by adminnextup | May 12, 2022 | News
Berbisnis pada dasarnya menjadi salah satu jalan bagi kita dalam mengais rezeki. Apalagi sekarang peluang untuk berbisnis sangat terbuka lebar dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Jika diperhatikan maka kebanyakan dari pebisnis akan memanfaatkan media sosial seperti Instagram untuk mempopulerkan bisnisnya. Tentu saja hal itu terbukti cukup sukses untuk mendongkrak popularitas dan pendapatan mereka. Lantas bagaimana strategi membangun bisnis agar viral di Instagram? Mari luangkan waktu Anda untuk menyimak ulasan wabinar yang diadakan oleh Nextup.id selengkapnya berikut ini.

Optimalisasi Instagram untuk Berbisnis di Era Digital
Memiliki sebuah bisnis dan mendapatkan penghasilan darinya tentu akan sangat menyenangkan bukan? Barangkali sebagian dari kita pun sempat mendambakan hal itu. Apalagi dewasa ini berbisnis juga menjadi hal yang banyak digemari oleh kawula muda, sehingga tidak heran jika topik seputar dunia bisnis akan sangat menarik untuk dibahas. Lantas bagaimana sebuah bisa viral di media sosial seperti Instagram?
Hal itulah yang mendorong nextup.id melaksanakan sebuah webinar dengan tajuk Strategi Bisnis Viral di Instagram. Webinar ini sendiri dihadiri oleh Niken Rizki Amalia, M.Si yang dikenal di bidang Social Media Marketing Enthusiast. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dalam kurun waktu lebih kurang 2 jam dan di pandu oleh Ir. Prayudy Widyanto, MM.
Kegiatan webinar yang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Februari 2022 bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelaku usaha tentang pentingnya mengoptimalkan peran dari media sosial, seperti instagram. Apalagi Instagram memiliki pengguna yang terbilang sangat besar di Indonesia, tercatat lebih dari 500 juta user yang menggunakan Instagram di seluruh dunia. Sehingga hal ini tentu saja akan memberikan peluang pasar bagi pebisnis.
Pada kegiatan webinar tersebut peserta disuguhkan dengan materi yang sangat menarik seputar digital marketing, khususnya Instagram. Bahkan mungkin materi ini tidak akan ditemukan ditempat lain, sebab disampaikan secara langsung oleh ahli yang berkompeten di bidangnya, Niken Rizki Amalia, M.Si. Jadi, tentu saja webinar yang diselenggarakan oleh nextup.id menjadi kesempatan besar bagi para pelaku usaha dalam menimba ilmu untuk mengembangkan bisnis mereka.

6 Tips Membangun Bisnis Agar Viral di Instagram
Perlu diingat bahwa keberhasilan yang diraih tidak mungkin terjadi tanpa adanya sebuah proses yang panjang. Hal ini perlu menjadi catatan kita agar tidak berpikir bahwa bisnis yang viral itu terjadi secara instan. Setiap tahapan demi tahapan mesti dilalui dalam membangun sebuah bisnis. Bahkan tidak jarang mereka yang telah sukses di hari ini telah lebih dahulu mengalami kegagalan berulang kali di masa lalunya.
Memang nyata di era digitalisasi ini semua hal cenderung dapat menjadi lebih mudah untuk dilakukan, termasuk mengelola bisnis. Terlebih sekarang yang dikedepankan adalah semangat kolaborasi dan bukan sebatas kompetisi. Tentunya hal semacam itu akan sangat membantu bagi kita untuk dapat membangun kerajaan bisnis yang dimiliki. Sebab pada dasarnya untuk meraih kesuksesan kita butuh dukungan atau support dari orang lain dan bisa jadi orang itu berasal dari rekanan bisnis kita.
Sekarang, apakah Anda berniat untuk memulai berbisnis? Tentu itu adalah sesuatu hal yang baik untuk melakukan hal baru dan keluar dari zona nyaman. Bagi Anda yang memang saat ini sedang bermimpi untuk memiliki sebuah bisnis yang mampu viral di Instagram, maka coba perhatikan beberapa hal berikut.
1. Sebaiknya Gunakan Akun Instagram Bisnis
Tips pertama, sebaiknya Anda menggunakan akun Instagram khusus untuk bisnis jika ingin mengelola sebuah usaha melalui media sosial. Mengapa tidak boleh menggunakan akun pribadi saja? Tujuannya adalah agar usaha terlihat lebih profesional dan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengetahui produk yang ditawarkan. Selain itu, akun tersebut semestinya tidak bersifat privat (digembok) dan memberikan profil bisnis yang mudah untuk dimengerti.
2. Menentukan Target Market
Tips kedua untuk membuat bisnis viral di Instagram adalah kita harus menentukan target market dari produk. Bagaimana cara menentukannya? Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan istilah 3 P, yaitu Passion, Pengalaman, dan Profit. Anda memiliki kegemaran di bidang apa (passion), bagaimana pengalaman yang berkaiatan dengan bidang yang digemari itu, dan cari tahu profit dari bidang tersebut.

3. Riset Kebutuhan Market
Tips selanjutnya adalah melakukan riset kebutuhan market. Sederhananya kita harus mengetahui apa kebutuhan konsumen yang ada di dalam market yang akan kita tuju. Riset ini bisa dilakukan dengan memperhatikan aspek demografi, keinginan konsumen, menganalisis kompetitor, melakukan survey, dan bergabung dalam sebuah komunitas.
4. Membuat Konten yang Menarik
Tips keempat yang sangat penting adalah membuat konten yang menarik. Konten akan menjadi senjata utama bagi Anda untuk memasarkan produk melalui Instagram. Konten ini sebaiknya dioptimalkan pada Bio, Feeds, Story, Reels, IG Live, DM, dan Shop. Bagaimana cara membuat konten yang menarik? Anda dapat belajar dari competitor atau merekrut seseorang yang memang lihai dalam membuat konten di Instagram.
5. Memaksimal Fitur yang Ada Instagram
Tips kelima agar bisa viral di instagram adalah memaksimalkan fitur yang ada pada media sosial tersebut. Fitur apa saja yang bisa dimaksimalkan? Anda bisa memaksimalkan Bio, Highlights, Waktu Posting, Hashtag, IG Live, Membalas DM, dan Kolaborasi. Fitur-fitur seperti ini akan sangat membantu untuk mendongkrak popularitas bisnis di Instagram.
6. Melakukan Evaluasi
Tips terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap strategi marketing yang telah diterapkan. Evaluasi ini menjadi sesuatu yang mutlak untuk dilakukan dalam setiap pengelolaan bisnis. Sebab dengan begitu kita dapat memperoleh informasi yang bisa membantu mengembangkan bisnis yang dimiliki. Terlebih lagi bisnis pada Instagram yang notabene mengharuskan kita untuk cermat dalam mengetahui kebutuhan followers.
Manfaat Mengikuti Webinar/ Workshop
Kematangan dalam membangun bisnis yang viral di instagram juga dapat dilakukan dengan cara mengikuti webinar atau workshop seperti yang diadakan oleh nextup.id ini. Sebab melalui kegiatan seperti itu kita akan memperoleh beberapa manfaat, yaitu:
a. Mendapatkan Informasi Baru Seputar Bisnis
Terkadang informasi yang didapat di dunia luar tidak akan sama seperti pada kegiatan webinar. Sebab pada kegiatan tersebut informasinya akan disampaikan oleh pemateri yang memang berpengalaman, sehingga akan menjadi lebih menarik dan akurat.
b. Menambahkan Rekanan Bisnis
Kegiatan webinar tidak hanya memberikan informasi saja, namun juga dapat memberikan tambahan rekanan baru bagi kita dalam berbisnis. Sehingga moment itu akan memberikan kesempatan bagi kita untuk sharing pengalaman satu sama lain.
c. Memperoleh Kesempatan untuk Berkolaborasi
Bahkan dengan bertemu bersama orang-orang baru, kita juga dapat berkesempatan untuk berkolaborasi dalam membangun bisnis. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini merupakan era yang mengedepankan aspek kolaborasi yang sifatnya saling menguntungkan.
Itulah tadi beberapa rahasia bisnis viral di Instagram yang dapat Anda ketahui. Perlu diingat bahwa setiap langkah dalam mengembangkan bisnis tentu akan ada halangan ataupun rintangan yang menghadang. Anda sebaiknya tetap bijak dalam menghadapi hal tersebut dan menjadikannya sebagai pemacu semangat untuk berbisnis.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
by adminnextup | Apr 24, 2022 | News
Nextup.id merupakan salah satu perusahaan yang rutin mengadakan pelatihan atau training untuk mendukung pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Berbagai webinar edukatif dan sarat akan manfaat digelar untuk memberi edukasi lebih kepada pelaku UMKM dalam memajukan usahanya.
Salah satu webinar yang diselenggarakan adalah Webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT yang digelar pada Kamis, 27 Januari 2022. Webinar ini sendiri digelar secara daring melalui aplikasi Zoom yang dipandu oleh Inna Dinovita, S.TP. dan menghadirkan dua narasumber. Yakni Melly Supiyati, S.E., M.M. dan Hassan Afif.
Webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT
Pelaku UMKM diketahui memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan perekonomian masyarakat. Khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah, sehingga geliat kegiatan UMKM perlu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Salah satu bentuk dukungan kepada UMKM adalah penyediaan layanan pembiayaan.
Layanan pembiayaan membantu UMKM mendapatkan modal yang cukup sesuai kebutuhan usaha. Sehingga bisa menjalankan kegiatan operasional dengan lancar dan pertumbuhan usaha juga terus berkembang. Menyadari akan hal ini, maka Nextup.id bersama BMT Amanah Kita menggelar webinar bertajuk Pembiayaan UMKM Melalui BMT.
Webinar ini mencoba mengulas pentingnya pelaku UMKM mendapatkan bantuan modal, karena kebanyakan masalah UMKM bersumber dari modal yang terbatas. Kondisi ini pula yang membuat kesempatan bagi UMKM untuk bertahan terbilang kecil. Disampaikan pula mengenai sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, yakni lewat BMT (Baitul Maal Wa Tamwil).

Sekilas Tentang BMT
Baitul Maal Wa Tamwil atau BMT pada dasarnya merupakan lembaga keuangan syariah yang kegiatan operasionalnya menggunakan gabungan dua konsep dalam Islam, yakni Baitul Maal (kegiatan sosial seperti infak, sodaqoh, dll) dan juga Wa Tamwil (kegiatan bisnis).
BMT hadir untuk memberikan pilihan kepada pelaku UMKM dalam memperoleh pembiayaan yang halal. Sebab BMT dikelola menggunakan prinsip syariah dengan dua konsep yang disebutkan sebelumnya. Sehingga dalam produk pembiayaan yang disediakan tidak diterapkan kegiatan riba dalam bentuk bunga sebagai sumber keuntungan penyedia pembiayaan.
Bagi pelaku UMKM yang ingin mengelola usaha tanpa melibatkan kegiatan riba, maka mengajukan pembiayaan usaha melalui BMT bisa dipertimbangkan. Prinsip syariah yang digunakan memastikan produk pembiayaan bebas riba dan memiliki akad yang jelas. Sehingga tidak ada transaksi yang diharamkan dalam produknya.
BMT juga hadir di tengah masyarakat untuk bisa membantu kondisi perekonomian masyarakat secara umum. Sehingga dengan produk-produk keuangan yang disediakan, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan dana yang dibutuhkan. Sekaligus dijamin halal, karena prosesnya sendiri menggunakan konsep syariah yang dijelaskan di awal.
Bentuk Pembiayaan BMT untuk UMKM
Dalam menunjukan peran serta BMT mendorong perekonomian masyarakat, khususnya kelas ekonomi menengah ke bawah. BMT menyediakan produk-produk yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Salah satunya adala produk pembiayaan yang bisa dijadikan sebagai sumber modal untuk menyokong usaha yang dijalankan.
Produk pembiayaan yang disediakan oleh BMT sendiri mencakup beberapa bentuk, berikut penjelasannya:
1. Prinsip Kerjasama
Bentuk yang pertama adalah menggunakan prinsip kerjasama, yang dalam agama Islam dalam prinsip ini berlaku dua kondisi. Yaitu:
Kondisi atau prinsip pertama yang digunakan dalam kerjasama adalah mudharabah. Yakni kerjasama antara pemilik modal dengan pengelola dana, keuntungan yang didapatkan oleh pemilik modal kemudian disesuaikan dengan nisbah yang sudah disepakati.
Sehingga antara BMT dengan pelaku UMKM ketika ada penggunaan produk pembiayaan, maka bisa menggunakan prinsip mudharabah ini. Dimana BMT berpesan sebagai pemilik modal dan pelaku usaha sebagai pengelola dana. Pemilik modal memperoleh keuntungan sesuai nisbah yang disepakati sejak awal.
Kedua adalah musyarakah, yaitu bentuk kerjasama antara dua pihak atau lebih yang masing-masing pihak memberikan dana kepada kegiatan usaha yang dijalankan bersama. Sehingga semua pihak yang ikut terlibat memiliki kewajiban yang sama untuk menyetorkan modal.
Besarnya keuntungan disesuaikan dengan besar kecilnya modal masing-masing. Bagi pemilik modal yang lebih besar maka saat usaha untung. Keuntungan yang didapatkan juga lebih besar dibanding pemilik modal yang satunya.
2. Prinsip Jual Beli
Bentuk layanan BMT kepada pelaku UMKM berikutnya adalah dengan menggunakan prinsip jual beli. Prinsip yang digunakan setidaknya ada 3, yaitu:
Prinsip yang pertama adalah murabahah, yaitu akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang telah disepakati. Sehingga penjual bisa menaikan harga barang yang akan dijual agar bisa mendapatkan keuntungan.
Prinsip yang kedua dalam transaksi jual beli di BMT adalah salam. Salam adalah akad jual beli melalui pemesanan dengan pembayaran dilakukan dimuka dimana waktu dan spesifikasi barang sudah disepakati dalam akad. Sehingga pembeli perlu melunasi barang yang dipesan di awal.
Prinsip yang ketiga adalah istishna, yaitu akad jual beli barang pesanan seperti akad salam tetapi pembayaran akad istishna dapat dilakukan dengan cara diangsur. Sistemnya sama seperti pembelian barang secara kredit, namun pembeli membayar sejumlah harga jual barang yang dibeli.
3. Akad Sewa
BMT juga menghadirkan layanan akad sewa atau ijarah, yaitu akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran upah sewa tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang tersebut. Sehingga akad atau kesepakatan yang terjadi adalah penyewaan barang, antara pemilik barang dan penyewa.
4. Akad Qardh
Selanjutnya ada akad qardh yang merupakan layanan pembiayaan tanpa dikenakan biaya. Dalam konsep sederhana, artinya BMT menyediakan produk pinjaman uang tunai tanpa membebankan biaya tambahan atas produk tersebut.

Peran UMKM bagi Perekonomian Masyarakat
Dalam webinar Pembiayaan UMKM Melalui BMT juga dijelaskan mengenai peran UMKM bagi perekonomian masyarakat. Peran tersebut antara lain:
1. Mengentaskan Masyarakat dari Kemiskinan
UMKM memiliki peran besar dalam membantu mengentaskan masalah kemiskinan yang dialami oleh masyarakat. Pasalnya keberadaan UMKM akan membantu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga membantu masyarakat memiliki pekerjaan dan berpenghasilan.
Penghasilan ini bisa digunakan mereka untuk memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan masa sekarang maupun kebutuhan di masa mendatang. Oleh sebab itu, UMKM perlu didukung keberadaannya agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
2. Sarana Meratakan Tingkat Perekonomian
UMKM memiliki peran penting untuk meratakan tingkat perekonomian masyarakat. Dikatakan demikian karena UMKM bisa didirikan dimana saja, termasuk ke lokasi yang susah dijangkau dan masih minim pemukiman. Keberadaan UMKM akan meningkatkan geliat perekonomian masyarakat.
Sebab menyediakan produk-produk kebutuhan dan mendorong masyarakat untuk membelinya. Supaya bisa terbeli, maka masyarakat perlu bekerja dan berpenghasilan. Semakin banyak UMKM di suatu wilayah maka semakin gencar pertumbuhan perekonomian masyarakatnya.
BMT yang menjadi salah satu penyedia layanan pembiayaan dengan prinsip syariah tentunya sangat tepat untuk dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Sehingga bisa mendapatkan modal yang cukup untuk menunjang kegiatan usaha. Informasi mengenai dukungan pelaku UMKM lain bisa mengakses website Nextup.id.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
by adminnextup | Mar 26, 2022 | Articles
Paylater, barangkali istilah ini telah cukup sering didengar atau bahkan Anda sempat menggunakan aplikasinya. Paylater telah menjadi bagian dari tren di era digital dengan kemajuan perkembangan teknologi internet. Pasalnya saat ini ada kecenderungan peningkatan perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi finansial secara online seiring dengan perkembangan pola belanja online. Alhasil kehadiran paylater akan sangat membantu masyarakat. Lantas apa itu aplikasi paylater?
Apa itu Aplikasi Paylater?
Bila melihat dari namanya, maka aplikasi atau perangkat lunak ini memiliki kaitan erat dengan transaksi keuangan. Sederhananya, paylater merupakan aplikasi yang menyediakan metode pembayaran dilakukan kemudian hari. Hal ini berarti ini, masyarakat selaku konsumen melakukan pembayaran atas belanjanya dengan meminjam uang melalui aplikasi paylater tersebut. Selanjutnya, aplikasi akan membayarkan belanja konsumen, kemudian ketika jatuh tempo esok harinya, konsumen harus melakukan pembayaran kepada aplikasi.
Kalau begitu, apakah aplikasi ini membuat kita berhutang? Tentu saja benar. Anda selaku konsumen akan diberikan pinjaman untuk membayar barang yang telah dibeli. Selanjutnya, pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan Anda. Biasanya aplikasi ini akan menyediakan pembayaran dalam beberapa pilihan, misalnya dalam tempo 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan seterusnya. Tujuan dari hadirnya aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan dan tentu saja kemudahan ini mesti disikapi dengan bijak.

6 Jenis Aplikasi Paylater yang Ada di Indonesia Saat Ini
Saat ini memang melakukan transaksi finansial sangatlah mudah. Hanya berbekal smartphone dan kuota internet, maka kita telah dapat melakukan berbagai transaksi untuk berbagai keperluan. Bahkan kini telah tersedia pula kesempatan untuk mendapatkan barang terlebih dahulu, baru kemudian melakukan pembayaran (paylater). Menarik bukan?
Kemudahan dalam melakukan transaksi yang demikian itu, tidak terlepas dari perkembangan aplikasi paylater yang ada di Indonesia saat ini. Kita pun telah cukup mudah menemukan aplikasi ini, baik melalui app store maupun play store. Tentunya masing-masing aplikasi memiliki ketentuan tersendiri yang harus dipahami dan sudah pasti ada bunga pinjaman yang harus disikapi dengan bijak oleh pengguna. Ada bunga?
Benar aplikasi paylater memiliki bunga di setiap jenisnya. Besar dan kecil bunga yang ditawarkan tergantung dari pilihan waktu membayar yang diambil oleh konsumen. Selain itu, masing-masing aplikasi juga memiliki ketentuan bunga yang beragam. Agar Anda lebih dekat dengan aplikasi ini, mari simak beberapa jenis aplikasi paylater berikut ini.
1. Shopee Paylater dari Shopee
Jenis aplikasi pertama yang dapat Anda coba adalah shopee paylater. Sesuai dengan namanya, aplikasi ditawarkan oleh shopee yang notabene merupakan marketplace besar yang ada saat ini. Adanya aplikasi shopee paylater ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran atau kredit atas belanja mereka.
Besar bunga dari aplikasi ini adalah 2,95% dan ditambahkan pula dengan biaya penanganan sebesar 1%. Selain itu, aplikasi memiliki keunikan tersendiri. Awalnya pengguna akan mendapatkan limit dana sebesar 750 ribuan dan limit akan bertambah besar seiring dengan keaktifan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.
2. BayarNanti dari Bukalapak
Masih dari marketplace, kalini bukalapak yang merupakan marketplace kenamaan dari Indonesia juga menawarkan aplikasi paylaternya. Aplikasi tersebut dikenal dengan nama bukalapak bayarnanti. Fungsinya pun sama, yakni melakukan pembayaran kemudian hari untuk setiap transaksi belanja konsumen.
Hanya saja, saat ini aplikasi dari bukalapak tersebut hanya bisa digunakan oleh user yang berada di beberapa wilayah saja, seperti Bandung, Surabaya dan Jabodetabek. Kemudian, setiap melakukan transaksi maka konsumen akan dikenakan tarif sebesar 5%. Sementara itu, limit dari aplikasi ini sendiri terbilang cukup besar yakni dari 1 jutaan hingga 3 jutaan.

3. GoPayLater dari Gojek
Mungkin ketika mendengar nama Gojek, Anda sudah tidak asing lagi. Sebab aplikasi ini memang termasuk salah satu brand besar yang ada di Indonesia. Jika sebelumnya Anda hanya menggunakan gojek untuk keperluan mendapatkan layanan transportasi saja, namun kini Anda juga dapat mencoba layanan paylaternya.
GoPayLater dari gojek hadir untuk memberikan kemudahan bagi setiap penggunanya untuk melakukan pembayaran di kemudian hari. Menariknya, aplikasi ini memiliki bunga yang rendah, yakni sebesar 0% jika mampu melunasinya dalam 30 hari. Sementara itu jika pengguna telah melakukan pembayaran setelah 5 hari dari masa tempo, maka akan dikenakan denda sebesar 200 ribu setiap harinya.
4. Indodana Paylater
Aplikasi paylater keempat yang ada di Indonesia saat ini adalah Indodana Paylater. Aplikasi ini sendiri dapat Anda nikmati melalui Tokopedia. Tentu tidak asing pula dengan Tokopedia? Melalui aplikasi paylater tersebut Anda dapat melakukan transaksi dengan limit kredit sangat besar, yakni 25 jutaan. Menggiurkan bukan?
Sama seperti aplikasi sebelumnya, Indodana Paylater juga memiliki bunga. Adapun bunga yang ditawarkan ialah 3% untuk pembayaran dalam kurun waktu 3 hingga 12 bulan. Sementara jika Anda mampu melakukan pelunasan dalam kurun waktu 1 bulan, maka Anda tidak akan dikenakan Bungan apapun.
5. Akucicil dari Akulaku
Kelima, ada Akucicil dari aplikasi Akulaku. Sebagai salah satu aplikasi transaksi mode online atau mobile, akulaku memang telah dikenal cukup lama. Kemudian, saat ini mereka pun menawarkan fitur baru berupa akucicil. Sesuai dengan namanya fitur ini akan memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk melakukan pembayaran dengan metode cicilan.
Akucicil menyediakan masa pembayaran dengan tenggat waktu hingga 15 bulan lamanya. Pada setiap bulannya, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar 1% dan juga bunga pinjaman 1,5%. Lantas berapa limit yang ditawarkan? Akucicil menawarkan limit 15 jutaan kepada setiap penggunanya.

6. Kredivo Paylater
Aplikasi paylater keenam adalah Kredivo Palylater. Tentunya aplikasi satu ini tidak kalah tenar dengan aplikasi sebelumnya. Aplikasi satu ini memiliki limit yang terbilang besar, yaitu 30 jutaan. Uniknya Anda dapat menggunakan aplikasi paylater ini di sejumlah merchant yang tersedia secara online maupun offline. Menyenangkan bukan?
Sama seperti aplikasi sebelumnya, jika pengguna dapat melakukan pelunasan dalam waktu 30 hari, maka mereka tidak akan diberikan bunga. Sementara itu jika memilih pelunasan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan, maka ada Bungan 2,6% setiap bulannya. Jika melihat kemudahan yang ditawarkan, maka Kredivo Paylater lebih luas pemakaiannya. Sebab dapat digunakan dalam melakukan transaksi pembayaran di sejumlah aplikasi.
Setelah menyimak penjelasan ragam aplikasi paylater di atas, apakah Anda berkeinginan untuk menggunakannya? Tentu menggunakan aplikasi ini tidaklah dipersoalkan. Hanya saja selaku konsumen Anda perlu bijak dalam pemakaiannya. Jangan sampai kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran di kemudian hari ini, justru menimbulkan masalah baru bagi keuangan Anda.
Khusus bagi Anda yang memang sedang menghadapi masalah keuangan maupun masalah hidup lainnya, Anda dapat mencoba mengkonsultasikan bersama nextup.id. Kita akan membicarakannya secara seksama dan akan membantu Anda untuk menemukan solusi terbaik. Jangan ragu dan cobalah untuk membuka diri Anda untuk berkomunikasi kepada nextup.id demi menemukan solusi bagi permasalahan Anda.
jualan online tanpa modal, cara berjualan online, cara jualan online tanpa modal, cara jualan online laris, jualan online yang laris, bisnis online untuk pemula, tips jualan online, cara jualan online di shopee, cara jualan online laris di facebook, cara jualan online, bisnis online pemula, cara membuat toko online, bisnis makanan online untuk pemula, cara usaha online, cara berjualan online agar cepat laku
Muhamad Arif Rahmat, adalah seorang owner bisnis digital, finalis beberapa kompetisi bisnis tingkat Nasional, sekaligus juga trainer yang senang berbagi mengenai tips wirausaha dan digital marketing.
Klik disini untuk kenal lebih dekat
by adminnextup | Feb 25, 2022 | Articles
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, maka pada sisi birokrasi juga ikut terjadi perkembangan. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menyongsong transformasi birokrasi di era baru. Di antara inovasi pada sisi birokrasi adalah munculnya istilah OSS atau One Single Submission. Lantas apa sebenarnya OSS ini? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Definisi, Peruntukan, Manfaat dan Syarat dari OSS
Secara harfiah definisi One Single Submission (OSS) merupakan sebuah sistem yang dibangun secara terintegrasi untuk urusan perizinan para pelaku usaha. Sistem ini dikelola sebuah lembaga yang disebut OSS dan mengatasnamakan Menteri, Gubernur, Walikota/ Bupati, hingga pimpinan lembaga lainnya. Sederhananya perizinan ini dilakukan secara online dan dapat diakses siapa saja (pelaku usaha) yang membutuhkan.
Tentunya bentuk dari sistem perizinan seperti ini dibuat dengan tujuan untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman dan teknologi. Pengajuan perizinan dengan sistem terpadu dan berbasis online diharapkan mampu memberikan kemudahan. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi solusi untuk meminimalisir tindakan yang melanggar aturan.

1. Untuk siapa OSS ini?
Barangkali pertanyaan ini sempat terpikirkan oleh Anda. Sebagaimana telah disinggung pada poin definisi tadi, maka One Single Submission diperuntukan bagi para pelaku usaha. Apakah hanya untuk pelaku usaha dalam skala besar saja atau bagi mereka yang ingin menjalankan bisnis industri?
One Single Submission ini dibangun dan dikembangkan untuk melayani semua unsur pelaku usaha. Mereka yang ingin memanfaatkan sistem ini dalam rangka memperoleh perizinan yang dibutuhkan harus memenuhi beberapa kriteria. Berikut ini beberapa pelaku usaha yang dapat memanfaatkan OSS, yaitu sebagai berikut.
- Pelaku usaha yang berbentuk perorangan atau badan usaha
- Pelaku usaha dari kategori mikro, hingga kelas menengah atas
- Pelaku usaha yang memiliki modal dari dalam negeri maupun luar negeri
Jadi sudah jelas, bahwa OSS tidaklah hanya bisa dimanfaatkan oleh pebisnis besar saja, namun juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, hingga menengah. Selain itu, pelaku usaha yang ingin mencoba memanfaatkan sistem One Single Submission ini harus berada dalam sektor-sektor yang telah ditentukan.
Di antara sektor yang dimaksud adalah pertanian, pendidikan tinggi, ketenagakerjaan, kesehatan, kelautan, obat-obat dan makanan, perindustrian, perhubungan, UMKM, komunikasi, pariwisata, dan masih banyak lagi. Bila Anda memiliki usaha yang bergerak di salah satu sektor tadi, maka cobalah untuk memanfaatkan sistem OSS ini guna memperoleh perizinan, sehingga usaha menjadi legal dan bisa berkembang lebih baik.
2. Manfaat dari OSS
Sebagai sebuah sistem yang dilakukan secara terintegrasi, maka sudah tentu One Single Submission ini memberikan sejumlah manfaat. Secara tersurat pada bagian sebelumnya disebutkan bahwa, OSS dibangun dengan harapan dapat memberikan kemudahan dalam hal memperoleh perizinan usaha. Namun tidak hanya itu saja, berikut ini beberapa manfaat dari OSS yang dapat diperoleh.
- Memberikan kemudahan bagi setiap pelaku usaha untuk mendapatkan perizinan yang dibutuhkan
- Menyediakan fasilitas bagi pelaku usaha agar memperoleh layanan yang cepat dan tepat
- Tidak hanya memperoleh izin, pelaku usaha juga dapat menggunakan OSS untuk memberikan laporan seputar perizinan mereka
- OSS juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk menyimpan data dari perizinan usaha yang telah dimiliki
Jadi tidak hanya tentang mendapatkan perizinan dengan mudah, namun One Single Submission diharapkan juga memberikan pelayanan secara cepat dan tepat. Sehingga hal itu mampu menghemat resource yang dimiliki, baik staf pelayanan maupun pelaku usaha. Selanjutnya, One Single Submission ini juga dapat digunakan untuk melaporkan permasalahan terkait perizinan. Jika memang pelaku usaha memiliki kendala tertentu terkait izin usahanya, maka coba manfaatkan OSS ini untuk menemukan solusi terbaiknya. Anda pun juga dapat sewaktu-waktu untuk mengecek data perizinan yang tersimpan pada sistem OSS.

3. Syarat untuk dapat menggunakan One Single Submission (OSS)
Layak tata cara melakukan pengajuan perizinan pada umumnya, maka OSS juga memiliki persyaratan yang harus dipahami dan dipenuhi. Persyaratan ini tidaklah bermaksud untuk menyulitkan, akan tetapi sebagai sarana edukasi bahwa setiap usaha yang didirikan harus patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
Syarat yang dibutuhkan untuk mencoba memanfaatkan One Single Submission ini tidaklah susah. Setidaknya bagi Anda (pemilik usaha) yang ingin mencoba OSS sebaiknya memperhatikan beberapa persyaratan berikut.
- Membuat sebuah akun OSS dengan data utama adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan).
- Usaha yang dimiliki harus berbentuk badan usaha (PT), CV, Yayasan, Persekutuan Perdata, maupun Firma.
- Usaha yang dimiliki telah selesai pengurusan AHU pada Kementerian Hukum dan HAM(yang dapat dilakukan secara online).
- Pelaku usaha memiliki perum, perumda, atau bentuk dari badan hukum lainnya yang berlaku sesuai ketentuan. Bila memiliki pengetahuan terbatas terkait hal ini, Anda bisa berkonsultasi kepada ahli hukum atau melalui nextup.id.
Jadi, untuk dapat menggunakan layanan dari One Single Submission ini pelaku usaha harus memenuhi sejumlah persyaratan tadi. Selain itu, mereka juga harus membuat akun atau ID OSS terlebih dahulu. Membuat akunnya di mana? Tenang saja, tidak perlu gusar. Pembuatan akun One Single Submission ini dapat dilakukan melalui website resminya. Bahkan di sana juga telah ada panduan yang disediakan.
Perlu diingat bahwa dasar utama untuk membuat akun OSS adalah data NIK. Jadi pastikan Anda memiliki data yang valid. Selain itu, Anda juga membutuhkan email aktif yang difungsikan sebagai alat untuk melakukan konfirmasi dan aktivasi akun. Layaknya pembuatan akun pada umumnya, pelaku usaha akan dimintai beberapa informasi dan harus diisi dengan benar. Jika berhasil, maka pelaku usaha akan menerima User ID OSS dan juga password untuk mengaksesnya. Sebaiknya user ID dan password ini tetap dijaga kerahasiaannya agar akun OSS Anda tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Bila memperhatikan penjelasan tadi, maka sebetulnya One Single Submission merupakan bentuk upaya kemudahan yang disediakan bagi pelaku usaha oleh pemerintah. Tujuan memberikan kemudahan bukan berarti bisa dimanfaatkan semena-mena, melainkan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Selain itu, OSS pun memiliki sistem yang selektif untuk menilai kelayakan sebuah usaha, sehingga tidak sembarang usaha yang akan diberikan izin oleh OSS.
Bagi Anda yang memang memiliki atau sedang mengelola sebuah usaha dan membutuhkan perizinan, maka cobalah untuk memanfaatkan One Single Submission ini. Informasi lainnya seputar perizinan juga dapat diperoleh dengan cara menghubungi nextup.id. Kami juga menyediakan layanan konsultasi bagi Anda yang memiliki keluh-kesah perihal persoalan usaha, rejeki, dan permasalahan hidup lainnya. Kita akan berupaya seoptimal mungkin untuk memberikan jalan keluar atau solusi atas permasalahan yang dihadapi. Jadi, jika Anda ada masalah, mari bicara bersama nextup.id. demikianlah, semoga informasi kali ini dapat berguna bagi semuanya.
pelatihan umkm, pelatihan bagi pemilik usaha kecil, pelatihan umkm digital, training bisnis, pelatihan untuk umkm, kursus bisnis digital, training wirausaha, pelatihan digital marketing untuk umkm
pelatihan online, lembaga pelatihan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan hrd, pelatihan it, pelatihan online bersertifikat, pelatihan bisnis, pelatihan ukm
Inna Dinovita, adalah seorang womenpreneur yang tersertifikasi sebagai pendamping UMKM dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, saat ini banyak memberikan edukasi tentang pentingnya perizinan usaha dan legalitas produk
by adminnextup | Feb 24, 2022 | Articles
Mungkin di beberapa kesempatan istilah PIRT pernah terlihat di sejumlah produk, biasanya berupa makanan. Selain itu, label halal dan BPOM juga cukup sering tertera pada kemasan produk yang ada di pasaran. Bahkan kedua label ini tidak jarang menjadi bagian dari indikator untuk mengukur kualitas dari produk tersebut. Lantas apa sebenarnya PIRT, Halal, dan BPOM itu? Mari sama-sama kita pelajari ulasan selengkapnya berikut ini.
Perbedaan PIRT, Halal dan BPOM yang Perlu Diketahui
Sebagaimana telah disampaikan di awal tadi bahwa istilah PIRT, Halal, dan BPOM merupakan istilah-istilah yang cukup sering dilihat pada kemasan produk. Namun tidak banyak diantara kita yang dapat memahaminya dan bahkan cenderung bingung untuk membedakan ketiga istilah tersebut. Nah, kali ini akan dibagikan informasi yang membedakan antara PIRT, Halal dan juga BPOM.
1. Definisi Istilah
Perbedaan pertama dapat dilihat dari sisi definisi istilah antara PIRT, Halal dan BPOM. Berikut perbedaannya:
- PIRT merupakan singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga.
Maksudnya produk pangan yang dihasilkan dibuat dalam skala industri rumah tangga. Setiap pelaku usaha industri ini harus mendapatkan izin PIRT dari Bupati/ Walikota melalui Dinas Kesehatan tingkat Kabupaten. Biasanya nantinya izin ini didapat dengan bukti nomor registrasi yang diberikan oleh dinas kesehatan. Nomor registrasi tersebut mesti ada atau tercantum dalam kemasan produk industri rumah tangga tersebut. Hal ini sebagai bukti bahwa produk yang dipasarkan telah mendapatkan izin resmi.
- Halal merupakan label yang diberikan kepada sebuah produk yang telah lolos uji standarisasi.
Barangkali istilah halal akan cukup akrab bagi umat islam. Sebab dalam ajaran islam, setiap muslim diharuskan untuk mengkonsumsi produk yang halal agar mendapatkan manfaat dari produk tersebut. Terkait dengan halal sebagai label, maka sebuah produk yang ingin mendapatkan label halal dikategorikan halal harus melalui pengujian terlebih dahulu. Proses pengujian dan pemberian label ini dilakukan oleh BPJPH atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.
- BPOM adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Jika dikaitkan dengan kegiatan perizinan produk, maka label BPOM diberikan kepada produk yang diproduksi dalam skala besar. Apakah hanya pada produk makanan saja? Tentu saja tidak. Sesuai dengan namanya, maka BPOM diberikan kepada produk obat-obatan, makanan dan produk lain yang membutuhkan izinnya. Sama seperti label sebelumnya, izin dari BPOM juga didapat melalui pengujian terlebih dahulu.

2. Tempat Pengurusan Izin PIRT, Halal dan BPOM
Perbedaan berikutnya juga dapat kita lihat dari sisi tempat atau lembaga yang memberikan izin, baik PIRT, Halal, maupun BPOM.
- Perizinan PIRT biasanya dapat dilakukan melalui dinas kesehatan tingkat kabupaten.
- Sementara perizinan atau sertifikat halal bisa diperoleh melalui BPJPH (sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya)
- Izin BOPM sendiri sesuai dengan namanya harus diperoleh melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan yang ada di Kota tempat produksi produk dilakukan.
- Syarat Mendapatkan PIRT, Halal dan BPOM
Selanjutnya kita juga bisa melihat sejumlah perbedaan dari sisi persyaratan untuk mendapatkan masing-masing perizinan. Layaknya pengajuan izin pada umumnya, baik PIRT, halal maupun BPOM memiliki persyaratannya masing-masing yang harus dipenuhi. Berikut ini beberapa perbedaan persyaratan dari ketiga bentuk perizinan tersebut.
- Izin PIRT didapat dengan ketentuan pelaku usaha telah memiliki sertifikat keamanan pangan, mengikuti dan lolos pada uji pangan, dan juga memenuhi ketentuan perundang-undangan.
- Jika ingin mendapatkan label halal, maka sebaiknya produk memiliki bahan baku yang sesuai dengan standarisasi halal. Selain itu, harus ada tim penjaminan mutu halal, melakukan edukasi halal, serta menjamin bahwa produksi dilakukan secara halal.
- Izin BPOM diperoleh dengan beberapa syarat, diantaranya nama produk, adanya daftar bahan, berat produk, nomor izin edar, masa berlaku, hingga alamat produksi.
Jadi berdasarkan penjelasan tadi, maka kita dapat memahami bahwa antara PIRT, Halal dan BPOM memiliki perbedaan. Masing-masing istilah itu memiliki peranan tersendiri dan dibutuhkan dalam kegiatan produksi sebuah produk. Lalu adakah manfaat yang didapat bila memiliki surat izin dari ketiga istilah tersebut?
Manfaat Memiliki Izin PIRT, Halal dan BPOM
Setiap produk yang sengaja diproduksi baik dalam skala kecil maupun besar, sudah semestinya . memiliki izin. Sebab hal itu akan berkaitan dengan aspek legalitas dari produk itu sendiri. Bila dikaitkan dengan manfaat dari izin PIRT, Halal dan BPOM, maka sudah tentu ada beberapa hal yang akan didapat. Mari perhatikan penjelasannya berikut.
1. Memenuhi Aspek Legalitas
Manfaat pertama yang akan didapat adalah kepemilikan izin (baik PIRT, Halal dan BPOM), membuat produk tersebut telah memenuhi aspek legalitas. Tentunya kita semua memahami bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan legalitas dari sebuah produk. Sebab produk yang legal dan telah memiliki izin sudah tentu tergolong produk yang aman untuk digunakan.
2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Terhadap Produk
Idealnya, konsumen akan memilih produk yang mereka percaya aman untuk digunakan atau dikonsumsi. Hal ini dapat diperoleh bila produk memiliki izin, baik berupa PIRT, Halal dan BPOM. Jika produk tergolong dalam skala besar, maka halal dan bpom menjadi indikator yang selalu diperhatikan oleh konsumen. Oleh sebab itu, kepemilikan izin dari produk akan membantu meningkat kepercayaan konsumen terhadap produk itu sendiri. Hal ini pun pada akhirnya mempengaruhi tingkat penjualan produk di pasaran.

3. Menjadi Indikator Kualitas Produk
Manfaat ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah kepemilikan izin tadi akan menjadi bagian dari indikator kualitas produk. Mengapa demikian? Karena untuk mendapatkan izin baik halal maupun BPOM, sudah tentu produk tersebut harus diproduksi dalam prosedur yang jelas dan memenuhi standar. Sehingga secara tidak langsung hal ini memberikan indikasi bahwa produk telah memenuhi standarisasi dan berkualitas.
Bagaimana menarik bukan? Jadi adanya PIRT, label halal maupun BPOM buka semata-mata hanya sebagai angka atau label pada kemasan saja. Namun ada peran atau manfaatkan yang akan didapat oleh produk itu sendiri. Apakah produk Anda telah memiliki izin? Jika memang belum, maka sebaiknya segera ajukan proses untuk mendapatkan izin tersebut. Sebab hal ini akan sangat membantu dalam memasarkan dan mengembangkan produk yang Anda miliki.
Demikianlah, informasi seputar PIRT, Halal dan BPOM. Setidaknya informasi yang telah disampaikan di atas dapat memberikan gambaran prihal perbedaan maupun manfaat dari ketiga perizinan tadi. Selanjutnya, bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai ketiga istilah itu Anda dapat menghubungi nextup.id. Selain itu, kami juga menyediakan konsultasi yang dapat membantu Anda untuk keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi, mulai dari permasalahan rejeki maupun bentuk permasalahan emosional yang barangkali selama ini belum mendapatkan solusi yang baik. Sehingga harapannya nanti setelah melakukan konsultasi, Anda dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
izin bpom, cara daftar bpom, cara mendaftar bpom, jasa pengurusan bpom, cara mengurus bpom, ijin bpom, izin bpom makanan, cara mengurus bpom makanan, cara pendaftaran bpom, cara mendapatkan izin bpom, daftar sertifikasi halal, daftar produk halal mui 2021, daftar halal mui online, daftar halal, cara daftar sertifikat halal, daftar sertifikat halal mui, pendaftaran halal mui, daftar sertifikat halal, pendaftaran sertifikasi halal, cara daftar sertifikasi halal gratis
Inna Dinovita, adalah seorang womenpreneur yang tersertifikasi sebagai pendamping UMKM dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, saat ini banyak memberikan edukasi tentang pentingnya perizinan usaha dan legalitas produk