by adminnextup | May 16, 2022 | News
Sebagian besar orang di masa sekarang, yakni masih berkutat dengan kondisi pandemi Covid-19 akan memikirkan solusi menambah penghasilan. Hal ini lumrah, karena kondisi pandemi membuat dunia perekonomian serba tidak pasti. Siapa saja berpotensi untuk terkena kebijakan pengurangan karyawan.
Setiap pelaku usaha juga berpotensi gulung tikar, karena pola konsumsi masyarakat sejak pandemi mengalami perubahan besar. Jika dulunya orang santai untuk belanja barang yang tidak penting tapi menarik. Kini, semua orang semakin selektif dengan apa yang dibelinya. Meskipun begitu, jangan pesimis merintis usaha di tahun 2022. Bersama Nextup.id Anda akan dibantu merintis usaha potensial.

Webinar Tips Sukses Membangun Usaha di Tahun 2022
Nextup.id dikenal sebagai salah satu perusahaan yang menyediakan jasa training dan coaching untuk para pelaku bisnis. Sejauh ini, layanan yang disediakan mampu memberi dukungan bagi banyak pelaku UMKM untuk Go Digital. Tak sampai disitu saja, Nextup.id juga gencar melakukan webinar edukatif terkait dunia bisnis.
Salah satu webinar yang diselenggarakan bertajuk Tips Sukses Membangun Usaha di Tahun 2022. Webinar ini sendiri digelar daring melalui aplikasi Zoom pada 15 Januari 2022 dan dibawakan oleh Ir. Prayudy Widiyanto, MM. selaku moderator. Kemudian menghadirkan narasumber Ida Nyoman Heru, ST yang merupakan Direktur Inmarco.id.
Dalam webinar ini dibahas mengenai pentingnya merintis usaha di tahun 2022 yang masih menjadi tahun yang sulit bagi pelaku bisnis. Sebab kondisi pandemi masih belum memulihkan perekonomian seperti dulu kala meskipun angka kasus sudah turun drastis. Meskipun begitu roda perekonomian harus tetap berputar.
Dengan tips tersendiri dan tergolong cerdas, dijamin usaha baru di tahun 2022 bisa terus bertahan dan bahkan berkembang. Oleh narasumber kemudian dipaparkan sejumlah tips yang akan mendorong pelaku usaha bergerak lebih berani dan optimis. Selain itu disampaikan pula ilmu-ilmu tambahan sepanjang webinar berlangsung.
Menjemput Rezeki di Tahun 2022
Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh dengan tantangan bagi pelaku usaha di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Sebab di tahun inilah seluruh pengusaha berhadapan dengan fakta bahwa perekonomian sedang tidak baik-baik saja akibat pandemi Covid-19. Tidak sedikit yang kemudian gulung tikar, mulai dari usaha kecil sampai usaha yang sudah besar.
Usaha yang skalanya besar bahkan diketahui banyak yang menempuh kebijakan pengurangan karyawan. Ada yang memutuskan untuk merumahkan karyawan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Ada yang dengan tegas memberikan PHK pada sejumlah karyawannya. Masa sulit ini tentu menjadi tantangan besar.
Namun, seiring berjalannya waktu solusi pandemi semakin mendapatkan jalan terbaik. Saat ini kasus positif semakin rendah, bahkan varian terbaru diketahui tidak menimbulkan angka kematian yang signifikan. Kondisi ini menunjukan jika di tahun 2022 menjadi tahun terbaik bagi pelaku usaha untuk menjemput rezeki, yakni dengan merintis usaha potensial.

Tips Sukses Membangun Usaha di Tahun 2022
Merintis usaha di tengah kondisi masyarakat yang berjuang untuk pulih secara finansial pasca pandemi hebat, tentu butuh strategi berbeda. Dalam webinar Tips Sukses Membangun Usaha di Tahun 2022 dijelaskan beberapa tips menarik untuk dicoba. Yaitu:
1. Mencari Peluang Usaha Potensial
Tips pertama adalah mencari peluang usaha yang terbilang potensial. Caranya adalah dengan mencari tahu apa yang dicari dan dibutuhkan masyarakat masa sekarang. Sebab kebutuhan masyarakat akan berubah pasca pandemi dan berhubungan dengan pola konsumsi mereka. Jadi silahkan mencari tahu hal ini.
2. Melakukan Riset
Tips yang kedua setelah berhasil mengetahui apa yang dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat. Adalah melakukan riset jenis produk seperti apa yang bisa disediakan untuk menjawab hal tersebut. Produk disini bisa berupa barang baik pakaian, obat, dan sejenisnya maupun jasa seperti jasa tata kelola keuangan.
Cari tahu lebih banyak mengenai produk yang sudah dipilih, bagaimana potensinya di masa mendatang? Apakah produk tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat atau target pasar? Sekaligus memperhatikan detail lainnya, karena merintis usaha di tengah pandemi tentu perlu memperhitungkan lebih banyak hal.

3. Pilih Produk yang Bisa Dikirim Jarak Jauh
Usaha online memiliki perkembangan yang baik bahkan di tengah masa sulit pandemi di tahun 2021 lalu. Maka pertimbangkan untuk memilih produk fisik yang bisa dikirimkan jarak jauh. Baik menggunakan jasa pengiriman instan seperti Go Send, Paxel, dan sejenisnya. Maupun pengiriman 2-3 hari lewat jasa ekspedisi.
4. Memiliki Ciri Khas
Produk yang dipilih ada kemungkinan sudah tersedia di pasaran, bisa beda kota bisa juga di kota yang sama. Lalu, apakah harus mundur? Tentunya tidak, karena di dunia usaha adanya kompetitor adalah hal lumrah. Solusi terbaik adalah membangun ciri khas yang menjadi nilai lebih dari produk yang dimiliki.
5. Menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Jika menyediakan produk yang bisa dibeli langsung oleh konsumen di tempat, maka wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pada dasarnya hal ini juga perlu diterapkan untuk usaha online. Tujuannya untuk meraih kepercayaan publik bahwa produk yang disediakan aman dari virus corona.
6. Menyediakan Pembayaran Cashless
Tips selanjutnya adalah menyediakan metode pembayaran cashless, sehingga konsumen bisa membayar tanpa perlu memiliki uang tunai. Jika usaha sifatnya online maka bisa menyediakan lebih banyak metode pembayaran. Jika usaha sifatnya offline, silahkan bekerjasama dengan fintech untuk menyediakan layanan cashless.

7. Memanfaatkan Media Sosial
Promosi menjadi hal penting dalam dunia usaha, kapanpun eranya. Dalam hal ini, pengusaha di tahun 2022 diharapkan sudah melek internet. Internet memungkinkan pelaku usaha untuk memasarkan produknya secara luas. Sehingga bisa dikenal lebih banyak orang, dan bisa mengoptimalkan media sosial karena mudah dan banyak digunakan.
8. Terbuka dengan Kritik dan Saran
Pelaku usaha sebaiknya terbuka terhadap kritik dan saran, baik dari orang terdekat maupun konsumen yang tidak dikenal. Sebab kritik dan saran ini bisa menguntungkan untuk bisa menyediakan produk yang lebih baik lagi dan banyak diminati. Jadi, jangan pernah anti kritik melainkan sebaliknya demi usaha yang terus bergerak maju.
9. Mengelola Keuangan dengan Bijak
Usaha yang kuat adalah usaha yang paham bagaimana mengelola keuangannya. Jadi, silahkan mengelola keuangan usaha dengan baik. Mulailah tertib mencatat transaksi keluar masuk. Jika usaha sudah berkembang, segera rekrut orang keuangan untuk menyusun laporan keuangan secara profesional.
Merintis usaha bisa dilakukan kapan saja dan oleh siapa saja, termasuk di tengah kondisi pandemi yang belum juga dinyatakan selesai. Setiap pelaku usaha tentu perlu selalu bersikap optimis. Membantu merintis usaha di tahun 2022 beberapa ide usaha yang dipaparkan di webinar di atas bisa diterapkan.
Jika membutuhkan lebih banyak motivasi, inspirasi, dan sebagainya dalam menjalankan bisnis. Maka bisa mengandalkan konten-konten edukasi di dunia usaha dari Nextup.id yang juga rutin menggelar webinar terkait dunia bisnis, khususnya untuk UMKM. Silahkan manfaatkan konten dan layanannya untuk usaha yang lebih maju dan modern.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by adminnextup | May 12, 2022 | News
Berbisnis pada dasarnya menjadi salah satu jalan bagi kita dalam mengais rezeki. Apalagi sekarang peluang untuk berbisnis sangat terbuka lebar dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Jika diperhatikan maka kebanyakan dari pebisnis akan memanfaatkan media sosial seperti Instagram untuk mempopulerkan bisnisnya. Tentu saja hal itu terbukti cukup sukses untuk mendongkrak popularitas dan pendapatan mereka. Lantas bagaimana strategi membangun bisnis agar viral di Instagram? Mari luangkan waktu Anda untuk menyimak ulasan wabinar yang diadakan oleh Nextup.id selengkapnya berikut ini.

Optimalisasi Instagram untuk Berbisnis di Era Digital
Memiliki sebuah bisnis dan mendapatkan penghasilan darinya tentu akan sangat menyenangkan bukan? Barangkali sebagian dari kita pun sempat mendambakan hal itu. Apalagi dewasa ini berbisnis juga menjadi hal yang banyak digemari oleh kawula muda, sehingga tidak heran jika topik seputar dunia bisnis akan sangat menarik untuk dibahas. Lantas bagaimana sebuah bisa viral di media sosial seperti Instagram?
Hal itulah yang mendorong nextup.id melaksanakan sebuah webinar dengan tajuk Strategi Bisnis Viral di Instagram. Webinar ini sendiri dihadiri oleh Niken Rizki Amalia, M.Si yang dikenal di bidang Social Media Marketing Enthusiast. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dalam kurun waktu lebih kurang 2 jam dan di pandu oleh Ir. Prayudy Widyanto, MM.
Kegiatan webinar yang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Februari 2022 bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelaku usaha tentang pentingnya mengoptimalkan peran dari media sosial, seperti instagram. Apalagi Instagram memiliki pengguna yang terbilang sangat besar di Indonesia, tercatat lebih dari 500 juta user yang menggunakan Instagram di seluruh dunia. Sehingga hal ini tentu saja akan memberikan peluang pasar bagi pebisnis.
Pada kegiatan webinar tersebut peserta disuguhkan dengan materi yang sangat menarik seputar digital marketing, khususnya Instagram. Bahkan mungkin materi ini tidak akan ditemukan ditempat lain, sebab disampaikan secara langsung oleh ahli yang berkompeten di bidangnya, Niken Rizki Amalia, M.Si. Jadi, tentu saja webinar yang diselenggarakan oleh nextup.id menjadi kesempatan besar bagi para pelaku usaha dalam menimba ilmu untuk mengembangkan bisnis mereka.

6 Tips Membangun Bisnis Agar Viral di Instagram
Perlu diingat bahwa keberhasilan yang diraih tidak mungkin terjadi tanpa adanya sebuah proses yang panjang. Hal ini perlu menjadi catatan kita agar tidak berpikir bahwa bisnis yang viral itu terjadi secara instan. Setiap tahapan demi tahapan mesti dilalui dalam membangun sebuah bisnis. Bahkan tidak jarang mereka yang telah sukses di hari ini telah lebih dahulu mengalami kegagalan berulang kali di masa lalunya.
Memang nyata di era digitalisasi ini semua hal cenderung dapat menjadi lebih mudah untuk dilakukan, termasuk mengelola bisnis. Terlebih sekarang yang dikedepankan adalah semangat kolaborasi dan bukan sebatas kompetisi. Tentunya hal semacam itu akan sangat membantu bagi kita untuk dapat membangun kerajaan bisnis yang dimiliki. Sebab pada dasarnya untuk meraih kesuksesan kita butuh dukungan atau support dari orang lain dan bisa jadi orang itu berasal dari rekanan bisnis kita.
Sekarang, apakah Anda berniat untuk memulai berbisnis? Tentu itu adalah sesuatu hal yang baik untuk melakukan hal baru dan keluar dari zona nyaman. Bagi Anda yang memang saat ini sedang bermimpi untuk memiliki sebuah bisnis yang mampu viral di Instagram, maka coba perhatikan beberapa hal berikut.
1. Sebaiknya Gunakan Akun Instagram Bisnis
Tips pertama, sebaiknya Anda menggunakan akun Instagram khusus untuk bisnis jika ingin mengelola sebuah usaha melalui media sosial. Mengapa tidak boleh menggunakan akun pribadi saja? Tujuannya adalah agar usaha terlihat lebih profesional dan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengetahui produk yang ditawarkan. Selain itu, akun tersebut semestinya tidak bersifat privat (digembok) dan memberikan profil bisnis yang mudah untuk dimengerti.
2. Menentukan Target Market
Tips kedua untuk membuat bisnis viral di Instagram adalah kita harus menentukan target market dari produk. Bagaimana cara menentukannya? Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan istilah 3 P, yaitu Passion, Pengalaman, dan Profit. Anda memiliki kegemaran di bidang apa (passion), bagaimana pengalaman yang berkaiatan dengan bidang yang digemari itu, dan cari tahu profit dari bidang tersebut.

