Blog | Nextup ID - Page 26
Akun Instagram Personal Vs Instagram Bisnis, Pahami Perbedaannya!

Akun Instagram Personal Vs Instagram Bisnis, Pahami Perbedaannya!

Instagram adalah platfrom media sosial yang dikenal sebagai aplikasi menangkap  momen dan membagikannya dengan pengguna lain. Dalam meningkatkan kepuasan pengguna untuk mengapresiasikan diri dan  berinteraksi dengan pengguna lain. Instagram selalu mengoptimalkan performanya dengan  fitur yang selalu mengalami perkembangan. Saat awal peluncurannya pada tahun 2010  hingga saat ini Instagram menjadi salah satu platfrom terpopuler. Tecatat Instagram adalah salah satu platfrom media sosial terbesar di dunia saat ini. Menurut data We Are Social, pengguna aktif  bulanan Instagram di seluruh dunia mencapai 1,45 miliar orang pada April 2022. India berada diurutan pertama sebagai pengguna aktif bulanan Instagram di dunia, yaitu sebanyak 253,5 juta orang. Indonesia menempati urutan keempat dengan pengguna aktif bulanan sebanyak 99, 9 juta orang.

Saat ini Instagram memilki dua versi yaitu Instragram Personal dan Instagram Bisnis. Mungkin untuk Instagram Personal Anda sudah tidak asing.  Akan tetapi bagaimana dengam Instagram Bisnis? Menurut riset sekitar 90 % pengguna setidaknya mengikuti satu akun bisnis pada akun Instagram mereka. Selain itu 2 dari 3 orang tidak menyangkal kemungkinan akan berinteraksi dengan akun bisnis di Instagram.  Inilah yang mendasari pelaku binis untuk dapat beralih dari akun Instagram personal menjadi akun bisnis. Sebenarnya Anda juga bisa menggunakan  akun Instragram Personal  untuk berbisnis akan tetapi fitur- fitur yang menunjang bisnis memiliki sifat yang terbatas.

Instagram bisnis - nextup id

Instagram bisnis – nextup id

Mengenal Instagram Bisnis

Sebagai media yang memilki penyebaran yang luas dan cepat.  Instagram dimanfaatkan oleh pelaku bisnis dalam hal promosi dan iklan brand. Instagram dinilai  mampu menjadi media strategi marketing bagi pelaku bisnis. Instagram pun meluncurkan akun bisnis pertama kali pada tahun 2014 yang biasa dikenal dengan Instagram bisnis. Instagram bisnis ditujukan untuk pengguna yang ingin mengembangkan bisnisnya, baik untuk mempromosikan brand maupun untuk berkomunikasi dengan calon klien. Pembaruan ini merupakan inovasi dari Instagram untuk menjadikan aplikasi tersebut ramah terhadap pemilik bisnis kecil maupun besar.

Bagi Anda yang sudah tahu dengan Facebook Fanspage, maka tidak akan susah untuk mengenal apa itu Instagram Bisnis. Instagram Bisnis adalah Fanspage versi Instagram. Dengan akun jenis ini, Anda dapat menggunakan berbagai macam fitur untuk mendukung aktivitas bisnis di Instagram. Menarikanaya, Sama dengan akun Instragram Personal, Instagram Bisnis juga digunakan secara gratis, kecuali Instagram ads. Dengan menggunakan Instagram bisnis memberikan Anda berbagai macam keuntungan. Diantaranya adalah:

  1. Kemampuan untuk meningkatkan posting
  2. Kemampuan untuk menambahkan tautan ke Cerita Anda (jika Anda memiliki 10.000 pengikut atau lebih)
  3. Akses ke analitik
  4. Mendapatkan fitur seperti postingan yang dapat dibeli, yang memungkinkan Anda untuk menjual langsung dari postingan Instagram
  5. Kemampuan untuk menambahkan akun mitra sebagai mitra bermerek yang dapat memposting atas nama Anda
  6. Mendapatkan Opsi verifikasi potensial

 

Akun Instagram Personal  vs Instagram Bisnis

Jika akun bisnis dikhususkan bagi pihak yang ingin memasarkan dan menjalankan suatu bisnis, maka akun personal hanya digunakan untuk keperluan pribadi. Contohnya saja sekedar berbagi foto, video, dan berinteraksi dengan orang lain. Jadi, apa perbedaan yang bisa kita ketahui dari kedua akun tersebut? Berikut jawabannya:

1.Profil Akun

Hal pertama yang akan terlihat berbeda ada di profil akun. Pada profil akun personal, Anda hanya dapat menampilkan beberapa informasi, seperti nama, email, dan website. Sementara pada profil akun bisnis Anda dapat menambahkan kategori bisnis yang Anda jalankan, misalnya retail, software company, food and beverage, fashion, blog pribadi, organization, dan lainnya. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan alamat perusahaan.

2.Menu Kontak

Perbedaan yang cukup mencolok dari keduanya terletak pada menu kontak. Pada akun pribadi, Anda hanya bisa menerima pesan melalui fitur direct message saja. Sementara pada akun bisnis calon konsumen bisa menghubungi pihak seller melalui telepon, email, hingga alamat yang tertera pada menu kontak. Informasi dasar seputar perusahaan seperti alamat, email, dan telepon pada akun bisnis terpampang di bagian profil, sehingga tampilannya pun akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan akun personal.

3. Fitur Insight

Perbedaan lainnya yang juga sangat terlihat adalah adanya fitur insight pada akun bisnis. Fitur ini berfungsi sebagai media promosi bisnis agar lebih relevan dan efektif. Di dalamnya Anda akan menemukan beberapa pilihan menu, yaitu Activity, Audience, dan Content.

  1. Menu Activity. Bermanfaat untuk mengetahui jumlah interaksi di sebuah akun bisnis, dan menunjukkan jumlah pengguna yang mengunjungi akun tersebut. Menu ini juga membantu Anda mengetahui jumlah follower yang membuka link website, email, dan telepon di menu kontak.
  2. Menu Audience. Bermanfaat untuk menunjukkan data tentang usia, jenis kelamin, dan geografi dari follower. Selain itu, menu ini juga memberikan informasi tentang jam efektif follower yang online di Instagram.
  3. Menu Content. Fungsinya adalah untuk mengetahui jumlah akun yang melihat konten yang sudah diposting, pengguna yang melihat Story, balasan yang didapat, pengguna yang meninggalkan Story, dan berbagai informasi lainnya.

4. Pengaturan Privacy

Di akun personal, Anda bisa mengatur akun Anda agar lebih privacy. Jadi, pengguna IG yang bisa melihat feed dan story Anda hanyalah yang sudah Anda follow back atau sudah menjadi follower Anda di IG.

Pilihan menu ini bisa diatur dengan cara mengaktifkan fitur Private Account yang ada di menu Settings > Privacy > Private Account. Namun karena akun bisnis adalah akun publik, Anda tidak membuatnya menjadi private karena memang tujuannya adalah untuk memasarkan bisnis Anda secara luas.

Instagram bisnis - nextup id

Instagram bisnis – nextup id

5. Promosi Postingan

Tentunya di akun bisnis Anda bisa mempromosikan postingan Anda sebagai bentuk pemasaran produk. Sedangkan di akun personal Anda tidak bisa melakukannya.

6. Membuat CTA di Story. 

Fitur Instagram Story akun personal hanya bisa menampilkan foto atau video saja. Namun di akun bisnis yang sudah memiliki jumlah follower minimal 10,000, Anda bisa menambahkan Call To Action (CTA) melalui perintah swipe up yang akan mengarahkan pengunjung ke halaman link yang sudah disisipkan, seperti website atau YouTube. Dengan begitu, Anda pun akan mendapatkan traffic atau leads yang lebih cepat.

Tips Mengoptimalkan Akun Instagram Bisnis

Setelah mengetahui perbedaannya, kini Anda perlu tahu cara mengoptimalkan akun bisnis Anda di Instagram untuk mendongkrak penjualan. Berikut tips yang bisa Anda coba:

1. Optimasi Profil.

Hal pertama yang dilihat oleh konsumen di akun Anda adalah profilnya. Jadi, buatlah profil semenarik mungkin agar konsumen merasa yakin untuk membeli produk Anda. Dikarenakan karakter yang tersedia di profil hanya 150, maka Anda perlu membuat deskripsi secara singkat tapi cukup menggambarkan produk yang Anda tawarkan. Tunjukkan keunggulan yang Anda miliki atau bisa menambahkan hashtag untuk memudahkan Anda memperoleh user-generated content dan melacak sudah sejauh mana brand Anda dikenal konsumen.

2. Menentukan Target Audiens. 

Konten yang Anda posting memang unsur penting untuk bisa menggaet konsumen sehingga harus dibuat semenarik mungkin. Namun, Anda juga harus menentukan target dari konten yang Anda buat terlebih dulu.

Lakukan riset audiens sebanyak mungkin untuk mengetahui target yang tepat dengan cara menyesuaikan pada produk bisnis yang Anda jalankan. Cara lainnya adalah dengan melihat kompetitor cara penyajian konten, engagement, dan penyajian konsep yang mereka miliki untuk membuat brand awareness.

3. Merancang Jadwal Posting.

Memposting konten ternyata tidak bisa kapan saja dilakukan, tapi harus pada waktu teramai audiens Anda sedang online. Untuk bisa mengetahuinya, maka Anda perlu melakukan percobaan beberapa kali, lalu menganalisis hasilnya melalui fitur Insights.

Setelah mengetahuinya, maka buatlah jadwal posting pada waktu tersebut supaya Anda tidak melewatkannya. Untuk mempermudah Anda menerbitkan konten, gunakan bantuan tools seperti HootSuite, ViralTag, Later, ScheduGram, dan lainnya.

4. Membuat Konten Menarik Semenarik Mungkin. 

Hal utama dari Instagram adalah visual. Oleh karena itu, konten yang Anda buat haruslah yang eye-catching supaya mampu memikat para audiens Anda.

5. Buat Instagram Story.

Selain Feed, hal lainnya yang menarik para pengguna IG adalah fitur Story. Bahkan menurut penelitian, sebanyak 39% pengguna IG merasa tertarik pada sebuah produk setelah melihatnya di Story. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan untuk memasarkan produk Anda di Story melalui berbagai jenis konten. Contohnya seperti promosi produk baru, testimoni produk, diskon, tutorial, video behind the scene, Question and Answers, dan konten CTA (Call To Action).

6. Buat Instagram Ads.

Fitur ini memberikan pilihan bagi pengusaha untuk memasarkan produk secara spesifik. Menggunakan Instagram Ads, Anda dapat menentukan target audiens berdasarkan usia, jenis kelamin, kebiasaan, minat, dan perilaku. Cara membuat iklan di IG ada dua, yaitu menggunakan Facebook Ads Manager atau langsung di akun Instagram.

7. Melakukan Analisis. 

Tips yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah menganalisa secara keseluruhan dan berkala performa akun bisnis Anda. Cara ini bermanfaat untuk mengetahui besarnya pengaruh yang didapat dari tiap campaign dan konten yang telah Anda buat.

Penganalisaan bisa dilakukan melalui fitur Insights. Namun jika Anda ingin hasil yang lebih detail bisa menggunakan bantuan tools analytic, seperti Keyhole, Bitly, HootSuite Analytics, Sprout Social, Iconosquare, dan lainnya.

Instagram bisnis - nextup id

Instagram bisnis – nextup id

Cara Upgrade Instagram Personal menjadi Instagram Bisnis

1. Langkah Pertama

Buka akun Instagram Anda. Buka profil akun Instagram Anda dan tekan garis tiga di sudut kanan atas seperti gambar di bawah ini :

2. Langkah Kedua

Setelah halaman berikutnya klik “Pengaturan”

3. Langkah Ketiga 

Setelah halaman berikutnya klik “Akun”

4. Langkah Keempat 

Setelah halaman berikutnya klik “Beralih ke Akun Profesional”

5. Langkah Kelima

Setelah halaman berikutnya klik “Lanjutkan” sampai muncul pemilihan Kategori, pilih kategori sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan klik “Selesai”

6. Langkah Keenam

Andaa akan dihadapkan 2 buah opsi, yaitu Kreator dan Bisnis, pilih Bisnis, klik “Selanjutnya”

7. Langkah Ketujuh

Anda akan masuk ke halaman Tinjau Info Kontak Anda, jika sudah sesuai klik “Selanjutnya”

8. Langkah Kedelapan

Lewati halaman selanjutnya Anda akan masuk kehalaman Siapkan Akun Profesional Anda dan klik “Lengkapi Profil Anda” dan Perintah lainnya

9. Langkah Kesembilan

Jika Anda sudah berhasil mengisi 4 Poin yang diperintahkan pada Akun Profesional Anda klik “Selesai”. Akun Instragram Bisnis Anda sudah siap untuk dipakai.

Instagram menjadi media yang dimanfaatkan oleh para influencer dan konten creator untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah melaui endorsement. Para pelaku usaha biasanya menyewa jasa mereka agar produk maupun jasa yang mereka pasarkan dapat diminati oleh para pengikut mereka di Instagram. Tentunya saja dana yang harus dikeluarkan jumlahnya lumayan besar. Apalagi jika Anda menggunakan jasa influencer dan konten creator yang sudah memiliki jutaan followers. Lebih baik simpan dana Anda untuk pengembangan bisnis yang lainnya. Mari bergabung dengan Nextup.id untuk belajar membuat konten yang menarik dan menciptakan customer experience. Anda juga dapat mmepelajari trik dan tips yang sudah kami berikan untuk mengoptimalkan akun bisnis dalam meningkatkan penjualan. Untuk pengembangan  akun bisnis yang lebih propesional dan tertata rapi Anda dapat menghubungi kontak kami. Nextup.id siap membantu dalam memberikan solusi yang tempat mengenai bisnis Anda. Hubungi kami untuk mempelajari lebih lanjut.

 

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di instagram, cara jualan online laris di instagram, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku,

Pelajari Fitur Page dan Marketplace di Facebook

Pelajari Fitur Page dan Marketplace di Facebook

Facebook pertama kali diperkenalkan kepada publik oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004. Selama peluncurannya Facebook sudah mengalami banyak perubahan baik dari segi fitur maupun segi teknologi. Perkembangan zaman yang semakin modern mendorong Facebook untuk meningkatkan layanan kepada pengguna khusunya dalam bidang bisnis. Tercatat jumlah pengguna facebook di Dunia sebanyak 2,93 miliar pada tahun 2022. Di Indonesia sendiri ada 129,85 juta pengguna dan menjadikan Indonesia peringkat terbesar ketiga di dunia. Dengan demikan maka tidak mengherankan apabila media Facebook dapat menjadi sebuah peluang bisnis sekaligus menjadi alat pemasaran produk yang sangat potensial.

Tansformasi pelaku bisnis dari toko ofline menjadi toko online tidak hanya dalam hal meningkatkan penjualan. Toko online dinilai sebagai media yang lebih efektif untuk berinterakksi mengenai keinginan dan keluhan pembeli. Jauh sebelum situs penjualan online merajai, Facebook sudah mengupgrade menjadi apliaksi situs jual beli secara online dengan adanya fitur Fansfage dan Market Place.

memanfaatkan fitur facebook - nextup id

memanfaatkan fitur facebook – nextup id

Apa itu Fanspage Facebook?

Fanspage Facebook adalah sebuah halaman khusus yang menyajikan informasi mengenai sebuah bisnis atau brand. Halaman ini bisa digunakan untuk berjualan, berbagi konten menarik, hingga sebagai media branding.

Berbeda dengan facebook personal yang sering digunakan untuk berbagi kehidupan sehari- hari atau opini secara acak, konten dalam Fanspage cenderung lebih tertata.

Orang menggunakan Fanspage untuk mengelola konten mereka secara terarah. Mulai dari edukasi customer, konten menarik dan informatif untuk engagement yang lebih baik, promosi dan hard selling.

Manfaat Fanspage untuk Bisnis

MeMbuat Fansfage untuk bisnis memiliki kelebihan dan manfaat untuk meningkatkan promosi pasar. Berikut ada beberapa yang bisa dinikmati yaitu;

1.Jumlah Fans Tidak Terbatas

Facebook personal memilki batas perteman sebanyak 5000 akun, sedangkan fanspage Facebook memungkinkan pembisnis untuk mempunyai jumlah fans tak terbatas. Dengan kata lain jangkauan dan penyeberan lebih luas dan produk dapat mencapai target pasar.

2.Konten Bisnis dan Personal Terpisah

Facebook personal berisikan curhat dan postingan yang sangat random. Pembeli tidak mungkin ingin melihat hal tersebut yang mereka inginkan hanya mengetahui informasi mengenai produk dan jasa yang dipromosikan. Fanspage membuat sebuah bisnis menjadi lebih professional karena konten bisnis dan personal akan terpisah. Postingan konten yang dibuat akan lebih terarah dan tertata. Dengan begitu calon pembeli akan lebih yakin untuk mencoba produk kita.

3.Profesional dan Terpercaya

Persis seperti penjelasan di poin sebelumnya. Dengan konten yang terpisah dan terarah, sebuah bisnis di Facebook akan terlihat lebih profesional dan terpercaya. Bukan abal- abal.
Dengan profesionalitas ini, kepercayaan orang – orang dalam membeli produk Anda akan meningkat.

4.Feedback dan Kontak dari Konsumen

Penggemar bisa leluasa menghubungi Anda untuk menanyakan produk lewat kolom komentar atau messenger. Saat feedback yang mereka berikan positif, dampak psikologis ini bisa mengena ke penggemar yang lainnya.

Selain itu, karena kemudahan untuk menghubungi lewat komentar atau messenger, peluang terjadi penjualan menjadi lebih mudah dari sekedar Facebook personal.

5. Terindeks Search Engine

Konten dari fanpage akan terindeks dengan lebih baik oleh mesin pencari karena dinilai lebih terpercaya dan memberikan informasi yang berkualitas. Konten dengan engagement baik juga akan mempunyai bobot yang lebih baik.

6.Viral Marketing

Fanspage bisa menjadi media untuk campaign viral marketing. Dengan konsep giveaway, Anda bisa mendorong peningkatan jumlah penggemar di fanpage dan mengoptimalkan penjualan.

memanfaatkan fitur facebook - nextup id

memanfaatkan fitur facebook – nextup id

Berbagai Fitur Facebook Fanspage

Untuk meningkatkan produksi konten, Facebook Fanpage memiliki beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pemilik laman. Beberapa fitur yang dapat digunakan secara gratis adalah sebagai berikut.

1.Fitur Insight Untuk Mengetahui Audience

Facebook Fanpage memiliki fitur insight yang memungkinkan Anda untuk mengetahui pemirsa. Beberapa hal yang dapat dibaca adalah seperti demografi pengunjung, waktu paling banyak dikunjungi, dan konten yang paling diminati oleh pengunjung. Menggunakan data tersebut, Anda dapat memaksimalkan produksi konten yang pemirsa inginkan.

2.Post Schedule

Pengelola Facebook Fanpage dapat membuat konten dan mengunggahnya pada waktu yang diinginkan. Oleh karena itu, sebuah konten dapat dikerjakan lebih dini tetapi dapat diunggah pada jam-jam dimana audience sedang aktif. Dengan begitu, kemungkinan interaksi antara konten dengan audience lebih mungkin terjadi.

3.Call to Action

Pada setiap unggahan Facebook Fanpage kita dapat melakukan call to action. Hal ini berguna untuk meningkatkan traffic di berbagai media sosial atau platform yang terhubung. Artinya, setelah Anda melakukan copywriting, dapat diakhiri dengan tombol link langsung yang terhubung dengan marketplace atau akun tertentu.

Cara Membuat Halaman di Facebook Lewat Hp

Berikut ini kami berikan tips bagaimana cara buat halaman di fb melalui hp android dan iPhone.

  1. Buka Aplikasi FB dan Login

Untuk cara membuat Fanspage Facebook di android dan ios yang pertama adalah dengan login terlebih dahulu ke akun Facebook milikmu

  1. Ketuk Opsi Halaman

Berikutnya setelah kamu berhasil login atau masuk ke akun Facebook milikmu, kamu pilih ikon garis tiga pada bagian atas kanan. setelah itu kamu pilih opsi halaman.

  1. Ketuk Buat Halaman

Setelah kamu memilih opsi halaman, cara buat Fanspage Facebook lewat hp berikutnya adalah dengan mengetuk atau memilih opsi buat halaman.

  1. Ketuk Opsi Mulai

Setelah kamu memilih opsi buat halaman selanjutnya kamu akan diarahkan ke tampilan berikutnya, dan klik opsi mulai.

  1. Beri Nama Halaman Milikmu

Berikutnya kamu akan diarahkan untuk membuat nama halaman facebook milikmu. Buat nama sesuai keinginan kamu, saran buat nama yang unik sehingga orang dengan mudah mengenali halaman facebook milikmu.

  1. Buat Kategori

Selanjutnya kamu akan diminta untuk memilih kategori Fanspage milikmu. Pilih kategori yang sesuai misal kamu membuta fanspage untuk berjualan maka pilih toko atau produk dan layanan.

  1. Masukan Situs Web

Berikutnya setelah kamu memilih kategori maka kamu diminta memasukan situs web jika punya. Jika kamu tidak memiliki situs web abaikan saja dengan memilih opsi selanjutnya.

  1. Masukan Foto Profil dan Sampul Fanspage

Selanjutnya kamu akan diminta untuk menambahkan sebuah foto profil dan sampul Fanspage. Pilih foto yang sesuai dengan halaman Facebookmu.

Lalu kamu juga bisa menambahkan foto sampul halaman supaya lebih terlihat profesional.

  1. Kunjungi Halaman

Setelah itu, kamu bisa memilih opsi kunjungi halaman dan halaman Facebook milikmu sudah jadi dan siap digunakan.

Setelah selesai cara buat Fanspage fb lewat hp kamu bisa memulai mengupload video, foto atau link dengan mengetuk opsi buat postingan.

memanfaatkan fitur facebook - nextup id

memanfaatkan fitur facebook – nextup id

Apa Itu Market Place Facebook

Facebook Marketplace merupakan tempat jual dan beli yang dikhususkan untuk para pengguna Facebook karena marketplace ini ditempatkan didalam platform Facebook.

Facebook menyediakan tempat jual dan beli ini bertujuan agar para penggunanya dapat dengan mudah mencari dan menemukan barang-barang menarik yang dijual didalam Facebook. Pengguna dapat langsung berkunjung ke marketplace ini secara langsung didalam Facebook tanpa harus download aplikasi lain atau membuat akun lain.

Mengenal Fitur Facebook Marketplace

Facebook Marketplace diintegrasikan dengan layanan Facebook Messenger. Baik untuk Android atau iOS. Tentunya ini akan menjadikan proses jual beli menjadi lebih mudah dan cepat. Pengguna, baik pembeli ataupun penjual bisa melakukan proses tawar menawar harga, menentukan cara pembayaran hingga mengatur jadwal pertemuan untuk proses pembelian.

Setidaknya terdapat tiga fitur utama Facebook Marketplace. Yaitu pencarian pembelian, menjual barang, dan pencarian di sekitar. Berikut penjelasan ketiga fitur tersebut:

1.Fitur pencarian barang

Pertama adalah fitur pencarian barang. Fitur ini memungkinkan penggunanya untuk mencari dan memfilter daftar barang yang dapat Anda beli dari komunitas tertentu. Kemampuan ini dapat dikembangkan berkat adanya Text analysis AI, yang dikombinasikan dengan Facebook Page.

2.Fitur menjual barang

Kemudian ada fitur menjual barang. Tanpa harus membuat halaman khusus yang berisi daftar barang, Anda bisa langsung menggunakan fitur ini. yang perlu Anda lakukan hanyalah mengupload foto produk, kemudian memberikan deskripsi serta harga yang ditawarkan. Dari situ, pengguna tinggal memasukkan daftar produk yang telah disediakan.

3.Fitur pencarian sekitar

Fitur ketiga ini adalah salah satu fitur Marketplace yang paling menarik. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan pencarian kawasan sekitarnya. Nantinya, dengan fitur ini pengguna bisa mencari produk-produk yang ditawarkan oleh penjual di sekitar dengan tempat tinggal Anda.

Atau sebagai penjual, Anda bisa menentukan, sejauh apa radius untuk menjual barang. Keuntungan dari fitur ini adalah penjual dan pembeli bisa lebih cepat bertemu jika memang terjadi kecocokan harga. Dan yang membuat semakin menarik adalah, fitur ini dapat mendorong peningkatan penjualan lokal, termasuk yang ditawarkan oleh UMKM.

memanfaatkan fitur facebook - nextup id

memanfaatkan fitur facebook – nextup id

Cara Berjualan di Facebook Marketplace

Facebook Marketplace cocok untuk mereka yang baru membuka toko online. Prosesnya mudah dan yang paling penting tidak dipungut biaya. Berikut tutorial berjualan di Facebook Marketplace:

  1. Masuk ke akun Facebook kamu, kemudian cari icon  di sisi kiri halaman Facebook. Jika login melalui tablet atau ponsel, icon tersebut terletak di bagian bawah aplikasi untuk iOS atau di bagian atas aplikasi untuk Android.
  2. Klik Jual Barang. Kemudian muncul pilihan Jenis Tawaran. Jika produk yang kamu jual bukan kendaraan, rumah, atau lowongan kerja, maka pilih kategori Barang Dijual.
  3. Klik Tambahkan Fotountuk mengunggah foto produk dari PC atau galeri ponsel. Lengkapi deskripsi produk, mulai dari nama, harga, ukuran, kondisi barang, lokasi, dan sebagainya. Di sisi kanan deskripsi terdapat kolom “Pratinjau” untuk memastikan informasi produk sudah lengkap sebelum diposting.
  4. Kamu juga bisa menawarkan produk di grup atau komunitas tempat tinggal. Misalnya, Grup Jual Beli Warga Bekasi, Jual Beli Cikarang, Jual Beli Tambun, dan sekitarnya. Hal ini membuat produk dilihat oleh lebih banyak orang. Jika sudah, klik Terbitkanuntuk memposting produk kamu.
  5. Setelah produk diposting ke Marketplace, kamu hanya perlu menunggu calon pembeli yang tertarik. Biasanya, muncul notifikasi messengeratau pop up chat di bagian bawah beranda Facebook. Pembeli akan bertanya ketersediaan barang dan metode pembayaran. Agar tidak tertipu, kamu juga bisa lho bertukar nomor WhatsApp sebelum menyetujui transaksi.
  6. Apabila produk telah habis terjual, kamu dapat menghapusnya dari Marketplace. Klik Tandai Sebagai Habis, lalu pilih keterangan dimana produk tersebut habis dijual, kemudian klik Selanjutnya. Barang kamu akan otomatis terhapus dan tidak bisa ditemukan oleh pengguna Facebook lagi.

 

Tips Berjualan di Facebook

Berikut tips jika ingin barang jualan Anda dilihat oleh banyak orang di Facebook. Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.

1.Informasi Produk yang Lengkap

Tulis deskripsi sedetail mungkin agar tidak membingungkan calon konsumen. Mulai dari harga, warna, kondisi, stok barang, dan lain-lain. Kamu juga bisa memasukkan kata kunci di kolom deskripsi yang berhubungan dengan produk kamu. Misalnya, “celana kulot highwaist,” “celana kulot kekinian,” atau “celana kulot OOTD,”. Saat calon pembeli mengetikkan kata tersebut, barang jualan kamu akan muncul.

2.Foto Produk Asli dan Menarik

Hati-hati sebelum mengunggah foto produk. Facebook bisa mendeteksi jika gambar yang kamu gunakan berasal dari toko lain. Kalau sudah begini, produk kamu tidak akan disetujui untuk dijual di Marketplace. Solusinya, penjual harus menggunakan foto asli. Pelajari teknik fotografi dengan handphone, manfaatkan cahaya matahari atau lighting agar objek terlihat jelas. Psstt, kamu dapat menambahkan sampai 10 gambar dalam 1 unggahan lho.

3.Responsif dalam membalas chat

Siap-siap membalas pesan dalam jumlah yang banyak. Calon pembeli menyukai seller yang ramah dan fast response. Kuasai teknik copy writing agar mereka tertarik membeli produkmu. Edukasi mereka dengan kualitas barang yang kamu jual. Apabila pesan yang masuk semakin menumpuk, kamu bisa memanfaatkan aplikasi WhatsApp Business yang memiliki fitur quick repliesTambahkan nomor ponsel di bagian keterangan produk agar konsumen dapat langsung menghubungimu.

4.Tawarkan sistem COD

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Facebook Marketplace tidak memfasilitasi sistem pembayaran. Oleh sebab itu, penjual dan pembeli bisa memilih metode transfer atau Cash On Delivery. Namun, terkadang pembeli ragu mentransfer uang dalam jumlah yang besar. Untuk meningkatkan rasa kepercayaan mereka, penjual dapat menawarkan metode pembayaran COD. Kamu dan pembeli akan bertemu di lokasi yang telah disepakati, kemudian melakukan transaksi di tempat tersebut. Tapi, jangan sampai rugi ya,  COD juga perlu bensin lho. Jika lokasinya terlalu jauh, kamu bisa bernegosiasi agar pembeli menambahkan ongkos kirim.

5.Promosi ke Grup Jual Beli

Mulailah bergabung dengan komunitas jual beli di sekitar tempat tinggalmu. Mempromosikan barang dagangan ke grup jual beli membantu kamu memperoleh lebih banyak calon konsumen. Perlu diingat, setiap grup memiliki aturan yang berbeda, salah satunya batasan unggahan. Jangan terlalu sering mengunggah barang dagangan dalam satu waktu, bisa-bisa akun kamu ditandai sebagai spam.

Facebook adalah media sosial yang sudah tidak asing dimiliki oleh setiap orang. Pada era 2000an Facebook adalah aplikasi yang sangat digandrungi setiap kalangan. Walaupun pengguna Facebook mengalami penurunan yang sangat signifikat akan tetapi memanfaatkan Facebook sebagai media promosi dan pemasaran masih sangat efektik. Karena biaya yang murah dan jangkauan yang sangat luas. Sebagai pelaku bisnis modal yang minim menjadi salah satu kendala dalam mecari media untuk memperkenalkan produk kepada publik. Padahal diera perkembangan digital ini bukan hal yang sulit, karena banyak informasi yang dapat diakses mengenai tips dan triks dalam bisnis. Nextup.id hadir untuk Anda sebagai pelaku bisnis yang masih bingung untuk berjualan dan promosi produk Anda di Facebook. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai bimbingan bisnis lainnya untuk mendapatkan solusi terbaik.

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Nextup.id merupakan platform yang mempertemukan antara professional bisnis dan pelaku usaha dalam rangka meningkatkan kapasitasnya untuk naik kelas

Phone: +62 858 0333 2788

Instagram: nextup_id

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Kenali Fitur Keren untuk Jualan di WhatsApp Business

Kenali Fitur Keren untuk Jualan di WhatsApp Business

WhatsApp Business merupakan salah satu layanan yang disediakan WhatsApp yang ditunjukkan bagi para pelaku bisnis. WhatsApp Business adalah aplikasi gratis yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pemilik bisnis. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur yang dapat meningkatkan kredibilitas toko, menjalin komunikasi dengan baik ke pelanggan, sekaligus mengunggah konten produk yang kamu jual.

Menggunakan WhatsApp Business sebagai bagian dari strategi pengiriman pesan Anda dapat menjadi pengubah permainan sebagai alat komunikasi yang diperlukan untuk membantu Anda tetap kompetitif. Disamping banyak pengguna WhatsApp dalam skala global sehingga menjadikan aplikasi perpesanan ini sebagai aplikasi terbesar saat ini. Oleh karena itu aplikasi WhatsApp mempunyai inisiatif mengembangkan fitur mereka seperti Whatsapp Business.

Sederhananya, WhatsApp Business memungkinkan perusahaan untuk mengirim pesan kepada pelanggan mereka dengan aman dan langsung di dalam platform perpesanan WhatsApp. Satu keunggulan dibandingkan SMS adalah WhatsApp terikat langsung ke satu nomor telepon dan menyediakan profil bisnis dari brand, bukan dalam bentuk serangkaian digit. Hal ini memungkinkan konsumen untuk segera mengetahui dengan siapa mereka mengobrol atau menerima pesan.

WhatsApp juga menyediakan informasi pengiriman yang andal, memberi perusahaan manfaat tambahan untuk mengetahui pesan apa yang telah dikirim dan pada akhirnya, dibaca. Ada juga trend yang berkembang untuk menggunakan perpesanan bisnis untuk tujuan perpesanan bisnis yang memungkinkan tim penjualan dan dukungan untuk menjawab pertanyaan produk atau layanan pelanggan dengan pesan kontekstual yang kaya, yang pada akhirnya, akan memfasilitasi transaksi baru atau membuat pelanggan saat ini senang.

Sejak WhatsApp telah diinstal sebelumnya di banyak ponsel smartphone di seluruh dunia, adopsi pengguna akan platform perpesanan ini telah meroket dan terus tumbuh. Itu berarti pelanggan Anda mungkin sudah menggunakan aplikasi tersebut. Untuk membuat koneksi pelanggan yang perlu Anda lakukan hanyalah menyiapkan profil WhatsApp Business dan mengaitkannya dengan nomor bisnis Anda dan karena kehadiran bisnis Anda hanya terikat pada satu nomor telepon. Anda dapat dengan mudah memasukkannya dalam semua program pemasaran Anda untuk menarik lebih banyak pelanggan agar membuat hubungan langsung secara personal dengan pelanggan Anda.

wa business - nextup id

wa business – nextup id

CARA UPGRADE WA MESSENGER KE WA BUSINESS

Unduh Aplikasi WhatsApp Business Di Play Store

Setelah Aplikasi Terbuka, Klik “Setuju & Lanjutkan”

Pastikan nomor yang akan Anda gunakan. Lalu pilih “Gunakan +62xxxxx”.

Tapi jika Anda menggunakan nomor lain, silahkan pilih “Gunakan Nomor Lain”

Masukkan nomor lain yang akan didaftarkan. Lalu pilih “Lanjut”

Masukkan “Kode OTP” melalui SMS untuk verifikasi akun

Pastikan Proses “Verifikasi berhasil/selesai”

Pilih “Tampilkan Opsi Lainnya” lalu Isi semua informasi terkait bisnis Anda

Lengkapi informasi dengan mengisi Nama Bisnis, Kategori Bisnis, Alamat, serta Foto Profil. Lalu pilih “Lanjut”

Setelah semuanya terisi, selanjutnya klik “Mulai” untuk membuat katalog produk.

Tambahkan produk beserta keterangan produk Anda di Katalog.

 

Terakhir, percakapan bisa dimulai dan Anda bisa melanjutkan penjualan produk di akun WhatsApp Business

 

Apa Saja Fitur Pada WhatsApp Business?

WhatsApp Business membantu pengusaha untuk membuat pengiriman pesan secara profesional, membangun kepercayaan melalui profil bisnis, menanggapi pelanggan dengan mudah dengan balasan otomatis, mengatur daftar kontak pelanggan, dan mempromosikan produk atau layanan secara pribadi dan langsung.

Berikut fitur-fitur WhatsApp Business:

1. Buat profil bisnis

Dalam versi WhatsApp Business, Anda akan menemukan halaman profil yang lebih detail. Dengan WhatsApp Business, Anda bisa menyisipkan informasi website, alamat dan jam operasional.

Hal tersebut tidak tersedia pada versi regulernya untuk kepentingan privasi. Sehingga akun bisnis WhatsApp memiliki pendekatan tersendiri yang sangat bermanfaat bagi pelaku usaha.

Selain itu, informasi website juga akan mendorong potensi konversi apabila Anda telah memiliki halaman web yang aktif dan lengkap. Tentu hal tersebut sangat membantu Anda sebagai pelaku usaha.

2. Upload Produk Katalog

Salah satu fungsi dasar lain yang terdapat pada akun bisnis WhatsApp adalah katalog digital. Fitur katalog digital tersebut juga hanya tersedia di WhatsApp Business.

Pada fitur katalog digital, Anda dapat menyisipkan informasi produk dan varian yang tersedia. Informasi tersebut bahkan mencakup foto, harga, dan detail lain yang ingin Anda masukkan.

Katalog produk pada WhatsApp Business mendukung informasi yang efisien dan menarik bagi pelanggan. Fitur tersebut juga bahkan dapat terhubung dengan pesan untuk proses diskusi lanjutan.

Anda dapat mengatur katalog tersebut sesuai kebutuhan. Sangat disarankan agar Anda mengelolanya dengan aktif. Selain itu, Anda juga perlu meng-update katalog tersebut secara berkala.

3. Pesan Otomatis

Dalam pesan otomatis ini, penjual bisa menuliskan kalimat sapaan dengan informasi tambahan seputar bisnis.

WhatsApp Business memungkinkan penggunanya mengirimkan pesan otomatis dan pengguna dapat menanggapi pelanggan secara 24 jam sehingga pelanggan merasa tidak diabaikan.

Pesan otomatis juga dapat membuat ucapan selamat datang kepada pelanggan baru sehingga dapat membantu merek penggunanya untuk dipromosikan dan memberikan informasi pengantar tentang merek pengguna.

4. Siapkan Tanggapan Balas Cepat

Pada versi WhatsApp Business, Anda dapat menemukan pengaturan balasan otomatis. Fitur tersebut dapat Anda manfaatkan untuk memberi informasi dasar saat pelanggan mengirim pesan.

Beberapa informasi dasar yang dapat Anda berikan antara lain:

  • Informasi jam operasional;
  • Pesan untuk menunggu beberapa saat;
  • Informasi hari libur dan penundaan balasan; serta
  • Berbagai pesan otomatis lainnya.

Fitur tersebut sangat berguna pada Anda yang memiliki akun bisnis WA. Pasalnya, pelanggan dapat menerima informasi yang lebih jelas saat pertama kali menghubungi Anda di kontak tersebut.

5. Mengirim Siaran Ke Grup Pelanggan

Jika pelanggan telah menambahkan Anda ke kontak mereka, Anda dapat mengirimi mereka pesan dengan pesan broadcast meski terbatas pada 256 penerima sekaligus.

6. Keranjang

WhatsApp Business memiliki fitur keranjang. Fitur ini digunakan ketika pelanggan tertarik untuk membeli produk Anda. Mereka bisa dengan mudah memasukkan barang pilihannya ke fitur keranjang.
Nantinya, sistem keranjang tersebut akan otomatis tersambung ke ruang obrolan pemilik akun bisnis untuk memproses pesanan pembeli.

7. Kategorikan Pelanggan Dan Obrolan Dengan Label

WhatsApp Business juga memiliki fitur untuk memberi label pada pesan yang Anda terima. Label tersebut dapat Anda kelola sesuai kebutuhan, termasuk pengelompokkan status pesanan.

Denga fitur label pesan pada akun bisnis WA, Anda dapat memisahkan pesan dari pelanggan yang berada dalam tahap proses, tertarik atau bahkan telah menyelesaikan pembelian.

Fitur tersebut sangat membantu dalam mengelola pelanggan sesuai tahapan transaksi yang terjadi. Selain itu, fitur label juga dapat Anda gunakan untuk membedakan relasi seperti operasional, logistik, dan lainnya.

Whatsapp Business - nextup id

Whatsapp Business – nextup id

Keunggulan WhatsApp Business

Jika dibandingkan dengan penggunaan WhatsApp biasa, tentu dengan adanya embel – embel Business akan membedakan setiap pengguna dan intensi mereka menggunakan platform ini. Berikut keunggulan yang bisa didapatkan dari WhatsApp Business.

1. Komunikasi Dua Arah yang Nyaman

WhatsApp Business memberi perusahaan cara untuk terlibat dalam perpesanan dua arah dengan pelanggan melalui aplikasi yang kemungkinan besar sudah mereka gunakan untuk percakapan obrolan sehari-hari. Aplikasi ini menawarkan bisnis yang nyaman dan langsung ke berbagai komunikasi dan kampanye pelanggan.

2. Meningkatkan Layanan Pelanggan

Waktu dimana layanan pelanggan dan panggilan dukungan model lama telah berakhir dengan adanya kemudahan WhatsApp ini. WhatsApp Business memberi perusahaan lingkungan pribadi untuk mengobrol dengan pelanggan secara real-time. Dengan menyediakan informasi dan dukungan yang dicari pelanggan Anda, WhatsApp Business membantu memupuk loyalitas dan kepercayaan.

3. Percakapan yang Diverifikasi oleh Brand

Setiap bisnis harus membuat Profil Bisnis di WhatsApp, sebuah identitas bisnis unik yang memasukkan elemen branding ke dalam percakapan WhatsApp Anda. Anda dapat menambahkan nomor kontak, URL situs web, lokasi toko, detail promosi dan lainnya. WhatsApp Business juga memungkinkan Anda menambahkan multimedia ke pesan, termasuk gambar, video dan dokumen.

Whatsapp Business - nextup id

Whatsapp Business – nextup id

4. Jangkauan Global

WhatsApp adalah aplikasi perpesanan paling populer di lebih dari 100 negara, dengan basis pelanggan global lebih dari 2 miliar, menjadikannya saluran yang sempurna bagi bisnis untuk menjangkau khalayak yang tertawan.

5. Memulai Lebih Banyak Percakapan Secara Otomatis

Setelah pengguna memilih untuk menerima pesan WhatsApp dari bisnis Anda, Anda dapat membuat pesan template yang memberitahu pelanggan untuk mengambil langkah berikutnya dan memulai percakapan. Dengan memberlakukan kebijakan yang ketat untuk kualitas konten dan waktu respons, WhatsApp memastikan pengguna tidak menerima komunikasi berisi spam atau tidak relevan. WhatsApp juga mengharuskan pengguna bisnis untuk menanggapi pesan pelanggan yang masuk dalam waktu 24 jam menggunakan pesan non-template.

6. Tambahan Keamanan Dengan Keikutsertaan Pesan Pelanggan

Mengelola berbagai peraturan dan undang-undang kepatuhan bisa menjadi masalah besar bagi bisnis yang tidak mempunyai banyak dukungan untuk melakukannya. WhatsApp memasukkan fitur keamanan seperti enkripsi end-to-end dan otentikasi dua faktor untuk menjaga keamanan konsumen dan bisnis. WhatsApp Business juga memverifikasi akun bisnis Anda setelah pendaftaran, memastikan identitas pelanggan Anda ketika mereka memilih untuk menerima teks dan komunikasi Anda.

Sebagai pelaku usaha kita harus dapat memanfaatkan kesempatan kecil yang ada. Kita harus dapat bisa mengupgrade diri dengan perkembangan media yang selalu mengalami perubahan. Media memberikan kita solusi untuk mempermudah bisnis, akan tetapi banyak dari Anda yang masih belum paham untuk memulai dari mana. Masih banyak ketakuatan dan kurangnya kepercayaan diri untuk memulai mencoba. Ada banyak kasus bahwa pelaku usaha takut untuk mempromosikan produknya karena kurang percaya diri dan bahkan malu dengan produk yang mereka pasarkan. Alhasil, mereka hanya menggunakan cara berjualan disuatu tempat dan menunggu pembeli untuk datang. Pemikiran seperti inilah yang harus segera di upgrade agar bisnis yang sedang dijalankan ingin berkembang. Sebagai perusahan training yang bergerak dalam pendampingan pelaku bisnis, Nextup.id sudah berpengalaman dalam mendamping program pelatihan kegiatan pelaku usaha. Anda dapat berkonsultasi mengenai kendala bisnis yang sedang dihadapi. Team Nextup.id siap untuk medampingi Anda.

 

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Strategi Branding Di Era Digital

Strategi Branding Di Era Digital

Perkembangan media di era digital menjadi sarana masyarakat dalam berkomunikasi, mencari informasi dan hiburan. Perbandingan waktu yang diluangkan masyarakat lebih banyak untuk melakukan aktifitas online daripada offline. Itulah yang menjadi dasar media di era digital menjadi alat untuk individu dalam mencari keuntungan dalam bisnis.

Dalam ekonomi yang didorong oleh teknologi saat ini, setiap organisasi berusaha menciptakan identitas digital merek mereka agar mudah dikenal di kalangan konsumen. Karena konsumen saat ini menghabiskan lebih banyak waktu di platform digital, mempertahankan kehadiran online sangat penting bagi perusahaan untuk tetap sukses dan relevan.Karena kebutuhan ini, telah ada kemajuan signifikan di bidang digital  branding yang dilakukan oleh banyak perusahaan dan organisasi.

Digital Branding yang juga dikenal sebagai pencitraan merek digital pada perkembangan teknologi saat ini sangat diperlukan untuk meningkatkan keberberhasil bagi setiap pelaku usaha. Harus ada strategi yang sesuai agar digital branding yang sudah terkonsep bisa mudah untuk untuk diingat oleh kalangan masyarakat.

branding - nextup.id

branding – nextup.id

Pengertian Branding

Branding adalah sebuah proses menciptakan persepsi positif yang kuat tentang produk, jasa, atau perusahaan yang melekat di benak konsumen dengan menggabungkan elemen-elemen seperti logo, desain visual, misi, dan tema yang konsisten di semua marketing channel. Branding bisa juga disebut sebagai bentuk komunikasi perusahaan dengan konsumen yang menjadi sasaran.

Tujuan utama branding adalah memperkenalkan jasa atau produk yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen. Selain itu, branding juga bertujuan sebagai pembeda agar konsumen mudah mengenali dan membedakan produk kita dengan produk milik kompetitor.

Misalnya, jika membicarakan e-commerce berwarna orange. Di kepala kamu pasti akan langsung muncul nama brand atau e-commerce yang berwarna orange. Dari tagline juga bisa, seperti “Jagonya Ayam”, yang langsung mengingatkan kamu pada brand KFC. Padahal merek yang menjual ayam goreng ada sangat banyak. Begitu juga dengan seragam pegawai bank atau maskapai penerbangan yang dibuat berbeda-beda sesuai dengan brandnya agar mudah dikenali dan dibedakan dengan pesaingnya.

Selain membentuk kesan yang baik di masyarakat. Ada beberapa tujuan branding lainnya yang harus Anda ketahui. Diantara tujuan branding adalah sebagai berikut:

  1. Mengendalikan Pasar

Tujuan pertama yaitu untuk mengendalikan pasar. Mencoba bagaimana caranya agar melekat di pikiran masyarakat. Sehingga bisa mengalahkan para pesaingnya. Sekaligus sebagai perhitungan bagaimana keputusan yang akan diambil untuk langkah selanjutnya.

  1. Sebagai Pembeda

Kedua yaitu sebagai pembeda. Apabila sebuah simbol, warna dan gambar yang ditampilkan unik dan memiliki karakteristik yang khas. Maka masyarakat akan mudah untuk membedakan satu produk dengan yang lain. Juga meminimalisir kemungkinan terjadinya pembajakan.

  1. Membentuk Citra

Branding yang sukses dapat membentuk citra, menjamin kualitas, prestise dan memberikan keyakinan pada masyarakat terhadap sebuah produk. Hal tersebut bisa tercapai apabila pengalaman dan informasi diberikan secara lengkap pada masa pengenalan pertamanya.

  1. Sebagai Sarana Promosi

Terakhir sebagai sarana promosi atau meningkatkan daya tarik konsumen. Dengan menampilkan logo yang menjadi ciri khas. Serta melakukan sosialisasi atau kunjungan ke berbagai tempat. Seperti sekolah, pasar, event atau melakukan iklan baik di majalah, koran, televisi atau lainnya.

Tujuan tersebut akan tercapai dengan baik, apabila sebuah produk sudah memiliki label. Jika tidak, maka bagaimana masyarakat bisa mengenalnya? Promosi menjadi sia-sia dan cita-cita mengendalikan pasar tidak akan tercapai.

branding - nextup.id

branding – nextup.id

Perbedaan Branding Era Digital Dengan Masa Sebelumnya

Sebelum adanya era digital masyarakat melakukan branding melalui metode radio atau pun televisi bisa juga dilakukan secara langsung di tempat umum. Dengan metode ini masyarakat akan melihat atau mendengarkan produk yang di iklan kan. Memasarkan menggunakan iklan televisi atau radio mampu menarik orang untuk membeli produk tersebut setelah melihat atau mendengarkan melalui televisi atau pun radio. Metode ini terkadang dapat merugi karena pengeluaran biaya untuk mengiklankan produk di televisi maupun radio sangat mahal. Metode branding yang dilakukan secara langsung, metode ini dilakukan dengan membuat poster, selebaran, dan banner

Pada Era digital saaat ini berhubungan dengan internet. Internet biasa digunakan oleh banyak orang mulai dari mencari informasi hingga digunakan untuk berbelanja. Keberadaan internet di zaman sekarang telah memberikan dampak yang konkret di dunia bisnis, di mana branding pun dilakukan melalui media digital atau biasa lebih dikenal dengan sebutan digital branding. Digital branding sendiri memiliki arti sebagai upaya yang dilakukan oleh pelaku bisnis untuk mendesain dan membangun brand mereka secara online dengan menggunakan platform digital. Di dalam membangun dan memperkenalkan brand dari perusahaan, pelaku bisnis dapat menggunakan aplikasi, website, media sosial, market place dan e-commerce.

Mengapa Harus Ada Upaya Branding?

Banyak manfaat yang akan diperoleh jika branding dilakukan secara tepat dan cepat. Apalagi di era sekarang, masyarakat bisa memilih mana yang bagus dan tidak. Sehingga meningkatkan persaingan di kalangan pebisnis agar produknya mendapatkan tempat dihati masyarakat. Terlebih di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Adapun beberapa manfaat branding adalah:

  1. Branding Dapat Meningkatkan Nilai Bisnis

Citra yang ada pada brand Anda sangat penting ketika Anda mencoba membangun bisnis berkelanjutan. Brand juga dapat meningkatkan nilai bisnis dengan memberi perusahaan lebih banyak pengaruh positif didalam industri, perusahaan Anda akan dinilai sebagai peluang investasi yang lebih menarik karena tempatnya yang mapan di pasar.

  1. Memberikan Daya Tarik Tersendiri

Branding yang tepat dengan menampilkan citra dan kesan yang bagus. Bisa membuat konsumen tertarik untuk membelinya.

  1. Mendapatkan Loyalitas Pelanggan

Manfaat selanjutnya yaitu dapat meningkatkan loyalitas (kesetiaan) pelanggan. Sehingga ia tidak akan beralih kemana-mana dan kapasitas produksi akan tetap stabil.

  1. Mendapatkan Harga Jual yang Tinggi

Semakin laris sebuah produk, membuka kesempatan bagi perusahaan untuk meningkatkan harga jual. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah, karena sudah dipercaya oleh masyarakat.

  1. Kesempatan dalam Melakukan Diferensiasi Produk

Membuka kesempatan untuk membuat produk yang berbeda dengan brand yang sama. Tanpa mengeluarkan banyak biaya untuk promosi.

  1. Merek akan Terkenal dengan Mudah

Branding yang tepat akan membuat merek Anda lebih mudah dikenal. Karena branding dapat membedakan bisnis Anda dengan bisnis kompetitor.

  1. Memberikan Bisnis Anda Posisi yang Kuat dalam Industri

Dalam jangka panjang, usaha memperkuat merek akan menempatkan bisnis Anda pada posisi yang strategis dalam industrinya.

  1. Mendukung Pemasaran Merek itu Sendiri

Usaha pemasaran Anda akan lebih mudah jika memiliki merek yang sudah dipercaya. Konsumen yang puas dengan produk atau layanan Anda akan cenderung merekomendasikannya ke orang lain.

branding - nextup.id

branding – nextup.id

Contoh Meningkatkan Brand Awareness

Melakukan branding memang tidak semudah yang dibayangkan. Perlu waktu yang cukup panjang. Sehingga diperlukan strategi yang cepat agar berhasil. Berikut ini cara branding yang bisa Anda lakukan:

  1. Menentukan Logo Sesuai Konsep Perusahaan

Dengan adanya logo mampu mencerminkan sebuah identitas dari perusahaan itu sendiri agar lebih dikenal banyak orang, oleh karena itu membangun brand adalah hal yang penting dalam memulai bisnis. Meskipun ada sebagian logo yang tidak mewakili dari identitas perusahaan, akan tetapi kebanyakan logo yang ada biasanya didesain berdasarkan filosofi yang terkandung di dalamnya. Salah satu cara membangun brand perusahaan yaitu dengan menciptakan logo yang berkualitas. Karena logo merupakan sebuah representasi visual yang akan membuat produk Anda menjadi lebih unik dan menarik. Dalam bidang pemasaran, logo berfungsi untuk memperkuat iklan dalam pengenalan produk kepada masyarakat.

  1. Membuat Desain Kemasan Yang Menarik

Design kemasan merupakan salah satu bagian penting dalam upaya branding. Bukan hanya untuk bisnis besar, pelaku usaha kecil dan menengah juga harus memikirkan konsep kemasan yang dapat menarik target pasar. Tidak sedikit calon pelanggan yang enggak membeli atau menggunakan suatu produk hanya karena melihat kemasan tidak didesain menarik. Itu artinya, kemasan berpengaruh terhadap keputusan konsumen. Maka dari itu, membuat desain kemasan perlu pertimbangan yang tepa

3.       Membuat Iklan

Bagi perusahaan yang besar tidak kesusahan dalam memasang iklan karena banyaknya biaya yang mereka miliki. Tetapi untuk perusahaan kecil atau UKM branding menggunakan website adalah pilihan yang tepat. Selain menghemat biaya juga mampu meraih pasar yang lebih luas.

Atau juga bisa melalui sosial media. Baik instagram, facebook atau whatsapp. Tapi pastinya, dibutuhkan kreatifitas yang tinggi serta trik-trik khusus agar dilirik oleh konsumen.

4.        Mengadakan Event

Strategi branding untuk pemula selanjutnya adalah mengadakan event. Baik itu bazar, ataupun pameran. Tapi harus disesuaikan dengan bisnis yang sedang dijalankan. Seperti contoh Anda berbisnis di bidang makanan, maka ikuti festival kuliner baik tingkat daerah maupun nasional. Pilihlah stand yang strategis dan hiaslah semenarik mungkin.

5.        Memberikan Nilai Tambah Sebuah Produk

Paling penting, berikan nilai tambah sebuah produk yang Anda jual. Jangan hanya berisikan konten promosi atau iklan saja. Tapi juga penting memasukkan konten edukasi. Dengan cara ini, hubungan yang terjalin antara Anda dan konsumen semakin kuat. Dan pada akhirnya, mereka memiliki loyalitas tinggi terhadap Anda.

6.       Strategi Individual Branding

Yaitu memberi nama berbeda dalam satu brand produk. Semisal Anda bisa mencontoh wings yang mengeluarkan So Klin dan Daia. Dengan melihat potensi dan apa yang dibutuhkan pasar. Contoh lainnya yaitu Unilever yang mengeluarkan Surf dan Rinso. Yang mana masing-masing memiliki kelebihan dan masih banyak lagi yang lainnya.

7.        Family Branding

Yaitu penggunaan nama yang sama pada produk yang berbeda. Tetapi tetap disesuaikan dengan jenisnya. Misalkan suzuki, ia mempunyai banyak varian motor seperti Suzuki Sky Wive, Suzuki Smash, Suzuki Thunder, Suzuki Spin dan lain-lain. Contoh lainya yaitu Gery yang masih satu grup dengan Garuda Food. Ia mengeluarkan varian lainnya seperti Gery Toya-Toya, Gery Soes, Gery Salut. Tujuannya untuk mendompleng agar sebuah merek atau produk dikenal luas oleh masyarakat.

Startegy Branding memang terdengar mudah jika belum dilakukan, nyatanya fakta dilapangan jauh berbeda. Merubah pola pikir masyarakat untuk tertarik dan mempercayai produk yang kita pasarkan termasuk sulit. Sebagai pelaku usaha citra yang kita dapat dimasyarakat dibangun dari kepercayaan masyarakat dalam menggunakan produk atau jasa yang Anda pasarkan. Nextup.id mengajak Anda sebagai pelaku usaha untuk mempelajari lebih dalam mengenai Strategi Branding. Nextup.id akan membantu anda dalam memiliki konsep usaha yang menarik agar lebih dikenal masyarakat. Anda juga bisa berkonsultasi ataupun mendapatkan terapi layanan untuk mengatasi berbagai kendala dalam usaha Anda. Segera hubungi kontak yang tersedia untuk membantu menemukan solusi terbaik.

#branding #brandingdesign #brandinginspiration #brandingagency #brandingtips #brandingidentity #brandingstrategy #brandingstudio #brandingdesigner #brandinglogo #brandingcoach #brandingproject #brandingdigital #brandingsolutions #brandingcompany #brandingmarketing #brandingconsultant #brandingforcreatives #brandingservice #businessbranding #employerbranding

 

kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga

Nextup.id merupakan platform yang mempertemukan antara professional bisnis dan pelaku usaha dalam rangka meningkatkan kapasitasnya untuk naik kelas

Phone: +62 858 0333 2788

Instagram: nextup_id

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Membuat Kemasan Produk Yang Ciamik

Membuat Kemasan Produk Yang Ciamik

Ketika membeli sebuah barang, Apa yang membuat Anda tertarik? selain kualitas produk pasti tampilan kemasan mempengaruhi pilihan Anda. Pada beberapa kasus, konsumen bahkan tertarik untuk membeli suatu produk karena memiliki penampilan kemasan unik. Ternyata istilah “Don’t judge a book by its cover” berlaku juga kepada kemasan, padahal tidak semua kemasan yang menarik menjamin kualitas produk didalamnya. Karena itulah, penampilan kemasan memiliki peranan yang penting pada produk yang dijual.

Mengapa Produk Butuh Kemasan?

Sebagai pelaku bisnis Anda harus cermat dalam mencari cara agar produk terus digemari komsumen. Selain kualitas produk, kemasan juga mempunyai andil besar dalam menarik minat konsumen. Ketika membeli suatu produk makanan ringan yang hanya dikemas dengan plastik biasa, sering sekali mendapatkan produk yang sudah tidak renyah dan ada perubahan rasa. Padahal penjual menginformasikan bahwa makan ringan tersebut baru saja diproduksi. Hal tersebut sering terjadi karena plastik hanya di tutup dengan menggunakan stapler, sehingga masih ada ruang untuk udara dapat masuk. Dalam kemasan plastik tersebut juga tidak dilengkapi dengan keterangan tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa. Hal itu bisa merugikan konsumen karena kurangnya informasi yang didapat dari produk tersebut.

Kemasan dapat diartikan sebagai salah satu media komunikasi antara produk dengan konsumnennya. Jika kemasan terlihat menarik dan memilliki karkter yang kuat dan memikat, besar kemungkinan konsumen akan selalu ingat dengan produk tersebut.

  1. Melindungi Produk

Kemasan memiliki fungsi penting dalam melindungi kualitas produk agar tidak mudah rusak. Produk membutuhkan kemasan agar dapat melindungi produk dari goresan, basah, cacat, terik matahari dan bakteri. Ketika pengiriman produk berisiko mengalami kerusakan dalam perjalanan. Hal itu bisa disebabkan karena terjatuh atau tertimpa barang lain. Kemasan yang baik akan membuat produk menjadi lebih terjamin keamananya.

  1. Membangun Kepercayaan Konsumen

Kemasan produk yang baik dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Didalam bisnis online, konsumen Anda akan puas jika produk telah sampai ketanganya dalam kondisi baik. Dengan adanya kepuasan secara otomatis kepercayaan konsumen terhadap produk akan terbangun.

  1. Menambah Daya Tarik

Dalam mendesain produk Anda harus dapat mencari jasa desainer yang sudah perbengalaman. Desainer akan lebih paham mengenai desain bentuk, dan material kemasan yang sesuai PPdengan jenis produk Anda. Dengan rancangan yang akan dituangkan kedalam produk Anda, kemasan akan terlihat lebih kreatif dan berkonsep. Kemasan yang memiliki keunikan dan daya tarik, menjadi nilai tambah untuk konsumen membelinya.

  1. Mempromosikan Produk

Didalam kemasan produk Anda dapat mencantunkan mengenai informasi tentang produk Anda. Seperti nama brand, logo, slogan, harga, alamat website, akun media sosial, manfaat, komposisi, dan lain-lain. Informasi yang sudah Anda cantumkan adalah bagian dari cara promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk. Perhatikan juga informasi produk agar tidak sampai memenuhi desain kemasan, karena akan terlihat menjadi tidak menarik.

  1. Memperkuat Karakteristik Produk

Dalam dunia bisnis produk yang kita pasarkan terkadang sama dengan pembisnis lain, kemasan produk adalah salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk membuat perbedaan. Kemasan produk akan menjadi identitas produk Anda. Dalam menentukan kemasan produk Anda harus membuat konsep yang menarik, agar konsumen dapat lebih mudah mengingat dan mengenal bisnis Anda dibandingkan dengan produk lain yang sejenis. Jadikan kemasan Anda terlihat spesial sehingga konsumen merasa senang bisa memakai produk Anda.

Memahami Pembagian & Perbedaan Kemasan Produk

Kemasan merupakan sebuah wadah produk yang berfungsi untuk melindungi produk. Selain itu juga kemasan berfungsi sebagai media informasi dari produk itu sendiri dan juga dapat berfungsi sebagai media promosi produk.

Jenis kemasan suatu produk dengan produk lainnya tentu berbeda. Anda harus dapat membedakan Jenis kemasan apa yang cocok untuk produk Anda. Jika produk Anda berjenis makanan berkuah tidak mungkin Anda menggunakan kemasan kertas yang mudah rusak. Mungkin plastik cocok untuk untuk makanan berkuah tetapi ada beberapa plastik yang akan rusak jika terkena kuah panas. Karena itulah Anda harus bisa membedakan karakteristik bahan kemasan yang Anda pilih. Hal pertama yang harus Anda pelajari yaitu mengetahui jenis-jenis kemasan, yaitu:

  1. Kemasan berdasarkan struktur isi kemasan
  • Kemasan Primer, yaitu kemasan yang langsung membungkus produk (bahan pangan). Contoh jenis kemasan ini adalah bungkus snack, kaleng susu, dan botol minuman.
  • Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang digunakan untuk mengemas produk yang telah dikemas dengan kemasan primer. Contoh jenis kemasan ini adalah karton untuk mengemas susu kaleng.
  • Kemasan Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.
  1. Kemasan berdasarkan frekuensi pemakaiannya
  • Kemasan Sekali Pakai (Disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen, karton dus, makanan kaleng.
  • Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip), yaitu kemasan yang umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman dan botol kecap.
  • Kemasan yang tidak dibuang (Semi Disposable), yaitu kemasan yang biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai. Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.
  1. Kemasan berdasarkan sifat kekakuan
  • Kemasan Fleksibel, yaitu kemasan yang menggunakan bahan yang mudah dilenturkan, misalnya plastik, foil, dan kertas.
  • Kemasan Kaku, yaitu kemasan yang menggunakan bahan keras dan kaku, misalnya gelas, logam, kaca, kayu.
  • Kemasan Hybird, yaitu kemasan yang memiliki sifat fleksibel dan kaku, misalnya botol plastik dan wadah bahan yang berbentuk pasta.
  1. Kemasan berdasarkan kesiapan pakai
  • Kemasan siap pakai, yaitu kemasan yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya.
  • Kemasan siap dirakit, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik.

Hal yang kedua yaitu dengan mengetahui jenis bahan yang Anda gunakan. Pastikan Anda memilih bahan yang dapat melindungi dan meminimalisir kerusakan:

1.Kertas

Memiliki karakteristik yang dapat menyerap minyak, kertas cocok untuk produk makanan yang melewati proses penggorengan, khususnya gorengan. Dengan perkembangan yang ada kertas dimodifikasi dengan dilapisi plastik sehingga dapat menjadi wadah makanan siap saji baik manis maupun asin seperti bakmi, spaghetti, donat, pizza, martabak dan sebagainya. Keuntungan memakai bahan kertas yaitu harga lebih murah dan mudah untuk di desain.

  1. Plastik

Plastik digunakan untuk kemasan produk baik minuman, makanan, maupun produk lainnya. Anda dapat menentukan jenis plastik yang cocok sesuai tekstur, ketebalan dan ketahanan jika terkena panas.

3.Styrofoam

Biasanya Styrofoam digunakan udah mengemas makanan siap saji akan tetapi jika ingin memakai kemasan ini Anda harus melapisi lagi dengan kertas maupun plastik karena zat yang terkandung dalam Styrofoam tidak baik bagi tubuh jika langsung terkena dengan makanan. Styrofoam biasanya digunakan untuk pengiriman produk untuk menjaga suhu agar tetap dingin.

  1. Kaleng

Kaleng digunakan untuk mengemas produk dengan daya simpan lama, seperti minuman, dan makanan kaleng. Bisa juga sebagai kemasan produk cat, lem dan lain – lain

  1. Kaca

Kaca bisa digunakan untuk produk makanan dan minuman. Produk yang menggunakan kaca biasanya produk dengan daya simpan lama.

Bagaimana Membuat Kemasan Yang Menarik?

Kemasan merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Apabila kemasannya menarik, pembeli bisa secara tidak langsung mempromosikan produk yang kamu jual dengan membagikannya di media sosial.

1.Gunakan desain yang sederhana

Buatlah desain yang simpel namun tetap menarik. Jangan membuat desain yang terlalu rumit karena kesan yang ditampilkan akan membingungkan konsumen. Walaupun desain simpel, namun juga harus unik.

  1. Gunakan warna cerah dan berbeda

Membuat kemasan produk yang menarik dan unik salah satunya didukung dari pilihan warna-warna cerah dan berbeda. Warna cerah biasanya menjadi pilihan tepat karena akan terkesan mencolok dan berbeda.

  1. Manfaatkan gambar yang menarik

Konsumen cenderung lebih mudah menerima sesuatu yang berbau visual, oleh sebab itu cantumkan gambar agar lebih menarik minat pembeli.

  1. Tambahkan data legalitas dari pemerintah

Dengan mencantumkan data legalitas dari lembaga pemerintahan yang memang berwenang dengan produk-produk yang Anda produksi, produk Anda akan lebih tepercaya.

  1. Tambahkan informasi penting dengan font yang menarik

 

Buatlah informasi yang singkat dan jangan terlalu padat, dengan gambar yang unik dan font huruf yang menarik.

  1. Gunakan kemasan dengan bahan yang berbeda dan terjangkau

Untuk memberikan kesan produk yang unik dan berbeda, Anda dapat mulai menggunakan alternatif bahan packaging seperti bahan dari kertas daur ulang atau bahan daur ulang lainnya selama hal tersebut aman dan tidak memengaruhi kualitas produk.

Apa Saja yang Harus Dicantumkan Dalam Kemasan?

Sebagai pembisnis yang baik Anda harus dapat mencantumkan informasi mengenai produk yang dipasarkan. Karena ada produk yang memiliki karakteristik tertentu yang bisa membahayakan konsumen. Misalnya ada produk yang bila berada disuhu tinggi dapat menimbulkan ledakan. Ada juga produk makanann yang tidak bisa dikonsumsi oleh konsumen yang memiliki penyakit tertentu. Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 31 Tahun 2018, label pangan memang harus ada pada kemasan makanan olahan. Berikut ini ada 10 hal yang harus ada dalam label kemasan produk:

1. Nama Produk dan Merek

Nama produk terdiri dari nama jenis pangan dan nama dagang. Selain itu, biasanya tertera juga merek produk dalam bentuk tulisan maupun logo. Nama produk ini harus menunjukkan sifat atau keadaan yang sebenarnya dari produk tersebut.

Nama produk sebaiknya dibuat dengan font yang mudah dibaca dan terlihat jelas. Selain itu, nama ini harus terlihat lebih jelas daripada elemen visual kemasan lainnya. Jangan pernah menyepelekan tampilan nama produk dalam kemasan makanan karena ini lah yang biasanya dibaca pertama kali oleh calon pembeli.

2. Komposisi

Komposisi merupakan informasi yang terdiri dari bahan baku yang digunakan dalam produk yang Anda pasarkan.

Penulisan bahan baku pada label harus diurutkan dan ditulis dengan akurat, dimulai berdasarkan jumlah bahan baku yang terbanyak. Misalnya cireng bumbu, komposisinya terdiri dari tepung tapioka, daun bawang, dan penyedap rasa.

Informasi ini sangat penting karena menjadi bukti bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan berbahaya. Selain itu, calon pembeli juga bisa menghindar seandainya terdapat bahan yang membuatnya alergi.

3. Berat Bersih (Neto)

Biasanya produk makanan dan minuman kemasan tersedia dalam berbagai macam ukuran. Hal inilah yang membuat produsen harus mencantumkan berat bersih pada label produk makanan.

Berat bersih harus akurat atau lebih dari berat produk sebenarnya. Apabila berat aslinya kurang, bahkan hingga mencapai 10% atau lebih, ini bisa dianggap sebagai penipuan. Neto untuk produk padat ditulis dalam satuan gram atau kilogram, sedangkan yang cair ditulis dengan mililiter atau liter.

4. Informasi Nilai Gizi

Hal lain yang tidak kalah penting keberadaannya dalam kemasan makanan adalah informasi nilai gizi. Tentunya pembeli ingin mengetahui apa saja gizi yang terkandung dalam makanan tersebut.

Selain itu, biasanya dicantumkan juga jumlah kalori per sajian makanan tersebut. Bukan hanya berat dari nilai gizi yang dicantumkan, tapi juga terdapat persentase AKG-nya (Angka Kecukupan Gizi).

5. Informasi Produsen atau Pengimpor

Informasi produsen dan pengimpor juga termasuk bagian label produk makan. Biasanya informasinya berupa nama dan juga alamat. Penulisan alamat ini tidak selalu lengkap, tapi paling tidak harus memuat nama kota dan negara dari perusahaan tersebut.

Informasi produsen adalah untuk produk buatan dalam negeri, sedangkan informasi importir atau distributor adalah untuk produk dari luar negeri.

6. Kode Produksi

Informasi lain yang harus ada pada label produk makanan adalah kode produksi. Kode produksi adalah kode yang memberikan penjelasan tentang riwayat produksi makanan yang diproses pada kondisi dan waktu yang sama.

Biasanya kode ini akan diikuti dengan waktu produksi berupa tanggal, bulan, dan tahun. Kode ini memiliki beberapa kegunaan, seperti mengetahui usia produk hingga menunjukkan keaslian produk.

7. Legalitas

Terdapat beberapa perizinan yang harus didapatkan oleh produsen makanan sebelum mengedarkan makanannya. Legalitas ini menjadi acuan untuk konsumen memastikan bahwa produk yang dikonsumsi memang aman dan sudah diperiksa oleh pihak berwenan.

UMKM biasanya cukup mengantongi izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan di Kota atau Kabupaten. Khusus perusahaan yang lebih besar, tentunya harus memiliki izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

8. Logo Halal

Sertifikasi halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJHP (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) berdasarkan fatwa halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI.

Manfaat pemberian sertifikat halal adalah untuk melindungi konsumen muslim terhadap produk makanan atau minuman yang tidak halal. Memang belum adanya sertifikasi halal belum tentu menunjukkan bahwa produk tersebut tidak halal, tapi sertifikasi ini memberi rasa aman bagi umat muslim sehingga tidak ada keraguan dalam mengonsumsi makanan tersebut.

9. Tanggal Kedaluwarsa

Tidak hanya harus mencantumkan kode produksi dan tanggal produksi, produsen juga perlu mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada label produk makanan.

Produsen menentukan sendiri seberapa lama produk makanan atau minuman yang dijual bisa aman dikonsumsi. Hingga kini belum ada lembaga yang mengurusi terkait hal tersebut.

Ada produk yang mencantumkannya sebagai “expired date” dan ada juga yang mencantumkan “best before”. “Exp date” adalah batas maksimal produk aman dikonsumsi, sedangkan “best before” berarti produk sebaiknya dikonsumsi sebelum tanggal tersebut. Sebenarnya ada indikasi produk masih dapat dikonsumsi melewati tanggal tersebut, tapi hal seperti ini sebaiknya dihindari demi keamanan.

10. Saran Penyajian dan Penyimpanan

Beberapa produk makanan, terutama yang harus diolah sebelum dikonsumsi, biasanya akan mencantumkan cara atau saran penyajian dari produk. Selain itu, produsen juga harus mencantumkan petunjuk penyimpanan pada label kemasan makanan.

Beberapa produk kemungkinan akan menurun kualitasnya secara cepat apabila tidak disimpan dengan baik sehingga informasi ini sangat penting diketahui pembeli

Anda mungkin merasa bisnis yang Anda jalankan belum berkembang sehingga tidak memperhatikan kemasan untuk produk yang digunakan. Anda hanya memakai kemasan yang sudah umum dipakai pelaku bisnis lainnya. Anda berfikir desain kemasan hanya akan menjadi biaya tambahan yang tidak mempunyai timbal balik. Nextup.id mengajak Anda sebagai pelaku bisnis untuk mempelajari dan memahami lebih dalam mengenai desain kemasan. Anda juga dapat berkonsultasi dan mendapatkan pendampingan seputar bisnis lainnya.

#kemasanmakanan #kemasanplastik #kemasanunik #kemasanproduk #kemasankertas #kemasanumkm #kemasankekinian #kemsanminuman #kemasanbotol #kemasansachet #cetakkemasan #stikerkemasan #kemasanramahlingkungan #labelkemasan #desainkemasan #desainkemasanproduk

kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga

Cara Berjualan di Instagram agar Laku Keras (Update 2022)

Cara Berjualan di Instagram agar Laku Keras (Update 2022)

Dalam beberapa tahun belakang ini, Instagram menjadi salah satu media sosial yang sangat populer di hampir semua kalangan, menyaingi Facebook ataupun Twitter. Pengguna Instagram sendiri terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Bila Anda memiliki bisnis maka pastikan jeli melihat statistik demikian. Ini artinya potensi berjualan di Instagram cukup besar dan Anda sebaiknya bisa memanfaatkan media sosial tersebut sebagai salah satu kanal penjualan Anda. Namun, tentu Anda pun harus memahami strategi berjualan di Instagram yang tepat supaya Anda bisa meraup keuntungan berlipat-lipat.

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

Pahami Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Jualan di Instagram

Sebelum membahas tentang bagaimana tips dan trik berjualan di Instagram supaya laku keras, Anda sebaiknya tak melewatkan beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan ketika jualan di media sosial populer tersebut. Ini akan membantu Anda untuk menghindari kesalahan supaya jualan Anda bisa menghasilkan keuntungan yang lebih optimal.

1. Tidak Memahami Branding

Branding menjadi hal yang sangat penting dalam berjualan karena ini berkaitan dengan persepsi orang terhadap bisnis Anda. Bila Anda memiliki toko online di Instagram, ini artinya Anda juga harus memikirkan bagaimana persepsi orang terhadap toko Anda apakah toko tersebut baik dan terpercaya atau justru sebaliknya. Dalam hal ini, Anda sebaiknya tidak asal-asalan ketika posting di Instagram. Pilihlah postingan yang memang sesuai dengan bisnis Anda.

Selain itu, Anda juga perlu melayani konsumen yang berkunjung untuk mencari informasi baik melalui kolom komentar ataupun DM. Anda bisa membalas pertanyaan dengan ramah dan responsif yang berguna untuk membangun branding bisnis Anda sebagai bisnis yang terpercaya.

2. Anggapan Jumlah Followers = Jumlah Omzet

Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak followers akun Instagram maka ini akan membuat omzet bisnis pun semakin tinggi. Faktanya, tidak selalu berlaku demikian. Perlu dipahami bahwa setiap bisnis memiliki karakter masing-masing dan tentunya strategi yang diterapkan dalam menjalankan dan memasarkan bisnis itu sendiri pun berbeda-beda. Tidak menutup kemungkinan akun online shop dengan followers di bawah 10 ribu ternyata memiliki omzet yang jauh lebih besar dibandingkan online shop dengan followers ratusan ribu.

3. Salah Memilih Audiens

Kesalahan ini cukup banyak dilakukan para pebisnis yang berjualan di Instagram. Mereka menjual produk ataupun layanannya ke semua orang yang ada di Instagram tanpa menentukan audiens secara spesifik. Padahal belum tentu semua pengguna Instagram menyukai dan membutuhkan produk maupun layanan yang ditawarkan.

Tipsnya adalah Anda perlu melakukan identifikasi siapa audiens Anda, siapa yang sekiranya tertarik dengan produk atau layanan Anda, bagaimana kebiasaan mereka, konten apa yang disukai mereka, dan lainnya. Anda perlu mengumpulkan data-data terkait audiens sehingga Anda bisa menentukan strategi apa dan pendekatan yang tepat kepada mereka.

4. Malas Melakukan Optimasi

Berjualan di Instagram tidak hanya cukup mengunggah postingan lalu menunggu orang membeli produk Anda. Namun, Anda juga harus melakukan optimasi. Ketika Anda sudah upload sesuatu maka Anda perlu mencari strategi bagaimana cara supaya postingan Anda dilihat oleh banyak orang, bagaimana membuat caption dan hashtag yang menarik, dan lainnya.

Lalu bagaimana cara melakukan optimasi untuk jualan di Instagram? Ini yang akan dibahas selanjutnya.

Tips dan Trik Jualan di Instagram agar Laris Manis

Sebagaimana di jelaskan di atas bahwa berjualan di Instagram tidak hanya cukup dengan upload postingan dagangan lalu para pembeli akan berdatangan dengan sendiri. Bahkan, ternyata ada sejumlah kesalahan yang seringkali dilakukan pelaku bisnis online ketika berjualan di Instagram sehingga penjualannya pun tidak optimal. Lantas, bagaimana cara jualan di Instagram yang tepat agar laku keras dan mendapatkan keuntungan yang berlipat?

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

1. Buat Akun Instagram Bisnis

Sangat tidak disarankan menggunakan akun pribadi untuk berjualan. Perlu dipahami bahwa ketika orang mengikuti akun pribadi Anda maka ini artinya mereka berhara bisa berinteraksi atau pun mengobrol dalam lingkup pribadi bukan untuk dijual. Inilah mengapa Anda perlu membuat akun bisnis bila ingin berjualan di Instagram. Akun bisnis ini menyediakan berbagai fitur tambahan yang bermanfaat untuk optimasi bisnis Anda. Buatlah akun bisnis dengan nama yang mudah diingat oleh followers.

2. Buat Tampilan Profile yang Profesional dan Menarik

Anda juga perlu menampilkan profil yang profesional. ini penting untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Berikut ini tips untuk membuat profil yang profesional namun tetap menarik:

  • Gunakan logo bisnis Anda sebagai foto profil
  • Pada bagian bio, tuliskan alasan mengapa orang harus follow akun bisnis Anda, informasi email ataupun nomor kontak, serta cantumkan link baik itu link website ataupun WhatsApp

3. Hubungkan Akun Instagram dengan Akun Media Sosial Lain

Adna juga perlu menghubungka akun Instagram bisnis Anda tersebut dengan berbagai akun media sosial Anda lainnya seperti Facebook, Twitter, Tumblr, atau lainnya. Ini bertujuan supaya setiap kali Anda mengunggah postingan di Instagram maka secara otomatis akan terposting di berbagai akun media sosial yang disambungkan. Tentunya ini akan membuat jangkauan postingan tersebut lebih luas.

4. Cari Followers Instagram yang Tertarget

Sebagaimana yang dibahas sebelumnya tentang kesalahan-kesalahan yang seringkali dilakukan ketika berjualan di Instagram yaitu salah memilih audiens. Perlu dipahami bahwa jumlah followers yang banyak tak menjamin konsumen Anda pun akan banyak. Inilah pentingnya menemukan followers tertarget.

Anda bisa memulainya dengan follow orang-orang yang menjadi followers dari akun-akun kompetitor bisnis Anda. Ketika mereka tertarik dengan bisnis Anda maka mereka akan melakukan follow back terhadap akun bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencari followers dari suggested user yang muncul ketika Anda follow sebuah akun Instagram.

5. Buat Konten atau Postingan Menarik

Posting foto yang menarik dengan kualitas bagus. Anda bisa belajar tentang teknik fotografi untuk memahami bagaimana cara pengambilan gambar yang bagus serta penyuntingan gambar supaya warna lebih tajam dan sesuai kebutuhan. Selain pemilihan foto atau gambar yang menarik, konten tersebut hendaknya juga dilengkapi dengan caption yang memikat untuk lebih menarik konsumen. Dalam hal ini, Anda bisa belajar tentang teknik copywriting sehingga caption yang ditulis pun bisa memberikan kesan bagi pembacanya. Jangan lupa gunakan hashtag yang relevan untuk postingan Anda. Gunakan hashtag yang memang sesuai dengan apa yang Anda jual atau tawarkan dan jangan asal ikut-ikutan trend.

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

6. Buat Event Menarik

Sesekali Anda juga perlu membuat event-event menarik sebagai salah satu teknik marketing penjualan. Anda bisa membuat quiz, giveaway, ataupun diskon. Tujuan pembuatan even-even tersebut adalah supaya lebih banyak orang yang mengetahui keberadaan bisnis Anda. Buat event yang simpel namun mampu menarik lebih banyak orang untuk berpartisipasi. Melalui event tersebut, Anda bisa memperbesar peluang orang untuk mengenal bisnis Anda, mengetahui produk atau layanan yang Anda tawarkan, dan bahkan mereka bisa konsumen yang potensial.

Jualan melalui Instagram emang tampak mudah dan sederhana untuk dilakukan. Namun, bila strategi yang diterapkan kurang tepat maka hasil yang diperoleh pun kurang optimal. Inilah mengapa penting untuk memahami bagaimana cara berjualan di Instagram terkini termasuk mengetahui kesalahan-kesalahan apa yang sering dilakukan ketika berjualan di media sosial populer tersebut.

Masih bingung bagaimana berjualan yang tepat di Instagram? Anda bisa menghubungi nextup.id untuk berkonsultasi sehingga mendapatkan solusi terbaik untuk bisnis Anda. Bukan hanya permasalahan bisnis maupun karier saja, Anda juga bisa menghubungi kami bila memerlukan informasi atau layanan dalam mengatasi hambatan rezeki secara emotional sehingga Anda bisa mendapatkan mendapatkan terapi layanan yang dapat mengubah hidup anda menjadi lebih baik.

 

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku