Di era globalisasi, peluang UMKM untuk berkembang tidak lagi terbatas pada pasar domestik. Dengan adanya digitalisasi, akses terhadap pasar internasional semakin terbuka lebar. Ekspor produk UMKM kini menjadi salah satu strategi kunci untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan bisnis. Namun, menembus pasar global tidak cukup hanya dengan produk berkualitas. Diperlukan persiapan ekspor yang matang serta pemahaman mengenai legalitas internasional.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah strategis yang harus dipersiapkan UMKM sebelum melakukan ekspor, tantangan yang mungkin dihadapi, serta cara memastikan legalitas usaha agar produk diterima di pasar dunia.
Mengapa UMKM Perlu Go Global?
- Peluang Pasar yang Lebih Besar – Pasar internasional membuka potensi konsumen baru dari berbagai negara.
- Peningkatan Daya Saing – Produk yang mampu masuk ke pasar global dianggap memiliki kualitas tinggi.
- Diversifikasi Risiko – Mengurangi ketergantungan pada pasar domestik.
- Nilai Tambah Ekonomi – Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memperluas lapangan kerja.
Tantangan UMKM dalam Ekspor
- Kurangnya Pengetahuan Ekspor – Banyak UMKM belum memahami regulasi dan prosedur ekspor.
- Legalitas Produk – Setiap negara memiliki aturan berbeda terkait keamanan, label, dan sertifikasi.
- Keterbatasan Modal – Biaya logistik, bea cukai, dan sertifikasi seringkali cukup besar.
- Hambatan Bahasa dan Budaya – Perbedaan bahasa dan preferensi konsumen dapat memengaruhi pemasaran.
Persiapan Ekspor untuk UMKM
1. Riset Pasar Internasional
- Identifikasi negara tujuan ekspor.
- Analisis tren permintaan produk.
- Kenali pesaing global dan strategi mereka.
2. Standarisasi Produk
- Pastikan kualitas produk konsisten.
- Gunakan kemasan yang sesuai standar internasional.
- Cantumkan label dalam bahasa Inggris atau bahasa resmi negara tujuan.
3. Legalitas dan Sertifikasi
- Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk legalitas usaha.
- Sertifikat Halal (jika relevan).
- Standar Nasional Indonesia (SNI) atau standar internasional lain.
- Health Certificate atau izin edar untuk produk makanan/minuman.
4. Persiapan Dokumen Ekspor
- Invoice dan packing list.
- Bill of lading atau airway bill.
- Sertifikat asal barang (Certificate of Origin).
- Dokumen bea cukai sesuai regulasi negara tujuan.
5. Strategi Pemasaran Global
- Manfaatkan platform digital (e-commerce internasional seperti Amazon, eBay, Alibaba).
- Gunakan media sosial untuk branding global.
- Ikuti pameran dagang internasional.

UMKM Go Global – Nextup ID
Legalitas Internasional yang Harus Diketahui UMKM
- Peraturan Bea Cukai – Setiap negara memiliki aturan impor yang berbeda.
- Hak Kekayaan Intelektual (HKI) – Daftarkan merek dan paten agar tidak ditiru di negara tujuan.
- Aturan Label & Kemasan – Sesuaikan dengan regulasi negara tujuan, misalnya FDA di Amerika Serikat atau CE Mark di Eropa.
- Perjanjian Dagang Internasional – Manfaatkan free trade agreement (FTA) untuk mendapatkan tarif preferensial.
Studi Kasus UMKM Sukses Go Global
Studi Kasus 1: UMKM Kopi Lokal
Sebuah UMKM kopi di Jawa berhasil menembus pasar Eropa dengan memastikan sertifikasi organik dan fair trade. Dukungan dari pemerintah melalui pameran internasional mempercepat penetrasi pasar.
Studi Kasus 2: Kerajinan Tangan
Pengrajin anyaman bambu dari Bali berhasil mengekspor produknya ke Jepang. Kunci suksesnya adalah kemasan yang modern dan ramah lingkungan.
Studi Kasus 3: Produk Kuliner Olahan
UMKM makanan ringan dari Bandung sukses masuk ke pasar Timur Tengah berkat sertifikasi halal internasional dan kemasan bilingual.

UMKM Go Global – Nextup ID
Tips Sukses UMKM dalam Ekspor
- Mulai dari Skala Kecil – Uji pasar dengan jumlah terbatas sebelum ekspor massal.
- Kolaborasi dengan Eksportir Berpengalaman – Belajar dari pihak yang sudah terbiasa.
- Manfaatkan Program Pemerintah – Gunakan fasilitas pelatihan, pembiayaan, dan promosi ekspor.
- Bangun Jaringan Global – Ikut serta dalam asosiasi eksportir atau komunitas bisnis internasional.
Masa Depan UMKM dalam Pasar Global
Dengan dukungan teknologi digital, peluang UMKM menembus pasar global semakin besar. Marketplace internasional dan media sosial memungkinkan promosi tanpa batas geografis. Dukungan pemerintah Indonesia dalam mendorong ekspor juga semakin masif, mulai dari pembiayaan hingga promosi di luar negeri.
UMKM yang mampu memenuhi standar kualitas dan legalitas internasional akan memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global.
UMKM memiliki peluang besar untuk berkembang melalui ekspor. Namun, keberhasilan tidak datang begitu saja. Diperlukan riset pasar, standar produk yang sesuai, serta pemenuhan legalitas internasional. Dengan persiapan matang, pendampingan dari Nextup ID dan strategi yang tepat, UMKM Indonesia bisa bersaing di kancah global dan menjadi pemain penting dalam perdagangan internasional.



