by adminnextup | Sep 10, 2024 | News
Di era digital saat ini, pemasaran digital telah menjadi salah satu kunci utama kesuksesan bisnis, terutama untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM yang mampu memanfaatkan alat dan teknik pemasaran digital secara efektif dapat menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan penjualan, dan memperkuat posisi mereka di pasar. Menyadari hal tersebut, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Bogor menyelenggarakan melalui program pelatihan dan pendampingan digital marketing dalam pemberdayaan UMKM di Bogor. Program ini dirancang bertahap selama satu tahun dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok UMKM secara berkelanjutan. Untuk memastikan pelaksanaan yang efektif, tim YDBA menggandeng Nextup.id sebagai tenaga instruktur kegiatan..
Latar Belakang Program
Rancabungur, sebuah daerah di Kabupaten Bogor, memiliki potensi ekonomi yang signifikan, terutama di sektor UMKM. UMKM di daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, banyak pelaku UMKM di wilayah ini menghadapi tantangan dalam mengakses teknologi dan strategi pemasaran modern dan tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk dan layanan mereka. Kesadaran akan pentingnya pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM menjadi landasan utama dari program pelatihan dan pendampingan ini.
Latar Belakang Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA)
Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang didirikan oleh Astra International dengan tujuan utama untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi. Fokus utama YDBA adalah mendukung pengembangan UMKM di berbagai daerah, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal pengembangan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi.
Latar Belakang Nextup.id
Nextup.id adalah sebuah perusahaan konsultan yang spesialis dalam bidang digital marketing dan informasi teknologi. Tim Nextup.id terdiri dari para profesional yang berpengalaman di bidang digital marketing, mulai dari SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), media sosial, hingga analitik web. Dengan pengalaman luas dan keahlian mendalam, Nextup.id memiliki rekam jejak yang dapat membantu bisnis yang sedang membutuhkan bantuan, termasuk UMKM, untuk mencapai potensi maksimal melalui strategi digital yang efektif.

Pelatihan Digital Marketing – Nextup ID
Tujuan dan Manfaat Program
Program pelatihan dan pendampingan pemasaran digital ini memiliki beberapa tujuan utama:
- Peningkatan Kemampuan Digital Marketing: Memberikan pengetahuan dan praktik praktis kepada pelaku UMKM mengenai berbagai aspek pemasaran digital, termasuk strategi pemasaran digital, penggunaan media sosial, SEO, dan analitik web.
- Pemanfaatan Teknologi: Mengajarkan cara memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan visibilitas online dan efisiensi operasional UMKM.
- Peningkatan Daya Saing: Membantu UMKM untuk bersaing lebih efektif di pasar yang kompetitif dengan memanfaatkan teknik pemasaran digital yang modern dan efisien.
- Pembangunan Komunitas: Membangun jaringan dan komunitas UMKM yang saling mendukung dalam pengembangan bisnis mereka melalui pengalaman dan pengetahuan yang diedarkan selama pelatihan.
- Keberlanjutan: Menciptakan dampak jangka panjang yang positif bagi perekonomian lokal dengan membantu UMKM untuk berkembang dan beradaptasi dengan tren pasar digital yang terus berubah.
Program Pendampingan Digital Marketing
Program pelatihan dan pendampingan ini dirancang secara bertahap dan akan berlangsung selama satu tahun. Berikut adalah gambaran umum struktur program:
- Pengenalan dan Dasar-Dasar Digital Marketing (Bulan 1-3) :
- Pelatihan Teori : Memperkenalkan konsep-konsep dasar pemasaran digital, termasuk pembuatan konten, optimalisasi mesin pencari (SEO), iklan berbayar (SEM), dan pemasaran media sosial.
- Workshop Praktis : Mengadakan sesi praktis untuk mengimplementasikan teori yang telah dipelajari. Ini termasuk pembuatan strategi pemasaran digital, analisis pasar, dan perancangan kampanye.
- Pengembangan Keterampilan dan Penerapan (Bulan 4-6) :
- Pelatihan Lanjutan : Menyelam lebih dalam ke dalam teknik-teknik spesifik, seperti analisis data, pemanfaatan alat pemasaran digital, dan manajemen kampanye iklan.
- Pendampingan Individu : Memberikan bantuan individu dalam menerapkan strategi yang telah dipelajari dalam bisnis masing-masing peserta.
- Strategi Evaluasi dan Penyesuaian (Bulan 7-9) :
- Evaluasi Kinerja : Mengadakan sesi evaluasi untuk menilai hasil dari penerapan strategi digital marketing yang telah dilakukan.
- Strategi Penyesuaian :Membantu peserta melakukan strategi penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi dan feedback yang diperoleh.
- Peningkatan dan Pengembangan Berkelanjutan (Bulan 10-12) :
- Pelatihan Keterampilan Lanjutan : Mengajarkan keterampilan lanjutan dan teknik terbaru dalam pemasaran digital.
- Perencanaan Masa Depan : Membantu peserta merencanakan langkah-langkah berikutnya untuk pengembangan berkelanjutan dan strategi jangka panjang.

Pelatihan Digital Marketing – Nextup ID
Peran Tim Nextup.id sebagai Instruktur
Untuk memastikan bahwa pelatihan dan pendampingan ini berjalan dengan efektif, YDBA menggandeng tim Nextup.id sebagai instruktur utama. Nextup.id adalah perusahaan konsultan digital marketing yang memiliki pengalaman luas dalam melatih dan mendampingi UMKM. Peran mereka meliputi:
- Penyediaan Materi Pelatihan : Nextup.id akan menyediakan materi pelatihan yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan peserta, termasuk panduan praktis dan studi kasus.
- Membimbing dan Mendistribusikan Pengetahuan : Melalui sesi pelatihan dan lokakarya, tim Nextup.id akan membimbing peserta untuk memahami dan menerapkan berbagai teknik pemasaran digital.
- Memberikan Dukungan Teknis : Menyediakan dukungan teknis dan konsultasi selama proses implementasi, serta membantu mengatasi masalah yang mungkin dihadapi peserta.
- Evaluasi dan Umpan Balik : Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kemajuan peserta dan memberikan umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut.
Manfaat Bagi UMKM
Program pelatihan ini diharapkan memberikan banyak manfaat bagi UMKM di Rancabungur, antara lain:
- Peningkatan Kompetensi : Peserta akan memperoleh keterampilan baru yang dapat meningkatkan daya saing bisnis mereka di pasar digital.
- Pengembangan Strategi Pemasaran : Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pemasaran digital, peserta dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
- Peningkatan Jangkauan Pasar : Melalui penerapan strategi pemasaran digital yang tepat, UMKM dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan penjualan produk atau layanan mereka.
- Penguatan Jaringan : Melalui interaksi dengan struktur dan peserta lain, UMKM dapat memperluas jaringan profesional mereka, yang dapat membuka peluang kolaborasi dan kemitraan baru.
Tantangan dan Solusi
Meskipun program ini menawarkan banyak manfaat, beberapa tantangan yang mungkin dihadapi selama pelatihan:
- Tingkat Awal Pengetahuan yang Beragam : Peserta mungkin memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda tentang pemasaran digital. Solusinya adalah menyediakan materi pelatihan yang disesuaikan dengan berbagai tingkat pemahaman dan memberikan dukungan tambahan bagi peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.
- Keterbatasan Sumber Daya : Beberapa UMKM mungkin menghadapi keterbatasan dalam hal sumber daya untuk mengimplementasikan strategi pemasaran digital. Pendampingan yang berkelanjutan dan dukungan teknis dari Nextup.id dapat membantu mengatasi masalah ini.
- Adaptasi terhadap Perubahan Teknologi : Pemasaran digital adalah bidang yang terus berkembang. Pelatihan harus mencakup pembaruan terbaru dan memberikan peserta kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Dampak dari Program
- Peningkatan Kapasitas UMKM: Pelaku UMKM di Rancabungur diharapkan akan lebih kompeten dalam mengelola pemasaran digital, yang akan berdampak langsung pada pertumbuhan usaha mereka.
- Peningkatan Visibilitas Online: Dengan penerapan strategi pemasaran digital yang efektif, UMKM dapat meningkatkan visibilitas online mereka, menjangkau audiens yang lebih luas, dan menarik pelanggan baru.
- Kemandirian Bisnis: UMKM akan menjadi lebih mandiri dalam mengelola pemasaran digital mereka, yang pada akhirnya akan mengurangi ketergantungan pada agen pemasaran eksternal.
Pelatihan dan pendampingan digital marketing yang diselenggarakan oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Bogor, dengan dukungan tim NextUp.id, merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas UMKM di Rancabungur, Bogor. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mendukung pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM dapat berkembang lebih pesat, meningkatkan daya saing mereka, dan memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal.
Program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara lembaga sosial, penyedia layanan pelatihan, dan komunitas bisnis dapat menghasilkan dampak yang signifikan. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, UMKM di Rancabungur memiliki potensi besar untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar di era digital ini.
Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di daerah lain. Dengan berhasilnya pelatihan ini, Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) dan Nextup.id berharap dapat memperluas jangkauan program mereka dan memberikan manfaat kepada lebih banyak UMKM di berbagai daerah.
Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Sep 8, 2024 | News
Di tengah berkembangnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, pembiayaan menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh para pelaku usaha. Untuk mendukung keberhasilan UMKM. Nextup.id, sebagai sebuah platform yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) serta Bank BJB (Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten) melaksanakan program pendampingan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini bertujuan untuk memberikan informasi, edukasi, dan panduan yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM dalam mengakses dan memanfaatkan kredit usaha secara optimal. Kegiatan ini telah diselenggarakan di dua lokasi, yaitu di kantor Bank BJB Cabang Cibinong dan Kantor Bank BJB Cabang Depok.
Latar Belakang Kegiatan
Pemerintah Indonesia melalui Kemenkop berkomitmen untuk memperkuat sektor UMKM sebagai pilar penting perekonomian nasional. Salah satu inisiatif utama adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan akses ke pembiayaan dengan bunga yang rendah dan syarat yang lebih ringan dibandingkan dengan kredit konvensional. Program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor UMKM.
Namun, meskipun program KUR telah ada sejak lama, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai kendala dalam mengakses dan memanfaatkan fasilitas ini. Beberapa kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman tentang prosedur pengajuan, persyaratan administrasi yang kompleks, dan hambatan dalam proses evaluasi kredit.
Untuk mengatasi masalah ini, Nextup.id bersama Kemenkop dan Bank BJB merencanakan serangkaian kegiatan pendampingan yang bertujuan untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan dukungan langsung kepada pelaku UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami dan memanfaatkan program KUR dengan lebih baik, sehingga mereka memperoleh akses pembiayaan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha mereka.

Sosialisasi Akses Pembiayaan Usaha – Nextup ID
Kegiatan di Bank BJB Cabang Cibinong
- Sesi Pertama: Selasa, 11 Juni 2024
Sesi pertama dari kegiatan pendampingan di Bank BJB Cabang Cibinong diadakan pada tanggal 11 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pelaku UMKM yang antusias untuk mengetahui lebih lanjut mengenai program KUR dan bagaimana cara mengaksesnya.
Acara dimulai dengan sambutan dari pihak Bank BJB dan Nextup.id, yang memberikan gambaran umum mengenai tujuan dan manfaat dari program KUR. Kemudian, peserta diberikan pemaparan tentang prosedur pengajuan kredit, termasuk dokumen-dokumen yang diperlukan dan tahapan evaluasi kredit.
Setelah pemaparan, sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif di mana peserta dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai masalah-masalah yang mereka hadapi. Sesi ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM dan mencari solusi yang tepat.
- Sesi Kedua: Kamis, 18 Juli 2024
Sesi kedua di Bank BJB Cabang Cibinong dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2024. Pada sesi ini, fokus utama adalah memberikan bimbingan praktis kepada peserta mengenai pengisian formulir pengajuan KUR dan persiapan dokumen yang diperlukan.
Selain itu, sesi ini juga menekankan pentingnya pencatatan keuangan yang baik dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi proses evaluasi kredit. Para peserta mendapatkan tips dan trik tentang cara menyusun laporan keuangan yang jelas dan akurat, yang merupakan salah satu syarat penting dalam pengajuan KUR.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi pengisian formulir kredit dengan bantuan dari pihak Bank BJB dan Nextup.id. Simulasi ini bertujuan untuk membantu peserta merasa lebih percaya diri dan siap ketika mengajukan kredit secara nyata.
- Sesi Ketiga: Kamis, 15 Agustus 2024
Sesi ketiga di Bank BJB Cabang Cibinong berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2024. Pada kesempatan ini, kegiatan berfokus pada pembahasan mengenai strategi pengelolaan keuangan setelah mendapatkan kredit.
Narasumber dari Bank BJB dan Nextup.id memberikan wawasan tentang cara mengelola dana kredit dengan efektif agar dapat digunakan secara optimal untuk pengembangan usaha. Selain itu, sesi ini juga membahas bagaimana memonitor dan mengevaluasi kinerja usaha secara berkala untuk memastikan bahwa dana yang diperoleh digunakan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi setelah mengajukan kredit, serta mendapatkan masukan dan saran dari para ahli.
Kegiatan di Bank BJB Cabang Depok
- Sesi Pertama: Rabu, 14 Agustus 2024
Kegiatan pendampingan di Bank BJB Cabang Depok dimulai dengan sesi pertama pada tanggal 14 Agustus 2024. Sesi ini dihadiri oleh sejumlah pelaku UMKM dari area Depok yang tertarik untuk memanfaatkan program KUR.
Sama seperti di Cibinong, sesi ini dimulai dengan pemaparan mengenai program KUR, termasuk manfaat dan syarat-syaratnya. Namun, pada sesi ini terdapat penekanan tambahan pada strategi pemasaran dan pengembangan usaha, mengingat karakteristik UMKM di Depok yang cenderung lebih beragam dalam hal sektor usaha.
Setelah pemaparan, peserta diajak untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha mereka dan bagaimana program KUR dapat membantu mengatasi tantangan tersebut. Diskusi ini juga mencakup cara-cara untuk mengoptimalkan penggunaan dana kredit dalam pengembangan usaha.
Testimoni Peserta yang Berhasil Lolos Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Berikut adalah testimoni dari beberapa peserta yang berhasil lolos pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui kegiatan pendampingan yang diselenggarakan oleh Nextup.id bersama Kemenkop dan Bank BJB. Mereka adalah pelaku usaha dari berbagai sektor yang telah berhasil mendapatkan dukungan finansial untuk mengembangkan bisnis mereka. Testimoni ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku UMKM lainnya.
- Rahmawati – Pemilik Dodol EMMA
Lokasi Usaha: Daerah Tenjo
Jumlah Pengajuan KUR: 40 Juta
pemilik usaha Dodol EMMA yang berlokasi di Daerah Tenjo. Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan pendampingan KUR yang diselenggarakan oleh Nextup.id, Kemenkop, dan Bank BJB. Sebelum mengikuti pendampingan, saya merasa sangat bingung dengan prosedur pengajuan KUR. Namun, setelah mengikuti beberapa sesi bimbingan, saya merasa lebih paham mengenai persyaratan dan prosesnya.
Bimbingan yang saya terima sangat membantu, terutama dalam hal pengisian formulir dan persiapan dokumen. Berkat pendampingan tersebut, saya berhasil mendapatkan fasilitas KUR sebesar 40 juta. Dana ini sangat penting untuk mengembangkan usaha dodol saya, seperti membeli bahan baku berkualitas dan memperluas jangkauan pemasaran. Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu, terutama Nextup.id dan Bank BJB. Semoga usaha kami semakin berkembang dan bisa memberikan manfaat lebih banyak untuk masyarakat.”
- Satriyo Utomo – Pemilik PT Mutomo Visi Perkasa
Lokasi Usaha: Citeureup
Jumlah Pengajuan KUR: 500 Juta
pemilik PT Mutomo Visi Perkasa yang bergerak di bidang produksi alat mekanik di Citeureup. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan mengikuti program pendampingan KUR dari Nextup.id, Kemenkop, dan Bank BJB. Sebelumnya, saya menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan yang cukup besar untuk mendukung ekspansi usaha kami.
Melalui sesi pendampingan, saya mendapatkan pengetahuan dan bimbingan yang sangat berharga mengenai pengajuan dan pengelolaan KUR. Saya berhasil mendapatkan limit KUR terbesar, yaitu 500 juta. Dana ini sangat krusial untuk memperbesar kapasitas produksi dan memperluas pasar. Kami sekarang bisa menghadapi permintaan yang lebih tinggi dan mengembangkan produk dengan teknologi terbaru. Terima kasih atas dukungannya, dan semoga usaha kami dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih dalam sektor industri.”
- Yayan Sofyan Iskandar – Pemilik Devana Cake
Lokasi Usaha: Citeureup
Jumlah Pengajuan KUR: 30 Juta
Devana Cake yang berlokasi di Citeureup. Saya merasa sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan pendampingan KUR yang diadakan oleh Nextup.id bersama Kemenkop dan Bank BJB. Sebelum mengikuti bimbingan, saya merasa kesulitan dalam memahami proses pengajuan dan persyaratan KUR.
Pendampingan yang diberikan sangat membantu, terutama dalam hal menyusun rencana penggunaan dana dan memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap. Dengan bantuan tersebut, saya berhasil mendapatkan KUR sebesar 100 juta. Dana ini sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas produksi dan memperbaiki fasilitas yang ada. Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan bimbingannya, dan berharap Devana Cake bisa terus berkembang dan memberikan produk yang berkualitas untuk pelanggan kami.”
- Iwan Ridwan – Pemilik Depo Yogurt Mitra PT Yosuka Bintang Dairy
Lokasi Usaha: Cileungsi
Jumlah Pengajuan KUR: 30 Juta
Depo Yogurt Mitra dari PT Yosuka Bintang Dairy yang berlokasi di Cileungsi. Mengikuti pendampingan KUR dari Nextup.id, Kemenkop, dan Bank BJB adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya sebelumnya menghadapi banyak kesulitan dalam mengurus pengajuan kredit, terutama dalam hal persyaratan dan dokumentasi.
Pendampingan yang kami terima sangat bermanfaat, memberikan penjelasan yang jelas mengenai setiap langkah dalam proses pengajuan KUR. Dengan dukungan tersebut, kami berhasil mendapatkan KUR sebesar 30 juta. Dana ini sangat membantu dalam mengembangkan usaha yogurt kami, baik untuk pembelian bahan baku maupun peningkatan fasilitas produksi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami. Semoga usaha kami bisa terus tumbuh dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sekitar.”
Testimoni dari peserta yang berhasil ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan dan bimbingan dalam memanfaatkan program KUR. Dengan adanya pendampingan yang efektif, pelaku UMKM dapat lebih mudah mengakses pembiayaan dan mengembangkan usaha mereka. Nextup.id, Kemenkop, dan Bank BJB berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam mewujudkan potensi mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Sosialisasi Akses Pembiayaan Usaha – Nextup ID
Dampak dan Manfaat Kegiatan
Program pendampingan ini memiliki dampak yang signifikan bagi pelaku usaha yang terlibat. Beberapa manfaat utama dari kegiatan ini antara lain:
- Peningkatan Pengetahuan: Para pelaku usaha mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang KUR, mulai dari cara pengajuan hingga pengelolaan dana. Hal ini membantu mereka untuk memanfaatkan pembiayaan dengan lebih efektif.
- Bimbingan Langsung: Dengan adanya bimbingan langsung dari para ahli dan perwakilan bank, peserta dapat mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan dan masalah yang mereka hadapi. Ini mengurangi kebingungan dan meningkatkan peluang keberhasilan dalam pengajuan KUR.
- Peningkatan Akses Pembiayaan: Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai KUR, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses pembiayaan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pengembangan UMKM.
- Networking: Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berinteraksi dan menjalin jaringan dengan sesama pelaku usaha serta dengan pihak bank. Hal ini dapat membuka peluang kerjasama dan dukungan lebih lanjut.
Program pendampingan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat yang diselenggarakan oleh Nextup.id bersama dengan Kemenkop dan Bank BJB merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Melalui kegiatan yang diadakan di kantor Bank BJB Cabang Cibinong dan Kantor Bank BJB Cabang Depok, pelaku usaha mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang KUR dan bagaimana cara memanfaatkannya.
Dengan adanya sesi-sesi pendampingan ini, para pelaku usaha yang diharapkan dapat lebih mudah mengakses pendanaan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dengan mendukung pengembangan UMKM.
Nextup.id bersama dengan Kemenkop dan BJB berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha dan memfasilitasi akses ke sumber daya yang dibutuhkan. Semoga inisiatif ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Sep 5, 2024 | Articles
Pensiun adalah masa transisi yang tak terhindarkan bagi setiap pekerja. Masa pensiun bisa menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi sebagian orang, namun bisa juga menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran bagi yang lain. Oleh karena itu, pelatihan masa persiapan pensiun (MPP) menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa para pekerja dapat menghadapi masa pensiun dengan lebih tenang, percaya diri, dan siap menjalani kehidupan baru.
1. Mengapa Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Penting?
Pelatihan MPP dirancang untuk membantu individu memahami tantangan dan peluang yang datang dengan masa pensiun. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pelatihan ini sangat penting:
- Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik: Banyak pensiunan merasa kehilangan tujuan hidup setelah berhenti bekerja. Dengan pelatihan yang tepat, mereka bisa menemukan kegiatan baru yang memberikan makna dalam hidup mereka.
- Perencanaan Keuangan: Keuangan menjadi salah satu aspek yang paling penting dalam pensiun. Pelatihan MPP membantu individu mempersiapkan dan mengelola dana pensiun mereka dengan bijaksana.
- Peningkatan Keterampilan: Pelatihan ini juga membuka kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru yang bisa digunakan untuk berwirausaha atau bekerja paruh waktu.
- Transisi yang Lancar: Pelatihan ini membantu mempersiapkan transisi dari kehidupan kerja ke pensiun sehingga tidak ada kejutan besar atau perasaan kehilangan yang signifikan.
2. Topik Utama dalam Pelatihan Masa Persiapan Pensiun
Pelatihan MPP biasanya mencakup berbagai topik penting yang membantu pensiunan menjalani masa pensiun dengan lebih baik. Beberapa topik yang sering dibahas meliputi:
A. Perencanaan Keuangan dan Manajemen Aset
Mengelola keuangan selama pensiun menjadi tantangan besar bagi banyak orang. Dana pensiun sering kali menjadi sumber utama penghasilan setelah pensiun, dan cara pengelolaannya sangat memengaruhi kualitas hidup di masa tua. Dalam pelatihan MPP, peserta akan belajar:
- Cara mengelola dana pensiun dengan bijak
- Menghitung kebutuhan keuangan jangka panjang
- Membuat rencana keuangan yang realistis
- Memahami investasi untuk pensiunan
- Menghindari penipuan keuangan yang sering kali menargetkan pensiunan
Perencanaan keuangan yang tepat memberikan rasa aman dan memungkinkan pensiunan menjalani kehidupan yang nyaman tanpa khawatir kekurangan dana.
B. Pengelolaan Kesehatan Fisik dan Mental
Kesehatan adalah faktor kunci yang mempengaruhi kualitas hidup pensiunan. Tanpa kesehatan yang baik, sulit untuk menikmati masa pensiun. Oleh karena itu, pelatihan MPP sering kali mencakup sesi yang fokus pada kesehatan, seperti:
- Olahraga yang cocok untuk usia pensiun
- Pola makan yang sehat dan seimbang
- Cara mengatasi stres dan kecemasan di masa pensiun
- Pentingnya menjaga kesehatan mental, termasuk menghadapi perasaan kesepian atau kehilangan
Menjaga tubuh dan pikiran tetap aktif adalah kunci untuk tetap sehat dan bahagia di masa pensiun.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun – Nextup ID
C. Kegiatan Produktif di Masa Pensiun
Banyak orang yang khawatir bahwa pensiun akan membuat mereka merasa tidak produktif. Namun, pelatihan MPP dapat memberikan ide-ide tentang kegiatan produktif yang dapat dilakukan di masa pensiun, seperti:
- Berwirausaha: Banyak pensiunan yang memulai usaha kecil untuk mengisi waktu sekaligus menambah penghasilan. Pelatihan ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana memulai usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian.
- Kegiatan Sosial: Kegiatan relawan atau aktif di komunitas juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk tetap terlibat dalam kegiatan sosial dan membantu orang lain.
- Belajar Hal Baru: Masa pensiun bisa menjadi kesempatan untuk belajar keterampilan baru, seperti berkebun, melukis, menulis, atau bahkan mempelajari teknologi baru.
Dengan memiliki kegiatan yang bermakna, pensiunan bisa tetap merasa berguna dan produktif, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
3. Waktu yang Tepat untuk Mengikuti Pelatihan MPP
Pelatihan MPP idealnya diikuti oleh karyawan beberapa tahun sebelum mereka memasuki masa pensiun, umumnya 3-5 tahun sebelumnya. Ini memberikan waktu yang cukup untuk merencanakan dan mempersiapkan segala aspek kehidupan pensiun. Namun, pelatihan ini tetap relevan bagi mereka yang sudah mendekati masa pensiun atau bahkan yang sudah pensiun, karena selalu ada hal baru yang bisa dipelajari.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun
4. Manfaat Pelatihan Masa Persiapan Pensiun bagi Perusahaan
Tidak hanya individu yang diuntungkan dari pelatihan MPP, tetapi juga perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh perusahaan:
- Meningkatkan Loyalitas Karyawan: Dengan memberikan pelatihan MPP, perusahaan menunjukkan kepedulian terhadap masa depan karyawan, yang pada gilirannya meningkatkan loyalitas dan kepuasan kerja.
- Mengurangi Stres Karyawan yang Mendekati Pensiun: Banyak karyawan yang mendekati pensiun merasa cemas tentang masa depan. Pelatihan ini dapat membantu mengurangi kecemasan tersebut, sehingga mereka tetap produktif hingga masa pensiun tiba.
- Menciptakan Generasi Penerus yang Siap: Ketika karyawan senior bersiap untuk pensiun dengan tenang, mereka dapat dengan mudah mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada generasi penerus, yang membantu transisi dalam organisasi berjalan lancar.
5. Bagaimana Memilih Pelatihan MPP yang Tepat?
Pelatihan MPP bisa diselenggarakan oleh perusahaan, lembaga pelatihan, atau konsultan khusus. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pelatihan yang tepat adalah:
- Kualitas Pengajar: Pastikan pelatih memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam tentang masa pensiun, baik dari sisi finansial, kesehatan, maupun psikologis.
- Kurikulum yang Komprehensif: Program pelatihan harus mencakup semua aspek penting dari masa pensiun, termasuk keuangan, kesehatan, dan kegiatan pasca-pensiun.
- Dukungan Pasca-Pelatihan: Pelatihan yang baik akan memberikan dukungan berkelanjutan kepada peserta, baik dalam bentuk konsultasi, grup diskusi, atau materi tambahan.
6. Studi Kasus: Kisah Sukses Setelah Mengikuti Pelatihan MPP
Untuk memberikan gambaran nyata tentang manfaat pelatihan MPP, berikut adalah kisah sukses dari beberapa pensiunan yang telah mengikuti pelatihan ini:
- Budi, 60 tahun, Jakarta: Setelah pensiun dari pekerjaan di bidang perbankan, Budi mengikuti pelatihan MPP yang membantunya merencanakan keuangan dan menemukan minat baru dalam berkebun. Kini, dia menjalankan usaha kecil penjualan tanaman hias yang sukses.
- Siti, 58 tahun, Bandung: Siti awalnya merasa khawatir akan merasa bosan setelah pensiun dari pekerjaannya sebagai guru. Namun, setelah mengikuti pelatihan MPP, dia terlibat dalam kegiatan relawan di sebuah yayasan pendidikan. Kegiatannya memberikan kepuasan batin yang mendalam.
7. Kesimpulan
Masa pensiun adalah fase yang penting dalam kehidupan setiap individu, dan pelatihan masa persiapan pensiun memainkan peran kunci dalam membantu seseorang merencanakan masa depan yang lebih baik. Dengan perencanaan yang matang, pensiunan bisa menjalani kehidupan yang produktif, sehat, dan penuh makna. Oleh karena itu, baik individu maupun perusahaan perlu menyadari pentingnya pelatihan ini dan mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan masa pensiun dengan sebaik mungkin. Tim Nextup ID siap memberikan konsultasi terkait dengan pelatihan MPP, yang bukan hanya tentang menghadapi akhir karier, tetapi juga tentang membuka babak baru yang penuh peluang dan potensi untuk pertumbuhan pribadi.
masa persiapan pensiun, persiapan pensiun, mpp pensiun, masa persiapan pensiun pns, persiapan pensiun karyawan swasta, persiapan masa pensiun, masa persiapan pensiun swasta, mpp masa persiapan pensiun, persiapan pensiun pns, mempersiapkan masa pensiun, mpp pns, masa persiapan pensiun karyawan swasta, masa persiapan pensiun adalah, perencanaan dan persiapan menghadapi masa pensiun, persiapan menjelang pensiun, masa pra pensiun, mempersiapkan pensiun, persiapan pensiun sejak dini, masa persiapan pensiun tni, masa mpp pns, masa persiapan pensiun bumn, persiapan menghadapi masa pensiun, pns yang mempersiapkan masa pensiun dibebaskan dari jabatan selama, peraturan tentang masa persiapan pensiun pns, aturan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun pns guru, persiapan pensiun ppt, peraturan masa persiapan pensiun swasta, masa persiapan pensiun asn
Pelatihan masa persiapan pensiun, Program persiapan pensiun, Pelatihan pensiun perusahaan, Pensiun karyawan, Pelatihan finansial untuk pensiun, Persiapan pensiun komprehensif, Manajemen keuangan pensiun, Pelatihan psikologis masa pensiun, Program kesehatan pensiun, Kesiapan pensiun karyawan, Pelatihan transisi pensiun, Konsultasi persiapan pensiun, Perencanaan pensiun perusahaan, Tips sukses menghadapi pensiun, Program pensiun karyawan
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Sep 5, 2024 | Articles
Dalam dunia bisnis yang kompetitif, memiliki ide brilian dan tim yang hebat saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Sumber daya finansial, atau yang biasa disebut funding, sangat penting untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan bisnis. Banyak pengusaha yang memiliki ide bisnis cemerlang, tetapi mereka kesulitan dalam mendapatkan pendanaan untuk merealisasikan ide tersebut. Di sinilah peran fundraising menjadi krusial.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu funding dan fundraising, perbedaan keduanya, serta strategi dan cara efektif untuk mendapatkan pendanaan guna mendorong pertumbuhan bisnis Anda.
1. Pengertian Funding dalam Bisnis
Funding adalah proses di mana perusahaan atau bisnis mendapatkan dana untuk membiayai operasi, pengembangan, atau ekspansi. Sumber dana ini bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk modal pribadi, pinjaman bank, investor, atau sumber eksternal lainnya. Secara umum, ada dua jenis funding yang sering digunakan dalam bisnis, yaitu:
- Equity Funding: Pendanaan ini diperoleh dengan menjual sebagian saham perusahaan kepada investor. Investor tersebut kemudian menjadi pemegang saham dan memiliki sebagian kepemilikan bisnis.
- Debt Funding: Dalam model ini, bisnis mendapatkan dana dari pemberi pinjaman dengan janji akan membayar kembali utang beserta bunga. Contoh debt funding yang umum adalah pinjaman bank atau obligasi perusahaan.
Funding sangat penting dalam setiap tahap siklus hidup bisnis, mulai dari pendirian (startup) hingga ekspansi dan inovasi. Dalam proses ini, pengusaha harus mempertimbangkan jenis funding yang paling sesuai dengan situasi mereka, apakah itu berbasis ekuitas atau utang.
2. Pengertian Fundraising dalam Bisnis
Sementara funding adalah dana yang diterima, fundraising adalah proses mendapatkan dana tersebut. Fundraising mengacu pada serangkaian upaya atau aktivitas yang dilakukan perusahaan atau organisasi untuk mengumpulkan modal dari berbagai sumber. Proses ini melibatkan berbagai strategi, seperti presentasi kepada investor (pitching), kampanye penggalangan dana, atau mengadakan acara khusus untuk mendapatkan perhatian investor.
Fundraising bisa datang dari berbagai sumber, termasuk:
- Investor malaikat (angel investor): Individu kaya yang menyediakan modal awal bagi startup dengan imbalan ekuitas atau bagian dari keuntungan bisnis.
- Venture capital (VC): Perusahaan modal ventura memberikan dana dalam jumlah besar kepada startup yang menjanjikan, dengan harapan mendapatkan pengembalian investasi yang signifikan ketika startup tersebut berhasil.
- Crowdfunding: Platform crowdfunding memungkinkan pengusaha untuk mengumpulkan dana dari banyak orang yang percaya pada ide bisnis atau produk mereka.
- Pinjaman bank: Salah satu cara tradisional untuk mendapatkan pendanaan bisnis adalah melalui pinjaman bank. Namun, ini seringkali memerlukan jaminan dan bunga yang harus dibayar kembali dalam jangka waktu tertentu.
Fundraising memainkan peran penting dalam pertumbuhan bisnis, terutama bagi perusahaan rintisan yang tidak memiliki cukup modal awal untuk berkembang.

Webinar Funding and Fundraising UMKM
3. Perbedaan Antara Funding dan Fundraising
Meskipun sering digunakan secara bergantian, funding dan fundraising memiliki perbedaan yang jelas.
- Funding adalah hasil dari upaya mendapatkan dana. Ini mencakup uang yang diperoleh dari investor, pinjaman, atau metode lainnya yang digunakan untuk membiayai operasi bisnis.
- Fundraising adalah proses atau metode yang digunakan untuk mendapatkan dana tersebut. Proses ini melibatkan aktivitas seperti mengajukan proposal kepada investor, melakukan pitching, atau menjalankan kampanye penggalangan dana.
Keduanya saling terkait erat: fundraising adalah upaya untuk mendapatkan funding, dan funding adalah hasil dari keberhasilan fundraising. Setiap bisnis, terutama yang baru mulai, harus menguasai seni fundraising untuk mengamankan funding yang mereka butuhkan untuk tumbuh.
4. Tahap-Tahap Fundraising dalam Bisnis
Fundraising bisnis seringkali dilakukan dalam beberapa tahap, terutama untuk perusahaan rintisan. Berikut adalah beberapa tahap yang umumnya dilalui dalam proses fundraising:
a. Seed Funding (Pendanaan Awal)
Ini adalah tahap awal di mana pendiri bisnis mencari dana untuk mengembangkan ide dan membuktikan konsep mereka. Seed funding biasanya berasal dari modal pribadi, teman, keluarga, atau angel investor. Pada tahap ini, bisnis mungkin belum memiliki produk yang matang, tetapi sudah memiliki visi dan rencana yang jelas.
b. Series A Funding
Setelah bisnis berhasil melewati tahap awal dan memiliki produk yang siap masuk ke pasar, mereka bisa mulai mengajukan Series A funding. Pendanaan ini biasanya digunakan untuk mengembangkan produk lebih lanjut, memperluas tim, dan melakukan penetrasi pasar yang lebih luas. Investor modal ventura sering terlibat pada tahap ini.
c. Series B dan C Funding
Jika bisnis berhasil tumbuh, mereka mungkin akan mencari pendanaan tambahan melalui Series B dan C. Dana ini digunakan untuk ekspansi yang lebih besar, termasuk masuk ke pasar baru, akuisisi pelanggan dalam jumlah besar, atau bahkan ekspansi internasional. Investor pada tahap ini mungkin lebih besar dan lebih beragam, termasuk perusahaan modal ventura yang lebih mapan.
d. Initial Public Offering (IPO)
Tahap akhir dari proses fundraising adalah IPO, di mana perusahaan menjual saham kepada publik melalui pasar saham. Dengan IPO, perusahaan mendapatkan akses ke modal besar yang dapat digunakan untuk ekspansi lebih lanjut. Namun, IPO juga berarti perusahaan harus patuh pada regulasi dan pelaporan keuangan yang lebih ketat.
5. Strategi Fundraising yang Efektif untuk Bisnis
Untuk mendapatkan funding yang dibutuhkan, Anda perlu menerapkan strategi fundraising yang efektif. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa membantu Anda berhasil dalam mendapatkan pendanaan:
a. Membuat Pitch yang Kuat
Investor akan mendasarkan keputusan mereka untuk mendanai bisnis Anda pada seberapa kuat dan meyakinkan pitch yang Anda buat. Pitching bukan hanya tentang menjelaskan produk, tetapi juga tentang menunjukkan potensi pertumbuhan, strategi bisnis, dan tim yang kompeten. Pitch yang baik harus singkat, jelas, dan menggugah minat investor untuk tahu lebih lanjut.
b. Membangun Jaringan dan Hubungan
Membangun hubungan yang baik dengan investor adalah kunci kesuksesan dalam fundraising. Banyak bisnis yang sukses mendapatkan pendanaan bukan hanya karena ide mereka bagus, tetapi karena mereka memiliki koneksi yang kuat. Jaringan yang baik memungkinkan Anda mendapatkan akses ke investor potensial dan memperkuat kepercayaan mereka terhadap visi bisnis Anda.
c. Menunjukkan Perkembangan Bisnis
Investor ingin melihat hasil nyata dan progres yang telah dicapai bisnis Anda sebelum mereka bersedia memberikan dana. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki data dan laporan yang menunjukkan pertumbuhan bisnis, perkembangan produk, atau pencapaian lainnya. Ini akan memberikan keyakinan kepada investor bahwa dana yang mereka investasikan akan digunakan dengan baik dan menghasilkan keuntungan.
d. Diversifikasi Sumber Pendanaan
Jangan hanya bergantung pada satu sumber pendanaan. Sebaliknya, cobalah untuk mendiversifikasi sumber pendanaan Anda. Misalnya, Anda bisa mendapatkan dana dari kombinasi angel investor, venture capital, dan crowdfunding. Diversifikasi ini mengurangi risiko ketergantungan pada satu sumber dan meningkatkan peluang keberhasilan dalam mendapatkan dana.

Seminar Pembiayaan Usaha – Nextup ID
6. Tantangan dalam Fundraising dan Cara Mengatasinya
Proses fundraising tidak selalu berjalan mulus. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pengusaha, terutama startup, saat berusaha mendapatkan pendanaan. Berikut adalah beberapa tantangan yang umum terjadi dan cara untuk mengatasinya:
a. Kurangnya Jaringan dan Koneksi
Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya akses ke investor atau jaringan yang luas. Untuk mengatasi ini, pengusaha harus proaktif dalam menghadiri acara, konferensi, atau bergabung dengan komunitas bisnis di mana mereka dapat bertemu dengan calon investor.
b. Pitch yang Tidak Meyakinkan
Pitch yang lemah adalah penyebab utama kegagalan dalam mendapatkan pendanaan. Pengusaha harus meluangkan waktu untuk mengasah keterampilan pitching mereka, memahami kebutuhan investor, dan menyesuaikan presentasi dengan audiens.
c. Persaingan yang Ketat
Persaingan dalam mendapatkan investor sangat ketat, terutama di sektor-sektor yang sedang tren. Untuk mengatasi ini, Anda harus memastikan bahwa bisnis Anda memiliki keunggulan kompetitif yang jelas dan dapat menunjukkan nilai yang tidak dimiliki oleh kompetitor.
d. Kesulitan Menunjukkan Progres
Banyak startup menghadapi tantangan dalam menunjukkan perkembangan yang cukup untuk meyakinkan investor. Solusi untuk ini adalah memfokuskan upaya pada pengembangan minimum viable product (MVP) dan mendapatkan umpan balik pasar yang positif sebelum melakukan fundraising dalam skala besar.
Funding dan fundraising adalah dua komponen krusial dalam pertumbuhan bisnis. Tanpa pendanaan yang memadai, sulit bagi bisnis untuk berkembang, melakukan inovasi, atau bersaing di pasar yang kompetitif. Fundraising bukan hanya tentang mengumpulkan uang, tetapi juga membangun hubungan, menunjukkan potensi bisnis, dan merencanakan masa depan yang berkelanjutan. Dengan strategi fundraising yang tepat, pengusaha bisa mendapatkan pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan ide-ide mereka, memperluas pasar, dan membawa bisnis mereka menuju kesuksesan jangka panjang.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Sep 3, 2024 | News
Digital marketing telah menjadi kunci penting dalam strategi pemasaran modern, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin memperluas jangkauan pasar mereka dan bersaing dalam ekosistem bisnis yang semakin kompetitif. Dalam konteks ini, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas telah mengambil langkah dalam membantu UMKM binaan mereka dengan mengadakan program pelatihan dan pendampingan digital marketing yang menyeluruh. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu workshop intensif selama dua hari dan pendampingan lanjutan untuk UMKM terpilih yang dilakukan dalam dua visit. Agar program ini berjalan sesuai dengan harapan, Tim Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas menggandeng nextup.id sabagai tenaga instruktur, yang merupakan tenaga ahli berpengalaman dalam digital marketing. Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendampingan kepada UMKM dilakukan secara efektif dan acara mencapai hasil yang maksimal.
Tahap Pertama: Workshop Digital Marketing
Tahap pertama dari program ini adalah workshop yang diselenggarakan pada tanggal 25 Juni dan 26 Juni 2024 yang berlokasikan di Kantor Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas untuk 20 UMKM binaan YDBA. Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar digital marketing dan bagaimana cara mengimplementasikannya secara efektif.
Hari Pertama: Pengantar Digital Marketing
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pengantar mengenai konsep dasar digital marketing. Instruktur dari Nextup.id memulai sesi dengan menjelaskan berbagai komponen digital marketing, termasuk:
- SEO (Search Engine Optimization): Praktik terbaik untuk mengoptimalkan situs web agar mudah ditemukan melalui pencarian organik di mesin pencari seperti Google.
- Google Profil Business: Dalam meningkatkan visibilitas bisnis di hasil pencarian Google dan Google Maps. Ini memungkinkan bisnis tampil dengan informasi penting seperti alamat, jam operasional, nomor telepon, dan ulasan pelanggan, sehingga memudahkan calon pelanggan menemukan dan menghubungi bisnis.
- Pemasaran Media Sosial: Teknik dan strategi untuk memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan LinkedIn untuk meningkatkan visibilitas dan engagement dengan pelanggan.
- Optimasi Marketplace: Pembuatan toko online melalui marketplace dengan menyediakan tempat untuk menampilkan, memasarkan, dan menjual produk kepada pelanggan, memanfaatkan fitur-fitur marketplace seperti sistem pembayaran, pengiriman, dan promosi untuk meningkatkan penjualan dan jangkauan pasar.
- Pemasaran Konten: Cara membuat konten yang relevan dan menarik untuk audiens target, serta strategi distribusi konten yang efektif.
- Website: Teknik yang berfungsi untuk meningkatkan visibilitas online, memudahkan pelanggan menemukan informasi tentang produk atau layanan, serta memungkinkan transaksi secara langsung. Website juga membantu membangun kredibilitas, mengelola merek, dan memasarkan produk secara efektif melalui konten dan fitur digital.
Hari Kedua: Implementasi dan Praktik
Pada hari kedua, fokus dialihkan ke implementasi praktis. Peserta diajak untuk:
- Membuat Strategi Digital Marketing: Mengembangkan rencana pemasaran yang sesuai dengan tujuan bisnis masing-masing UMKM.
- Praktik Pembuatan Konten: Workshop ini mencakup sesi praktis di mana peserta membuat konten untuk berbagai platform, termasuk tulisan blog, posting media sosial, dan materi pemasaran lainnya.
- Analisis dan Pengukuran: Memahami cara menggunakan alat analisis seperti Google Analytics untuk melacak efektivitas kampanye digital marketing dan membuat penyesuaian yang diperlukan.
Workshop ini sangat interaktif, dengan banyak sesi tanya jawab dan diskusi kelompok yang memungkinkan peserta untuk mendapatkan feedback langsung dari instruktur dan sesama peserta.

Pendampingan Digital Marketing – Nextup ID
Tahap Kedua: Pendampingan Lanjutan
Setelah workshop, tahap kedua dari program ini adalah pendampingan lanjutan yang diberikan kepada empat UMKM binaan terpilih. Pendampingan ini dirancang untuk memberikan dukungan lebih mendalam dan membantu UMKM dalam mengimplementasikan strategi yang telah dipelajari selama workshop.
- UMKM BMM Auto Service
BMM Auto Service adalah bengkel yang juga menyediakan sparepart mobil. Pendampingan untuk BMM Auto Service berfokus pada cara mereka dapat memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas dan menarik lebih banyak pelanggan. Strategi yang diterapkan termasuk pembuatan konten dan website yang relevan mengenai perawatan mobil, promosi di media sosial, dan penggunaan iklan digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, mereka juga memberikan bimbingan tentang cara mengelola ulasan pelanggan dan testimoni untuk membangun reputasi yang kuat.
- UMKM Quenta Cookies
Quenta Cookies memproduksi berbagai kue kering dan kue basah. Untuk UMKM ini, pendampingan fokus pada strategi pemasaran konten yang dapat menarik pelanggan, seperti pembuatan video resep, foto produk yang menggugah selera, dan promosi melalui media sosial. Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan tentang cara mengelola toko online dan memanfaatkannya.
- UMKM Wahyu Tempa
Wahyu Tempa adalah pengrajin peralatan dapur dan barang-barang dari besi yang proses dengan metode tradisional yang dinamakan tempa.. Pendampingan untuk Wahyu Tempa fokus pada pembuatan konten visual yang menampilkan keunikan proses pembuatan barang dan kualitas produk mereka. Mereka juga diberikan pelatihan tentang teknik SEO untuk produk penjualan mereka dan strategi pemasaran berbasis visual untuk menarik minat pelanggan.
- UMKM Nano AC
Nano AC bergerak di bidang layanan perbaikan dan servis AC Mobil. Pendampingan untuk Nano AC berfokus pada cara mereka dapat menarik pelanggan melalui kampanye pemasaran digital yang relevan, seperti promosi layanan perbaikan AC di musim panas dan pembuatan konten edukatif mengenai perawatan AC Mobil. Mereka juga belajar cara memanfaatkan ulasan pelanggan dan testimonial untuk meningkatkan kepercayaan dan reputasi.
Visit Pertama: Penilaian dan Perencanaan
Visit pertama dilaksanakan pada 16 Juli 2024 di empat lokasi usaha yang berbeda. Pendampingan melibatkan penilaian mendalam terhadap kebutuhan dan tantangan masing-masing UMKM:
- Analisis Kebutuhan: Tim Nextup.id, bekerja sama dengan tim YDBA, melakukan penilaian terhadap strategi digital marketing yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
- Perencanaan Strategis: Berdasarkan hasil analisis, tim membantu UMKM dalam merancang rencana tindakan yang spesifik dan terukur. Rencana ini mencakup pengembangan strategi konten, kampanye media sosial, dan teknik SEO yang lebih terfokus.
Visit Kedua: Implementasi dan Evaluasi
Visit kedua dilaksanakan pada 30 Juli 2024 di empat lokasi usaha yang berbeda, fokus beralih ke implementasi dan evaluasi dari strategi yang telah dirancang:
- Pengujian dan Implementasi: UMKM diharapkan untuk melaksanakan strategi digital marketing yang telah disusun dan memantau hasil awal dari pelaksanaan tersebut.
- Evaluasi Kinerja: Menggunakan data dari alat analisis, tim melakukan evaluasi terhadap efektivitas kampanye yang diterapkan. Sesi ini melibatkan diskusi mengenai hasil yang diperoleh dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
- Feedback dan Saran: Peserta mendapatkan feedback langsung dari tim Nextup.id dan YDBA, termasuk saran untuk perbaikan dan tips tambahan untuk mengoptimalkan strategi digital marketing mereka.

Pendampingan Digital Marketing – Nextup ID
Dampak dan Manfaat
Program pelatihan dan pendampingan digital marketing yang diselenggarakan oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas memiliki dampak positif yang signifikan bagi UMKM yang terlibat. Beberapa manfaat utama yang diperoleh dari program ini meliputi:
- Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan: Peserta workshop memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk menerapkan strategi digital marketing yang efektif. Ini memungkinkan mereka untuk lebih percaya diri dalam menggunakan alat dan teknik digital marketing.
- Strategi yang Lebih Terarah: Dengan adanya pendampingan lanjutan, UMKM dapat mengembangkan dan menerapkan strategi yang lebih spesifik dan terfokus, sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Ini membantu mereka dalam memaksimalkan hasil dari upaya pemasaran digital mereka.
- Hasil yang Terukur dan Perbaikan Berkelanjutan: Program ini memungkinkan UMKM untuk melacak dan mengukur hasil dari kampanye digital mereka. Dengan feedback dan evaluasi yang diberikan, mereka dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk terus meningkatkan efektivitas pemasaran mereka.
- Dukungan dan Jaringan: Selain mendapatkan pelatihan dan pendampingan, UMKM juga memperluas jaringan mereka dan mendapatkan dukungan berkelanjutan dari tim YDBA dan Nextup.id. Ini adalah aset berharga bagi pengembangan bisnis mereka di masa depan.
Pelatihan dan pendampingan digital marketing yang diselenggarakan oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas merupakan contoh nyata dari upaya untuk memberdayakan UMKM di era digital. Dengan pendekatan yang terstruktur dan menyeluruh, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas digital marketing UMKM binaan tetapi juga memberikan mereka alat dan strategi yang diperlukan untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kolaborasi antara YDBA dan nextup.id memainkan peran penting dalam keberhasilan program ini, memberikan dukungan yang berharga dan keahlian yang diperlukan untuk membantu UMKM dalam mencapai tujuan mereka. Harapannya, inisiatif seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi model bagi program serupa di masa depan, memberikan manfaat yang lebih luas bagi komunitas UMKM di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan yang tepat, UMKM tidak hanya dapat bertahan di era digital tetapi juga berkembang dan sukses, membuka peluang baru dan menciptakan dampak positif bagi perekonomian lokal. Program pelatihan dan pendampingan digital marketing ini adalah langkah positif menuju pencapaian tersebut, dan menunjukkan komitmen Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Banyumas dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM di wilayah mereka.
Pelatihan digital marketing, Kursus digital marketing online, Belajar digital marketing, Training digital marketing untuk pemula, Program pelatihan digital marketing, Jasa pelatihan digital marketing, Workshop digital marketing, Pelatihan SEO dan SEM, Kursus pemasaran online, Pelatihan social media marketing, Pelatihan Google Ads, Digital marketing untuk bisnis, Pelatihan digital marketing bersertifikat, Belajar iklan online, Cara sukses di digital marketing, Strategi digital marketing terbaru, Manfaat pelatihan digital marketing, Kursus content marketing, Tips digital marketing untuk UMKM, Pelatihan pemasaran digital 2024
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Aug 30, 2024 | News
Kabupaten Bogor, yang terletak di provinsi Jawa Barat, merupakan daerah dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya yang melimpah. Salah satu potensi terbesar daerah ini adalah sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beragam, mulai dari makanan tradisional hingga kerajinan tangan. Dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM di wilayah ini, Nextup.id, sebuah lembaga pelatihan dan konsultasi bisnis, telah melakukan serangkaian pelatihan branding dan packaging di berbagai lokasi di Kabupaten Bogor. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM memperbaiki citra merek dan kemasan produk mereka, sehingga dapat lebih kompetitif di pasar.
Pelatihan yang Diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bogor
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bogor berperan aktif dalam mendukung UMKM di Kabupaten Bogor dengan mengadakan pelatihan-pelatihan spesifik untuk meningkatkan kemampuan branding dan packaging. Pelatihan-pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat daya saing produk lokal dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Berikut adalah rincian pelatihan yang diselenggarakan oleh PNM Cabang Bogor:
- Nasabah PNM Cabang Bogor di Daerah Rancabungur
Pada tanggal 21 Juli 2023, PNM Cabang Bogor menyelenggarakan pelatihan branding dan packaging di daerah Rancabungur. Pelatihan ini ditujukan khusus bagi nasabah yang mayoritas memproduksi rengginang. Rengginang, yang merupakan camilan tradisional berbahan dasar ketan, memiliki potensi besar di pasar lokal maupun nasional. Namun, untuk dapat bersaing, produk ini memerlukan strategi branding dan packaging yang menarik dan sesuai dengan tren pasar.
Selama pelatihan, peserta diberikan materi mengenai pentingnya desain kemasan yang menarik serta bagaimana mengembangkan brand identity yang kuat. Penggunaan bahan kemasan yang berkualitas dan ramah lingkungan juga menjadi fokus utama. Peserta diajarkan cara mendesain kemasan yang tidak hanya estetik tetapi juga fungsional, serta pentingnya mencantumkan informasi yang jelas dan menarik pada kemasan produk mereka.
- Nasabah PNM Cabang Bogor di Daerah Megamendung
Pelatihan berikutnya dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2023 di daerah Megamendung. Kali ini, fokus pelatihan adalah bagi nasabah yang mayoritas memproduksi sale pisang, yaitu camilan kering dari pisang yang sangat populer di kalangan konsumen. Mengingat meningkatnya permintaan terhadap produk makanan sehat dan alami, penting bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan tren ini dengan strategi branding yang tepat.
Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada teknik branding yang dapat meningkatkan daya tarik sale pisang di pasar. Materi yang disampaikan mencakup cara membuat logo yang mencerminkan kualitas dan karakter produk, serta strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen. Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam desain kemasan untuk memastikan produk sale pisang tetap fresh dan aman selama proses distribusi.

Pelatihan Branding dan Packaging – Nextup ID
- Nasabah PNM Cabang Bogor di Daerah Katulampa
Pada tanggal 25 Oktober 2023, pelatihan dilanjutkan di daerah Katulampa dengan fokus pada produk semprong, yaitu camilan khas berbahan dasar tepung yang digoreng renyah. Pelatihan ini dihadiri oleh nasabah yang memproduksi semprong dan dirancang untuk membantu mereka memahami pentingnya kemasan yang menarik dan branding yang efektif untuk meningkatkan daya jual produk mereka.
Pelatihan ini fokus pada bagaimana menciptakan kemasan yang mampu menjaga kerenyahan semprong dan menonjolkan keunikan produk. Materi yang diberikan termasuk teknik desain kemasan yang menarik, penggunaan bahan kemasan yang tepat, serta pentingnya branding yang konsisten untuk membangun kepercayaan konsumen. Para peserta juga diajarkan cara membuat label yang informatif dan menarik untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar.
- Nasabah PNM Cabang Bogor di Daerah Tenjo
Pelatihan terakhir yang diselenggarakan oleh PNM Cabang Bogor pada tahun 2023 diadakan pada tanggal 15 Desember di daerah Tenjo. Fokus pelatihan adalah untuk nasabah yang memproduksi dodol, yaitu makanan manis berbahan dasar ketan. Dodol merupakan produk dengan potensi pasar yang luas, baik di pasar lokal maupun internasional.
Pelatihan ini berfokus pada desain kemasan yang dapat mempertahankan kualitas dodol dan memperpanjang masa simpannya. Peserta diberikan wawasan tentang bagaimana memilih bahan kemasan yang sesuai, teknik pelabelan yang efektif, serta strategi branding yang dapat meningkatkan visibilitas produk di pasar. Kegiatan ini juga mencakup studi kasus dan diskusi kelompok untuk menggali ide-ide kreatif dalam desain kemasan.
Pelatihan yang Diselenggarakan oleh BUMN dan Telkom Indonesia
Dalam upaya pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bogor, UMN dan Telkom Indonesia menyelenggarakan pelatihan branding dan packaging yang bertujuan untuk memperkuat posisi dan daya saing produk-produk lokal. Pelatihan ini dilaksanakan di beberapa lokasi strategis untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai daerah. Dengan pendekatan yang menyeluruh, peserta tidak hanya mempelajari teknik-teknik branding yang inovatif, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis dalam merancang kemasan yang menarik dan efektif. Upaya ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM lokal, memperluas pasar mereka, dan meningkatkan daya jual produk mereka di tingkat yang lebih luas.
Pelatihan Branding dan Packaging oleh BUMN dan Telkom Indonesia
- UMKM di Daerah Dramaga
Pada tanggal 15 Maret 2024, BUMN dan Telkom Indonesia menyelenggarakan pelatihan branding dan packaging yang berlokasikan di D’sawah Resort, Resto & Rekreasi. Pelatihan ini ditujukan untuk UMKM di daerah Dramaga yang ingin memperbaiki strategi branding dan packaging produk mereka. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan berbagai pengetahuan praktis mengenai cara membangun merek yang kuat dan mendesain kemasan yang menarik dan fungsional.
Para peserta juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli di bidang branding dan packaging, serta melakukan studi kasus untuk mempelajari praktik terbaik dari berbagai industri. Selain itu, pelatihan ini menyediakan sesi tanya jawab dan konsultasi individual untuk membantu peserta mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi oleh bisnis mereka. Dengan pelatihan ini, diharapkan UMKM di Dramaga dapat meningkatkan daya saing produk mereka dan memperluas jangkauan pasar.

Pelatihan Branding dan Packaging – Nextup ID
- UMKM di Daerah Cibungbulang
Pada tanggal 22 Maret 2024, pelatihan branding dan packaging dilanjutkan yang berlokasikan di Gedung Bujangga Manik. Pelatihan ini khusus diperuntukkan bagi UMKM di daerah Cibungbulang yang ingin mengembangkan merek dan kemasan produk mereka agar lebih kompetitif di pasar. Kegiatan ini meliputi berbagai sesi tentang strategi branding, desain kemasan, dan pemasaran produk.
Selama pelatihan, peserta belajar tentang pentingnya menciptakan identitas merek yang unik dan menarik, serta bagaimana merancang kemasan yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional. Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan praktis untuk menerapkan konsep branding dan packaging dalam bisnis mereka. Dengan pelatihan ini, diharapkan UMKM di Cibungbulang dapat memperbaiki kualitas produk mereka dan meningkatkan daya tarik di pasar.
- UMKM di Daerah Cibinong
Pada tanggal 2 April 2024, BUMN dan Telkom Indonesia mengadakan pelatihan branding dan packaging di Parahyangan Warung Sunda, Cibinong. Pelatihan ini ditujukan untuk UMKM di Cibinong, yang membutuhkan bimbingan dalam meningkatkan kualitas branding dan kemasan produk mereka. Pelatihan ini mencakup berbagai topik penting seperti strategi branding, desain kemasan, dan teknik pemasaran yang efektif.
Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menciptakan merek yang kuat dan berkesan, serta cara merancang kemasan yang dapat menarik perhatian konsumen. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup sesi praktik dan konsultasi untuk membantu peserta menerapkan konsep yang telah dipelajari dalam bisnis mereka. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM di Cibinong dapat meningkatkan daya saing produk mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Pelatihan branding dan packaging yang diselenggarakan telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan UMKM di wilayah tersebut. Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya branding yang kuat dan desain kemasan yang efektif. Materi yang diajarkan meliputi pengembangan identitas merek, teknik desain kemasan yang menarik, serta praktik langsung dalam menciptakan kemasan produk.
Dampak dari pelatihan ini sangat signifikan. Pelaku UMKM kini lebih siap untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif dengan produk yang memiliki daya tarik visual yang kuat dan brand identity yang jelas. Pelatihan ini juga mendorong inovasi dalam desain kemasan dan strategi branding, yang pada gilirannya dapat membantu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar lokal dan nasional.
Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas UMKM di Kabupaten Bogor tetapi juga memberikan dorongan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan keberhasilan mereka di pasar. Nextup.id, dengan dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani, BUMN dan Telkom Indonesia, telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan UMKM dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal.
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat