cara jualan online laris di facebook | Nextup ID - Page 3
Ragam Aplikasi Paylater yang Ada Di Indonesia

Ragam Aplikasi Paylater yang Ada Di Indonesia

Paylater, barangkali istilah ini telah cukup sering didengar atau bahkan Anda sempat menggunakan aplikasinya. Paylater telah menjadi bagian dari tren di era digital dengan kemajuan perkembangan teknologi internet. Pasalnya saat ini ada kecenderungan peningkatan perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi finansial secara online seiring dengan perkembangan pola belanja online. Alhasil kehadiran paylater akan sangat membantu masyarakat. Lantas apa itu aplikasi paylater?

Apa itu Aplikasi Paylater?

Bila melihat dari namanya, maka aplikasi atau perangkat lunak ini memiliki kaitan erat dengan transaksi keuangan. Sederhananya, paylater merupakan aplikasi yang menyediakan metode pembayaran dilakukan kemudian hari. Hal ini berarti ini, masyarakat selaku konsumen melakukan pembayaran atas belanjanya dengan meminjam uang melalui aplikasi paylater tersebut. Selanjutnya, aplikasi akan membayarkan belanja konsumen, kemudian ketika jatuh tempo esok harinya, konsumen harus melakukan pembayaran kepada aplikasi.

Kalau begitu, apakah aplikasi ini membuat kita berhutang? Tentu saja benar. Anda selaku konsumen akan diberikan pinjaman untuk membayar barang yang telah dibeli. Selanjutnya, pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan Anda. Biasanya aplikasi ini akan menyediakan pembayaran dalam beberapa pilihan, misalnya dalam tempo 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan seterusnya. Tujuan dari hadirnya aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan dan tentu saja kemudahan ini mesti disikapi dengan bijak.

6 Jenis Aplikasi Paylater yang Ada di Indonesia Saat Ini

Saat ini memang melakukan transaksi finansial sangatlah mudah. Hanya berbekal smartphone dan kuota internet, maka kita telah dapat melakukan berbagai transaksi untuk berbagai keperluan. Bahkan kini telah tersedia pula kesempatan untuk mendapatkan barang terlebih dahulu, baru kemudian melakukan pembayaran (paylater). Menarik bukan?

Kemudahan dalam melakukan transaksi yang demikian itu, tidak terlepas dari perkembangan aplikasi paylater yang ada di Indonesia saat ini. Kita pun telah cukup mudah menemukan aplikasi ini, baik melalui app store maupun play store. Tentunya masing-masing aplikasi memiliki ketentuan tersendiri yang harus dipahami dan sudah pasti ada bunga pinjaman yang harus disikapi dengan bijak oleh pengguna. Ada bunga?

Benar aplikasi paylater memiliki bunga di setiap jenisnya. Besar dan kecil bunga yang ditawarkan tergantung dari pilihan waktu membayar yang diambil oleh konsumen. Selain itu, masing-masing aplikasi juga memiliki ketentuan bunga yang beragam. Agar Anda lebih dekat dengan aplikasi ini, mari simak beberapa jenis aplikasi paylater berikut ini.

1. Shopee Paylater dari Shopee

Jenis aplikasi pertama yang dapat Anda coba adalah shopee paylater. Sesuai dengan namanya, aplikasi ditawarkan oleh shopee yang notabene merupakan marketplace besar yang ada saat ini. Adanya aplikasi shopee paylater ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran atau kredit atas belanja mereka.

Besar bunga dari aplikasi ini adalah 2,95% dan ditambahkan pula dengan biaya penanganan sebesar 1%. Selain itu, aplikasi memiliki keunikan tersendiri. Awalnya pengguna akan mendapatkan limit dana sebesar 750 ribuan dan limit akan bertambah besar seiring dengan keaktifan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.

2. BayarNanti dari Bukalapak

Masih dari marketplace, kalini bukalapak yang merupakan marketplace kenamaan dari Indonesia juga menawarkan aplikasi paylaternya. Aplikasi tersebut dikenal dengan nama bukalapak bayarnanti. Fungsinya pun sama, yakni melakukan pembayaran kemudian hari untuk setiap transaksi belanja konsumen.

Hanya saja, saat ini aplikasi dari bukalapak tersebut hanya bisa digunakan oleh user yang berada di beberapa wilayah saja, seperti Bandung, Surabaya dan Jabodetabek. Kemudian, setiap melakukan transaksi maka konsumen akan dikenakan tarif sebesar 5%. Sementara itu, limit dari aplikasi ini sendiri terbilang cukup besar yakni dari 1 jutaan hingga 3 jutaan.

3. GoPayLater dari Gojek

Mungkin ketika mendengar nama Gojek, Anda sudah tidak asing lagi. Sebab aplikasi ini memang termasuk salah satu brand besar yang ada di Indonesia. Jika sebelumnya Anda hanya menggunakan gojek untuk keperluan mendapatkan layanan transportasi saja, namun kini Anda juga dapat mencoba layanan paylaternya.

GoPayLater dari gojek hadir untuk memberikan kemudahan bagi setiap penggunanya untuk melakukan pembayaran di kemudian hari. Menariknya, aplikasi ini memiliki bunga yang rendah, yakni sebesar 0%  jika mampu melunasinya dalam 30 hari. Sementara itu jika pengguna telah melakukan pembayaran setelah 5 hari dari masa tempo, maka akan dikenakan denda sebesar 200 ribu setiap harinya.

4. Indodana Paylater

Aplikasi paylater keempat yang ada di Indonesia saat ini adalah Indodana Paylater. Aplikasi ini sendiri dapat Anda nikmati melalui Tokopedia. Tentu tidak asing pula dengan Tokopedia? Melalui aplikasi paylater tersebut Anda dapat melakukan transaksi dengan limit kredit sangat besar, yakni 25 jutaan. Menggiurkan bukan?

Sama seperti aplikasi sebelumnya, Indodana Paylater juga memiliki bunga. Adapun bunga yang ditawarkan ialah 3% untuk pembayaran dalam kurun waktu 3 hingga 12 bulan. Sementara jika Anda mampu melakukan pelunasan dalam kurun waktu 1 bulan, maka Anda tidak akan dikenakan Bungan apapun.

5. Akucicil dari Akulaku

Kelima, ada Akucicil dari aplikasi Akulaku. Sebagai salah satu aplikasi transaksi mode online atau mobile, akulaku memang telah dikenal cukup lama. Kemudian, saat ini mereka pun menawarkan fitur baru berupa akucicil. Sesuai dengan namanya fitur ini akan memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk melakukan  pembayaran dengan metode cicilan.

Akucicil menyediakan masa pembayaran dengan tenggat waktu hingga 15 bulan lamanya. Pada setiap bulannya, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar 1% dan juga bunga pinjaman 1,5%. Lantas berapa limit yang ditawarkan? Akucicil menawarkan limit 15 jutaan kepada setiap penggunanya.

6. Kredivo Paylater

Aplikasi paylater keenam adalah Kredivo Palylater. Tentunya aplikasi satu ini tidak kalah tenar dengan aplikasi sebelumnya. Aplikasi satu ini memiliki limit yang terbilang besar, yaitu 30 jutaan. Uniknya Anda dapat menggunakan aplikasi paylater ini di sejumlah merchant yang tersedia secara online maupun offline. Menyenangkan bukan?

Sama seperti aplikasi sebelumnya, jika pengguna dapat melakukan pelunasan dalam waktu 30 hari, maka mereka tidak akan diberikan bunga. Sementara itu jika memilih pelunasan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan, maka ada Bungan 2,6% setiap bulannya. Jika melihat kemudahan yang ditawarkan, maka Kredivo Paylater lebih luas pemakaiannya. Sebab dapat digunakan dalam melakukan transaksi pembayaran di sejumlah aplikasi.

Setelah menyimak penjelasan ragam aplikasi paylater di atas, apakah Anda berkeinginan untuk menggunakannya? Tentu menggunakan aplikasi ini tidaklah dipersoalkan. Hanya saja selaku konsumen Anda perlu bijak dalam pemakaiannya. Jangan sampai kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran di kemudian hari ini, justru menimbulkan masalah baru bagi keuangan Anda.

Khusus bagi Anda yang memang sedang menghadapi masalah keuangan maupun masalah hidup lainnya, Anda dapat mencoba mengkonsultasikan bersama nextup.id. Kita akan membicarakannya secara seksama dan akan membantu Anda untuk menemukan solusi terbaik. Jangan ragu dan cobalah untuk membuka diri Anda untuk berkomunikasi kepada nextup.id demi menemukan solusi bagi permasalahan Anda.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat
Customer Relationship Management, Sudah Tau Belum?

Customer Relationship Management, Sudah Tau Belum?

Customer Relationship Management (CRM) barangkali menjadi suatu istilah yang asing bagi orang awam. Namun jika Anda berada dalam sebuah manajemen perusahaan atau memiliki tugas yang berkaitan dengan pelanggan, maka istilah ini penting untuk dipahami. Secara sederhana, CRM merupakan pengelolaan pelanggan oleh perusahaan. Jika berbicara pelanggan, maka sudah tentu memiliki andil penting bagi perusahaan. Agar dapat memahami lebih lanjut tentang CRM ini mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Tugas Customer Relationship Management dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Sebagaimana telah dikatakan tadi bahwa CRM ini merupakan pengelolaan atau manajemen pelanggan yang dilakukan oleh perusahaan. Tentunya setiap perusahaan akan memperhatikan betul pelayanan yang diberikan kepada pelanggan mereka. Sebab hal itu akan mempengaruhi kelangsungan dan perkembangan mereka sendiri.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melayani konsumen atau pelanggan adalah dengan menerapkan CRM atau customer relationship management. CRM ini memiliki fokus dalam mengelola pelanggan mereka. Tugas pokoknya adalah mengetahui pola perilaku pelanggan, sehingga perusahaan memiliki data yang valid untuk mengambil tindakan. Tentu saja pada akhirnya ini akan berkaitan dengan strategi marketing yang diterapkan.

Berikut ini akan dibagikan beberapa tugas penting yang harus dilakukan oleh CRM dalam kesehariannya.

1. Mengumpulkan Informasi Seputar Pelanggan

Tugas pertama yang dimiliki oleh customer relationship management adalah mengumpulkan informasi seputar pelanggan. Informasi yang dikumpulkan sangat variatif dan ini bisa dilakukan melalui sistem telah tersendiri. Jadi tidak perlu membuat sistem baru, namun cukup memanfaatkan sistem manajemen pelanggan yang telah tersedia pada perusahaan tersebut.

2. Menganalisa Informasi yang didapat

Tugas kedua adalah menganalisis informasi yang didapat. Setelah berhasil mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka bukan berarti tugas CRM telah berakhir. Data atau informasi yang didapat harus dianalisis terlebih dahulu. Sehingga nantinya ada kesimpulan yang didapat sebagai landasan untuk pengambilan keputusan.

3. Menerapkan Sistem Layanan yang Tepat

Tugas ketiga dari seorang staf yang berada di bagian customer relationship management adalah menerapkan sistem layanan yang tepat. Bagaimana kita tahu bahwa pelayanan itu tepat untuk diterapkan? Tentu saja didasarkan pada hasil analisa data yang telah dilakukan. Oleh karena itu, penting bahwa setiap tugas dari CRM dilakukan dengan benar. Sehingga harapannya nantinya layanan yang diberikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan konsumen atau pelanggan.

4. Menanggapi Respon dari Pelanggan

Tugas keempat adalah menanggapi respon dari pelanggan. Respon yang perlu dihadapi tidak hanya sekedar saran, namun juga berupa kritikan atau keluhan atas produk maupun pelayanan yang diberikan. Tentu kita semua cukup sering melihat hal seperti itu bukan? Jika respon dari pelanggan ini tidak ditanggapi, maka terkesan bahwa perusahaan tidak memiliki pelayanan yang baik. Alhasil itu juga berimbas pada aspek kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu, customer relationship management harus memperhatikan hal ini untuk menjaga kepuasan pelanggannya.

Barangkali setelah menyimak dengan seksama tugas dari customer relationship management (CRM) tadi, maka Anda sudah mendapatkan gambaran perihal CRM ini. Hal ini tentunya juga dapat menjadi dasar pengetahuan bagi Anda yang memang berkeinginan untuk berkarir pada bidang customer relationship management. Lantas apakah CRM hanya melayani pelanggan yang telah ada saja?

Ternyata tugas dan fungsi dari CRM tidak hanya memperhatikan pelanggan yang telah ada saja. Namun CRM juga memiliki fungsi untuk dapat menambah daftar pelanggan baru. Tentunya hal ini merupakan tingkatan lanjutan dalam customer relationship management. Berdasarkan data tentang pola perilaku konsumen yang didapat, maka CRM melalui keahlian bisa merekrut pelanggan baru.

Lalu adakah manfaat pengaplikasian customer relationship management bagi perusahaan? Tentu saja CRM memiliki manfaat yang besar bagi perusahaan. Setidaknya ada 3 manfaat utama yang dapat dirasakan perusahaan dari penerapan CRM ini.

1. Meningkatkan pendapatan penjualan produk

Manfaat pertama dan paling besar dirasakan adalah meningkatkan pendapatan penjualan produk. Mengapa ini bisa terjadi? Sebab ketika hubungan dengan pelanggan tetap dikelola dan terjaga dengan baik, maka sudah tentu perusahaan akan memiliki pelanggan tetap. Mereka yang merasa puas dengan layanan diberikan sudah tentu tidak akan mudah beralih ke produk dari perusahaan lainnya.

Jika konsumen telah merasa puas, bukankah akan menimbulkan potensi pembelian atau pemakaian produk secara berulang? Hal inilah yang sangat menjanjikan dari penerapan customer relationship management bari perusahaan. Bahkan bukan tidak mungkin CRM ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi pendapatan penjualan perusahaan.

2. Membuat konsumen menjadi lebih loyal

Manfaat selanjutnya dari customer relationship management adalah membuat konsumen menjadi lebih loyal pada produk. Sebagai pemilik produk atau owner tentu  kita sangat ingin konsumen tersebut merasa puas dan loyal untuk terus menggunakan produk yang ditawarkan. Nah, hal ini bisa diraih apabila customer relationship management (CRM) berjalan dengan baik.

Bahkan bukan tidak mungkin dengan penerapan CRM yang baik akan memberikan kesempatan baru bagi perusahaan dalam menjalin kemitraan. Sebab banyak terjadi yang awalnya hanya sebagai konsumen atau pelanggan, justru berkembang menjadi hubungan kerja yang saling menguntungkan satu sama lain. Menarik bukan?

3. Efisiensi biaya operasional perusahaan

Manfaat ketiga yang juga penting untuk diketahui adalah CRM dapat membantu manajemen untuk mengefisienkan biaya operasional perusahaan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebagaimana telah dikatakan di awal tadi bahwa customer relationship management (CRM) ini bekerja berdasarkan data-data yang diperoleh.

Data tersebut akan menjadi landasan bagi perusahan untuk mengambil tindakan. Jika demikian sudah tentu perusahaan akan menjadi lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen atau pelanggannya. Sehingga operasional mereka dapat diarahkan langsung ke sana dan ini akan membantu mengefisienkan biaya yang ditimbulkan atas kegiatan operasional tersebut.

Bila memperhatikan manfaat yang ditimbulkan atas customer relationship management (CRM), maka sudah semestinya perusahaan lebih memperhatikan aspek ini.  Sebab kegiatan CRM memang berkaitan langsung dengan pelanggan yang menjadi modal besar bagi perusahaan dalam perkembangannya. Sebaiknya tempatkanlah tenaga atau staff yang memang memiliki kemampuan yang baik untuk menjalankan tugas customer relationship management (CRM) tersebut.

Sekarang, bagi Anda yang masih bingung untuk berkarier di dalam bidang customer relationship management (CRM) ini, Anda dapat mencoba menghubungi langsung nextup.id. Perlu diketahui bahwa nextup.id merupakan jasa konsultasi yang berpengalaman di bidangnya. Mereka telah sukses membantu kliennya untuk mendapatkan karir pekerjaan yang baik.

Tidak hanya tentang karir pekerjaan saja, nextup.id juga bisa Anda manfaatkan untuk berkonsultasi tentang permasalahan hidup yang dihadapi. Kadang kala dengan kita membuka diri dan berkomunikasi bersama orang lain, maka inspirasi dan solusi akan lebih mudah untuk datang. Oleh karena itu, cobalah untuk meluangkan waktu yang Anda miliki untuk berkonsultasi bersama nextup.id. demikianlah, semoga informasi yang diberikan kali dapat menambah wawasan semuanya.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Jangan Malu, Walau Gerobakan Tapi Bisa Cuan

Jangan Malu, Walau Gerobakan Tapi Bisa Cuan

Memulai usaha secara mandiri tentu menjadi pilihan bijak untuk mulai mengambil langkah berani demi memenuhi kebutuhan hidup. Usaha sendiri kini begitu variatif dan telah banyak dibagikan tutorialnya. Sebagai langkah awal, Anda dapat memulainya dalam bentuk usaha gerobakan yang tentu saja cukup lumrah ditemukan. Namun jangan malu, walau hanya gerobakan namun usaha tersebut bisa menghasilkan cuan yang besar, hingga milyaran. Bagaimana caranya? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini.

8 Tips Memulai Usaha Gerobakan yang Berpotensi Cuan Milyaran

Berbicara tentang dunia usaha maupun bisnis tentu sangat menyenangkan. Apalagi bagi kaula mudah yang memang saat ini sedang menjadi tren untuk memulai usaha sendiri. Sebagaimana telah dikatakan di awal tadi bahwa kini telah banyak jenis usaha yang dapat dimulai, termasuk usaha gerobakan. Bahkan tidak jarang pula dari awal yang gerobakan itu akan mendatang hasil yang sangat besar.

Ketika mendengar usaha gerobakan, mungkin sebagian orang akan berpikir sepele terhadap usaha tersebut. Namun yakinlah kebanyakan dari mereka yang juga sukses dengan usahanya saat ini berawal dari usaha gerobakan yang pelan-pelan dirintis. Lalu apa yang harus dilakukan untuk memulai usaha gerobakan yang berpotensi cuan besar itu?

1. Cari Tahu Peluang Usaha yang Menjanjikan di Tempat Anda

Tips pertama yang dapat dilakukan adalah mencari tahu terlebih dahulu peluang usaha yang menjanjikan di tempat Anda. Peluang usaha ini meliputi jenis produk yang ingin ditawarkan dan juga lokasi yang dianggap baik untuk memulai usaha tersebut. Anda dapat pula bertanya atau berdiskusi bersama rekan untuk mendapatkan informasi yang lebih baik terkait peluang usaha ini.

2. Riset Harga Terbaik yang Bisa Dijangkau Konsumen

Menentukan harga jual produk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan sebuah usaha. Idealnya harga yang diberikan tidak terlalu mahal dan juga tidak membuat hancur kantong modal. Sebaiknya Anda pertimbangkan dengan matang besar modal dan keuntungan yang akan didapat untuk menemukan harga yang cocok. Jangan lupa untuk mempertimbangkan pula apakah harga yang demikian itu mampu dijangkau oleh target konsumen Anda.

3. Utamakan Kualitas dari Produk

Tips ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah mengutamakan kualitas produk. Banyak dari pelaku usaha yang gagal disebabkan mereka terlalu mengejar untung besar dan mengabaikan kualitas produknya. Oleh sebab itu, walaupun nantinya usaha sudah mulai menunjukan perkembangan yang baik, maka jangan coba-coba untuk menurunkan kualitas. Sebab nanti hal itu akan memberikan dampak yang buruk bagi Anda.

4. Jadilah Pedagang yang Jujur

Di antara kiat-kiat sukses dalam membangun usaha gerobakan dengan hasil milyaran adalah menjadi pengusaha yang jujur. Barangkali Anda sepakat bahwa jujur adalah kata yang sederhana, namun cukup sulit diamalkan. Anda dapat menyaksikan sendiri betapa jujur ini memiliki peranan penting. Mereka yang sukses pun telah mengatakan bahwa jujur menjadi modal besar untuk mendulang kesuksesan dalam usaha yang dilakoni.

5. Jangan Ragu untuk Memberikan Promo

Tips kelima untuk memulai usaha gerobakan yang menghasilkan cuan besar adalah jangan ragu untuk memberikan promo. Salah satu cara yang efektif untuk memasarkan produk usaha adalah dengan memberikan promosi kepada konsumen. Hal ini pun dapat Anda lihat sendiri pada usaha-usaha yang baru saja dimulai. Promo ini diberikan dengan harapan dapat menarik konsumen dan memperkenalkan produk kepada mereka.

6. Evaluasi Perkembangan Usaha

Keenam, dalam pengelolaan usaha, sebaiknya jangan lupa untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan pengeluaran dan pendapatan. Berdasarkan data yang diperoleh nantinya Anda akan memiliki dasar untuk mengetahui sejauh mana usaha telah berkembang. Jika memang memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut, maka coba saja melakukannya dengan tetap mempertahankan kualitas dan ciri khas dari produk Anda.

7. Rekrut Mitra atau Investor

Selanjutnya, Anda sebagai pemilik usaha gerobakan itu juga dapat merekrut mitra maupun investor untuk mengembangkan usaha tersebut. Tentunya hal ini dilakukan dengan perhitungan yang matang dan berdasarkan data real yang ada pada usaha Anda. Ada beragam pilihan cara untuk merekrut kemitraan, misalnya dengan memberikan peluang franchise. Selain itu, Anda juga dapat mengajak orang-orang terdekat untuk melakukan penanaman modal dengan perhitungan penghasilan yang tepat.

8. Memanfaatkan Perkembangan Teknologi

Tips kedelapan yang juga kini banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah memanfaatkan perkembangan teknologi. Saat ini telah cukup banyak teknologi yang bisa digunakan untuk mendukung usaha, misalnya media sosial. Bukankah Anda menyaksikan sendiri bahwa media sosial memiliki power yang luar biasa bagi perkembangan usaha. Bahkan ada yang harus membuat antrian pesanan akibat dari viralnya usaha tersebut. Tentunya jika demikian, maka hasil milyaran akan semakin dekat bukan?

9. Tidak Malu dan Pantang Menyerah

Terakhir, sebaiknya Anda memiliki sikap untuk tidak merasa malu atas usaha yang dimiliki. Sebab jika hanya mengedepankan malu saja, maka akan sulit untuk berkembang dan sukses pada usaha yang dijalani. Selain itu, tanamkanlah pada diri sikap pantang menyerah. Sebab nantinya Anda akan pasti menemukan berbagai halangan dan rintangan. Yakinkan diri untuk tidak menyerah atas hal itu dan terus berusaha bangun dan kembali mengelola usaha Anda.

Barangkali itulah tadi beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk memulai usaha secara mandiri. Mungkin saat ini Anda hanya dapat memulainya dalam skala gerobakan saja, namun sebaiknya itu tidak menjadikan Anda berkecil hati. Sebaiknya belajarlah dari pelaku usaha yang telah sukses saat ini dan mereka dulu memulainya sama seperti Anda.

Penting untuk disadari bahwa tidak mudah bagi kita untuk sampai pada anak tangga tertinggi, semua harus dimulai dari anak tangga terendah dan perlahan melangkah. Setiap jenis usaha tentu akan ada tantangan yang dihadapi dengan lapang dada. Jangan jadikan tantangan sebagai hambatan dalam memulai usaha, namun justru menjadikannya sebagai motivasi untuk perkembangan usaha yang lebih baik.

Jika memang membutuhkan partner untuk bertukar pikiran, maka Anda dapat mencoba berkonsultasi bersama nextup.id. Melalui cara ini Anda akan lebih memiliki persiapan yang matang untuk memulai usaha yang diinginkan. Perlu diketahui bahwa nextup.id memiliki pengalaman yang cukup baik dalam memberikan solusi dari berbagai persoalan kliennya.

Tidak hanya tentang usaha saja, nextup.id juga memberikan kesempatan bagi Anda untuk menemukan solusi atas persoalan hidup yang dihadapi. Sebab terkadang ketika berusaha mencari solusi secara mandiri, kita menemukan titik buntu. Sehingga ini membuat kita ingin berputus asa. Oleh sebab itu, cobalah luangkan waktu Anda untuk berkonsultasi bersama nextup.id. Demikianlah, semoga informasi kali ini dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi Anda untuk memulai usaha secara mandiri. Walaupun hanya dimulai dari gerobakan, namun yakinlah itu akan memberikan hasil yang besar.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
8 Cara Pintar agar Jualan Laris Manis di Bukalapak

8 Cara Pintar agar Jualan Laris Manis di Bukalapak

Siapa yang tidak kenal dengan Bukalapak? Bukalapak merupakan marketplace yang sejak tahun 2017 lalu masuk ke kategori startup unicorn. Sehingga menjadi salah satu startup kebanggaan Indonesia. Sampai saat ini ada lebih dari 90 juta pengguna aktif di marketplace ini. Sehingga menjadikannya sebagai tempat potensial untuk jualan online. Namun, bagaimana agar jualan bisa laris manis di Bukalapak?

Sekilas Tentang Bukalapak

Sebelum mempelajari berbagai cara jualan di Bukalapak agar banjir orderan, maka wajib dulu mengenal marketplace buatan anak negeri satu ini. Bukalapak dijelaskan di berbagai sumber berdiri sejak 10 Januari 2010. Pendirinya waktu itu berstatus sebagai mahasiswa di ITB (Institut Teknologi Bandung).

Yakni Achmad Zaky, Nugroho Heru Cahyono, dan Fajrin Rasyid yang oleh ketiganya Bukalapak dibentuk sebagai toko online yang menjaring pelaku UMKM untuk jualan di dalamnya. Sampai saat ini, Bukalapak fokus mendorong UMKM untuk merambah dunia penjualan digital yang memiliki masa depan menjanjikan melalui program Mitra Bukalapak.

Alasan Jualan di Bukalapak

Bukalapak perlu diakui bukan satu-satunya marketplace di tanah air, ada banyak marketplace saingan yang juga punya nama besar di kalangan pelaku usaha niaga online. Namun, Bukalapak tentu menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung usaha jualan yang dijalankan. Alasan kenapa harus jualan di Bukalapak antara lain:

1. Gratis

Alasan pertama kenapa perlu menggelar lapak jualan di Bukalapak adalah karena gratis. Setiap pelaku UMKM tidak dipungut biaya apapun untuk membuat toko di dalam marketplace ini. Sehingga bisa fokus ke produk jualan dan optimasi toko.

2. Menggunakan Rekening Bersama

Bukalapak menyediakan sistem jualan yang dijamin aman, sebab menyediakan rekening bersama atas nama Bukalapak. Sehingga pembeli yang melakukan order, pembayaran ditransfer ke rekening bersama. Baru kemudian ditransfer ke rekening pelapak.

3. Leluasa Memberikan Promo

Menjalankan usaha jualan online tentu sesekali mengadakan promo, seperti promo diskon atau yang lainnya agar mendorong penjualan. Bukalapak memberi keleluasaan bagi pelapak untuk menyediakan promo diskon lewat fitur-fitur khusus di dalamnya.

4. Punya Banyak Pengguna

Data di tahun 2017 menyebutkan bahwa jumlah pengguna aktif di Bukalapak lebih dari 90 juta pengguna. Sehingga bisa dikatakan sebagai marketplace dengan jumlah pengguna yang banyak. Semua pengguna berpotensi menjadi pembeli produk Anda, sehingga kesempatan panen orderan cukup tinggi.

5. Beroperasi Lebih dari Satu Dekade

Sebagai pelaku usaha jualan, tentu berharap bisa jualan di tempat strategis. Jika ingin jualan online maka bisa membuat lapak di marketplace yang sudah beroperasi sejak lama. Sebab mereka memiliki banyak pengguna dan sudah dikenal luas oleh masyarakat.

Bukalapak menjadi pilihan ideal karena sudah beroperasi lebih dari satu dekade sejak tahun 2010. Sehingga berjualan disini dijamin memberi kemudahan seperti jualan di lokasi yang super strategis.

6. Pilihan Kurir yang Beragam

Alasan berikutnya kenapa perlu jualan di Bukalapak adalah karena pilihan kurirnya beragam. Sehingga pelapak atau penjual bisa memilih kurir yang sudah dipercaya, dinilai profesional, dan memiliki cabang di kota atau daerah tempat berjualan.

Cara Jualan Laris di Bukalapak

Setelah mengetahui siapa itu Bukalapak dan berbagai alasan kenapa perlu berjualan di dalamnya. Maka hal penting berikutnya yang perlu dipahami adalah cara jualan di Bukalapak. Kenapa? Sebab sekedar membuka toko saja di Bukalapak ternyata tidak langsung sukses mendatangkan banyak orderan.

Supaya orderan di Bukalapak memuaskan, dimana per harinya selalu ada orderan masuk. Maka beberapa cara pintar berikut ini bisa diterapkan:

1. Riset Produk Jualan Sejak Awal

Cara yang pertama adalah melakukan riset produk terlebih dahulu untuk mengetahui produk-produk potensial. Produk yang banyak diminati di internet dan aman dikirimkan ke alamat pembeli di seluruh Indonesia menjadi pilihan utama. Jika produknya bagus dan dicari banyak orang maka tidak sulit mendapatkan pembeli.

2. Batasi Produk yang Dijual

Menjadi toko Palugada (Apa Lu Mau Gua Ada) memang membantu menggaet banyak pembeli dengan kebutuhan yang beragam. Hanya saja, untuk mendapatkan pembeli potensial dianjurkan membatasi produk yang dijual. Khusus satu jenis atau satu merek saja, sehingga mendapatkan pembeli yang fokus melakukan order bukan hanya melihat-lihat saja.

3. Promosikan ke Orang Sekitar

Merintis usaha apapun tentu membutuhkan dukungan orang sekitar, terutama teman dekat dan keluarga. Merintis toko online di Bukalapak juga membutuhkan langkah tersebut. Jadi, perkenalkan toko ke keluarga dan teman-teman yang dimiliki sehingga mereka membantu promosi dan bahkan menjadi pelanggan setia.

4. Promosi di Bukalapak

Cara keempat untuk meningkatkan omset penjualan di Bukalapak adalah melakukan promosi, yakni promosi berbayar. Bukalapak menyediakan fitur iklan dengan kata kunci. Silahkan dimanfaatkan agar produk dagangan dipromosikan dan ditempatkan di lokasi strategis.

5. Promosikan Toko di Media Sosial

Jualan di Bukalapak bisa terus mendapatkan orderan jika gencar melakukan promosi, terutama promosi online alias digital marketing. Cara paling mudah adalah mempromosikan toko di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan lain-lain.

Promosikan toko dengan membuat aku khusus jualan, kemudian rajin komen di status pengguna media sosial, dan rajin memperkenalkan produk lewat fitur pesan pribadi. Cara-cara ini akan membuat banyak orang mengetahui toko Anda di Bukalapak dan perlahan mereka akan melakukan pembelian.

6. Aktif Mengikuti Event

Produk yang dijual dan toko online yang dimiliki perlu diperkenalkan ke khalayak luas. Selain melakukan digital marketing, penting juga untuk melakukan promosi offline. Salah satunya dengan aktif mengikuti event, seperti bazaar, pameran, dan lain-lain.

Lewat acara tersebut bisa mendirikan booth dan menawarkan produk kepada para pengunjung. Jangan lupa sediakan brosur, kartu nama, dan juga banner agar tampil profesional. Brosur dan kartu nama bisa diberikan kepada pengunjung acara, sehingga mereka bisa tahu dan mengingat toko sekaligus produk yang dijual.

7. Sampaikan Alasan Kenapa Orang Harus Membeli Produk yang Dijual

Jika jualan di Bukalapak maka lengkapi deskripsi produk dengan informasi detail. Termasuk sampaikan kelebihan produk yang menjadi alasan kenapa orang perlu membeli produk tersebut. Jualan di Bukalapak tentu butuh nilai lebih di mata pembeli agar produk dianggap menarik oleh mereka.

8. Optimalkan Tampilan Toko dan Produk

Selanjutnya beralih ke profil akun jualan di Bukalapak yang perlu ditata agar terlihat profesional. Gunakan foto profil dan sampul yang menunjukan logo dari toko online yang dimiliki. Lengkapi deskripsi toko dengan informasi singkat dan menjual. Kemudian selalu gunakan foto produk yang berkualitas agar terlihat jelas.

Jika semua ini dilakukan maka toko akan tampil lebih profesional dan terpercaya. Selain itu, produk juga dijelaskan secara mendetail sehingga calon pembeli bisa mengetahui detail kondisi dan fisik produk. Kemudian merasa yakin produk tersebut sesuai kebutuhan mereka.

Cara-cara yang dijelaskan di atas bisa membantu meningkatkan jumlah orang yang mengetahui toko Anda. Sekaligus bisa mendorong angka penjualan, sehingga bisa mengoptimalkan keuntungan. Jangan lupa untuk gencar melakukan promosi online, silahkan konsultasi dengan Nextup.id yang menyediakan banyak training dan coaching digital marketing untuk UMKM.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.

 

Cara Memikat Pembeli dengan Jurus Covert Selling

Cara Memikat Pembeli dengan Jurus Covert Selling

Setiap orang yang mendirikan usaha jualan tentu ingin agar produk jualannya laris manis di pasaran sehingga bisa panen keuntungan yang besar. Rupanya untuk menjadikan suatu produk menarik dan laku di pasaran tidak bisa hanya menawarkannya di berbagai media. Teknik pemasarannya harus tepat dan mengena.

Dewasa ini, teknik jualan terus berkembang apalagi sejak internet menjadi ramah untuk kegiatan jualan. Salah satu teknik jualan online yang dianggap sebagai jurus jitu melariskan dagangan adalah covert selling. Bagi beberapa orang covert selling sudah tidak asing lagi. Namun, bagaimana dengan Anda? Jika kurang familiar, rangkuman berikut bisa dibaca.

Apa Itu Covert Selling?

Covert selling bisa dikatakan sebagai teknik jualan terselubung. Secara umum, covert selling adalah teknik jualan terselubung yang tujuannya membuat orang mendengarkan dan membaca konten promosi yang disajikan tanpa perlu mengajak dan menyuruh mereka untuk membeli produk di dalam konten promosi tersebut.

Teknik ini tidak melakukan promosi secara langsung, nyaris mirip dengan teknik soft selling namun benar-benar lebih soft lagi. Jika soft selling mengandung unsur promosi di bagian akhir, maka covert selling tidak mengandung unsur promosi sama sekali. Unsur promosi disini adalah anjuran, permintaan, atau perintah untuk membeli produk yang dipromosikan.

Teknik ini sifatnya halus dan cocok untuk menargetkan konsumen yang tidak suka diberi konten promosi produk dalam bentuk apapun. Meskipun tidak menyuruh mereka dan menyarankan mereka membeli. Covert selling kemudian sukses membuat mereka atau calon pembeli tertarik dan kemudian memutuskan untuk membeli produk.

Strategi Memikat Pembeli dengan Covert Selling

Teknik covert selling menuntut seorang pelaku usaha untuk menyajikan suatu cerita. Cerita ini secara tidak langsung memperkenalkan produk dan jasa yang disediakan. Langsung ke keunggulan produk yang dijual dan tidak meminta pendengar (calon pembeli) untuk order produk tersebut.

Dalam menerapkannya, pelaku usaha bisa mencoba beberapa strategi khas yang banyak diterapkan pelaku teknik covert selling. Beberapa diantaranya adalah:

1. Menyebutkan Masalah yang Bisa Diatasi Produk

Produk yang menarik di mata konsumen adalah produk yang solutif dan sesuai kebutuhan mereka. Covert selling bisa menyampaikan suatu masalah dan kemudian bisa diselesaikan oleh produk yang sedang dipromosikan.

2. Meningkatkan Kredibilitas Produk dan Usaha

Strategi yang kedua adalah membangun kredibilitas produk dan usaha yang dijalankan. Misalnya dijelaskan produknya hasil riset bertahun-tahun, sudah diteliti, sudah mengantongi izin edar, bahan dijamin halal, dan lain-lain.

3. Memadukan Cerita dengan Gambar

Covert selling lebih menarik jika memadukan cerita dalam bentuk teks dengan gambar. Misalnya menjual produk diet, berupa minuman bernutrisi. Maka selain menampilkan foto produk dan penjelasannya dalam bentuk teks. Lengkapi juga dengan testimoni before dan after, misalnya angka timbangan yang terus turun.

4. Menyampaikan Sebuah Studi Kasus

Studi kasus adalah strategi berikutnya dalam covert selling, dimana menjelaskan mengenai ada suatu studi kasus yang dilakukan oleh ahlinya. Bisa menyadur jurnal dan menjelaskan sumber jurnal di konten promosi covert selling. Sehingga lebih meyakinkan dan punya penjelasan logis sekaligus punya dasar yang kuat.

5. Menyusun Copywriting yang Tepat

Covert selling membutuhkan copywriting yang mengarah pada kemampuan story telling. Maka perlu menyampaikan cerita secara menarik dan ada muatan promosi secara halus di dalamnya. Tanpa perlu mencantumkan kontak atau direct selling.

Tips Menjalankan Covert Selling

Lewat covert selling, seorang pelaku usaha melakukan promosi secara halus sehingga calon konsumen tidak merasa sedang ditawari produk yang mereka jual. Teknik halus seperti ini ternyata efektif mendapatkan ketertarikan emosional calon konsumen. Sehingga bisa menggaet banyak pembeli, bahkan dalam waktu relatif lebih singkat.

Strategi covert selling sangat beragam sesuai penjelasan sebelumnya, silahkan memilih salah satu atau mengkombinasikan beberapa strategi tersebut. Kemudian, terapkan tips berikut pada saat melakukan teknik covert selling agar resiko gagal bisa ditekan:

1. Memiliki Pengetahuan yang Luas

Tips pertama agar teknik covert selling bisa diterapkan dengan benar dan berhasil adalah memiliki pengetahuan yang luas. Tidak hanya tentang produk namun segala aspek yang relevan dengan produk tersebut. Sehingga ada banyak hal bisa diceritakan dalam covert selling tersebut.

2. Selalu Bersikap Tenang

Covert selling bisa dilakukan secara offline dengan tatap muka langsung ke konsumen. Sehingga tampak melakukan presentasi produk namun secara halus tanpa direct selling. Supaya sukses maka perlu bersikap tenang dan yakin sudah paham produk sekaligus punya pengetahuan yang luas.

3. Jadikan Konsumen sebagai Teman

Konsumen covert selling perlu dijadikan sebagai teman, jadi jangan menganggap mereka konsumen. Buatlah cerita dengan bahasa yang santai dan tetap enak didengar seperti saat bercerita ke teman atau saudara sendiri.

4. Mulai Percakapan Biasa dan Ajukan Pertanyaan

Covert selling secara langsung (offline) tentu melibatkan proses percakapan, jadilah yang aktif membuka percakapan. Misalnya menyapa dulu lalu mengajukan pertanyaan yang kemudian mencari celah agar bisa membahas ke pengalaman yang serupa dan merekomendasikan produk yang dijual tanpa direct selling.

5. Memberikan Alasan

Covert selling tidak sekedar menyampaikan masalah lalu terselesaikan oleh suatu produk yang ingin dipromosikan ke konsumen. Namun, juga disertai dengan penyampaian sejumlah alasan kenapa produk tersebut menarik untuk digunakan oleh konsumen yang mendengarkan cerita Anda dari awal.

6. Memberikan Saran

Promosi dengan teknik covert selling akan lebih maksimal efeknya jika dikemas dengan cara yang terkesan memberikan saran ke calon konsumen. Misalnya konsumen menceritakan masalah yang dihadapi, lalu jelaskan pengalaman Anda yang juga pernah mengalami masalah serupa.

Sampai disini, konsumen akan merasa menemukan orang yang senasib dan sepenanggungan. Kemudian semakin tertarik untuk mendengarkan cerita sampai tuntas. Lalu, bisa menyarankan konsumen untuk ikut menggunakan produk yang membantu menyelesaikan masalah tadi.

Contoh Covert Selling

Supaya lebih paham apa itu covert selling dan bagaimana menggunakannya saat menjual produk yang dimiliki. Maka berikut contohnya.

“Saya termasuk penyuka teh, dan selalu kesulitan untuk membawa teh dalam perjalanan. Misalnya saat mudik ke kampung halaman. Biasanya terkendala oleh kemasan dan kondisi teh yang berubah semakin pekat dan pahit sepanjang perjalanan. Lalu, suatu ketika saya menonton Video di Youtube melalui channel favorit saya.

Ada iklan di awal video tentang teh merek Tekita. Kemasannya OK, karena ringkas dan terbuat dari kertas yang ramah lingkungan. Dijelaskan juga Tekita didesain ramah untuk pecinta traveling. Saya coba dong ya beli produknya. Eh, beneran saya suka. Perjalanan yang saya lakukan kini tidak lagi menyusahkan saya untuk menikmati teh favorit. Terima kasih Tekita!”.

Teknik covert selling bisa bekerja efektif mendatangkan pembeli. Oleh sebab itu bisa dipertimbangkan untuk diterapkan. Silahkan menerapkan strategi dan tips yang sudah dijelaskan. Jika masih kesulitan dan butuh solusi praktis, bisa mengikuti training dan coaching dari Nextup.id yang membantu pelaku UMKM naik kelas di era digital!

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.