by M Arif Rahmat | Apr 4, 2022 | Articles
Berjualan atau berdagang merupakan salah satu pintu rejeki yang dapat kita perjuangkan. Tentu Anda sepakat dengan hal itu bukan? Saat ini telah begitu banyak cara dan kesempatan untuk memulai berjualan, misalnya Anda dapat bergabung ke dalam aplikasi Gofood, Shopeefood, maupun Grabfood. Aplikasi seperti itu cukup sering digunakan oleh konsumen yang sedang membutuhkan makanan. Lalu bagaimana cara untuk bergabung ke dalam sejumlah aplikasi tadi? Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Cara Bergabung Sebagai Mitra Gofood, Shopeefood, dan Grabfood
Dewasa ini perkembangan teknologi memang sudah tidak terbendungkan lagi, lebih-lebih teknologi yang menyasar pengguna smartphone. Adanya perkembangan teknologi tersebut sudah tentu memberikan sejumlah kemudahan bagi penggunanya, misalnya ketika mereka menginginkan makanan. Jika awalnya makanan dapat diperoleh dengan cara membuat sendiri atau langsung membeli ke toko tertentu, namun semua itu kini menjadi lebih praktis.
Saat ini dengan adanya berbagai aplikasi pemesanan makan secara online seperti Gofood, Shopeefood, maupun Grabfood membuat kita lebih mudah untuk menjangkau makanan yang dibutuhkan. Cukup dengan berbekal smartphone, kita sudah mendapatkan makanan hanya dengan menunggunya di rumah. Praktis bukan? Tidak perlu kepanasan, tidak perlu membuat sendiri, kita telah bisa menyantap makanan yang diinginkan.
Menariknya lagi produk makanan yang ditawarkan pada aplikasi tersebut sangatlah variatif. Ada berupa makanan berat, makanan ringan (cemilan), kue, minuman dingin, dan lain-lain. Bahkan tidak jarang pula sewaktu-waktu pengembang aplikasi memberikan promo bagi konsumen mereka. Sehingga sudah tentu hal ini akan sangat memanjakan kita untuk menggunakan Gofood, Shopeefood, maupun Grabfood.
Perkembangan aplikasi pada smartphone ini tentunya tidak hanya memberikan manfaat bagi pengguna atau konsumen saja, namun juga bagi para pekerja. Mereka yang mungkin selama ini merasa kesulitan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, bisa memanfaatkan aplikasi itu untuk memulai usahanya. Apalagi dengan proses pendaftaran yang mudah, tentu Gofood, Shopeefood, maupun Grabfood bisa memberikan peluang yang menjanjikan bagi mereka yang ingin memulai usaha di bidang kuliner.
Apakah Anda tertarik untuk mencoba mendaftar pada Gofood, Shopeefood, maupun Grabfood? Alur pendaftaran pada masing-masing aplikasi pemesanan makanan secara online ini cukup mudah. Anda dapat mencoba mempelajari caranya yang akan dibagikan berikut.

Cara Mendaftar di Gofood Sebagai Penjual
Proses pendaftaran penjual di Gofood dapat dilakukan melalui aplikasi Gobiz. Aplikasi ini bisa didownload pada website resmi Gojek. Anda juga akan diminta email aktif, ktp, data perbankan, dan juga data usaha yang akan didaftarkan pada gofood. Jika telah siap dengan data tersebut, maka install terlebih dahulu aplikasi Gobiz. Selanjutnya Anda akan melalui 3 tahapan pendaftaran gofood.
1. Registrasi
Registrasi merupakan proses pendaftaran atau pembuatan akun Anda di gofood. Pada tahap ini Anda akan diminta untuk mengisi data diri, data usaha, dan juga layanan yang dibutuhkan untuk usaha tersebut.
2. Verifikasi
Verifikasi merupakan tahap persetujuan atau tidak terkait pembuatan akun usaha Anda. Biasanya pihak gofood akan memberikan notifikasi pada email, apakah usaha disetujui, butuh perbaikan, atau ditolak.
3. Aktivasi
Aktivitas merupakan pengaktifan akun usaha yang telah disetujui. Biasanya akan memakan waktu 2 hari. Setelah itu Anda akan diminta untuk melengkapi profil usaha, jam kerja, hingga daftar menu yang ditawarkan.

Cara Mendaftar di Shopeefood Sebagai Penjual
Shopee pada dasarnya menjadi salah satu aplikasi belanja online yang cukup populer di kalangan masyarakat. Kini shopee telah memiliki menawarkan shopeefood untuk melakukan pemesanan makanan. Selain itu, melalui fitur tersebut kita juga bisa menawarkan makanan. Caranya:
1. Melakukan pengisian formulir
Formulir untuk mendaftar di shopeefood dapat Anda peroleh melalui website resminya shopee. Pada tahap ini nantinya Anda akan diminta email aktif untuk melakukan konfirmasi pendaftaran.
2. Mengisi Data Diri dan Data Usaha
Selanjutnya, pihak shopeefood akan meminta Anda untuk melakukan pengisian data diri. Sebaiknya hal ini dilakukan sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk atau identitas sejenis lainnya. Setelah itu lengkapi pula data usaha Anda dan juga foto dari tempat usaha yang nantinya akan menjadi bagian dari identitas usaha pada shopeefood.
3. Proses Verifikasi
Apabila rangkaian proses pengisian data telah dilakukan secara benar, maka Anda akan diminta untuk melakukan konfirmasi pendaftaran. Setelah itu, pihak shopeefood akan melakukan verifikasi atas data yang Anda input tadi, apakah valid atau tidak.
4. Melengkapi Surat Perjanjian Kerja Sama
Biasanya Anda juga akan diminta untuk melakukan persetujuan perjanjian kerja sama. Sebaiknya baca terlebih dahulu perjanjian ini agar Anda tidak salah paham. Barulah kemudian pihak shopeefood akan memberikan notifikasi pendaftaran berhasil.

Cara Mendaftar di Grabfood Sebagai Penjual
Satu lagi aplikasi mobile yang bisa digunakan untuk berjualan secara online, yaitu grabfood. Aplikasi ini pun tidak kalah familiarnya dengan aplikasi sebelumnya. Bila ingin bergabung sebagai penjual di grabfood, maka ada beberapa langkah yang harus dilakukan.
1. Daftar Secara Online
Pertama, Anda harus melakukan pendaftaran secara online. Caranya dengan mengunjungi website resmi grabfood dan melengkapi email aktif, nomor handphone, nama usaha, dan alamat usaha.
2. Menerima Kode Verifikasi dan Isi Formulir
Jika berhasil mendaftar, maka Anda akan menerima kode verifikasi melalui email. Selanjutnya kode itu akan digunakan untuk mengisi formulir. Lengkapilah setiap data yang diminta, mulai dari data diri, data usaha, hingga data lain yang dibutuhkan.
3. Sepakati Kontrak Kerja Sama
Langkah selanjutnya adalah menyepakati kontrak kerja sama. Grabfood akan mengirimkan kesepakatan kontrak kerja sama melalui email. Pelajari terlebih dahulu sebelum Anda menyetujuinya.
4. Lakukan Verifikasi OVO
Selanjutnya, Anda juga akan diminta untuk melakukan verifikasi data melalui OVO. Aplikasi merupakan metode pembayaran yang sah dalam grabfood. Pihak OVO juga akan menghubungi Anda untuk mengkonfirmasi perihal data yang diberikan. Setelah Anda hanya perlu menunggu notifikasi pendaftaran selesai dan berhasil.
Cukup mudah bukan? Jika telah berhasil terdaftar pada aplikasi di atas, maka mulailah untuk menawarkan produk makanan Anda secara aktif. Tawarkan dengan harga yang menarik dan sesuai dengan keadaan pasarnya sekarang. Jangan terlalu mahal dan jangan pula terlalu murah. Selain itu, tampilan gambar makanan terkadang juga mempengaruhi keinginan konsumen untuk membeli produk tersebut. Oleh sebab itu, usahakan untuk memberikan tampilan gambar dengan sebaik-baiknya, namun tidak berlebihan yang membuat antara gambar dan realitanya berbeda.
Penting bagi setiap pelaku usaha untuk tidak mudah menyerah pada usaha yang sedang dirintis, termasuklah berjualan pada aplikasi Gofood, Shopeefood, dan Grabfood. Khusus bagi Anda yang memang memiliki permasalahan yang belum terpecahkan selama ini, mungkin Anda dapat mencoba berkonsultasi dengan nextup.id. Kami akan berusaha dengan sebaik mungkin untuk membantu Anda keluar dari permasalahan tersebut. Jangan ragu untuk mencoba, kami pastikan bahwa privasi Anda terjaga dan permasalahan pun akan terselesaikan. Informasi lebih lanjut Anda dapat segera menghubungi kontak yang disediakan. Semakin cepat kita berkomunikasi, maka akan semakin cepat pula Anda menemukan jawaban dari permasalahan yang sedang dihadapi itu.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by M Arif Rahmat | Apr 4, 2022 | Articles
Sejatinya market size dan market share merupakan dua hal penting yang harus dipahami oleh para pelaku bisnis. Kedua ini istilah ini bisa saja saling berkaitan dan memiliki andil yang penting untuk mengetahui potensi pasar. Secara sederhana market size merupakan total penjualan dan pelanggan yang diperoleh sebuah perusahaan. Sementara market share merupakan persentase penjualan yang dihasilkan oleh perusahan dalam sebuah industri. Lalu bagaimana cara mengetahuinya?
Memahami Cara Perhitungan Market Size dan Market Share
Mungkin bagi orang awam kedua istilah ini terdengar asing dan membingungkan. Namun ketika memang memiliki aktivitas dalam dunia bisnis, maka sudah semestinya istilah ini dipahami dengan baik. Mengapa demikian? Sebab dengan wawasan kedua istilah tersebut akan sangat membantu bagi pebisnis untuk mengetahui pasar produknya dan strategi marketing yang cocok untuk diterapkan.
Pada bagian awal telah sempat disinggung, bahwa market size merupakan total atau jumlah dari pelanggan ataupun penjualan produk yang diperoleh sebuah perusahaan. Katakanlah Anda memiliki sebuah perusahaan yang menawarkan produk Sabun, maka staff Anda akan melakukan kalkulasi terhadap penjualan sabun tersebut di pasaran. Kapan kalkulasi ini dilakukan? Umumnya market size akan dihitung dalam kurun waktu penjualan 1 tahun. Jadi selama 1 tahun tersebut berapa banyak penjualan yang berhasil dilakukan.
Sementara itu, jika berbicara tentang market share, maka ini akan berhubungan dengan perusahaan lainnya. Maksudnya bagaimana? Tentu kita semua tahu dan memahami betul bahwa dalam sebuah pasar akan terjadi persaingan antar sejumlah perusahaan. Baik itu produk yang sama maupun produk yang berbeda. Semua perusahaan akan berlomba-lomba melakukan hal yang menarik hingga inovatif untuk mendapatkan pelanggan, dan hal ini merupakan sesuatu yang lumrah. Lalu apa kaitannya dengan market share?
Market share dapat kita pahami sebagai kemampuan kita untuk menjual produk di pasar dengan berbagai perusahaan lain yang berkompetisi. Jadi sebuah perusahaan akan melakukan perhitungan berapa besar persentase keberhasilan mereka dalam menjual produknya jika dibandingkan dengan perusahaan lain yang memiliki produk sama. Lalu bagaimana cara untuk menghitung market size dan market share ini?

Perhitungan Market Size
Menghitung market size mungkin akan menjadi hal yang tidak semudah memahami definisinya. Mengapa demikian? Sebab ada beberapa faktor pasar yang mesti diketahui dan dimiliki datanya oleh staf perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk menempatkan orang-orang terbaik pada posisinya.
Menghitung market size sendiri umumnya dilakukan dengan 2 metode, yaitu Metode Top Down dan Metode Bottom Up. Masing-masing metode ini sendiri menghasilkan cara pandang yang cukup berbeda. Bahkan sebagian pendapat menganggapnya ada yang lebih real dan yang memiliki resiko besar.
1. Metode Top Down
Metode Top Down dikatakan sebagai cara yang cukup umum digunakan oleh pebisnis untuk mengetahui market size produk mereka. Agar dapat melakukan analisis dengan tepat, maka pebisnis atau perusahaan perlu memiliki data tentang TAM (Total Available Market), SAM (Serviceable Available Market) dan SOM (Share Of Market). Walaupun umum digunakan, namun metode ini pun dianggap memiliki resiko yang cukup besar dengan hasil yang optimis.
2. Metode Bottom Up
Metode Bottom Up barangkali memiliki sifat yang berbalik dengan metode sebelumnya. Metode ini diyakini mampu memberikan hasil perhitungan market size yang lebih nyata. Bahkan bila dilakukan secara benar, metode bottom up mampu memprediksi besar profit dan juga kerugian dari penjualan produk secara akurat. Namun untuk melakukan metode ini harus memiliki waktu yang cukup lama dan sejumlah data penting, meliputi market share, konsumen potensial, harga jual, dan rata-rata konsumsi.

Perhitungan Market Share
Market share mungkin akan dapat lebih untuk diketahui. Sebab market share perhitungannya akan fokus pada pasar satu produk saja. Misalnya jika perusahaan memiliki produk Sabun, maka perhitungan market share hanya dilakukan pada pasar sabun saja dan tidak menambahkan pasar minyak, gula, dan lain sebagainya. Hasil penjualan suatu perusahaan nantinya akan coba dibandingkan dengan penjualan dari perusahaan lainnya. Jika demikian, apakah kita harus memiliki data penjualan dari perusahaan lain juga?
Hal itu tidaklah demikian benar. Market share hanya mengharuskan kita untuk memiliki data pendapatan perusahaan dalam periode tertentu dan juga data pendapatan industri dalam periode yang sama. Agar lebih mudah coba perhatikan contoh perhitungan berikut:
Misalnya perusahaan Anda memiliki pendapatan penjualan sabun dalam kurun waktu sebesar 100 juta, sementara pendapatan industri sabun dalam waktu yang sama adalah 500 juta. Maka market share perusahaan Anda diketahui dengan cara membagi pendapatan perusahaan Anda dengan pendapatan industri dan dikalikan 100 atau (100 juta / 500 juta) x 100 = 20%. Maka dengan demikian telah diketahui market share produk sabun perusahaan Anda adalah 20%.
Menghitung market share ini memiliki andil yang besar bagi kita untuk mengetahui tingkat keberhasilan perusahaan dalam bisnisnya. Di atas tadi telah disinggung bawah dalam sebuah pasar sudah tentu aka nada persaingan antar perusahaan. Sehingga dengan adanya data tentang market share ini, maka kita selaku manajemen perusahaan akan mampu mengambil keputusan yang tepat guna mempertahankan market share ataupun meningkatkannya.
Bagaimana cukup menarik bukan market size dan market share ini? Masing-masing istilah ini memiliki fungsi yang penting bagi kelangsungan perusahaan. Agar perusahaan dapat bertahan dan terus berkembang, maka penting untuk melakukan Analisa perhitungan yang tepat dari kedua faktor tadi. Mungkin ada begitu banyak cara atau tutorial yang dibagikan dalam menghitung market size maupun market share, namun keberhasilannya terletak dari sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan itu sendiri.
Lantas bagaimana jika hasil perhitungan menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam memenang persaingan masih terbilang rendah, apakah masih bisa ditingkatkan? Tentu saja bisa. Selama peluang itu masih terbuka lebar, maka perusahaan dapat melakukan tindakan yang tepat untuk meningkatkan keberhasilan perusahaan. Misalnya dengan memberikan harga yang lebih kompetitif, menaikkan kualitas produk, maupun melakukan strategi marketing yang kreatif dan inovatif. Semua hal ini dilakukan atas dasar dari hasil perhitungan market size dan market share yang benar.
Barangkali sebagian dari kita berpikir bahwa tidak mudah untuk menguasai market share dan market size ini, hal ini tidaklah salah. Sebab kedua faktor ini memang berkaitan dengan kemampuan menganalisis pasar. Jika memang Anda berniat untuk melakukan pendalaman tentang faktor tersebut, maka Anda dapat meluangkan waktu bersama nextup.id.
Nextup.id merupakan sebuah jasa yang berpengalaman dalam hal memberikan solusi atas berbagai persoalan kehidupan. Mereka pun juga telah banyak membantu kliennya untuk keluar dari permasalahan mereka tanpa harus melakukan tindakan yang ceroboh. Tertarik? Anda dapat segera menghubungi nextup.id melalui kontak yang disediakan. Semakin cepat Anda bergabung, maka akan semakin cepat pula Anda menemukan jawaban atas permasalahan yang sedang dihadapi.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by M Arif Rahmat | Mar 29, 2022 | News
Kondisi pandemi harus diakui memberi pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan siapa saja di masyarakat. Pengaruh yang ditimbulkan mempengaruhi nyaris semua aspek dalam kehidupan. Mulai dari kesehatan fisik, mental, sampai pengaruhnya pada kondisi ekonomi yang mengalami penurunan sangat pesat.
Semasa pandemi tidak terhitung berapa orang yang kehilangan pekerjaan dan berapa jumlah perusahaan yang gulung tikar. Pandemi memberi pukulan berat di sektor perekonomian yang mempengaruhi hajat hidup nyaris semua orang. Pasca pandemi proses recovery atau pemulihan perlu dilakukan.
Webinar Recovery Pasca Pandemi
Pengaruh pandemi yang sangat besar dan juga luas memang menjadi perhatian semua pihak, baik yang terpengaruh maupun yang sebaliknya. Pandemi yang membuat perekonomian menjadi sangat sulit memang harus disikapi dengan baik. Sebab pandemi tentu akan berakhir, dan memasuki tahun 2022 titik cerah mulai terlihat.
Tahun 2022 kemudian menjadi masa terbaik untuk melakukan pemulihan kondisi usaha dan perekonomian secara luas. Hal ini yang mendorong Nextup.id untuk menggelar webinar bertajuk Recovery Pasca Pandemi. Tujuan webinar ini adalah untuk membentuk growth mindset, melewati tantangan, dan meraih peluang.
Webinar diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada 17 November 2021 pada pukul 13.00 WIB sampai 15.00 WIB. Acara webinar ini sendiri dipandu oleh Inna Dinovita, S. TP selaku moderator. Kemudian menghadirkan Ir. Prayudy Widyanto, MM yang merupakan seorang Profesional Business Coach.

Menjalankan Kembali Usaha yang Tersendat
Kondisi pandemi Covid-19 memang membuat perekonomian terpuruk, banyak yang kehilangan pekerjaan dan banyak usaha yang harus ditutup. Hal ini bahkan terjadi dalam tempo yang sangat singkat, tidak sampai sebulan banyak pelaku usaha berguguran. Namun, dalam hidup tentu masalah akan terjadi.
Besar kecilnya masalah tentu perlu disikapi dan dihadapi dengan baik, karena badai pasti berlalu. Masa-masa sulit karena pandemi harus segera diperbaiki menjadi lebih baik lagi, semua orang membutuhkan semangat, motivasi, dan inspirasi untuk melakukannya. Maka Nextup.id menggelar webinar untuk mengupas hal ini.
Masa sulit yang sudah berhasil dilewati tentunya memberikan banyak pembelajaran. Pembelajaran ini mendorong siapa saja terutama pelaku usaha untuk menjadi lebih baik lagi. Mencoba untuk memulihkan diri dengan cepat dan mampu menjalankan usaha yang lebih baik dan lebih kuat lagi.
Mencoba memulihkan kembali usaha yang sempat goyah bahkan hancur di masa pandemi bukanlah hal yang tidak mungkin. Hal ini bahkan menjadi kebutuhan yang perlu segera dilakukan, karena roda perekonomian harus tetap berputar. Supaya bisa segera pulih maka usaha untuk pulih harus segera dimulai, yakni saat ini juga.
Kiat Membangkitkan Usaha Pasca Pandemi
Oleh narasumber kemudian dijelaskan mengenai beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk memulihkan atau membangkitkan usaha pasca pandemi. Kiat-kiat tersebut antara lain:
1. Mencoba Ide Baru
Kondisi pandemi memang membuat banyak usaha terpuruk, tidak sedikit yang kemudian gulung tikar. Namun, dengan kondisi yang sangat terdesak seperti ini ternyata memberi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha. Kondisi yang mendesak membuat pelaku usaha semakin kreatif dan mampu memunculkan ide baru.
Jadi, sebagai upaya untuk bisa memulihkan usaha yang dijalankan para pelakunya perlu mencoba mengembangkan ide baru. Misalnya menghadirkan produk baru yang memang dibutuhkan oleh masyarakat di tengah kondisi seperti sekarang. Atau menyediakan produk yang sama namun diubah agar lebih relevan.
2. Manfaatkan Program Pemerintah
Di tengah kondisi pandemi, pemerintah ikut turun tangan untuk mengatasi permasalahan di sektor perekonomian. Berbagai kebijakan dan program dibuat untuk meringankan beban pelaku usaha dan masyarakat luas. Kebijakan dan program-program ini tentu perlu dimanfaatkan jika dirasa cocok dengan kondisi yang dialami.
3. Memperbaiki dan Menyempurnakan Produk
Membuat produk baru pasca mengalami kesulitan hebat karena pandemi tentu membutuhkan proses panjang dan modal yang tidak sedikit. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan hal ini maka bisa memilih memperbaiki dan menyempurnakan produk yang sudah ada.
Tidak harus melakukan perubahan besar, bisa dengan perubahan skala kecil. Misalnya dari desain kemasan yang dibuat lebih aman dan diberi beberapa kata-kata motivasi berhubungan dengan pandemi. Kemudian lakukan promosi yang menyentuh sisi emosional konsumen karena sama-sama berjuang melawan pandemi.

4. Melakukan Efisiensi Biaya
Kiat berikutnya untuk bisa memulihkan usaha pasca pandemi adalah melakukan efisiensi biaya. Ketahui seluruh jenis biaya yang muncul untuk bisa menjalankan kembali usaha yang sempat tersendat. Selanjutnya, pangkas semua biaya-biaya yang memang tidak diperlukan atau tidak terlalu penting untuk dikeluarkan.
5. Memperhatikan Kebutuhan dan Keinginan Masyarakat
Kiat untuk bisa pulih setelah pandemi salah satunya adalah dengan memperhatikan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sebab masyarakat ikut terdampak oleh pandemi dan membuat mereka berubah. Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah pola konsumsi mereka.
Jika sebelumnya masyarakat tidak ambil pusing dengan biaya-biaya remeh seperti jajan kopi kekinian dan selalu belanja baju untuk mengikuti tren. Setelah pandemi tentu ada beberapa kebutuhan yang menjadi prioritas. Misalnya berhemat untuk bisa rutin menabung dan sejenisnya.
Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu memahami apa yang dicari, dibutuhkan, dan diinginkan oleh masyarakat luas. Tujuannya agar bisa menyediakan produk baik dalam bentuk barang maupun jasa yang relevan. Jadi, pastikan menyesuaikan dengan perubahan konsumen.
Jika mereka menghendaki jaminan kesehatan, sediakan produk yang mampu memenuhinya. Misalnya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dalam proses produksi sampai proses penjualan langsung ke konsumen. Selebihnya bisa disesuaikan dengan target pasar masing-masing usaha.

6. Melakukan Digitalisasi
Kondisi pandemi membuat proses digitalisasi menjadi hal penting untuk dilakukan oleh nyaris semua usaha. Proses digitalisasi ini akan membantu mendapatkan lebih banyak konsumen dan segera memperbaiki kondisi keuangan usaha. Hal ini sepertinya sudah diterapkan oleh banyak pelaku usaha, terutama UMKM.
Misalnya seorang penjual makanan yang mendirikan warung makan, saat pandemi jumlah konsumen mendadak sepi. Penjualnya kemudian berinisiatif untuk menjual makanannya lewat aplikasi ojek online. Strategi ini ternyata cukup berhasil, karena kebanyakan orang selama pandemi tidak ingin keluar rumah. Kebutuhan konsumsi pun diusahakan dibeli secara online dan diterima tanpa kontak dengan driver.
7. Mencoba Peluang Baru
Kiat terakhir untuk bisa bangkit di tengah pandemi adalah mencoba peluang baru. Selama pandemi ternyata ada banyak kegiatan usaha yang potensial dan memiliki masa depan cerah. Bidang-bidang usaha potensial ini bisa dipertimbangkan untuk dijalankan sebagai upaya segera bangkit.
Misalnya yang dulunya menjalankan bisnis sewa mobil dan ternyata kondisi pandemi membuat orang enggan bepergian, apalagi sampai keluar kota. Maka usahanya menjadi tersendat dan bahkan bisa gulung tikar. Pertimbangkan untuk membuka usaha potensial baru, misalnya usaha di sektor pendidikan, jasa pemasangan internet di rumah-rumah, dan sejenisnya.
Menjalankan kiat dan strategi yang tepat akan membantu melakukan pemulihan pada usaha yang sempat terkendala karena pandemi. Webinar dari Nextup.id tentu memberi banyak strategi untuk bisa bangkit kembali sehingga bisa diterapkan langsung. Sebab usaha dengan kondisi seperti apapun memang perlu berkembang mengikuti perubahan zaman.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by adminnextup | Mar 26, 2022 | Articles
Paylater, barangkali istilah ini telah cukup sering didengar atau bahkan Anda sempat menggunakan aplikasinya. Paylater telah menjadi bagian dari tren di era digital dengan kemajuan perkembangan teknologi internet. Pasalnya saat ini ada kecenderungan peningkatan perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi finansial secara online seiring dengan perkembangan pola belanja online. Alhasil kehadiran paylater akan sangat membantu masyarakat. Lantas apa itu aplikasi paylater?
Apa itu Aplikasi Paylater?
Bila melihat dari namanya, maka aplikasi atau perangkat lunak ini memiliki kaitan erat dengan transaksi keuangan. Sederhananya, paylater merupakan aplikasi yang menyediakan metode pembayaran dilakukan kemudian hari. Hal ini berarti ini, masyarakat selaku konsumen melakukan pembayaran atas belanjanya dengan meminjam uang melalui aplikasi paylater tersebut. Selanjutnya, aplikasi akan membayarkan belanja konsumen, kemudian ketika jatuh tempo esok harinya, konsumen harus melakukan pembayaran kepada aplikasi.
Kalau begitu, apakah aplikasi ini membuat kita berhutang? Tentu saja benar. Anda selaku konsumen akan diberikan pinjaman untuk membayar barang yang telah dibeli. Selanjutnya, pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan Anda. Biasanya aplikasi ini akan menyediakan pembayaran dalam beberapa pilihan, misalnya dalam tempo 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan seterusnya. Tujuan dari hadirnya aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan dan tentu saja kemudahan ini mesti disikapi dengan bijak.

6 Jenis Aplikasi Paylater yang Ada di Indonesia Saat Ini
Saat ini memang melakukan transaksi finansial sangatlah mudah. Hanya berbekal smartphone dan kuota internet, maka kita telah dapat melakukan berbagai transaksi untuk berbagai keperluan. Bahkan kini telah tersedia pula kesempatan untuk mendapatkan barang terlebih dahulu, baru kemudian melakukan pembayaran (paylater). Menarik bukan?
Kemudahan dalam melakukan transaksi yang demikian itu, tidak terlepas dari perkembangan aplikasi paylater yang ada di Indonesia saat ini. Kita pun telah cukup mudah menemukan aplikasi ini, baik melalui app store maupun play store. Tentunya masing-masing aplikasi memiliki ketentuan tersendiri yang harus dipahami dan sudah pasti ada bunga pinjaman yang harus disikapi dengan bijak oleh pengguna. Ada bunga?
Benar aplikasi paylater memiliki bunga di setiap jenisnya. Besar dan kecil bunga yang ditawarkan tergantung dari pilihan waktu membayar yang diambil oleh konsumen. Selain itu, masing-masing aplikasi juga memiliki ketentuan bunga yang beragam. Agar Anda lebih dekat dengan aplikasi ini, mari simak beberapa jenis aplikasi paylater berikut ini.
1. Shopee Paylater dari Shopee
Jenis aplikasi pertama yang dapat Anda coba adalah shopee paylater. Sesuai dengan namanya, aplikasi ditawarkan oleh shopee yang notabene merupakan marketplace besar yang ada saat ini. Adanya aplikasi shopee paylater ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran atau kredit atas belanja mereka.
Besar bunga dari aplikasi ini adalah 2,95% dan ditambahkan pula dengan biaya penanganan sebesar 1%. Selain itu, aplikasi memiliki keunikan tersendiri. Awalnya pengguna akan mendapatkan limit dana sebesar 750 ribuan dan limit akan bertambah besar seiring dengan keaktifan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.
2. BayarNanti dari Bukalapak
Masih dari marketplace, kalini bukalapak yang merupakan marketplace kenamaan dari Indonesia juga menawarkan aplikasi paylaternya. Aplikasi tersebut dikenal dengan nama bukalapak bayarnanti. Fungsinya pun sama, yakni melakukan pembayaran kemudian hari untuk setiap transaksi belanja konsumen.
Hanya saja, saat ini aplikasi dari bukalapak tersebut hanya bisa digunakan oleh user yang berada di beberapa wilayah saja, seperti Bandung, Surabaya dan Jabodetabek. Kemudian, setiap melakukan transaksi maka konsumen akan dikenakan tarif sebesar 5%. Sementara itu, limit dari aplikasi ini sendiri terbilang cukup besar yakni dari 1 jutaan hingga 3 jutaan.

3. GoPayLater dari Gojek
Mungkin ketika mendengar nama Gojek, Anda sudah tidak asing lagi. Sebab aplikasi ini memang termasuk salah satu brand besar yang ada di Indonesia. Jika sebelumnya Anda hanya menggunakan gojek untuk keperluan mendapatkan layanan transportasi saja, namun kini Anda juga dapat mencoba layanan paylaternya.
GoPayLater dari gojek hadir untuk memberikan kemudahan bagi setiap penggunanya untuk melakukan pembayaran di kemudian hari. Menariknya, aplikasi ini memiliki bunga yang rendah, yakni sebesar 0% jika mampu melunasinya dalam 30 hari. Sementara itu jika pengguna telah melakukan pembayaran setelah 5 hari dari masa tempo, maka akan dikenakan denda sebesar 200 ribu setiap harinya.
4. Indodana Paylater
Aplikasi paylater keempat yang ada di Indonesia saat ini adalah Indodana Paylater. Aplikasi ini sendiri dapat Anda nikmati melalui Tokopedia. Tentu tidak asing pula dengan Tokopedia? Melalui aplikasi paylater tersebut Anda dapat melakukan transaksi dengan limit kredit sangat besar, yakni 25 jutaan. Menggiurkan bukan?
Sama seperti aplikasi sebelumnya, Indodana Paylater juga memiliki bunga. Adapun bunga yang ditawarkan ialah 3% untuk pembayaran dalam kurun waktu 3 hingga 12 bulan. Sementara jika Anda mampu melakukan pelunasan dalam kurun waktu 1 bulan, maka Anda tidak akan dikenakan Bungan apapun.
5. Akucicil dari Akulaku
Kelima, ada Akucicil dari aplikasi Akulaku. Sebagai salah satu aplikasi transaksi mode online atau mobile, akulaku memang telah dikenal cukup lama. Kemudian, saat ini mereka pun menawarkan fitur baru berupa akucicil. Sesuai dengan namanya fitur ini akan memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk melakukan pembayaran dengan metode cicilan.
Akucicil menyediakan masa pembayaran dengan tenggat waktu hingga 15 bulan lamanya. Pada setiap bulannya, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar 1% dan juga bunga pinjaman 1,5%. Lantas berapa limit yang ditawarkan? Akucicil menawarkan limit 15 jutaan kepada setiap penggunanya.

6. Kredivo Paylater
Aplikasi paylater keenam adalah Kredivo Palylater. Tentunya aplikasi satu ini tidak kalah tenar dengan aplikasi sebelumnya. Aplikasi satu ini memiliki limit yang terbilang besar, yaitu 30 jutaan. Uniknya Anda dapat menggunakan aplikasi paylater ini di sejumlah merchant yang tersedia secara online maupun offline. Menyenangkan bukan?
Sama seperti aplikasi sebelumnya, jika pengguna dapat melakukan pelunasan dalam waktu 30 hari, maka mereka tidak akan diberikan bunga. Sementara itu jika memilih pelunasan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan, maka ada Bungan 2,6% setiap bulannya. Jika melihat kemudahan yang ditawarkan, maka Kredivo Paylater lebih luas pemakaiannya. Sebab dapat digunakan dalam melakukan transaksi pembayaran di sejumlah aplikasi.
Setelah menyimak penjelasan ragam aplikasi paylater di atas, apakah Anda berkeinginan untuk menggunakannya? Tentu menggunakan aplikasi ini tidaklah dipersoalkan. Hanya saja selaku konsumen Anda perlu bijak dalam pemakaiannya. Jangan sampai kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran di kemudian hari ini, justru menimbulkan masalah baru bagi keuangan Anda.
Khusus bagi Anda yang memang sedang menghadapi masalah keuangan maupun masalah hidup lainnya, Anda dapat mencoba mengkonsultasikan bersama nextup.id. Kita akan membicarakannya secara seksama dan akan membantu Anda untuk menemukan solusi terbaik. Jangan ragu dan cobalah untuk membuka diri Anda untuk berkomunikasi kepada nextup.id demi menemukan solusi bagi permasalahan Anda.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by M Arif Rahmat | Mar 21, 2022 | Articles
Customer Relationship Management (CRM) barangkali menjadi suatu istilah yang asing bagi orang awam. Namun jika Anda berada dalam sebuah manajemen perusahaan atau memiliki tugas yang berkaitan dengan pelanggan, maka istilah ini penting untuk dipahami. Secara sederhana, CRM merupakan pengelolaan pelanggan oleh perusahaan. Jika berbicara pelanggan, maka sudah tentu memiliki andil penting bagi perusahaan. Agar dapat memahami lebih lanjut tentang CRM ini mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Tugas Customer Relationship Management dan Manfaatnya Bagi Perusahaan
Sebagaimana telah dikatakan tadi bahwa CRM ini merupakan pengelolaan atau manajemen pelanggan yang dilakukan oleh perusahaan. Tentunya setiap perusahaan akan memperhatikan betul pelayanan yang diberikan kepada pelanggan mereka. Sebab hal itu akan mempengaruhi kelangsungan dan perkembangan mereka sendiri.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melayani konsumen atau pelanggan adalah dengan menerapkan CRM atau customer relationship management. CRM ini memiliki fokus dalam mengelola pelanggan mereka. Tugas pokoknya adalah mengetahui pola perilaku pelanggan, sehingga perusahaan memiliki data yang valid untuk mengambil tindakan. Tentu saja pada akhirnya ini akan berkaitan dengan strategi marketing yang diterapkan.

Berikut ini akan dibagikan beberapa tugas penting yang harus dilakukan oleh CRM dalam kesehariannya.
1. Mengumpulkan Informasi Seputar Pelanggan
Tugas pertama yang dimiliki oleh customer relationship management adalah mengumpulkan informasi seputar pelanggan. Informasi yang dikumpulkan sangat variatif dan ini bisa dilakukan melalui sistem telah tersendiri. Jadi tidak perlu membuat sistem baru, namun cukup memanfaatkan sistem manajemen pelanggan yang telah tersedia pada perusahaan tersebut.
2. Menganalisa Informasi yang didapat
Tugas kedua adalah menganalisis informasi yang didapat. Setelah berhasil mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka bukan berarti tugas CRM telah berakhir. Data atau informasi yang didapat harus dianalisis terlebih dahulu. Sehingga nantinya ada kesimpulan yang didapat sebagai landasan untuk pengambilan keputusan.
3. Menerapkan Sistem Layanan yang Tepat
Tugas ketiga dari seorang staf yang berada di bagian customer relationship management adalah menerapkan sistem layanan yang tepat. Bagaimana kita tahu bahwa pelayanan itu tepat untuk diterapkan? Tentu saja didasarkan pada hasil analisa data yang telah dilakukan. Oleh karena itu, penting bahwa setiap tugas dari CRM dilakukan dengan benar. Sehingga harapannya nantinya layanan yang diberikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan konsumen atau pelanggan.
4. Menanggapi Respon dari Pelanggan
Tugas keempat adalah menanggapi respon dari pelanggan. Respon yang perlu dihadapi tidak hanya sekedar saran, namun juga berupa kritikan atau keluhan atas produk maupun pelayanan yang diberikan. Tentu kita semua cukup sering melihat hal seperti itu bukan? Jika respon dari pelanggan ini tidak ditanggapi, maka terkesan bahwa perusahaan tidak memiliki pelayanan yang baik. Alhasil itu juga berimbas pada aspek kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu, customer relationship management harus memperhatikan hal ini untuk menjaga kepuasan pelanggannya.
Barangkali setelah menyimak dengan seksama tugas dari customer relationship management (CRM) tadi, maka Anda sudah mendapatkan gambaran perihal CRM ini. Hal ini tentunya juga dapat menjadi dasar pengetahuan bagi Anda yang memang berkeinginan untuk berkarir pada bidang customer relationship management. Lantas apakah CRM hanya melayani pelanggan yang telah ada saja?
Ternyata tugas dan fungsi dari CRM tidak hanya memperhatikan pelanggan yang telah ada saja. Namun CRM juga memiliki fungsi untuk dapat menambah daftar pelanggan baru. Tentunya hal ini merupakan tingkatan lanjutan dalam customer relationship management. Berdasarkan data tentang pola perilaku konsumen yang didapat, maka CRM melalui keahlian bisa merekrut pelanggan baru.
Lalu adakah manfaat pengaplikasian customer relationship management bagi perusahaan? Tentu saja CRM memiliki manfaat yang besar bagi perusahaan. Setidaknya ada 3 manfaat utama yang dapat dirasakan perusahaan dari penerapan CRM ini.

1. Meningkatkan pendapatan penjualan produk
Manfaat pertama dan paling besar dirasakan adalah meningkatkan pendapatan penjualan produk. Mengapa ini bisa terjadi? Sebab ketika hubungan dengan pelanggan tetap dikelola dan terjaga dengan baik, maka sudah tentu perusahaan akan memiliki pelanggan tetap. Mereka yang merasa puas dengan layanan diberikan sudah tentu tidak akan mudah beralih ke produk dari perusahaan lainnya.
Jika konsumen telah merasa puas, bukankah akan menimbulkan potensi pembelian atau pemakaian produk secara berulang? Hal inilah yang sangat menjanjikan dari penerapan customer relationship management bari perusahaan. Bahkan bukan tidak mungkin CRM ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi pendapatan penjualan perusahaan.
2. Membuat konsumen menjadi lebih loyal
Manfaat selanjutnya dari customer relationship management adalah membuat konsumen menjadi lebih loyal pada produk. Sebagai pemilik produk atau owner tentu kita sangat ingin konsumen tersebut merasa puas dan loyal untuk terus menggunakan produk yang ditawarkan. Nah, hal ini bisa diraih apabila customer relationship management (CRM) berjalan dengan baik.
Bahkan bukan tidak mungkin dengan penerapan CRM yang baik akan memberikan kesempatan baru bagi perusahaan dalam menjalin kemitraan. Sebab banyak terjadi yang awalnya hanya sebagai konsumen atau pelanggan, justru berkembang menjadi hubungan kerja yang saling menguntungkan satu sama lain. Menarik bukan?
3. Efisiensi biaya operasional perusahaan
Manfaat ketiga yang juga penting untuk diketahui adalah CRM dapat membantu manajemen untuk mengefisienkan biaya operasional perusahaan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebagaimana telah dikatakan di awal tadi bahwa customer relationship management (CRM) ini bekerja berdasarkan data-data yang diperoleh.
Data tersebut akan menjadi landasan bagi perusahan untuk mengambil tindakan. Jika demikian sudah tentu perusahaan akan menjadi lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen atau pelanggannya. Sehingga operasional mereka dapat diarahkan langsung ke sana dan ini akan membantu mengefisienkan biaya yang ditimbulkan atas kegiatan operasional tersebut.
Bila memperhatikan manfaat yang ditimbulkan atas customer relationship management (CRM), maka sudah semestinya perusahaan lebih memperhatikan aspek ini. Sebab kegiatan CRM memang berkaitan langsung dengan pelanggan yang menjadi modal besar bagi perusahaan dalam perkembangannya. Sebaiknya tempatkanlah tenaga atau staff yang memang memiliki kemampuan yang baik untuk menjalankan tugas customer relationship management (CRM) tersebut.
Sekarang, bagi Anda yang masih bingung untuk berkarier di dalam bidang customer relationship management (CRM) ini, Anda dapat mencoba menghubungi langsung nextup.id. Perlu diketahui bahwa nextup.id merupakan jasa konsultasi yang berpengalaman di bidangnya. Mereka telah sukses membantu kliennya untuk mendapatkan karir pekerjaan yang baik.
Tidak hanya tentang karir pekerjaan saja, nextup.id juga bisa Anda manfaatkan untuk berkonsultasi tentang permasalahan hidup yang dihadapi. Kadang kala dengan kita membuka diri dan berkomunikasi bersama orang lain, maka inspirasi dan solusi akan lebih mudah untuk datang. Oleh karena itu, cobalah untuk meluangkan waktu yang Anda miliki untuk berkonsultasi bersama nextup.id. demikianlah, semoga informasi yang diberikan kali dapat menambah wawasan semuanya.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Mar 16, 2022 | Articles
Memulai usaha secara mandiri tentu menjadi pilihan bijak untuk mulai mengambil langkah berani demi memenuhi kebutuhan hidup. Usaha sendiri kini begitu variatif dan telah banyak dibagikan tutorialnya. Sebagai langkah awal, Anda dapat memulainya dalam bentuk usaha gerobakan yang tentu saja cukup lumrah ditemukan. Namun jangan malu, walau hanya gerobakan namun usaha tersebut bisa menghasilkan cuan yang besar, hingga milyaran. Bagaimana caranya? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini.
8 Tips Memulai Usaha Gerobakan yang Berpotensi Cuan Milyaran
Berbicara tentang dunia usaha maupun bisnis tentu sangat menyenangkan. Apalagi bagi kaula mudah yang memang saat ini sedang menjadi tren untuk memulai usaha sendiri. Sebagaimana telah dikatakan di awal tadi bahwa kini telah banyak jenis usaha yang dapat dimulai, termasuk usaha gerobakan. Bahkan tidak jarang pula dari awal yang gerobakan itu akan mendatang hasil yang sangat besar.
Ketika mendengar usaha gerobakan, mungkin sebagian orang akan berpikir sepele terhadap usaha tersebut. Namun yakinlah kebanyakan dari mereka yang juga sukses dengan usahanya saat ini berawal dari usaha gerobakan yang pelan-pelan dirintis. Lalu apa yang harus dilakukan untuk memulai usaha gerobakan yang berpotensi cuan besar itu?
1. Cari Tahu Peluang Usaha yang Menjanjikan di Tempat Anda
Tips pertama yang dapat dilakukan adalah mencari tahu terlebih dahulu peluang usaha yang menjanjikan di tempat Anda. Peluang usaha ini meliputi jenis produk yang ingin ditawarkan dan juga lokasi yang dianggap baik untuk memulai usaha tersebut. Anda dapat pula bertanya atau berdiskusi bersama rekan untuk mendapatkan informasi yang lebih baik terkait peluang usaha ini.
2. Riset Harga Terbaik yang Bisa Dijangkau Konsumen
Menentukan harga jual produk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan sebuah usaha. Idealnya harga yang diberikan tidak terlalu mahal dan juga tidak membuat hancur kantong modal. Sebaiknya Anda pertimbangkan dengan matang besar modal dan keuntungan yang akan didapat untuk menemukan harga yang cocok. Jangan lupa untuk mempertimbangkan pula apakah harga yang demikian itu mampu dijangkau oleh target konsumen Anda.

3. Utamakan Kualitas dari Produk
Tips ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah mengutamakan kualitas produk. Banyak dari pelaku usaha yang gagal disebabkan mereka terlalu mengejar untung besar dan mengabaikan kualitas produknya. Oleh sebab itu, walaupun nantinya usaha sudah mulai menunjukan perkembangan yang baik, maka jangan coba-coba untuk menurunkan kualitas. Sebab nanti hal itu akan memberikan dampak yang buruk bagi Anda.
4. Jadilah Pedagang yang Jujur
Di antara kiat-kiat sukses dalam membangun usaha gerobakan dengan hasil milyaran adalah menjadi pengusaha yang jujur. Barangkali Anda sepakat bahwa jujur adalah kata yang sederhana, namun cukup sulit diamalkan. Anda dapat menyaksikan sendiri betapa jujur ini memiliki peranan penting. Mereka yang sukses pun telah mengatakan bahwa jujur menjadi modal besar untuk mendulang kesuksesan dalam usaha yang dilakoni.
5. Jangan Ragu untuk Memberikan Promo
Tips kelima untuk memulai usaha gerobakan yang menghasilkan cuan besar adalah jangan ragu untuk memberikan promo. Salah satu cara yang efektif untuk memasarkan produk usaha adalah dengan memberikan promosi kepada konsumen. Hal ini pun dapat Anda lihat sendiri pada usaha-usaha yang baru saja dimulai. Promo ini diberikan dengan harapan dapat menarik konsumen dan memperkenalkan produk kepada mereka.
6. Evaluasi Perkembangan Usaha
Keenam, dalam pengelolaan usaha, sebaiknya jangan lupa untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan pengeluaran dan pendapatan. Berdasarkan data yang diperoleh nantinya Anda akan memiliki dasar untuk mengetahui sejauh mana usaha telah berkembang. Jika memang memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut, maka coba saja melakukannya dengan tetap mempertahankan kualitas dan ciri khas dari produk Anda.
7. Rekrut Mitra atau Investor
Selanjutnya, Anda sebagai pemilik usaha gerobakan itu juga dapat merekrut mitra maupun investor untuk mengembangkan usaha tersebut. Tentunya hal ini dilakukan dengan perhitungan yang matang dan berdasarkan data real yang ada pada usaha Anda. Ada beragam pilihan cara untuk merekrut kemitraan, misalnya dengan memberikan peluang franchise. Selain itu, Anda juga dapat mengajak orang-orang terdekat untuk melakukan penanaman modal dengan perhitungan penghasilan yang tepat.
8. Memanfaatkan Perkembangan Teknologi
Tips kedelapan yang juga kini banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah memanfaatkan perkembangan teknologi. Saat ini telah cukup banyak teknologi yang bisa digunakan untuk mendukung usaha, misalnya media sosial. Bukankah Anda menyaksikan sendiri bahwa media sosial memiliki power yang luar biasa bagi perkembangan usaha. Bahkan ada yang harus membuat antrian pesanan akibat dari viralnya usaha tersebut. Tentunya jika demikian, maka hasil milyaran akan semakin dekat bukan?

9. Tidak Malu dan Pantang Menyerah
Terakhir, sebaiknya Anda memiliki sikap untuk tidak merasa malu atas usaha yang dimiliki. Sebab jika hanya mengedepankan malu saja, maka akan sulit untuk berkembang dan sukses pada usaha yang dijalani. Selain itu, tanamkanlah pada diri sikap pantang menyerah. Sebab nantinya Anda akan pasti menemukan berbagai halangan dan rintangan. Yakinkan diri untuk tidak menyerah atas hal itu dan terus berusaha bangun dan kembali mengelola usaha Anda.
Barangkali itulah tadi beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk memulai usaha secara mandiri. Mungkin saat ini Anda hanya dapat memulainya dalam skala gerobakan saja, namun sebaiknya itu tidak menjadikan Anda berkecil hati. Sebaiknya belajarlah dari pelaku usaha yang telah sukses saat ini dan mereka dulu memulainya sama seperti Anda.
Penting untuk disadari bahwa tidak mudah bagi kita untuk sampai pada anak tangga tertinggi, semua harus dimulai dari anak tangga terendah dan perlahan melangkah. Setiap jenis usaha tentu akan ada tantangan yang dihadapi dengan lapang dada. Jangan jadikan tantangan sebagai hambatan dalam memulai usaha, namun justru menjadikannya sebagai motivasi untuk perkembangan usaha yang lebih baik.
Jika memang membutuhkan partner untuk bertukar pikiran, maka Anda dapat mencoba berkonsultasi bersama nextup.id. Melalui cara ini Anda akan lebih memiliki persiapan yang matang untuk memulai usaha yang diinginkan. Perlu diketahui bahwa nextup.id memiliki pengalaman yang cukup baik dalam memberikan solusi dari berbagai persoalan kliennya.
Tidak hanya tentang usaha saja, nextup.id juga memberikan kesempatan bagi Anda untuk menemukan solusi atas persoalan hidup yang dihadapi. Sebab terkadang ketika berusaha mencari solusi secara mandiri, kita menemukan titik buntu. Sehingga ini membuat kita ingin berputus asa. Oleh sebab itu, cobalah luangkan waktu Anda untuk berkonsultasi bersama nextup.id. Demikianlah, semoga informasi kali ini dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi Anda untuk memulai usaha secara mandiri. Walaupun hanya dimulai dari gerobakan, namun yakinlah itu akan memberikan hasil yang besar.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.