berpikir di luar kebiasaan atau out of the box sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah usaha, mengingat ragam dan tingkat tantangan yang semakin dinamis. Ada yang menyebut, dunia usaha penuh ketidakpastian. Seorang pengusaha tentu tidak dapat hanya berpatokan pada teori apalagi pemikiran orang lain yang justru tidak terlibat dalam usaha tersebut.

Tentunya, resiko yang diambil tetap harus diiringi dengan pemahaman yang tepat. Dibutuhkan rencana matang agar tercipta keputusan strategis yang dinilai aman atau minim bagi perusahaan mengalami kerugian.

3. Tidak berhenti belajar untuk jadi lebih baik

Trials dan errors adalah hal yang wajar saat melakukan hal yang baru, termasuk menjalankan usaha. Yang terpenting bagi seorang pengusaha yaitu kemauan untuk terus belajar dan menjadi lebih baik. Ia harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia usaha. Di antaranya perubahan pola pikir dan kebutuhan konsumen yang dapat mempengaruhi tingkat permintaan pada produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

4. Bekerja bersama tim

Dalam menjalankan usahanya, seorang pengusaha tidak hanya membutuhkan tim yang handal. Ia sendiri juga harus mampu melibatkan diri dan bekerja sama dengan mereka. Harus ada komunikasi yang baik, terutama dalam pendelegasian tugas masing-masing agar setiap kebijakan dapat dilaksanakan dan visi misi perusahaan tercapai sesuai rencana. Hal yang tidak kalah penting yaitu pertimbangan atas kesejahteraan tim. Seorang pengusaha juga harus bersikap bijak agar orang-orang yang bekerja untuknya tidak merasa terbebani dengan tuntutan yang tidak masuk akal atau tidak sesuai dengan jobdesk mereka.

5. Optimis

Seorang pengusaha harus bersikap optimis. Artinya ia yakin pada diri sendiri dan kekuatan yang dimiliki. Sikap ini juga dapat menjauhkannya dari pemikiran negative terutama yang biasanya datang dari lingkungan, apalagi dari orang-orang yang tidak sepemikiran.

Training Kewirausahaan - Nextup ID

Training Kewirausahaan – Nextup ID

Karakter Pengusaha yang Sukses

Seiring dengan matangnya mindset seseorang, karakternya pun akan terbentuk. Begitupun bagi pengusaha. Saat ia memiliki mindset yang tepat, akan lebih mudah baginya menjadi seorang pengusaha sukses di masa depan.

Untuk mengetahui apakah seseorang sudah memiliki peluang besar meraih kesuksesan dalam usaha, berikut beberapa karakteristiknya:

1. Mau bekerja keras

Jika ingin sukses, seorang pengusaha harus mau bekerja keras. Selain itu ia juga perlu mengkombinasikannya dengan kerja cerdas. Dengan karakter ini, seorang pengusaha akan merasa termotivasi untuk berupaya semaksimal mungkin, sekalipun sumber daya yang dimiliki masih terbatas. Ia pun tak ragu mencari peluang bagaimana caranya meningkatkan kualitas dan permintaan atas setiap produk atau jasa yang diperdagangkan.

2. Berkomitmen tinggi

Seorang pengusaha harus memiliki komitmen tinggi yang tercermin dari setiap perkataan dan perbuatan. Jika berkomitmen ingin sukses, maka ia tidak akan mudah menyerah saat menghadapi masalah. Sebisa mungkin, seorang pengusaha akan mencari jalan keluar terbaik demi tetap menjaga komitmennya menjadi seseorang yang sukses di masa depan.

3. Percaya diri

Keberanian mengambil resiko yang telah menjadi mindset pada diri seorang pengusaha, akan membuat dirinya memiliki kepercayaan diri. Ia harus yakin jika dirinya mampu menjadi pengusaha yang sukses. Namun, tingkat kepercayaan diri ini juga diiringi dengan kebijaksanaan agar tidak menimbulkan kesombongan yang justru membuat orang lain, baik klien maupun konsumen, menjauh.

4. Berjiwa visioner

Seorang yang visioner memiliki orientasi panjang ke masa depan. Ini merupakan karakter yang sangat diperlukan oleh seorang pengusaha. Jadi, tidak ada batasan waktu dan ruang bagi kreatifitas dan inovasi. Ia akan terus berupaya bagaimana menjadi lebih baik di masa depan, dengan belajar dari pengalaman serta mencari sumber pengetahuan baru. Tidak hanya untuk mengembangkan usaha yang sudah ada, orientasi pada masa depan dapat mendorongnya menciptakan bisnis-bisnis baru dan memberikan manfaat lebih luas kepada lebih banyak orang.

Training Kewirausahaan - Nextup ID

Training Kewirausahaan – Nextup ID

Training motivasi entrepreneurship untuk kampus dan sekolah

Setiap orang punya kesempatan menjadi pengusaha. Tidak ada batasan usia, walaupun tentunya disesuaikan dengan sumber daya yang ada, misalnya ketrampilan, waktu dan modal. Lalu, bagaimana dengan mindset dan character building?

Mindset dan character building atau pembentukan karakter dan pola pikir seorang pengusaha dapat dimulai kapan saja. Banyak orang yang sudah mengikuti proses ini sejak di bangku sekolah, misalnya lewat mata pelajaran kewirausahaan.

Selain mengandalkan buku teks, institusi pendidikan juga biasanya mengundang motivator atau mentor dari perusahaan profesional seperti Nextup ID yang secara khusus memberikan training motivasi entrepreneurship bagi anak didiknya. Diharapkan melalui pelatihan semacam ini, para lulusan akademi tersebut dapat memiliki kesiapan tidak hanya untuk bekerja sebagai karyawan, tetapi menjadi seorang pengusaha yang mampu membuka seluas-luasnya lapangan kerja bagi orang lain.

training motivasi, training motivasi karyawan, pelatihan motivasi, training motivasi pelajar, pelatihan motivasi pengembangan diri, pelatihan motivasi kerja, training motivasi kerja, training motivasi mahasiswa, training motivator, pelatihan motivasi sdm, pelatihan motivasi kerja karyawan, pelatihan motivasi karyawan, training motivasi untuk remaja, training motivasi belajar, training motivasi siswa, pelatihan motivasi diri, training motivasi spiritual

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Merintis Bisnis di Masa Purna Karya, Mengapa Tidak?

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya, Mengapa Tidak?

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID. Kehidupan setelah memasuki masa purna karya atau pensiun pastinya berbeda dengan kehidupan di masa-masa usia produktif. Tak sedikit orang merasa takut menghadapi masa-masa menjelang purna karya terutama mempersiapkan masalah finansialnya. Inilah mengapa penting untuk membuat persiapan bisnis untuk purna karya sehingga ketika memasuki masa pensiun, mereka bisa tetap memiliki pendapatan untuk menopang kebutuhan finansialnya.

Pengertian Purna Karya

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan gambaran tentang pensiun, seperti purna tugas, purna bakti, purna karya, dan lainnya. Purna karya atau pensiun bisa dipahami sebagai suatu kondisi di mana seseorang telah berhentu bekerja dari suatu pekerjaan yang biasa dilakukan. Seseorang bisa dikatakan memasuki masa pensiun bila setidaknya ia mencapai usia 50 tahun, telah diberhentikan dengan hormat, ataupun memiliki masa kerja kurang lebih 20 tahun.

Tentu saja, keadaan seseorang dalam masa purna karya dengan sebelum ia pensiun akan cukup berbeda baik secara fisik ataupun psikologis. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa penting untuk lebih bersiap sebelum memasuki masa-masa pensiun supaya masa purna karya ini bisa menjadi masa-masa yang menyenangkan dan bukan masa yang kelam bahkan mengerikan.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya - Nextup ID

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID

Kondisi Purna Karya

Masa purna karya pastinya akan menghampiri setiap orang berdasarkan pencapaian usia tertentu. Banyak yang menganggap bahwa masa pensiun merupakan masa-masa usia tua di mana fisik kian melemah, lebih rentan penyakit, mudah lupa, penampilan tak menarik, bahkan ada yang menganggap bahwa masa ini merupakan tanda seseorang tak lagi dibutuhkan dan dibutuhkan di dunia kerja. Masa purna karya seolah membuat seseorang putus dalam karyanya. Hal-hal semacam inilah yang seringkali membuat seseorang yang memasuki masa pensiun menjadi lebih sensitif sehingga ia pun lebih rentan sakit-sakitan.

Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak orang yang beranggapan bahwa masa purna karya merupakan masa pemutus kegiatan rutinnya yang telah dijalani selama ini. Masa ini menjadi masa yang menjengkelkan karena kegiatan rutin telah hilang, penghasilan menurun, kewenangan yang dimiliki telah hilang, dan kesehatan fisik pun kian melemah karena usia tua. Masa purna karya menjadi masa di masa masalah keuangan menjadi sesuatu yang sangat tidak stabil. Apakah masa-masa purna karya memang demikian kondisinya? Sebenarnya, masa purna karya tidak berarti bahwa Anda tidak bisa berkarya lagi. Bahkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan dan diwujudkan ketika memasuki masa-masa pensiun atau purna karya.

Kondisi purna karya pada seseorang bisa berdampak pada mentalnya. Dampak tersebut bisa baik ataupun buruk. Kondisi yang paling sering terjadi kepada seseorang yang memasuki masa purna karya adalah stres. Bekerja bisa membuat seseorang merasa berguna dan memiliki tujuan hidup. Ketika datang masa purna maka tak sedikit yang merasa bahwa ia tidak lagi bermanfaat bahkan merasa tidak memiliki tujuan hidup lagi. Perasaan inilah yang memicu timbulnya stress yang bahkan bisa berdampak pada kesehatan tubuh secara menyeluruh. Stres ini merupakan salah satu bentuk adaptasi terhadap perubahan rutinitas yang cukup signifikan dalam kehidupannya. Inilah mengapa penting untuk mempersiapkan masa purna sebaik mungkin sedari awal supaya bisa meminimalisir berbagai risiko buruk yang bisa terjadi nantinya.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya - Nextup ID

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya

Ketika mendekati masa-masa purna karya maka Anda bisa mencoba membuat daftar rencana tentang apa saja yang ingin Anda lakukan setelah pensiun nantinya. Anda bisa menyesuaikan rencana tersebut dengan minat, hobi, bakat, atau bahkan cita-cita terpendam yang selama ini belum bisa terwujud. Daftar rencana tersebut akan membuat Anda memiliki hari-hari yang tetap produktif dan lebih bermakna meskipun Anda telah memasuki masa pensiun.

Setelah masa pensiun tiba dalam hidup Anda, ini bukan berarti Anda tidak lagi memiliki tujuan hidup. Justru, ini bisa menjadi langkah awal Anda untuk menciptakan dan mencapai tujuan baru. Salah satunya dengan merintis bisnis. Membuka sebuah usaha ataupun bisnis tidaklah memandang usia. Bahkan, Anda bisa memulainya ketika Anda telah purna karya.  Anda bisa memulai bisnis yang mungkin selama ini belum bisa Anda wujudkan dengan kepadatan waktu dan aktifitas Anda di masa-masa bekerja. Masa pensiun bisa saja menjadi peluang Anda untuk membangun bisnis yang potensial.

Tentu saja, ketika Anda ingin merintis bisnis di masa purna karya hendaknya juga tak sembarangan. Berikut ini beberapa tipa memulai bisnis atau usaha setelah pensiun yang perlu Anda ketahui:

  1. Jangan Terburu-buru Menarik Dana Pensiun

Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika ingin memulai bisnis setelah pensiun adalah jangan terburu-buru untuk menarik dana pensiun Anda. Menarik dana pensiun memang cukup menguntungkan karena Anda tidak perlu mengajukan pinjaman untuk menyiapkan modal bisnis Anda. Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa menarik dana pensiun sebelum periode pencairan memiliki risiko. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menggunakan simpanan terlebih dahulu sebagai modal bisnis Anda. Bila Anda tidak memiliki simpanan, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menjual ataupun menggadaikan barang berharga. Perlu diingat, hindari menarik dana darurat karena ini ditujukan untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak nantinya.

  1. Pilihlah Bisnis yang Diminati namun Tetap Sesuai dengan Kemampuan Keuangan

Selanjutnya, pastikan untuk memilih bisnis yang diminati namun tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda. Inilah mengapa penting untuk merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya dari awal, termasuk strategi penjualan dengan baik

Memilih bisnis yang sesuai dengan minat akan membuat Anda bisa lebih menikmati proses mengelola bisnis Anda. Ini bisa membuat masa-masa pensiun Anda terasa lebih menyenangkan. Selain itu, Anda pun akan merasa lebih mudah untuk menjalankan bisnis tersebut.

Namun, pastikan tetap memperhatikan kemampuan finansial Anda. Dalam merintis bisnis, Anda bisa memulainya dengan skala yang kecil atau rumahan. Anda bisa mengembangkan bisnis tersebut semakin besar nantinya sesuai dengan strategi bisnis Anda.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya - Nextup ID

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID

  1. Investasi Jangka Panjang

Bisnis yang Anda rintis setelah purna karya sebaiknya merupakan bentuk investasi jangka panjang. Investasi ini dilakukan untuk pengembangan aset perusahaan Anda mendatang. Dalam hal ini, bisnis Anda tak hanya terbatas pada pasar uang ataupun pasar saham, melainkan juga bisa dengan membeli aset seperti membeli emas, reksadana, gedung, menambah alat produksi, dan lainnya.

Pilihan Bisnis untuk Purna Karya

Berikut ini beberapa ide atau pilihan bisnis untuk purna karya yang bisa Anda coba:

  • Usaha fotokopi
  • Usaha laundry
  • Bisnis franchise
  • Peternakan
  • Perkebunan
  • Warung sembako
  • Usaha kos atau kontrakan
  • Usaha rental mobil
Merintis Bisnis di Masa Purna Karya - Nextup ID

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID

Pelatihan Bisnis untuk Karyawan Purna Karya

Menjadikan masa-masa purna karya sebagai masa yang menyenangkan setelah sekian tahun aktif dan produktif bekerja tentu bukan hal yang mudah. Anda bisa mulai mempersiapkan sebelum mendekati masa-masa pensiun. Salah satunya dengan mengikuti pelatihan bisnis untuk karyawan purna karya. Ini akan menjadi salah satu bekal Anda untuk mempersiapkan masa pensiun Anda lebih bermakna dan menyenangkan. Pelatihan bisnis yang bisa diikuti pun beragam.

Melalui pelatihan bisnis bagi karyawan yang akan memasuki masa purna, Anda bisa mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan yang nantinya sangat berguna ketika masa pensiun Anda tiba. Anda tidka hanya bisa mendapatkan informasi bisnis apa yang sebaiknya Anda jalankan setelah pensiun tetapi juga beberapa bekal lainnya mulai dari bagaimana mengelola keuangan, mengatur strategi yang tepat untuk memulai bisnis setelah pensiun, dan lainnya.

Saat ini, Anda bisa menemukan banyak pelatihan bisnis yang tersedia termasuk untuk karyawan yang akan memasuki masa purna karya. Salah satunya adalah pelatihan ataupun kelas bisnis yang diselenggarakan oleh nextup.id yang memang ingin mengajak para pelaku bisnis dan usaha untuk bisa melangkah lebih maju dan naik level. Anda bisa bertemu dengan para profesional bisnis dan pelaku usaha yang Anda membantu meningkatkan kualitas Anda.

masa persiapan pensiun, persiapan pensiun, mpp pensiun, masa persiapan pensiun pns, persiapan pensiun karyawan swasta, persiapan masa pensiun, masa persiapan pensiun swasta, mpp masa persiapan pensiun, persiapan pensiun pns, mempersiapkan masa pensiun, mpp pns, masa persiapan pensiun karyawan swasta, masa persiapan pensiun adalah, perencanaan dan persiapan menghadapi masa pensiun, persiapan menjelang pensiun, masa pra pensiun, mempersiapkan pensiun, persiapan pensiun sejak dini, masa persiapan pensiun tni, masa mpp pns, masa persiapan pensiun bumn, persiapan menghadapi masa pensiun, pns yang mempersiapkan masa pensiun dibebaskan dari jabatan selama, peraturan tentang masa persiapan pensiun pns, aturan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun pns guru, persiapan pensiun ppt, peraturan masa persiapan pensiun swasta, masa persiapan pensiun asn

Pelatihan masa persiapan pensiun, Program persiapan pensiun, Pelatihan pensiun perusahaan, Pensiun karyawan, Pelatihan finansial untuk pensiun, Persiapan pensiun komprehensif, Manajemen keuangan pensiun, Pelatihan psikologis masa pensiun, Program kesehatan pensiun, Kesiapan pensiun karyawan, Pelatihan transisi pensiun, Konsultasi persiapan pensiun, Perencanaan pensiun perusahaan, Tips sukses menghadapi pensiun, Program pensiun karyawan

Nextup.id merupakan platform yang mempertemukan antara professional bisnis dan pelaku usaha dalam rangka meningkatkan kapasitasnya untuk naik kelas

Phone: +62 858 0333 2788

Instagram: nextup_id

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.