by adminnextup | Feb 16, 2026 | News
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berbelanja, berinteraksi, dan menjalankan bisnis. Saat ini, konsumen tidak lagi hanya datang ke toko fisik, melainkan mencari produk melalui media sosial, marketplace, dan mesin pencari. Transformasi ini menjadi peluang besar sekaligus tantangan bagi pelaku usaha mikro, khususnya usaha ultra mikro binaan PT Pemodalan Nasional Madani (PNM).
Banyak pelaku usaha ultra mikro memiliki produk berkualitas, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran. Mereka sering mengandalkan penjualan dari mulut ke mulut atau pelanggan sekitar lingkungan. Akibatnya, potensi pasar yang lebih luas belum tergarap secara optimal.
Di sinilah pelatihan digital marketing menjadi solusi strategis. Dengan keterampilan pemasaran online yang tepat, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan omzet, dan naik kelas secara berkelanjutan.
Di awal tahun 2026 Nextup ID bersama PT Pemodalan Nasional Madani menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha ultra mikro binaan PNM, yang tersebar di sekitar Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi.
Mengenal Pelaku Usaha Ultra Mikro dan Peran PNM
Apa Itu Usaha Ultra Mikro?
Usaha ultra mikro merupakan usaha berskala sangat kecil yang biasanya:
-
Dikelola secara individu atau keluarga
-
Modal terbatas
-
Skala produksi kecil
-
Belum memiliki sistem manajemen formal
-
Mengandalkan penjualan lokal
Contohnya adalah pedagang makanan rumahan, warung kelontong, penjahit, pengrajin, penjual kue, dan usaha rumahan lainnya. Meskipun kecil, sektor ini memiliki peran besar dalam perekonomian karena menyerap tenaga kerja dan menopang ekonomi keluarga.
PT PNM hadir sebagai lembaga pembiayaan dan pemberdayaan untuk membantu pelaku usaha ultra mikro berkembang. Tidak hanya memberikan akses permodalan, PNM juga memberikan:
Salah satu kebutuhan mendesak saat ini adalah peningkatan literasi digital dan pemasaran online, sehingga pelaku usaha dapat bersaing di era modern.
Mengapa Digital Marketing Penting bagi Usaha Ultra Mikro?
Digital marketing bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Berikut beberapa alasan utamanya:
1. Perubahan Perilaku Konsumen
Mayoritas konsumen kini mencari produk melalui internet sebelum membeli. Jika bisnis tidak hadir secara online, peluang penjualan akan hilang.
2. Biaya Lebih Terjangkau
Pemasaran digital jauh lebih murah dibanding iklan konvensional seperti baliho atau brosur.
3. Jangkauan Pasar Lebih Luas
Produk dapat dijual tidak hanya di sekitar rumah, tetapi ke seluruh kota bahkan nasional.
4. Mudah Diukur
Hasil pemasaran dapat dipantau melalui data: jumlah pengunjung, klik, hingga penjualan.
5. Meningkatkan Daya Saing
UMKM yang aktif di marketplace dan media sosial terlihat lebih profesional dan dipercaya pelanggan.
Bagi pelaku usaha ultra mikro, digital marketing membuka pintu untuk naik kelas dari usaha rumahan menjadi bisnis yang lebih mapan.
Apa Itu Pelatihan Digital Marketing untuk Binaan PNM?
Pelatihan digital marketing adalah program peningkatan kapasitas yang dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan memasarkan produk secara online.
Pelatihan ini bersifat praktis, sederhana, dan mudah dipahami, karena mayoritas peserta masih dalam tahap awal literasi digital.
Tujuannya adalah agar peserta mampu:
-
Menggunakan smartphone untuk bisnis
-
Memasarkan produk di media sosial
-
Berjualan di marketplace
-
Membuat konten promosi
-
Mengelola pelanggan secara digital
Dengan pendekatan step-by-step, pelaku usaha dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.

Pelatihan Digital Marketing – Nextup ID
Manfaat Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku Usaha Binaan PNM
Meningkatkan Penjualan
Dengan akses pasar yang lebih luas, potensi penjualan meningkat signifikan.
Membangun Branding Produk
Produk menjadi lebih dikenal melalui identitas visual dan konten promosi yang konsisten.
Lebih Mandiri
Pelaku usaha tidak bergantung pada perantara atau reseller.
Efisiensi Waktu dan Biaya
Promosi dapat dilakukan dari rumah hanya dengan smartphone.
Meningkatkan Kepercayaan Diri
Pelaku usaha merasa lebih modern, profesional, dan siap bersaing.
Materi Pelatihan Digital Marketing yang Relevan
Agar efektif, pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha ultra mikro. Berikut materi yang umum diberikan:
1. Literasi Digital Dasar
2. Fotografi Produk Sederhana
Foto yang baik dapat meningkatkan minat beli secara signifikan.
3. Media Sosial untuk Bisnis
-
WhatsApp Business
-
Facebook
-
Instagram
-
TikTok
Peserta belajar membuat akun bisnis, katalog produk, hingga cara berinteraksi dengan pelanggan.
4. Marketplace
Materi mencakup:
-
Cara membuka toko
-
Upload produk
-
Penulisan deskripsi
-
Pengaturan harga
-
Pengiriman barang
5. Copywriting dan Konten Promosi
-
Menulis caption menarik
-
Storytelling produk
-
Call to action
-
Promo dan diskon
6. Strategi Penjualan Online
-
Customer service
-
Respon cepat
-
Manajemen stok
-
Testimoni pelanggan
7. Pencatatan dan Evaluasi
-
Laporan penjualan
-
Analisis performa
-
Perencanaan promosi
Materi dirancang sederhana, praktis, dan langsung bisa diterapkan.

Pelatihan Digital Marketing – Nextup ID
Metode Pelatihan yang Efektif untuk Ultra Mikro
Pelaku usaha ultra mikro membutuhkan pendekatan berbeda dibanding pelaku bisnis besar. Metode yang efektif antara lain:
-
Praktik langsung (learning by doing)
-
Simulasi membuka toko online
-
Pendampingan kelompok kecil
-
Bahasa sederhana
-
Studi kasus nyata
-
Mentoring pasca pelatihan
Pendekatan ini membuat peserta lebih cepat memahami materi.
Dampak Nyata Pelatihan Digital Marketing
Banyak pelaku usaha yang merasakan perubahan setelah mengikuti pelatihan, seperti:
-
Omzet meningkat 2–3 kali lipat
-
Produk terjual lintas kota
-
Pesanan datang setiap hari melalui marketplace
-
Pelanggan bertambah melalui media sosial
-
Brand lebih dikenal
Transformasi ini membuktikan bahwa digital marketing mampu menjadi game changer bagi usaha kecil.
Tantangan yang Dihadapi Pelaku Usaha
Meski potensinya besar, ada beberapa tantangan:
Kurang Percaya Diri
Sebagian pelaku usaha merasa tidak mampu menggunakan teknologi.
Keterbatasan Perangkat
HP atau koneksi internet terbatas.
Konsistensi
Sulit rutin membuat konten.
Pengetahuan Minim
Belum memahami strategi pemasaran.
Solusinya adalah pelatihan berkelanjutan dan pendampingan intensif.
Peran Nextup ID dalam Mendukung Transformasi Digital UMKM
Sebagai platform pelatihan dan pengembangan kapasitas, Nextup.id menghadirkan program pelatihan digital marketing yang dirancang khusus untuk pelaku usaha ultra mikro dan binaan PNM.
Keunggulan program di Nextup.id:
-
Kurikulum praktis dan aplikatif
-
Trainer berpengalaman di bidang UMKM
-
Modul sederhana dan mudah dipahami
-
Pendampingan pasca pelatihan
-
Studi kasus nyata
-
Fokus hasil (peningkatan penjualan)
Nextup.id tidak hanya memberikan teori, tetapi memastikan peserta benar-benar bisa menjalankan bisnis digital secara mandiri.
Strategi Implementasi Digital Marketing bagi Peserta Pelatihan
Setelah pelatihan, berikut langkah yang bisa diterapkan:
-
Buat akun WhatsApp Business
-
Upload katalog produk
-
Foto produk dengan baik
-
Posting rutin di media sosial
-
Buka toko di marketplace
-
Gunakan promo dan diskon
-
Kumpulkan testimoni
-
Evaluasi penjualan setiap bulan
Konsistensi adalah kunci keberhasilan.
Peluang Masa Depan bagi Usaha Ultra Mikro Go Digital
Dengan digitalisasi, peluang usaha semakin luas:
-
Ekspor produk lokal
-
Kolaborasi dengan reseller
-
Kemitraan dengan brand besar
-
Akses pembiayaan lebih mudah
-
Skala usaha meningkat
Usaha ultra mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil bahkan menengah dalam waktu lebih cepat.
Kesimpulan
Pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha ultra mikro binaan PT Pemodalan Nasional Madani merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan bekal keterampilan digital, pelaku usaha tidak lagi terbatas oleh lokasi dan modal kecil. Mereka dapat menjangkau pelanggan lebih luas, meningkatkan omzet, dan membangun bisnis yang berkelanjutan.
Melalui program pelatihan yang tepat seperti yang disediakan Nextup.id, transformasi digital UMKM bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan. Saatnya pelaku usaha ultra mikro naik kelas, go digital, dan tumbuh bersama.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Jan 17, 2026 | Articles
Transformasi digital bukan lagi pilihan bagi UMKM, melainkan kebutuhan utama untuk bertahan dan berkembang. Memasuki tahun 2026, lanskap digital marketing mengalami perubahan signifikan: perilaku konsumen semakin digital, platform terus berevolusi, dan persaingan semakin ketat — tidak hanya antar UMKM lokal, tetapi juga dengan brand besar dan produk global.
Bagi UMKM, tantangannya bukan hanya ikut tren, melainkan memilih strategi digital marketing yang tepat, relevan, dan berkelanjutan sesuai dengan kapasitas bisnis. Artikel ini membahas secara komprehensif strategi digital marketing UMKM yang relevan di tahun 2026, disesuaikan dengan realitas UMKM Indonesia dan pendekatan pendampingan seperti yang dilakukan oleh Nextup.id.
Mengapa Digital Marketing UMKM Harus Berubah?
Banyak UMKM sudah menggunakan media sosial dan marketplace, tetapi hasilnya belum optimal. Hal ini terjadi karena:
-
Digital marketing dilakukan tanpa strategi
-
Fokus pada platform, bukan pada pelanggan
-
Konten dibuat tanpa tujuan bisnis yang jelas
-
Tidak ada evaluasi dan pengukuran
Tren Utama Digital Marketing 2026 untuk UMKM
Beberapa perubahan penting yang perlu dipahami UMKM:
-
Konsumen semakin selektif dan sadar nilai
-
Algoritma platform lebih mengutamakan kualitas & relevansi
-
Konten personal dan autentik lebih unggul dibanding iklan agresif
-
Data dan analitik sederhana menjadi keharusan
-
Kepercayaan (trust) menjadi aset utama brand
Artinya, UMKM tidak cukup hanya “aktif online”, tetapi harus strategis dan terarah.
Prinsip Dasar Digital Marketing UMKM di Tahun 2026
Sebelum membahas platform dan taktik, UMKM perlu memahami fondasi strategi digital marketing.
1. Customer-Centric Marketing
Strategi harus dimulai dari:
UMKM yang berangkat dari pemahaman pelanggan akan lebih mudah membangun komunikasi yang relevan.
2. Fokus pada Nilai, Bukan Sekadar Produk
Di 2026, konsumen membeli:
-
Cerita
-
Nilai
-
Kepercayaan
-
Pengalaman
Produk yang sama bisa laku lebih mahal jika memiliki narasi dan positioning yang kuat.
3. Konsistensi Lebih Penting dari Viral
UMKM tidak perlu viral. Yang dibutuhkan adalah:
-
Konsisten hadir
-
Konsisten kualitas
-
Konsisten pesan

Strategi Digital Marketing – Nextup ID
Strategi Digital Marketing UMKM yang Relevan di Tahun 2026
1. Branding Digital sebagai Pondasi Utama
Digital marketing tanpa branding ibarat promosi tanpa identitas.
Elemen Branding Digital UMKM:
Tips praktis:
UMKM tidak perlu mahal. Cukup pastikan:
-
Warna konsisten
-
Gaya konten seragam
-
Pesan mudah dipahami
2. Content Marketing yang Edukatif dan Humanis
Konten di 2026 tidak lagi sekadar jualan.
Jenis konten yang relevan:
-
Edukasi (tips, panduan, insight)
-
Cerita di balik usaha
-
Testimoni dan pengalaman pelanggan
-
Proses produksi atau layanan
-
Studi kasus sederhana
Prinsip konten UMKM:
-
Sederhana
-
Jujur
-
Relevan
-
Konsisten
Contoh:
Alih-alih “Promo Diskon 20%”, gunakan:
“Kenapa produk kami dibuat dengan bahan ini dan bagaimana dampaknya untuk pelanggan?”
3. Optimalisasi Media Sosial Secara Strategis
UMKM tidak perlu aktif di semua platform.
Platform yang relevan untuk UMKM:
-
Instagram: branding & visual produk
-
TikTok: storytelling & edukasi singkat
-
WhatsApp Business: konversi & hubungan pelanggan
-
Facebook: komunitas & pasar lokal
-
LinkedIn (opsional): UMKM B2B
Strategi 2026:
4. Pemanfaatan AI & Tools Digital Secara Sederhana
Di 2026, AI bukan ancaman bagi UMKM, tapi alat bantu.
Contoh pemanfaatan:
Catatan penting:
AI membantu, tapi human touch tetap kunci utama.
5. SEO & Website sebagai Aset Jangka Panjang
Media sosial bisa berubah, tetapi website adalah aset milik UMKM.
Manfaat website untuk UMKM:
-
Meningkatkan kredibilitas
-
Menjadi pusat informasi
-
Mendukung pencarian Google
-
Menampung konten edukatif
Strategi SEO UMKM:
Pendekatan ini sejalan dengan model edukasi dan literasi digital yang dikembangkan Nextup.id.
6. Digital Marketing Berbasis Komunitas
Di 2026, komunitas lebih kuat dari iklan.
Bentuk komunitas UMKM:
Manfaat:
7. Marketplace sebagai Kanal Pendukung, Bukan Satu-satunya
Marketplace tetap relevan, tetapi:
Strategi cerdas:
-
Gunakan marketplace untuk akuisisi awal
-
Bangun database pelanggan sendiri
-
Arahkan ke channel milik sendiri (WA, website)
8. Pengukuran & Evaluasi Sederhana tapi Konsisten
UMKM tidak perlu analitik rumit.
Indikator sederhana:
-
Konten mana yang paling banyak respon
-
Dari mana pelanggan datang
-
Produk mana yang paling diminati
-
Biaya promosi vs hasil
Evaluasi rutin akan membantu UMKM belajar dan berkembang.
Kesalahan Umum Digital Marketing UMKM yang Harus Dihindari
-
Fokus jualan terus-menerus
-
Ikut tren tanpa strategi
-
Tidak konsisten
-
Meniru brand besar tanpa adaptasi
-
Tidak mengenal target pasar
-
Mengabaikan data dan feedback
Peran Pendampingan dalam Keberhasilan Digital Marketing UMKM
Banyak UMKM gagal bukan karena tidak mau belajar, tetapi karena:
Di sinilah pendampingan, mentoring, dan coaching UMKM menjadi krusial — seperti pendekatan yang dikembangkan oleh Nextup.id, yang menekankan:
-
Pendekatan human-centered
-
Praktik langsung
-
Kontekstual sesuai kondisi UMKM
-
Berkelanjutan, bukan satu kali pelatihan
Strategi digital marketing UMKM di tahun 2026 bukan tentang teknologi tercanggih, tetapi tentang:
-
Pemahaman pelanggan
-
Konsistensi
-
Nilai
-
Keberlanjutan
UMKM yang mampu membangun strategi digital marketing yang sederhana, relevan, dan terarah akan memiliki peluang lebih besar untuk:
-
Bertahan
-
Bertumbuh
-
Naik kelas
Digital marketing bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk mencapai dampak bisnis yang nyata.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Aug 19, 2025 | Articles
Dalam era transformasi digital, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peluang besar untuk naik kelas. Digitalisasi tidak lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan agar bisnis mampu bertahan, berkembang, dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dengan memanfaatkan teknologi, UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional, menjangkau pasar lebih luas, serta mengukur pertumbuhan secara lebih terstruktur. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana digitalisasi mendorong kesuksesan UMKM, strategi penerapannya, dan contoh nyata dari pelaku usaha yang berhasil.
Mengapa Digitalisasi Penting bagi UMKM?
1. Perubahan Perilaku Konsumen
Saat ini, mayoritas konsumen melakukan pencarian produk atau layanan melalui internet sebelum melakukan pembelian. Tanpa kehadiran digital, UMKM akan kehilangan peluang besar untuk menjangkau target pasar.
2. Efisiensi Operasional
Digitalisasi memungkinkan UMKM mengelola inventori, pencatatan keuangan, dan proses pemasaran secara lebih mudah dan murah. Hal ini berdampak langsung pada penghematan biaya dan peningkatan profitabilitas.
3. Akses Pasar Lebih Luas
Dengan platform e-commerce, media sosial, dan marketplace, UMKM tidak hanya berfokus pada pasar lokal, tetapi juga berpotensi menembus pasar nasional hingga internasional.
4. Data-Driven Decision Making
Digitalisasi memungkinkan bisnis mengukur performa melalui data analitik—misalnya jumlah kunjungan website, engagement media sosial, atau tingkat konversi penjualan.
Strategi Digitalisasi untuk UMKM
1. Membangun Kehadiran Online
- Website Bisnis: Website profesional meningkatkan kredibilitas dan memudahkan pelanggan menemukan informasi tentang produk/layanan.
- Media Sosial: Instagram, Facebook, TikTok, dan LinkedIn dapat digunakan untuk branding, promosi, hingga interaksi langsung dengan konsumen.
2. Optimalisasi Pemasaran Digital
- SEO (Search Engine Optimization): Mengoptimalkan website agar mudah ditemukan di mesin pencari.
- Iklan Berbayar (Google Ads, Meta Ads): Menjangkau audiens yang lebih tertarget.
- Email Marketing: Membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
3. E-Commerce dan Marketplace
- Memanfaatkan platform seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, atau bahkan platform global seperti Amazon dan eBay.
- Integrasi pembayaran digital (QRIS, e-wallet, virtual account) agar transaksi lebih praktis.
4. Pengelolaan Keuangan Digital
- Menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud (seperti Jurnal, BukuKas, atau QuickBooks).
- Membantu UMKM dalam membuat laporan keuangan yang rapi untuk kebutuhan internal maupun akses pendanaan.
5. Otomatisasi Layanan Pelanggan
- Chatbot dan sistem CRM (Customer Relationship Management) untuk menjaga kualitas layanan.
- Respon cepat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
6. Inovasi Produk dan Layanan Berbasis Data
- Analisis tren konsumen untuk melahirkan inovasi produk.
- Penyesuaian strategi harga berdasarkan data pasar.

Pelatihan UMKM Naik Kelas – Nextup ID
Indikator Kesuksesan Digitalisasi pada UMKM
Digitalisasi tidak hanya tentang “ikut tren”, melainkan juga harus memberikan hasil nyata. Berikut indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan:
- Peningkatan Omzet Penjualan
Jika omzet meningkat signifikan setelah penerapan digital marketing, maka strategi yang dijalankan sudah tepat.
- Pertumbuhan Audiens dan Engagement
Jumlah followers, like, komentar, dan interaksi di media sosial meningkat.
- Efisiensi Biaya Operasional
Pengeluaran lebih hemat karena adanya otomatisasi dan penggunaan aplikasi digital.
- Akses ke Pendanaan Lebih Mudah
Dengan laporan keuangan digital, UMKM lebih mudah mendapat akses pembiayaan dari bank maupun investor.
- Ekspansi Pasar
Produk UMKM bisa dikenal di luar daerah asal, bahkan hingga ke luar negeri.
Studi Kasus UMKM Sukses Berkat Digitalisasi
1. Kopi Lokal dengan E-Commerce
Sebuah UMKM kopi di Yogyakarta berhasil meningkatkan penjualannya hingga 200% dengan memanfaatkan marketplace dan promosi melalui Instagram Ads. Produk kopi kemasan mereka kini sudah diekspor ke Singapura dan Malaysia.
2. Produk Fashion di Media Sosial
UMKM fashion di Bandung membangun brand awareness lewat TikTok Shop. Dengan strategi live selling dan konten kreatif, omzet mereka naik drastis hanya dalam waktu 6 bulan.
3. Makanan Tradisional dengan Layanan Delivery
UMKM makanan khas di Surabaya beradaptasi dengan membuat menu khusus untuk aplikasi delivery seperti GoFood dan GrabFood. Hasilnya, bisnis tetap bertahan bahkan saat pandemi.
Tantangan dalam Digitalisasi UMKM
- Kurangnya Literasi Digital
Tidak semua pelaku UMKM paham teknologi.
- Biaya Investasi Awal
Meskipun lebih efisien, tetap ada biaya awal untuk membangun website, iklan, atau tools digital.
- Keamanan Data
UMKM harus memperhatikan keamanan transaksi online dan perlindungan data pelanggan.
- Persaingan Ketat
Dengan mudahnya akses digital, persaingan antar UMKM semakin sengit.
Solusi Menghadapi Tantangan Digitalisasi
- Pelatihan & Pendampingan: Pemerintah dan lembaga swasta menyediakan program literasi digital untuk UMKM.
- Pemanfaatan Platform Gratis: Banyak tools digital yang bisa digunakan tanpa biaya besar (misalnya Canva, Google Analytics, atau aplikasi kasir gratis).
- Kolaborasi dengan Influencer: Menjangkau audiens lebih luas melalui kerjasama promosi.
- Penerapan Cybersecurity Dasar: Menggunakan password kuat, otentikasi dua faktor, dan sistem pembayaran aman.
Tips Praktis Memulai Digitalisasi UMKM
- Mulai dari hal kecil, misalnya membuat akun Instagram bisnis.
- Gunakan aplikasi kasir digital untuk mencatat transaksi.
- Buat website sederhana menggunakan platform seperti WordPress atau Wix.
- Pelajari dasar SEO agar produk lebih mudah ditemukan di Google.
- Jangan takut mencoba iklan digital dengan budget terbatas.
Peran Pemerintah dan Ekosistem Pendukung
Digitalisasi UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak:
- Pemerintah: Menyediakan program bantuan digitalisasi, pelatihan, hingga akses modal.
- Perbankan & Fintech: Menyediakan layanan pinjaman berbasis data digital UMKM.
- Platform E-Commerce: Memberikan program onboarding UMKM.
- Konsultan & Komunitas Bisnis: Membimbing UMKM dalam menyusun strategi digital.
Masa Depan UMKM Digital
Di masa depan, UMKM akan semakin bergantung pada teknologi. Tren seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain berpotensi memberikan nilai tambah besar. UMKM yang adaptif akan lebih mudah bertahan dan berkembang, sementara yang lamban akan tertinggal.
Digitalisasi adalah kunci bagi UMKM untuk naik kelas. Dengan strategi yang tepat, pelaku usaha dapat meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan menjalankan bisnis yang lebih efisien. Kesuksesan dari digitalisasi tidak hanya terlihat dari sisi penjualan, tetapi juga dari bagaimana bisnis dapat mengukur perkembangan secara jelas dan terukur.
Langkah awal mungkin terasa sulit, tetapi dengan kemauan belajar, pemanfaatan teknologi gratis, serta dukungan ekosistem, setiap UMKM di Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi lebih besar. Kini saatnya UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga bertransformasi menjadi pemain unggul di era digital. Bila anda membutuhkan pelatihan atau training untuk UMKM bertema digital, Nextup ID bisa menjadi salah satu alternatif pilihan sahabat naik kelas yang siap menemani kamu go to next level!
Kata Kunci: UMKM digital, UMKM naik kelas, digitalisasi UMKM, strategi bisnis UMKM, teknologi UMKM, marketplace Indonesia, pemasaran digital UMKM, e-commerce untuk UMKM.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat