M Arif Rahmat | Nextup ID - Page 13
Memahami Buyer Persona dengan Mengikuti Pelatihan UMKM 2021

Memahami Buyer Persona dengan Mengikuti Pelatihan UMKM 2021

Sukses dalam sebuah bisnis membutuhkan kerja keras sekaligus kerja cerdas, maka ikut pelatihan UMKM 2021 merupakan hal penting. Lewat pelatihan semacam ini para pelaku bisnis bisa dengan mudah memahami apa saja yang diperlukan untuk sukses dengan bisnis yang dirintis.

Kesuksesan dalam bisnis tidak selalu berhubungan dengan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. Namun juga memerlukan buyer persona yang tepat karena dikenal sebagai senjata terbaik untuk sukses dalam kegiatan bisnis. Lalu, apa sebenarnya buyer persona dan bagaimana membuat buyer persona ini dalam bisnis?

Apa Itu Buyer Persona?

Istilah buyer persona tentu semakin santer terdengar, apalagi bagi yang sering ikut dalam pelatihan UMKM 2021. Sebab istilah ini semakin populer setelah diketahui mampu memberi dukungan optimal pada sebuah bisnis. Baik bisnis baru dengan produk baru maupun bisnis lama dengan produk lama yang kemudian dikembangkan atau ditawarkan apa adanya.

Buyer persona perlu dipahami dulu definisinya untuk kemudian bisa lebih mudah dalam membuatnya masuk ke dalam bisnis. Buyer persona diketahui merupakan representasi dari tipikal pelanggan potensial dari sebuah bisnis yang didapatkan dari proses riset yang dilakukan secara mendalam.

Secara sederhana, buyer persona adalah proses menciptakan atau memprediksi konsumen potensial di masa mendatang. Atau prediksi karakter konsumen potensial ketika produk dirilis ke pasaran. Proses ini akan mampu menciptakan produk yang sempurna sesuai harapan konsumen hasil prediksi tersebut.

Meskipun merupakan hasil prediksi atau katakanlah hasil representasi karakter pelanggan dari sebuah riset. Aktualnya hasil representasi ini efektif atau akurat, setidaknya mampu memberi gambaran lebih jelas tentang konsumen potensial jauh sebelum produk diciptakan dan dirilis ke pasaran.

Buyer persona kemudian bisa disebut sebagai konsumen bayangan, yang digambarkan dengan detail tertentu. Dalam sebuah pelatihan UMKM 2021, buyer persona bisa dijelaskan hadir dalam bentuk prediksi bentuk wajah, bentuk badan tinggi atau kurus dan sebagainya, sifat konsumen, pertimbangan dalam mengambil keputusan konsumtif, dan lain-lain.

Jika buyer persona sudah diciptakan melalui imajinasi pikiran. Maka akan memudahkan pelaku bisnis untuk menciptakan produk yang sesuai dengan karakter konsumen bayangan tersebut. Jika direalisasikan dan dipasarkan, maka hasilnya lebih efektif dibanding tanpa melakukan buyer persona terlebih dahulu.

Kenapa Penting untuk Bisnis?

Melakukan buyer persona membantu pebisnis memahami betul karakter konsumen potensial dari bisnisnya. Sekaligus menyempurnakan produk yang akan dilepas ke pasaran untuk mencegah resiko produk gagal menggaet minat pasar. Membentuk buyer persona dengan tepat kemudian memberi banyak manfaat. Seperti:

 

  • Membantu Menyesuaikan Produk

Mengikuti pelatihan UMKM 2021 sebenarnya akan membantu membangun buyer persona dengan tepat. Jika berhasil dilakukan hal ini membantu melakukan penyesuaian produk. Sebab bisa menghadirkan produk sesuai harapan konsumen bayangan tersebut.

Langkah ini mendorong pelaku bisnis untuk menciptakan produk terbaik dan lebih baik dari sebelumnya. Supaya bisa memuaskan keinginan, selera, maupun kebutuhan konsumen potensial. Jika dilakukan dengan benar, maka bisa berhasil menyesuaikan produk dengan tren pasar yang diprediksi lebih dini.

  • Membantu Menyusun Strategi Marketing

Sukses dalam bisnis tidak hanya memerlukan produk yang bagus, akan tetapi juga membutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Sebagus apapun produknya jika tidak dipasarkan maka masyarakat tidak akan kenal. Maka produk tidak akan pernah laku terjual dan perusahaan bisa gulung tikar.

Menciptakan buyer persona membantu mengenal karakter konsumen dengan baik. Sekalipun prediksi, hasil prediksi diambil dari riset dengan mengamati karakter konsumen yang ada dan aspek lainnya. Hal ini tidak hanya membantu menciptakan produk terbaik namun juga membantu menyusun strategi pemasaran efektif.

 

  • Sarana Menyediakan Produk Baru

Adanya proses menciptakan buyer persona membantu pelaku bisnis mengenal karakter konsumen, tahu tren di masa mendatang, tahu kebutuhan masyarakat, dan lain sebagainya. Langkah ini bisa membantu pelaku bisnis untuk menyediakan produk baru yang lebih baik, lebih menarik, dan punya unsur inovatif.

 

  • Membantu Membangun Interaksi dengan Konsumen

Buyer persona yang dipelajari secara otodidak maupun lewat pelatihan UMKM 2021 yang diikuti bersama lembaga resmi seperti nextup.id. Tentunya akan membantu membangun interaksi yang baik dengan konsumen.

Sebab sejak awal sudah memprediksi karakter konsumen dan apa yang mereka butuhkan maupun yang mereka sukai. Langkah ini mendorong pelaku bisnis mengenal karakter konsumen dalam berkomunikasi. Sehingga bisa menyajikan konten promosi dengan bahasa yang pas dengan cara konsumen berkomunikasi.

Jika diterapkan maka konsumen akan merasa sedang berinteraksi dengan teman dan keluarga sendiri. Mereka nyaman dan mereka bisa percaya kemudian membeli produk dan menjadi pelanggan setia.

Cara Membuat Buyer Persona

Besarnya manfaat menciptakan atau membuat buyer persona membuat langkah ini perlu ditempuh. Jika mengalami kendala atau mungkin masih bingung bagaimana membuat buyer persona yang tepat. Maka bisa menyimak dan menerapkan cara-cara yang efektif berikut ini:

 

1. Melakukan Riset Secara Mendalam

Riset diperlukan untuk melakukan buyer persona, di dalam pelatihan UMKM 2021 hal ini juga disampaikan secara mendetail. Riset bertujuan mengenal kebutuhan, sifat, dan karakter lain dari konsumen yang sudah ada di pasaran.

Kemudian membayangkan seluruh karakter konsumen yang sesuai di masa mendatang. Sebab bisa jadi karakter dan kebutuhan konsumen berubah menjadi lebih kompleks. Proses prediksi inilah yang bisa membangun buyer persona yang tepat.

 

2. Mencari Tahu Masalah Konsumen

Setiap konsumen punya masalah dan kebutuhan. Tugas pelaku bisnis adalah mencari tahu hal ini untuk kemudian menyediakan solusi. Maka dalam proses menciptakan buyer persona perlu mencari tahu dulu masalah-masalah konsumen. Sehingga bisa menyediakan produk yang mampu menyelesaikan masalah tersebut.

 

3. Kenali Tujuan atau Keinginan Konsumen

Selain mencari tahu masalah dan kesulitan yang dihadapi konsumen. Pebisnis dalam membangun buyer persona juga perlu mengenal tujuan atau keinginan konsumen. Sesuatu yang mereka butuhkan dan harapan mereka mendapatkan produk yang pas dengan ekspektasi.

Posisikan diri sebagai konsumen agar bisa dengan mudah melakukan prediksi ini. Sehingga bisa membantu memiliki buyer persona yang memang mempresentasikan karakter konsumen di lapangan langsung.

 

4. Cari Tahu Bagaimana Produk Bisa Mengatasi Masalah Konsumen

Produk yang akan dibuat untuk kebutuhan konsumen sebaiknya dibuat punya kelebihan. Pahami apa saja yang perlu ditambahkan dan dimiliki produk untuk bisa mengatasi masalah konsumen maupun memenuhi kebutuhan para konsumen.

Hal ini membantu menciptakan produk yang memiliki nilai tambah yang tidak ditemukan di produk lain. Sehingga saat dirilis, di mata konsumen produk inilah produk terbaik untuk dibawa pulang.

Melalui penjelasan di atas, maka bisa dipahami bahwa membuat buyer persona tidaklah sulit. Sebab membutuhkan daya imajinasi, bagi pelaku bisnis dengan imajinasi tinggi tidak akan menghadapi kesulitan.

 

Namun jika dirasa susah, cara-cara sederhana di atas bisa dijadikan solusi agar prosesnya bisa lebih mudah. Pertimbangkan juga untuk ikut pelatihan UMKM 2021 agar bisa lebih paham buyer persona.

pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Apa itu SEO dan Mengapa Penting dalam Bisnis Digital?

Apa itu SEO dan Mengapa Penting dalam Bisnis Digital?

Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya manusia hebat sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang memiliki beragam produk unggulan. Namun, salah satu kendala yang banyak dihadapi para pelaku UMKM tersebut adalah jangkauan pemasarannya yang terbatas mulai dari adanya keterbatasan informasi, keterbatasan akses pasar, dan lainnya. Padahal di sisilain jangkauan internet saat ini sudah hampir menjangkau seluruh wilayah yang ada di Indonesia yang seharusnya alur informasi tidak lagi menjadi sebuah hambatan.

Hal inilah yang kini menjadi perhatian sejumlah kalangan. Semakin banyak pelatihan UMKM digelar dengan mengusung tema-tema pemasaran digital yang mana salah satunya adalah mengenalkan Search Engine Optimization (SEO) yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM.

Mengenal Apa Itu Search Engine Optimization (SEO)

Di era yang serba digital seperti saat ini, pelaku bisnis termasuk pelaku UMKM hendaknya bisa memanfaatkan media digital semaksimal mungkin guna meningkatkan pemasaran produk ataupun jasanya sehingga daya saingnya pun bisa lebih besar. Salah satu jenis kampanye digital yang ditujukan untuk pemasaran digital adalah Search Engine Optimization atau SEO.

Sebagian orang mungkin masih sangat awam dengan berbagai istilah baru yang muncul seiring dengan kian berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi. Mungkin banyak yang bertanya-tanya apa itu SEO? Mengapa diperlukan SEO bagi pelaku bisnis termasuk UMKM?

Sebelum membahas tentang manfaat atau perlunya belajar SEO bagi pelaku bisnis ataupun UMKM, perlu dipahami terlebih dahulu apa sebenarnya SEO itu sendiri.

SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. Ini merupakan proses pengoptimalan sebuah website untuk mendapatkan peringkat teratas dpada hasil pencarian dengan menggunakan teknik pemaksimalan kata kunci tertentu. Dengan menggunakan teknik ini maka visibilitas website bisa meningkat dan website tersebut akan lebih mudah ditemukan para pengguna.

Misalnya, pengguna Google melakukan pencarian dengan kata kunci “oleh-oleh khas Malang” maka Google hanya akan menampilkan daftar website berkualitas yang berkaitan dengan kata kunci yang dimasukkan di mesin pencarian.

Inilah mengapa pelaku bisnis ataupun pelaku UMKM pun perlu untuk belajar tentang SEO. Ini akan membantu lebih memahami bagaimana cara untuk membuat konten markeing digital yang berkualitas serta kata kunci apa yang banyak dicari pengguna. Teknik SEO ini bisa memberikan banyak dampak positif pada bisnis Anda. Bukan tak mungkin bisnis yang Anda kelola saat ini akan mendapatkan keberhasilan dengan menerapkan pemasaran digital yang tepat.

Mengapa SEO Penting dalam Bisnis Online?

Setelah memahami apa itu SEO, Anda pastinya sudah memiliki sedikit pemahaman mengapa pelaku bisnis online ataupun pelaku UMKM perlu mempelajari SEO. Seo ini bisa menajdi salah satu jalan untuk mempromosikan bisnis ataupun usahanya. Terlebih lagi penggunaan strategi SEO pun cukup terjangkau dan sangat efektif untuk para pebisnis pemula yang masih merintis usahanya.

Pastinya pengoptimalan strategi SEO ini tidak akan efektif ketika hanya dilakukan sekali. Strategi ini perlu dilakukan berkali-kali. Strategi pengoptimalan SEO yang dilakukan dengan tepat akan membawa website bisa berada di peringkat atas mesin pencari. Lantas, apa keuntungannya ketika website berhasil menduduki peringkat atas mesin pencari?

Seperti diketahui, saat ini sudah semakin banyak pengguna internet di hampir semua kalangan masyarakat. hal ini tentu menunjukkan semakin banyak pula orang yang menggunakan mesin pencari seperti Google untuk menemukan produk ataupun jasa yang Anda miliki. Penggunaan strategi SEO tersebut akan membuat website bisnis Anda memiliki peluang lebih besar mendapatkan calon konsumen dari internet.

Dan, perlu diingat, para pencari informasi produk atau apapun, akan lebih memilih untuk membuka website yang berada di halaman prtama mesin pencari. Ini artinya, ketika website bisnis Anda tidak berada di halaman pertama maka akan membuat Anda kehilangan peluang bisnis untuk ditemukan para calon konsumen ataupun klien Anda. Inilah mengapa penting untuk melakukan pengoptimalan SEO pada website untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

Selain alasan tersebut, ada beberapa alasan lain mengapa strategi SEO ini diperlukan oleh para pelaku bisnis dan UMKM dalam melakukan pemasaran digital:

#1 Memberikan Informasi Data Perilaku Pelanggan

Bila Anda masih baru merintis bisnis dan ingin mengenalkan produk ataupun jasa ke pasar yang lebih luas maka strategi SEO ini jadi solusi yang sangat tepat. SEO bisa memberikan seumlah informasi penting seperti data pelanggan kepada pelaku bisnis. Bagaimana caranya? Ketika pengunjung melakukan pencarian di mesin pencari, SEO akan melakukan perekaman data pengunjung dan apa saja yang sedang dicarinya.

Dengan data tersebut, Anda bisa membuat konten yang sesuai dengan prospek potensial. Pastinya ini akan sangat menguntungkan terlebih bagi pelaku bisnis rintisan yang belum memiliki data tentang pelanggan. Konten yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung akan semakin meningkatkan tingkat visibilitas website untuk berada di posisi teratas mesin pencari.

 

#2 Meningkatkan Traffic Website

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa SEO bisa meningkatkan visibilitas website pada mesin pencarian. Pastinya ketika konten website dioptimasi menggunakan kata kunci yang sesuai dengan layanan Anda maka ini juga akan menghasilan peningkatan traffic website lebih berkualitas. semakin banyak traffic website maka kesempatan untuk menghasilkan keuntungan pun akan semakin terbuka.

#3 Meningkatkan Brand Awareness

Menjalankan bisnis pastinya penting untuk bisa membangun brand awareness bisnis ataupun produk Anda. Dengan adanya visibilitas website yang baik di mesin pencarian maka ini artinya produk atau bisnis Anda bisa lebih dikenal. Ada di posisi peringkat atas di mesin pencarian suatu kata kunci bisa juga mempengaruhi pengguna untuk mengaitkan bisnis ataupun produk Anda dengan kata kunci tersebut.

 

#4 Meningkatkan Penjualan

Tentu saja, ketika website bisnis Anda dikenal lebih banyak orang, ini akan sangat berpengaruh pada peningkatan penjualan. Dengan traffic yang berkualitas, visibilitas website meningkat, ditambah brand awareness bisnis dan produk pun meningkat, ini akan sangat membuka peluang untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Tentu saja, ketika pemasaran digital yang dilakukan dengan strategi yang tepat termasuk dengan melakukan optimasi SEO maka penjualan pun bisa meningkat.

#5 Lebih Menghemat Pengeluaran

Bagi yang belum mengenal bagaimana optimasi SEO mungkin akan membayangkan berapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Apalagi bagi pelaku usaha pemula yang masih merintis, biaya pengeluaran menajdi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Namun jangan khawatir. Melakukan optimasi SEO ini terbilang relaif terjangkau bahkan gratis, apalagi bila dibandingkan ketika harus menggunakan iklan berbayar yang biayanya pasti tidak sedikit. Kalau pun Anda tidak ingin dipusingkan dengan detail optimasi SEO maka meminta bantuan kepada jasa SEO profesional pun masih terbilang cukup terjangkau dengan hasil yang memuaskan.

Dengan penjelasan di atas, Anda pastinya sudah paham mengapa SEO itu penting bagi bisnis online, termasuk para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya lebih luas. Tak mengherankan bila kini semakin banyak pelatihan untuk UMKM tentang pemasaran digital termasuk pengenalan SEO banyak diselenggarakan. Bila Anda ingin belajar tentang SEO ataupun sejumlah training bisnis digital lainnya, Anda bisa bergabung dengan nextup.id yang menyediakan beragam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam mengembangkan bisnis.

Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing. Klik disini untuk kenal lebih dekat

 

Lima Cara Menentukan Target Market

Lima Cara Menentukan Target Market

Pada saat mengikuti training bisnis atau pelatihan tentang bisnis, maka akan ada sesi khusus yang membahas materi tentang target market. Target market yang juga disebut dengan istilah target pasar atau konsumen yang dituju. Memiliki peran penting dalam mensukseskan sebuah bisnis.

Pemahaman tentang target market dibutuhkan oleh semua pebisnis. Mulai dari skala UMKM sampai pebisnis kelas menengah ke atas. Sebab, bisnis yang sukses umumnya adalah bisnis yang punya target market jelas dan mampu memenuhi kebutuhan maupun ekspektasi mereka. Lalu, bagaimana menentukan target market dengan benar?

Apa Itu Target Market?

Target market merupakan sekelompok orang yang menjadi sasaran pemasaran dari produk yang dijual, baik itu berupa barang maupun jasa. Target market ini secara sederhana bisa diartikan sebagai konsumen potensial. Dimana pebisnis perlu menentukan konsumen mana yang berpotensi menjadi pembeli, pelanggan, dan kemudian menjadi pelanggan setia.

Dalam mengikuti training bisnis pemahaman tentang target market sangatlah penting dan dibahas secara khusus. Sebab, pada saat perusahaan bingung menentukan produk hendak ditawarkan ke siapa. Maka resiko produk gagal di pasaran cukup tinggi. Sebaliknya, jika konsumen atau target marketnya jelas maka produk bisa sukses ketika dirilis ke pasaran.

Kenapa? Sebab teknik pemasarannya sesuai karakter target market tadi, begitu juga dengan aspek lain. Misalnya karakter produk, keunggulan produk, manfaat tambahan yang diberikan, harga, desain kemasan, nama brand atau merek, dan lain sebagainya. Target market menentukan aspek tersebut di awal dan harus disadari oleh pelaku bisnis.

Manfaatnya untuk Bisnis

Memahami apa itu target market membantu mendapatkan strategi pemasaran yang baik. Hal ini bisa memberikan manfaat yang sangat besar dan beragam, berikut beberapa diantaranya:

Membantu Meningkatkan Penjualan

Menentukan target market dengan tepat lebih maksimal jika mengikuti training bisnis, agar dibahas sampai tuntas. Jika berhasil ditentukan maka akan membantu meningkatkan penjualan. Pasalnya, produk yang dirilis memang diminati oleh kalangan tertentu yang menjadi target market tadi. Produk pun laris manis di pasaran.

Paham Berapa Budget yang Perlu Disiapkan

Jika belum menentukan target market maka ada kemungkinan kehilangan lebih banyak dana untuk kebutuhan promosi. Mengapa? Alasannya karena tanpa target yang jelas umumnya pebisnis ingin menjangkau seluruh kalangan. Efeknya perlu melakukan promosi dalam skala lebih besar.

Biaya yang dikeluarkan akan membengkak, padahal bisa jadi hanya kalangan tertentu yang sesuai dengan karakter produk. Jadi, supaya tidak sia-sia dan bisa meningkatkan efisiensi anggaran promosi. Perlu menentukan target market sejak awal.

Sarana untuk Mengantisipasi Persaingan

Menentukan target market di awal bisnis membantu melakukan monitoring kondisi persaingan. Sebab dengan penentuan sejak awal maka pebisnis bisa tahu konsumen mana yang potensial.

Sekaligus bisa mengecek kondisi persaingannya bagaimana, karena produk tertentu dikenal minim pesaing sementara yang lainnya tidak. Perbedaan ini kemudian menentukan strategi marketing, sebab antara yang minim pesaing dengan adanya persaingan ketat tentu butuh pemasaran yang berbeda.

Kemudahan dalam Menyiapkan Konten Pemasaran

Target pasar yang jelas membantu menentukan konten pemasaran dengan tepat. Misalnya punya target anak muda maka postingan di media sosial akan dibuat lebih modern, unik, dan kekinian. Begitu sebaliknya saat menyasar target market lain. Hal ini membuat pemasaran lebih efektif, sehingga ikut training bisnis khusus target market sangatlah penting.

Memudahkan Proses Membangun Komunikasi dengan Konsumen

Jika sudah bisa menentukan target market maka akan memudahkan proses membangun komunikasi. Sebab bisa menyediakan produk sesuai kebutuhan mereka, menggunakan bahasa yang sesuai, dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan pebisnis mengenal konsumen dan menjalin hubungan baik dengan mereka.

Cara Menentukan Target Market

Banyaknya manfaat yang bisa dipetik jika sudah bisa menentukan target market yang sesuai. Maka penentuannya tidak bisa dianggap remeh dan perlu mempertimbangkan banyak hal untuk mencegah kesalahan. Membantu untuk menentukan target market yang tepat, maka beberapa cara berikut bisa diterapkan:

1. Mulai dengan Berasumsi

Dalam training bisnis, penentuan target market bisa dilakukan dengan melakukan atau menyiapkan asumsi. Misalnya saja dengan melihat kondisi pasar sesuai produk yang akan dibuat.

Jika menjual produk fashion untuk anak muda dengan desain unik dan dijual secara online. Maka target marketnya yang ideal adalah anak muda yang punya selera fashion unik dan aktif menggunakan smartphone.

2. Mencermati Persaingan

Mencermati persaingan juga dapat membantu menentukan target pasar yang tepat sesuai karakter produk yang disediakan. Misalnya saja ingin menyediakan jasa pijat refleksi dengan mesin canggih dan terkini.

Maka bisa melihat kondisi bisnis ini secara umum, dan kemudian melihat potensi ada tidaknya konsumen dari kalangan menengah ke atas. Sebab dengan menggunakan mesin canggih maka biaya jasa akan dibuat lebih mahal.

Jika sudah ada kompetitor, praktis biaya jasa akan dibuat bersaing. Jika belum ada pesaing maka pebisnis bisa leluasa menentukan harga jasa pijat refleksi tersebut. Sehingga bisnis jasa ini punya target pasar kalangan penyuka pijat refleksi dan punya penghasilan yang lumayan.

3. Menjalin Komunikasi Langsung dengan Konsumen

Menentukan target pasar melalui berbagai training bisnis juga bisa dilakukan dengan menjalin komunikasi langsung. Misalnya mengobrol dengan konsumen di pasaran secara acak.

Kemudian membahas mengenai produk yang akan dijual, tanyakan keinginan mereka mendapat produk seperti apa. Jika peminatnya banyak maka merekalah target market bisnis yang dirintis.

4. Memanfaatkan Fitur Analitik

Teknologi informasi terus berkembang, dan bisa dimanfaatkan untuk menentukan target market. Salah satunya memanfaatkan fitur analitik pada beberapa media promosi online. Misalnya iklan di media sosial seperti Instagram dan Facebook, kemudian fitur Google Analytic di Google Ads.

Lewat fitur ini, pelaku bisnis bisa mengetahui apa yang sedang menjadi tren. Misalnya mendirikan bisnis travel, maka bisa mengecek analitik destinasi wisata di Yogyakarta atau Bandung. Maka hasil analitik akan memuat daftar tempat wisata populer di kota tersebut. Destinasi yang paling diminati kemudian bisa dijadikan paket wisata.

5. Menyampaikan Keunggulan Produk

Target pasar juga bisa ditentukan dengan menyampaikan keunggulan dari produk yang dimiliki dibanding kompetitor. Sehingga bisa didapatkan target pasar lebih jelas, yakni mereka yang butuh keunggulan lebih dari produk yang sudah ada.

Keunggulan ini bisa banyak hal, pastikan sesuai fakta jangan hanya hasil imajinasi saja. Sebab jika konsumen kecewa maka akan merasa ditipu, hal ini berdampak buruk bagi bisnis yang dimiliki.

Lima cara tersebut bisa membantu menentukan target market yang sesuai dengan produk. Sehingga bisa memperkecil resiko produk tidak laku di pasaran atau laku dalam jumlah di bawah harapan. Jika produk sudah laku dan terus laku karena jumlah pelanggan terus bertambah, maka bisnis bisa bertahan dan kemudian berkembang.

Jika ingin mendapatkan target market yang tepat, selain mencoba mempraktekan cara yang dijelaskan di atas. Sebaiknya juga mencoba ikut training bisnis, yang memberi pelatihan tentang pemasaran baik secara online maupun offline. Pada prosesnya akan dijelaskan tentang target market sebagaimana yang dilakukan oleh artikel nextup.id selanjutnya

pelatihan umkm 2021, pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm

 

 

 

 

Tips Menjadi Star Seller di Shopee dalam Waktu Singkat

Tips Menjadi Star Seller di Shopee dalam Waktu Singkat

Shopee merupakan salah satu marketplace dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Pastinya ini bisa menjadi peluang yang snagat potensial untuk menjadi penjual di marketplace berwarna oranye ini. meski demikian, perlu diingat bahwa popularitas sebuah marketplace tidak bisa jadi penentu keberhasilan dalam menjadi seller. Salah satu yang bisa membantu meningkatkan penjualan di Shopee adalah ketika menjadi Star Seller.

Siapa itu Star Seller di Shopee?

Bagi yang sudah sering berbelanja melalui Shopee pastinya sudah tak asing dengan sejumlah penjual dengan badge Star Seller. Di kalangan konsumen, badge tersebut bisa menjadi sebuah jaminan bahwa penjual tersebut terpercaya dan berkualitas. Pastinya, di sisi penjual pun, mendapatkan gelar Star Seller juga bisa memberikan banyak keuntungan.

 

Star Seller merupakan sebuah bentuk apresiasi dari Shopee kepada para penjual yang telah aktif dan memberikan pelayanan baik kepada para pembelinya. Tentu ketika seorang seller atau penjual menyandang status Star Seller maka ini bisa membantu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap lapak tersebut. Penjual sendiri juga bisa termotivasi untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada para konsumennya.

 

Keuntungan menjadi Star Seller di Shopee

Mendapatkan status atau gelar Star Seller di Shopee sama seperti halnya menjadi seorang primadona di tengah banyaknya penjual di Shopee. Pastinya ini bisa memberikan lebih banyak keuntungan bagi penjual yang bisa mendapatkan gelar tersebut, antara lain:

#1 Kredibilitas Toko Lebih Terjamin dan Terpercaya

Keberhasilan seorang penjual tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya saja melainkan juga bagaimana para konsumen memberikan kepercayaan terhadap penjual. Para calon konsumen di Shopee pun cenderung belanja berbagai produk di toko yang memiliki kredibilitas baik, ulasan positif, terlebih memiliki status Star Seller.

Penjual dengan predikat Star Seller pasti lebih menarik bagi para calo konsumen karena tidak mungkin bagi para calon konsumen tersebut untuk mengecek satu per satu penjual yang ada di Shopee. Dan status Star Seller di Shopee sendiri tidak perlu diragukan lagi karena sudah pasti penjual tersebut terpercaya.

#2 Berkesempatan Gabung di Berbagai Promo di Shopee

Shopee merupakan salah satu marketplace yang cukup rajin mengadakan promo. Ketika penjual berhasil mendapatkan status Star Seller maka ini akan membuka kesempatan lebih besar untuk bisa terlibat dalam beragam promo khusus yang disediakan Shopee seperti voucher, Shopee Mall, flash sale, ataupun lainnya. Dengan promo-promo tersebut maka ini bisa jadi peluang emas supaya intensitas penjualan meningkat.

#3 Bisa Mengunggah Produk Lebih Banyak

Keuntungan lain ketika menjadi Star Seller Shopee adalah peluang untuk bisa mengunggah lebih banyak produk bahkan bisa mencapai 10.000 produk. Ini pastinya juga cukup menguntungkan terutama bagi yang berjualan dengan banyak produk.

#4 Meningkatkan Omset Penjualan

Dalam sejumlah pelatihan UMKM dijelaskan bahwa tujuan utama mengoptimalkan toko di Shopee termasuk dengan menjadi Star Seller adalah untuk meningkatkan omset penjualan. Dengan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi terhadap produk dan penjual maka ini bisa mendatangkan lebih banyak konsumen sehingga peluang peningkatan omset penjualan pun semakin jelas di depan mata.

Kriteria untuk Menjadi Star Seller

Setelah mengetahui beberapa keuntungan menjadi Star Seller di Shopee, pastinya semakin banyak yang bertanya-tanya bagaimana caranya supaya bisa menjadi penjual berstatus Star Seller di Shopee.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi penjual untuk bisa menjadi Star Seller di Shopee, antara lain:

  • Identitas KTP yang terdaftar telah terverifikasi oleh Shopee
  • Memiliki presentase chat dibalas lebih dari 80%
  • Memiliki rating minimal 4.5
  • Memiliki presentase dari jumlah produk PO kurang dari 20% selama maksimal 5 hari
  • Memiliki jumlah transaksi berhasil minimal 100 pesanan dalam sebulan terakhir
  • Sudah melayani 25 pembeli yang berbeda selama sebulan terakhir
  • Tidak memiliki poin penalti
  • Tidak memiliki riwayat aktivitas akun yang janggal, pesanan tidak wajar, ataupun penyalahgunaan program

 

Cara Cepat menjadi Star Seller di Shopee

Bila sudah memenuhi kriteria yang disebutkan di atas, maka perlu memaksimalkan potensi toko di Shopee supaya bisa berhasil menjadi Star Seller dengan cepat. Ada beberapa tips  yang mungkin bisa diaplikasikan untuk mempercepat proses pendaftaran Star Seller di Shopee.

#1 Berikan Pelayanan Terbaik kepada Konsumen

Pelayanan menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk bisa meraih status Star Seller di Shopee dalam waktu cepat. Pembeli bukan hanya menilai kualitas toko berdasarkan kualitas produknya melainkan juga bagaimana sikap penjualnya apakah responsif dan ramah atau tidak. Selain dengan lebih responsif dan ramah ketika membalas chat konsumen, pastikan proses pengemasan serta pengiriman pesanan tepat waktu. Dengan performa toko yang baik maka ini akan lebih memudahkan untuk mendapatkan undangan Star Seller dari Shopee.

 

#2 Pasang Harga yang Masuk Akal

Harga menjadi salah satu hal utama yang dipertimbangkan konsumen saat belanja. Kebanyakan konsumen pastinya akan tertarik dengan harga yang murah. Namun, pastikan harga yang dipasang juga tidak asal murah tapi mengesampingkan kualitas produknya. Pasang harga yang masuk akal dan biarkan kualitas produk yang berbicara.

 

#3 Sering Adakan Promo

Rasanya semua konsumen bakal menyukai promo. Untuk menarik perhatian calon konsumen, adakan promo khusus untuk sejumlah produk. Misalnya, dengan memberikan potongan harga, bonus pada pembelian, ataupun lainnya. Ini bisa membantu penualan toko meningkat dan status Star Seller pun tak lama akan mendekat.

#4 Perhatikan Pemilihan Produk

Produk yang bisa ditawarkan tersedia dalam 2 kategori yaitu produk untuk kebutuhan pasar dan produk berdasarkan passion. Untuk bisa mendapatkan penjualan lebih cepat maka sebaiknya pilih produk yang memang dibutuhkan pasar. Bagaimana caranya? Lihat bagian “Produk Terlaris” yang terdapat di halaman depan Shopee. Cara ini cukup efektif untuk menarik banyak konsumen.

 

#5 Patuhi Ketentuan dan Kebijakan dari Shopee

Untuk bisa lebih cepat menyandang status Star Seller maka pastikan untuk tidak melanggar ataupun menyalahi kebijakan serta ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak Shopee. Pastikan tidak melakukan transaksi yang tidak wajar. Ketika toko melakukan pelanggaran, bukan hanya sulit mendapatkan elar Star Seller tetapi tidak menutup kemungkinan akun Shopee yang dimiliki juga akan diblokir oleh pihak Shopee.

Menjadi Star Seller di Shopee memang memberikan cukup banyak keuntungan. Hal ini juga yang membuat banyak penjual tertarik untuk bisa mendapatkan status Star Seller supaya tokonya bisa lebih laris manis. Beberapa cara di atas semoga bisa membantu toko Anda menjadi Star Seller lebih cepat. Selain itu, jangan ragu untuk ikut serta dalam sejumlah pelatihan seperti training jualan online, kursus bisnis digital, atau lainnya untuk meningkatkan dan mengembangkan wawasan dan ketrampilan Anda dalam berbisnis. Salah satunya dengan gabung dengan nextup.id yang siap membantu meningkatkan ketrampilan Anda dalam bisnis.

jualan di shopee, cara jualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara menjual barang di shopee, cara membuat toko di shopee, cara jual barang di shopee, cara jualan di shopee untuk pemula, cara daftar jualan di shopee, cara berjualan di shopee untuk pemula

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Panduan Lengkap dan Cara Memulai Jualan di Shopee

Panduan Lengkap dan Cara Memulai Jualan di Shopee

Belakangan ini semakin banyak orang tertarik untuk mencari tahu bagaimana cara memulai jualan di Shopee ataupun media online lainnya. Ya, bisnis atau jualan online memang semakin besar peminatnya. Bagi pelaku bisnis atau penjual, melakukan bisnis secara online dinilai mampu menjangkau target pasar yang lebih luas bahkan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga menjangkau mancanegara sehingga peluang mendapatkan untug lebih besar. Selain itu, jualan online juga tak mengharuskan pemilik bisnis memiliki toko ataupun kantor offline sehingga bisa lebih menekan biaya pengeluaran. Hal-hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat semakin meningkatnya bisnis online.

Alasan Mengapa Jualan di Shopee

Meskipun terlihat mudah dan sederhana, menjalankan bisnis atau jualan secara online ternyata juga tak segampang yang dibayangkan. Berjualan online membutuhkan berbagai taktik dan strategi jitu supaya produk jualannya bisa laris di pasaran serta mampu membuat usaha tersebut bertahan di tengah persaingan yang kian ketat antar pelaku bisnis online. Inilah mengapa kini pun semakin banyak kursus bisnis digital yang bisa dijumpai dengan materi yang beragam. Hal ini ditujukan supaya para pelaku bisnis online ini mampu mempersiapkan dan mengelola bisnis online nya dengan lebih baik.

Banyak media yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan online mulai dari membuat website toko online, melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, atau lainnya, atau bisa juga memanfaatkan marketplace seperti Shopee, Bukalapak, dan lainnya. tentu masing-masing media tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Pelaku bisnis yang ingin memulai bisnispun bisa memilih media mana yang paling tepat untuk kebutuhan dan kemampuannya.

Dari berbagai marketplace yang ada di Indonesia, Shopee menjadi salah satu marketplace yang cukup besar peminatnya. Melihat besarnya peminat pelaku bisnis terhadap marketplace dengan ciri khas warna oranye tersebut, dalam sejumlah training bisnis digital pun sering mengambil ‘cara memulai jualan di Shopee’ sebagai topik materinya.

Ada beberapa alasan mengapa Shopee cukup populer di kalangan penjual onlinel, antara lain:

  • Jualan di Shopee sangat praktis karena hanya perlu modal smartphone untuk berjualan sehingga siapapun bisa berpeluang berjualan.
  • Konsumen marketplace ini kian hari semakin meningkat dengan kalangan yang bervariatif mulai di dalam negeri hingga ke mancanegara.
  • Shopee juga memiliki operasional waktu 24 jam sehingga para konsumen bisa tetap berbelanja di luar jam kerja.
  • Bukan hanya itu saja, metode pembayaran yang tersedia di Shopee juga sangat beragam mulai dari pembayaran melalui transfer bank, melalui minimarket Indomaret ataupun Alfamart, ShopeePay, ShopeePayLater, hingga COD.
  • Marketplace Shopee sudah terintegrasi dengan berbagai layanan jasa pengiriman.
  • Shopee juga menyediakan banyak promo menarik sehingga semakin menarik minat konsumen untuk belanja melalui marketplace tersebut.

Cara Memulai Jualan di Shopee

Tertarik untuk jualan di Shopee? Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan ketika ingin memulai jualan di marketplace oranye.

#1 Membuat Akun Shopee

Langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja membuat akun di aplikasi Shopee. Akun tersebut bisa digunakan untuk berjualan, belanja, ataupun keduanya. Untuk membuat akun Shopee yang dibutuhkan sebuah email dan nomor ponsel yang aktif. Isilah formulir pendaftaran akun dengan lengkap dan benar. Selanjut, Shopee akan mengirimkan email aktivasi ataupun SMS dengan isis kode OTP. Kode tersebut digunakan untuk menyelesaikan pendaftaran.

#2 Membuat Toko

Setelah akun Shopee berhasil diaktivasi maka ini saatnya untuk membuka sebuah toko. Bagaimana caranya?

  • Kunjungi situs Shopee melalui browser.
  • Klik “Jual” yang berada di bagian sudut kiri atas.
  • Isilah profil toko yang terdiri dari nama, deskripsi, foto profil, dan banner.

Pada tahapan ini toko di Shopee sudah dimiliki. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengatur alamat toko serta jasa pengiriman yang nantinya akan digunakan. Selain itu, atur rekening bank yang akan digunakan untuk mencairkan penghasilan jualan.

#3 Mengunggah Produk

Toko sudah berhasil dibuat maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mulai mengunggah produk yang akan dijual. Supaya lebih menarik minat calon konsumen, pastikan menyiapkan gambar produk dengan kualitas yang baik sehingga calon konsumen bisa melihat dengan jelas bagaimana produk yang ditawarkan. Dalam mengambil foto produk sebaiknya gunakan latar yang bersih, pencahayaan yang tepat, dan kualitas besar. Ini akan membantu produk bisa terlihat jelas.

Selanjutnya, isilah detail produk yang dijual dengan nama produk, jenis, deskripsi, merek, ukuran, ataupun spesifikasi lainnya untuk mempermudah calon konsumen memahami produk yang ditawarkan. Semakin lengkap detail informasi yang tersedia untuk produk tersebut maka ini bisa meminimalisir pertanyaan standar dari pelanggan.

Setelah mengunggah foto produk dan detail selanjutnya pihak Shopee akan melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dijual dalam waktu 1 hari kerja.

#4 Promosikan Produk

Bila proses pemeriksaan Shopee sudah selesai dilakukan maka produk yang diunggah akan muncul di etalase toko. Ini artinya toko di Shopee sudah siap untuk dikunjungi para calon konsumen.  Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah promosi supaya produk jualan bisa menarik calon konsumen. banyak cara promosi bisa dilakukan baik dengan memanfaatkan sejumlah fitur yang ada di Shopee ataupun cara lainnya.

Strategi Jualan di Shopee bagi Pemula

Bila sudah memiliki toko di Shopee yang bisa digunakan untuk berjualan, apakah ini otomatis akan mendatangkan para konsumen yang akan berbelanja? Tentu saja tidak. Pelaku bisnis online sebaiknya mencari lebih banyak informasi tentang strategi jualan di Shopee yang ada di internet ataupun sumber lainnya. Selain itu, mengikuti sejumlah pelatihan UMKM yang mengusung topik jualan di Shopee juga bisa jadi salah satu langkah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman berjualan di Shopee.

Ada beberapa strategi penjualan yang bisa membuat jualan di Shopee laris manis:

#1 Buat Voucher Promosi

Produk dengan diskon selalu menarik perhatian calon konsumen. Di Shopee, ada fitur voucher yang bisa dimanfaatkan untuk promosi produk jualan. Caranya?

  • Buka Shopee Seller Center
  • Klik ‘Voucherku’ pada bagian ‘Promosiku’
  • Klik ‘Buat Voucher Baru’
  • Isi semua kolom informasi yang tertera
  • Klik ‘Simpan’

 

#2 Pasang Harga Menarik

Selain membuat vocuher diskon, memasang harga semenarik mungkin menjadi salah satu strategi supaya jualan bisa lebih laris. Pastika harga yang dipasang untuk produk jualan tidak terlalu mahal namun juga tak terlalu murah. Harga masuk akal dengan kualitas produk bagus akan selalu menarik minat calon konsumen.

 

#3 Variasikan Produk Jualan

Pahami bahwa para calom konsumen akan lebih menyukai mengunjungi toko dengan produk yang bervariasi baik dari segi warnanya, motifnya, modelnya, ataupun lainnya. Inilah mengapa penting untuk membuat produk sevariatif mungkin supaya calon konsumen bisa tertarik untuk mampir dan belanja.

 

#4 Pakai Fitur “Naikkan Produk”

Fitur ini sangat berguna karena bisa membuat produk yang dijual berada di bagian teratas untuk produk-produk serupa. Ini akan membuat calon konsumen bisa lebih mudah menemukan produk jualan. Fitur ini bisa digunakan untuk 5 produk sekaligus setiap 4 jam sekali.

#5 Promosikan melalui Media Sosial

Promosi toko dan produk jualan melalui media sosial diyakini mampu mendongkrak penjualan. Meski demikian, pastikan konten promosi yang disebar melalui media sosial sebaiknya juga menarik dan tidak spam.

 

Itulah beberapa hal yang sekiranya perlu diperhatikan para pelaku bisnis online pemula terutama yang tertarik untuk berjualan di Shopee. Bila ingin lebih memahami bagaimana berjualan di Shopee ataupun mengembangkan bisnis dengan sejumlah strategi yang tepat, nextup.id bisa jadi solusi.

jualan di shopee, cara jualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara menjual barang di shopee, cara membuat toko di shopee, cara jual barang di shopee, cara jualan di shopee untuk pemula, cara daftar jualan di shopee, cara berjualan di shopee untuk pemula

Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.