by M Arif Rahmat | Mar 12, 2023 | Articles
Siapapun pastinya ingin menikmati masa tuanya dengan menyenangkan tanpa terbebani masalah keuangan. Inilah mengapa siapapun hendaknya mempersiapkan diri secara finansial dengan menyiapkan dana pensiun sehingga nantinya tak membebani anak cucu. Namun, ketika berbicara tentang dana pensiun, sebagian orang mungkin beranggapan bahwa ini hanya ditujukan bagi para pegawai kantoran, PNS, ataupun TNI/POLRI. Apakah benar demikian? Hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk mempersiapkan dana pensiun? Serta bagaimana pengelolaan dana pensiun yang tepat supaya hari tua merasa tenang dan nyaman?
Apa Itu Dana Pensiun?
Untuk lebih memahami bagaimana cara mengelola dana pensiun maka Anda perlu pahami terlebih dahulu sebenarnya apa itu dana pensiun. Dana pensiun merupakan dana yang sengaja dikumpulkan secara khusus untuk memberikan manfaat keuangan ketika seseorang mencapai masa pensiun, cacat, ataupun meninggal dunia. tak jarang orang melupakan penyusunan keuangan jangka panjang termasuk menyiapkan dana pensiun dalam daftar target keuangannya. Kebanyakan memprioritaskan keuangan mereka untuk kesiapan dana membeli rumah, kendaraan, dana pendidikan anak, dana darurat, hingga investasi. Padahal, siapapun perlu dan penting untuk mempersiapkan keuangan di masa tuanya.
Bagi mereka yang bekerja sebagai abdi negara seperti TNI/Polri ataupun PNS tentu tak perlu khawatir karena adanya fasilitas tunjangan pensiun setiap bulannya setelah masa purnabakti. Kondisi ini berbeda bagi yang bekerja sebagai pegawai swasta maupun pelaku usaha. Tidak semua perusahaan menyediakan fasilitas tunjangan pensiun bagi para karyawannya. Bila hal ini yang terjadi maka setiap individu hendaknya mempersiapkan dana pensiun secara mandiri sehingga nantinya ketika sudah tak lagi bekerja, Anda memiliki tabungan atau dana untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID
Mengapa Perlu Dana Pensiun?
Tujuan utama menyiapkan dana pensiun adalah supaya Anda bisa mandiri secara finansial di masa tua. Di saat Anda sudah tak produktif lagi bekerja maka Anda akan kehilangan sumber pendapatan. Di sisi lain, anak-anak Anda sudah berkeluarga dan tentu akan lebih fokus pada kebutuhan keluarga masing-masing. belum lagi adanya risiko yang mungkin muncul ketika di masa tua. Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda perlu mempersiapkan dana pensiun dengan bijak dan baik:
1. Biaya Berobat Mahal dan Lansia Rentan Terserang Penyakit Kritis
Ketika memasuki masa tua biasanya tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh yang kian melemah. Di sisi lain, biaya pengobatan kian hari justru kian mahal. Inilah mengapa penting untuk mempersiapkan sejumlah dana untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan di masa tua yang seringkali tak terduga.
2. Kebutuhan Hidup bisa Meningkat saat Usia Melampaui Angka Harapan Hidup
Siapapun pastinya tidak akan mengetahui kapan akan berpulang. Usia harapan hidup di Indonesia umumnya adalah 71,5 tahun. Lalu bagaimana bila usia Anda nanti melampaui rata-rata usia harapan hidup? Kebutuhan Anda di masa tua tentu akan meningkat. Lalu, bagaimana bila Anda meninggal dunia di masa-masa produktif? Bagaimana keluarga Anda yang ditinggalkan memenuhi kebutuhan hidupnya? Risiko-risiko tersebut berpotensi terjadi di masa tua sehingga sangat penting untuk membuat perencanaan yang matang tentang persiapan dana pensiun.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID
Hal-Hal yang Dibutuhkan untuk Mempersiapkan Dana Pensiun
Memiliki masa pensiun yang nyaman pastinya sangat menyenangkan. Inilah mengapa penting bagi Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya sejak awal. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menyiapkan dana pensiun di saat usia produktif:
1. Tentukan Waktu Pensiun
Langkah pertama yang perlu diperhatikan ketika ingin menyiapkan dana pensiun adalah menentukan umur berapa Anda akan berhenti bekerja atau pensiun. Umumnya, seseorang akan pensiun di usia 60 tahun. Dengan menentukan waktu pensiun Anda, ini akan memudahkan dalam memulai mempersiapkan tabungan hari tua.
2. Konsisten Menabung
Mempersiapkan dana pensiun bukanlah hal yang mudah. Setelah menentukan waktu masa pensiun Anda maka selanjutnya Anda perlu konsisten dalam menabung. Misalnya, Anda mulai menyisihkan 5-10% dari penghasilan tiap bulan untuk tabungan dana pensiun.
3. Membuat Anggaran
Dalam menyiapkan dana pensiun, Anda juga perlu membuat anggaran belanja yang aman untuk nanti di masa pensiun. Cara paling sederhana untuk menghitung anggaran belanja adalah menambahkan pengeluaran saat ini dengan angka inflasi yang bisa saja terjadi nanti saat masa pensiun.
4. Lebih Fokus pada Kesehatan Fisik
Salah satu risiko yang sangat mungkin terjadi ketika memasuki masa lansia adalah lebih rentan terhadap penyakit kritis. Inilah mengapa selain mempersiapkan dana pensiun, Anda juga perlu menginvestasikan waktu dan keuangan Anda untuk menjaga kesehatan fisik supaya nantinya fisik Anda tetap sehat di masa tua. Apalagi biaya kesehatan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu yang tidak sedikit. Bila perlu Anda juga hendaknya mempersiapkan asuransi hari tua yang mencakup asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID
Pengelolaan Dana Pensiun supaya Tenang di Hari Tua
Nominal dana pensiun bisa membuat banyak orang tergiur untuk menggunakannya. Namun, pastikan Anda bisa memahami pengelolaan dana pensiun dengan tepat sehingga dana yang Anda miliki tidak habis begitu saja untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Berikut ini tips mengelola dana pensiun yang baik:
1. Membuat Rencana Keuangan
Langkah pertama dalam mengelola dana pensiun adalah dengan membuat perencanaan keuangan yang matang baik jangka pendek maupun jangka panjang. Anda bisa memanfaatkan konsultan keuangan profesional, aplikasi keuangan, ataupun dengan merencanakannya sendiri. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengelola dana pensiun Anda tiap bulannya.
2. Utamakan untuk Melunasi Utang
Bila sebelum masa pensiun Anda memiliki utang ataupun cicilan kredit maka pastikan Anda melunasi utang-utang tersebut supaya Anda tidak terbebani di masa-masa tua Anda. Jangan sampai masalah hutang ini menjadi kendala keuangan Anda di masa tua. Tentunya, Anda sebaiknya menghindari utang menumpuk sebelum masa pensiun supaya Anda bisa terbebas dari penagihan ketika masa pensiun tiba.
3. Sisihkan Dana untuk Investasi
Anda perlu memperhitungkan segala kemungkinan yang bisa terjadi ketika Anda memasuki masa pensiun. Dana pensiun yang Anda miliki tak hanya perlu untuk mencukupi kebutuhan keseharian ataupun untuk dana-dana darurat lainnya. Anda sebaiknya juga menyisihkan dana untuk berinvestasi untuk menjaga kondisi keuangan tetap sehat. Beberapa investasi mandiri seperti reksadana, emas, ataupun saham bisa menjadi pilihan yang cukup menarik.
4. Kurangi Belanja berdasar Keinginan
Tentu saja setiap orang berhak untuk berbelanja dengan dana yang telah dihimpunnya selama ini. Hanya saja, Anda tentu harus tetap bijak dalam membelanjakannya. Kurangi kebiasaan berbelanja hanya berdasarkan keinginan.
Mengelola keuangan bukan hanya ketika usia produktif. Bahkan, pengelolaan dana pensiun hendaknya benar-benar diperhatikan supaya masa tua bisa berlangsung dengan tenang dan nyaman. Bila Anda membutuhkan bantuan profesional terkait pengelolaan keuangan, bisnis, atau lainnya, Anda bisa menghubungi nextup.id. Ada banyak kelas dan webinar bisnis dengan berbagai tema yang bisa Anda ikuti. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pendampingan dari mentor pribadi untuk membantu Anda mempersiapkan masa depan.
masa persiapan pensiun, persiapan pensiun, mpp pensiun, masa persiapan pensiun pns, persiapan pensiun karyawan swasta, persiapan masa pensiun, masa persiapan pensiun swasta, mpp masa persiapan pensiun, persiapan pensiun pns, mempersiapkan masa pensiun, mpp pns, masa persiapan pensiun karyawan swasta, masa persiapan pensiun adalah, perencanaan dan persiapan menghadapi masa pensiun, persiapan menjelang pensiun, masa pra pensiun, mempersiapkan pensiun, persiapan pensiun sejak dini, masa persiapan pensiun tni, masa mpp pns, masa persiapan pensiun bumn, persiapan menghadapi masa pensiun, pns yang mempersiapkan masa pensiun dibebaskan dari jabatan selama, peraturan tentang masa persiapan pensiun pns, aturan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun pns guru, persiapan pensiun ppt, peraturan masa persiapan pensiun swasta, masa persiapan pensiun asn
Pelatihan masa persiapan pensiun, Program persiapan pensiun, Pelatihan pensiun perusahaan, Pensiun karyawan, Pelatihan finansial untuk pensiun, Persiapan pensiun komprehensif, Manajemen keuangan pensiun, Pelatihan psikologis masa pensiun, Program kesehatan pensiun, Kesiapan pensiun karyawan, Pelatihan transisi pensiun, Konsultasi persiapan pensiun, Perencanaan pensiun perusahaan, Tips sukses menghadapi pensiun, Program pensiun karyawan
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Jan 6, 2023 | Articles
Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID. Kehidupan setelah memasuki masa purna karya atau pensiun pastinya berbeda dengan kehidupan di masa-masa usia produktif. Tak sedikit orang merasa takut menghadapi masa-masa menjelang purna karya terutama mempersiapkan masalah finansialnya. Inilah mengapa penting untuk membuat persiapan bisnis untuk purna karya sehingga ketika memasuki masa pensiun, mereka bisa tetap memiliki pendapatan untuk menopang kebutuhan finansialnya.
Pengertian Purna Karya
Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan gambaran tentang pensiun, seperti purna tugas, purna bakti, purna karya, dan lainnya. Purna karya atau pensiun bisa dipahami sebagai suatu kondisi di mana seseorang telah berhentu bekerja dari suatu pekerjaan yang biasa dilakukan. Seseorang bisa dikatakan memasuki masa pensiun bila setidaknya ia mencapai usia 50 tahun, telah diberhentikan dengan hormat, ataupun memiliki masa kerja kurang lebih 20 tahun.
Tentu saja, keadaan seseorang dalam masa purna karya dengan sebelum ia pensiun akan cukup berbeda baik secara fisik ataupun psikologis. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa penting untuk lebih bersiap sebelum memasuki masa-masa pensiun supaya masa purna karya ini bisa menjadi masa-masa yang menyenangkan dan bukan masa yang kelam bahkan mengerikan.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID
Kondisi Purna Karya
Masa purna karya pastinya akan menghampiri setiap orang berdasarkan pencapaian usia tertentu. Banyak yang menganggap bahwa masa pensiun merupakan masa-masa usia tua di mana fisik kian melemah, lebih rentan penyakit, mudah lupa, penampilan tak menarik, bahkan ada yang menganggap bahwa masa ini merupakan tanda seseorang tak lagi dibutuhkan dan dibutuhkan di dunia kerja. Masa purna karya seolah membuat seseorang putus dalam karyanya. Hal-hal semacam inilah yang seringkali membuat seseorang yang memasuki masa pensiun menjadi lebih sensitif sehingga ia pun lebih rentan sakit-sakitan.
Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak orang yang beranggapan bahwa masa purna karya merupakan masa pemutus kegiatan rutinnya yang telah dijalani selama ini. Masa ini menjadi masa yang menjengkelkan karena kegiatan rutin telah hilang, penghasilan menurun, kewenangan yang dimiliki telah hilang, dan kesehatan fisik pun kian melemah karena usia tua. Masa purna karya menjadi masa di masa masalah keuangan menjadi sesuatu yang sangat tidak stabil. Apakah masa-masa purna karya memang demikian kondisinya? Sebenarnya, masa purna karya tidak berarti bahwa Anda tidak bisa berkarya lagi. Bahkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan dan diwujudkan ketika memasuki masa-masa pensiun atau purna karya.
Kondisi purna karya pada seseorang bisa berdampak pada mentalnya. Dampak tersebut bisa baik ataupun buruk. Kondisi yang paling sering terjadi kepada seseorang yang memasuki masa purna karya adalah stres. Bekerja bisa membuat seseorang merasa berguna dan memiliki tujuan hidup. Ketika datang masa purna maka tak sedikit yang merasa bahwa ia tidak lagi bermanfaat bahkan merasa tidak memiliki tujuan hidup lagi. Perasaan inilah yang memicu timbulnya stress yang bahkan bisa berdampak pada kesehatan tubuh secara menyeluruh. Stres ini merupakan salah satu bentuk adaptasi terhadap perubahan rutinitas yang cukup signifikan dalam kehidupannya. Inilah mengapa penting untuk mempersiapkan masa purna sebaik mungkin sedari awal supaya bisa meminimalisir berbagai risiko buruk yang bisa terjadi nantinya.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID
Merintis Bisnis di Masa Purna Karya
Ketika mendekati masa-masa purna karya maka Anda bisa mencoba membuat daftar rencana tentang apa saja yang ingin Anda lakukan setelah pensiun nantinya. Anda bisa menyesuaikan rencana tersebut dengan minat, hobi, bakat, atau bahkan cita-cita terpendam yang selama ini belum bisa terwujud. Daftar rencana tersebut akan membuat Anda memiliki hari-hari yang tetap produktif dan lebih bermakna meskipun Anda telah memasuki masa pensiun.
Setelah masa pensiun tiba dalam hidup Anda, ini bukan berarti Anda tidak lagi memiliki tujuan hidup. Justru, ini bisa menjadi langkah awal Anda untuk menciptakan dan mencapai tujuan baru. Salah satunya dengan merintis bisnis. Membuka sebuah usaha ataupun bisnis tidaklah memandang usia. Bahkan, Anda bisa memulainya ketika Anda telah purna karya. Anda bisa memulai bisnis yang mungkin selama ini belum bisa Anda wujudkan dengan kepadatan waktu dan aktifitas Anda di masa-masa bekerja. Masa pensiun bisa saja menjadi peluang Anda untuk membangun bisnis yang potensial.
Tentu saja, ketika Anda ingin merintis bisnis di masa purna karya hendaknya juga tak sembarangan. Berikut ini beberapa tipa memulai bisnis atau usaha setelah pensiun yang perlu Anda ketahui:
- Jangan Terburu-buru Menarik Dana Pensiun
Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika ingin memulai bisnis setelah pensiun adalah jangan terburu-buru untuk menarik dana pensiun Anda. Menarik dana pensiun memang cukup menguntungkan karena Anda tidak perlu mengajukan pinjaman untuk menyiapkan modal bisnis Anda. Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa menarik dana pensiun sebelum periode pencairan memiliki risiko. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menggunakan simpanan terlebih dahulu sebagai modal bisnis Anda. Bila Anda tidak memiliki simpanan, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menjual ataupun menggadaikan barang berharga. Perlu diingat, hindari menarik dana darurat karena ini ditujukan untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak nantinya.
- Pilihlah Bisnis yang Diminati namun Tetap Sesuai dengan Kemampuan Keuangan
Selanjutnya, pastikan untuk memilih bisnis yang diminati namun tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda. Inilah mengapa penting untuk merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya dari awal, termasuk strategi penjualan dengan baik
Memilih bisnis yang sesuai dengan minat akan membuat Anda bisa lebih menikmati proses mengelola bisnis Anda. Ini bisa membuat masa-masa pensiun Anda terasa lebih menyenangkan. Selain itu, Anda pun akan merasa lebih mudah untuk menjalankan bisnis tersebut.
Namun, pastikan tetap memperhatikan kemampuan finansial Anda. Dalam merintis bisnis, Anda bisa memulainya dengan skala yang kecil atau rumahan. Anda bisa mengembangkan bisnis tersebut semakin besar nantinya sesuai dengan strategi bisnis Anda.

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID
- Investasi Jangka Panjang
Bisnis yang Anda rintis setelah purna karya sebaiknya merupakan bentuk investasi jangka panjang. Investasi ini dilakukan untuk pengembangan aset perusahaan Anda mendatang. Dalam hal ini, bisnis Anda tak hanya terbatas pada pasar uang ataupun pasar saham, melainkan juga bisa dengan membeli aset seperti membeli emas, reksadana, gedung, menambah alat produksi, dan lainnya.
Pilihan Bisnis untuk Purna Karya
Berikut ini beberapa ide atau pilihan bisnis untuk purna karya yang bisa Anda coba:
- Usaha fotokopi
- Usaha laundry
- Bisnis franchise
- Peternakan
- Perkebunan
- Warung sembako
- Usaha kos atau kontrakan
- Usaha rental mobil

Merintis Bisnis di Masa Purna Karya – Nextup ID
Pelatihan Bisnis untuk Karyawan Purna Karya
Menjadikan masa-masa purna karya sebagai masa yang menyenangkan setelah sekian tahun aktif dan produktif bekerja tentu bukan hal yang mudah. Anda bisa mulai mempersiapkan sebelum mendekati masa-masa pensiun. Salah satunya dengan mengikuti pelatihan bisnis untuk karyawan purna karya. Ini akan menjadi salah satu bekal Anda untuk mempersiapkan masa pensiun Anda lebih bermakna dan menyenangkan. Pelatihan bisnis yang bisa diikuti pun beragam.
Melalui pelatihan bisnis bagi karyawan yang akan memasuki masa purna, Anda bisa mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan yang nantinya sangat berguna ketika masa pensiun Anda tiba. Anda tidka hanya bisa mendapatkan informasi bisnis apa yang sebaiknya Anda jalankan setelah pensiun tetapi juga beberapa bekal lainnya mulai dari bagaimana mengelola keuangan, mengatur strategi yang tepat untuk memulai bisnis setelah pensiun, dan lainnya.
Saat ini, Anda bisa menemukan banyak pelatihan bisnis yang tersedia termasuk untuk karyawan yang akan memasuki masa purna karya. Salah satunya adalah pelatihan ataupun kelas bisnis yang diselenggarakan oleh nextup.id yang memang ingin mengajak para pelaku bisnis dan usaha untuk bisa melangkah lebih maju dan naik level. Anda bisa bertemu dengan para profesional bisnis dan pelaku usaha yang Anda membantu meningkatkan kualitas Anda.
masa persiapan pensiun, persiapan pensiun, mpp pensiun, masa persiapan pensiun pns, persiapan pensiun karyawan swasta, persiapan masa pensiun, masa persiapan pensiun swasta, mpp masa persiapan pensiun, persiapan pensiun pns, mempersiapkan masa pensiun, mpp pns, masa persiapan pensiun karyawan swasta, masa persiapan pensiun adalah, perencanaan dan persiapan menghadapi masa pensiun, persiapan menjelang pensiun, masa pra pensiun, mempersiapkan pensiun, persiapan pensiun sejak dini, masa persiapan pensiun tni, masa mpp pns, masa persiapan pensiun bumn, persiapan menghadapi masa pensiun, pns yang mempersiapkan masa pensiun dibebaskan dari jabatan selama, peraturan tentang masa persiapan pensiun pns, aturan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun pns guru, persiapan pensiun ppt, peraturan masa persiapan pensiun swasta, masa persiapan pensiun asn
Pelatihan masa persiapan pensiun, Program persiapan pensiun, Pelatihan pensiun perusahaan, Pensiun karyawan, Pelatihan finansial untuk pensiun, Persiapan pensiun komprehensif, Manajemen keuangan pensiun, Pelatihan psikologis masa pensiun, Program kesehatan pensiun, Kesiapan pensiun karyawan, Pelatihan transisi pensiun, Konsultasi persiapan pensiun, Perencanaan pensiun perusahaan, Tips sukses menghadapi pensiun, Program pensiun karyawan
Nextup.id merupakan platform yang mempertemukan antara professional bisnis dan pelaku usaha dalam rangka meningkatkan kapasitasnya untuk naik kelas
Phone: +62 858 0333 2788
Instagram: nextup_id
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.