3. Riset Kebutuhan Market
Tips selanjutnya adalah melakukan riset kebutuhan market. Sederhananya kita harus mengetahui apa kebutuhan konsumen yang ada di dalam market yang akan kita tuju. Riset ini bisa dilakukan dengan memperhatikan aspek demografi, keinginan konsumen, menganalisis kompetitor, melakukan survey, dan bergabung dalam sebuah komunitas.
4. Membuat Konten yang Menarik
Tips keempat yang sangat penting adalah membuat konten yang menarik. Konten akan menjadi senjata utama bagi Anda untuk memasarkan produk melalui Instagram. Konten ini sebaiknya dioptimalkan pada Bio, Feeds, Story, Reels, IG Live, DM, dan Shop. Bagaimana cara membuat konten yang menarik? Anda dapat belajar dari competitor atau merekrut seseorang yang memang lihai dalam membuat konten di Instagram.
5. Memaksimal Fitur yang Ada Instagram
Tips kelima agar bisa viral di instagram adalah memaksimalkan fitur yang ada pada media sosial tersebut. Fitur apa saja yang bisa dimaksimalkan? Anda bisa memaksimalkan Bio, Highlights, Waktu Posting, Hashtag, IG Live, Membalas DM, dan Kolaborasi. Fitur-fitur seperti ini akan sangat membantu untuk mendongkrak popularitas bisnis di Instagram.
6. Melakukan Evaluasi
Tips terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap strategi marketing yang telah diterapkan. Evaluasi ini menjadi sesuatu yang mutlak untuk dilakukan dalam setiap pengelolaan bisnis. Sebab dengan begitu kita dapat memperoleh informasi yang bisa membantu mengembangkan bisnis yang dimiliki. Terlebih lagi bisnis pada Instagram yang notabene mengharuskan kita untuk cermat dalam mengetahui kebutuhan followers.
Manfaat Mengikuti Webinar/ Workshop
Kematangan dalam membangun bisnis yang viral di instagram juga dapat dilakukan dengan cara mengikuti webinar atau workshop seperti yang diadakan oleh nextup.id ini. Sebab melalui kegiatan seperti itu kita akan memperoleh beberapa manfaat, yaitu:
a. Mendapatkan Informasi Baru Seputar Bisnis
Terkadang informasi yang didapat di dunia luar tidak akan sama seperti pada kegiatan webinar. Sebab pada kegiatan tersebut informasinya akan disampaikan oleh pemateri yang memang berpengalaman, sehingga akan menjadi lebih menarik dan akurat.
b. Menambahkan Rekanan Bisnis
Kegiatan webinar tidak hanya memberikan informasi saja, namun juga dapat memberikan tambahan rekanan baru bagi kita dalam berbisnis. Sehingga moment itu akan memberikan kesempatan bagi kita untuk sharing pengalaman satu sama lain.
c. Memperoleh Kesempatan untuk Berkolaborasi
Bahkan dengan bertemu bersama orang-orang baru, kita juga dapat berkesempatan untuk berkolaborasi dalam membangun bisnis. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini merupakan era yang mengedepankan aspek kolaborasi yang sifatnya saling menguntungkan.
Itulah tadi beberapa rahasia bisnis viral di Instagram yang dapat Anda ketahui. Perlu diingat bahwa setiap langkah dalam mengembangkan bisnis tentu akan ada halangan ataupun rintangan yang menghadang. Anda sebaiknya tetap bijak dalam menghadapi hal tersebut dan menjadikannya sebagai pemacu semangat untuk berbisnis.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by M Arif Rahmat | May 9, 2022 | Articles
Harbolnas merupakan satu kata yang unik namun tidak banyak diketahui maknanya. Lalu apa sebenarnya harbolnas itu? Pada dasarnya harbolnas merupakan singkatan dari Hari Belanja Online Nasional. Jika mendengar istilah belanja nasional maka sudah tentu kita telah begitu faham dan mahir untuk melakukannya. Kini, kegiatan belanja itu telah memiliki momennya sendiri dengan adanya hari belanja nasional tersebut. Lalu kapan sebenarnya istilah unik satu ini dicetuskan? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.
6 Fakta Menarik Seputar Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional)
Barangkali di Indonesia sudah sangat lumrah untuk melakukan peringatan hari tertentu secara nasional. Tujuan peringatannya pun sangat beragam sesuai dengan harinya, misalnya hari kesaktian pancasila, hari ibu, hari raya idul fitri, dan lain sebagainya. Kali ini peringatan hari nasional di Indonesia memiliki tambahan istilah baru, yaitu harbolnas. Agar lebih kenal dengan harbolnas, mari simak beberapa fakta menariknya berikut ini.
1. Merupakan Istilah Baru di Bidang E-Commerce
Fakta pertama yang perlu diketahui adalah harbolnas ternyata merupakan istilah baru dalam dunia perbelanjaan. Barangkali selama ini hanya berbelanja secara normal, tanpa adanya satu hari yang istimewa khususnya untuk memperingati kegiatan belanja tersebut. Munculnya hari belanja online nasional ini pun tentunya tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk berbelanja secara online.
2. 12 Desember 2012 Menjadi Titik Awal Harbolnas
Sebenarnya kapan hari belanja ini mulai dicetuskan? Mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di benak Anda. Ternyata hari belanja online nasional ini pertama kali dicetuskan pada tanggal 12 desember tahun 2012. Pada hari itu kemudian mencuatlah penanggalan cantik yaitu 12-12-12. Menarik bukan? Tanggal ini pun tidak terlepas dari peran perkembangan ecommerse di Indonesia dan diperingati hingga sekarang.

3. Tujuannya untuk Edukasi Berbelanja Online
Fakta berikutnya seputar harbolnas adalah tujuannya yang difungsikan sebagai saran edukasi bagi masyarakat tentang belanja online. Pada saat itu, teknologi berbelanja online sedang dikembangkan dengan pesatnya. Agar masyarakat menyadari perkembangan itu dan mampu memanfaatkannya, maka diciptakanlah hari belanja online secara nasional tersebut. Tentunya ini merupakan langkah yang baik untuk mulai mengedukasi masyarakat bahwa saat ini mereka telah mampu berbelanja dari rumah tanpa harus datang langsung ke toko atau pusat perbelanjaan lainnya.
4. Terinspirasi dari Peringatan Hari Belanja di Luar Negeri
Barangkali Anda pun sempat mendengar bahwa di luar negeri sana orang-orang juga telah memiliki hari khusus dalam hal berbelanja. Katakanlah seperti black Friday yang menjadi ajang besar bagi konsumen dalam memburu produk yang diinginkannya. Ternyata, hari belanja online nasional atau harbolnas ini pun terinspirasi dari peringatan yang demikian itu.
5. Menjadi Salah Satu Ajang Bagi Ecommerse
Harbolnas keuntungan untuk siapa? Sudah jelas masing-masing pihak akan mendapatkan kesempatan untung yang sama. Konsumen dapat memiliki produk yang selama diinginkan, namun terhambat dengan harga yang tinggi. Sehingga dengan adanya harbolnas mereka berkesempatan untuk mendapatkan tawaran menarik dari produk tersebut. Sementara bagi seller atau ecommerse juga dapat memanfaatkan hari ini untuk menambah pundi-pundi keuntungan mereka. Biasanya ecommerse akan berlomba-lomba menawarkan promo besar-besaran sebagai ajang untuk menarik pelanggan dan memasarkan produknya. Bahkan tidak jarang moment ini dapat menghasilkan untung yang berlipat ganda.
6. Mendapatkan Respon Positif dari Berbagai Pihak
Fakta selanjutnya terkait dengan hari belanja online ini adalah kehadirannya telah mendapatkan respon positif oleh berbagai pihak. Konsumen tentunya merupakan pihak pertama yang sangat senang dengan adanya hari tersebut. Namun ternyata pihak lain seperti media massa, penyedia jasa logistic, hingga perbankan juga ikut memberikan dukungannya. Tentunya hal semacam ini adalah sesuatu yang positif untuk membawa perubahan pada sektor sosial dan perekonomian.

Awal Terbentuknya Harbolnas
Harbolnas yang mungkin sekilas terdengar asing telah ada sejak tahun 2012 silam. Awalnya hari ini diadakan dengan harapan mampu membantu masyarakat untuk memahami teknologi berbelanja online. Namun dengan seiring perkembangan pemahaman masyarakat, peringatan hari belanja online nasional tersebut pun menjadi ajang untuk berburu produk idaman hingga menghasilkan keuntungan. Lantas bagaimana sebaiknya menyikapi peringatan harbolnas yang jatuh pada tanggal 12 Desember tersebut?
Pada dasarnya berbelanja merupakan aktivitas yang menyenangkan, bahkan telah ada pula istilah wisata belanja. Memang aktivitas ini dapat menjadi bagian dari obat penghibur diri, di samping sebagai kesempatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun tentu saja kegiatan belanja harus dilakukan secara terukur dan tidak berlebihan.
Terlebih dengan adanya belanja online yang notabene sangat mudah diakses dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Hanya berbekal telepon pintar dan kuota internet, maka seseorang telah dapat membeli sesuatu secara online. Mengingat kemudahan yang ditawarkan ini, sebaiknya tetap mengedepankan rasional dan sikap yang bijak.
Agar harbolnas tetap dapat dinikmati tanpa adanya permasalahan baru, sebaiknya lihat terlebih dahulu apa saja barang yang ditawarkan pada hari itu. Kemudian, coba untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan jangan asal beli dikarenakan harga yang murah. Cari tahu kualitas produknya hingga manfaat yang didapat dari produk tersebut. Hal seperti ini penting untuk diterapkan sebagai upaya dalam mengontrol diri.
Bila memang memungkinkan maka bisa sari 12 Desember itu dapat dimanfaatkan sebagai ajang untuk mencari keuntungan. Tidak sebagai konsumen, tapi Anda bertindak selaku penjual atau seller. Dengan memberikan tawaran harga menarik yang sesuai dengan kualitas produknya, maka bukan tidak mungkin harbolnas akan mendatang rezeki tersendiri bagi Anda. Tentunya Anda harus terdaftar terlebih dahulu pada salah satu ecommerse agar lebih mudah dalam menjangkau moment tersebut.
Demikian informasi seputar harbolnas yang dapat Anda ketahui kali ini. Lantas apakah Anda telah merencanakan sesuatu yang akan diburu pada 12 Desember mendatang? Atau Anda akan menjualkan sesuatu dengan harga yang menggiurkan? Tentunya keputusan ini ada di tangan Anda sendiri dan harus diiringi dengan sikap yang bijak. Jangan lupa pula untuk memperhatikan kondisi keuangan Anda agar aktivitas belanja dapat berjalan sesuai rencana.
Bila memang memiliki masalah dengan keuangan yang selama ini dirasa boros atau rezeki yang tidak lancar, maka coba untuk menghubungi nextup.id. Jasa ini akan memberikan sumbangsihnya bagi Anda dalam mencari solusi atasi permasalahan yang dihadapi. Nextup telah memiliki segudang pengalaman dalam hal melayani kliennya yang memiliki permasalahan hidup. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu ragu dan segera menghubungi layanan mereka.
Apakah biaya yang dibutuhkan mahal? Tenang saja perihal biaya dapat dibicarakan bersama. Namun yang terpenting adalah bagaimana Anda untuk mau membuka diri dalam menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Segera hubungi nextup.id agar Anda memperoleh arahan yang jelas tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menemukan solusinya. Demikian, semoga bermanfaat.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by M Arif Rahmat | May 7, 2022 | Articles
Merintis usaha sendiri sering menjadi pilihan banyak orang untuk mengatasi masalah keuangan yang dialami. Usaha yang dijalankan tentunya diharapkan bisa memberikan profit, dan profit ini merupakan pemasukan bagi perintisnya. Mendirikan usaha sendiri ternyata tidak selalu menjadi perkara mudah.
Apalagi jika berhadapan dengan jumlah modal yang dimiliki, maka akan menentukan skala usaha tersebut. Namun, tidak perlu risau karena era sekarang adalah era cemerlang bagi siapa saja untuk mendirikan usaha dengan modal minim. Yakni bisa mendirikan UMKM atau memilih mendirikan startup. Lalu, apakah keduanya berbeda?
UMKM dan Startup
Mendirikan usaha tentunya membutuhkan modal, hanya saja tidak semua usaha memerlukan modal dalam jumlah besar. Beberapa jenis usaha bisa dimulai dengan modal di bawah Rp 1 juta. Modal yang kecil memberi kemudahan bagi seseorang untuk mendirikannya, dan bisa disebut sebagai UMKM maupun startup.
Namun, tahukah Anda bahwa antara UMKM dengan startup adalah dua jenis perusahaan yang berbeda? Sejauh ini, kebanyakan orang menganggap keduanya sama karena memang sama-sama membutuhkan modal yang terbatas. Hanya saja, dilihat dan dipelajari secara lebih mendalam ternyata keduanya punya perbedaan signifikan.

Pengertian UMKM
UMKM memiliki kepanjangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jika dijabarkan menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, maka pengertiannya adalah sebagai berikut:
1. Usaha Mikro
Usaha mikro merupakan usaha produktif yang dimiliki baik oleh badan usaha maupun perorangan yang memenuhi kriteria untuk disebut sebagai usaha mikro. Kriteria ini ditetapkan oleh Undang-Undang dan mencakup kepemilikan aset maksimal Rp 50 juta dan maksimal omzet Rp 300 juta.
2. Usaha Kecil
Usaha kecil merupakan usaha produktif yang berdiri sendiri dan dikelola oleh badan usaha maupun perorangan. Secara aturan resmi, usaha kecil aset berkisar antara Rp 50 juta – Rp 500 juta, dan omset antara Rp 300 juta – Rp 2,5 miliar.
3. Usaha Menengah
Sedangkan usaha menengah di dalam UMKM adalah usaha ekonomi produktif yang dikelola sendiri baik oleh badan usaha maupun perorangan dan bukan merupakan anak cabang perusahaan manapun. Aset usaha menengah antara Rp 500 juta – Rp 10 miliar, dan omset antara Rp 2,5 miliar – Rp 50 miliar.
Pengertian Startup
Perusahaan startup berbeda dengan UMKM, adapun yang dimaksud dengan startup adalah perusahaan rintisan yang umurnya masih baru. Jadi, setiap usaha yang baru saja dirintis bisa masuk ke dalam kategori perusahaan startup. Istilah startup bisa diartikan juga sebagai perusahaan yang masih remaja, sehingga masih dalam proses pendewasaan.
Masih banyak hal perlu dirubah, dikembangkan, diganti, dan sebagainya untuk menjadi perusahaan dewasa. Jika startup sudah menjadi perusahaan dewasa yang bisa mandiri dan memenuhi kriteria menjadi usaha lebih besar pada umumnya. Maka startup kemudian berubah bentuk menjadi perusahaan yang sesungguhnya, yakni menjadi badan usaha.

Perbedaan UMKM dengan Startup
Jika membaca penjelasan tentang pengertian dari UMKM maupun startup masih belum mendapatkan kejelasan perbedaan keduanya. Maka bisa menyimak detail perbedaannya di bawah ini:
1. Produk yang Disediakan
Perbedaan pertama antara UMKM dengan perusahaan startup adalah dari segi produk yang disediakan kepada masyarakat. UMKM identik dengan produk yang memiliki fisik dan bisa dibeli masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Produk berfisik ini contohnya makanan, minuman, pakaian, kosmetik, dan lain-lain.
Sementara pada perusahaan startup, produk yang dihasilkan tidak memiliki fisik karena sifatnya digital. Selain itu, produk yang disediakan umumnya fokus menyediakan jasa. Yakni dalam bentuk aplikasi, perangkat lunak atau software, cloud-based service, digital marketing agency, dan sejenisnya.
2. Teknologi Digital
Perbedaan yang kedua antara UMKM dengan startup adalah dari penggunaan teknologi digital. Contoh paling mudah adalah penggunaan internet termasuk perangkat yang menyertainya seperti komputer, smartphone, dan sejenisnya. Pada UMKM penggunaan teknologi digital masih terbatas dan minim.
Biasanya teknologi ini hanya digunakan untuk kebutuhan promosi agar bisa menjangkau pengguna internet. Lain halnya dengan perusahaan startup yang menjadikan teknologi digital sebagai jantung perusahaan tersebut. Internet menjadi kebutuhan dasar yang menjamin startup bisa berjalan.
3. Skala Produksi
Antara UMKM dengan startup juga memiliki perbedaan dari segi skala produksi. UMKM cenderung memiliki skala produksi kecil karena memang terbatas, yakni dibatasi oleh ketersediaan bahan baku dan juga jumlah SDM. Jika ada karyawan yang absen maka akan langsung berpengaruh pada jumlah produksi yang menurun.
Pada startup justru sebaliknya, produksi yang dilakukan tidak bergantung pada bahan baku dan SDM. Bahkan perusahaan startup bisa berjalan dengan SDM minim, tidak sedikit yang dirintis dengan 3 orang saja. Misalnya seperti Tokopedia pada masa awal berdiri di Indonesia.
4. Akselerasi Usaha
Akselerasi usaha adalah kecepatan sebuah usaha untuk tumbuh dan juga berkembang. Pada UMKM, usaha ini bisa berkembang menjadi perusahaan dan bahkan pabrik besar. Hanya saja dibutuhkan waktu lama dan kadang kala harus menerima bantuan modal dari banyak investor.
Sementara pada perusahaan startup, akselerasi usahanya sangat pesat. Apalagi jika ada proses akuisisi, maka satu perusahaan startup bisa langsung besar dalam hitungan hari.
5. Permodalan
Perbedaan selanjutnya adalah dari segi permodalan, pada saat dirintis antara UMKM dengan startup memang sama-sama dirintis dari modal sendiri. Hanya saja setelah berjalan dan membutuhkan tambahan modal maka mulai muncul perbedaan. Pelaku UMKM cenderung memilih mengajukan pinjaman ke bank, sementara startup memilih mencari investor.
6. Target Pasar
UMKM dan startup juga memiliki perbedaan dalam hal target pasar, dimana target pasar UMKM lebih terbatas. Memang antara UMKM dengan startup sama-sama bisa masuk ke pasar internasional dimana UMKM bisa mengekspor produk ke pasar luar negeri. Hanya saja prosesnya panjang dan prosedurnya kompleks.
Sementara startup sejak awal berdiri memang bisa langsung menembus pasar internasional. Sifat produknya yang digital dan kemudian dipasarkan secara global melalui internet. Sekaligus produknya yang tidak perlu mengikuti prosedur untuk dipasarkan keluar negeri. Membuat produknya bisa go internasional dengan cepat.
7. Exit Strategy
Exit strategy antara UMKM dengan startup juga berbeda jauh. Secara umum UMKM bisa mewariskan usahanya kepada anak dan cucu. Sehingga pelakunya memilih menjalankan usaha berumur panjang dan dikelola sebaik mungkin agar bisa diwariskan.
Sementara pada startup, mayoritas memiliki exit strategy dengan melakukan akuisisi. Sehingga startup kecil kemudian diambil alih oleh startup yang lebih besar dan sudah dikenal secara luas.
Melalui penjelasan di atas, tentunya bisa lebih mudah memahami apa saja perbedaan antara UMKM dengan startup. Jika memiliki produk yang bersifat digital seperti sebuah aplikasi, maka mendirikan startup adalah pilihan yang tepat. Sebaliknya, jika menghadirkan produk fisik seperti pakaian maka bisa mendirikan UMKM.
Ilmu lebih mengenai UMKM dan startup bisa mengakses ke situs Nextup.id dan mengikuti kelas-kelas training bisnis yang diselenggarakan. Dijamin akan memperoleh banyak ilmu agar bisa menjadi pendiri perusahaan yang punya dasar kuat.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by adminnextup | Apr 24, 2022 | News
Nextup.id merupakan salah satu perusahaan yang rutin mengadakan pelatihan atau training untuk mendukung pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Berbagai webinar edukatif dan sarat akan manfaat digelar untuk memberi edukasi lebih kepada pelaku UMKM dalam memajukan usahanya.
Salah satu webinar yang diselenggarakan adalah Webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT yang digelar pada Kamis, 27 Januari 2022. Webinar ini sendiri digelar secara daring melalui aplikasi Zoom yang dipandu oleh Inna Dinovita, S.TP. dan menghadirkan dua narasumber. Yakni Melly Supiyati, S.E., M.M. dan Hassan Afif.
Webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT
Pelaku UMKM diketahui memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan perekonomian masyarakat. Khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah, sehingga geliat kegiatan UMKM perlu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Salah satu bentuk dukungan kepada UMKM adalah penyediaan layanan pembiayaan.
Layanan pembiayaan membantu UMKM mendapatkan modal yang cukup sesuai kebutuhan usaha. Sehingga bisa menjalankan kegiatan operasional dengan lancar dan pertumbuhan usaha juga terus berkembang. Menyadari akan hal ini, maka Nextup.id bersama BMT Amanah Kita menggelar webinar bertajuk Pembiayaan UMKM Melalui BMT.
Webinar ini mencoba mengulas pentingnya pelaku UMKM mendapatkan bantuan modal, karena kebanyakan masalah UMKM bersumber dari modal yang terbatas. Kondisi ini pula yang membuat kesempatan bagi UMKM untuk bertahan terbilang kecil. Disampaikan pula mengenai sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, yakni lewat BMT (Baitul Maal Wa Tamwil).

Sekilas Tentang BMT
Baitul Maal Wa Tamwil atau BMT pada dasarnya merupakan lembaga keuangan syariah yang kegiatan operasionalnya menggunakan gabungan dua konsep dalam Islam, yakni Baitul Maal (kegiatan sosial seperti infak, sodaqoh, dll) dan juga Wa Tamwil (kegiatan bisnis).
BMT hadir untuk memberikan pilihan kepada pelaku UMKM dalam memperoleh pembiayaan yang halal. Sebab BMT dikelola menggunakan prinsip syariah dengan dua konsep yang disebutkan sebelumnya. Sehingga dalam produk pembiayaan yang disediakan tidak diterapkan kegiatan riba dalam bentuk bunga sebagai sumber keuntungan penyedia pembiayaan.
Bagi pelaku UMKM yang ingin mengelola usaha tanpa melibatkan kegiatan riba, maka mengajukan pembiayaan usaha melalui BMT bisa dipertimbangkan. Prinsip syariah yang digunakan memastikan produk pembiayaan bebas riba dan memiliki akad yang jelas. Sehingga tidak ada transaksi yang diharamkan dalam produknya.
BMT juga hadir di tengah masyarakat untuk bisa membantu kondisi perekonomian masyarakat secara umum. Sehingga dengan produk-produk keuangan yang disediakan, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan dana yang dibutuhkan. Sekaligus dijamin halal, karena prosesnya sendiri menggunakan konsep syariah yang dijelaskan di awal.
Bentuk Pembiayaan BMT untuk UMKM
Dalam menunjukan peran serta BMT mendorong perekonomian masyarakat, khususnya kelas ekonomi menengah ke bawah. BMT menyediakan produk-produk yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Salah satunya adala produk pembiayaan yang bisa dijadikan sebagai sumber modal untuk menyokong usaha yang dijalankan.
Produk pembiayaan yang disediakan oleh BMT sendiri mencakup beberapa bentuk, berikut penjelasannya:
1. Prinsip Kerjasama
Bentuk yang pertama adalah menggunakan prinsip kerjasama, yang dalam agama Islam dalam prinsip ini berlaku dua kondisi. Yaitu:
Kondisi atau prinsip pertama yang digunakan dalam kerjasama adalah mudharabah. Yakni kerjasama antara pemilik modal dengan pengelola dana, keuntungan yang didapatkan oleh pemilik modal kemudian disesuaikan dengan nisbah yang sudah disepakati.
Sehingga antara BMT dengan pelaku UMKM ketika ada penggunaan produk pembiayaan, maka bisa menggunakan prinsip mudharabah ini. Dimana BMT berpesan sebagai pemilik modal dan pelaku usaha sebagai pengelola dana. Pemilik modal memperoleh keuntungan sesuai nisbah yang disepakati sejak awal.
Kedua adalah musyarakah, yaitu bentuk kerjasama antara dua pihak atau lebih yang masing-masing pihak memberikan dana kepada kegiatan usaha yang dijalankan bersama. Sehingga semua pihak yang ikut terlibat memiliki kewajiban yang sama untuk menyetorkan modal.
Besarnya keuntungan disesuaikan dengan besar kecilnya modal masing-masing. Bagi pemilik modal yang lebih besar maka saat usaha untung. Keuntungan yang didapatkan juga lebih besar dibanding pemilik modal yang satunya.
2. Prinsip Jual Beli
Bentuk layanan BMT kepada pelaku UMKM berikutnya adalah dengan menggunakan prinsip jual beli. Prinsip yang digunakan setidaknya ada 3, yaitu:
Prinsip yang pertama adalah murabahah, yaitu akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang telah disepakati. Sehingga penjual bisa menaikan harga barang yang akan dijual agar bisa mendapatkan keuntungan.
Prinsip yang kedua dalam transaksi jual beli di BMT adalah salam. Salam adalah akad jual beli melalui pemesanan dengan pembayaran dilakukan dimuka dimana waktu dan spesifikasi barang sudah disepakati dalam akad. Sehingga pembeli perlu melunasi barang yang dipesan di awal.
Prinsip yang ketiga adalah istishna, yaitu akad jual beli barang pesanan seperti akad salam tetapi pembayaran akad istishna dapat dilakukan dengan cara diangsur. Sistemnya sama seperti pembelian barang secara kredit, namun pembeli membayar sejumlah harga jual barang yang dibeli.
3. Akad Sewa
BMT juga menghadirkan layanan akad sewa atau ijarah, yaitu akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran upah sewa tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang tersebut. Sehingga akad atau kesepakatan yang terjadi adalah penyewaan barang, antara pemilik barang dan penyewa.
4. Akad Qardh
Selanjutnya ada akad qardh yang merupakan layanan pembiayaan tanpa dikenakan biaya. Dalam konsep sederhana, artinya BMT menyediakan produk pinjaman uang tunai tanpa membebankan biaya tambahan atas produk tersebut.

Peran UMKM bagi Perekonomian Masyarakat
Dalam webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT juga dijelaskan mengenai peran UMKM bagi perekonomian masyarakat. Peran tersebut antara lain:
1. Mengentaskan Masyarakat dari Kemiskinan
UMKM memiliki peran besar dalam membantu mengentaskan masalah kemiskinan yang dialami oleh masyarakat. Pasalnya keberadaan UMKM akan membantu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga membantu masyarakat memiliki pekerjaan dan berpenghasilan.
Penghasilan ini bisa digunakan mereka untuk memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan masa sekarang maupun kebutuhan di masa mendatang. Oleh sebab itu, UMKM perlu didukung keberadaannya agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
2. Sarana Meratakan Tingkat Perekonomian
UMKM memiliki peran penting untuk meratakan tingkat perekonomian masyarakat. Dikatakan demikian karena UMKM bisa didirikan dimana saja, termasuk ke lokasi yang susah dijangkau dan masih minim pemukiman. Keberadaan UMKM akan meningkatkan geliat perekonomian masyarakat.
Sebab menyediakan produk-produk kebutuhan dan mendorong masyarakat untuk membelinya. Supaya bisa terbeli, maka masyarakat perlu bekerja dan berpenghasilan. Semakin banyak UMKM di suatu wilayah maka semakin gencar pertumbuhan perekonomian masyarakatnya.
BMT yang menjadi salah satu penyedia layanan pembiayaan dengan prinsip syariah tentunya sangat tepat untuk dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Sehingga bisa mendapatkan modal yang cukup untuk menunjang kegiatan usaha. Informasi mengenai dukungan pelaku UMKM lain bisa mengakses website Nextup.id.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
by M Arif Rahmat | Apr 18, 2022 | Articles
Bisnis kuliner termasuk salah satu pilihan usaha yang memiliki prospek yang baik dan tentunya menjadi pembicaraan yang menarik untuk dibahas. Apalagi jika negara kita memiliki kekayaan kuliner yang melimpah dengan aneka rempah khasnya. Jika demikian sudah tentu bisnis kuliner dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memulai usaha. Berniat untuk memulai bisnis ini? Simak beberapa hal berikut agar Anda mudah untuk menjalaninya.
7 Hal Penting untuk Menjalankan Bisnis Kuliner
Setiap pilihan jenis bisnis sudah tentu memiliki hal penting yang harus diperhatikan. Tujuannya adalah agar mudah untuk menyiapkan pelaksanaan bisnis tersebut dan mudah pula dalam menjalaninya. Hal seperti juga semestinya dipertimbangkan jika Anda berniat untuk memiliki bisnis kuliner yang berkembang.
Bila memperhatikan kondisi saat ini, maka kuliner memang menjadi bisnis yang menjanjikan. Mengapa demikian? Sederhana saja, kita semua pasti membutuhkan makanan yang notabene menjadi produk dari bisnis kuliner. Jika demikian bisnis ini akan memiliki pelanggan tersendiri dan dapat bertahan di persaingan pasar. Tertarik untuk mencoba?
Bagi Anda yang benar-benar ingin memulai bisnis di bidang kuliner, maka cobalah untuk memaksimalkan beberapa hal berikut ini.
1. Tentukan Produk dan Konsep Bisnis
Pertama, tentukanlah produk apa yang ingin dijual kepada konsumen dan bagaimana konsep bisnis kuliner yang ingin dibangun. Pilihan jenis produk kuliner yang ingin digeluti sangatlah variatif tergantung dari kemampuan Anda untuk mengolahnya agar menjadi produk yang menarik untuk disantap. Selain itu, konsep bisnis juga mesti dipikirkan dan Anda dapat mencoba mencari contoh yang telah ada saat ini.

2. Coba Lakukan Analisis Pasar dan Kebutuhan Modal
Setiap bisnis membutuhkan modal bukan? Oleh karena itu hal kedua yang harus dipikirkan adalah modal dan analisa pasar. Ketersediaan modal yang besar tentu akan menjadi angin segar bagi Anda, namun kuncinya apakah modal itu mampu dimaksimalkan atau tidak. Jangan sampai modal yang dikeluarkan hanya cuma-cuma tanpa adanya income yang signifikan. Kemudian coba analisa pula peluang pasar produk kuliner yang ditawarkan. Apakah masih diminati atau justru sudah sepi pembeli.
3. Buat Branding yang Menarik
Ketiga, sebaiknya usahakan untuk membuat branding yang baik dan menarik tentang produk kuliner yang ditawarkan. Hal ini bisa dimulai dengan memberi nama yang mudah diingat dan juga menjadi ciri khas dari kuliner Anda. Sebagai owner Anda juga memanfaatkan media sosial guna memperkenal produk. Sebab media sosial memiliki pasar yang luas dan keajaiban yang luar biasa untuk menarik pelanggan. Apalagi jika Anda mampu mengajak kerja sama influencer atau orang-orang dengan pengikut yang banyak.

4. Rekrut Karyawan untuk Membantu Pekerjaan
Apakah karyawan diperlukan pada tahap awal memulai bisnis? Hal ini sebenarnya tergantung dari konsep bisnis kuliner yang akan dibangun. Jika memang mampu menjalankannya seorang diri, maka hal itu bisa saja dilakukan. Namun kebanyakan pengusaha kuliner, mereka mengajak beberapa orang untuk membantunya dalam merintis bisnis tersebut. Sebab terkadang ketika seorang diri kita keterbatasan ide, sehingga memerlukan sumbangsih dari orang lain. Perekrutan karyawan ini pun sebaiknya disesuaikan pula dengan perencanaan modal usaha Anda.
5. Pertahankan Kualitas Produk dan Layanan
Faktor penting yang mestinya selalu menjadi prioritas adalah kualitas produk dan layanan yang diberikan kepada konsumen. Mengapa ini harus prioritas? Ketika ingin memiliki bisnis kuliner yang bertahan dalam jangka panjang, maka sudah seharusnya kita memperhatikan kepuasan dari pelanggan. Kepuasan bisa dipenuhi dengan memberikan produk yang terjaga kualitas dan juga pelayanan yang baik kepada konsumen. Jika dua hal ini tetap terjaga, maka tentu saja mereka akan selalu datang ke bisnis Anda untuk menyantap hidangan yang ditawarkan.
6. Berikan Promosi
Hal selanjutnya yang juga tidak kalah penting adalah memberikan promosi. Tujuan dari promosi sudah tentu untuk menarik pelanggan dan juga sebagai bentuk umpan balik kepada pelanggan. Biasanya pemberian promo ini dapat dikaitkan dengan hari-hari tertentu atau pun dengan metode pembayaran tertentu. Agar lebih luas informasi promo ini dapat Anda sebar dengan memanfaatkan sosial media.
7. Lakukan Evaluasi untuk Perkembangan
Terakhir, melakukan evaluasi menjadi kegiatan yang wajib untuk dilakukan dalam setiap jenis bisnis, termasuk bisnis kuliner. Apapun pilihan produk yang Anda tekuni dalam bisnis ini, maka tetap sempatkan diri untuk mengevaluasinya. Evaluasi ini bisa saja dilakukan terhadap kualitas produk, layanan yang diberikan kepada konsumen, maupun tentang pendapatan dalam kurun waktu tertentu. Tentunya hasil dari evaluasi ini akan menjadi dasar yang kuat bagi Anda untuk mengembangkan bisnis agar bisa lebih baik.
Selain memperhatikan beberapa hal yang telah dijelaskan tadi, dalam menjalani bisnis kita juga harus memiliki sikap yang tak kenal menyerah, jujur, dan mampu bersahabat dengan siapa pun. Tantangan dan rintangan sudah pasti akan selalu ada dalam pengelolaan bisnis, sehingga dibutuhkan jiwa yang tangguh untuk menghadapinya. Selain itu, jujur pun menjadi wejangan yang selalu diberikan oleh pebisnis sukses yang telah melewati berbagai hal dalam fase hidupnya.
Bila memperhatikan keadaan sekarang, maka kolaborasi menjadi hal yang mestinya dikembangkan agar mendatangkan keuntungan. Memang kompetisi itu akan selalu ada, namun dengan Anda memilih untuk berkolaborasi, maka tentu akan ada peluang baru yang bisa saja tercipta. Oleh karenanya, sebagai seorang bisnis kuliner Anda sebaiknya berani untuk membuka diri, baik kepada pebisnis yang sama maupun berbeda produknya.

Itulah tadi beberapa hal yang dapat diperhatikan dan dioptimalkan dalam memulai karier di dunia bisnis kuliner. Pilihlah jenis produk kuliner yang memang mampu bertahan dalam waktu yang panjang dan bukan produk musiman. Sebab jika hanya mengandalkan produk musiman, maka Anda akan bertahan pada musim itu saja. Bila berganti suasana trennya, maka produk Anda pun akan ditinggalkan.
Semoga dengan informasi yang diberikan kali ini dapat membantu Anda untuk memulai membangun kerajaan bisnis kuliner. Bisa saja hari ini bisnis kuliner Anda baru sebatas gerobakan saja, namun ke depan siapa tahu Anda akan memiliki cabangan di setiap kota besar. Hal ini pun telah memiliki contoh real yang terjadi dalam kehidupan nyata dan dapat Anda ambil pelajaran darinya.
Khusus bagi Anda yang memang sedang bingung untuk memulai usaha atau bisnis, maka Anda dapat mencoba berkonsultasi dengan nextup.id. Kami selalu siap hadir bagi Anda untuk membantu menemukan jalan keluar terbaik atas permasalahan yang dihadapi. Jangan ragu, setiap permasalahan dan privasi Anda akan terjaga dengan baik oleh nextup.id.
Kami tidak hanya melayani konsultasi karier, namun juga memberikan kesempatan bagi mereka yang sedang mengalami kendala keuangan, rezeki, dan permasalahan emosional lainnya. Segera hubungi kami melalui kontak yang telah disediakan, maka kita akan mulai membicarakan permasalahan Anda. Bila tidak ada hambatan yang berarti maka dalam waktu ringkas Anda akan menemukan solusi terbaiknya.