by adminnextup | Sep 12, 2022 | Articles
Ketika membeli sebuah barang, Apa yang membuat Anda tertarik? selain kualitas produk pasti tampilan kemasan mempengaruhi pilihan Anda. Pada beberapa kasus, konsumen bahkan tertarik untuk membeli suatu produk karena memiliki penampilan kemasan unik. Ternyata istilah “Don’t judge a book by its cover” berlaku juga kepada kemasan, padahal tidak semua kemasan yang menarik menjamin kualitas produk didalamnya. Karena itulah, penampilan kemasan memiliki peranan yang penting pada produk yang dijual.
Mengapa Produk Butuh Kemasan?
Sebagai pelaku bisnis Anda harus cermat dalam mencari cara agar produk terus digemari komsumen. Selain kualitas produk, kemasan juga mempunyai andil besar dalam menarik minat konsumen. Ketika membeli suatu produk makanan ringan yang hanya dikemas dengan plastik biasa, sering sekali mendapatkan produk yang sudah tidak renyah dan ada perubahan rasa. Padahal penjual menginformasikan bahwa makan ringan tersebut baru saja diproduksi. Hal tersebut sering terjadi karena plastik hanya di tutup dengan menggunakan stapler, sehingga masih ada ruang untuk udara dapat masuk. Dalam kemasan plastik tersebut juga tidak dilengkapi dengan keterangan tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa. Hal itu bisa merugikan konsumen karena kurangnya informasi yang didapat dari produk tersebut.
Kemasan dapat diartikan sebagai salah satu media komunikasi antara produk dengan konsumnennya. Jika kemasan terlihat menarik dan memilliki karkter yang kuat dan memikat, besar kemungkinan konsumen akan selalu ingat dengan produk tersebut.
- Melindungi Produk
Kemasan memiliki fungsi penting dalam melindungi kualitas produk agar tidak mudah rusak. Produk membutuhkan kemasan agar dapat melindungi produk dari goresan, basah, cacat, terik matahari dan bakteri. Ketika pengiriman produk berisiko mengalami kerusakan dalam perjalanan. Hal itu bisa disebabkan karena terjatuh atau tertimpa barang lain. Kemasan yang baik akan membuat produk menjadi lebih terjamin keamananya.
- Membangun Kepercayaan Konsumen
Kemasan produk yang baik dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Didalam bisnis online, konsumen Anda akan puas jika produk telah sampai ketanganya dalam kondisi baik. Dengan adanya kepuasan secara otomatis kepercayaan konsumen terhadap produk akan terbangun.
- Menambah Daya Tarik
Dalam mendesain produk Anda harus dapat mencari jasa desainer yang sudah perbengalaman. Desainer akan lebih paham mengenai desain bentuk, dan material kemasan yang sesuai PPdengan jenis produk Anda. Dengan rancangan yang akan dituangkan kedalam produk Anda, kemasan akan terlihat lebih kreatif dan berkonsep. Kemasan yang memiliki keunikan dan daya tarik, menjadi nilai tambah untuk konsumen membelinya.
- Mempromosikan Produk
Didalam kemasan produk Anda dapat mencantunkan mengenai informasi tentang produk Anda. Seperti nama brand, logo, slogan, harga, alamat website, akun media sosial, manfaat, komposisi, dan lain-lain. Informasi yang sudah Anda cantumkan adalah bagian dari cara promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk. Perhatikan juga informasi produk agar tidak sampai memenuhi desain kemasan, karena akan terlihat menjadi tidak menarik.
- Memperkuat Karakteristik Produk
Dalam dunia bisnis produk yang kita pasarkan terkadang sama dengan pembisnis lain, kemasan produk adalah salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk membuat perbedaan. Kemasan produk akan menjadi identitas produk Anda. Dalam menentukan kemasan produk Anda harus membuat konsep yang menarik, agar konsumen dapat lebih mudah mengingat dan mengenal bisnis Anda dibandingkan dengan produk lain yang sejenis. Jadikan kemasan Anda terlihat spesial sehingga konsumen merasa senang bisa memakai produk Anda.

Memahami Pembagian & Perbedaan Kemasan Produk
Kemasan merupakan sebuah wadah produk yang berfungsi untuk melindungi produk. Selain itu juga kemasan berfungsi sebagai media informasi dari produk itu sendiri dan juga dapat berfungsi sebagai media promosi produk.
Jenis kemasan suatu produk dengan produk lainnya tentu berbeda. Anda harus dapat membedakan Jenis kemasan apa yang cocok untuk produk Anda. Jika produk Anda berjenis makanan berkuah tidak mungkin Anda menggunakan kemasan kertas yang mudah rusak. Mungkin plastik cocok untuk untuk makanan berkuah tetapi ada beberapa plastik yang akan rusak jika terkena kuah panas. Karena itulah Anda harus bisa membedakan karakteristik bahan kemasan yang Anda pilih. Hal pertama yang harus Anda pelajari yaitu mengetahui jenis-jenis kemasan, yaitu:
- Kemasan berdasarkan struktur isi kemasan
- Kemasan Primer, yaitu kemasan yang langsung membungkus produk (bahan pangan). Contoh jenis kemasan ini adalah bungkus snack, kaleng susu, dan botol minuman.
- Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang digunakan untuk mengemas produk yang telah dikemas dengan kemasan primer. Contoh jenis kemasan ini adalah karton untuk mengemas susu kaleng.
- Kemasan Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.
- Kemasan berdasarkan frekuensi pemakaiannya
- Kemasan Sekali Pakai (Disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen, karton dus, makanan kaleng.
- Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip), yaitu kemasan yang umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman dan botol kecap.
- Kemasan yang tidak dibuang (Semi Disposable), yaitu kemasan yang biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai. Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.
- Kemasan berdasarkan sifat kekakuan
- Kemasan Fleksibel, yaitu kemasan yang menggunakan bahan yang mudah dilenturkan, misalnya plastik, foil, dan kertas.
- Kemasan Kaku, yaitu kemasan yang menggunakan bahan keras dan kaku, misalnya gelas, logam, kaca, kayu.
- Kemasan Hybird, yaitu kemasan yang memiliki sifat fleksibel dan kaku, misalnya botol plastik dan wadah bahan yang berbentuk pasta.
- Kemasan berdasarkan kesiapan pakai
- Kemasan siap pakai, yaitu kemasan yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya.
- Kemasan siap dirakit, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik.
Hal yang kedua yaitu dengan mengetahui jenis bahan yang Anda gunakan. Pastikan Anda memilih bahan yang dapat melindungi dan meminimalisir kerusakan:
1.Kertas
Memiliki karakteristik yang dapat menyerap minyak, kertas cocok untuk produk makanan yang melewati proses penggorengan, khususnya gorengan. Dengan perkembangan yang ada kertas dimodifikasi dengan dilapisi plastik sehingga dapat menjadi wadah makanan siap saji baik manis maupun asin seperti bakmi, spaghetti, donat, pizza, martabak dan sebagainya. Keuntungan memakai bahan kertas yaitu harga lebih murah dan mudah untuk di desain.
- Plastik
Plastik digunakan untuk kemasan produk baik minuman, makanan, maupun produk lainnya. Anda dapat menentukan jenis plastik yang cocok sesuai tekstur, ketebalan dan ketahanan jika terkena panas.
3.Styrofoam
Biasanya Styrofoam digunakan udah mengemas makanan siap saji akan tetapi jika ingin memakai kemasan ini Anda harus melapisi lagi dengan kertas maupun plastik karena zat yang terkandung dalam Styrofoam tidak baik bagi tubuh jika langsung terkena dengan makanan. Styrofoam biasanya digunakan untuk pengiriman produk untuk menjaga suhu agar tetap dingin.
- Kaleng
Kaleng digunakan untuk mengemas produk dengan daya simpan lama, seperti minuman, dan makanan kaleng. Bisa juga sebagai kemasan produk cat, lem dan lain – lain
- Kaca
Kaca bisa digunakan untuk produk makanan dan minuman. Produk yang menggunakan kaca biasanya produk dengan daya simpan lama.

Bagaimana Membuat Kemasan Yang Menarik?
Kemasan merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Apabila kemasannya menarik, pembeli bisa secara tidak langsung mempromosikan produk yang kamu jual dengan membagikannya di media sosial.
1.Gunakan desain yang sederhana
Buatlah desain yang simpel namun tetap menarik. Jangan membuat desain yang terlalu rumit karena kesan yang ditampilkan akan membingungkan konsumen. Walaupun desain simpel, namun juga harus unik.
- Gunakan warna cerah dan berbeda
Membuat kemasan produk yang menarik dan unik salah satunya didukung dari pilihan warna-warna cerah dan berbeda. Warna cerah biasanya menjadi pilihan tepat karena akan terkesan mencolok dan berbeda.
- Manfaatkan gambar yang menarik
Konsumen cenderung lebih mudah menerima sesuatu yang berbau visual, oleh sebab itu cantumkan gambar agar lebih menarik minat pembeli.
- Tambahkan data legalitas dari pemerintah
Dengan mencantumkan data legalitas dari lembaga pemerintahan yang memang berwenang dengan produk-produk yang Anda produksi, produk Anda akan lebih tepercaya.
- Tambahkan informasi penting dengan font yang menarik
Buatlah informasi yang singkat dan jangan terlalu padat, dengan gambar yang unik dan font huruf yang menarik.
- Gunakan kemasan dengan bahan yang berbeda dan terjangkau
Untuk memberikan kesan produk yang unik dan berbeda, Anda dapat mulai menggunakan alternatif bahan packaging seperti bahan dari kertas daur ulang atau bahan daur ulang lainnya selama hal tersebut aman dan tidak memengaruhi kualitas produk.
Apa Saja yang Harus Dicantumkan Dalam Kemasan?
Sebagai pembisnis yang baik Anda harus dapat mencantumkan informasi mengenai produk yang dipasarkan. Karena ada produk yang memiliki karakteristik tertentu yang bisa membahayakan konsumen. Misalnya ada produk yang bila berada disuhu tinggi dapat menimbulkan ledakan. Ada juga produk makanann yang tidak bisa dikonsumsi oleh konsumen yang memiliki penyakit tertentu. Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 31 Tahun 2018, label pangan memang harus ada pada kemasan makanan olahan. Berikut ini ada 10 hal yang harus ada dalam label kemasan produk:
1. Nama Produk dan Merek
Nama produk terdiri dari nama jenis pangan dan nama dagang. Selain itu, biasanya tertera juga merek produk dalam bentuk tulisan maupun logo. Nama produk ini harus menunjukkan sifat atau keadaan yang sebenarnya dari produk tersebut.
Nama produk sebaiknya dibuat dengan font yang mudah dibaca dan terlihat jelas. Selain itu, nama ini harus terlihat lebih jelas daripada elemen visual kemasan lainnya. Jangan pernah menyepelekan tampilan nama produk dalam kemasan makanan karena ini lah yang biasanya dibaca pertama kali oleh calon pembeli.
2. Komposisi
Komposisi merupakan informasi yang terdiri dari bahan baku yang digunakan dalam produk yang Anda pasarkan.
Penulisan bahan baku pada label harus diurutkan dan ditulis dengan akurat, dimulai berdasarkan jumlah bahan baku yang terbanyak. Misalnya cireng bumbu, komposisinya terdiri dari tepung tapioka, daun bawang, dan penyedap rasa.
Informasi ini sangat penting karena menjadi bukti bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan berbahaya. Selain itu, calon pembeli juga bisa menghindar seandainya terdapat bahan yang membuatnya alergi.
3. Berat Bersih (Neto)
Biasanya produk makanan dan minuman kemasan tersedia dalam berbagai macam ukuran. Hal inilah yang membuat produsen harus mencantumkan berat bersih pada label produk makanan.
Berat bersih harus akurat atau lebih dari berat produk sebenarnya. Apabila berat aslinya kurang, bahkan hingga mencapai 10% atau lebih, ini bisa dianggap sebagai penipuan. Neto untuk produk padat ditulis dalam satuan gram atau kilogram, sedangkan yang cair ditulis dengan mililiter atau liter.
4. Informasi Nilai Gizi
Hal lain yang tidak kalah penting keberadaannya dalam kemasan makanan adalah informasi nilai gizi. Tentunya pembeli ingin mengetahui apa saja gizi yang terkandung dalam makanan tersebut.
Selain itu, biasanya dicantumkan juga jumlah kalori per sajian makanan tersebut. Bukan hanya berat dari nilai gizi yang dicantumkan, tapi juga terdapat persentase AKG-nya (Angka Kecukupan Gizi).

5. Informasi Produsen atau Pengimpor
Informasi produsen dan pengimpor juga termasuk bagian label produk makan. Biasanya informasinya berupa nama dan juga alamat. Penulisan alamat ini tidak selalu lengkap, tapi paling tidak harus memuat nama kota dan negara dari perusahaan tersebut.
Informasi produsen adalah untuk produk buatan dalam negeri, sedangkan informasi importir atau distributor adalah untuk produk dari luar negeri.
6. Kode Produksi
Informasi lain yang harus ada pada label produk makanan adalah kode produksi. Kode produksi adalah kode yang memberikan penjelasan tentang riwayat produksi makanan yang diproses pada kondisi dan waktu yang sama.
Biasanya kode ini akan diikuti dengan waktu produksi berupa tanggal, bulan, dan tahun. Kode ini memiliki beberapa kegunaan, seperti mengetahui usia produk hingga menunjukkan keaslian produk.
7. Legalitas
Terdapat beberapa perizinan yang harus didapatkan oleh produsen makanan sebelum mengedarkan makanannya. Legalitas ini menjadi acuan untuk konsumen memastikan bahwa produk yang dikonsumsi memang aman dan sudah diperiksa oleh pihak berwenan.
UMKM biasanya cukup mengantongi izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan di Kota atau Kabupaten. Khusus perusahaan yang lebih besar, tentunya harus memiliki izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).
8. Logo Halal
Sertifikasi halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJHP (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) berdasarkan fatwa halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI.
Manfaat pemberian sertifikat halal adalah untuk melindungi konsumen muslim terhadap produk makanan atau minuman yang tidak halal. Memang belum adanya sertifikasi halal belum tentu menunjukkan bahwa produk tersebut tidak halal, tapi sertifikasi ini memberi rasa aman bagi umat muslim sehingga tidak ada keraguan dalam mengonsumsi makanan tersebut.
9. Tanggal Kedaluwarsa
Tidak hanya harus mencantumkan kode produksi dan tanggal produksi, produsen juga perlu mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada label produk makanan.
Produsen menentukan sendiri seberapa lama produk makanan atau minuman yang dijual bisa aman dikonsumsi. Hingga kini belum ada lembaga yang mengurusi terkait hal tersebut.
Ada produk yang mencantumkannya sebagai “expired date” dan ada juga yang mencantumkan “best before”. “Exp date” adalah batas maksimal produk aman dikonsumsi, sedangkan “best before” berarti produk sebaiknya dikonsumsi sebelum tanggal tersebut. Sebenarnya ada indikasi produk masih dapat dikonsumsi melewati tanggal tersebut, tapi hal seperti ini sebaiknya dihindari demi keamanan.
10. Saran Penyajian dan Penyimpanan
Beberapa produk makanan, terutama yang harus diolah sebelum dikonsumsi, biasanya akan mencantumkan cara atau saran penyajian dari produk. Selain itu, produsen juga harus mencantumkan petunjuk penyimpanan pada label kemasan makanan.
Beberapa produk kemungkinan akan menurun kualitasnya secara cepat apabila tidak disimpan dengan baik sehingga informasi ini sangat penting diketahui pembeli
Anda mungkin merasa bisnis yang Anda jalankan belum berkembang sehingga tidak memperhatikan kemasan untuk produk yang digunakan. Anda hanya memakai kemasan yang sudah umum dipakai pelaku bisnis lainnya. Anda berfikir desain kemasan hanya akan menjadi biaya tambahan yang tidak mempunyai timbal balik. Nextup.id mengajak Anda sebagai pelaku bisnis untuk mempelajari dan memahami lebih dalam mengenai desain kemasan. Anda juga dapat berkonsultasi dan mendapatkan pendampingan seputar bisnis lainnya.
#kemasanmakanan #kemasanplastik #kemasanunik #kemasanproduk #kemasankertas #kemasanumkm #kemasankekinian #kemsanminuman #kemasanbotol #kemasansachet #cetakkemasan #stikerkemasan #kemasanramahlingkungan #labelkemasan #desainkemasan #desainkemasanproduk
kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga
by adminnextup | Aug 8, 2022 | Articles
Dalam beberapa tahun belakang ini, Instagram menjadi salah satu media sosial yang sangat populer di hampir semua kalangan, menyaingi Facebook ataupun Twitter. Pengguna Instagram sendiri terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Bila Anda memiliki bisnis maka pastikan jeli melihat statistik demikian. Ini artinya potensi berjualan di Instagram cukup besar dan Anda sebaiknya bisa memanfaatkan media sosial tersebut sebagai salah satu kanal penjualan Anda. Namun, tentu Anda pun harus memahami strategi berjualan di Instagram yang tepat supaya Anda bisa meraup keuntungan berlipat-lipat.

Workshop Digital Marketing – Nextup.id
Pahami Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Jualan di Instagram
Sebelum membahas tentang bagaimana tips dan trik berjualan di Instagram supaya laku keras, Anda sebaiknya tak melewatkan beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan ketika jualan di media sosial populer tersebut. Ini akan membantu Anda untuk menghindari kesalahan supaya jualan Anda bisa menghasilkan keuntungan yang lebih optimal.
1. Tidak Memahami Branding
Branding menjadi hal yang sangat penting dalam berjualan karena ini berkaitan dengan persepsi orang terhadap bisnis Anda. Bila Anda memiliki toko online di Instagram, ini artinya Anda juga harus memikirkan bagaimana persepsi orang terhadap toko Anda apakah toko tersebut baik dan terpercaya atau justru sebaliknya. Dalam hal ini, Anda sebaiknya tidak asal-asalan ketika posting di Instagram. Pilihlah postingan yang memang sesuai dengan bisnis Anda.
Selain itu, Anda juga perlu melayani konsumen yang berkunjung untuk mencari informasi baik melalui kolom komentar ataupun DM. Anda bisa membalas pertanyaan dengan ramah dan responsif yang berguna untuk membangun branding bisnis Anda sebagai bisnis yang terpercaya.
2. Anggapan Jumlah Followers = Jumlah Omzet
Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak followers akun Instagram maka ini akan membuat omzet bisnis pun semakin tinggi. Faktanya, tidak selalu berlaku demikian. Perlu dipahami bahwa setiap bisnis memiliki karakter masing-masing dan tentunya strategi yang diterapkan dalam menjalankan dan memasarkan bisnis itu sendiri pun berbeda-beda. Tidak menutup kemungkinan akun online shop dengan followers di bawah 10 ribu ternyata memiliki omzet yang jauh lebih besar dibandingkan online shop dengan followers ratusan ribu.
3. Salah Memilih Audiens
Kesalahan ini cukup banyak dilakukan para pebisnis yang berjualan di Instagram. Mereka menjual produk ataupun layanannya ke semua orang yang ada di Instagram tanpa menentukan audiens secara spesifik. Padahal belum tentu semua pengguna Instagram menyukai dan membutuhkan produk maupun layanan yang ditawarkan.
Tipsnya adalah Anda perlu melakukan identifikasi siapa audiens Anda, siapa yang sekiranya tertarik dengan produk atau layanan Anda, bagaimana kebiasaan mereka, konten apa yang disukai mereka, dan lainnya. Anda perlu mengumpulkan data-data terkait audiens sehingga Anda bisa menentukan strategi apa dan pendekatan yang tepat kepada mereka.
4. Malas Melakukan Optimasi
Berjualan di Instagram tidak hanya cukup mengunggah postingan lalu menunggu orang membeli produk Anda. Namun, Anda juga harus melakukan optimasi. Ketika Anda sudah upload sesuatu maka Anda perlu mencari strategi bagaimana cara supaya postingan Anda dilihat oleh banyak orang, bagaimana membuat caption dan hashtag yang menarik, dan lainnya.
Lalu bagaimana cara melakukan optimasi untuk jualan di Instagram? Ini yang akan dibahas selanjutnya.
Tips dan Trik Jualan di Instagram agar Laris Manis
Sebagaimana di jelaskan di atas bahwa berjualan di Instagram tidak hanya cukup dengan upload postingan dagangan lalu para pembeli akan berdatangan dengan sendiri. Bahkan, ternyata ada sejumlah kesalahan yang seringkali dilakukan pelaku bisnis online ketika berjualan di Instagram sehingga penjualannya pun tidak optimal. Lantas, bagaimana cara jualan di Instagram yang tepat agar laku keras dan mendapatkan keuntungan yang berlipat?

Workshop Digital Marketing – Nextup.id
1. Buat Akun Instagram Bisnis
Sangat tidak disarankan menggunakan akun pribadi untuk berjualan. Perlu dipahami bahwa ketika orang mengikuti akun pribadi Anda maka ini artinya mereka berhara bisa berinteraksi atau pun mengobrol dalam lingkup pribadi bukan untuk dijual. Inilah mengapa Anda perlu membuat akun bisnis bila ingin berjualan di Instagram. Akun bisnis ini menyediakan berbagai fitur tambahan yang bermanfaat untuk optimasi bisnis Anda. Buatlah akun bisnis dengan nama yang mudah diingat oleh followers.
2. Buat Tampilan Profile yang Profesional dan Menarik
Anda juga perlu menampilkan profil yang profesional. ini penting untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Berikut ini tips untuk membuat profil yang profesional namun tetap menarik:
- Gunakan logo bisnis Anda sebagai foto profil
- Pada bagian bio, tuliskan alasan mengapa orang harus follow akun bisnis Anda, informasi email ataupun nomor kontak, serta cantumkan link baik itu link website ataupun WhatsApp
3. Hubungkan Akun Instagram dengan Akun Media Sosial Lain
Adna juga perlu menghubungka akun Instagram bisnis Anda tersebut dengan berbagai akun media sosial Anda lainnya seperti Facebook, Twitter, Tumblr, atau lainnya. Ini bertujuan supaya setiap kali Anda mengunggah postingan di Instagram maka secara otomatis akan terposting di berbagai akun media sosial yang disambungkan. Tentunya ini akan membuat jangkauan postingan tersebut lebih luas.
4. Cari Followers Instagram yang Tertarget
Sebagaimana yang dibahas sebelumnya tentang kesalahan-kesalahan yang seringkali dilakukan ketika berjualan di Instagram yaitu salah memilih audiens. Perlu dipahami bahwa jumlah followers yang banyak tak menjamin konsumen Anda pun akan banyak. Inilah pentingnya menemukan followers tertarget.
Anda bisa memulainya dengan follow orang-orang yang menjadi followers dari akun-akun kompetitor bisnis Anda. Ketika mereka tertarik dengan bisnis Anda maka mereka akan melakukan follow back terhadap akun bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencari followers dari suggested user yang muncul ketika Anda follow sebuah akun Instagram.
5. Buat Konten atau Postingan Menarik
Posting foto yang menarik dengan kualitas bagus. Anda bisa belajar tentang teknik fotografi untuk memahami bagaimana cara pengambilan gambar yang bagus serta penyuntingan gambar supaya warna lebih tajam dan sesuai kebutuhan. Selain pemilihan foto atau gambar yang menarik, konten tersebut hendaknya juga dilengkapi dengan caption yang memikat untuk lebih menarik konsumen. Dalam hal ini, Anda bisa belajar tentang teknik copywriting sehingga caption yang ditulis pun bisa memberikan kesan bagi pembacanya. Jangan lupa gunakan hashtag yang relevan untuk postingan Anda. Gunakan hashtag yang memang sesuai dengan apa yang Anda jual atau tawarkan dan jangan asal ikut-ikutan trend.

Workshop Digital Marketing – Nextup.id
6. Buat Event Menarik
Sesekali Anda juga perlu membuat event-event menarik sebagai salah satu teknik marketing penjualan. Anda bisa membuat quiz, giveaway, ataupun diskon. Tujuan pembuatan even-even tersebut adalah supaya lebih banyak orang yang mengetahui keberadaan bisnis Anda. Buat event yang simpel namun mampu menarik lebih banyak orang untuk berpartisipasi. Melalui event tersebut, Anda bisa memperbesar peluang orang untuk mengenal bisnis Anda, mengetahui produk atau layanan yang Anda tawarkan, dan bahkan mereka bisa konsumen yang potensial.
Jualan melalui Instagram emang tampak mudah dan sederhana untuk dilakukan. Namun, bila strategi yang diterapkan kurang tepat maka hasil yang diperoleh pun kurang optimal. Inilah mengapa penting untuk memahami bagaimana cara berjualan di Instagram terkini termasuk mengetahui kesalahan-kesalahan apa yang sering dilakukan ketika berjualan di media sosial populer tersebut.
Masih bingung bagaimana berjualan yang tepat di Instagram? Anda bisa menghubungi nextup.id untuk berkonsultasi sehingga mendapatkan solusi terbaik untuk bisnis Anda. Bukan hanya permasalahan bisnis maupun karier saja, Anda juga bisa menghubungi kami bila memerlukan informasi atau layanan dalam mengatasi hambatan rezeki secara emotional sehingga Anda bisa mendapatkan mendapatkan terapi layanan yang dapat mengubah hidup anda menjadi lebih baik.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by adminnextup | Jul 27, 2022 | Articles
Siapapun pastinya ingin bisa laris manis ketika berjualan. Saat ini ada banyak strategi yang bisa diterapkan untuk memikat calon pembeli. Salah satunya adalah dengan melakukan copywriting. Metode ini terkenal sangat ampuh untuk menarik minat pembaca supaya tertarik dengan produk ataupun jualan yang ditawarkan melalui konten dan tulisan yang Anda buat. Pastikan untuk menggunakan copywriting sebagus mungkin ketika berjualan sehingga daya pikatnya semakin ampuh.
Contoh Headline Copywriting supaya Jualan Laris Manis
Di zaman yang serba digital seperti saat ini, website menjadi salah satu media yang sangat populer untuk berjualan. Melalui konten dan tulisan yang dibuat di website, Anda bisa menunjukkan keunggulan produk dan layanan yang Anda tawarkan kepada para pembaca. Inilah pentingnya menggunakan teknik copywriting yang bagus supaya bisnis Anda pun bisa terlihat lebih unggul dibandingkan kompetitor.
Copywriting merupakan salah satu teknik menulis untuk materi pemasaran. Dan salah satu bagian penting dari pemasaran konten yang menggunakan copywriting adalah headline. Ada sejumlah teknik copywriting yang bisa diaplikasikan dalam pembuatan headline. Tentunya Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini ada sejumlah contoh headline copywriting yang bisa digunakan untuk menarik pembaca terhadap bisnis Anda.

1. Benefit Headline
Sesuai dengan namanya, headline ini lebih fokus pada manfaat yang diperoleh pembaca. Dalam hal ini, sangat penting untuk melihat dan memahami bagaimana sudut pandang pembaca itu sendiri. Manfaat atau benefit bagi setiap pembaca bisa saja berbeda. Misalnya, ada yang lebih senang mendapatkan ilmu atau informasi yang bermanfaat, manfaat secara ekonomis, manfaat psikologis, atau lainnya.
Berikut ini contoh copywriting untuk benefit headline:
- 7+ Cara Jualan Sukses di Instagram (Update)
- 50+ Trik Produk Jualan di Shopee Laris Manis
2. News Headline
Headline ini biasanya memang berfokus pada informasi terbaru ataupun sejumlah berita yang sedang trending sehingga memiliki peminat yang cukup besar. Copywriting headline ini bisa mengacu pada informasi terkini dari produk maupun layanan Anda. Dalam teknik copywriting news headline hendaknya tidak gegabah jangan sampai terlalu dilebih-lebihkan hingga menjadi clickbait. Hindari clickbait berlebihan dengan headline yang terlalu fantastis namun isi konten ternyata berbeda. Pastikan menggunakan teknik copywriting yang wajar dan sesuai konten Anda.
Berikut ini salah satu contoh copywriting dengan news headline yang aman:
- Yoyok Rubiantono: Penjual Panci Internasional Beromzet Miliaran Rupiah Per Hari
- Modal Kurang dari Rp 100 Ribu Hasilkan Omset Hingga Jutaan Rupiah per Bulan!

3. Selective Headline
Copywriting ini lebih cocok bagi Anda yang memiliki bisnis dengan pangsa pasar tertentu. Anda bisa menggunakan headline jenis ini ketika ingin konten atau tulisan yang Anda buat dibaca kalangan tertentu. Bila Anda ingin menggunakan copywriting ini untuk headline maka Anda bisa menyebutkan hal-hal yang lebih spesifik terkait waktu, layanan, persona, dan lainnya.
Berikut ini contoh copywriting untuk selective headline:
- Kejutan Menarik untuk Pebisnis Kuliner
- Tool Paling Efektif untuk Digital Marketer
4. Curiosity Headline
Copywriting jenis ini cocok digunakan untuk berbagai bisnis terutama yang berhubungan dengan bidang travel. Headline ini mampu meningkatkan rasa penasaran pembaca terkait dengan berbagai hal. Salah satu ciri headline ini adalah tidak menjelaskan secara jelas isi kontennya dan lebih menekankan hal-hal yang mampu membuat penasaran pembaca.
Berikut contoh copywriting untuk curiosity headline:
- Inilah Spot Wisata Murah untuk Healing di Akhir Pekan
5. Gimmick Headline
Copywriting untuk headline ini lebih memaksimalkan permainan bunyi, gaya bahasa, tipuan, pengulangan kata, bahkan efek terkejut. Pemilihan kata yang tepat bisa menarik perhatian namun tetap relevan dengan tujuan konten. Misalnya:
- Dapur Cokelat: New Taste for the New Goals
Melalui headline tersebut, Dapur Cokelat ingin menunjukkan berbagai varian rasa baru yang bisa mengiringi target baru bagi pembeli.

6. Question Headline
Headline jenis ini seringkali digunakan untuk menimbulkan kesan lebih dekat dengan pembaca. Copywriting pertanyaan memungkinkan pembaca merasa lebih diperhatikan apa yang menjadi kebutuhannya. Tentunya, konten yang dibuat hendaknya mampu menjawab pertanyaan headline. Inilah mengapa dalam penggunaan jenis copywriting ini hendaknya lebih memandang sudut pandang dan kebutuhan pembaca supaya lebih berkesan bagi pembaca
Contoh copywriting headline berikut ini:
- Ingin Jualan Online? Simak Dulu Tips Ini!
- Apakah Anda Sudah Mempersiapkan Dana Masa Tua?
7. Quotation Headline
Menggunakan kutipan sebagai headline mungkin akan memberikan kesan tersendiri. Namun, Anda tetap harus hati-hati. Pastikan Anda tetap mempertimbangkan konteks konten Anda supaya relevan dengan kutipan yang digunakan. Berikut ini contoh copywriting quotation headline untuk blog atau artikel:
- 5 Ayam Bakar Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Jogja, Wajib Dicoba!
- Cantikmu Siap Hadapi Dunia, Ayo Bergabung dalam Kolaborasi bersama 4 Wanita Inspiratif Ini!
8. Command Headline
Copywriting jenis ini biasanya digunakan untuk mengarahkan pembaca untuk melakukan sesuatu dengan kata-kata perintah. Biasanya kalimat perintah yang digunakan dikemas dengan penggunaan kata-kata yang bersifat lebih mendesak sehingga menarik perhatian pembaca. Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan command headline adalah konten hendaknya menegaskan mengapa pembaca harus melakukan yang diperintahkan dalam headline dan menjelaskan akibat bila pembaca tak mengindahkan headline.
Contohnya pada headline di bawah ini:
- Black Friday: Dapatkan Diskon 75% dan Menangkan Apple Watch
- Daftar Hari Ini dan Dapatkan Ekstra Gratis Berlangganan hingga 3 Bulan
9. Claim Headline
Bisnis yang Anda jalankan hendaknya memiliki suatu kekhasan tersendiri sehingga bisa memberikan posisi khusus di mata audiens. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan copywriting yang tepat untuk menunjukkan suatu klaim atas keunggulan atau kekhasan dari bisnis Anda. Sampaikan dengan jelas dan spesifik apa yang menjadi keunggulan ataupun ciri khas bisnis Anda tersebut namun pastikan untuk tidak membuat klaim secara berlebihan yang justru memberi kesan terlalu imajinatif bahkan mustahil.
Berikut ini beberapa contoh copywriting untuk claim headline yang cukup aman untuk konten Anda:
- Menghilangkan Noda Hitam dalam 30 Hari? Percayakan kepada Natasha Skincare
- Seminar Bisnis Terbaik Hasilkan Ratusan Alumni Pebisnis yang Sukses di Bidangnya
10. How-to Headline
Headline ini bertujuan untuk menunjukkan cara menyelesaikan masalah pembaca yang biasanya dipakai untuk tips, tutorial, panduan, dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh copywriting untuk how-to headline:
Cara Membuat Snack Tart Simple untuk Ulang Tahun Anak
- Tutorial Login VPS di Android Anti Gagal
11. Versus Headline
Sebagaimana namanya, headline ini mengacu pada perbandingan dua hal dengan yang memiliki kemiripan atau kesamaan. Tujuannya bukan untuk menjelekkan satu dengan lainnya melainkan membantu pembaca dalam mengidentifikasi mana yang lebih cocok untuk menjawab kebutuhan mereka.
Ini contoh copywriting untuk versus headline yang bisa digunakan untuk blog atau postingan Anda:
- Online Marketing vs Offline marketing: Mana yang Paling Tepat untuk Bisnis Anda?
- iOS vs Android, Mana yang Lebih Sesuai dengan Kebutuhan Anda?
Itulah beberapa contoh copywriting headline yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda. Bila Anda masih bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan atau bisnis Anda mengalami berbagai kendala, maka Anda bisa berkonsultasi dengan nextup.id. Bukan hanya itu saja, Anda juga bisa berkonsultasi ataupun mendapatkan terapi layanan untuk mengatasi berbagai kendala keuangan, permasalahan emosional, ataupun hambatan rezeki. Segera hubungi kontak yang tersedia untuk membantu menemukan solusi terbaik permasalahan Anda.
kursus bisnis online, pelatihan bisnis online, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan usaha rumahan, pelatihan bisnis online gratis, kursus keterampilan untuk usaha, training bisnis online, pelatihan bisnis online gratis 2021, pelatihan wirausaha kuliner, pelatihan bisnis kuliner, pelatihan bisnis online gratis 2020, kursus usaha kuliner, pelatihan usaha laundry, pelatihan usaha kuliner, kursus bisnis kuliner, pelatihan usaha catering, kursus usaha online, pelatihan usaha online, training usaha laundry, kursus usaha laundry, kursus untuk usaha, pelatihan usaha mandiri, pelatihan bisnis minuman, pelatihan bisnis laundry, kursus usaha konveksi, pelatihan usaha konveksi, training usaha kuliner, pelatihan usaha minuman, pelatihan sukses bisnis online shop di instagram, kursus usaha rumahan, pelatihan usaha bakso, kursus usaha bakso, pelatihan bisnis ibu rumah tangga
by adminnextup | Jul 18, 2022 | News
Keberadaan UMKM membantu menjaga geliat kegiatan perekonomian di masyarakat, sebab mereka memiliki kesempatan untuk bertahan dan juga berkembang. Bahkan di masa pandemi, mayoritas usaha yang bisa bertahan didominasi dari pelaku UMKM. Hal ini menjadi bukti bahwa UMKM bisa menjadi penyelamat perekonomian negara Indonesia.
Memahami pentingnya peran UMKM bagi perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat luas. Maka Nextup.id berkomitmen untuk memberikan layanan pendampingan usaha bagi seluruh pelaku UMKM. Sehingga bisa naik kelas dan juga go digital.
Sebagai bukti dari perwujudan komitmen tersebut, Nextup.id aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak mengadakan training berkualitas dan bermanfaat. Mayoritas training digelar secara gratis. Pada bulan Juni, Nextup.id menggandeng PT PNM menggelar training bertajuk Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial.
Training Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial
Training Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial. Dilaksanakan secara offline di Hotel Kaisar Jakarta Selatan pada Kamis 2 Mei 2022. Training atau pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama antara Nextup.id dengan PT PNM.
Training secara offline tersebut dihadiri oleh seluruh nasabah PT PNM yang juga berstatus sebagai pemilik usaha yang masuk kategori UMKM. Narasumber para training kali ini adala M Arif Rahmat yang merupakan ahli digital marketing. Kemudian ada juga Inna dinovita, S.TP sebagai narasumber terkait legalitas usaha bagi pelaku UMKM.
Kegiatan training tersebut berjalan dengan lancar, mulai dari pembukaan acara yang tepat waktu karena para peserta dan narasumber datang sesuai jadwal training. Selain itu, para peserta juga terlihat sangat antusias mendengarkan pemaparan materi oleh kedua narasumber. Sebab materi dijelaskan dengan sangat baik dan sistematis.

Pelatihan Pembuatan NIB untuk UMKM
Pentingnya Legalitas Usaha bagi UMKM
Materi pertama yang dipaparkan di dalam training Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial. Adalah berkaitan dengan legalitas usaha yang seringkali dianggap remeh oleh pelaku UMKM. Materi ini dipaparkan oleh Inna Dinovita yang didengarkan dengan baik oleh para peserta.
Selama ini, pelaku UMKM tidak pernah menilai bahwa mengurus legalitas usaha adalah hal yang penting. Sebab kebanyakan dari mereka menyadari usaha yang dimiliki masih skala kecil dan khawatir tidak berumur panjang. Padahal dengan mengurus legalitas usaha, pelaku UMKM bisa memetik banyak sekali manfaat. Diantaranya adalah:
1. Dilindungi oleh Hukum
Pelaku UMKM yang mengurus legalitas usahanya akan dijamin mendapatkan perlindungan hukum. Sebab usaha yang dijalankan sah, terdaftar secara resmi, dan kemudian terbukti aman untuk dijalankan. Sehingga bisa meminimalkan resiko ditutup paksa dan terkena penggusuran paksa.
2. Lebih Kredibel
Tidak semua usaha mengurus perizinan usaha, dan mayoritas adalah usaha yang tidak legal atau tidak resmi. Jika usaha yang dijalankan bukan usaha yang dilarang pemerintah, kenapa ragu mengurus perizinan? Lewat perizinan usaha maka pelaku UMKM bisa membangun kredibilitas karena membuktikan usahanya legal.
3. Kemudahan Mendapatkan Pembiayaan
Bagi pelaku usaha yang perizinannya jelas maka akan lebih mudah mengajukan pinjaman modal ke lembaga keuangan. Baik itu koperasi, BPR, maupun perbankan milik negara dan swasta. Modal ini tentunya penting agar usaha kecil bisa terus dikembangkan dan semakin kuat.
4. Kemudahan untuk Melakukan Kemitraan
Usaha yang legalitasnya jelas juga akan mendapat kemudahan untuk menjalin kemitraan. Sebab tidak ada pihak manapun yang menolak kerjasama saling menguntungkan bersama pelaku usaha yang usahanya sah secara hukum.
5. Mendapat Kemudahan untuk Memperluas Pasar
Mengurus perizinan juga membantu pelaku UMKM untuk memperluas pasar. MIsalnya bisa leluasa menjual produk dimanapun, baik online maupun offline. Bahkan produknya bisa masuk ke minimarket dan supermarket, sehingga pangsa pasarnya semakin luas dan omset terus meningkat.
Terkait perizinan, para pelaku UMKM yang menjadi peserta training bisa memulai pengurusan dengan mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha). Pengurusan NIB dilakukan secara online lewat Lembaga SOS, sehingga dijamin prosesnya cepat dan praktis. NIB sekaligus menjadi bukti usaha yang dijalankan sah di mata hukum.

Pelatihan Pembuatan NIB bersama Nextup ID dan PT PNM
Keuntungan Jualan di Media Sosial
Bagi pelaku UMKM yang sudah memahami pentingnya mengurus legalitas usaha, maka perlu segera dilakukan. Sebab semakin cepat diurus semakin terjamin keamanan usaha dan juga pendirinya. Setelahnya, pelaku UMKM bisa fokus mengembankan usaha. Namun perlu diawali dulu dengan menjaring konsumen sebanyak mungkin.
Melalui training Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial. Narasumber M Arif kemudian menjelaskan pentingnya pelaku UMKM untuk melakukan pemasaran digital atau digital marketing. Bisa mengutamakan pemasaran lewat media sosial, yang memberi keuntungan berikut:
1. Bisa Ditemukan Konsumen di Internet
Media sosial sifatnya gratis dan bisa digunakan siapa saja, baik perorangan maupun usaha. Memiliki akun toko di media sosial membantu membangun jejak di internet sehingga lebih mudah ditemukan informasinya oleh masyarakat. Suatu usaha yang tersedia di internet lebih terkesan kredibel di mata masyarakat.
2. Memperluas Jangkauan Pasar
Pemasaran digital melalui media sosial adalah satu-satunya teknik pemasaran yang tidak berbenturan dengan kondisi geografis. Sebab bisa berkomunikasi dengan konsumen di lokasi manapun. Sehingga bisa menawarkan produk kepada masyarakat luas, baik antar pulau maupun antar negara.
3. Membangun Kedekatan dengan Konsumen
Media sosial memungkinkan pelaku UMKM untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen dan membangun kedekatan. Sebab setiap postingan di akun media sosial bisa mengundang interaksi konsumen. Sehingga bisa berkomunikasi dan membangun kepercayaan dan brand awareness ke mereka.

Pelatihan Pembuatan NIB untuk UMKM
4. Meningkatkan Omset Penjualan
Mengingat media sosial adalah media online yang bisa menjangkau pasar yang luas. Sekaligus memungkinkan pelaku usaha untuk menjalin komunikasi dengan konsumen atau target pasar.
Maka harus diakui kalau media sosial bisa bekerja efektif meningkatkan omset penjualan. Sebab dari medai sosial konsumen bisa diyakinkan untuk melakukan order, baik secara langsung maupun dilarikan atau dihubungkan ke marketplace.
5. Biaya yang Efisien
Media sosial memungkinkan pelaku UMKM untuk mendapatkan konsumen lebih banyak tanpa perlu biaya berlebihan. Bahkan cukup hanya bermodalkan kuota internet, jika ingin melakukan teknik digital marketing secara organik. Seperti rutin mengirim postingan dan perlahan transaksi akan terbentuk dan terus bertambah banyak.
Dengan mengurus legalitas usaha dan diimbangi dengan penerapan digital marketing, maka sebuah UMKM bisa tumbuh semakin besar. Sebab kredibilitasnya terjamin lewat pengurusan izin usaha sesuai aturan. Kemudian bisa ditemukan di internet yang membantu mendapatkan kepercayaan masyarakat luas.
Harapannya seluruh peserta training Peningkatan Kapasitas Usaha Bersama PNM; Memahami Legalitas Usaha dan Jualan di Media Sosial. Bisa melakukan dua hal penting tersebut demi perkembangan usaha masing-masing. Apabila para peserta membutuhkan dampingan usaha maka bisa menghubungi Nextup.id yang siap sedia setiap saat.
nomor induk berusaha untuk apa, arti nomor induk berusaha, cek nomor induk berusaha online, cek nomor induk berusaha (nib), cek nomor induk berusaha, cara cek nomor induk berusaha online, cara cek nomor induk berusaha, cara mendapatkan nomor induk berusaha di oss, cara mendapatkan nib nomor induk berusaha, fungsi nomor induk berusaha, membuat nomor induk berusaha, manfaat nomor induk berusaha, cara mendapatkan nomor induk berusaha (nib), fungsi nib nomor induk berusaha, cara membuat nomor induk berusaha online, cara registrasi nomor induk berusaha, cara membuat nomor induk berusaha secara online, cara mendapatkan nomor induk berusaha secara online, cara mendapatkan nomor induk berusaha umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Jul 13, 2022 | Articles
Nextup.id diketahui rutin menyelenggarakan training atau pelatihan untuk diikuti oleh para pelaku UMKM. Sebab Nextup.id yang bernaung di bawah PT Nextup Kolegia Indonesia tersebut memang berkomitmen mengajak pelaku UMKM untuk naik kelas dan go digital. Salah satu training yang diselenggarakan adalah terkait Pengembangan Kapasitas Usaha.
Training PKU tersebut terselenggara dengan baik berkat dukungan penuh dari PT Permodalan Nasional Madani (PT PNM). Training diselenggarakan secara berkala di sejumlah kota, khususnya di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi bahkan sampai dengan Provinsi Banten.

Pelatihan Pembuatan NIB bersama Nextup ID dan PT PNM
Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU)
Sebagaimana yang disampaikan di awal, Nextup.id bekerjasama dengan PT PNM menggelar Pelatihan Pengembangan Usaha (PKU). Salah satu bagian dari pelatihan tersebut adalah menjelaskan materi mengenai digital marketing melalui media sosial. Sekaligus membahas mengenai materi pentingnya pembuatan legalitas usaha seperti NIB.
Pelatihan tersebut diselenggarakan di sejumlah kota, khususnya di Jakarta untuk memberikan materi pengembangan kapasitas usaha kepada seluruh UMKM yang merupakan nasabah dari PT PNM. Pada bulan Mei, tepatnya pada Jumat 20 Mei 2022, pelatihan diadakan di Hotel Ibis Style Sunter, Jakarta.
Materi di dalam pelatihan tersebut diisi oleh dua narasumber utama. Pertama adalah Bapak M Arif Rahmat yang menjelaskan mengenai materi digital marketing melalui media sosial. Kedua, adalah Ibu Inna Dinovita yang memaparkan materi mengenai pentingnya legalitas usaha atau mengurus legalitas usaha, terutama NIB bagi pelaku UMKM.
Pelatihan tersebut berlangsung dengan sangat baik, dimana dihadiri oleh para peserta yang semuanya merupakan PNM Mekar Kemayoran dan Mekar Tanjung Priok yang memiliki usaha mikro. Harapannya dengan pelatihan tersebut, para peserta bisa memperluas pasar lewat media sosial dan serius mengurus perizinan agar legalitas usaha terjamin.

Pelatihan Pembuatan NIB bersama Nextup ID dan PT PNM
Manfaat Legalitas Usaha
Materi pelatihan yang pertama kali dijelaskan adalah mengenai pentingnya perizinan atau legalitas usaha bagi UMKM. Materi ini disampaikan oleh Ibu Inna, yang memang di awal menjelaskan bahwa usaha dalam bentuk apapun dan dengan skala apapun wajib mengurus perizinan. Kewajiban ini sering diabaikan pelaku usaha dengan berbagai alasan.
Misalnya ada kekhawatiran usaha tidak berjalan dengan baik sehingga pelaku usaha tersebut tidak ingin mengurus perizinan dulu. Padahal perizinan idealnya diurus sebelum usaha berjalan, karena menjadi cikal bakal legalitas usaha tersebut. Sebab dengan perizinan akan dicek apakah usahanya memang sesuai aturan, yang artinya tidak melanggar UU atau sebaliknya.
Pelaku UMKM dibantu oleh pemerintah untuk mengurus perizinan secara praktis, yakni mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha) secara online melalui Lembaga OSS. Selama mengurus NIB, oleh sistem sekaligus akan dibuatkan dokumen penting lainnya. Salah satunya adalah NPWP karena pelaku usaha dan usaha yang dijalankan termasuk Wajib Pajak (WP).
Mengurus perizinan atau legalitas usaha dijelaskan pula akan memberikan lebih banyak manfaat kepada pelaku UMKM. Manfaat tersebut antara lain:
1. Mendapatkan Perlindungan Hukum
Manfaat mengurus legalitas usaha sudah tentu akan mendapatkan perlindungan hukum. Sebab usaha tersebut terbukti sah dan aman untuk dijalankan, misalnya di lokasi yang memang minim resiko. Sehingga pelaku usaha aman dari resiko penggusuran, di grebek, harus dinonaktifkan, dan lain-lain secara mendadak.

Pelatihan Pembuatan NIB bersama Nextup ID dan PT PNM
2. Kemudahan Menggandeng Mitra
Bagi pelaku usaha yang memang sudah mengurus perizinan maka dijamin akan mendapat kemudahan dalam menggandeng mitra. Mulai dari supplier bahan baku usaha sampai kepada investor. Sebab setiap pelaku usaha lain sudah tentu lebih tenang menjalin kemitraan dengan usaha yang legalitasnya terjamin.
3. Kemudahan Mendapatkan Bantuan Modal
Manfaat berikutnya dari keputusan untuk mengurus legalitas usaha adalah mendapat kemudahan mengajukan modal usaha. Setiap usaha tentu butuh sokongan modal, dan tambahan modal ketika berjalan.
Modal ini bisa didapatkan dari lembaga keuangan seperti perbankan, dan akan lebih mudah didapatkan jika legalitas usaha jelas. Sebab lembaga keuangan resmi tidak akan memberikan pinjaman kepada usaha yang tidak jelas perizinannya.

Pelatihan Pembuatan NIB bersama Nextup ID dan PT PNM
4. Bisa Ikut Program Pemberdayaan dari Pemerintah
Bagi pelaku UMKM yang sudah mengurus legalitas, maka usahanya akan terdaftar di database milik pemerintah. Baik pusat maupun daerah. Oleh pemerintah, setiap pelaku UMKM kemudian diberi pendampingan dan program pemberdayaan rutin. Semuanya adalah gratis dan bisa diikuti rutin.
Jika perizinan sudah diurus maka setiap ada pelatihan dijamin akan mendapatkan informasi atau undangan. Sehingga bisa berpartisipasi menyerap ilmu bermanfaat dalam setiap pelatihan tersebut. Semua pemberdayaan dan pendampingan ini tentunya sangat bermanfaat, sebagai solusi agar usaha terus berkembang.
5. Kemudahan untuk Mengembangkan Pasar
Perizinan yang jelas juga membantu pelaku UMKM untuk bisa memperluas pasar yang dimiliki. Sebab usaha yang legalitasnya jelas sudah tentu akan menghasilkan produk yang terjamin aman dan bisa dipasarkan. Sehingga bisa memperluas pasar dengan menggandeng lebih banyak mitra seperti reseller.
Kemudian bisa juga memasukan produk ke berbagai tempat untuk bisa mendapatkan konsumen sebanyak mungkin. Misalnya di masa awal produk hanya bisa masuk ke warung-warung kelontong. Berkat ketekunan, produk bisa dikemas sesuai standar dan kemudian masuk ke swalayan dan supermarket.

Pelatihan Pembuatan NIB Bersama Nextup ID dan PT PNM
Kiat Digital Marketing Melalui Media Sosial
Materi kedua di dalam Pelatihan Pengembangan Usaha dari Nextup.id bersama PT PNM dipaparkan oleh M Arif mengenai Digital Marketing Melalui Media Sosial. Media sosial dijadikan pilihan karena memang penggunaannya lebih mudah dan terbukti efektif mengembangkan omset penjualan usaha.
Media sosial seperti facebook dan Instagram misalnya, dijamin juga umum digunakan oleh pelaku usaha. Sehingga tinggal belajar bagaimana memanfaatkannya untuk mendukung branding usaha yang dijalankan. Disampaikan pula mengenai beberapa kiat dalam memanfaatkan media sosial untuk digital marketing. Diantaranya adalah:
- Membuat akun bisnis, misalnya di Instagram atau di facebook menggunakan halaman khusus. Supaya bisa tampil profesional dan mendapatkan fitur-fitur yang berguna untuk promosi usaha di media sosial tersebut.
- Rutin mengirimkan postingan, tidak harus sehari sampai 3 kali cukup sekali tidak masalah asal rutin dan kontinyu agar tidak kehilangan audiens dan perlahan membangun komunikasi.
- Kelola akun media sosial dengan baik, misalnya sigap dalam merespon komentar, pesan personal, dan lain sebagainya.
- Menggunakan fitur iklan berbayar seperti Facebook Ads untuk memperluas jangkauan pasar ke pengguna media sosial tersebut.
- Kreatif dalam membuat postingan, tidak melulu harus promosi produk tapi juga postingan terkait hiburan sampai postingan edukasi.
Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha dari Nextup.id diharapkan mampu memberikan bekal bagi pelaku UMKM untuk bisa terus berkembang. Berbagai materi yang disajikan akan membantu memaksimalkan kegiatan usaha, sebab perizinannya jelas dan memaksimalkan pemasaran digital lewat media sosial.
Apabila Anda termasuk pelaku UMKM, silahkan mengikuti berbagai pelatihan yang disediakan Nextup.id. Selain itu jika memang membutuhkan pendampingan lebih intens dan personal, maka tidak perlu ragu menghubungi Nextup.id. Sebab seluruh timnya akan sigap membantu memberikan dampingan yang diperlukan.
nomor induk berusaha untuk apa, arti nomor induk berusaha, cek nomor induk berusaha online, cek nomor induk berusaha (nib), cek nomor induk berusaha, cara cek nomor induk berusaha online, cara cek nomor induk berusaha, cara mendapatkan nomor induk berusaha di oss, cara mendapatkan nib nomor induk berusaha, fungsi nomor induk berusaha, membuat nomor induk berusaha, manfaat nomor induk berusaha, cara mendapatkan nomor induk berusaha (nib), fungsi nib nomor induk berusaha, cara membuat nomor induk berusaha online, cara registrasi nomor induk berusaha, cara membuat nomor induk berusaha secara online, cara mendapatkan nomor induk berusaha secara online, cara mendapatkan nomor induk berusaha umkm
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat