by M Arif Rahmat | Dec 13, 2021 | Articles
Pada saat mengikuti training bisnis atau pelatihan tentang bisnis, maka akan ada sesi khusus yang membahas materi tentang target market. Target market yang juga disebut dengan istilah target pasar atau konsumen yang dituju. Memiliki peran penting dalam mensukseskan sebuah bisnis.
Pemahaman tentang target market dibutuhkan oleh semua pebisnis. Mulai dari skala UMKM sampai pebisnis kelas menengah ke atas. Sebab, bisnis yang sukses umumnya adalah bisnis yang punya target market jelas dan mampu memenuhi kebutuhan maupun ekspektasi mereka. Lalu, bagaimana menentukan target market dengan benar?

Apa Itu Target Market?
Target market merupakan sekelompok orang yang menjadi sasaran pemasaran dari produk yang dijual, baik itu berupa barang maupun jasa. Target market ini secara sederhana bisa diartikan sebagai konsumen potensial. Dimana pebisnis perlu menentukan konsumen mana yang berpotensi menjadi pembeli, pelanggan, dan kemudian menjadi pelanggan setia.
Dalam mengikuti training bisnis pemahaman tentang target market sangatlah penting dan dibahas secara khusus. Sebab, pada saat perusahaan bingung menentukan produk hendak ditawarkan ke siapa. Maka resiko produk gagal di pasaran cukup tinggi. Sebaliknya, jika konsumen atau target marketnya jelas maka produk bisa sukses ketika dirilis ke pasaran.
Kenapa? Sebab teknik pemasarannya sesuai karakter target market tadi, begitu juga dengan aspek lain. Misalnya karakter produk, keunggulan produk, manfaat tambahan yang diberikan, harga, desain kemasan, nama brand atau merek, dan lain sebagainya. Target market menentukan aspek tersebut di awal dan harus disadari oleh pelaku bisnis.

Manfaatnya untuk Bisnis
Memahami apa itu target market membantu mendapatkan strategi pemasaran yang baik. Hal ini bisa memberikan manfaat yang sangat besar dan beragam, berikut beberapa diantaranya:
Membantu Meningkatkan Penjualan
Menentukan target market dengan tepat lebih maksimal jika mengikuti training bisnis, agar dibahas sampai tuntas. Jika berhasil ditentukan maka akan membantu meningkatkan penjualan. Pasalnya, produk yang dirilis memang diminati oleh kalangan tertentu yang menjadi target market tadi. Produk pun laris manis di pasaran.
Paham Berapa Budget yang Perlu Disiapkan
Jika belum menentukan target market maka ada kemungkinan kehilangan lebih banyak dana untuk kebutuhan promosi. Mengapa? Alasannya karena tanpa target yang jelas umumnya pebisnis ingin menjangkau seluruh kalangan. Efeknya perlu melakukan promosi dalam skala lebih besar.
Biaya yang dikeluarkan akan membengkak, padahal bisa jadi hanya kalangan tertentu yang sesuai dengan karakter produk. Jadi, supaya tidak sia-sia dan bisa meningkatkan efisiensi anggaran promosi. Perlu menentukan target market sejak awal.
Sarana untuk Mengantisipasi Persaingan
Menentukan target market di awal bisnis membantu melakukan monitoring kondisi persaingan. Sebab dengan penentuan sejak awal maka pebisnis bisa tahu konsumen mana yang potensial.
Sekaligus bisa mengecek kondisi persaingannya bagaimana, karena produk tertentu dikenal minim pesaing sementara yang lainnya tidak. Perbedaan ini kemudian menentukan strategi marketing, sebab antara yang minim pesaing dengan adanya persaingan ketat tentu butuh pemasaran yang berbeda.
Kemudahan dalam Menyiapkan Konten Pemasaran
Target pasar yang jelas membantu menentukan konten pemasaran dengan tepat. Misalnya punya target anak muda maka postingan di media sosial akan dibuat lebih modern, unik, dan kekinian. Begitu sebaliknya saat menyasar target market lain. Hal ini membuat pemasaran lebih efektif, sehingga ikut training bisnis khusus target market sangatlah penting.
Memudahkan Proses Membangun Komunikasi dengan Konsumen
Jika sudah bisa menentukan target market maka akan memudahkan proses membangun komunikasi. Sebab bisa menyediakan produk sesuai kebutuhan mereka, menggunakan bahasa yang sesuai, dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan pebisnis mengenal konsumen dan menjalin hubungan baik dengan mereka.

Cara Menentukan Target Market
Banyaknya manfaat yang bisa dipetik jika sudah bisa menentukan target market yang sesuai. Maka penentuannya tidak bisa dianggap remeh dan perlu mempertimbangkan banyak hal untuk mencegah kesalahan. Membantu untuk menentukan target market yang tepat, maka beberapa cara berikut bisa diterapkan:
1. Mulai dengan Berasumsi
Dalam training bisnis, penentuan target market bisa dilakukan dengan melakukan atau menyiapkan asumsi. Misalnya saja dengan melihat kondisi pasar sesuai produk yang akan dibuat.
Jika menjual produk fashion untuk anak muda dengan desain unik dan dijual secara online. Maka target marketnya yang ideal adalah anak muda yang punya selera fashion unik dan aktif menggunakan smartphone.
2. Mencermati Persaingan
Mencermati persaingan juga dapat membantu menentukan target pasar yang tepat sesuai karakter produk yang disediakan. Misalnya saja ingin menyediakan jasa pijat refleksi dengan mesin canggih dan terkini.
Maka bisa melihat kondisi bisnis ini secara umum, dan kemudian melihat potensi ada tidaknya konsumen dari kalangan menengah ke atas. Sebab dengan menggunakan mesin canggih maka biaya jasa akan dibuat lebih mahal.
Jika sudah ada kompetitor, praktis biaya jasa akan dibuat bersaing. Jika belum ada pesaing maka pebisnis bisa leluasa menentukan harga jasa pijat refleksi tersebut. Sehingga bisnis jasa ini punya target pasar kalangan penyuka pijat refleksi dan punya penghasilan yang lumayan.
3. Menjalin Komunikasi Langsung dengan Konsumen
Menentukan target pasar melalui berbagai training bisnis juga bisa dilakukan dengan menjalin komunikasi langsung. Misalnya mengobrol dengan konsumen di pasaran secara acak.
Kemudian membahas mengenai produk yang akan dijual, tanyakan keinginan mereka mendapat produk seperti apa. Jika peminatnya banyak maka merekalah target market bisnis yang dirintis.
4. Memanfaatkan Fitur Analitik
Teknologi informasi terus berkembang, dan bisa dimanfaatkan untuk menentukan target market. Salah satunya memanfaatkan fitur analitik pada beberapa media promosi online. Misalnya iklan di media sosial seperti Instagram dan Facebook, kemudian fitur Google Analytic di Google Ads.
Lewat fitur ini, pelaku bisnis bisa mengetahui apa yang sedang menjadi tren. Misalnya mendirikan bisnis travel, maka bisa mengecek analitik destinasi wisata di Yogyakarta atau Bandung. Maka hasil analitik akan memuat daftar tempat wisata populer di kota tersebut. Destinasi yang paling diminati kemudian bisa dijadikan paket wisata.

5. Menyampaikan Keunggulan Produk
Target pasar juga bisa ditentukan dengan menyampaikan keunggulan dari produk yang dimiliki dibanding kompetitor. Sehingga bisa didapatkan target pasar lebih jelas, yakni mereka yang butuh keunggulan lebih dari produk yang sudah ada.
Keunggulan ini bisa banyak hal, pastikan sesuai fakta jangan hanya hasil imajinasi saja. Sebab jika konsumen kecewa maka akan merasa ditipu, hal ini berdampak buruk bagi bisnis yang dimiliki.
Lima cara tersebut bisa membantu menentukan target market yang sesuai dengan produk. Sehingga bisa memperkecil resiko produk tidak laku di pasaran atau laku dalam jumlah di bawah harapan. Jika produk sudah laku dan terus laku karena jumlah pelanggan terus bertambah, maka bisnis bisa bertahan dan kemudian berkembang.
Jika ingin mendapatkan target market yang tepat, selain mencoba mempraktekan cara yang dijelaskan di atas. Sebaiknya juga mencoba ikut training bisnis, yang memberi pelatihan tentang pemasaran baik secara online maupun offline. Pada prosesnya akan dijelaskan tentang target market sebagaimana yang dilakukan oleh artikel nextup.id selanjutnya
pelatihan umkm 2021, pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
by M Arif Rahmat | Dec 11, 2021 | Articles
Shopee merupakan salah satu marketplace dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Pastinya ini bisa menjadi peluang yang snagat potensial untuk menjadi penjual di marketplace berwarna oranye ini. meski demikian, perlu diingat bahwa popularitas sebuah marketplace tidak bisa jadi penentu keberhasilan dalam menjadi seller. Salah satu yang bisa membantu meningkatkan penjualan di Shopee adalah ketika menjadi Star Seller.

Siapa itu Star Seller di Shopee?
Bagi yang sudah sering berbelanja melalui Shopee pastinya sudah tak asing dengan sejumlah penjual dengan badge Star Seller. Di kalangan konsumen, badge tersebut bisa menjadi sebuah jaminan bahwa penjual tersebut terpercaya dan berkualitas. Pastinya, di sisi penjual pun, mendapatkan gelar Star Seller juga bisa memberikan banyak keuntungan.
Star Seller merupakan sebuah bentuk apresiasi dari Shopee kepada para penjual yang telah aktif dan memberikan pelayanan baik kepada para pembelinya. Tentu ketika seorang seller atau penjual menyandang status Star Seller maka ini bisa membantu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap lapak tersebut. Penjual sendiri juga bisa termotivasi untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada para konsumennya.
Keuntungan menjadi Star Seller di Shopee
Mendapatkan status atau gelar Star Seller di Shopee sama seperti halnya menjadi seorang primadona di tengah banyaknya penjual di Shopee. Pastinya ini bisa memberikan lebih banyak keuntungan bagi penjual yang bisa mendapatkan gelar tersebut, antara lain:

#1 Kredibilitas Toko Lebih Terjamin dan Terpercaya
Keberhasilan seorang penjual tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya saja melainkan juga bagaimana para konsumen memberikan kepercayaan terhadap penjual. Para calon konsumen di Shopee pun cenderung belanja berbagai produk di toko yang memiliki kredibilitas baik, ulasan positif, terlebih memiliki status Star Seller.
Penjual dengan predikat Star Seller pasti lebih menarik bagi para calo konsumen karena tidak mungkin bagi para calon konsumen tersebut untuk mengecek satu per satu penjual yang ada di Shopee. Dan status Star Seller di Shopee sendiri tidak perlu diragukan lagi karena sudah pasti penjual tersebut terpercaya.

#2 Berkesempatan Gabung di Berbagai Promo di Shopee
Shopee merupakan salah satu marketplace yang cukup rajin mengadakan promo. Ketika penjual berhasil mendapatkan status Star Seller maka ini akan membuka kesempatan lebih besar untuk bisa terlibat dalam beragam promo khusus yang disediakan Shopee seperti voucher, Shopee Mall, flash sale, ataupun lainnya. Dengan promo-promo tersebut maka ini bisa jadi peluang emas supaya intensitas penjualan meningkat.
#3 Bisa Mengunggah Produk Lebih Banyak
Keuntungan lain ketika menjadi Star Seller Shopee adalah peluang untuk bisa mengunggah lebih banyak produk bahkan bisa mencapai 10.000 produk. Ini pastinya juga cukup menguntungkan terutama bagi yang berjualan dengan banyak produk.
#4 Meningkatkan Omset Penjualan
Dalam sejumlah pelatihan UMKM dijelaskan bahwa tujuan utama mengoptimalkan toko di Shopee termasuk dengan menjadi Star Seller adalah untuk meningkatkan omset penjualan. Dengan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi terhadap produk dan penjual maka ini bisa mendatangkan lebih banyak konsumen sehingga peluang peningkatan omset penjualan pun semakin jelas di depan mata.
Kriteria untuk Menjadi Star Seller
Setelah mengetahui beberapa keuntungan menjadi Star Seller di Shopee, pastinya semakin banyak yang bertanya-tanya bagaimana caranya supaya bisa menjadi penjual berstatus Star Seller di Shopee.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi penjual untuk bisa menjadi Star Seller di Shopee, antara lain:
- Identitas KTP yang terdaftar telah terverifikasi oleh Shopee
- Memiliki presentase chat dibalas lebih dari 80%
- Memiliki rating minimal 4.5
- Memiliki presentase dari jumlah produk PO kurang dari 20% selama maksimal 5 hari
- Memiliki jumlah transaksi berhasil minimal 100 pesanan dalam sebulan terakhir
- Sudah melayani 25 pembeli yang berbeda selama sebulan terakhir
- Tidak memiliki poin penalti
- Tidak memiliki riwayat aktivitas akun yang janggal, pesanan tidak wajar, ataupun penyalahgunaan program
Cara Cepat menjadi Star Seller di Shopee
Bila sudah memenuhi kriteria yang disebutkan di atas, maka perlu memaksimalkan potensi toko di Shopee supaya bisa berhasil menjadi Star Seller dengan cepat. Ada beberapa tips yang mungkin bisa diaplikasikan untuk mempercepat proses pendaftaran Star Seller di Shopee.
#1 Berikan Pelayanan Terbaik kepada Konsumen
Pelayanan menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk bisa meraih status Star Seller di Shopee dalam waktu cepat. Pembeli bukan hanya menilai kualitas toko berdasarkan kualitas produknya melainkan juga bagaimana sikap penjualnya apakah responsif dan ramah atau tidak. Selain dengan lebih responsif dan ramah ketika membalas chat konsumen, pastikan proses pengemasan serta pengiriman pesanan tepat waktu. Dengan performa toko yang baik maka ini akan lebih memudahkan untuk mendapatkan undangan Star Seller dari Shopee.
#2 Pasang Harga yang Masuk Akal
Harga menjadi salah satu hal utama yang dipertimbangkan konsumen saat belanja. Kebanyakan konsumen pastinya akan tertarik dengan harga yang murah. Namun, pastikan harga yang dipasang juga tidak asal murah tapi mengesampingkan kualitas produknya. Pasang harga yang masuk akal dan biarkan kualitas produk yang berbicara.
#3 Sering Adakan Promo
Rasanya semua konsumen bakal menyukai promo. Untuk menarik perhatian calon konsumen, adakan promo khusus untuk sejumlah produk. Misalnya, dengan memberikan potongan harga, bonus pada pembelian, ataupun lainnya. Ini bisa membantu penualan toko meningkat dan status Star Seller pun tak lama akan mendekat.

#4 Perhatikan Pemilihan Produk
Produk yang bisa ditawarkan tersedia dalam 2 kategori yaitu produk untuk kebutuhan pasar dan produk berdasarkan passion. Untuk bisa mendapatkan penjualan lebih cepat maka sebaiknya pilih produk yang memang dibutuhkan pasar. Bagaimana caranya? Lihat bagian “Produk Terlaris” yang terdapat di halaman depan Shopee. Cara ini cukup efektif untuk menarik banyak konsumen.
#5 Patuhi Ketentuan dan Kebijakan dari Shopee
Untuk bisa lebih cepat menyandang status Star Seller maka pastikan untuk tidak melanggar ataupun menyalahi kebijakan serta ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak Shopee. Pastikan tidak melakukan transaksi yang tidak wajar. Ketika toko melakukan pelanggaran, bukan hanya sulit mendapatkan elar Star Seller tetapi tidak menutup kemungkinan akun Shopee yang dimiliki juga akan diblokir oleh pihak Shopee.
Menjadi Star Seller di Shopee memang memberikan cukup banyak keuntungan. Hal ini juga yang membuat banyak penjual tertarik untuk bisa mendapatkan status Star Seller supaya tokonya bisa lebih laris manis. Beberapa cara di atas semoga bisa membantu toko Anda menjadi Star Seller lebih cepat. Selain itu, jangan ragu untuk ikut serta dalam sejumlah pelatihan seperti training jualan online, kursus bisnis digital, atau lainnya untuk meningkatkan dan mengembangkan wawasan dan ketrampilan Anda dalam berbisnis. Salah satunya dengan gabung dengan nextup.id yang siap membantu meningkatkan ketrampilan Anda dalam bisnis.
jualan di shopee, cara jualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara menjual barang di shopee, cara membuat toko di shopee, cara jual barang di shopee, cara jualan di shopee untuk pemula, cara daftar jualan di shopee, cara berjualan di shopee untuk pemula
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by M Arif Rahmat | Dec 11, 2021 | Articles
Belakangan ini semakin banyak orang tertarik untuk mencari tahu bagaimana cara memulai jualan di Shopee ataupun media online lainnya. Ya, bisnis atau jualan online memang semakin besar peminatnya. Bagi pelaku bisnis atau penjual, melakukan bisnis secara online dinilai mampu menjangkau target pasar yang lebih luas bahkan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga menjangkau mancanegara sehingga peluang mendapatkan untug lebih besar. Selain itu, jualan online juga tak mengharuskan pemilik bisnis memiliki toko ataupun kantor offline sehingga bisa lebih menekan biaya pengeluaran. Hal-hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat semakin meningkatnya bisnis online.
Alasan Mengapa Jualan di Shopee
Meskipun terlihat mudah dan sederhana, menjalankan bisnis atau jualan secara online ternyata juga tak segampang yang dibayangkan. Berjualan online membutuhkan berbagai taktik dan strategi jitu supaya produk jualannya bisa laris di pasaran serta mampu membuat usaha tersebut bertahan di tengah persaingan yang kian ketat antar pelaku bisnis online. Inilah mengapa kini pun semakin banyak kursus bisnis digital yang bisa dijumpai dengan materi yang beragam. Hal ini ditujukan supaya para pelaku bisnis online ini mampu mempersiapkan dan mengelola bisnis online nya dengan lebih baik.
Banyak media yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan online mulai dari membuat website toko online, melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, atau lainnya, atau bisa juga memanfaatkan marketplace seperti Shopee, Bukalapak, dan lainnya. tentu masing-masing media tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Pelaku bisnis yang ingin memulai bisnispun bisa memilih media mana yang paling tepat untuk kebutuhan dan kemampuannya.
Dari berbagai marketplace yang ada di Indonesia, Shopee menjadi salah satu marketplace yang cukup besar peminatnya. Melihat besarnya peminat pelaku bisnis terhadap marketplace dengan ciri khas warna oranye tersebut, dalam sejumlah training bisnis digital pun sering mengambil ‘cara memulai jualan di Shopee’ sebagai topik materinya.
Ada beberapa alasan mengapa Shopee cukup populer di kalangan penjual onlinel, antara lain:
- Jualan di Shopee sangat praktis karena hanya perlu modal smartphone untuk berjualan sehingga siapapun bisa berpeluang berjualan.
- Konsumen marketplace ini kian hari semakin meningkat dengan kalangan yang bervariatif mulai di dalam negeri hingga ke mancanegara.
- Shopee juga memiliki operasional waktu 24 jam sehingga para konsumen bisa tetap berbelanja di luar jam kerja.
- Bukan hanya itu saja, metode pembayaran yang tersedia di Shopee juga sangat beragam mulai dari pembayaran melalui transfer bank, melalui minimarket Indomaret ataupun Alfamart, ShopeePay, ShopeePayLater, hingga COD.
- Marketplace Shopee sudah terintegrasi dengan berbagai layanan jasa pengiriman.
- Shopee juga menyediakan banyak promo menarik sehingga semakin menarik minat konsumen untuk belanja melalui marketplace tersebut.

Cara Memulai Jualan di Shopee
Tertarik untuk jualan di Shopee? Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan ketika ingin memulai jualan di marketplace oranye.

#1 Membuat Akun Shopee
Langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja membuat akun di aplikasi Shopee. Akun tersebut bisa digunakan untuk berjualan, belanja, ataupun keduanya. Untuk membuat akun Shopee yang dibutuhkan sebuah email dan nomor ponsel yang aktif. Isilah formulir pendaftaran akun dengan lengkap dan benar. Selanjut, Shopee akan mengirimkan email aktivasi ataupun SMS dengan isis kode OTP. Kode tersebut digunakan untuk menyelesaikan pendaftaran.

#2 Membuat Toko
Setelah akun Shopee berhasil diaktivasi maka ini saatnya untuk membuka sebuah toko. Bagaimana caranya?
- Kunjungi situs Shopee melalui browser.
- Klik “Jual” yang berada di bagian sudut kiri atas.
- Isilah profil toko yang terdiri dari nama, deskripsi, foto profil, dan banner.
Pada tahapan ini toko di Shopee sudah dimiliki. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengatur alamat toko serta jasa pengiriman yang nantinya akan digunakan. Selain itu, atur rekening bank yang akan digunakan untuk mencairkan penghasilan jualan.

#3 Mengunggah Produk
Toko sudah berhasil dibuat maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mulai mengunggah produk yang akan dijual. Supaya lebih menarik minat calon konsumen, pastikan menyiapkan gambar produk dengan kualitas yang baik sehingga calon konsumen bisa melihat dengan jelas bagaimana produk yang ditawarkan. Dalam mengambil foto produk sebaiknya gunakan latar yang bersih, pencahayaan yang tepat, dan kualitas besar. Ini akan membantu produk bisa terlihat jelas.
Selanjutnya, isilah detail produk yang dijual dengan nama produk, jenis, deskripsi, merek, ukuran, ataupun spesifikasi lainnya untuk mempermudah calon konsumen memahami produk yang ditawarkan. Semakin lengkap detail informasi yang tersedia untuk produk tersebut maka ini bisa meminimalisir pertanyaan standar dari pelanggan.
Setelah mengunggah foto produk dan detail selanjutnya pihak Shopee akan melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dijual dalam waktu 1 hari kerja.

#4 Promosikan Produk
Bila proses pemeriksaan Shopee sudah selesai dilakukan maka produk yang diunggah akan muncul di etalase toko. Ini artinya toko di Shopee sudah siap untuk dikunjungi para calon konsumen. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah promosi supaya produk jualan bisa menarik calon konsumen. banyak cara promosi bisa dilakukan baik dengan memanfaatkan sejumlah fitur yang ada di Shopee ataupun cara lainnya.

Strategi Jualan di Shopee bagi Pemula
Bila sudah memiliki toko di Shopee yang bisa digunakan untuk berjualan, apakah ini otomatis akan mendatangkan para konsumen yang akan berbelanja? Tentu saja tidak. Pelaku bisnis online sebaiknya mencari lebih banyak informasi tentang strategi jualan di Shopee yang ada di internet ataupun sumber lainnya. Selain itu, mengikuti sejumlah pelatihan UMKM yang mengusung topik jualan di Shopee juga bisa jadi salah satu langkah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman berjualan di Shopee.
Ada beberapa strategi penjualan yang bisa membuat jualan di Shopee laris manis:
#1 Buat Voucher Promosi
Produk dengan diskon selalu menarik perhatian calon konsumen. Di Shopee, ada fitur voucher yang bisa dimanfaatkan untuk promosi produk jualan. Caranya?
- Buka Shopee Seller Center
- Klik ‘Voucherku’ pada bagian ‘Promosiku’
- Klik ‘Buat Voucher Baru’
- Isi semua kolom informasi yang tertera
- Klik ‘Simpan’
#2 Pasang Harga Menarik
Selain membuat vocuher diskon, memasang harga semenarik mungkin menjadi salah satu strategi supaya jualan bisa lebih laris. Pastika harga yang dipasang untuk produk jualan tidak terlalu mahal namun juga tak terlalu murah. Harga masuk akal dengan kualitas produk bagus akan selalu menarik minat calon konsumen.
#3 Variasikan Produk Jualan
Pahami bahwa para calom konsumen akan lebih menyukai mengunjungi toko dengan produk yang bervariasi baik dari segi warnanya, motifnya, modelnya, ataupun lainnya. Inilah mengapa penting untuk membuat produk sevariatif mungkin supaya calon konsumen bisa tertarik untuk mampir dan belanja.
#4 Pakai Fitur “Naikkan Produk”
Fitur ini sangat berguna karena bisa membuat produk yang dijual berada di bagian teratas untuk produk-produk serupa. Ini akan membuat calon konsumen bisa lebih mudah menemukan produk jualan. Fitur ini bisa digunakan untuk 5 produk sekaligus setiap 4 jam sekali.

#5 Promosikan melalui Media Sosial
Promosi toko dan produk jualan melalui media sosial diyakini mampu mendongkrak penjualan. Meski demikian, pastikan konten promosi yang disebar melalui media sosial sebaiknya juga menarik dan tidak spam.
Itulah beberapa hal yang sekiranya perlu diperhatikan para pelaku bisnis online pemula terutama yang tertarik untuk berjualan di Shopee. Bila ingin lebih memahami bagaimana berjualan di Shopee ataupun mengembangkan bisnis dengan sejumlah strategi yang tepat, nextup.id bisa jadi solusi.
jualan di shopee, cara jualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara menjual barang di shopee, cara membuat toko di shopee, cara jual barang di shopee, cara jualan di shopee untuk pemula, cara daftar jualan di shopee, cara berjualan di shopee untuk pemula
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
by adminnextup | Jun 14, 2021 | News
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan program Literasi Digital. Menurut Menteri Johnny, dengan berkembangnya digitalisasi di Indonesia, maka kecakapan-kecakapan ini menjadi mutlak untuk diketahui, Ia menjelaskan, 20.000 kegiatan itu merupakan hasil kerjasama diantara Kominfo, bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, pemerintah daerah, sekitar 110 lembaga dan organisasi organisasi kemasyarakatan yang akan melakukan secara bersama-sama, kerja kolaboratif.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, meluncurkan 4 (empat) modul literasi digital, yaitu: (1) Budaya Bermedia Digital; (2) Aman Bermedia Digital; (3) Etis Bermedia Digital; dan (4) Cakap Bermedia Digital.

Secara umum, literasi digital sering kita anggap sebagai kecakapan menggunakan internet dan media digital. Namun begitu, acap kali ada pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah kecakapan yang paling utama. Padahal literasi digital adalah sebuah konsep dan praktik yang bukan sekadar menitikberatkan pada kecakapan untuk menguasai teknologi.
Lebih dari itu, literasi digital juga banyak menekankan pada kecakapan pengguna media digital dalam melakukan proses mediasi media digital yang dilakukan secara produktif (Kurnia & Wijayanto, 2020; Kurnia & Astuti, 2017).

Seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.
Kompetensi literasi digital tidak hanya dilihat dari kecakapan menggunakan media digital (digital skills) saja, namun juga budaya menggunakan digital (digital culture), etis menggunakan media digital (digital ethics), dan aman menggunakan media digital (digital safety).
Keempat area kompetensi literasi digital akan disampaikan oleh pengajar atau pegiat literasi digital kepada masyarakat dalam setiap webinar yang diselenggarakan setiap hari sampai dengan Bulan Desember 2021
Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat