by M Arif Rahmat | Feb 28, 2022 | Articles
Pernahkah mendengar istilah Value Proposition Canvas? Bagi Anda yang dulunya kuliah di bidang bisnis seperti manajemen bisnis dan jurusan sejawatnya. Istilah ini dijamin cukup akrab di telinga karena menjadi materi yang pasti dipelajari. Namun, untuk memahaminya tidak harus kuliah dulu di bidang bisnis.
Pelaku bisnis seperti pelaku UMKM, meskipun tidak kuliah di bidang bisnis bisa mempelajarinya. Kemudian menguasai dan menerapkannya untuk mendukung perkembangan bisnis yang dimiliki. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Value Proposition Canvas? Kemudian, bagaimana cara menerapkannya?
Mengenal Value Proposition Canvas
Hal pertama yang perlu dipahami adalah definisi atau pengertian dari Value Proposition Canvas. Secara umum, Value Proposition Canvas merupakan sebuah tool atau alat bantu yang bisa digunakan pelaku bisnis untuk mengenal produk yang dimiliki dengan baik. Sehingga bisa tahu kelebihannya dan kekurangannya agar tidak salah strategi saat memasarkannya.
Bentuk sederhana dari Value Proposition Canvas adalah berupa diagram yang terdiri dari beberapa komponen. Setiap komponen kemudian diisi sendiri oleh pelaku bisnis, dan tentunya setiap pebisnis satu dengan yang lainnya akan punya isian yang berbeda. Sebab setiap pebisnis punya produk dengan ciri khas dan kelebihan yang berbeda juga.
Dengan mengenal kelebihan dan kekurangan produk, maka pelaku bisnis bisa lebih mudah mengatur strategi promosi. Sehingga bisa mengemas kekurangan produk menjadi ciri khas dan menjadikannya sebagai nilai tambah. Bukan dengan cara ditutupi, melainkan dijelaskan dengan cara yang kreatif agar mudah dipahami dan diterima oleh konsumen.
Sedangkan untuk kelebihan produk, maka pelaku bisnis bisa mengemasnya dengan lebih menarik lagi. Sehingga bisa tampak lebih unik, menarik, dan kemudian tim marketingnya juga bisa dikenal konsumen punya kreativitas yang tinggi. Hal ini tentu saja memberi nilai tambah pada produk dan citra perusahaan dimata konsumen.

Komponen yang Ada di Dalamnya
Dalam membuat atau menerapkan Value Proposition Canvas maka ada beberapa komponen yang menyusunnya. Tentunya komponen ini perlu dikenal dan dipahami agar dalam proses pembuatanya lebih mudah. Secara garis besar, Value Proposition Canvas memiliki dua komponen. Yaitu:
1. Customer Segment
Komponen yang pertama adalah customer segmen atau segmentasi pelanggan. Komponen ini membantu pelaku bisnis membagi konsumen menjadi beberapa kategori sesuai karakteristik khas mereka. Kemudian akan dijumpai beberapa jenis segmentasi. Diantaranya adalah:
- Customer pain, merupakan hal-hal yang berhubungan dengan pengalaman buruk konsumen dalam menggunakan produk. Sehingga bisa mengetahui kelemahan produk dan kemudian berusaha memperbaikinya.
- Customer gain, merupakan kebalikan dari customer pain yang merupakan semua hal yang berhubungan dengan kepuasan yang dirasakan konsumen. Sehingga bisa mengetahui kelebihan produk dan berusaha menjaga kelebihan ini atau meningkatkannya.
- Customer job, merupakan segala hal yang berhubungan dengan usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sehingga pelaku bisnis bisa tahu bagaimana mendapatkan kepuasan konsumen agar mereka loyal.
2. Value Map
Value map adalah komponen selanjutnya yang menunjukan respon tindakan dari setiap karakter konsumen yang dijelaskan di poin sebelumnya. Yakni pada customer segment di atas. Komponen ini sendiri kemudian terbagi lagi menjadi tiga komponen turunan, yaitu:
- Pain relievers, merupakan suatu alternatif yang ditawarkan oleh produk untuk mengatasi customer pain atau pengalaman buruk konsumen dalam menggunakan atau memanfaatkan produk.
- Product and service, merupakan aspek yang diusahakan untuk memaksimalkan customer gain dan meminimalkan customer pain. Sehingga menjadi dasar untuk meningkatkan nilai produk di mata konsumen.
- Gain creators, merupakan tindakan untuk fokus pada peningkatan nilai suatu produk untuk menciptakan customer gain secara maksimal. Salah satu bentuk dari gain creators ini adalah melakukan inovasi produk agar lebih baik lagi.

value business
Cara untuk Membuat Value Proposition Canvas
Setelah memahami apa itu Value Proposition Canvas dan semua komponen yang menyertainya. Maka tahap selanjutnya adalah mengetahui cara-cara untuk membuat Value Proposition Canvas tersebut. Sehingga bisa menjadikan produk punya nilai lebih di mata konsumen. Adapun cara-cara yang bisa dilakukan antara lain:
1. Pahami Konsumen dengan Baik
Cara yang pertama dan juga yang utama dalam membangun Value Proposition Canvas adalah memahami konsumen dengan baik. Mulailah memahami customer pain atau kesulitan konsumen dalam melakukan aktivitas mereka. Baik itu pekerjaan, hobi, dan sebagainya. Sehingga bisa menemukan customer gain.
Proses ini membantu mengenal kebutuhan dan keinginan konsumen, agar bisa menciptakan produk yang menambal hal-hal tersebut. Saat konsumen merasa memenuhi kebutuhan beras terasa sulit karena harga yang melambung. Perusahaan bisa berinovasi menyediakan alternatif beras, seperti beras shirataki yang berasal dari umbi konjak.
2. Menawarkan Produk dengan Keunggulan yang Mumpuni
Cara kedua adalah menawarkan produk yang punya value, yakni yang memiliki keunggulan mumpuni. Produk yang disediakan bisa meminimalkan customer pain dan meningkatkan customer gain. Sehingga perlu paham apa saja yang harus dilakukan agar produk punya keunggulan tersebut.
Misalnya saat menyediakan beras shirataki, saat ada kompetitor maka produk harus punya keunggulan. Misalnya hadir dalam bentuk basah sehingga lebih mudah diolah tanpa perlu dimasak terlalu lama.
3. Pahami Sektor Biaya
Cara berikutnya adala memahami sektor biaya, dalam artian bisa melakukan perhitungan dengan cermat. Sebab saat berusaha menciptakan produk dengan value yang maksimal maka perlu biaya. Bisa dalam jumlah besar, karena perlu riset dan uji coba.
Oleh sebab itu, hitung kebutuhan biaya tersebut dan pastikan keuntungan yang akan didapatkan bisa menutup biayanya. Atau minimal bisa meminimalkan kerugian. Namun, setiap pelaku bisnis tentu menghendaki produknya sukses saat dipasarkan. Maka jangan buru-buru dalam merilis produk sebelum bisa memastikan produknya memang bagus dan mumpuni.
4. Memperhatikan Kondisi Persaingan
Cara keempat adalah memperhatikan kondisi persaingan yang lebih fokus kepada mengikuti apa yang dilakukan kompetitor. Sehingga bisa tahu keunggulan dan kelemahan produk mereka. Kemudian mencoba berinovasi untuk menambal kekurangan tersebut, supaya bisa merebut pasar.
5. Pembahasan Tidak Bertele-Tele
Saat melakukan Value Proposition Canvas maka akan memperkenalkan produk disertai penjelasan tentang kelebihannya. Penyampaian informasi produk sebaiknya langsung ke inti, tidak perlu bertele-tela. Tidak harus dijelaskan dengan kalimat panjang sampai membentuk banyak paragraf.
Tidak sedikit brand terkemuka yang dalam mempromosikan produk menggunakan kalimat minimalis. Meskipun jumlah kata terbatas namun mampu mempresentasikan keunggulan produk dengan baik. Sehingga, tidak harus dijelaskan panjang lebar karena belum tentu konsumen punya waktu untuk membaca semuanya.
Sebagai pelaku bisnis, tentu berharap bisa menyediakan produk yang memang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen. Maka melakukan Value Proposition Canvas menjadi penting untuk dilakukan sebagaimana yang dijelaskan di atas. Penerapannya pun tidak mudah, karena dari penjelasan tersebut setiap pelaku bisnis bisa menerapkannya.
Penerapan Value Proposition Canvas bisa menjadi lebih mudah jika didampingi oleh ahlinya. Bisa mempertimbangkan dampingan dari Nextup.id yang merupakan perusahaan training dan coaching yang mendorong UMKM naik kelas. Bersama dampingannya, proses Value Proposition Canvas maupun teknik lain bisa lebih mudah dan bekerja efektif.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by adminnextup | Feb 25, 2022 | Articles
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, maka pada sisi birokrasi juga ikut terjadi perkembangan. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menyongsong transformasi birokrasi di era baru. Di antara inovasi pada sisi birokrasi adalah munculnya istilah OSS atau One Single Submission. Lantas apa sebenarnya OSS ini? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Definisi, Peruntukan, Manfaat dan Syarat dari OSS
Secara harfiah definisi One Single Submission (OSS) merupakan sebuah sistem yang dibangun secara terintegrasi untuk urusan perizinan para pelaku usaha. Sistem ini dikelola sebuah lembaga yang disebut OSS dan mengatasnamakan Menteri, Gubernur, Walikota/ Bupati, hingga pimpinan lembaga lainnya. Sederhananya perizinan ini dilakukan secara online dan dapat diakses siapa saja (pelaku usaha) yang membutuhkan.
Tentunya bentuk dari sistem perizinan seperti ini dibuat dengan tujuan untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman dan teknologi. Pengajuan perizinan dengan sistem terpadu dan berbasis online diharapkan mampu memberikan kemudahan. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi solusi untuk meminimalisir tindakan yang melanggar aturan.

1. Untuk siapa OSS ini?
Barangkali pertanyaan ini sempat terpikirkan oleh Anda. Sebagaimana telah disinggung pada poin definisi tadi, maka One Single Submission diperuntukan bagi para pelaku usaha. Apakah hanya untuk pelaku usaha dalam skala besar saja atau bagi mereka yang ingin menjalankan bisnis industri?
One Single Submission ini dibangun dan dikembangkan untuk melayani semua unsur pelaku usaha. Mereka yang ingin memanfaatkan sistem ini dalam rangka memperoleh perizinan yang dibutuhkan harus memenuhi beberapa kriteria. Berikut ini beberapa pelaku usaha yang dapat memanfaatkan OSS, yaitu sebagai berikut.
- Pelaku usaha yang berbentuk perorangan atau badan usaha
- Pelaku usaha dari kategori mikro, hingga kelas menengah atas
- Pelaku usaha yang memiliki modal dari dalam negeri maupun luar negeri
Jadi sudah jelas, bahwa OSS tidaklah hanya bisa dimanfaatkan oleh pebisnis besar saja, namun juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, hingga menengah. Selain itu, pelaku usaha yang ingin mencoba memanfaatkan sistem One Single Submission ini harus berada dalam sektor-sektor yang telah ditentukan.
Di antara sektor yang dimaksud adalah pertanian, pendidikan tinggi, ketenagakerjaan, kesehatan, kelautan, obat-obat dan makanan, perindustrian, perhubungan, UMKM, komunikasi, pariwisata, dan masih banyak lagi. Bila Anda memiliki usaha yang bergerak di salah satu sektor tadi, maka cobalah untuk memanfaatkan sistem OSS ini guna memperoleh perizinan, sehingga usaha menjadi legal dan bisa berkembang lebih baik.
2. Manfaat dari OSS
Sebagai sebuah sistem yang dilakukan secara terintegrasi, maka sudah tentu One Single Submission ini memberikan sejumlah manfaat. Secara tersurat pada bagian sebelumnya disebutkan bahwa, OSS dibangun dengan harapan dapat memberikan kemudahan dalam hal memperoleh perizinan usaha. Namun tidak hanya itu saja, berikut ini beberapa manfaat dari OSS yang dapat diperoleh.
- Memberikan kemudahan bagi setiap pelaku usaha untuk mendapatkan perizinan yang dibutuhkan
- Menyediakan fasilitas bagi pelaku usaha agar memperoleh layanan yang cepat dan tepat
- Tidak hanya memperoleh izin, pelaku usaha juga dapat menggunakan OSS untuk memberikan laporan seputar perizinan mereka
- OSS juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk menyimpan data dari perizinan usaha yang telah dimiliki
Jadi tidak hanya tentang mendapatkan perizinan dengan mudah, namun One Single Submission diharapkan juga memberikan pelayanan secara cepat dan tepat. Sehingga hal itu mampu menghemat resource yang dimiliki, baik staf pelayanan maupun pelaku usaha. Selanjutnya, One Single Submission ini juga dapat digunakan untuk melaporkan permasalahan terkait perizinan. Jika memang pelaku usaha memiliki kendala tertentu terkait izin usahanya, maka coba manfaatkan OSS ini untuk menemukan solusi terbaiknya. Anda pun juga dapat sewaktu-waktu untuk mengecek data perizinan yang tersimpan pada sistem OSS.

3. Syarat untuk dapat menggunakan One Single Submission (OSS)
Layak tata cara melakukan pengajuan perizinan pada umumnya, maka OSS juga memiliki persyaratan yang harus dipahami dan dipenuhi. Persyaratan ini tidaklah bermaksud untuk menyulitkan, akan tetapi sebagai sarana edukasi bahwa setiap usaha yang didirikan harus patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
Syarat yang dibutuhkan untuk mencoba memanfaatkan One Single Submission ini tidaklah susah. Setidaknya bagi Anda (pemilik usaha) yang ingin mencoba OSS sebaiknya memperhatikan beberapa persyaratan berikut.
- Membuat sebuah akun OSS dengan data utama adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan).
- Usaha yang dimiliki harus berbentuk badan usaha (PT), CV, Yayasan, Persekutuan Perdata, maupun Firma.
- Usaha yang dimiliki telah selesai pengurusan AHU pada Kementerian Hukum dan HAM(yang dapat dilakukan secara online).
- Pelaku usaha memiliki perum, perumda, atau bentuk dari badan hukum lainnya yang berlaku sesuai ketentuan. Bila memiliki pengetahuan terbatas terkait hal ini, Anda bisa berkonsultasi kepada ahli hukum atau melalui nextup.id.
Jadi, untuk dapat menggunakan layanan dari One Single Submission ini pelaku usaha harus memenuhi sejumlah persyaratan tadi. Selain itu, mereka juga harus membuat akun atau ID OSS terlebih dahulu. Membuat akunnya di mana? Tenang saja, tidak perlu gusar. Pembuatan akun One Single Submission ini dapat dilakukan melalui website resminya. Bahkan di sana juga telah ada panduan yang disediakan.
Perlu diingat bahwa dasar utama untuk membuat akun OSS adalah data NIK. Jadi pastikan Anda memiliki data yang valid. Selain itu, Anda juga membutuhkan email aktif yang difungsikan sebagai alat untuk melakukan konfirmasi dan aktivasi akun. Layaknya pembuatan akun pada umumnya, pelaku usaha akan dimintai beberapa informasi dan harus diisi dengan benar. Jika berhasil, maka pelaku usaha akan menerima User ID OSS dan juga password untuk mengaksesnya. Sebaiknya user ID dan password ini tetap dijaga kerahasiaannya agar akun OSS Anda tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Bila memperhatikan penjelasan tadi, maka sebetulnya One Single Submission merupakan bentuk upaya kemudahan yang disediakan bagi pelaku usaha oleh pemerintah. Tujuan memberikan kemudahan bukan berarti bisa dimanfaatkan semena-mena, melainkan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Selain itu, OSS pun memiliki sistem yang selektif untuk menilai kelayakan sebuah usaha, sehingga tidak sembarang usaha yang akan diberikan izin oleh OSS.
Bagi Anda yang memang memiliki atau sedang mengelola sebuah usaha dan membutuhkan perizinan, maka cobalah untuk memanfaatkan One Single Submission ini. Informasi lainnya seputar perizinan juga dapat diperoleh dengan cara menghubungi nextup.id. Kami juga menyediakan layanan konsultasi bagi Anda yang memiliki keluh-kesah perihal persoalan usaha, rejeki, dan permasalahan hidup lainnya. Kita akan berupaya seoptimal mungkin untuk memberikan jalan keluar atau solusi atas permasalahan yang dihadapi. Jadi, jika Anda ada masalah, mari bicara bersama nextup.id. demikianlah, semoga informasi kali ini dapat berguna bagi semuanya.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Inna Dinovita, adalah seorang womenpreneur yang tersertifikasi sebagai pendamping UMKM dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, saat ini banyak memberikan edukasi tentang pentingnya perizinan usaha dan legalitas produk
by adminnextup | Feb 24, 2022 | Articles
Mungkin di beberapa kesempatan istilah PIRT pernah terlihat di sejumlah produk, biasanya berupa makanan. Selain itu, label halal dan BPOM juga cukup sering tertera pada kemasan produk yang ada di pasaran. Bahkan kedua label ini tidak jarang menjadi bagian dari indikator untuk mengukur kualitas dari produk tersebut. Lantas apa sebenarnya PIRT, Halal, dan BPOM itu? Mari sama-sama kita pelajari ulasan selengkapnya berikut ini.
Perbedaan PIRT, Halal dan BPOM yang Perlu Diketahui
Sebagaimana telah disampaikan di awal tadi bahwa istilah PIRT, Halal, dan BPOM merupakan istilah-istilah yang cukup sering dilihat pada kemasan produk. Namun tidak banyak diantara kita yang dapat memahaminya dan bahkan cenderung bingung untuk membedakan ketiga istilah tersebut. Nah, kali ini akan dibagikan informasi yang membedakan antara PIRT, Halal dan juga BPOM.
1. Definisi Istilah
Perbedaan pertama dapat dilihat dari sisi definisi istilah antara PIRT, Halal dan BPOM. Berikut perbedaannya:
- PIRT merupakan singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga.
Maksudnya produk pangan yang dihasilkan dibuat dalam skala industri rumah tangga. Setiap pelaku usaha industri ini harus mendapatkan izin PIRT dari Bupati/ Walikota melalui Dinas Kesehatan tingkat Kabupaten. Biasanya nantinya izin ini didapat dengan bukti nomor registrasi yang diberikan oleh dinas kesehatan. Nomor registrasi tersebut mesti ada atau tercantum dalam kemasan produk industri rumah tangga tersebut. Hal ini sebagai bukti bahwa produk yang dipasarkan telah mendapatkan izin resmi.
- Halal merupakan label yang diberikan kepada sebuah produk yang telah lolos uji standarisasi.
Barangkali istilah halal akan cukup akrab bagi umat islam. Sebab dalam ajaran islam, setiap muslim diharuskan untuk mengkonsumsi produk yang halal agar mendapatkan manfaat dari produk tersebut. Terkait dengan halal sebagai label, maka sebuah produk yang ingin mendapatkan label halal dikategorikan halal harus melalui pengujian terlebih dahulu. Proses pengujian dan pemberian label ini dilakukan oleh BPJPH atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.
- BPOM adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Jika dikaitkan dengan kegiatan perizinan produk, maka label BPOM diberikan kepada produk yang diproduksi dalam skala besar. Apakah hanya pada produk makanan saja? Tentu saja tidak. Sesuai dengan namanya, maka BPOM diberikan kepada produk obat-obatan, makanan dan produk lain yang membutuhkan izinnya. Sama seperti label sebelumnya, izin dari BPOM juga didapat melalui pengujian terlebih dahulu.

2. Tempat Pengurusan Izin PIRT, Halal dan BPOM
Perbedaan berikutnya juga dapat kita lihat dari sisi tempat atau lembaga yang memberikan izin, baik PIRT, Halal, maupun BPOM.
- Perizinan PIRT biasanya dapat dilakukan melalui dinas kesehatan tingkat kabupaten.
- Sementara perizinan atau sertifikat halal bisa diperoleh melalui BPJPH (sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya)
- Izin BOPM sendiri sesuai dengan namanya harus diperoleh melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan yang ada di Kota tempat produksi produk dilakukan.
- Syarat Mendapatkan PIRT, Halal dan BPOM
Selanjutnya kita juga bisa melihat sejumlah perbedaan dari sisi persyaratan untuk mendapatkan masing-masing perizinan. Layaknya pengajuan izin pada umumnya, baik PIRT, halal maupun BPOM memiliki persyaratannya masing-masing yang harus dipenuhi. Berikut ini beberapa perbedaan persyaratan dari ketiga bentuk perizinan tersebut.
- Izin PIRT didapat dengan ketentuan pelaku usaha telah memiliki sertifikat keamanan pangan, mengikuti dan lolos pada uji pangan, dan juga memenuhi ketentuan perundang-undangan.
- Jika ingin mendapatkan label halal, maka sebaiknya produk memiliki bahan baku yang sesuai dengan standarisasi halal. Selain itu, harus ada tim penjaminan mutu halal, melakukan edukasi halal, serta menjamin bahwa produksi dilakukan secara halal.
- Izin BPOM diperoleh dengan beberapa syarat, diantaranya nama produk, adanya daftar bahan, berat produk, nomor izin edar, masa berlaku, hingga alamat produksi.
Jadi berdasarkan penjelasan tadi, maka kita dapat memahami bahwa antara PIRT, Halal dan BPOM memiliki perbedaan. Masing-masing istilah itu memiliki peranan tersendiri dan dibutuhkan dalam kegiatan produksi sebuah produk. Lalu adakah manfaat yang didapat bila memiliki surat izin dari ketiga istilah tersebut?
Manfaat Memiliki Izin PIRT, Halal dan BPOM
Setiap produk yang sengaja diproduksi baik dalam skala kecil maupun besar, sudah semestinya . memiliki izin. Sebab hal itu akan berkaitan dengan aspek legalitas dari produk itu sendiri. Bila dikaitkan dengan manfaat dari izin PIRT, Halal dan BPOM, maka sudah tentu ada beberapa hal yang akan didapat. Mari perhatikan penjelasannya berikut.
1. Memenuhi Aspek Legalitas
Manfaat pertama yang akan didapat adalah kepemilikan izin (baik PIRT, Halal dan BPOM), membuat produk tersebut telah memenuhi aspek legalitas. Tentunya kita semua memahami bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan legalitas dari sebuah produk. Sebab produk yang legal dan telah memiliki izin sudah tentu tergolong produk yang aman untuk digunakan.
2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Terhadap Produk
Idealnya, konsumen akan memilih produk yang mereka percaya aman untuk digunakan atau dikonsumsi. Hal ini dapat diperoleh bila produk memiliki izin, baik berupa PIRT, Halal dan BPOM. Jika produk tergolong dalam skala besar, maka halal dan bpom menjadi indikator yang selalu diperhatikan oleh konsumen. Oleh sebab itu, kepemilikan izin dari produk akan membantu meningkat kepercayaan konsumen terhadap produk itu sendiri. Hal ini pun pada akhirnya mempengaruhi tingkat penjualan produk di pasaran.

3. Menjadi Indikator Kualitas Produk
Manfaat ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah kepemilikan izin tadi akan menjadi bagian dari indikator kualitas produk. Mengapa demikian? Karena untuk mendapatkan izin baik halal maupun BPOM, sudah tentu produk tersebut harus diproduksi dalam prosedur yang jelas dan memenuhi standar. Sehingga secara tidak langsung hal ini memberikan indikasi bahwa produk telah memenuhi standarisasi dan berkualitas.
Bagaimana menarik bukan? Jadi adanya PIRT, label halal maupun BPOM buka semata-mata hanya sebagai angka atau label pada kemasan saja. Namun ada peran atau manfaatkan yang akan didapat oleh produk itu sendiri. Apakah produk Anda telah memiliki izin? Jika memang belum, maka sebaiknya segera ajukan proses untuk mendapatkan izin tersebut. Sebab hal ini akan sangat membantu dalam memasarkan dan mengembangkan produk yang Anda miliki.
Demikianlah, informasi seputar PIRT, Halal dan BPOM. Setidaknya informasi yang telah disampaikan di atas dapat memberikan gambaran prihal perbedaan maupun manfaat dari ketiga perizinan tadi. Selanjutnya, bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai ketiga istilah itu Anda dapat menghubungi nextup.id. Selain itu, kami juga menyediakan konsultasi yang dapat membantu Anda untuk keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi, mulai dari permasalahan rejeki maupun bentuk permasalahan emosional yang barangkali selama ini belum mendapatkan solusi yang baik. Sehingga harapannya nanti setelah melakukan konsultasi, Anda dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
izin bpom, cara daftar bpom, cara mendaftar bpom, jasa pengurusan bpom, cara mengurus bpom, ijin bpom, izin bpom makanan, cara mengurus bpom makanan, cara pendaftaran bpom, cara mendapatkan izin bpom, daftar sertifikasi halal, daftar produk halal mui 2021, daftar halal mui online, daftar halal, cara daftar sertifikat halal, daftar sertifikat halal mui, pendaftaran halal mui, daftar sertifikat halal, pendaftaran sertifikasi halal, cara daftar sertifikasi halal gratis
Inna Dinovita, adalah seorang womenpreneur yang tersertifikasi sebagai pendamping UMKM dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, saat ini banyak memberikan edukasi tentang pentingnya perizinan usaha dan legalitas produk
by M Arif Rahmat | Feb 22, 2022 | Articles
Untuk kalangan pebisnis, istilah inbound marketing tentu tidak asing di telinga. Menjajaki era digital, istilah tersebut pun semakin populer dalam dunia bisnis berbasis digital. Hal ini juga bisa Anda temui di berbagai training bisnis. Lalu, apa itu inbound marketing? Ini penjelasannya!
Pengertian Inbound Marketing
Salah satu teknik dalam bidang pemasaran guna menciptakan pengalaman yang mengesankan dan bernilai untuk para konsumen. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif untuk bisnis yang dilakukan.
Dalam kursus bisnis digital, Anda tentu akan menemukan teknik yang satu ini. Inbound marketing akan membantu produk ditemukan konsumen dengan lebih mudah dan cepat. Selanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan penjualan produk yang ditawarkan.
Keberadaan teknik pemasaran yang satu ini tidak lepas dari manfaat yang diberikan. Manfaatnya bisa dirasakan perusahaan Anda ketika diterapkan dengan cara yang tepat. Maka dari itu, penting untuk memahami metode yang digunakan dalam inbound marketing.

Metode Inbound Marketing
Dalam mengaplikasikannya, inbound marketing memiliki beberapa metode yang diterapkan. Umumnya, hal ini juga akan dikenalkan dalam berbagai pelatihan digital marketing untuk UMKM. Pasalnya, teknik pemasaran ini sangat berkaita erat dengan digital. Adapun metodenya sebagai berikut:
1. Menarik Perhatian (Attract)
Pertama-tama, Anda bisa melakukan attract yakni menarik perhatian calon konsumen. Cara ini banyak diterapkan para pebisnis guna merangkul banyak konsumen. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menyajikan konten kreatif yang unik dan menarik.
Ketika, website perusahaan banyak yang mengunjungi, maka traffic-nya pun akan meningkat. Dengan demikian, traffic yang meningkat bisa berpeluang mendapatkan konsumen. Selanjutnya, dengan traffic yang tinggi, Anda bisa menerapkan langkah selanjutnya.
2. Melakukan Convert
Ketika traffic suatu website meningkat, maka lakukan convert. Metode ini diterapkan guna menjadikan pengunjung sebagai buyer. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya mendapatkan kontak secara detail.
Lalu, bagaimana cara mendapatkan kontak? Caranya, Anda bisa menerapkan landing page, from opt-in, hingga call to action. Metode ini biasa Anda siasati dengan perencanaan yang baik dan matang.
3. Penawaran (Close)
Selanjutnya, lakukan penawaran atau dikenal pula dengan istilah close. Ketika kontak calon konsumen suda di tangan Anda, maka lakukan penawaran yang menarik. Anda bisa menawarkan berbagai produk berupa barang/ jasa terkait.
Jangan lupa untuk melakukan follow up secara berkala, sehingga produk yang ditawarkan akan mudah diingat. Dengan demikian hal ini bisa meningkatkan peluang mendapatkan konsumen yang potensial.
4. Menerapkan Delight
Dalam berbagai training wirausaha, Anda akan menemukan istilah delight. Hal ini sangat penting dilakukan guna mempertahankan konsumen yang telah menikmati produk Anda. Maintenance yang baik bisa memberikan kesan yang berbeda untuk para konsumen terkait.
Untuk melakukannya, Anda bisa menyajikan informasi berupa penawaran produk baru, dikson hingga membership. Dengan metode ini, diharapkan konsumen tetap terhubung dengan Anda.

Cara Mengaplikasikan Inbound Marketing
Selanjutnya, bagaimana cara mengaplikasikan inbound marketing? Anda bisa melakukannya dengan beberapa langkah. Pastikan untuk menerapkannya secara tepat, sehingga mendapatka hasil yang memuaskan. Berikut ini cara yang bisa dicoba:
1. Melakukan Riset
Pahami calon konsumen Anda dengan melakukan riset yang mendalam. Riset yang dilakukan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan memperhatikan berbagai aspek. Hal ini mencakup jenis kelamin, usia hingga minat para calon konsumen.
Untuk memudahkannya, Anda bisa mengklasifikasikannya menjadi beberapa kelompok. Cara ini akan membantu dalam melakukan perencanaan selanjutnya. Anda bisa membagi kelompok untuk pemula yakni mereka yang belum mengenal produk Anda.
Selain itu, buat kelompok untuk pengguna produk Anda baik yang baru ataupun sudah lama dan berlangganan. Selain itu, riset tidak hanya dilakukan terhadap calon konsumen, melainkan pada merekan yang merupakan kompetitor perusahaan Anda.
Amati setiap langkah dan startegi dalam pemasarannya, sehingga Anda bisa menemukan langkah tepat untuk mendapatkan strategi yang lebih baik. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan berabagai lembaga riset terpercaya dan berpengalaman. Dengan demikian, hasilnya pun akan lebih akurat.
2. Merencanakan Konten yang Sesuai
Selanjutnya, Anda harus merencanakan konten yang sesuai. Untuk mendalami aspek ini, Anda bisa mengikuti berbagai pelatihan UMKM digital, umumnya akan diselipkan beberapa informasi terkait.
Konten yang disajikan harus terarah yakni mengarah pada target pasar yang telah Anda tentukan. Selain itu, formatnya pun harus sesuai dengan kelompok yang telah Anda klasifikasikan sebelumnya.
Ketika konten sudah Anda siapkan sematang mungkin, jangan lupa memilih saluran yang tepat. Kini, banyak media yang bisa Anda gunakan untuk mewadahi konten yang Anda buat. Pastikan disajikan secara tepat, sehingga hasilnya pun lebih memuaskan.
Untuk bisa mengoptimalkan konten yang Anda buat, terapkan SEO secara tepat. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk memudahkan konten Anda muncul di mesin pencarian. Jangan lupa untuk menyertakan call to action, sehingga Anda bisa mendapatkan target yang potensial.
Baca Juga: Pahami Strategi ini, Sebelum Memulai Jualan!
3. Meningkatkan Kualitas Tim
Dalam penerapan inbound marketing, meningkatkan kualitas tim sangatlah penting dilakukan. Pada dasarnya, dalam penerapannya akan melibatkan berbagai pihak. Maka dari itu, bangunlah interkasi yang baik guna menciptakan tim yang berkualitas dan solid.
Kualitas tim serta layanan suatu perusahaan bisa memberikan kesan yang mendalam untuk konsumen. Selain itu, senantiasa sigap dalam menyajikan value dari produk yang ditawarkan, sehingga tidak akan mudah dilupakan para konsumen.
Berikan sikap yang terbuka, sehingga konsumen bisa memberikan feedback yang jujur. Feedback yang diberikan akan menjadi salah satu masukkan yang sangat bermanfaat guna kemajuan perusahaan ke arah yang lebih baik.
Ketika konsumen yang mendapatkan pengalaman baik, maka akan terlibat secara katif dalam menjalin hubungan berjangka panjang. Hal ini tentunya akan menjadi peluang untuk bisa menawarkan produk Anda secara berkala.
Untuk bisa menerapkan teknik inbound marketing dengan baik, Anda bisa mengikuti pelatihan untuk UMKM. Banyak jenis pelatihan bagi pemilik usaha kecil yang menyajikan layanan menguntungkan.
Agar Anda bisa mendapatkan informasi lengkap terkait pelatihan UMKM 2022 bisa menghubungi Nextup untuk berkonsultasi lebih lanjut. Salah satu alternatif yang bisa dicoba untuk mendapatkan layanan berupa bimbingan dalam pelatihan digital marketing dan semacamnya.
Pelatihan UMKM ini tidak lain bertujuan untuk memudahkan para pebisnis mengembangkan perusahaan di era digital. Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian yang ada di Indonesia.
Banyak keuntungan yang bisa Anda raih dengan mengikuti berbagai program yang disuguhkan. Anda pun bisa memilih program sesuai kebutuhan secara bebas. Selanjutnya, komunikasikan dengan pihak terkait untuk memulai pelatihan Anda.
Demikianlah ulasan terkait inbound marketing yang bisa Anda terapkan pada bisnis yang dijajaki. Anda bisa mengulik informasi lebih mendalam dari mereka yang lebih ahli dan berpengalaman dalam bidang terkait. Selamat mencoba!
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Feb 21, 2022 | Articles
Dewasa ini, nyaris tidak ada orang yang tidak mengakses internet karena memang bisa digunakan untuk berbagai keperluan dengan berbagai tujuan. Internet bisa digunakan untuk membangun jaringan pertemanan lewat media sosial. Internet membantu menemukan lokasi dengan layanan peta online seperti Google Maps.
Kemudian, internet menyajikan banyak portal berita yang tentu menyuguhkan informasi dan berita terkini dari berbagai bidang. Bahkan, internet bisa dimanfaatkan sedemikian rupa untuk meraup Rupiah.
Misalnya berjualan online, baik itu lewat toko online di media sosial, website, maupun marketplace. Selain itu, ada banyak cara lagi agar bisa berpenghasilan lewat internet. Apa saja? Berikut rangkuman informasinya.
Sejarah Tentang Internet
Sebelum mengetahui cara apa saja yang bisa dilakukan agar bisa menghasilkan cuan dari internet, maka bisa mengulik dulu sejarah dari internet itu sendiri. Internet ternyata bukan sesuatu yang baru sebab pertama kali ditemukan pada tahun 1969 yang awalnya berbentuk jaringan komputer dan dibuat atau dikembangkan oleh ARPA (bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat).
Kata internet sendiri merupakan singkatan dari interconnection network yang artinya jaringan komunikasi global. Sehingga internet bisa dikatakan sebagai jaringan komunikasi yang menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain yang sifatnya global atau mendunia.
Lewat internet, masalah geografis tidak lagi menjadi soal karena saat ada di Indonesia maka bisa tetap berkomunikasi dengan mereka yang berada di Amerika atau negara lain. Internet seperti yang dijelaskan, pada mulanya merupakan jaringan komputer yang dikembangkan oleh ARPA pada proyek bertajuk ARPANET.
Lewat proyek militer tersebut, kemudian diketahui bahwa perangkat lunak (software) bisa berpadu dengan perangkat keras (hardware). Misalnya seperti menggabungkan UNIX dengan perangkat komputer yang kemudian bisa digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh seperti memakai telepon.
Hanya saja internet menggunakan satelit, yang membuat jangkauannya lebih luas dan juga lebih realtime. Internet kemudian berkembang dan tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan militer saja. Melainkan juga untuk berbagai bidang dan perlahan dikenal lalu digunakan oleh masyarakat luas.
Memasuki tahun 2000-an, internet berkembang dengan sangat pesat. Mulai dari banyaknya website yang bisa dibangun dan dikelola untuk keperluan bisnis. Kemudian muncul smartphone yang membuat akses internet lebih praktis. Kini ada banyak platform di internet bisa digunakan untuk banyak keperluan, termasuk mencari penghasilan.

Cara Memulai Bisnis Online
Cara Menghasilkan Uang dari Internet
Sebagaimana yang dijelaskan di atas, internet kini menyediakan banyak platform yang bisa digunakan untuk banyak keperluan. Masyarakat kemudian aktif menggunakan internet sesuai tujuan masing-masing. Menariknya, internet bisa menjadi sumber penghasilan ketika dimanfaatkan untuk keperluan usaha, bisnis, maupun branding diri seperti yang dilakukan blogger, vlogger, dan influencer.
Bagi siapa saja yang ingin mendapatkan penghasilan tanpa perlu keluar rumah, maka bisa mengandalkan internet. Ada banyak cara bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tersebut. Berikut beberapa diantaranya:
1. Membuat Toko Online
Cara yang pertama adalah membuat toko online yang artinya jualan online. Bisa menjual produk sendiri dengan brand sendiri bisa juga menjual produk orang lain secara online. Baik itu menjadi reseller maupun dropshipper. Toko online ini bisa dibuat di website, media sosial seperti Instagram, dan marketplace.
2. Menjadi Blogger
Suka menulis dan ingin punya nama di dunia maya lewat keahlian tersebut? Maka bisa menjadi blogger yang dimulai dengan membangun blog. Beberapa orang menganggap profesi blogger sudah mulai ditinggalkan, padahal aktualnya tidak demikian.
Masih banyak blogger yang aktif dan kemudian bisa berpenghasilan lewat blog yang dimiliki. Salah satunya dengan menyewakan space iklan di halaman blog yang dimiliki. Semakin profesional tampilan blognya dan semakin berkualitas serta spesifik konten-kontennya. Maka bisa meraup penghasilan yang sangat lumayan.
3. Menjadi Influencer
Influencer juga menjadi kesempatan bagi pengguna internet untuk menghasilkan pundi-pundi. Influencer kini diakui sebagai profesi yang profesional karena mereka membantu memasarkan produk dan beberapa menjadi brand ambassador brand tertentu.
Tidak sedikit influencer yang mendapatkan proyek kolaborasi, misalnya menghasilkan produk skincare hasil kolaborasi mereka dengan suatu brand produk kosmetik. Penghasilannya lumayan, bahkan influencer yang sudah punya nama dan memiliki jumlah pengikut yang banyak bisa menghasilan sampai Rp 30 juta per story di Instagram.
4. Menjadi Youtuber
Berikutnya adalah mencoba menjadi Youtuber yang rutin memposting video di Youtube. Seiring berjalannya waktu, Youtube akan memberi fasilitas monetize pada setiap video yang diposting. Sehingga bisa mendapatkan penghasilan rutin dari Youtube. Kuncinya adalah konsisten dan perlahan tingkatkan kualitas video dengan upgrade perangkat yang dimiliki.
5. Menjadi Penulis Lepas
Pilihan lain menjadi penulis di internet yang mendapat penghasilan menarik, yakni menjadi penulis lepas. Bisa menekuni freelance penulis lepas untuk membuat artikel SEO di sejumlah website. Setiap artikel yang dibuat kemudian akan diganti dengan sejumlah nominal. Semakin banyak artikel dibuat semakin besar penghasilan yang diterima.

6. Menawarkan Keahlian Desain Grafis
Bagi siapa saja yang punya keahlian desain grafis, misalnya bisa membuat logo yang menarik dan menjual lewat platform apapun baik Canva maupun Photoshop. Maka bisa menawarkan jasanya dengan menerima pesanan logo, desain undangan, dan lain-lain.
Bisa juga jualan desain di beberapa platform, misalnya jualan bentuk grafis tertentu di Canva. Semakin banyak yang menggunakan bentuk-bentuk grafis yang dibuat maka semakin besar penghasilan yang didapatkan dari Canva.
7. Menjadi Guru Online
Suka kegiatan mengajar? Kini, mengajar bisa dilakukan secara online dan kemudian dibayar. Salah satunya dengan menjadi guru online yang membuka layanan les tambahan secara online. Bisa juga menjelaskan suatu materi pelajaran dalam bentuk video lalu di post ke Youtube. Sehingga bisa menjadi guru online sekaligus Youtuber.
8. Membuat Website Lowongan Kerja
Dewasa ini banyak yang mencari pekerjaan lewat internet dengan mengunjungi portal-portal lowongan kerja. Pertimbangkan untuk membuat website atau portal lowongan kerja tersebut. Sehingga perusahaan yang sedang membuka lowongan tinggal membayar atas jasa publikasi lowongan yang mereka buka.
9. Menjual Foto Secara Digital
Punya keahlian fotografi? Atau, punya karya foto yang sudah sangat banyak dan hanya disimpan di perangkat? Pertimbangkan untuk dijual secara online karena ada banyak website jual beli foto bisa dituju. Foto ini bisa laku dengan harga tertentu sehingga setiap kali orang menggunakannya maka memberikan fee yang lumayan.
10. Membuka Jasa Online Coaching
Berikutnya adalah membuka jasa coaching online, yang memang menarik untuk dilakukan. Sebab saat ini seminar motivasi digelar daring da disebut webinar. Menjadi pembicara di dalamnya akan mendapatkan fee yang lumayan, apalagi jika sudah menjadi ahli di sebuah bidang.
Selain yang dijelaskan di atas, masih banyak lagi cara untuk mendapatkan uang dari internet. Apalagi internet terus berkembang dan tentunya akan ada banyak profesi yang ditawarkan oleh internet bisa ditekuni.
Bagi siapa saja yang ingin sukses lewat internet dan mendapatkan penghasilan tinggi. Bisa mengikuti program training dan coaching online dari Nextup.id. Sehingga bisa belajar mengenai segala bentuk keterampilan berbasis digital yang bisa menjadi modal untuk bisa berpenghasilan dari internet.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Feb 21, 2022 | News
Internet kini menjadi tempat bagi siapa saja untuk menjalankan banyak aktivitas dan kebutuhan. Selain untuk mencari informasi, internet juga digunakan untuk mencari rezeki, mencari teman baru, memenuhi aneka kebutuhan dengan belanja online, dan lain sebagainya.
Meskipun menjadi dunia baru yang super canggih, internet ternyata memberi resiko terjadi tindak kejahatan. Ada banyak kasus penipuan online, kemudian serangan hacker, lalu ada tindakan phising. Supaya aman berselancar di dunia maya, apapun tujuannya pastikan paham keamanan siber.
Berhubungan dengan semakin intensnya penggunaan internet, maka edukasi tentang keamanan siber. Keamanan siber ini perlu dipahami agar bisa mawas diri. Maka Nextup.id menggelar webinar bertajuk Memahami Keamanan Siber yang digelar secara daring pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Memahami Apa Itu Keamanan Siber?
Webinar Memahami Keamanan Siber dari Nextup.id digelar secara daring melalui aplikasi Zoom. Dibawakan oleh Inna Dinovita, STP. selaku founder dari website 4Woffice.com dan menghadirkan narasumber Arie Maya Lestari yang merupakan Master Mentor SIGAP UMKM.
Webinar ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keamanan siber baik bagi pelaku UMKM maupun pengguna internet secara luas. Oleh narasumber, yakni Ibu Arie dijelaskan bahwa keamanan siber merupakan segala bentuk upaya yang dilakukan untuk melindungi sistem, jaringan, dan program dari serangan digital.
Pemahaman tentang keamanan siber disampaikan juga oleh Ibu Arie, tidak hanya melindungi sebuah sistem yang dimiliki perusahaan atau bisnis. Melainkan juga melindungi pengguna internet ketika memanfaatkan internet untuk tujuan apapun. Entah itu untuk mengakses informasi, belanja online di marketplace, berinteraksi di media sosial, dan lain-lain.
Ketika pemahaman ini sudah dimiliki maka pelaku bisnis dan pengguna internet bisa terlindungi dari tindak kejahatan online. Mulai dari penipuan online, kemudian serangan hacker di aplikasi yang digunakan atau yang dimiliki, melindungi data diri, dan tentunya bisa terhindar dari praktek phising yang jamak terjadi.

.
Tipe Serangan Siber
Serangan pada keamanan siber jenisnya sangat beragam, oleh Ibu Arie dijelaskan mengenai sejumlah tipe atau jenis dari serangan tersebut. Diantaranya adalah:
1. Malware
Tipe serangan keamanan siber yang pertama adalah malware yang merupakan perangkat lunak berbahaya yang pemilik atau penggunanya sengaja menginstal perangkat lunak ke perangkat Anda. Baik itu smartphone maupun komputer yang digunakan online.
Misalnya saat ada email masuk, ketika diklik maka otomatis malware terunduh dan kemudian melakukan kerusakan sistem di komputer yang digunakan membuka email tadi. Serangan malware bisa memicu kehilangan data sampai pengrusakan pada komputer atau perangkat yang digunakan online.
2. Phising
Serangan keamanan siber yang kedua adalah phising, yakni tindakan menipu korban dengan mengaku sebagai pihak yang terpercaya. Misalnya mengaku dari pihak bank yang sedang melakukan pembaharuan data atau keamanan. Mereka kemudian mengirimkan email atau SMS dan sejenisnya berisi tautan untuk diklik.
Usahakan tidak mengklik tautan asing dan mencurigakan karena bisa jadi akan diarahkan ke halaman yang menuntun Anda untuk mengirimkan data bank, diminta untuk transfer, dan lain-lain. Sebab saat bank memang perlu update informasi ke nasabah, dijamin akan diumumkan secara terbuka.
3. Hacker
Tipe yang ketiga adalah hacker, hacker sendiri merupakan seseorang yang memiliki keahlian pemrograman komputer dan memakai keahlian ini untuk menerobos sistem keamanan komputer. Sehingga dilakukan proses ambil alih dan meminta tebusan sejumlah uang untuk mengembalikan akun, sistem, dan aplikasi yang dicuri.
Contohnya, adalah seorang influencer yang memiliki followers sangat banyak dan aktif menerima endorse dari banyak brand. Kemudia hacker mengambil alih akunnya sehingga pemilik akun asli tidak dapat login. Supaya pemilik akun bisa kembali mengakses akunnya maka diminta menebusnya dengan sejumlah uang.
4. Penipuan Online
Bentuk serangan keamanan siber berikutnya adalah penipuan online. Penipuan online adalah penggunaan layanan internet dengan tujuan untuk melakukan tindakan penipuan. Misalnya berpura-pura berjualan online di media sosial, setelah ada pembeli yang mentransfer orderan.
Maka penjual kemudian menghilang, sehingga pesanan yang sudah dibayar tidak dikirimkan. Hal ini membuat pembeli online menjadi korban terhadap kasus penipuan online. Hal serupa juga bisa dialami penjual, dimana ada pembeli mengaku sudah transfer pembayaran dan ternyata belum.

Jurus Jitu Terhindar dari Penipuan Online, Hacker, dan Phising
Dalam webinar Memahami Kejahatan Siber, peserta juga diberi berbagai jurus untuk menghindari tindak serangan keamanan siber. Jurus jitu yang dimaksudkan antara lain:
1. Melindungi Perangkat yang Digunakan Online
Jurus yang pertama adalah melindungi perangkat yang digunakan untuk online. Mulai dari menginstal antivirus sampai selalu menggunakan perangkat dan jaringan internet pribadi. Minimalkan penggunaan WiFi umum, kecuali keamanannya terjamin.
2. Menghindari Software Bajakan
Siapa yang tidak suka menggunakan software bajakan? Harga yang murah membuatnya diminati. Namun, pemakaiannya tentu ada resiko baik itu terjadi malware maupun phising. Jadi, selalu gunakan software asli untuk menghindarinya.
3. Selalu Perbarui Software yang Digunakan
Jurus ketiga adalah selalu memperbarui software yang digunakan. Misalnya aplikasi di smartphone, apabila ada notifikasi untuk memperbaruinya maka segera dilakukan. Sebab pembaruan sistem dari developer memberi jaminan keamanan lebih baik.
4. Menggunakan Data Enkripsi
Berikutnya adalah menggunakan data enkripsi, pada aplikasi WhatsApp sistem ini sudah otomatis terpasang. Sementara untuk kegiatan online di aplikasi lain bisa memanfaatkan fitur data enkripsi. Seperti mengaktifkan Wi-Fi Protected Access 2 (WPA2) saat online dengan WiFi.
5. Selalu Waspada
Saat menggunakan berbagai aplikasi dijamin akan sering menerima pesan masuk baik dalam bentuk SMS maupun email. Usahakan tidak langsung meresponnya apalagi jika ada tautan yang mencurigakan. Selalu waspada lebih baik dibandingkan menyesal karena data diri sudah dibobol orang tidak bertanggung jawab.
6. Rajin Mengganti Kata Sandi
Jurus berikutnya adalah rajin mengganti kata sandi terutama untuk akun-akun penting. Seperti sandi untuk email, akun di media sosial, kemudian internet banking maupun mobile banking, dan lain sebagainya.
7. Rutin Backup Data
Meminimalkan kerugian dari tindakan pencurian data, maka perlu melakukan backup data secara berkala. Bisa disimpan di hardisk, bisa juga menggunakan media penyimpanan online seperti cloud, dan sebagainya. Sehingga saat perangkat di hack, data pribadi masih aman.
8. Hindari Membagikan Info Pribadi
Info atau data pribadi sepatutnya menjadi konsumsi pribadi juga, jangan mudah tergiur untuk membagikannya. Terutama pada orang yang tidak dikenal, sengaja memposting ke media sosial, sengaja mengisi data diri di tautan yang tidak kredibel, dan lain-lain.
9. Cek Rekening Bank Secara Berkala
Saat ini semua bentuk transaksi selalu dikirimkan detailnya melalui email, silahkan mengecek email secara berkala. Jika ada transaksi mencurigakan dilaporkan maka bisa segera mengambil tindakan. Misalnya melapor ke pihak yang berwenang, melakukan pemblokiran akun, dan lain-lain.
Melalui webinar yang diselenggarakan Nextup.id maka para peserta bisa paham apa itu keamanan siber dan bagaimana mendapatkan keamanan siber tersebut. Sehingga tidak lagi merasa was-was setiap kali berselancar di dunia maya. Ada lebih banyak lagi webinar menarik yang diselenggarakan, pastikan untuk mengikutinya karena ilmunya dijamin bermanfaat dan berharga.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.