mentoring umkm | Nextup ID - Page 2
Cara Berjualan di Instagram agar Laku Keras (Update 2022)

Cara Berjualan di Instagram agar Laku Keras (Update 2022)

Dalam beberapa tahun belakang ini, Instagram menjadi salah satu media sosial yang sangat populer di hampir semua kalangan, menyaingi Facebook ataupun Twitter. Pengguna Instagram sendiri terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Bila Anda memiliki bisnis maka pastikan jeli melihat statistik demikian. Ini artinya potensi berjualan di Instagram cukup besar dan Anda sebaiknya bisa memanfaatkan media sosial tersebut sebagai salah satu kanal penjualan Anda. Namun, tentu Anda pun harus memahami strategi berjualan di Instagram yang tepat supaya Anda bisa meraup keuntungan berlipat-lipat.

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

Pahami Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Jualan di Instagram

Sebelum membahas tentang bagaimana tips dan trik berjualan di Instagram supaya laku keras, Anda sebaiknya tak melewatkan beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan ketika jualan di media sosial populer tersebut. Ini akan membantu Anda untuk menghindari kesalahan supaya jualan Anda bisa menghasilkan keuntungan yang lebih optimal.

1. Tidak Memahami Branding

Branding menjadi hal yang sangat penting dalam berjualan karena ini berkaitan dengan persepsi orang terhadap bisnis Anda. Bila Anda memiliki toko online di Instagram, ini artinya Anda juga harus memikirkan bagaimana persepsi orang terhadap toko Anda apakah toko tersebut baik dan terpercaya atau justru sebaliknya. Dalam hal ini, Anda sebaiknya tidak asal-asalan ketika posting di Instagram. Pilihlah postingan yang memang sesuai dengan bisnis Anda.

Selain itu, Anda juga perlu melayani konsumen yang berkunjung untuk mencari informasi baik melalui kolom komentar ataupun DM. Anda bisa membalas pertanyaan dengan ramah dan responsif yang berguna untuk membangun branding bisnis Anda sebagai bisnis yang terpercaya.

2. Anggapan Jumlah Followers = Jumlah Omzet

Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak followers akun Instagram maka ini akan membuat omzet bisnis pun semakin tinggi. Faktanya, tidak selalu berlaku demikian. Perlu dipahami bahwa setiap bisnis memiliki karakter masing-masing dan tentunya strategi yang diterapkan dalam menjalankan dan memasarkan bisnis itu sendiri pun berbeda-beda. Tidak menutup kemungkinan akun online shop dengan followers di bawah 10 ribu ternyata memiliki omzet yang jauh lebih besar dibandingkan online shop dengan followers ratusan ribu.

3. Salah Memilih Audiens

Kesalahan ini cukup banyak dilakukan para pebisnis yang berjualan di Instagram. Mereka menjual produk ataupun layanannya ke semua orang yang ada di Instagram tanpa menentukan audiens secara spesifik. Padahal belum tentu semua pengguna Instagram menyukai dan membutuhkan produk maupun layanan yang ditawarkan.

Tipsnya adalah Anda perlu melakukan identifikasi siapa audiens Anda, siapa yang sekiranya tertarik dengan produk atau layanan Anda, bagaimana kebiasaan mereka, konten apa yang disukai mereka, dan lainnya. Anda perlu mengumpulkan data-data terkait audiens sehingga Anda bisa menentukan strategi apa dan pendekatan yang tepat kepada mereka.

4. Malas Melakukan Optimasi

Berjualan di Instagram tidak hanya cukup mengunggah postingan lalu menunggu orang membeli produk Anda. Namun, Anda juga harus melakukan optimasi. Ketika Anda sudah upload sesuatu maka Anda perlu mencari strategi bagaimana cara supaya postingan Anda dilihat oleh banyak orang, bagaimana membuat caption dan hashtag yang menarik, dan lainnya.

Lalu bagaimana cara melakukan optimasi untuk jualan di Instagram? Ini yang akan dibahas selanjutnya.

Tips dan Trik Jualan di Instagram agar Laris Manis

Sebagaimana di jelaskan di atas bahwa berjualan di Instagram tidak hanya cukup dengan upload postingan dagangan lalu para pembeli akan berdatangan dengan sendiri. Bahkan, ternyata ada sejumlah kesalahan yang seringkali dilakukan pelaku bisnis online ketika berjualan di Instagram sehingga penjualannya pun tidak optimal. Lantas, bagaimana cara jualan di Instagram yang tepat agar laku keras dan mendapatkan keuntungan yang berlipat?

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

1. Buat Akun Instagram Bisnis

Sangat tidak disarankan menggunakan akun pribadi untuk berjualan. Perlu dipahami bahwa ketika orang mengikuti akun pribadi Anda maka ini artinya mereka berhara bisa berinteraksi atau pun mengobrol dalam lingkup pribadi bukan untuk dijual. Inilah mengapa Anda perlu membuat akun bisnis bila ingin berjualan di Instagram. Akun bisnis ini menyediakan berbagai fitur tambahan yang bermanfaat untuk optimasi bisnis Anda. Buatlah akun bisnis dengan nama yang mudah diingat oleh followers.

2. Buat Tampilan Profile yang Profesional dan Menarik

Anda juga perlu menampilkan profil yang profesional. ini penting untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Berikut ini tips untuk membuat profil yang profesional namun tetap menarik:

  • Gunakan logo bisnis Anda sebagai foto profil
  • Pada bagian bio, tuliskan alasan mengapa orang harus follow akun bisnis Anda, informasi email ataupun nomor kontak, serta cantumkan link baik itu link website ataupun WhatsApp

3. Hubungkan Akun Instagram dengan Akun Media Sosial Lain

Adna juga perlu menghubungka akun Instagram bisnis Anda tersebut dengan berbagai akun media sosial Anda lainnya seperti Facebook, Twitter, Tumblr, atau lainnya. Ini bertujuan supaya setiap kali Anda mengunggah postingan di Instagram maka secara otomatis akan terposting di berbagai akun media sosial yang disambungkan. Tentunya ini akan membuat jangkauan postingan tersebut lebih luas.

4. Cari Followers Instagram yang Tertarget

Sebagaimana yang dibahas sebelumnya tentang kesalahan-kesalahan yang seringkali dilakukan ketika berjualan di Instagram yaitu salah memilih audiens. Perlu dipahami bahwa jumlah followers yang banyak tak menjamin konsumen Anda pun akan banyak. Inilah pentingnya menemukan followers tertarget.

Anda bisa memulainya dengan follow orang-orang yang menjadi followers dari akun-akun kompetitor bisnis Anda. Ketika mereka tertarik dengan bisnis Anda maka mereka akan melakukan follow back terhadap akun bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencari followers dari suggested user yang muncul ketika Anda follow sebuah akun Instagram.

5. Buat Konten atau Postingan Menarik

Posting foto yang menarik dengan kualitas bagus. Anda bisa belajar tentang teknik fotografi untuk memahami bagaimana cara pengambilan gambar yang bagus serta penyuntingan gambar supaya warna lebih tajam dan sesuai kebutuhan. Selain pemilihan foto atau gambar yang menarik, konten tersebut hendaknya juga dilengkapi dengan caption yang memikat untuk lebih menarik konsumen. Dalam hal ini, Anda bisa belajar tentang teknik copywriting sehingga caption yang ditulis pun bisa memberikan kesan bagi pembacanya. Jangan lupa gunakan hashtag yang relevan untuk postingan Anda. Gunakan hashtag yang memang sesuai dengan apa yang Anda jual atau tawarkan dan jangan asal ikut-ikutan trend.

Workshop Digital Marketing - Nextup.id

Workshop Digital Marketing – Nextup.id

6. Buat Event Menarik

Sesekali Anda juga perlu membuat event-event menarik sebagai salah satu teknik marketing penjualan. Anda bisa membuat quiz, giveaway, ataupun diskon. Tujuan pembuatan even-even tersebut adalah supaya lebih banyak orang yang mengetahui keberadaan bisnis Anda. Buat event yang simpel namun mampu menarik lebih banyak orang untuk berpartisipasi. Melalui event tersebut, Anda bisa memperbesar peluang orang untuk mengenal bisnis Anda, mengetahui produk atau layanan yang Anda tawarkan, dan bahkan mereka bisa konsumen yang potensial.

Jualan melalui Instagram emang tampak mudah dan sederhana untuk dilakukan. Namun, bila strategi yang diterapkan kurang tepat maka hasil yang diperoleh pun kurang optimal. Inilah mengapa penting untuk memahami bagaimana cara berjualan di Instagram terkini termasuk mengetahui kesalahan-kesalahan apa yang sering dilakukan ketika berjualan di media sosial populer tersebut.

Masih bingung bagaimana berjualan yang tepat di Instagram? Anda bisa menghubungi nextup.id untuk berkonsultasi sehingga mendapatkan solusi terbaik untuk bisnis Anda. Bukan hanya permasalahan bisnis maupun karier saja, Anda juga bisa menghubungi kami bila memerlukan informasi atau layanan dalam mengatasi hambatan rezeki secara emotional sehingga Anda bisa mendapatkan mendapatkan terapi layanan yang dapat mengubah hidup anda menjadi lebih baik.

 

jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku

Contoh Headline Copywriting Penjualan yang Efektif Pikat Pembaca

Contoh Headline Copywriting Penjualan yang Efektif Pikat Pembaca

Siapapun pastinya ingin bisa laris manis ketika berjualan. Saat ini ada banyak strategi yang bisa diterapkan untuk memikat calon pembeli. Salah satunya adalah dengan melakukan copywriting. Metode ini terkenal sangat ampuh untuk menarik minat pembaca supaya tertarik dengan produk ataupun jualan yang ditawarkan melalui konten dan tulisan yang Anda buat. Pastikan untuk menggunakan copywriting sebagus mungkin ketika berjualan sehingga daya pikatnya semakin ampuh.

Contoh Headline Copywriting supaya Jualan Laris Manis

Di zaman yang serba digital seperti saat ini, website menjadi salah satu media yang sangat populer untuk berjualan. Melalui konten dan tulisan yang dibuat di website, Anda bisa menunjukkan keunggulan produk dan layanan yang Anda tawarkan kepada para pembaca. Inilah pentingnya menggunakan teknik copywriting yang bagus supaya bisnis Anda pun bisa terlihat lebih unggul dibandingkan kompetitor.

Copywriting merupakan salah satu teknik menulis untuk materi pemasaran. Dan salah satu bagian penting dari pemasaran konten yang menggunakan copywriting adalah headline. Ada sejumlah teknik copywriting yang bisa diaplikasikan dalam pembuatan headline. Tentunya Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini ada sejumlah contoh headline copywriting yang bisa digunakan untuk menarik pembaca terhadap bisnis Anda.

Pendampingan Usaha - Nextup.id

1. Benefit Headline

Sesuai dengan namanya, headline ini lebih fokus pada manfaat yang diperoleh pembaca. Dalam hal ini, sangat penting untuk melihat dan memahami bagaimana sudut pandang pembaca itu sendiri. Manfaat atau benefit bagi setiap pembaca bisa saja berbeda. Misalnya, ada yang lebih senang mendapatkan ilmu atau informasi yang bermanfaat, manfaat secara ekonomis, manfaat psikologis, atau lainnya.

Berikut ini contoh copywriting untuk benefit headline:

  • 7+ Cara Jualan Sukses di Instagram (Update)
  • 50+ Trik Produk Jualan di Shopee Laris Manis

2. News Headline

Headline ini biasanya memang berfokus pada informasi terbaru ataupun sejumlah berita yang sedang trending sehingga memiliki peminat yang cukup besar. Copywriting headline ini bisa mengacu pada informasi terkini dari produk maupun layanan Anda. Dalam teknik copywriting news headline hendaknya tidak gegabah jangan sampai terlalu dilebih-lebihkan hingga menjadi clickbait. Hindari clickbait berlebihan dengan headline yang terlalu fantastis namun isi konten ternyata berbeda. Pastikan menggunakan teknik copywriting yang wajar dan sesuai konten Anda.

Berikut ini salah satu contoh copywriting dengan news headline yang aman:

  • Yoyok Rubiantono: Penjual Panci Internasional Beromzet Miliaran Rupiah Per Hari
  • Modal Kurang dari Rp 100 Ribu Hasilkan Omset Hingga Jutaan Rupiah per Bulan!

Pendampingan Usaha - Nextup.id

3. Selective Headline

Copywriting ini lebih cocok bagi Anda yang memiliki bisnis dengan pangsa pasar tertentu. Anda bisa menggunakan headline jenis ini ketika ingin konten atau tulisan yang Anda buat dibaca kalangan tertentu. Bila Anda ingin menggunakan copywriting ini untuk headline maka Anda bisa menyebutkan hal-hal yang lebih spesifik terkait waktu, layanan, persona, dan lainnya.

Berikut ini contoh copywriting untuk selective headline:

  • Kejutan Menarik untuk Pebisnis Kuliner
  • Tool Paling Efektif untuk Digital Marketer

4. Curiosity Headline

Copywriting jenis ini cocok digunakan untuk berbagai bisnis terutama yang berhubungan dengan bidang travel. Headline ini mampu meningkatkan rasa penasaran pembaca terkait dengan berbagai hal. Salah satu ciri headline ini adalah tidak menjelaskan secara jelas isi kontennya dan lebih menekankan hal-hal yang mampu membuat penasaran pembaca.

Berikut contoh copywriting untuk curiosity headline:

  • Inilah Spot Wisata Murah untuk Healing di Akhir Pekan

5. Gimmick Headline

Copywriting untuk headline ini lebih memaksimalkan permainan bunyi, gaya bahasa, tipuan, pengulangan kata, bahkan efek terkejut. Pemilihan kata yang tepat bisa menarik perhatian namun tetap relevan dengan tujuan konten. Misalnya:

  • Dapur Cokelat: New Taste for the New Goals

Melalui headline tersebut, Dapur Cokelat ingin menunjukkan berbagai varian rasa baru yang bisa mengiringi target baru bagi pembeli.

Pendampingan Usaha - Nextup.id

6. Question Headline

Headline jenis ini seringkali digunakan untuk menimbulkan kesan lebih dekat dengan pembaca. Copywriting pertanyaan memungkinkan pembaca merasa lebih diperhatikan apa yang menjadi kebutuhannya. Tentunya, konten yang dibuat hendaknya mampu menjawab pertanyaan headline. Inilah mengapa dalam penggunaan jenis copywriting ini hendaknya lebih memandang sudut pandang dan kebutuhan pembaca supaya lebih berkesan bagi pembaca

Contoh copywriting headline berikut ini:

  • Ingin Jualan Online? Simak Dulu Tips Ini!
  • Apakah Anda Sudah Mempersiapkan Dana Masa Tua?

7. Quotation Headline

Menggunakan kutipan sebagai headline mungkin akan memberikan kesan tersendiri. Namun, Anda tetap harus hati-hati. Pastikan Anda tetap mempertimbangkan konteks konten Anda supaya relevan dengan kutipan yang digunakan. Berikut ini contoh copywriting quotation headline untuk blog atau artikel:

  • 5 Ayam Bakar Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Jogja, Wajib Dicoba!
  • Cantikmu Siap Hadapi Dunia, Ayo Bergabung dalam Kolaborasi bersama 4 Wanita Inspiratif Ini!

8. Command Headline

Copywriting jenis ini biasanya digunakan untuk mengarahkan pembaca untuk melakukan sesuatu dengan kata-kata perintah. Biasanya kalimat perintah yang digunakan dikemas dengan penggunaan kata-kata yang bersifat lebih mendesak sehingga menarik perhatian pembaca. Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan command headline adalah konten hendaknya menegaskan mengapa pembaca harus melakukan yang diperintahkan dalam headline dan menjelaskan akibat bila pembaca tak mengindahkan headline.

Contohnya pada headline di bawah ini:

  • Black Friday: Dapatkan Diskon 75% dan Menangkan Apple Watch
  • Daftar Hari Ini dan Dapatkan Ekstra Gratis Berlangganan hingga 3 Bulan

9. Claim Headline

Bisnis yang Anda jalankan hendaknya memiliki suatu kekhasan tersendiri sehingga bisa memberikan posisi khusus di mata audiens. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan copywriting yang tepat untuk menunjukkan suatu klaim atas keunggulan atau kekhasan dari bisnis Anda. Sampaikan dengan jelas dan spesifik apa yang menjadi keunggulan ataupun ciri khas bisnis Anda tersebut namun pastikan untuk tidak membuat klaim secara berlebihan yang justru memberi kesan terlalu imajinatif bahkan mustahil.

Berikut ini beberapa contoh copywriting untuk claim headline yang cukup aman untuk konten Anda:

  • Menghilangkan Noda Hitam dalam 30 Hari? Percayakan kepada Natasha Skincare
  • Seminar Bisnis Terbaik Hasilkan Ratusan Alumni Pebisnis yang Sukses di Bidangnya

 

10. How-to Headline

Headline ini bertujuan untuk menunjukkan cara menyelesaikan masalah pembaca yang biasanya dipakai untuk tips, tutorial, panduan, dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh copywriting untuk how-to headline:

Cara Membuat Snack Tart Simple untuk Ulang Tahun Anak

  • Tutorial Login VPS di Android Anti Gagal

11. Versus Headline

Sebagaimana namanya, headline ini mengacu pada perbandingan dua hal dengan yang memiliki kemiripan atau kesamaan. Tujuannya bukan untuk menjelekkan satu dengan lainnya melainkan membantu pembaca dalam mengidentifikasi mana yang lebih cocok untuk menjawab kebutuhan mereka.

Ini contoh copywriting untuk versus headline yang bisa digunakan untuk blog atau postingan Anda:

  • Online Marketing vs Offline marketing: Mana yang Paling Tepat untuk Bisnis Anda?
  • iOS vs Android, Mana yang Lebih Sesuai dengan Kebutuhan Anda?

 

Itulah beberapa contoh copywriting headline yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda. Bila Anda masih bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan atau bisnis Anda mengalami berbagai kendala, maka Anda bisa berkonsultasi dengan nextup.id. Bukan hanya itu saja, Anda juga bisa berkonsultasi ataupun mendapatkan terapi layanan untuk mengatasi berbagai kendala keuangan, permasalahan emosional, ataupun hambatan rezeki. Segera hubungi kontak yang tersedia untuk membantu menemukan solusi terbaik permasalahan Anda.

kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga